Category: Pendidikan

DSC_4760

Peserta Nampak Serius Jalani Tes tertulis dan Interview Putra-Putri Lawu

Diskominfo

Peserta seleksi Putra Putri Lawu (Duta Wisata 2018) nampak sangat serius menjalani tes tertulis yang di laksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa(17/07).

Karanganyar, 17 Juli 2018

Sebanyak 85 Peserta sangat serius saat menjalani tes tertulis dan tes interview dalam rangkaian tahap seleksi Putra Putri Lawu (Duta Wisata 2018) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, itu nampak dari raut wjah beberapa peserta dan kondisi saat tes yang sangat hening pada, Selasa (17/07).

Menurut Ibu Rudra salah satu panitia penyelenggara, dari total 91 peserta yang mendaftar, hanya 85 peserta yang hadir saat pembekalan dan pengarahan hari pertama dan tes di hari keduanya. Jumlah tahun ini memang berkurang dari jumlah pendaftar tahun lalu di 2017, akan tetapi Disparpora selaku Dina penyelenggara mengaku optimis dalam pelaksanaan tahun ini akan jauh lebih baik dari tahun sebelumnya.

Sebagai Juri dalam tahap tes interview adalah Bp.Daryono (Pimpinan EO Sinergi), Bp.Sistho (GM The Alana Hotel Solo), dan Ibu Sri esthi Sulistyantini, S.Pd, M.Pd.

Nantinya hanya akan di ambil 10 pasang Putra Putri Lawu di tahun 2018, dengan rincian 10 putra dan 10 putri. Setelah terpilih 10 pasang itupun mereka masih akan melewati tahap yang lebih sulit lagi, diantaranya masa karantina sebagai pembekalan 10 besar yang akan dilaksanakan di beberapa tempat. Di RRI Surakarta, Museum situs manusia purba Dayu, latihan koreografi, dan di akhir masa karantina mereka akan ada pelatihan khusus di di Hotel Alana.

Akan ada Beauty Class oleh Tim dari La Tulip, Fotoshoot, dan yang terakhir para 10 finalis akan diminta untuk unjuk kebolehan bakat masing-masing. Ini yang biasanya menjadi tantangan terberat dari para peserta finalis.

Sebagai malam puncak Grand Final yang nantinya akan di gelar di De Tjolomadoe. (Ind/Ard)

Read More
DSC_4662

Guru WB Di Karanganyar Bakal Ditata

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan pengarahaan dalam halal bi halal keluarga besar pendidikan kecamatan Jumapolo, Seni (16/7)

 

KARANGANYAR – 16  Juli 2018

Bupati Karanganyar Juliyatmono bakal segara menata guru-guru wiyata bakti di SD. Bukti penataan itu, mereka akan di SK sebagai pegawai kabupaten. Termasuk penjaga sekolah, pegawai perpus dan administrasi. Bupati memerintahkan kepala dinas untuk melakukan penataan tersebut.

“Jika tidak ada surat maka semua juga akan menjadi repot. Saya tahu di setiap sekolah terdapat 3-4 orang guru WB. Kita akan tata sehingga aspirasi mereka juga dapat diakomodir,” papar Julitamono saat pembinaan kedinasan dan halal bihalal keluarga pendidikan Kecamatan Jumapolo di Balai Dewa Kwangsan Senin (17/07)

Dia menambahkan dalam waktu dengan ada rekrutmen CPNS untuk guru dengan sistem CAT. Dia berharap rekrutmen CPNS itu akan mengurangi para guru WB di sekolah-sekolah. Pihaknya prihatin dengan guru-guru yang hanya digaji Rp 300 ribu sampai Rp 400 ribu. Sehingga pihaknya bakal menata guru-guru tersebut agar lebih baik. “Sebab garda terdepan membangun Sumber Daya Manusia dalah guru-guru. Guru sebagai agen perubahaan harus menjaga nilai-nilai moralitas,” imbuhnya.

Selain itu, dia membantu biaya bagi guru-guru prestasi untuk sekolah S2 atau S3. Di perubahaan anggaran, pihaknya akan mengalokasikan anggaran agar guru yang berprestasi bisa sekolah ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Menurut Juliatmono, pilkada sudah selesai dan berjalan lancar. Saat ini, fokus untuk mengabdi pada bidangnya masing-masing. (hr/yg)

Read More
DSC_0600

Bupati : Aplikasikan Ilmu ke Masyarakat Selama KKN

Diskominfo

Secara simbolis Bupati Karanganyar H.Juliyatmono menyematkan identitas kepada perwakilan peserta KKN

Karanganyar, Senin 16 Juli 2018

Pemkab Karanganyar menerima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari dua kampus yakni Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta dan STIE AUB Surakarta, Senin (16/7).

