Category: Pendidikan

web (2)

Gerakan Pramuka Jadi Agen Perubahan

Kwarcab Karanganyar, telah berhasil dalam Lomba Kwartir Tahun 2017 sebagai Kwartir Cabang Tergiat se Jawa Tengah di Bidang Organisasi dan Hukum serta bidang Keuangan, Usaha, Sarana dan Prasarana.

Karanganyar, Senin (28/08/2017)

Gerakan Pramuka menjadi agen perubahan yang mampu berkontribusi secara nyata dalam kehidupan berbangsa serta bernegara, termasuk dalam menyelesaikan masalah kaum muda, baik yang berkaitan dengan masalah sosial maupun masalah kebangsaan

Hal tersebut dikatakan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memberikan sambutan di Upacara Hari Pramuka ke 56 Kabupaten Karanganyar, di Lapangan Bendo, Desa Pojok, Kecamatan Mojogedang, Senin (28/08) pagi.

Lebih lanjut dikatakan oleh Bupati Karanganyar, pramuka sebagai salah satu pilar pendidikan bagi generasi muda di Indonesia, tetap konsisten dan fokus dalam mendidik kaum muda berkarakter.

“Saya berharap agar seluruh jajaran pramuka dapat merapatkan barisan bekerjasama, bersinergi untuk mewujudkan kaum muda yang berkepribadian baik, berkarakter, berwatak handal dalam berpikir dan bertindak serta memiliki jiwa bela negara,” kata Bupati Juliyatmono.

Pada kesemptan itu, Bupati menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi yang tinggi kepada Kwarcab Karanganyar, yang telah berhasil dalam Lomba Kwartir Tahun 2017 sebagai Kwartir Cabang Tergiat se Jawa Tengah di Bidang Organisasi dan Hukum serta bidang Keuangan, Usaha, Sarana dan Prasarana.

“Tak lupa saya sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan bagi perkembangan dan kemajuan Gerakan Pramuka di Kabupaten Karanganyar,” kata Bupati.

Di akhir acara, Bupati, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi dan sejumlah tamu undangan ikut bergabung di Goyang Gemu Fa mi re dengan ratusan adik pramuka.(pd)

Read More
_DSC1281

Bupati : Mahasiswa Harus Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat

KOMINFO

Suasana menyenangkan saat Bupati Juliyatmono memberikan kuliah perdana, Jumat (25/8) pagi.

Karanganyar, Jum’at 25 Agustus 2017

Lebih kurang 200 Mahasiswa/ mahasiswi STIKES Mitra Husada Karanganyar mengikuti kuliah perdana yang dipimpin langsung Bupati Karanganyar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (25/8/2017) pagi.

Pada kesempatan tersebut Bupati Juliyatmono menekankan bahwa Mitra Husada sebagai salah satu perguruan tinggi ilmu kesehatan di Karanganyar untuk terus meningkatkan sumber daya manusia (SDM) khususnya tenaga kesehatan secara profesional dan berkualitas sehingga dapat berkompetisi secara sehat utamanya pada situasi global saat ini. Karena keberlangsungan dan kemajuan kampus ini tidak ditentukan oleh siapapun, melainkan oleh kemampuan seluruh stake holder Mitra Husada dalam membaca peta kedepan.

Mantapkan progam studi yang sudah ada, optimalkan sumber daya untuk peningkatan mutu pengelolaan institusi. Mampu bekerjasama dan berkoordinasi yang baik dengan Pemerintah maupun pihak luar.

Ia juga berpesan kepada mahasiswa STIKES Mitra Husada untuk menjadi pribadi yang santun, cerdas dan terampil sehingga terbentuk generasi muda yang berkarakter serta siap memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk masyarakat tanpa membeda-bedakan.

KOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono foto bersama Ketua Yayasan Mitra Husada, dr. Putu Suriyasa (kanan) dan Ketua STIKes Karanganyar, Fitria Hayu Palupi, SST, M.Kes (kiri).

