Category: Pendidikan

WhatsApp Image 2025-08-08 at 07.18.05

Lomba Macapat Tingkat SMP se-Kabupaten Karanganyar Meriahkan HUT ke-80 RI

Karanganyar, 7 Agustus 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, digelar Lomba Macapat Tingkat SMP se-Kabupaten Karanganyar yang bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Dewan Harian Cabang (DHC) Badan Pembudayaan Kejuangan 45 (BPK 45) Kabupaten Karanganyar tahun 2025, dan diselenggarakan atas kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Ketua Panitia, Hartono, S.H., menyampaikan bahwa lomba ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan dan semangat kepahlawanan kepada generasi muda melalui tembang-tembang macapat yang sarat makna. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud pelestarian budaya lokal atau nguri-uri kabudayan, dengan tema-tema lomba yang mengangkat semangat perjuangan.

Sebanyak 74 peserta dari berbagai SMP di Karanganyar, terdiri dari 37 putra dan 37 putri, turut ambil bagian dalam ajang ini. Setelah melalui seleksi, terpilih 20 peserta putra dan 20 peserta putri yang melaju ke babak grand final. Para pemenang nantinya akan menerima penghargaan berupa uang tunai.

Dalam sambutannya saat membuka acara, Ketua DHC BPK 45 Karanganyar, Drs. H. Tjuk Susilo, menekankan pentingnya mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif, salah satunya adalah melestarikan warisan budaya bangsa seperti tembang macapat. “Kemerdekaan harus diisi dengan perjuangan baru, yaitu mempertahankan dan mengembangkan nilai-nilai luhur bangsa,” ujarnya sebelum secara resmi membuka perlombaan.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan lomba ini. Menurutnya, kegiatan seperti ini patut dijadikan pembuka agenda-agenda besar di Karanganyar, termasuk dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Karanganyar. Ia juga berpesan kepada para peserta agar terus mengembangkan kemampuan dan menularkannya kepada teman-teman sebaya.

“Macapat bukan sekadar tembang, tapi cermin kearifan lokal dan semangat perjuangan. Mari kita terus lestarikan bersama,” pesan Bupati menutup sambutannya.

Read More
WhatsApp Image 2025-07-31 at 15.07.57 (1)

Penyerahan Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Karanganyar Tahun 2025

Karanganyar, 31 Juli 2025 – Pendopo Raden Mas Said, Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) secara resmi menyerahkan 243 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) kepada Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam sebuah acara yang digelar di Pendopo Raden Mas Said, Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, perwakilan Pemkab Karanganyar, serta dosen pendamping lapangan. Rektor UMUKA, Dr. H. Muh Samsuri, dalam sambutannya menyampaikan rencana strategis universitas untuk menambah tujuh program studi (prodi) baru guna memperluas cakupan keilmuan dan menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang. Saat ini, UMUKA telah memiliki 15 prodi aktif, dan akan bertambah menjadi 22 prodi.

Adapun tujuh prodi baru yang akan dibuka yaitu:
– S1 Ilmu Hukum
– S1 Manajemen
– S1 Psikologi
– S1 Ilmu Pemerintahan
– S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)
– S1 Pendidikan Bahasa Inggris
– S1 Pendidikan Jasmani

Selain itu, satu program studi D3 Kebidanan yang berasal dari perguruan tinggi swasta lain akan resmi menjadi bagian dari UMUKA melalui proses akuisisi.

Wakil Rektor II UMUKA, Sarilan M. Ali, menambahkan bahwa seluruh proses pembukaan prodi baru tersebut saat ini sedang dalam tahap akhir dan menunggu visitasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, khususnya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Diktiristek). “Target kami, seluruh prodi ini sudah bisa dibuka pada tahun ini,” jelasnya.

