Category: Pendidikan

Lomba Pekan Seni, Tingkatkan Cinta Budaya Lokal

Salah satu peserta Pekan Seni saat tampil menari.

Karanganyar, Rabu (01/11/2017)      

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan Lomba Pekan Seni Siswa SD, SMP, SMA/SMK/MA se Kabupaten Karanganyar.

Lomba Pekan Seni ini diikuti oleh perwakilan sekolah di 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar.  Tahun ini ada  dua cabang seni yang dilombakan yaitu macapat dan seni tari. Sedangkan tempat lomba berada di enam lokasi yang tersebar di Kecamatan Karanganyar.

Sambutan Bupati pada pembukaan acara tersebut, Rabu (01/11), yang dibacakan oleh Istar Yunianto,  Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan menyampaikan bahwa saat ini kebudayaan asli Indonesia tergeser oleh budaya barat.

“Hal ini dikarenakan budaya barat tumbuh dan berkembang pesat di Indonesia, yang memberikan rasa percaya diri pada masyarakat,” kata Istar.

“Dengan adanya Pekan Seni Pelajar ini sebagai intropeksi diri agar lebih menghargai budaya asli kita” katanya.

Selain itu, tujuan di selenggarakannya acara ini adalah untuk meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai luhur dalam seni budaya daerah, khususnya seni budaya jawa.(Yi/Pt)

Read More
DSC_4713

Penutupan Karanganyar Expo dan Festival Anggaran 2017

Bupati Karanganyar memberikan sambutan sekaligus menutup Karanganyar Expo dan Festival Anggaran 2017

Karanganyar, Senin 30 Oktober 2017

Bertempat di Plasa Alun-alun Karanganyar Penutupan Karanganyar Expo dan Festival Anggaran 2017 diselenggarakan secara luar biasa. Acara yang digelar tadi malam (29/10) ini dimeriahkan dengan pertunjukan Orkes Melayu Zelinda.

Acara yang memang ditujukan untuk menghibur warga ini terbilang sangat sukses karena berhasil menarik minat para penonton dari seluruh penjuru Karanganyar baik dari Matesih, Mojogedang, Kerjo dan lain-lain yang memadati lokasi acara meskipun harus rela berjejal-jejal dan berdiri di sekitar panggung hiburan.

Di tengah kerumunan penonton, didampingi  Wakil Bupati, Forkompimda dan Kepala Perangkat Daerah, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mendatangi lokasi malam Penutupan Karanganyar Expo tersebut.

Kehadiran Juliyatmono disambut dengan penampilan tari “Kongkorongok” dari Sanggar Seni Kembang Lawu.

Dalam sambutannya, Juliyatmono menyampaikan bahwa gelaran Karanganyar Expo tahun ini terbilang sukses karena menurut laporan sejumlah 1,3 miliar rupiah beredar dalam pameran tersebut.  Pameran yang menyediakan sejumlah produk unggulan dari Kabupaten Karanganyar ini ternyata menarik minat para pengunjung dari seluruh pelosok daerah di Kabupaten Karanganyar.

“Acara seperti ini akan kita buat seminggu penuh untuk tahun depan supaya lebih lagi memberi kesempatan bagi warga dan pengusaha yang ada di Karanganyar,” kata Juliyatmono.

Untuk Festival Anggaran yang diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah yang ada di Kabupaten Karanganyar menurut penilain juri dimenangkan berturut-turut dari Juara 1-3 adalah oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Perhubungan Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Kecamatan Kerjo.

Terhipnotis dengan antusias warga yang menyemut di Alun-alun tersebut, Juliyatmono pun menyanyikan dua buah lagu andalannya “Suket Teki” dan “Pelan  gi di Matamu”. Demikian Diskominfo (krs/adt)

Read More
DSC_1373

27 Ribu Peserta Bacakan Puisi, Karanganyar Pecahkan Rekor Muri

Bupati Karanganyar menerma Piagam Penghargaan dari Rekor Muri dalam rangka Membaca Puisi dengan peserta terbanyak.

Karanganyar, Jum’at 27 Oktober 2017

Menyambut hari jadi Karanganyar ke-100 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar lomba baca puisi di Alun Alun Karanganyar, Jum’at (27/10/2017)pagi. Kegiatan lomba baca puisi memecahkan rekor muri karena diikuti ribuan peserta  pelajar dari tingkat SD hingga SMA/SMK, Penyair, Budayawan, Jajaran Guru dan Ikatan UNS.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati, Wakil Bupati beserta istri, jajaran Forkompinda dan jajaran Kepala OPD Karanagnyar.

