Category: Pendidikan

1

Penarikan 130 Mahasiswa KKN UNS dari 13 Kecamatan di Karanganyar

Karanganyar – 28 Februari 2019

Setelah 45 hari mengabdi di 13 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar, akhirnya 130 mahasiswa KKN UNS resmi ditarik dan dikembalikan kepada pihak kampus. Kamis, (28/02) Sebanyak 130 mahasiswa KKN UNS yang terdiri dari 13 tim yang tersebar di 11 desa di Kecamatan Mojogedang dan 2 kelurahan di Kecamatan Karanganyar secara langsung ditarik oleh Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono M.M. di Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Selaku koordinator KKN UNS, Prof. Sulistyo Saputro, M.Si., Ph.D menyampaikan ucapan terima kasih kepada desa dan warga desa yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa KKN UNS untuk berlatih dan belajar bersama selama 45 hari lamanya. Ucapan terima kasih juga dihaturkan kepada Bupati Karanganyar karena tanpa ijin beliau KKN UNS di Karanganyar tidak akan terlaksana.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar juga mengucapkan terima kasih kepada pihak mahasiswa UNS yang telah melakukan KKN dengan baik, sekaligus memberikan saran-saran perbaikan untuk Kabupaten Karanganyar. “Selain itu masyarakat juga mendapatkan manfaat sekaligus informasi yang nantinya akan sangat mempengaruhi pemikiran masyarakat sekitar untuk terus bersekolah setinggi-tingginya” imbuhnya.

 

Demikian Diskominfo (ind/dn/mt)

Read More
IMG-20190213-WA0001

Pembukaan POPDA Tingkat Kabupaten Karanganyar Tahun 2019

Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tingkat Kabupaten Karanganyar baru saja dibuka secara langsung oleh Bupati Karanganyar, Drs. Juliyatmono., M.M, pagi tadi (13/2) di GOR Raden Mas Said. POPDA ini diikuti oleh peserta dari pelajar SD, SMP, SMA/SMK sederajat se-Kabupaten Karanganyar. Tujuan dari POPDA ini adalah untuk memelihara dan meningkatkan kesatuan dan persatuan, mengukur pembinaan prestasi olah raga pelajar se-Kabupaten Karanganyar, serta memotivasi dan mengopimalkan pengembangan potensi atlet pelajar daerah Kabupaten Karanganyar untuk kompetisi yang lebih tinggi.

Ada banyak cabang olah raga yang dilombakan dalam POPDA ini. Cabang – cabang tersebut adalah bola voli, bola basket, sepak bola, sepak takraw, karate, taekwondo, pencak silat, tenis meja, tenis lapangan, bulu tangkis, atletik, renang, senam, dan panahan. Kemudian 3 cabang yang tidak diseleksi karena kekurangan atlet adalah angkat beban, tinju, dan gulat. POPDA dimulai dari tanggal 31 Januari sampai 5 Maret 2019.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang membantu sehingga POPDA bisa berjalan lancar. Beliau mengatakan, apa pun bentuk kompetisinya harus selalu berlangsung karena dari kompetisi – kompetisi akan melatih banyak atlete dan memberi kesempatan untuk terus bertanding. Olah raga harus dijiwai oleh semangat sportivitas, kejujuran, dan terus bertanding.

“Teruslah berlatih, teruslah bertanding, mewakili Karanganyar untuk bertanding dalam kompetisi – kompetisi”, pesan Bupati kepada peserta POPDA yang hadir.

Berikut adalah jadwal POPDA tahun 2019 :

  1. Bola basket : 31 Januari – 3 Februari 2019 di GOR RM Said
  2. Senam : 5 Februari 2019 di Persani
  3. Bola voli : 8 – 9 Februari 2019 di GOR RM Said
  4. Sepak bola : 2, 8, 14, 15, 19, dan 20 Februari 2019 di Lapangan GOR RM Said
  5. Sepak Takraw             : 11 Februari 2019 di GOR Mini Nyi Ageng Karang
  6. Karate dan Taekwondo : 13 Februari 2019 di GOR RM Said
  7. Pencak silat : 16 Februari 2019 di GOR RM Said
  8. Bulu tangkis : 19 Februari di GOR Mini Nyi Ageng Karang
  9. Atletik : 26 – 28 Februari 2019 di Stadion 45
  10. Tenis meja : 28 Februari 2019 di GOR RM Said
  11. Panahan : 1 – 3 Maret 2019 di GOR Mini Nyi Ageng Karang
  12. Tenis lapangan : 5 Maret di GOR RM Said