Pelaksanaan KKN tahun ini disebar di tiga kecamatan, yakni Jenawi, Jumapolo, dan Matesih, dengan total 30 kelompok mahasiswa yang didampingi oleh 60 dosen pembimbing lapangan. Rinciannya, terdapat 9 kelompok di Kecamatan Jenawi, 9 kelompok di Kecamatan Matesih, dan 12 kelompok di Kecamatan Jumapolo. Selain menjalankan program pengabdian masyarakat, para mahasiswa juga akan membantu mempromosikan potensi desa melalui media sosial.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar yang diwakili oleh Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Dwi Cahyono, S.Sos., M.Si. menyampaikan apresiasi dan harapan kepada para mahasiswa peserta KKN. Ia menekankan pentingnya kontribusi ide dan gagasan ilmiah dari kalangan akademisi untuk turut membantu pemerintah daerah dalam mengatasi berbagai permasalahan, seperti kemiskinan dan stunting. “Kami berharap, selama tiga bulan ke depan para mahasiswa dapat melaksanakan pengabdian ini dengan penuh semangat, tanggung jawab, dan membawa dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Read More
WhatsApp Image 2025-06-24 at 07.44.41

88 Mahasiswa KKN PPM UGM Siap Berkontribusi di Enam Desa di Kabupaten Karanganyar

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) menerima sebanyak 88 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Universitas Gadjah Mada (KKN PPM UGM), yang akan melaksanakan kegiatan di enam desa yang tersebar di dua kecamatan di Kabupaten Karanganyar, Senin (23/6/2025).

Penyerahan mahasiswa KKN berlangsung di Aula Baperlitbang Karanganyar dan diterima langsung oleh Kepala Baperlitbang Dwi Cahyono, didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta para dosen pembimbing lapangan dari UGM.

Dosen Pembimbing Lapangan, Wahyu Dwi Saputro, dalam sambutannya menyampaikan bahwa KKN UGM Periode II Tahun 2025 melibatkan lebih dari 8.000 mahasiswa yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Untuk Kabupaten Karanganyar, sebanyak 88 mahasiswa akan melaksanakan pengabdian di Kecamatan Ngargoyoso dan Kecamatan Jatiyoso.

“Kami menitipkan mahasiswa selama 50 hari ke depan di Kabupaten Karanganyar. Mohon doa dan dukungan agar mereka dapat berkontribusi dalam program pembangunan serta mendapatkan pengalaman berharga yang bermanfaat untuk masa depan,” ungkap Wahyu.

Adapun rincian lokasi penempatan mahasiswa adalah sebagai berikut:

Kecamatan Ngargoyoso

Desa Ngargoyoso dan Desa Segorogunung: 30 mahasiswa

Tema: Pariwisata dan Digitalisasi Desa

Kecamatan Jatiyoso

Desa Tlobo dan Desa Karangsari: 28 mahasiswa

Tema: Optimalisasi Sumber Daya Pertanian

Desa Wonorejo dan Desa Wonokeling: 30 mahasiswa

Tema: Pengembangan Kopi dan Wisata Berbasis Geotracking

 

Kepala Baperlitbang Karanganyar, Dwi Cahyono, dalam sambutannya menekankan pentingnya komunikasi dengan masyarakat setempat dan tokoh-tokoh desa guna memastikan kelancaran kegiatan.

“Kenali lingkungan dan budaya masyarakat. Libatkan tokoh masyarakat dalam setiap kegiatan agar program yang dijalankan bisa berjalan dengan baik. Kami juga menantikan masukan dan rekomendasi dari mahasiswa sebagai kontribusi nyata untuk pembangunan daerah,” pesannya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh peserta menjaga kesehatan, keselamatan, dan pola makan selama menjalani KKN.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar berharap kegiatan KKN ini tidak hanya memberi manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan dan semangat pengabdian para mahasiswa.

Read More
WhatsApp Image 2025-06-14 at 08.45.39

Bahas Zonasi Kawasan Sangiran, Pemkab Karanganyar Audiensi dengan Direktorat Warisan Budaya

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten Karanganyar menerima kunjungan dari Direktorat Warisan Budaya, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), dalam audiensi membahas penyesuaian zonasi kawasan Cagar Budaya Nasional Sangiran, Jumat (13/06) sore, di Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan pemahaman antara pemerintah pusat dan daerah terkait pengelolaan dan perlindungan kawasan cagar budaya, khususnya dalam konteks pemanfaatan ruang dan pembangunan di sekitar situs Sangiran.