Dalam sambutannya, Bupati berharap semua dapat menghadirkan karyanya dengan membaca puisi dan semua karya itu akan ditempatkan di Dinas Arsip dan Perpustakaan Karanganyar.

“Akan kami buat buku seperti mashab Al-Qur’an. Semoga dengan karya-karyanya dapat menjadikan orang-orang hebat untuk Karanganyar cerdas dan sejahtera,”ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, Tarsa menuturkan pihaknya mengapresiasi antusias para peserta karena peserta melebihi target dari yang ditentukan.

“Untuk peserta mencapai 27 ribu dan puisi yang terkumpul berjumlah 74.658 puisi,”katanya.

Ditambahkan Tarsa, untuk puisi yang terkumpul nantinya akan disusun menjadi buku dan diletakkan di Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Karanganyar.

“Ini untuk koleksi puisi agar Karanganyar lebih maju dan cerdas,”imbuhnya.

Demikian Diskominfo (ind/kris/ygi/mdz)

Read More
DSC_1228

PEMKAB GELAR TABLIGH AKBAR BERSAMA GUS ALI

Gus Ali mengisi Tabligh Akbar dalam rangka Hari Santri Nasional dan satu abad Karanganyar di Alun-alun Kabupaten.

Karanganyar –  22 Oktober 2017

Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional mengundang perhatian masyarakat Kabupaten Karanganyar, ribuan warga terlihat memadati lokasi jauh sebelum acara dimulai,  Minggu (22/10/2017), acara yang berlangsung di  Alun-alun Kabupaten tersebut berjalan dengan tertib dan meriah.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati, Staf Ahli Karanganyar, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian Sekda, Kepala DSM, Kepala Ormas Islam Karanganyar, Baznas, Tokoh Agama dan tentunya masyarakat Karangnyar.

Untuk kedua kalinya Pemkab Karanganyar menyelenggarakan Peringatan Hari Santri Nasional, yaitu berupa pengajian akbar dengan mengundang pembicara KH. Muhammad Ali Shodiqin atau Gus Ali.

Selain memperingati Hari Santri Nasional, acara ini juga diselenggarakan untuk memeriahkan HUT satu abad Kabupaten Karanganyar.

Dengan mengambil tema “Wajah Pesantren, Wajah Indonesia”, acara ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas keagamaan, sosial, dan budaya dari masyarakat Karanganyar.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan untuk selalu berkomitmen memajukan Kabupaten Karanganyar dengan menempatkan keimanan sebagai landasan utama.

Beliau juga mengajak kepada masyarakat Karanganyar untuk selalu berdoa agar Karanganyar menjadi lebih baik, lebih  maju, guyup, rukun dan tentram, seperti para kyai dan santri terdahulu yang ikut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

“Terus meningkatkan Ketaqwaan dan Keimanan, dengan belajar dari para ulama dan kyai”, ujar Juliyatmono. Bupati Karanganyar berharap agar masyarakat Karanganyar lebih mencintai dan menghargai perjuangan para ulama, kyai dan santri sebagai wajah Indonesia.

Demikian Diskominfo (Mdz/ygi/ppt)

 

 

 

 

Read More
web

Perpusda Karanganyar Adakan Pameran Buku

Bupati Karanganyar, Juliyatmono (kiri), Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo (tengah), dan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Karanganyar, Bambang Harsono (kanan), di pameran buku Kabupaten Karanganyar 2017.

Karanganyar, Jumat (20/10/2017)

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarspus) Kabupaten Karanganyar mengadakan pameran buku dan gebyar buku murah selama enam hari, di mulai dari 20-26 Oktober 2017, yang bertempat di Dinas tersebut.

Pameran tersebut diikuti sebanyak 150 penerbit Nasional. Selain itu juga ada acara bedah buku, lomba bercerita, lomba baca puisi, hiburan akuistik, lomba menggambar dan mewarnai, lomba menulis halus, lomba dongeng bahasa jawa, talkshow Lp2r.

“Ini dalam rangka memperingati Hari Jadi Satu Abad Kabupaten Karanganyar. Harapan kita menumbuhkan minat baca masyarakat dan menjadikan Kabupaten Literasi,” kata Kepala Disarspus Kabupaten Karanganyar, Bambang Harsono, Jumat (20/10) dilokasi.