“Jadilah generasi yang bermanfaat. Ilmu yang kalian dapat, terapkan dalam berkehidupan sosial sehingga dapat membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Membiasakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai cerminan mahasiswa ilmu kesehatan, “tuturnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More
IMG_0220

Penarikan Kembali Mahasiswa Peserta KKN UNS

KOMINFO

Bupati karanganyar menyampaikan sambutan saat melepas mahasiswa KKN UNS

Karanganyar, Kamis (24/08/2017) 152 Mahasiswa UNS ditarik kembali ke kampus UNS setelah menyelesaikan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah bumi Intanpari tepatnya di Kecamatan Mojogedang dan Kecamatan Jenawi. Sekitar 45 hari mahasiswa tersebut melaksanakan KKN nya di 16 desa di kedua kecamatan tersebut. Penarikan kembali peserta KKN UNS dilaksanakan di aula Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kamis Siang (24/8).

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengatakan bahwa banyak pelajaran yang bisa diambil dari pelaksanaan KKN di Karanganyar ini, dan mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa telah memberikan yang terbaik bagi masyarakat Karanganyar.

“Kalau bisa KKN UNS selamanya dilaksanakan di Kabupaten Karanganyar”, pinta Juliyatmono dihadapan peserta KKN UNS

Sementara itu Hendra Saputra Koordinator KKN UNS melaporkan pelaksanaan KKN di Karanganyar berjalan lancar, bahkan mahasiswa peserta KKN sudah menyatu (nyaman) dengan warga sehingga enggan untuk meninggalkan lokasi. Hal ini membuktikan keramahan masyarakat Karanganyar dan dukungan pemerintah Kabupaten maupun Desa yang begitu besar akan pelaksanaan KKN UNS di Kabupaten Karanganyar.

Ditambahkan lebih lanjut, Hendra Saputra mengatakan bahwa pelaksanaan KKN kali ini telah melaksanakan beberapa kegiatan seperti mengajarkan pelatihan pembuatan produk olahan rumahan kepada ibu-ibu PKK dan Karang Taruna seperti kue basah, donat dan lain-lain. Selain itu juga masyarakat dikenalkan akan tanaman hidroponik. Sementara itu di bidang kesehatan, mahasiswa mengenalkan kepada masyarakat untuk hidup sehat serta germas cermat yaitu gerakan masyarakat cerdas menggunakan obat. Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More
DSC_1075

39 Peserta Diklatpim IV Regional Makasar Kunjungi Karanganyar  

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutannya pada Penerimaan sekaligus Pelepasan Peserta Benchmarking Diklat Pim IV Regional Makasar di Aula BKPSDM Karanganyar, Kamis (24/8).

Karanganyar, Kamis 24 Agustus 2017

Kabupaten Karanganyar menjadi lokasi orientasi lapangan peserta Benchmarking Diklat Pim IV Regional Makasar. Dalam kegiatan ini diikuti sebanyak 39 peserta dari beberapa instansi yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kominfo dan Badan Keuangan Daerah.

Kunjungan tersebut diterima langsung Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo didampingi Kepala BKPSDM Kabupaten Karanganyar,  Kamis (24/8/2017) di aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karanganyar.

Dalam sambutannya Wabup menyampaikan Visi  Bersama Memajukan Karanganyar dan lima (5) misi Kabupaten Karanganyar meliputi Pembangunan infrastruktur menyeluruh, Pencapaian 10.000 wirausahawan mandiri, Pendidikan gratis SD/SMP/SMA dan kesehatan gratis, Pembangunan desa sebagai pusat pertumbuhan serta Peningkatan kualitas keagamaan dan sosial budaya.

Kominfo

Peserta Diklat Pim IV Regional Makasar Orientasi Lapangan di Pusat Komado Alap – alap Sambernyawa Diskominfo Karanganyar yang mengaplikasikan data berbasis smart system.

“Karanganyar dikenal dengan sebutan Bumi Intanpari yang berarti industri, pertanian dan pariwisata. Banyak destinasi wisata yang dapat dikunjungi di Kabupaten Karanganyar dan merupakan salah satu penghasil PAD tertinggi untuk Karanganyar,”tutur Rohadi Widodo.