 

Diskominfo (in/sr)

Read More
IMG-20190212-WA0006

Pelantikan Pengurus LGNOTA Tahun 2018 – 2023

Karanganyar – 12 Februari 2019

 

Pada hari Selasa (12/2) ini telah dilaksanakan Pelantikan Pengurus Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (LGNOTA) Tahun 2018 – 2023. Kegiatan pelantikan ini diikuti oleh Kepala Sekolah SD/MI, SMP/MTS, SMA/SMK/MA se-Kabupaten Karanganyar. Ketua LGNOTA Terpilih tahun 2018 – 2023 adalah Ibu Hj. Siti Khomsiyah Juliyatmono, Amd. Beliau merupakan istri dari Bupati Karanganyar, Drs. Juliyatmono., M.M. Hj. Siti Khomsiyah Juliyatmono., Amd sudah dua kali ini dipercaya menjadi Ketua LGNOTA.

Dalam laporannya, H. Iskandar., S.H mengatakan bahwa perkembangan LGNOTA dai tahun ke tahun semakin membaik. Pada tahun 2018, LGNOTA berhasil mengumpulkan dan mengirimkan 1,6 Milyar untuk beasiswa pendidikan. Menurut Iskandar, program yang dicanangkan oleh Bupati dan Ketua LGNOTA efektif untuk meningkatkan pendidikan di Kabupaten Karanganyar. Dan yang terpenting adalah langkah – langkah strategis untuk mengajak masyarakat agar sadar pentingnya pendidikan.

Kemudian disampaikan pula oleh Ketua LGNOTA Provinsi Jawa Tengah, Hj. Zaimatun Ali Mufiz, bahwa tujuan dari GNOTA adalah untuk meningkatkan kepedulian dan peransrta masyarakat sebagai Orang Tua Asuh untuk membantu kelangsungan pendidikan anak usia sekolah dari keluarga tidak mampu, agar dapat mengikuti pendidikan dasar secara berkesinambungan sampai tamat.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar meminta agar para camat, kepala sekolah, dan UPT se-Kabupaten Karanganyar untuk turut mengumpulkan dan menyalurkan dana ke LGNOTA untuk membantu pendidikan siswa – siswi kurang mampu di Kabupaten Karanganyar. Kemudian meminta seluruh kepala sekolah di Kabupaten Karanganyar untuk mengajak siswa – siswinya belajar membersihkan lingkungan sekolah agar terhindar dari demam berdarah. Beliau juga mengucapkan selamat kepada pengurus – pengurus terpilih dan berterimakasih pada pengurus – pengurus LGNOTA karena sudah membantu LGNOTA menjadi lembaga yang lebih baik.

 

Diskominfo (in/an/sr)

Read More
IMG20190131102542

Seminar dan Kegiatan Sosial MGMP IPS SMP Se-Kabupaten Karanganyar

Seminar Penggunaan Android untuk Menangkal Hoax

Karanganyar – 4 Februari 2019

Tim Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS SMP se-Kabupaten Karanganyar baru saja menggelar acara seminar dan kegiatan sosial, Senin (31/1). Kegiatan tersebut diberi nama Seminar Penggunaan Android Untuk Menangkal Hoax dan Donor Darah. Seperti judul kegiatannya, acara ini terlebih dahulu melaksanakan kegiatan donor darah sebelum seminar berlangsung. Acara tersebut adalah penutupan rangkaian acara dari MGMP IPS SMP.