Dalam penerimaan mahasiswa KKN di Pendopo Rumah Dinas Bupati tersebut, Juliyatmono selaku Bupati Karanganyar  meminta agar mahasiswa selama melaksanakan KKN dapat mengaplikasikan ilmu teorinya kedalam kehidupan bermasyarakat.

“Selama KKN adalah hal penting untuk mengumpulkan data, mengolah data hingga membuktikan itu semua dalam bentuk kebenaran yang akurat,”tuturnya.

Ia juga menyampaikan kelancaran pelaksanaan KKN ini merupakan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan perlu adanya sinergi antara Pemkab Karanganyar dengan mahasiswa KKN dengan demikian masyarakat dapat memperoleh ilmu yang tinggi dari para mahasiswa KKN.

“Atas nama Pemkab Karanganyar kami menyambut baik dan bangga Karanganyar menjadi lokasi KKN para adik-adik mahasiswa. Semoga dengan keberadaan adik-adik mahasiswa KKN dapat memberi nilai tambah dan manfaat untuk kemajuan Karanganyar,”harapnya.

Sementara itu Rektor Unisri Surakarta, Prof. Dr. Ir. Kapti Rahayu dalam sambutannya mengatakan jumlah keseluruhan mahasiswa KKN dari Unisri berjumlah 770 mahasiswa yang terdiri dari berbagai fakultas baik Ekonomi, Hukum, Kesehatan,  Pertanian. Pelaksanaan KKN akan dilaksanakan selama 40 hari yang tersebar di lima kecamatan yakni Kecamatan Kebakkramat, Jaten, Tasikmadu, Colomadu dan Gondangrejo.

Selama 40 hari kedepan, pihaknya berharap kepada segenap mahasiswa KKN dapat bekerjasama dengan masyarakat dengan berbagi ilmu dan skill yang telah diperoleh selama masa perkuliahan. Bukan hanya mahasiswa yang beruntung bisa bekerjasama dengan masyarakat melainkan masyarakat sekitar lokasi KKN juga dapat meningkat secara ekonomi, kesehatan maupun pertaniannya.

“Harus ada peninggalan positif yang bisa ditinggalkan untuk masyarakat. Ingat, bahwa kita hidup selalu memperhatikan lingkungan,”pesannya.

Lebih lanjut Ketua STIE AUB Suarakarta, Agus Sutomo menyampaikan untuk jumlah mahasiswa KKN dari STIE AUB Surakarta berjumlah 430 orang. Ia berpesan kepada segenap mahasiswa KKN untuk selalu menjaga etika dalam bermasyarakat.

“Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan dapat menambah ketentraman di masyarakat. Tunjukkan citra baik sebagai orang intelektual,”tandasnya.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

 

 

 

 

 

Read More
DSC_0502

Tiga Kecamatan Jadi Tujuan KKN Mandiri dan Reguler

kominfo

Setda Karanganyar, Samsi pada saat memberikan sambutan pada acara penerimaan mahasiswa KKN dari UNS, Selasa (10/7)

 

Karanganyar, Selasa 10 Juli 2018

Sejumlah 184 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di tiga Kecamatan di wilayah Karanganyar.

Penyerahan mahasiswa KKN UNS dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar oleh Ketua Koordinator Lapangan, Hendro Saputra yang diterima Sekretariat Daerah Karanganyar selaku mewakili Bupati Karanganyar, Selasa (10/7).

“Dari total 184 mahasiswa KKN terbagi menjadi dua kelompok yakni KKN reguler 164 siswa di Kecamatan Mojogedang, Kerjo. Sedang sisanya 20 siswa KKN Mandiri di Kecamatan Ngargoyoso. KKN dilaksanakan mulai Tanggal 10 Juli sampai dengan 23 Agustus 2018,”jelasnya.

Pada kesempatan tersebut Sekda Karanganyar, Samsi menyambut positif dan mendukung penuh kegiatan KKN yang berlangsung selama 45 hari kedepan di tiga kecamatan yakni Kecamatan Mojogedang, Kerjo dan Ngargoyoso.

“KKN ini sebagai sarana menerapkan ilmu dan memperoleh ilmu dikehidupan masyarakat. Untuk memajukan Karanganyar, kami selaku Pemkab melalui Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Karanganyar mendukung penuh dan menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa KKN,”terang Samsi saat menyampaikan sambutannya.