Marlia Yulianti Rosidah dari cagar budaya sangiran menyampaikan bahwa audiensi ini bertujuan untuk mendengarkan aspirasi pemerintah daerah dan masyarakat setempat mengenai zonasi. “Sebenarnya, cagar budaya bukan berarti tidak bisa diapa-apakan. Justru, perlindungan tetap bisa dilakukan dengan menyesuaikan ketentuan dan rencana pemanfaatan daerah. Kami ingin mendengar masukan dari daerah, agar penetapan zonasi bisa sinkron dengan kebutuhan lokal,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menyatukan persepsi antara Undang-Undang Cagar Budaya dan peraturan tata ruang daerah. “Alhamdulillah, hari ini sudah mulai terbuka komunikasi. Ke depan, status Sangiran akan ditingkatkan sebagai Cagar Budaya Nasional secara penuh,” tambahnya.

Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., menyambut baik pertemuan ini sebagai langkah maju dalam menyelesaikan tantangan zonasi yang sempat menghambat masyarakat. “Tadi kami sampaikan pentingnya sinkronisasi data di tingkat provinsi dan pusat. Ini adalah anugerah, karena selama ini masyarakat merasa dibatasi dalam beraktivitas,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, Pemkab Karanganyar akan melibatkan akademisi untuk merancang zonasi kawasan secara optimal dan solutif. “Langkah ke depan adalah membangun pemahaman bersama dengan warga. Nanti masyarakat bisa tahu dengan jelas mana zona yang bisa digunakan untuk aktivitas, dan mana yang dilindungi. Sosialisasi akan terus kami lakukan,” tegasnya.

Bupati juga menegaskan bahwa pendekatan kolaboratif dan ilmiah akan menjadi kunci dalam menentukan arah pembangunan kawasan Sangiran, tanpa mengabaikan nilai sejarah dan arkeologinya.

Read More
WhatsApp Image 2025-06-11 at 20.27.20 (1)

HUT KE 33 SMA NEGERI 2 KARANGAYAR

“Bangga menjadi bagian dari keluarga besar SMA Negeri 2 Karanganyar. Sekolah ini telah memberikan fondasi yang kokoh dalam perjalanan hidup saya, hingga hari ini saya dapat mengabdi untuk Kabupaten Karanganyar.”

Demikian disampaikan Wakil Bupati Karanganyar, H. Adhe Eliana, S.E., saat menghadiri perayaan HUT ke-33 SMA Negeri 2 Karanganyar pada Rabu (11/6/2025).

Perayaan tersebut dimeriahkan oleh berbagai pertunjukan seni, penampilan siswa berprestasi, serta pameran karya kreatif siswa. Acara ini juga menjadi momen istimewa bagi Wakil Bupati untuk bersilaturahmi dengan para guru yang pernah mendidiknya semasa SMA.

SMA Negeri 2 Karanganyar terus berkomitmen menjadi sekolah yang unggul dalam prestasi, memiliki daya saing, serta berwawasan kebangsaan. Kehadiran Wakil Bupati Adhe Eliana sebagai alumni diharapkan menjadi inspirasi bagi para siswa untuk terus berkarya, berprestasi, dan mengabdi kepada masyarakat.

Read More
WhatsApp Image 2025-05-27 at 18.01.58

IGTKI-PGRI Karanganyar Peringati HUT ke-75, Bupati: Peran Guru TK Sangat Fundamental

Karanganyar — Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Karanganyar menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75, Selasa (27/05) pagi, bertempat di Gedung Kebudayaan Karanganyar. Acara ini diikuti oleh lebih dari 1.700 guru TK dari seluruh kecamatan di Karanganyar dan berlangsung meriah dengan semangat kebersamaan dan dedikasi tinggi dari para pendidik.

