Category: Pendidikan

DSC_0882

60 Sekolah Adiwiyata Ikuti Lomba Mars Adiwiyata

Unjuk Kreatifitas : SMP Negeri 5 Karanganyar saat tampil pada lomba mars Adiwiyata, Selasa (3/10).

Karanganyar, Selasa 03 Oktober 2017

Memeriahkan satu abad Kabupaten Karanganyar, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karanganyar menggelar lomba mars Adiwiyata. Dalam kegiatan ini diikuti kurang lebih 60 sekolah Adiwiyata se Kabupaten Karanganyar di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karanganyar.

Pada lomba Mars Adiwiyata tersebut dibuka langsung Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo. Perlombaan dilaksanakan dua hari, Selasa (3/10/2017) dan Rabu (4/10/2017).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Karanganyar, Edy Yusworo mengatakan kegiatan Sekolah Adiwiyata ini merupakan kegiatan yang bertujuan untuk  mewujudkan sekolah yang berbudaya dan peduli  dengan lingkungan hidup.

“Saat ini ada 160 sekolah penyandang Sekolah Adiwiyata di Kabupaten Karanganyar, meliputi Adiwiyata rintisan, Kabupaten, Provinsi, Nasional dan Mandiri,”terangnya.

Ditambahkannya ada empat sekolah Adiwiyata Mandiri di Kabupaten Karanganyar yang akan mengikuti lomba Sekolah Adiwiyata tingkat Asean pada Agustus mendatang di Philipina.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat membuka lomba mars Adiwiyata.

Sementara itu, Wabup dalam sambutannya menghimbau untuk menumbuhkan kesadaran pada masyarakat akan pentingnya budaya tertib, antri dan bersih. Karena hal ini masih menjadi tugas dan perhatian bersama.

“Bagaimana agar budaya, wilayah hayati kita tetap terjaga. Harus kita tanamkan pada anak-anak kita sedini mungkin.

Lebih lanjut Wabup menambahkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan hidup harus ditingkatkan.

“Banyaknya sampah di Car Free Day menunjukkan kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan masih rendah. Untuk itu perlu adanya komitmen dan kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan tetap bersih,”tuturnya.

Sementara dalam lomba mars adiwiyata ini pemenang akan ditentukan dalam tiga aspek yakni harmonisasi, syair dan penampilan.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

Read More
web copy

522 Anak Ikut Lomba MAPSI

Salah satu peserta saat tampil di lomba MAPSI Kabupaten Karanganyar tahun 2017

Karanganyar, Selasa (03/10/2017)

Sebanyak 522 anak dari berbagai Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Karanganyar ikut lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) tahun 2017.

Kegiatan sehari itu berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, SD Cangakan 1, SD Jungke 1, PKPRI, Dekopinda dan tempat lain yang telah ditentukan.

“Masing-masing peserta yakni juara satu dari permakilan 17 Kecamatan se Kabupaten Karanganyar,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Tarsa, Selasa (03/10) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, saat acara pembukaan.

Lomba itu lanjut Tarsa, meliputi 26 cabang, antara lain lomba pendidikan agama Islam dan baca tulis Al Quran, karya ilmiah, ketrampilan adzan untuk putra, macapat Islami, seni bercerita Islami, gerakan dan baca shalat fardhu, tartil Al Quran, teknologi informasi dan komunikasi Islami, rebana, seni kaligrafi, kewirausahaan Islami, cerdas cermat, tahsinul khot, tabit Al Quran, tilawah, dan khitobah

“Untuk juara satu lomba tingkat Kabupaten diwajibkan maju ke tingkat Provinsi Jawa Tengah,” katanya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memberikan sambutan pembukaan mengatakan,  menyambut baik lomba itu yang telah di selenggarakan setiap tahun.

“Ini adalah contoh kongkrit dari penerapan ajaran Islam yang menjujung nilai-nilai kemanusiaan melalui pendekatan seni,” kata Bupati.