Bambang menargetkan, rata-rata pengunjung mencapai 2500 orang per hari pengunjung pameran. Pameran seperti tahun ini juga sudah sering diadakan setiap tahun.

Selain itu, di Disarspus Kabupaten Karanganyar, jumlah judul buku yang dikoleksi sebanyak 18 ribu. Sedangkan jumlah anggota sekitar 3000 orang.

Ditempat yang sama, Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta untuk tahun 2018, Pemkab Karanganyar sudah mengaplikasikan i-Karanganyar, yakni program berbasis android yang berisi buku bacaan, sehingga dimana saja, kapan saja, anggota dapat mengaksesnya.

“Kita ingin meningkatkan minat baca di Kabupaten Karanganyar. Selain itu juga di survey, berapa banyak tingkat gemar membaca sudah berapa persen,” kata Bupati Karanganyar, saat memberikan sambutan.

Di acara itu, tampak hadir pula Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karanganyar.(pd)

Read More
DSC_2892

Disdikbud Karanganyar Berdayakan Pendidikan Inklusi

kominfo

Sosialisasi Pemberdayaan Pendidikan Inklusi di Kabupaten Karanganyar, Rabu Pagi (18/10)

Karanganyar – Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar mengadakan Sosialisasi Pemberdayaan Pendidikan Inklusi di Hotel Taman Sari Karanganyar, Rabu Pagi (18/10). Hadir mewakili Bupati Karanganyar, Asisten Administrasi Setda Karanganyar didampingi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Sosialisasi diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari Kepala OPD seperti Baperlitbang, Badan Keuangan Daerah, Dinas Sosial dan Bagian Hukum Setda Karanganyar. Selain itu 17 Kepala UPT, Koordinator Pengawas SD dan SMP, Seluruh Pejabat Struktural di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Himpaudi, dan IGTKI juga hadir sebagai peserta sosialisasi.

Dalam sambutannya Asisten Administrasi Setda Karanganyar Sutarno memberikan apresiasi kepada Disdikbud atas terbentuknya Pokja Pendidikan Inklusi sesuai dengan Permendiknas 70 Tahun 2009. Terbentuknya Pokja tersebut, bertujuan agar pendidikan anak berkebutuhan khusus dapat diakomodir dan tersalurkan ke sekolah yang ada di Kabupaten Karanganyar.

“Tidak ada alasan untuk sekolah menolak anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Karanganyar”, kata Sutarno

Dikatakan lebih lanjut pendidikan inklusi ini dapat berjalan sukses dengan adanya sinergitas antara Pemerintah, sekolah, dan masyarakat. Untuk itu ditekankan bagi pihak sekolah melalui Pokja Pendidikan Inklusi supaya menyiapkan tenaga pendidik, sarana prasara sekaligus pendanaanya.

Kehadiran OPD Baperlitbang dan Badan Keuangan Daerah saat sosialisasi diharapkan mampu mendukung Pokja Pendidikan Inklusi kaitannya dengan merencanakan dan penyediaan anggaran.

Sementara itu, Tarsa, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melaporkan pelaksanaan sosialisasi ini didanai oleh Direktorat Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PK-LK) Kemendikbud RI Tahun Anggaran 2017 dengan mendatangkan nara sumber Irma Listyawati Pengawas Sekolah Luar Biasa Propinsi Jawa Tengah. Demikian Diskominfo (ad/ygi)

Read More
web (2)

Wakil Bupati Karanganyar Lepas Kontingen Wirakarya

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo melepas kontingen pramuka dari Kabupaten Karanganyar untuk mengikuti perkemahan Wirakarya Daerah IX Jawa Tengah tahun 2017

Karanganyar, Selasa (17/10/2017)

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo melepas kontingen pramuka dari Kabupaten Karanganyar untuk mengikuti perkemahan Wirakarya Daerah IX Jawa Tengah tahun 2017, di Kabupaten Kebumen, Senin (17/10) pagi.

Wirakarya adalah sebagai pertemuan anggota pramuka penegak dan pandega seluruh Jawa Tengah guna bertukar pengalaman, mempererat tali persaudaraan dan mengaplikasikan bakti ke masyarakat.

Di pelepasan kontingen itu, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mengatakan yang harus dilakukan yakni mengikuti petunjuk arahan dari Ketua Kontingen. Soliditas diantara anggota dan jalin kerjasama yang baik.