Sementara itu, Kepala Bidang Diklat Struktural, Andi Rosnawati mengatakan maksud dan tujuan kunjungan ini dalam rangka pembekalan pembelajaran dari Benchmarking ke praktis sebagai agen perubahan untuk menjalankan program-program stake holder secara efektif sekaligus sebagai pengukuran kinerja.

“ Dengan mengadopsi dan mengadaptasi kemampuan keunggulan tempat yang dikunjungi diharapkan mampu memberikan banyak manfaat, berkontribusi dan berinovasi untuk project perubahan,”harapnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More
foto joko songo

Drama Kolosal Joko Songo Meriahkan Upacara HUT RI ke-72

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan penghormatan saat pengibaran Bendera Merah Putih

Karanganyar, Jum’at 18 Agustus 2017

Upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 digelar di Alun Alun Kabupaten Karanganyar, Kamis (17/8/2017) kemarin. Dalam peringatan tersebut juga menampilkan drama kolosal Perjuangan Joko Songo yang menggambarkan gugurnya sembilan tentara pelajar dalam pertempuran dengan Belanda di wilayah Matesih.

Bertindak selaku Inspektur Upacara Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Upacara peringatan Kemerdekaan RI ke-72 diikuti dari berbagai elemen masyarakat mulai dari pelajar, ormas,  jajaran,  OPD, Forkopimda, Anggota DPRD dan TNI/Polri.

Sambutan Gubernur Jawa Tengah pada Upacara peringatan Setik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-72 yang dibacakan Bupati Karanganyar menekankan menjaga NKRI sebagai sebuah harga mati dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai pemersatu bangsa. Mengamalkan UUD 1945 dengan sebaik-baiknya, serta membela Pancasila dari setiap rongrongan yang dihadapi.Indonesia adalah bangsa yang besar, Indonesia adalah bangsa hebat yang terus menghebatkan diri dengan karya dan prestasi bersama. Rumangsa melu handarbeni, rumnagsa wajib hangrungkebi, mulat sarira hangrasa wani. Dan akhirnya bangga sebagai orang Indonesia yang cinta tanah air dan bersatu dalam persaudaraan untuk kejayaan bangsa.

Pada kesempatan itu juga disampaikan Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia kepada Larno, SPd, MM (Kepala SMPN 4 Karanganyar pada Disdikpora Kab. Karanganyar Provinsi Jawa Tengah),Widodo Sutomo, SP (Kabid Politik dan Kemasyarakatan Badan Kesbangpol Kab. Karanganyar Provinsi Jawa Tengah), Dra. Sri Muji Wahyuti, M.Pd Kons (Guru SMAN Kerjo pada Disdikpora Kab. Karanganyar Provinsi Jawa Tengah, Sukisni, S.Sos (Kasubbag Keuangan pada Badan Kesbangpol Kab. Karanganyar Provinsi Jawa Tengah).

KOMINFO

Pertunjukan drama kolosal Joko Songo di Alun-alun Karanganyar

Upacara peringatan Kemerdekaan RI ke-72 ditutup dengan pertunjukkan drama kolosal  Joko Songo yang dimainkan para pelajar dari SMK negeri Ngargoyoso. Drama kolosal yang menceritakan perjuangan sembilan tentara pelajar melawan tentara Belanda di Matesih. Kesembilan  tentara pelajar itupun gugur di medan perang.

Demikian Diskominfo (Tim)

 

Read More
DSC_3510

Jiwai Semangat 45

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati, Rohadi Widodo, Sekretaris Daerah, Samsi, Kadis Kominfo dan narasumber lainnya menyanyikan bersama “Indonesia Pusaka” pada acara Sambung Rasa Radio SWIBA, Jumat malam (15/8)

Karanganyar, Selasa 15 Agustus 2017

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-72 Republik Indonesia, Radio SWIBA menyelenggarakan acara Sambung Rasa di halaman Radio SWIBA pada Selasa malam, 15 Agustus 2017.