Pertama, acara dibuka oleh Ketua Penyelenggara, Slamet Kusmanto. Dalam sambutannya, beliau berharap dengan diselenggarakannya acara tersebut guru – guru IPS SMP se-Kabupaten Karanganyar dapat mengantisipasi berita hoax. Kegiatan ini berada dalam agenda MGMP IPS SMP Kabupaten Karanganyar. Kegiatan dimulai pada tanggal 24 September 2018 dan ditutup pada tanggal 31 Januari 2019. Total ada 10 kali pertemuan kegiatan MGMP untuk membahas masalah – masalah instrumen pendidikan di Kabupaten Karanganyar. Beliau juga mengucapkan terimakasih kepada peserta karena sudah mengikuti rangkaian kegiatan dan berpesan agar para guru mempersiapkan anak didiknya untuk menghadapi UASBN.

Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pengawas Sekolah SMP Kabupaten Karanganyar. Beliau menyampaikan apresiasi yang setinggi – tingginya kepada MGMP IPS SMP atas terlaksananya acara seminar dan kegiatan sosial tersebut. Menurutnya kegiatan ini merupakan kegiatan yang efektif untuk mengisi pertemuan dan memberikan manfaat. Beliau juga akan terus memberikan dukungan untuk acara – acara yang diselenggarakan oleh MGMP.

Selanjutnya, acara ditutup dengan Seminar Penggunaan Android Untuk Menangkal Hoax. Pembicara seminar kali ini dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karanganyar, yaitu Ibu Sopiyatun S. Sos, M. I.Kom. Seminar berlangsung kurang lebih selama satu jam dan diisi dengan banyak sekali pengetahuan untuk menangkal berita – beita hoax yang selalu beredar di kalangan masyarakat. Seminar ini juga diisi dengan tanya jawab, sehingga para peserta dapat menjawab rasa penasarannya yang berkaitan dengan berita hoax atau berita palsu. Ibu Sopiyatun S. Sos, M. I.Kom menghimbau kepada para peserta yang hadir untuk lebih cerdas dalam membaca berita. Beliau juga memberikan tips dan trik untuk melihat kebenaran dari berita yang dibaca.

 

Diskominfo (and/sr/sp)

Read More
DSC_0026

21 Calon Anggota APSI Kabupaten Karanganyar Dilantik

Karanganyar – 28 Januari 2019

Senin, (28/01) Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, M. M menghadiri serta memberikan sambutan dalam pelantikan anggota Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Karanganyar di Aula Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar. Gatot Haryo Sutejo selaku Ketua APSI Provinsi Jawa Tengah juga menghadiri serta melatik calon anggota APSI masa bakti 2018/2023.

Simbolis : Pelantikan calon anggota APSI Kab.Karanganyar oleh Gatot Haryo Sutejo selaku Ketua APSI Provinsi Jawa Tengah (28/01)

Bupati Karanganyar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa beliau merestui dan mendoakan semoga anggota baru yang telah dilantik untuk dapat menjalankan organisasi APSI dengan baik sesuai dengan tujuan dibentuknya APSI sendiri. Selain itu Bupati juga berharap bahwa anggota APSI dapat membantu meningkatkan guru-guru untuk mendidik anak-anak didiknya agar berkarakter dan berani untuk mengemukakan pendapat. “Karena guru bisa menjadi semangat dan inispirasi anak-anak” imbuhnya.

 

Demikian Diskominfo (dn/mt/sr)

Read More
IMG-20190124-WA0018[1]

Bupati Karanganyar Resmikan Taman Edukasi dan Pengolahan Sampah Kecamatan Jaten

 

Simbolis : Bupati Karanganyar dan Komisi X DPR RI bersama melakukan pemotongan pita sebagai tanda peresmian taman edukasi dan pengolahan limbah Kecamatan Jaten.

Karanganyar – 24 Januari 2019

Kamis, (24/1) Bupati Karanganyar meresmikan taman edukasi dan pengolahan sampah Mitra Amanah Jaten di Perumahan KCV RW 17 Jaten Karanganyar. Kegiatan yang dihadiri oleh Bupati Karanganyar, penjabat daerah, Wakil Rektor UMS, Komisi X DPR RI, dan warga lingkungan RW 17 Jaten ini merupakan kerjasama antara beberapa universitas, Komisi X DPR RI dan Ristekdikti sekaligus warga sekitar.