Demikian Diskominfo (ind/an)

 

Read More
DSC_1021

Guru Diminta Jalankan Tugas Secara Profesional

Bupati Karanganyar Juliyatmono menberikan Tausiyah pada acara halal bihalal keluarga besar pengajar Kecamatan Jatipuro, Senin (9/7)

 

KARANGANYAR – 9 Juli 2018

Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta guru-guru di Karanganyar untuk menjalankan tugas secara profesional. Sebab dengan profesional maka anak didik akan merasakan sentuhan guru sehingga ilmu mudah diterima. Ditambah lagi, para pendidik diminta untuk memberikan contoh yang baik kepada anak didiknya.

“Selalu saya berharap dan tekankan, agar para bapak ibu guru bertindak secara profesional. Mari kita ajarkan kepada anak-anak hal-hal yang baik dengan landasan agama sebagai pengajarannya,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono dihadapan ratusan guru pada acara halal bihalal keluarga besar pendidikan di kecamatan Jatipuro, Senin (09/06)

Sementara camat Jatipuro, Eko Budi Hartoyo menambahkan pentingnya kebersamaan. Acara halal bihalal ini untuk terus memupuk kebersamaan tersebut. Terlebih lagi, terus ditingkatkan dipertahankan kebersamaan tersebut. “Kerukunan harus terus kita jaga. Kita harus menghargai perbedaan karena kebinekaaan tersebut tetap satu jua,” imbuhnya.

Dia mengatakan tujuan dari acara ini adalah untuk meningkatkan silaturahmi antar anggota PGRI Kecamatan Jatipuro. Sekaligus dapat tukar menukar informasi dan dapat meningkatkan kinerja anggota PGRI Karanganyar. (Yg/Dn)

Read More
DSCF6619

Jawa Tengah Langganan Juara, Karanganyar Berpeluang

Tim Visitasi Lomba Gugus Depan Unggul yang Dipimpin oleh Emilia Susanti (berbaju biru) saat datang di SDN 2 Malangjiwan Colomadu Karanganyar untuk melakukan penilaiaan.

KARANGANYAR – 4 Juli 2018

Jawa Tengah digandang-gandang menjadi juara 1 lomba Gugus Depan Unggul dan Festival Penggalang tingkat Sekolah Dasar tahun 2018 yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendidikan Nasional. Pasalnya dua tahun berturut-turut, Jawa Tengah menjadi juara 1 dalam ajang bergensi dibidang kepramukaan di tingkat nasional. Dari empat dari di Jawa Tengah yang dinilai oleh tim penilai Visitasi, Karanganyar berpeluang menjadi juara karena dinilai luar biasa.

“Dari dua kali pelaksanaan lomba Gugus Depan Unggul, Jawa Tengah selalu menjadi juara 1. Dari keempat daerah yang dinilai yakni Semarang, Grobogan, Sragen dan Karanganyar, memang semuanya luar biasa kepramukaannya,” ujar tim penilai Visitasi Emilia Susanti dari Kementrian Pendidikan Nasional.

Dia menambahkan lomba gugus depan unggul ini berbeda dari tahun sebelumnya. Dua tahun sebelumnya, tim turun untuk melakukan penilaian portopolio. Namun untuk tahun ini, fortopolio dikirimkan terlebih dahulu ke Kementrian, baru tim mendatangi lokasi untuk mencocokan. Artinya, Karanganyar sudah masuk satu strip untuk mewakili Jawa Tengah lomba gugus depan di Malang, Jawa Timur tanggal 6-11 Agustus 2018. “Saya sempat pesimis karena peniliaan dilakukan saat anak-anak menjalani libur semester. Namun saya hadir di SDN 02 Malangjiwan disambut anak-anak yang sangat luar biasa,” imbuhnya.

Lebih jauh, Emilia mengatakan pramuka merupakan progran unggulan dari kementrian Pendidikan Nasional karena pendidikan karakter. Pramuka adalah bagian dari pendidikan karakter. Sekaligus ini juga sejalan dengan nawacita Program Indonesia pintar. “Penilaian ini serentak dilakukan di seluruh Indonesia,” imbuhnya.