Hadir pada acara tersebut Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Ketua Masyarakat Sejarah Indonesia (MSI),  Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Ketua DHC Angkatan 45,  dan Ketua DPD KNPI sebagai narasumber.

Peserta Sambung Rasa yang mengambil judul “Semangat Nilai 45 Mematri Visi Memacu Karanganyar Maju dan Sejahtera” pada malam hari itu adalah para pelajar di Kota Karanganyar yaitu SMAN 1 Karanganyar, SMAN 2 Karanganyar, SMKN 1 Karanganyar, SMKN 2 Karanganyar,  SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar, SMK Kanisius Bharata dan SMK Bintang Nusantara.

Diawali dengan ajakan Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyanyikan lagu “Indonesia Pusaka” dan “Desaku yang Kucinta”, beliau mengajak semua yang hadir dan seluruh pendengar Radio SWIBA untuk menjiwai spirit patriotisme dan cinta tanah air.

“Negara kita bisa merdeka karena ada spirit patriotism dan cinta tanah air, semangat berkorban, saling bantu, gotong royong, bangga terhadap bangsa. Ini harus mendarah daging pada diri kita,” tandasnya .

Indonesia adalah rumah besar kita. Ibarat rumah tangga, anak tidak akan bisa tumbuh dengan baik kalau tidak mencintai ibu yang telah melahirkannya.

“Cinta tanah air ibarat cinta kepada ibu kandung. Kalau kita  mengkhianati, durhaka kepada ibu kandung tidak akan bahagia,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama Ketua DHC Angkatan 45, Cuk Susilo mengingatkan dan menggarisbawahi tentang spirit, maju dan sejahtera. Hal ini telah dimiliki oleh para pendahulu kita untuk mencapai kemerdekaan. Pejuangan ini bisa dicapai dengan kebersamaan.

“Setelah mencapai kemerdekaan, perjuangan tidak berhenti. Perjuangan terus berlanjut bahkan sampai saat ini. Pemuda sekarang ini spirit harus ada, nilai semangat harus dijaga,” kata Cuk.

Rohadi Widodo, Wakil Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa kita harus mewarisi nilai perjuangan yang telah dilaksanakan para pendahulu kita. Mereka berkorban harta, bahkan nyawa.

“Kita ambil nilai perjuangannya. Setiap krisis akan tumbuhkan pahlawan-pahlawan yang hebat. Semangat jaga NKRI harus terus dijaga supaya tidak kembali dijajah dalam bentuk apapun baik ekonomi, kedaulatan, maupun lainnya,” kata Rohadi.

Acara Sambung Rasa Radio SWIBA yang dipandu oleh Mamik dan Oki serta disiarkan secara live kali itu dilengkapi dengan pertunjukan band dari BPPT. Di akhir acara Juliyatmono didampingi Rohadi Widodo dan Sekretaris Daerah, Samsi berkenan menyanyikan lagu perjuangan “Gebyar-Gebyar”. Demikian Diskominfo (krs/adt)

Read More
DSC_2639

Cegah Penurunan Moral, GOW Ajak Para Ibu Kenali Perubahan Perilaku Pada Anak

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono membuka Seminar Anggota GOW di Aula Gedung PMI Karanganyar, Sabtu (12/8).

Karanganyar, Senin 14 Agustus 2017

30 organisasi perempuan yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Karanganyar mengajak para Ibu untuk aktif memperhatikan sekaligus mengawasi perkembangan anaknya. Hal ini menyusul merosotnya moral pada generasi muda akibat pergaulan yang salah dan kurangnya perhatian dari orang tua.

Kepedulian tersebut diwujudkan dengan menggelar Seminar yang bertajuk  Lindungi Putra Putri Kita dari Kerusakan Moral dan Karakter, dihadiri Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Ketua Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak (KP2A) Kabupaten Karanganyar, dr. Hadiasri Widyasari Rohadi Widodo dan Motivator Psikologi Suwarsi Suminto di Gedung PMI Karanganyar, Sabtu (12/8/2017) kemarin.