Ketua Panitia, Supriyatni, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum refleksi perjuangan para guru TK dalam membentuk karakter generasi bangsa sejak usia dini. “Hari ini sebanyak 1.762 guru TK dari total 1.854 anggota aktif hadir memperingati HUT ke-75 IGTKI-PGRI. Kegiatan ini terselenggara atas semangat gotong royong seluruh anggota dan dukungan berbagai pihak,” ujarnya.

Supriyatni juga menyampaikan apresiasi kepada para sponsor yang telah membantu kelancaran kegiatan, seperti Rumah Batik Laweyan, Dinas Kominfo, Perusahaan Umum Daerah Aneka Usaha, serta berbagai mitra organisasi. Ia turut mengucapkan terima kasih kepada Bupati Karanganyar, Bunda PAUD, Bunda PP PAUD, dan jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang turut hadir memberikan dukungan.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar H. Rober Christanto menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para guru TK atas dedikasi mereka dalam mendidik generasi bangsa. Ia menekankan bahwa peran guru TK sangatlah fundamental dalam meletakkan fondasi pendidikan anak.

“Anak-anak pertama kali keluar dari rumah dan mengenal dunia pendidikan itu melalui guru TK. Maka, fondasi mental dan karakter mereka dibentuk oleh panjenengan semua,” ujar Bupati disambut tepuk tangan meriah para peserta.

Bupati juga mengapresiasi semangat para guru TK yang hadir dan menampilkan berbagai pertunjukan seni dari tiap kecamatan. Ia mengenang masa kecilnya yang juga dididik oleh guru TK, dan menyampaikan harapannya agar para pendidik terus diberikan kesehatan, umur panjang, dan rezeki yang barokah.

“Mari kita kuatkan kebersamaan untuk terus bergerak memberikan fondasi pendidikan dari jenjang TK hingga mendukung wajib belajar 13 tahun. Semoga anak-anak yang dididik oleh panjenengan menjadi generasi hebat yang membanggakan Kabupaten Karanganyar,” pungkasnya.

Read More
WhatsApp Image 2025-05-07 at 20.27.59

Penandatanganan Pakta Integritas Pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2025/2026

Karanganyar, Pendidikan merupakan fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia. Oleh karena itu proses penerimaan murid baru harus dilakukan secara objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi.

Prinsip ini harus dipegang teguh demi menjamin kepercayaan masyatakat terhadap sistem pendidikan.

Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar penandatanganan pakta integritas pelaksanaan SPMB tahun ajaran 2025/2026 di Aula Ki Hajar Dewantara Disdikbud pada, Rabu (7/5/2025).

Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, S.E., M.M didampingi Wakil Bupati H. Adhe Eliana, S.E memimpin langsung penandatanganan pakta integritas bersama dengan Forkopimda dan jajaran Kepala OPD di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Karanganyar.

Pelaksanaan SPMB tahun ajaran 2025/2026 akan dilaksanakan melalui empat jalur yaitu jalur domisili, jalur prestasi, jalur afirmasi, dan jalur mutasi.

Penandatanganan ini sebagai bentuk nyata komitmen kolektif kita untuk menjamin bahwa pelaksanaan SPMB berjalan dengan baik dan bersih, agar setiap anak mendapatkan hak pendidikan yang adil tanpa hambatan dan sesuai dengan kondisi masing-masing.

Semoga dengan komitmen ini bisa mewujudkan Kabupaten Karanganyar yang berintegritas, berdaya saing, dan sejahtera. Dapat menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Read More
WhatsApp Image 2025-05-08 at 14.31.36

Lomba KRENOVA (Kreativitas dan Inovasi) Kabupaten Karanganyar 2025

Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar H. Adhe Eliana, S.E yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar menyerahkan penghargaan bagi para pemenang lomba KRENOVA (Kreativitas dan Inovasi) Kabupaten Karanganyar tahun 2025 di Aula kantor Baperlitbang pada, Rabu (7/5/2025).