“Ini bagian pengabdian pramuka untuk masyarakat. Menekankan bagaimana pramuka mengabdikan bersama masuyarakat. Hal itu penting,  kemampuan yang dimiliki nanti bisa berguna kelak,” kata Wakil Bupati.

Wakil Bupati juga menekankan agar kontingen melaksanakan dengan ikhlas, taat, disiplin, kerjasama. Apabila ada kejuaraan semoga bisa menjadi juara satu dan mengimbau menunjukkan prestasi pramuka dari Kabupaten Karanganyar.

Sedangkan kontingen Kabupaten Karanganyar terdiri dari 26 orang. Terdiri  dari dua pimpinan kontingen cabang, dua pembina pendamping cabang, dua pendukung cabang dan dilaksanakan 17-23 Okotober 2017, di Kebumen.(pd)

 

 

Read More
web (2)

Napak Tilas RRI Tempuh Puluhan Kilometer

Napak Tilas Perjuangan Penyelamatan Pemancar Radio Republik Indonesia (RRI) Surakarta menempuh puluhan kilometer, yang dimulai dari Kantor RRI Surakarta sampai Monumen RRI di Desa Balong, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (14/10) pagi.

Karanganyar, Sabtu (14/10/2017)

Napak Tilas Perjuangan Penyelamatan Pemancar Radio Republik Indonesia (RRI) Surakarta menempuh puluhan kilometer, yang dimulai dari Kantor RRI Surakarta sampai Monumen RRI di Desa Balong, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (14/10) pagi.

Jarak sepanjang 49 Kilometer itu terbagi menjadi lima etape. Etape Pertama dari RRI  Surakarta-RRI Palur, Etape Kedua dari RRI Palur-depan Koramil Karanganyar, Etape Ketiga depan Koramil Karanganyar-Terminal Wisata Mbangunmakhuthoromo, Kecamatan Karangpandan.

Salah satu regu napak tilas meninggalkan titik pemberangkatan etape satu

Kemudian Etape Keempat dari Terminal Wisata Mbangunmakhuthoromo-Terminal Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso. Dan Etape Kelima dari Terminal Kemuning-sampai garis finish di  Monumen RRI di Desa Balong, Kecamatan Jenawi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karanganyar, Larmanto mengatakan Napak Tilas tahun 2017 ini untuk memperingati HUT RRI  ke 72 dan Hari Jadi ke 100 Tahun Kabupaten Karanganyar.

“Jarak yang harus dilalui setiap regu, dari etape ke etape lain sekitar 9-11 Kilometer, dan itu harus jalan kaki. Sedangkan satu regu terdiri dari 10 orang,” kata Kepala Diskominfo Kabupaten Karanganyar.

Larmanto juga menjelaskan, tahun ini Napak Tilas berbeda dari tahun 2015 yang harus ditempuh keseluruhan semua etape. Namun tahun ini, setiap etape hanya 20 regu, dan etape mana mulai jalan kaki berdasarkan undian.

“Total tahun ini 100 regu yang berasal dari pelajar, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karanganyar, TNI, Polri, dan Organisasi Pemuda,” kata Larmanto.

Dua regu Napak Tilas melewati jalan menanjak di Desa Puntukrejo, Kecamatan Ngargoyoso

Bupati Karanganyar, Juliyatmono di dampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo tampak memberangkatkan peserta di Etape Pertama diiringi hujan gerimis cukup deras, pukul 06.30 WIB.

“Ini sebagai pengingat sejarah. Karanganyar punya andil didalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia, oleh karena itu kita peringati Napak Tilas ini dengan rangkaian acara Hari Jadi ke 100 Kabupaten Karanganyar,”kata Bupati.

Bupati menambahkan, hikmah yang dipetik adalah perjuangan RRI dan Kabupaten Karanganyar mempunyai peran strategis yang sangat bersejarah melahirkan kemerdekaan melalui siaran RRI di Balong.

“Hayati perjalanan ini, betapa penting perjuangan meraih kemerdekaan Indonesia,” katanya.

Saat di etape kedua, Bupati, Wakil Bupati dan beberapa Kepala OPD juga ikut jalan kaki. Malam harinya, di Lapangan Desa Balong diadakan pentas Ketoprak dan hiburan rakyat lainnya serta pemberian hadiah kepada pemenang.(TIM)

Read More
wk

Dana BOP PAUD Capai Rp. 16,7 Miliar

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memberikan pengarahan di Sosialisasi BOP PAUD Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Jumat (06/10/2017)

Dana Bantuan Oprasional Pendidikan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Karanganyar tahun 2017 mencapai Rp. 16.795.800.000, yang digunakan untuk membiayai 27.995 siswa.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar, Tarsa, saat Sosialisasi BOP PAUD tahun 2017, Jumat (06/10) di Gedung Wanita Karanganyar.