Bupati Karanganyar menuturkan pemerintah perlu dukungan dari berbagai pihak untuk mencegah penurunan generasi muda Karanganyar termasuk dari GOW Karanganyar.

“GOW merupakan organisasi yang keseluruhan merupakan wanita terutama ibu. Karenanya GOW harus terus mensosialisasikan kepada masyarakat di sekolah dan masyarakat akan bahaya pergaulan bebas dan kekerasan seksual,”jelas Bupati.

Lebih lanjut ia mencontohkan kasus asusila di Sroyo merupakan salah satu kasus dimana peran orang tua atau ibu harus memperhatikan perubahan perilaku anaknya dan turut serta menjalin komunikasi dengan anak.

“Tugas kita mengingatkan agar generasi kita lebih baik, memiliki nilai-nilai agama yang kuat, cerdas dan berkualitas. Maka benteng terakhir ada di keluarga, jadi dalam keluarga itu perlu koordinasi dan komunikasi yang baik,”tandasnya.

Bupati berharap seminar dalam rangka HUT GOW ke-67 dapat menginspirasi dan menyelamatkan anak-anak kita dari perbuatan-perbuatan yang merusak moral.

Sementara itu, tantangan terberat bagi para ibu untuk tetap mengawasi perilaku anaknya. Kemajuan teknologi serta pergaulan jika tanpa adanya pendampingan dan pengawasan dari orangtua akan berdamnpak negatif pada anak. Hal tersebut dikatakan Ketua Perlindungan Perempuan dan Anak (KP2A) Kabupaten Karanganyar, dr. Hadiasri Widyasari Rohadi Widodo.

”KP2A butuh dukungan dari semua pihak untuk mencegah kekerasan ataupun perilaku menyimpang dari anak. Kerjasama yang baik antar organisasi serta orang tua akan menyelamatkan generasi muda kita dari degredasi moral,”terangnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
web (2)

Karanganyar Kirim Kontingen Raimuna

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi saat melepas Kontingen Raimuna dari Karanganyar.

Karanganyar, Kamis (10/08/2017)

Karanganyar mengirimkan Kontingen Raimuna Nasional ke IX Tahun 2017, yang berasal dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Karanganyar.

Dari data yang diperoleh, kontingen itu berjumlah  30 orang, terdiri dari dua pimpinan kontingen, empat pendukung, peserta 12 putra dan 12 putri. Sedangkan pelaksanaan dari tanggal 13-21 Agustus 2017 di Bumi Perekemahan Cibubur, Jakarta.

Raimuna merupakan kegiatan pertemuan besar bagi pramuka penegak dan pandega seluruh Indonesia, dengan berbagai aktivitas yang bersifat aktif, produktif, inovatif, kreatif, rekreatif, dan edukatif dalam bentuk perkemahan.

Sebelum berangkat untuk mengikuti Raimuna itu, kontingen dilepas langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi, Kamis (10/08) di halaman Kantor Bupati Karanganyar.

“Harapan saya, kontingen ini dapat membawa nama baik Kabupaten Karanganyar, menjadi juara,” kata Samsi yang juga sebagai Ketua Kwarcab Pramuka Karanganyar.

Samsi mencontohkan, sudah banyak prestasi-prestasi yang diraih oleh Kabupaten Karanganyar. Jika menjadi pemenang di Raimuna itu, maka menjadi hadiah bagi Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke 100 Tahun, yang akan di peringati di bulan November mendatang.

“Anda adalah satu satunya mewakili Kabupaten Karanganyar, percaya diri, ikut kegiatan dengan baik. Kompak dan kerjasama dengan baik,” katanya.(pd)

Read More
web copy

793 PNS Guru SMP Terima SK Penataan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, memberikan SK Penataan PNS Guru SMP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar, Selasa (08/08/2017)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, memberikan SK Penataan PNS Guru SMP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, untuk 793 guru di semua mata pelajaran, Senin (07/08) siang, di Gedung Wanita Karanganyar.

“Jumlah SK yang diberikan untuk 793 guru. Maksimal mengajar di dua sekolah setelah penataan ini, untuk memenuhi syarat mengajar 24 jam seminggu,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar, Tarsa, saat di lokasi.

