Category: Pendidikan

_DSC4404

72 Mahasiswa STIKes 17 di Wisuda, Wakil Bupati : Bekali Ilmu Dengan Iptek dan Mental Kuat Untuk Hadapi Persaingan Kerja

Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto memberikan sambutan dalam wisuda dan angkat sumpah ke 21 STIKes 17 Karanganyar di Gedung Graha Saba Buana (27/8)

Karanganyar – 72 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas (STIKes 17) Karanganyar mengikuti prosesi wisuda dan angkat sumpah ke 21, Selasa (27/8). Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Karanganyar meminta para mahasiswa yang telah diwisuda dapat membekali ilmunya dengan melek teknologi dan semangat kuat menghadapi persaingan kerja.

Kegiatan wisuda dilaksanakan di Graha Saba Buana dihadiri seluruh Senat STIKes 17, Wakil Bupati Karanganyar, Ketua Yayasan, Pengurus STIKes 17 dan segenap orang tua wisudawan/wati STIKes 17.

Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto dalam sambutanya mengatakan keberadaan STIKes 17 di Karanganyar menjadi bukti daya saing dalam pendidikan. Pihaknya pun berharap momentum wisuda ini harus menjadi titik tolak eksistensi dan kinerja STIKes untuk mencetak kader-kader kedepan yang berkualitas.

“Aplikasikan ilmu yang didapat dan dibekali dengan melek teknologi. Karena dunia persaingan kerja sangat ketat”, pesanya.

Sementara Ketua Yayasan STIKes 17 Karanganyar, Dr. Tatik Suryo dalam sambutanya mengatakan para alumni harus mampu menerapkan ilmunya di bidang kesehatan untuk membantu masyarakat. Pihaknya sendiri akan terus meningkatkan kualitas para mahasiswa dengan sarana infrastruktur pendukung terutama di bidang keperawatan dan farmasi.

“Persaingan di tengah global penuh dengan resiko. Para alumni STIKes 17 harus memiliki daya saing,” katanya.

Ditambahkanya untuk peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia pihak STIKes 17 akan menyiapkan infrastruktur seperti laboraturium, asrama mahasiswa hingga pemberian beasiswa. Diharapkan dengan sarana pendukung ini mampu menciptakan mahasiswa berprestasi.

“Kualitas kampus akan terus kita tingkatkan. Sehingga nantinya lahir tenaga-tenaga medis yang memiliki daya saing,”pungkasnya

Demikian DISKOMINFO (ind/kna)

Read More
DSC_4037

Pemkab Karanganyar Gelar Upacara Peringatan Pramuka Ke-58

Ratusan Pelajar Mengikuti Upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-58 di Halaman Setda Kabupaten Karanganyar. Selasa (20/8)

Karanganyar – 20 Agustus 2019

Dalam rangka memperingati Hari Pramuka Ke – 58 Pemkab Karanganyar adakan upacara yang dilaksanakan dihalaman Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar, Selasa (20/8). Bertindak selaku Pembina upacara , Bupati Karanganyar , Juliyatmono dan Sebagai Pemimpin Upacara , Kurnia Zulkarnain dari SMK Negeri 2 Karanganyar dengan berjalan lancar dan khidmat.

Pada Kesempatan tersebut dilakukan penyematan penghargaan gerakan pramuka oleh Bupati Karanganyar berupa Lencana Melati , Lencana Dharma Bakti , Lencana Panca Warsa Lima kepada ke Tujuh Penerima. Dalam Upacara juga diikuti Forkompimda , jajaran kepala OPD dan Puluhan Pelajar dilingkungan Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono Menyematkan Lencana Penghargaan Gerakan Pramuka. Selasa (20/8).

Bupati menyampaikan amanat kepada seluruh pelajar bahwa pada era globalisasi seperti sekarang ini banyak permasalahan yang mengancam keutuhan dan keberlangsungan negara dan bangsa Indonesia, Gerakan Pramuka menekankan pendidikan dan pembentukan karakter yang diharapkan dapat berperan penting dalam menyikapi berbagai masalah seperti Tawuran , Ujaran kebencian , Kabar bohong dan pornografi yang harusnya kita tanggulangi bersama.

Pesan bupati karanganyar kepada seluruh pelajar melalui gerakan pramuka, kegiatan pramuka dapat memupuk semangat cinta alam dan kasih sayang sesama manusia serta jadilah Pramuka yang tetap berpengang teguh pada kode kehormatan Gerakan Pramuka, yang rela menolong, tabah, cintah tanah air, berani dan siap mempertahankan keutuhan NKRI.

Diakhir upacara berjalan begitu meriah dengan ditampilkannya senam Pramuka Milenial, senam maumere dan tarian anti limbah plastik yang diperagakan oleh adik – adik pelajar.