Lomba Krenova ini bertujuan untuk mendorong kreativitas dan inovasi masyarakat Karanganyar falam menciptakan solusi atas berbagai masalah yang ada di daerah. Tahun ini sebanyak 78 peserta mulai dari pelajar hingga masyarakat umum ikut memeriahkan event tahunan ini.

Melalui Krenova, Pemerintah ingin memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan ide-ide kreatif yang dapat memberi dampak positif bagi kemajuan Kabupaten Karanganyar. Besar harapan Pemerintah inovasi yang tercipta dapat diimplementasikan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Dan semoga ajang Krenova ini dapat terus menjadi wadah bagi warga Karanganyar untuk menggali potensi inovasi yang dapat mendukung pembangunan daerah.

Read More
IMG-20250503-WA0015

PEDULI PENDIDIKAN DI KARANGPANDAN, PEMKAB DAN YAYASAN KEMALA BHAYANGKARI TANDATANGANI MOU PEMBANGUNAN SMP KEMALA BHAYANGKARI

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Karanganyar menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait kerja sama penyelenggaraan urusan pemerintahan dalam bidang pendidikan, yang dilanjutkan dengan paparan rencana pembangunan SMP Kemala Bhayangkari, Jumat (2/5/2025) pagi.

Acara penandatanganan digelar di Ruang Garuda, Kantor Bupati Karanganyar, dan dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto, didampingi Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana serta jajaran Polres Karanganyar.

Dalam laporannya, Kepala Bagian SDM Polres Karanganyar AKBP Yohanes menjelaskan bahwa upaya pendirian sekolah telah lama diinisiasi oleh pengurus. Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan jumlah lulusan SD di wilayah Karangpandan, sehingga relokasi ke daerah Jati, Kecamatan Jaten, menjadi solusi yang paling memungkinkan untuk pengembangan SMP Kemala Bhayangkari.

“Relokasi ini penting agar hak anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak bisa terpenuhi. Kami berharap sekolah ini nantinya dapat didampingi penuh oleh Dinas Pendidikan Karanganyar,” ujar AKBP Yohanes.

Ia juga menekankan pentingnya peran semua pihak, termasuk pemerintah daerah, dalam memastikan bahwa di era digital saat ini, pendidikan anak tidak hanya bergantung pada dunia maya, tetapi juga perlu dukungan nyata berupa fasilitas pendidikan yang memadai.

Sementara itu, Bupati Rober dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polres Karanganyar atas inisiatif relokasi SMP Kemala Bhayangkari dari Karangpandan ke Jaten.

“Pemerintah Kabupaten Karanganyar mendukung penuh rencana relokasi dan pembangunan SMP Kemala Bhayangkari ini. Kami meminta Dinas Pendidikan segera melakukan assesment, dan Dinas Kominfo untuk mendukung infrastruktur jaringan internet di sekolah tersebut,” tegas beliau.

Lebih lanjut, Bupati menyatakan bahwa kepedulian pemerintah terhadap dunia pendidikan adalah bagian dari komitmen memberikan hak pendidikan yang layak bagi seluruh anak di Kabupaten Karanganyar.

Read More
IMG-20250503-WA0008

Upacara Perayaan Hari Pendidikan Nasional Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) Tahun 2025 di halaman Kantor Bupati Karanganyar pada, Jumat (2/5/2025).

Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, S.E., M.M menggaungkan pentingnya pendidikan sebagai fondasi pembangunan bangsa yang berkelanjutan.

Peringatan HARDIKNAS bukan hanya seremoni tahunan, tapi momentum untuk merefleksikan kembali sejauh mana kita memajukan pendidikan di Karanganyar.

Pemerintah daerah berkomitmen mendorong pendidikan yang merata, berkualitas, dan berdaya saing.

Mengusung tema ” Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua “, ini selaras dengan arah kebijakan nasional dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif, partisipatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Read More