Tarsa menjelaskan, untuk memenuhi 24 jam mengajar itu, seorang guru jika kurang jamnya bisa mengajar di sekolah lain. Agar memenuhi syarat jam mengajar, bisa di sekolah negeri dan swasta.

Sementara itu ditempat yang sama, seusai memberikan SK secara simbolis, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan sistem pendidikan yang akan di garap, sebab guru adalah inti di dalam sistem itu.

“Guru bisa nyaman, lancar , malam sebelum mengajar belajar, lalu pagi sudah siap semuanya,” kata Bupati.

Dikatakan lebih lanjut oleh Bupati, sekolah yang baik atau buruk tidak ada hubungannya dengan kecerdasan. Yang membuat cerdas anak itu adalah guru.

“Saya sudah hapal persis bagaimana guru itu. Maka dimana-mana saya menekankan setiap mengajar agar senang, ramah senyum, jangan kasar kepada anak didik, anggap saja anak itu ibarat anak sendiri,” katanya.

“Jangan buat anak-anak benci guru. Tugas Pemerintah adalah memberikan kebutuhan guru, jangan sampai ada yang dirugikan,” katanya.

Dikesempatan itu, dia memeinta kepada setiap guru untuk memakai pin merah putih di dada kiri selama bulan Agustus, sebagai Bulan Kemerdekaan. (pd)

Read More
DSC_1138

209 Mahasiswa KKN Univet Siap Diterjunkan di 19 Desa

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutan dalam acara Penerimaan KKN UNIVET di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Senin (7/8).

Karanganyar, Senin 07 Agustus 2017

Penerjunan sejumlah 209 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Veteran Bantara Sukoharjo yang tersebar di 19 desa di wilayah Kabupaten Karanganyar secara resmi dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar,  Senin (7/8/2017).

Rombongan Mahasiswa KKN Univet Sukoharjo tersebut diterima langsung Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Pelaksanaan KKN dilakukan selama dua bulan, mulai Tanggal 7 Agustus sampai dengan 7 Oktober 2017 .

Kegiatan  KKN ini berlokasi di dua Kecamatan yakni Kecamatan Matesih sejumlah 98 mahasiswa yang tersebar di 9 desa yakni desa Matesih, Dawung, Gantiwarno, girilayu, Karangbangun, Koripan, Ngadiluwih, Pablengan, Plosorejo dan Kecamatan Tawangmangu  sejumlah 111 mahasiswa yang tersebar di 10 desa yakni desa bandardawung, Blumbang, Gondosuli, Kalisoro, Karanglo, Nglebak, Plumbon, Sepanjang, Tawangmangu, Tengklik.

Bupati Karanganyar dalam sambutannya mengatakan mahasiswa KKN adalah agen perubahan yang berfikir secara hebat berdasar data yang akurat sehingga bisa menghasilkan output yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Sumber data adalah Tuhan YME apapun agamanya pasti punya kitab suci, itu adalah sumber kebenaran yang hakiki dan sumber ilmu pengetahuan yang diakui kebenarannya berdasar literatur-literatur sehingga ouput yang dihasilkan berkualitas,”terangnya dihadapan mahasiswa KKN Univet.

Ditambahkannya karena tujuan KKN adalah pengalaman dan wawasan maka dua aspek inilah yang memperkaya data.

Sementara itu Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Dr. Ali Mursyid menghimbau seluruh mahasiswa Univet Bantara Sukoharjo dalam melaksanakan KKN untuk selalu menjaga sikap dan nama baik almamater.

“mahasiswa KKN yang mengikuti KKN ini multi disiplin ilmu, sehingga mudah-mudahan ketika terjun di desa-desa nantinya bersama masyarakat memberi manfaat itulah sebuah usaha dan harapan yang harus diupayakan,”tuturnya.

“Jangan banyak bertingkah, jaga almamater, harus dapat membawa diri pada waktu dan situasi di desa lokasi KKN,”pesannya.

Demikian Diskominfo (ind/ft)

 

 

Read More