Pada kesempatan itu, Bupati meminta kepada Kepala Sekolah dan Guru untuk selalu mengawasi lingkungan anak-anak agar tidak terpengaruh negatif.

“Karakter anak-anak harus dibentuk melalui penghayatan nilai-nilai agama yang kuat. Revolusi mental itu terjemahan ya lomba seperti ini, karena anak menjadi  mandiri, berkarakter, bakat anak menjadi terasah, dan anak-anak yang percaya diri,” katanya.

Bupati juga meminta kepada para pemenang saat menjelang tampil di tingkat Provinsi Jawa Tengah agar dibina terus, jangan sampai berhenti.(pd)

Read More
DSC_0693

Tingkatkan Kualitas Pendidik, Disdikbud Gelar Lomba Guru Kelas dan Guru Mapel

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan pengarahan di hadapan Guru peserta lomba di Aula SMAN 1 Karanganyar, Jumat (29/9).

Karanganyar, Jum’at 29 September 2017

Ratusan Guru dari tingkat Sekolah Dasar sampai Menengah Atas se Kabupaten Karanganyar mengikuti lomba Guru Kelas dan Guru Mata Pelajaran menuju Guruku Idolaku, Jum’at (29/9/2017) pagi di aula SMA Negeri 1 Karanganyar.

Diharapkan kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas para pengajar dan bervariasi dalam menyampaikan mata pelajaran sehingga menjadikan pengajar sebagai guru idola dan motivasi belajar bagi anak-anak didik.

Pembukaan lomba dilakukan langsung Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Dalam arahannya, Bupati menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu program Pemkab Karanganyar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karanganyar bekerjasama dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Jawa Tengah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Karanganyar khususnya. Program ini salah satu cara mengukur kualitas para pengajar sehingga menggairahkan guru dalam kegiatan belajar mengajar.

“Kita tidak boleh puas dengan apa yang telah kita dapat. Peningkatan mutu pendidikan harus dilakukan sehingga terjadi sinergi anatara guru dan muridnya,”terangnya.

Bupati juga menekankan adanya kerjasama dalam penyeleksian pengawas sekolah sehingga nantinya berdampak positif bagi pendidikan di Karanganyar.

Sementara itu, Tartib Supriyadi selaku tim LPMP Provinsi Jateng mengatakan Kabupaten Karanganyar merupakan daerah dengan potensi yang baik dibidang pendidikan.

“Program Guruku Idolaku telah menjadi percontohan di daerah lain. Selain itu pula, Karanganyar adalah Kabupaten yang telah menyumbangkan kualitas pendidikan terbaik dengan meraih peringkat kedua hasil Ujian Akhir Nasional (UAN) tingkat Provinsi Jawa Tengah,”tuturnya.

Lebih lanjut Tartib Supriyadi mengharapkan kerjasama Disdikbud Karanganyar dan LPMP Provinsi Jateng terus berlangsung untuk mengembangkan kualitas pendidikan di Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut dilaporkan Kepala Disdikbud Karanganyar, Tarsa, untuk lomba guru kelas dan guru mata pelajaran ini menyediakan hadiah sebesar dua juta lima ratus ribu rupiah bagi guru yang meraih juara pertama.

“Sebanyak 159 guru yang mengikuti lomba guruku idolaku. Mulai dari tingkat SD sampai SMA se Kabupaten Karanganyar,”lapornya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

  

Read More
DISKOMINFO

Penutupan PORKAB Ke-II, Jaten Kembali Raih Juara

DISKOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, memberikan piala kepada juara umum PORKAB ke-II

Karanganyar, Senin (25/9/2017)

Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Karanganyar secara resmi ditutup oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Sabtu (23/9) sore di GOR RM Said. Kecamatan Jaten berhasil meraih juara umum, dan berhasil memperoleh medali terbanyak.

Kecamatan Jaten memperoleh 15 mendali emas, 9 mendali perak, 8 mendali perunggu. Selanjutnya juara 2 diraih Kecamatan Tasikmadu dengan perolehan 6 emas, 8 perak, 7 perunggu. Disusul Kecamatan Colomadu sebagai juara 3, dengan perolehan 4 emas, 5 perak, dan 3 perunggu.