“Jadi nantinya setiap anak mendapat Rp. 600 ribu setiap tahun. Data tersebut diperoleh per 31 Desember 2016,” kata Tarsa.

Dana tersebut, lanjut Tarsa, untuk pembelajaran dan bermain minimal 50 persen, kegiatan pendukung maksimal 35 persen, dan kegiatan lain maksimal 15 persen. Adapun Juknis sudah di sosialisasikan kepada Kepala Sekolah.

Acara yang juga mengundang dari Inspektorat Pemkab Karanganyar, Tim Saber Pungli, Badan Keuangan Daerah (BKD) untuk memberikan Sosialisasi.

Selain itu, pihaknya juga mengundang penilik pendidikan PAUD, kepala UPT PAUD, NFI, SD, Kepala TK se Kabupaten Karanganyar dan sekolah yang akan menerima agar tidak salah informasi

“Hadir kepala PAUD/KB/TK/TPA/SPS yang menerima bantuan 825 orang, Kepala UPT 17 orang, kepala TK 13 orang, penilik PLS 21 orang, dan tim manajeman PAUD sebanyak 15 orang,” katanya.

Tarsa juga menjelaskan, acara tersebut sebagai tindak lanjut proses penyaluran dana BOP PAUD tahun 2017. Hal lain yakni sudah ada beberapa kegiatan yang dilakukan, mulai pengajuan proposal, verifikasi, tanda tangan NPHD, dan sebentar lain proses pencairan.

Selain itu, tujuan kegiatan adalah Sosialisasi Permendagri No 2 tahun 2015 dan Sosialisasi kuota BOP PAUD kepada setiap lembaga penerima, meningkatkan pemahaman satuan PAUD dalam penggunaan dana BOP, meningkatan kepala satuan PAUD dalam proses pencairan dan penggunaan, dan pertanggungjawaban dana BOP PAUD.

Ditempat yang sama, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan untuk biaya anak-anak PAUD, ketentuakan susah ada, maka dana tersebut dapat digunakan dengan baik untuk   operasional, kepentingan lain yang mendukung tusi yang ada di lembaga PAUD.

“Jangan sampai ada penyimpangan apapun, jangan sampai ada yang mengaku diperintah dari atasan meminta uang atau apapun. Itu pasti membohongi,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati meminta agar guru PAUD aktif mengumpulkan orang tua murid untuk memberitahukan perkembangan anak di Sekolah.(pd)

Read More
DSC_1128

28 Kelompok Ternak Terima Dana Hibah Tahap II

KOMINFO

Bupati Karanganyar, menyerahkan bantuan dana hibah ternak tahap II(5/10)

Karanganyar 5 Oktober 2017

Sebanyak 28 kelompok ternak menerima dana hibah untuk pembelian hewan ternak. Pada penyerahan tahap ke II kali ini akan diberikan uang dengan jumlah total 2 Milliar 90 Juta Rupiah jelas Sumijarto, M.P. Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Karanganyar saat menyampaikan laporannya dalam Penyerahan Bantuan Sosial dan Dana Hibah, Kamis (5/10) di aula Bank Jateng Cabang Karanganyar.

“Pengarahan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberi pedoman kepada Kelompok ternak, Lurah, Kades dan juga penerima bantuan dana hibah secara jelas, transparan sehingga dapat dipertanggungjawabkan. Karena ini kaitannya dengan penyaluran bantuan sosial dan dana hibah kepada setiap kelompok ternak sapi, maka harus benar-benar dipahami sesuai prosedur dan tepat sasaran,” tambahnya.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam pengarahan menekankan agar dana hibah tahap II ini benar-benar digunakan tepat sasaran.“Kalau nanti sudah menerima uang sebagai bantuan dana hibah, untuk segera digunakan,” jelas Bupati. Seperti Kelompok peternakan, dana hibah diperuntukkan membeli ternak. Apabila sudah dibelikan ternak maka setiap kelompok ternak untuk segera menyelesaikan SPJ nya” pungkas Bupati dihadapan para penerima dana hibah yang dihadiri oleh Asisten, Kades, Dirut bank Jateng Cabang Karanganyar. Demikian DISKOMINFO (adt/yoga)

Read More