Suratno S.pd. selaku ketua Mitra Amanah Jaten menyampaikan bahwa ide awal dari pengolahan sampah tersebut karena terdapat masalah sampah disekitar RW 17 yang meresahkan warga, lalu dengan bantuan beberapa Universitas, Ristekdikti, Komisi X DPR RI sekaligus masyarakat sekitar mereka bersama-sama mengolah sampah menjadi biogas dan limbah pada biogas bisa dimanfaatkan sebagai pupuk cair untuk tanaman. Selain memanfaatkan sampah yang sudah diolah, warga sekitar juga menambahkan 2 (dua) kolam lele yang nantinya bisa dipanen oleh warga sekitar.

Ketua kegiatan pengolahan, Kun Harismah, M.Si.,Ph.D. menambahkan tujuan penambahan taman bacaan juga dimaksudkan untuk membuat anak-anak beredukasi dengan lingkungan sekitar. Diarea taman ditanami sayur mayur yang bisa digunakan sebagai produktivitas masyarakat.

Dalam sambutanya Drs. H. Juliyatmono, M. M. selaku bupati Karanganyar, berharap hasil dari taman edukasi dan pengolahan sampah RW 17 Kecamatan Jaten dapat memberikan manfaat serta contoh untuk desa lain di Kabupaten Karanganyar. “Semua rumah ditanami sayur-mayur seperti cabe dan tomat di polybag” imbuhnya. Beliau juga berharap dengan adanya taman edukasi selain anak-anak bisa belajar namun juga cinta dengan alam.

Penandatanganan prasasti oleh Bupati Karanganyar. Kamis (24/01)

 

Demikian Diskominfo (d/rd/mt)

Read More
DSC_0020

Bupati Karanganyar Terima 204 Mahasiswa KKN FKIP UMS

Karanganyar – Senin, 21 Januari 2019

(Penyerahan mahasiswa KKN-DIK FKIP UMS secara simbolis)

Bupati Karanganyar menerima 204 mahasiswa KKN-DIK FKIP UMS di 2 kecamatan, Kabupaten Karanganyar,  Senin (21/1). penerimaan mahasiswa KKN-DIK FKIP UMS ini dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Penerimaan mahasiswa KKN-DIK dari UMS ini dihadiri oleh beberapa pejabat daerah dan dari  perwakilan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Mahasiswa KKN-DIK UMS tersebut akan disebar ke 12 desa di Kecamatan Karanganyar dan 10 desa di Kecamatan Kerjo.

Dekan FKIP UMS, Prof. Dr. Harun Djoko Prayitno, menyerahkan mahasiswa – mahasiswanya secara langsung kepada Bupati Karanganyar. Haris mengucapkan terimakasih karena sudah diterima dengan baik di Karanganyar. Beliau mengatakan bahwa laboratorium atau sumber pembelajaran yang hidup adalah dari masyarakat karena adanya perbedaan dan menurutnya perbedaan adalah rahmat. Beliau juga menjelaskan perbedaan program KKN-DIK dengan program KKN lainnya di UMS.

“Yang membedakan KKN Pendidikan di FKIP dengan KKN pada umumnya adalah jika KKN pada umumnya yang diberdayakan adalah masyarakat,  tetapi KKN Pendidikan yang diberdayakan adalah masyarakat pendidikan, seperti guru, peserta didik, sekolah, TPQ, TPA, atau kelompok – kelompok bermain informal lainnya ”, tuturnya.

“Jumlah mahasiswa KKN yang berada di Karanganyar ada sekitar 204 dari total 1.366 mahasiswa yang kami kirim ke 5 Kabupaten. Dari sejumlah 1.670-an, dan 200 mahasiswa diantaranya tahun kemarin pada bulan Juli sampai September sudah melaukan yang namanya KKN Pendidikan Terintegrasi di 10 Kabupaten  luar pulau Jawa, sejak dari Medan, Bangka, Belitung, Pontianak, Kendari, Palu, Sorong, dan seterusnya”, lanjutnya.

Menurut Haris, tidak ada metode pembelajaran apapun yang paling bagus kecuali masyarakat. Sumber pembelajaran yang hidup dan up-to-date adalah di masyarakat. Beliau juga meminta para mahasiswanya untuk belajar banyak hal di kehidupan bermasyarakat.