Dalam Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Karanganyar ke-II Tahun 2017 mempertanding 8 cabang olahraga. Kegiatan ini sendiri berlangsung dari tanggal 19 s/d 23 September 2017.

Delapan cabang olahraga itu meliputi bulutangkis, tenis meja, sepak bola, futsal, bola voli, pencak silat, tae kwon do dan atletik. PORKAB ini diikuti oleh 17 kontingen yang merupakan perwakilan dari 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar, dengan jumlah keseluruhan 1.786 atlet.

Wakil Bupati Rohadi, sangat mengapressiasi dan berterima kasih atas penyelenggaraan PORKAB ini telah berjalan baik. Rohadi melihat antusias dan semangat atlet yang sangat luar biasa. Selain itu Wakil Bupati juga mengharapkan agar talenta anak-anak terus dilatih dan ditingkatkan.

“Seluruh Dinas yang terkait juga KONI untuk melakukan upaya – upaya pembinaan yang lebih intensif kepada para atlet,” katanya.

“Semoga tradisi prestasi oleharaga ini akan mampu membawa yang lebih tinggi lagi provinsi, nasional bahkan internasional,” tutup Rohadi. yoga

Read More
DSC_5559

Bentuk Generasi Berkarakter, Ganjar Himbau Guru Perkuat Ajaran Budi Pekerti

KOMINFO

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menyerahkan bantuan pendidikan secara simbolis di Aula SMA Negeri Karangpandan, Jumat (15/09).

Karanganyar, Senin 18 September 2017

Menurunnya moral generasi muda terutama kalangan pelajar saat ini menjadi perhatian dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Untuk itu sekolah diminta agar menanamkan pendidikan berkarakter bagi para siswa sejak dini.

Hal tersebut diungkapkan Ganjar Pranowo ketika berkunjung di SMA Negeri Karangpandan, Jumat (15/9/2017) sore kemarin kepada para siswa, para pendidik dan Kepala Sekolah.

“Guru harus menjadi teladan bagi para siswa dan upayakan selalu memberikan pelajaran secara dialogis,”tuturnya. Dalam kesempatan tersebut Ganjar meminta para tenaga pendidik juga bukan hanya mencetak prestasi akademik. Para pengajar juga harus mampu menghasilkan generasi cerdas dan berkarakter.

“Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Tanamkan nilai-nilai Pancasila serta semangat kebangsaan pada para siswa,”pesannya.

Ganjar juga menambahkan pihak sekolah diminta transparan dalam pengelolaan anggaran sekolah sehingga para murid dan wali murid mengetahui peruntukan dana atau iuran yang ditarik dari sekolah. Karena untuk kemajuan sekolah perlu adanya sinergi dari pengelola sekolah, para pendidik, siswa dan wali murid.

“Kelola keuangan secara terbuka dan ciptakan suasana belajar dengan lebih banyak diskusi,”pungkasnya. Pada kesempatan tersebut diberikan bantuan pendidikan kepada sejumlah siswa siswi kurang mampu dan berprestasi dengan besaran masing-masing Rp 2.400.000/th.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
DSC_1145

867 Siswa Berprestasi Terima Penghargaan

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutan dalam acara “Penyerahan Reward Siswa Berprestasi Bidang Olahraga’ di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (12/9).

Karanganyar, 12 September 2017

867 siswa mendapat penghargaan dari Pemkab Karanganyar. Penghargaan ini diberikan menindaklanjuti pelaksanaan POPDA (Pekan Olahraga Pelajar Daerah) yang telah berlangsung Maret lalu.

Penyerahan penghargaan secara simbolis oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo kepada perwakilan siswa siswi berprestasi dibidang olahraga dan seni, Selasa (12/9/2017) di Gedung Wanita Karanganyar.

Wabup dalam sambutannya berharap Kepala UPT memberikan motivasi kepada anak-anak untuk mencintai olahraga dan seni.