Demikian DISKOMINFO (Ind/Sgt/Tfn)

Read More
WhatsApp Image 2019-08-16 at 15.56.40

Digembleng Satu Bulan, 77 Anggota Paskibraka Siap Kibarkan Bendera Merah Putih

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyematkan Kendit dalam pengukuhan Paskibraka Kabupaten Karanganyar tahun 2019 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Jum’at (16/8).

Karanganyar – Sebanyak 77 pelajar, resmi dikukuhkan menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Karanganyar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Jum’at (16/8). Pengukuhan anggota Paskibraka dihadiri oleh Bupati Karanganyar bersama Wakil Bupati, Dandim dan Kapolres serta Ketua DPRD Karanganyar.

Dalam Pengukuhan dipimpin langsung oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono. Pasukan Pengibar Bendera Pusaka akan mengemban tugas mengibarkan dan menurukan bendera pusaka pada 17 Agustus 2019 di Alun – alun Karanganyar.

77 pelajar yang terpilih telah diseleksi secara ketat pada bulan April 2019 dari 30 SMA/K di Kabupaten Karanganyar. Setelah menjalani prosesi latihan lebih kurang selama 21 hari dimulai sejak bulan Juli, kini 77 Pelajar tersebut resmi dikukuhkan untuk mengemban tugas pada pelaksanaan peringatan HUT RI Ke-74.

Bupati Karanganyar mengucapkan terima kasih dan bangga kepada seluruh Paskibraka yang telah menjalani latihan dengan sangat baik. “mudah – mudahan menjadi bagian penting untuk mengisi wawasan dan kebangsaan, mentalitas” imbuhnya.

“jiwai dengan sebaik – baiknya, dan dengan resmi kami kukuhkan paskibraka kabupaten karanganyar tahun 2019. Besok pagi merah putih memanggilmu semua akan tertuju pada penampilan pemuda pemudi yang hebat dipersiapkan tuhan menjadi orang sukses dimasa depan” tandas Bupati Karanganyar dalam prosesi pengukuhan Paskibraka.

Bupati Karanganyar berpesan kepada seluruh Paskibraka Kabupaten Karanganyar, selamat berjuang fokus dan meminta doa restu kepada orang tua sebelum menjalankan tugas mengibarkan sang Merah Putih

Demikian DISKOMINFO (Tgr/Ard/Sgt)

Read More
DSC_7816

Kuliah Perdana STIKES Mitra Husada, Bupati : Gunakan Teknologi Dengan Cerdas

Bupati Karanganyar Foto Bersama Mahasiswa dan Dosen STIKes Mitra Husada di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (15/8)

Karanganyar – 15 Agustus 2019

Sebanyak 198  Mahasiswa Baru STIKes Mitra Husada dari 4 Program Studi, D3 Rekam Medis, D4 Managemen Informasi Kesehatan, Kebidanan dan Keperawatan mengikuti Kuliah Perdana di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar yang mengusung tema Membangun Generasi Mandiri, Kamis (15/8).

Bupati Karanganyar juga bertindak menyampaikan materi kuliah Pengaruh Revolusi Industri 4.0 dibidang Kesehatan. “semua orang bisa berubah karena teknologi, seperti sekarang banyak mall yang tutup karena berbelanja lewat medsos, memesan makanan via online melalui ojek online, dan semua serba online serba cepat” ujarnya.

Atas nama Pemerintah, Bupati Karanganyar mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi, keberadaan STIKes yang menyumbang sumber daya manusia berkarakter dan berkualitas.

Bupati  berharap STIKes Mitra Husada ini bisa melahirkan generasi – generasi yang berkualitas dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dan berkontribusi dalam peningkatan taraf kesehatan. “jadi gunakan teknologi dengan baik dan bijak, jangan sampai teknologi mengendalikan kita, jangan sampai teknologi meninabobokka kita” imbuhnya.

Teknologi seharusnya menjadi penunjang dalam membantu pekerjaan, membekali keterampilan. Sehingga kita, terkhusus generasi muda harus cedas dan bijak dalam menggunakan teknologi. Menggunakan teknologi sebagai sarana untuk belajar menambah ilmu pengetahuan dan menambah khasanah. “jangan malah memposting yang mengarah ke ujaran kebencian yang ujug – ujungnya akan berurusan dengan hukum. Karena dari kepolisian sendiri ada cyber untuk memanantau postingan di medsos” ujar bupati karanganyar.

Ia juga berpesan kepada mahasiswa STIKes Mitra Husada untuk menjadi orang yang bermanfaaat karena sebaik – baik orang adalah orang yang bisa memberikan manfaat kepada orang lain.

Demikian DISKOMINFO (Ind/Dn/Sgt).