Sementara Kepala SDN 2 Malangjiwan, Ngadiyem mengatakan gerakan pramuka di SDN 2 Malangjiwan Kecamatan Colomadu, Karanganyar sangat baik. Gerakan pramuka adalah mendidik kaum muda Indonesia pengembangan mental moral spriritual dan emosial. Visi Gugus Depan 1703 putra dan 1704 Putri SDN 2 Malangjiwan wadah pembentukan karakter bangsa hingga melahirkan generasi yang kreatif dan inovatif Serta beraklah mulia. “Saya ucapkan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran tim visitasi ke SDN 2 Malangjiwan. Saya berharap kami yang terbaik dan jika memang ada yang kurang kami mohon arahaan dan bimbingan,” imbuhnya. (hr/ard)

Read More
IMG_20180703_114923

MENGINGINKAN GURU BISA LEBIH MAJU DI ERA KECANGGIHAN TEKNOLOGI

Diskominfo

Ketua PGRI Kab. Karanganyar Drs. Aris Munandar, Mpd mendampingi Ketua Umum PGRI pusat Dr. Unifah Rosyidi, Mpd dalam acara Seminar Nasional Dosen, Guru dan Mahasiswa Indonesia di Hotel Asri Tawangmangu Karanganyar, Selasa (03/07)

Karanganyar, 03 Juli 2018

Seminar Nasional Dosen, Guru, dan Mahasiswa Indonesia yang diprakarsai Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang dihadiri oleh Ketua Umum PGRI pusat DR. Unifah Rosyidi, Mpd di selenggarakan di Aula Hotel Asri Tawangmangu, Karanganyar pada Selasa (03/07).

Dengan Tema “ Efektifitas Pemanfaatan Media Sosial Dalam Rangka Penguatan Kemampuan Komposit”. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) bekerjasama dengan Komunitas Whatsapp daripada PGRI seluruh Indonesia mengutarakan bahwa maksud dari diadakannya Seminar Nasional ini, berharap munculnya sosok Guru yang lebih maju di era kecanggihan teknologi saat ini.

Drs. Aris Munandar, Mpd selaku Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Karanganyar menyampaikan,  total peserta yang hadir dalam Seminar Nasional ini ada 480 peserta dari seluruh Indonesia. Walaupun didominasi oleh peserta dari Karanganyar, beliau mengatakan peserta kita paling jauh dari Irian Jaya, “ Ini sangat membanggakan sekali” tegasnya.

Beliau berharap, untuk kedepannya jangan sampai ada murid yang lebih pintar daripada gurunya dari segi Teknologi Digital. Guru yang harus lebih pintar dan lebih dulu tau daripada muridnya.

Demikian Diskominfo (Ardi)

Read More
DSC_4085

747 Siswa Berprestasi Terima Reward

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyerahkan reward kepada sejumlah siswa berprestasi di bidang olah raga dan akademik, Selasa (3/7).

Karanganyar, Selasa 3 Juli 2018

Para siswa berprestasi mendapat penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Pemberian reward atau penghargaan ini untuk memotivasi para siswa lainnya menorehkan prestasi baik di bidang olah raga dan akademik.

Pemberian penghargaan ini diberikan kepada 747 pelajar yang berprestasi di bidang olah raga dan akademik. Penyerahan penghargaan diberikan langsung oleh Bupati Karanganyar di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa (3/7). Dalam kejuaraan tersebut kontingen pelajar asal Karanganyar meraih dua emas dan sembilan perak.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengapresiasi kepada sejumlah siswa berprestasi di bidang olah raga maupun akademik.

Tidak lupa, Juliyatmono juga berpesan untuk selalu menghormati kedua orang tua. Karena kesuksesan anak berangkat dari ridhonya orang tua. Begitu pula, bapak ibu guru sebagai suritauladan serta mencari teman pergaulan yang baik.

“Tetap harus ada evaluasi untuk perbaikan dan peningkatan kualitas. Kepada anak-anakku tetap semangat apapun bidangnya tetap disyukuri. Hormati kedua orang tua kalian, guru sebagai suritauldan,”pesannya.

Lebih lanjut ia mengatakan  pemberian reward ini merupakan salah satu bentuk perhatian Pemerintah dan penyemangat anak-anak berprestasi.

Sementara itu, laporan Panitia Penyelenggara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Nurini Retno Hartati menyampaikan penghargaan ini merupakan bentuk dukungan dari Pemkab kepada siswa berprestasi. Diharapkan dari adanya reward ini para pelajar di Karanganyar termotivasi untuk berprestasi.

“Ini bentuk kepedulian pada siswa supaya siswa lain termotivasi untuk berprestasi,”katanya.

Dijelaskannya, untuk besaran penghargaan yang diberikan bervariasi mulai tingkat sekolah dasar sebanyak 333 atlit sampai menengah pertama sebanyak 414 atlit dari berbagai cabang olahraga.