“Bila ada anak-anak kita baik tingkat Kecamatan, Kabupaten maupun Provinsi yang ingin berprestasi dibidangnya masing-masing, untuk selalu disemangati, didorong karena setiap anak memiliki talenta masing-masing,”ujar Rohadi Widodo dihadapan para siswa.

Lebih lanjut ia mengatakan  pemberian reward ini merupakan salah satu bentuk perhatian Pemerintah dan penyemangat anak-anak berprestasi.

Sementara itu, laporan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Tarsa menyampaikan penghargaan ini merupakan bentuk dukungan dari Pemkab kepada siswa berprestasi. Diharapkan dari adanya reward ini para pelajar di Karanganyar termotivasi untuk berprestasi.

“Ini bentuk kepedulian pada siswa supaya siswa lain termotivasi untuk berprestasi,”katanya.

Dijelaskannya, untuk besaran penghargaan yang diberikan bervariasi mulai tingkat sekolah dasar sebanyak 637 atlit sampai menengah pertama sebanyak 502 atlit dari berbagai cabang olahraga.

“Anggaran yang diberikan pada anak-anak berprestasi ini sebesar Rp 375 juta. Besar rupiah yang diberikan dipotong pajak enam persen. Pemberian reward dengan ketentuan juara 3 Rp 350 ribu, juara 2 Rp 400 ribu dan juara 1Rp 500 ribu,”terangnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

Read More
IMG_0490

International Conference on Public Health (ICPH)

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo menyampaikan sambutan selamat datang kepada tamu dari 7 negara.

 

Karanganyar, 6 september 2017

Pada hari Rabu, 5 September 2017 diselenggarakan International Conference on Public Health  (ICPH) atau Konferensi Internasional tentang Kesehatan Masyarakat di salah satu hotel di Solo Baru. Acara ini melibatkan narasumber dari berbagai negara  di antaranya Bety Biries dari Swiss, Diana Key dari London, Peter dari Jerman, Prof. Alim Corina dari Thailand, Diana dari Amerika Serikat, Maria dari India dan dari Indonesia diwakili Prof.Bismamurti dan Prof. Furqon.

Acara yang digagas Prof. Bismamurti Kepala Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Prof. Furqon Direktur Program Pasca Sarjana UNS ini mengangkat isu-isu tentang kesehatan masyarakat.

Hari selanjutnya yaitu Kamis malam (6/9) Pemerintah Kabupaten Karanganyar menjadi tuan rumah untuk menjamu para peserta dan narasumber Konfenrensi tersebut. Di dalam acara gala dinner tersebut disajikan menu dan minuman khas Indonesia, serta juga disuguhkan tarian Gambyong yang merupakan tarian tradisional Jawa yang biasanya digelar dalam acara -acara penyambutan tamu.

Dalam acara tersebut juga hadir Wakil Bupati Karanganyar mewakili Bupati Karanganyar, Sekda Karanganyar juga Kepala OPD Kabupaten Karanganyar.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Karanganyar menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada panitia penyelenggara gala dinner serta perwakilan dari berbagai negara tersebut.

Rohadi Widodo, Wakil Bupati Karanganyar juga menjelaskan bahwa alam di Kabupaten Karanganyar memiliki varietas fauna yang paling banyak. Selain itu Karanganyar juga mempunyai tempat wisata yang sangat bagus seperti Kebun Teh Kemuning, Candi Cetho, dan lain sebagainya.

“ Di kesempatan ini juga saya menghimbau dan mengajak kepada seluruh perwakilan negara untuk meluangkan waktu berwisata di Kabupaten Karanganyar walaupun hanya sebentar,” pungkasnya. (kris/adt)

Read More
DSC_7726

PENARIKAN MAHASISWA PESERTA KKN UNISRI

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutan saat melepas mahasiswa KKN UNISRI, di Pendopo RD Bupati Karanganyar, Senin (04/9).