Read More
DSC_7724

Upacara Hari Pramuka ke-58 di Lapangan Desa Gaum Karanganyar

peserta upacara Hari Pramuka ke-58 di Lapangan Desa Gaum Karanganyar

Karanganyar – 14 Agustus 2019

Sebanyak 630 peserta pramuka dari SD, SMP sampai SMK Ranting Kecamatan Tasikmadu ikuti kegiatan perkemahan di Lapangan Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Rabu (14/08).

Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Pramuka yang ke-58  ini berlangsung dari tanggal 12 – 14 Agustus 2019, dan diakhiri dengan upacara penutupan yang diikuti oleh seluruh peserta kemah.

Amanat Kwarnas Gerakan Pramuka yang dibacakan oleh Camat Tasikmadu, Moh. Suparwoto, S.Sos, M.Si agar generasi muda terus berkreasi dalam wadah gerakan pramuka serta mengisi waktu muda dengan kegiatan positif dan produktif.

“Generasi muda Indonesia adalah generasi yang unggul, hebat, kreatif, petarung dan bukan generasi pecundang”, tambahnya

Melalui kegiatan pramuka seperti ini generasi muda dapat didorong dan dididik ke arah yang positif dengan disertai metode yang sesuai dan tanpa mengesampingkan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat. Sehingga nantinya akan diperoleh anggota pramuka yang memiliki moral, mentaldan budi pekerti yang bijaksana.

Demikian DISKOMINFO (An/Ina/Krs)

 

Read More
_DSC2411

Ratusan Siswa Sekolah Se-kecamatan Tasikmadu Ikuti Kemah

 

Upacara Api Unggun dalam kegiatan kemah menyambut HUT Pramuka ke-58.

Karanganyar – 13 Agustus 2019

Upacara Malam Renungan dan Ulang Janji HUT Pramuka ke-58 Kwartir Ranting Tasikmadu dilaksanakan di Lapangan Desa Gaum, Selasa (13/8). Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian acara yang dilaksanakan dalam perkemahan selama dua hari hingga keesokan harinya dilaksanakan Upacara memperingati HUT Pramuka ke-58 Kwaran Tasikmadu.

Ratusan Siswa Sekolah yang terdiri dari Siswa SD, SMP, SMA/K dan Pembina dari masing-masing Sekolah se-Kecamatan Tasikmadu ikut berpartisipasi dalam perkemahan memperingati HUT Pramuka tahun ini. Pentas Seni dan Upacara Api Unggun membuat kegiatan kemah menjadi ramai dikunjungi warga masyarakat sekitar Desa Gaum untuk sekedar menonton acara tersebut. Masing-masing Sekolah menampilkan unjuk bakat dalam pentas seni yang  terdiri dari kelompok putra dan kelompok putri.

Camat Tasikmadu beserta jajaran pengurus Pramuka Kwaran Tasikmadu dalam acara sarasehan Renungan dan Ulang Janji HUT Pramuka.

Sebelum kegiatan renungan dan ulang janji, terlebih dahulu diadakan sarasehan yang dihadiri oleh Camat Tasikmadu Moh. Suparwoto, S.Sos, M.Si. Dalam sambutannya Camat Tasikmadu menyampaikan ucapan selamat ulang tahun untuk Pramuka yang ke-58 di tahun 2019 dan diharapkan momen tahun ini bisa menjadikan Pramuka Tasikmadu semakin maju dan jaya. “Saya juga mengharapkan anak-anak yang ikut dalam kegiatan kepramukaan menjadi tangguh dan siap untuk menerima estafet kepemimpinan di waktu yang akan datang” imbuhnya.

 

 

 

Melalui kegiatan Pramuka anak-anak akan belajar membentuk sikap yang baik dalam menghadapi era globalisasi yang berkembang semakin pesat. Selain itu pramuka akan mempersiapkan generasi muda yang belajar mencintai lingkungan dan menjadi pemimpin-pemimpin harapan bangsa Indonesia. (Tgr/Ard/Wk)

Read More
DSC_5953

MUSYDA XVII IPM KARANGANYAR DALAM MENYIAPKAN PEMIMPIN YANG BERKUALITAS

Pembukaan Musyda XVII IPM Karanganyar di SMA Muhamadiyah 1 Karanganyar

Karanganyar – 2 Agustus 2019

Pembukaan Musyda XVII IPM (Ikatan Pelajar Muhamadiyah) Kabupaten Karanganyar di SMA Muhamadiyah 1 Karanganyar, Jumat (2/8). Tahun ini mengangkat tema “Menumbuhkan Spirit Kolaborasi Menuju PD IPM Karanganyar Yang Berkemajuan”.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk menentukan pengurus baru IPM Kabupaten Karanganyar. Peserta yang hadir dalam Musyda XVII IPM sebanyak 120 orang, dan sudah mengantongi 22 calon ketua untuk kepemimpinan baru IPM Kabupaten Karanganyar.