Mahasiswa KKN-DIK UMS telah diterima langsung oleh Bupati secara simbolis, yaitu dengan menyerahkan topi KKN-DIK. Bupati Karanganyar mengucapkan terimakasih karena Karanganyar telah dipercaya sebagai tempat KKN. Dan semoga dengan adanya KKN-DIK dapat memotivasi masyarakat Karanganyar untuk menjadi sarjana. Bupati juga berharap bahwa mahasiswa – mahasiswa KKN-DIK dapat menjadi orang – orang yang berakhlak mulia, bisa tersebar ke seluruh Indonesia, dan diharapkan mahasiswa KKN-DIK tersebut dapat menuliskan laporan ataupun usulan kepada pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Diskominfo (in/mt/sr)

Read More
58600bd4-bb56-42f2-a572-68c67305cf9b

INTERNET SEHAT, PELAJAR HEBAT

“Bu, bagaimana caranya biar saya tidak kecanduan game?,” seorang pelajar diantar temannya maju bertanya dan bermaksud konsultasi setelah acara Sosialisasi Internet Sehat di SMP IT Insan Kamil Karanganyar. Hari itu, Selasa (11/12) dalam rangka mengisi kegiatan jeda semester satu, SMP IT Insan Kamil mengundang Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar untuk memberikan sosialisasi internet sehat untuk pelajar.

Ibu Iis Nuryati, S.Pd Wakil Kepala Sekolah SMPIT Insan Kamil dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada para pemateri dari Dinas Komunikasi dan Informatika. Selama ini kebijakan sekolah tidak membolehkan siswa-siswi membawa handphone saat kegiatan belajar mengajar. Namun demikian sekolah tetap berusaha memanfaatkan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi dalam mendukung pembelajaran, untuk itu terkadang guru memberikan penugasan pembelajaran melalui email dan sarana lain. Guna membekali siswa-siswi dalam penggunaan gadget terutama smartphone secara cerdas, maka pihak sekolah mengundang Dinas Komunikasi dan Informatika untuk mengadakan kegiatan sosialisasi tersebut.

Bertempat di ruang Laboratorium, Sosialisasi Internet Sehat diikuti oleh sekitar seratusan siswa-siswi kelas sembilan. Eko Supriyadi, S.S.,M.Eng dalam paparannya mengajak siswa-siswi untuk mewaspadai maraknya kejahatan di dunia maya (cybercrime) seperti online predator,Sexting,Pornografi, Cyberbullying,Drugs dan Game addiction. Untuk itu ketika berselancar di dunia maya, para siswa harus membekali diri dengan sikap SMART. SMART merupakan akronim dari Save, jangan sembarangan memberikan identitas diri pada orang asing; Meeting, hati-hati jika bertemu dengan orang yang baru kenal lewat internet; Accept, hati-hati menerima permintaan pertemanan di medis sosial, membuka email, file atau gambar yang berisi virus; Reliable,  menyadari bahwa keaslian identitas diri di dunia maya amat sumir alias tidak jelas; dan yang terakhir Tell,katakan-katakan pada orang tua apabila ada yang janggal yang di lihat di dunia maya,pada orang tua Katakan pula pada anak hal-hal yang boleh dan tidak boleh diinternet.


Internet merupakan media komunikasi bak pisau bermata dua, memiliki dampak positif maupun negatif. Sebagai anak milenial yang kritis, melarang penggunaan gadget tanpa dibarengi pemahaman dan solusi penggunaan yang cerdas niscaya sia-sia. Oleh karena itu Dinas Komunikasi dan Informatika mengajak para generasi milenal untuk memanfaatkan internet secara cerdas, produktif dan sehat. Dalam upaya mengcounter konten-konten negatif maka generasi muda diajak untuk lebih banyak memproduksi, mengunggah atau mencari informasi yang positif bahkan bisa bernilai tambah seperti membikin blog, vlog, menjadi youtubers, influencers dan sebagainya.

Para siswa terlihat antusias menyimak materi karena diselingi dengan menonton film/video terkait kampanye sikap kehati-hatian di dunia maya. Acara berakhir dan ditutup dengan foto bersama dan memperkenalkan istilah-istilah kekinian yang populer di dunia maya dan media sosial (sf).