Karanganyar, Senin (04/09/2017) 

576 Mahasiswa UNISRI ditarik kembali ke kampus UNISRI setelah menyelesaikan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah bumi Intanpari tepatnya empat kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Kebakramat di sepuluh desa, Kecamatan Jumantono di sebelas desa, Kecamatan Kerjo di sepuluh desa dan Kecamatan Karangpandan di sebelas desa. Sekitar 40 hari mahasiswa tersebut melaksanakan KKN nya di empat kecamatan yang tersebar di 42 desa. Penarikan kembali peserta KKN UNISRI dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Senin pagi (04/8).

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengatakan bahwa banyak pelajaran yang bisa diambil dari pelaksanaan KKN di Karanganyar ini, dan mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa telah memberikan yang terbaik bagi masyarakat Karanganyar.

“Kalau bisa KKN UNISRI selamanya dilaksanakan di Kabupaten Karanganyar”, pinta Juliyatmono dihadapan peserta KKN UNISRI.

Saya doakan mudah-mudahan mas dan mbak yang KKN di Karanganyar sukses, jadi orang yang top-top di negeri ini, maka jagalah almamater kalian, hormatilah bapak / ibu dosen dan jangan lupakan orangtua kita. Mudah-mudahan UNISRI makin jaya, makin semangat, mahasiswanya makin banyak dan mudah-mudahan melalui kebersamaan KKN ini banyak anak-anak muda yang sudah lulus SMA bisa kuliah di UNISRI dengan berbagai aktifitas yang ada.

Saya kembalikan semuannya utuh masih sehat segar bugar dan dapat segera lulus dengan hasil yang lebih dari cumlaude, kata Bupati mengakhiri sambutannya.

Demikian Diskominfo (ad/ft)

 

Read More
DSC_7835

Festival Dolanan Anak Sebagai Ajang Pelestarian Dan Pengembangan Budaya Permainan Tradisional

Bupati Karanganyar membuka festival dolanan anak di Pendopo Rumah Dinas Bupati (05/09/2017)

Karanganyar, Selasa (05/09/2017)

Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan selenggarakan Festival Dolanan Anak di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa Pagi (05/09). Bupati Karanganyar Juliyatmono berkenan hadir dalam acara tersebut didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Sekda Karanganyar dan Kepala OPD terkait.

Peserta yang merupakan perwakilan dari 17 Kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar adalah Anak didik berusia 7 sampai dengan 13 tahun yang bergabung dalam tim kesenian sekolah.

Festival dolanan anak dibuka dengan tarian Mahesa Karu oleh Siswa SD Negeri 1 Karanganyar yang merupakan juara pertama Festival dan Lomba Seni siswa Nasional (FLS2N) Sekolah Dasar tingkat Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengatakan Pemerintah memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Ilmu Pengetahuan dan Agama merupakan kebutuhan mutlak anak untuk menatap masa depan, akan tetapi lewat permainan tradisional anak akan diasah rasa percaya dirinya dan interaksi dengan teman serta lingkungan sekitar.

“Selamat berjuang dan bersenang-senang, ikuti Festival Dolanan anak ini dengan baik”, kata Juliyatmono

Sementara itu Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agus Hariyanto melaporkan pelaksanaan Festival Dolanan Anak tahun ini mengambil tema “Dolanan Anak Yang Mengandung Kreativitas dan Kekompakan Agar Membangun Jiwa Kegotong-Royongan Antar Sesama Anak Didik”.

Ditambahkan lebih lanjut Agus Hariyanto mengatakan bahwa Festival ini merupakan agenda tahunan Kabupaten Karanganyar dalam rangka menyelamatkan dan melestarikan serta mengembangkan jenis permainan tradisional anak-anak yang berada di Jawa Tengah terkhusus di Kabupaten Karanganyar.

Diharapkan dengan ini, anak-anak tertarik dengan permainan/kesenian tradisional di tengah era modernisasi dimana teknologi telah menguasai hampir seluruh sektor. Demikian Diskominfo (ad/adt)

 

Read More