“Anggaran yang diberikan pada anak-anak berprestasi ini sebesar Rp 175 juta. Besar rupiah yang diberikan dipotong pajak enam persen. Pemberian reward dengan ketentuan juara 3 Rp 200 ribu, juara 2 Rp 250ribu dan juara 1Rp 300 ribu,”terangnya.

Demikian Diskominfo (ind/dn)

 

Read More
DSC_0452

Halal Bi Halal KKG PAI SD Se Kabupaten Karanganyar

 

Kominfo

Bupati Karanganyar, H. Juliyatmono, MM memberikan sambutan pada Acara Halal Bihalal Guru PAI SD Se Kabupaten Karanganyar, Kamis (28/06)

Karanganyar, 28 Juni 2018

KKG PAI gelar Halal Bi Halal dalam rangka Silaturahmi Peduli Sosial Guru Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar se-kabupaten karanganyar di Rumah Dinas Kab Karanganyar dengan menghadirkan DAI kecil Wildan dari Salatiga pada, Kamis (28/06).

Diawali pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Jakfar Shodiq,S.Ag yang dilanjutkan laporan panitia oleh ketua KKG PAI SD Kab.Karanganyar Bp. Suyatno,S.Pd.I, Beliau mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan dari KKG PAI Kabupaten Karanganyar dan KKG PAI SD Se-Kabupaten Karanganyar. Adapun maksud dan tujuannya adalah untuk mempererat tali silaturahim antar guru agama islam se Kabupaten karanganyar dan meningkatkan ukhuwah islamiyah.

Pembacaan ikrar Halal Bi Halal yang di sampaikan oleh H.Farlan,SAg didampingi  oleh  Mulyono S.Pd.I . M.Pd.I  dan  Siti Aminah S.Pd.I suasana penuh khidmat juga nampak dari seluruh tamu undangan yang hadir.

Ucapan Minal Aidzin wal Faidzin pun juga disampaikan Kepala dinas Pendidikan Drs. Tarsa, M.Pd yang juga hadir sebagai tamu undangan juga sekaligus memberikan sambutan dalam acara tersebut.

Hadir pula dalam acara tersebut Bupati Karanganyar H.Juliyatmono, MM. Dalam pidato sambutannya, Bupati Karanganyar H.Juliyatmono mengajak agar kita selalu berfikir positif kepada siapapun dan berfikir yang baik, Beliau juga menyampaikan bahwa guru agama harus mengajari anak didik tentang kasih sayang, seperti mencintai orang tua, mencintai lingkungan, mencintai sesama untuk itu guru agama harus mempelopori itu semuanya.

Dalam acara tersebut KKG PAI juga memberikan sejumlah santunan   kepada 34 (tiga puluh empat)  siswa-siswi  Yatim Duafa, penyerahan dilakukan oleh Bupati Karanganyar H. Juliyatmono, MM.

Demikian Diskominfo (ina/An)

 

 

Read More
DSC_0182

Bupati : Perbedaan Jangan Jadikan Permusuhan, Tetap Jaga Kerukunan

Kominfo

Halal Bihalal dilingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar, Selasa (26/6).

 

 

Karanganyar, Selasa 26 Juni 2018

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menghimbau setiap warga untuk menggunakan hak pilihnya. Adanya perbedaan jangan menimbulkan perpecahan, Selasa (26/6).

Ia menekankan bahwa perbedaan jangan menjadikan suatu permusuhan. Karena setiap warga memiliki hak untuk menggunakan sebaik-baiknya hak pilihnya. Dengan demikian kita berperan serta mendukung kelancaran kegiatan Pemerintah Karanganyar.

“ Hargai adanya perbedaan karena masing-masing orang punya pilihannya sendiri. Jangan sampai timbul perpecahan,”katanya.

Menurutnya dalam pesta demokrasi 27 Juni besok warga harus menggunakan hak pilihnya dengan baik. Karena partisipasi warga sangat penting untuk memilih kepala daerah lima tahun mendatang.

“Gunakan hak pilih dengan bijak untuk menentukan yang terbaik untuk Kabupaten Karanganyar kedepan. Pilihlah sesuai dengan hati nurani,”pesannya.

Juliyatmono menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan dalam masyarakat. Perbedaan pilihan harus disikapi dengan bijaksana dn bukan saling bermusuhan.

Dalam kegiatan halal bihalal dilingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar tersebut, Bupati juga meminta maaf jika pada masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Rohadi Widodo masih terdapat kekurangan.

 Demikian Diskominfo (ind/dn)

 

Read More