Read More
DSC_7680

Swiba Diminta Update Informasi Terkini

Bupati Karanganyar saat memberikan sambutan pada acara HUT Swiba sekaligus dalam rangka Hari Jadi Kab. Karanganyar

KARANGANYAR – 10 Nopember 2018

Di hari jadi LPP Radio Swiba Karanganyar ke 47 ada perhatian serius dari Bupati Karanganyar. Orang nomor  satu di Karanganyar mengingatkan agar radio kebanggan masyarakat itu harus update informasi terkini. Meski memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit, namun Bupati yakin Radio masih diminati masyarakat luas.

“Radio harus mengikuti perkembangan yang terjadi. Jika perlu live stremming agar radio tetap bisa memberikan warna di Kabupaten Karanganyar,” papar Juliyatmono saat memberikan arahan dalam hari jadi swiba pada pementasan wayang kampong sebelah di depan kantor Swiba.

Dia menambahkan masih yakin pendengar radio masih banyak. Jika seseorang dalam perjalanan menggunakan mobil pasti akan mendengarkan radio. Oleh karena itu, radio harus tetap dijaga dan dipelihara. Pihaknya juga mempersilahkan masyarakat luas memanfaatkan radio untuk melakukan siaran apapun. “Bagi masyarakat jika akan memakai untuk kepentingan acara tertentu, saya persilahkan. Sehingga swiba juga terus didengar masyarakat luas,” imbuhnya.

Juliyatmono mengakui radio swiba mengalami jatuh bangun dalam perjalanannya. Namun pihaknya yakin zaman itu ibarat roda. Suatu waktu, pasti akan banyak diminati kembali. Tentu, pihaknya akan mensuport  anggaran agar Swiba lebih moncer lagi. (hr/adt)

Read More
DSC_4968

Karanganyar Menjadi Lokasi Gebyar UKM se Indonesia

Kominfo

Prosesi Pembukaan Gebyar UKM Indonesia 2018 oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono dimulai dengan pemukulan Gong di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (01/11).

Karangnyar, 01 November 2018

Gebyar UKM Indonesia ke tiga Tahun 2018 kini hadir di 34 Kota di Seluruh Nusantara salah satunya diselenggarakan di Kabupaten Karanganyar yang menjadi tempat ke-16 bertepatan di Rumah Dinas Bupati Karanganyar dengan topik “UKM Jaman NOW!: Kewirausahaan+Pemasaran = Sukses Bisnis menjadi sajian utama yang diharapkan mampu membawa UKM-UKM lokal percaya diri menghadapi persaingan kompetetif di tingkat nasional, bahkan sampai global”, Kamis (01/11).

“selain memiliki jiwa entrepeneur, UKM harus mempunyai jiwa pemasaran. Karena yang paling penting dari membuka sebuah usaha adalah faktor market-nya atau pasar. Harus tahu dulu, pasarnya ada atau tidak, “ujar Founder & Chairman MarkPlus, Inc. Kartajaya selaku penyelenggara.

Gebyar UKM Indonesia 2018 juga melibatkan langsung para UKM dengan konsep Kurasi. Para UKM juga turut berpartisipasi untuk mendaftarkan bisnis mereka, dimana yang terpilih berkesempatan mendapatkan slot promosi selama event berlangsung agar usahanya lebih dikenal oleh masyarakat luas serta mendapatkan target pasar potensial.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan bahwa agar tetap semangat dengan adanya ide-ide akan banyak kemajuan sehingga akan berkembang dimana-dimana.

“Dalam waktu 5 tahun kedepan Kabupaten Karanganyar akan menjadi kunjungan wisata yang meledak dimana-mana dan akan kita siapkan bagaimana memasarkan Kabupaten Karanganyar, sehingga UKM akan tumbuh berkembang pesat sehingga akan menyerap tenaga kerja. Sarana dan prasana juga akan dibantu”, tuturnya.

Beliau juga menambahkan bahwa dalam 5 tahun kedepan program UMKM akan prioritaskan

Selain itu Pemkab Karanganyar juga sedang  mengupayakan kampus 2 UNS berada di karanganyar.

 

Demikian Diskominfo (Ard/Vnd/Lp)

 

Read More