Wakil Bupati Karanganyar membuka Musyda XVII IPM Karanganyar dengan pemukulan Gong

Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto menghadiri acara pembukaan Musyda XVII IPM Kabupaten Karanganyar. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa IPM sebagai pemuda harus ikut andil dalam memberantas Narkoba di Kabupaten Karanganyar dan sekitarnya. “Kita bisa berkolaborasi untuk memberantas Narkoba, karena Saya sebagai Ketua P4GN ingin benar-benar memberantas Narkoba dari Kabupaten Karanganyar dan sekitarnya, kalau perlu IPM bisa membangun rumah rehab untuk para pengguna Narkoba supaya bisa menuntaskan peredaran dan penggunaan Narkoba, ” imbuhnya.

Pembukaan Musyda ini berlangsung cukup meriah, terdapat penampilan Tari Saman dari Murid-Murid MI Muhamadiyah Karanganyar. Ketua PD IPM, Samsuri dalam sambutannya menyampaikan 2 hal yang terkait dengan IPM yang pertama IPM membantu Kegiatan Perserikatan Muhamadiyah dalam dakwah amar ma’ruf nahi munkar dan yang kedua IPM adalah organisasi kekaderan. Diharapkan dalam kegiatan ini dapat menghasilkan kepengurusan yang  lebih baik lagi kedepannya.

Demikian Diskominfo (Tgr/Wk)

Read More
DSC_5943

MAHASISWA BEM PERTANIAN SE-INDONESIA MENJALANI PELATIHAN KEPEMIMPINAN DI KARANGANYAR

Asisten II Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Siti Maesaroh memberikan sambutan dalam acara LKMM Mahasiswa Pertanian Se-Indonesia di BLK Karangpandan

Karanganyar-1 Agustus 2019

Penyelenggaraan Latihan Ketrampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) Nasional Agriculture Youth Leadership Camp 2019 di Balai Latihan Kerja Karangpandan, Kamis (1/8). Kegiatan ini mengusung tema ” Pramukya Luhur, Ambek  Adil Paramarta ” yang memiliki arti menjadikan pemimpin yang bijaksana dan berkarakter adil.

Kegiatan ini dijadwalkan dari tanggal 31 Juli sampai 4 Agustus 2019 mendatang dan di akhiri dengan fil trip ke Solo. Peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 70 orang berasal dari Mahasiswa Pertanian seluruh Indonesia.

Hadir dalam kegiatan ini Asisten II Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Karanganyar, Siti Maesaroh dalam sambutannya mengatakan bahwa Karanganyar memiliki pedoman INTANPARI ( Industri, Pertanian, dan Pariwisata ). ” Karanganyar juga merupakan penghasil beras utama untuk kebutuhan makanan pokok di Kabupaten ” Imbuhnya.

Tujuan dari kegiatan ini untuk melatih jiwa kepemimpinan di era milenial, dan juga untuk menunjukan peran pemuda pertanian di Indonesia. Salah satu penyelenggara kegiatan Devani mengungkapkan bahwa mahasiswa juga akan dibawa ke kehidupan masyarakat secara langsung untuk menganalisa isu-isu masalah pertanian yang ada di Karanganyar untuk di diskusikan dengan Dinas Pertanian Karanganyar. Narasumber dalam talk show berasal dari Mahasiswa sendiri yaitu dari Koordinator Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia 2017.

Demikian Diskominfo (Tgr/Wk/Tfn)

Read More
DSC_5874

MAHASISWA IAIN DITARIK DARI LOKASI KKN

 

KARANGANYAR – Penarikan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa IAIN Surakarta di Gedung Wanita Karanganyar, Senin (29/7). Diharapkan pengalaman dan ketrampilan yang didapat selama KKN bisa menjadi bekal di masa depan.

Dalam acara ini Bapak Bupati Karanganyar diberi kejutan kue Ulang Tahun oleh Mahasiswa IAIN. Wakil Rektor IAIN Muhammad Munadi dan lebih dari Seribu Mahasiswa beserta Dosen Pembimbing menghadiri acara penarikan Mahasiswa IAIN yang mengerjakan KKN di Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengatakan banyak terima kasih kepada mahasiswa IAIN yang melaksanakan KKN di Karanganyar dan memohon maaf atas nama pemterintahan belum banyak membantu di lapangan. ” Saya keliling di beberapa tempat yang ada di Karanganyar sangat luar biasa, sumringah semuanya, tidak ada satu pun kalimat yang kotor, masjid-masjid makmur, dan senang semua dengan datangnya Mahasiswa KKN dari IAIN” tambahnya.

Selama KKN di Karanganyar, Mahasiswa IAIN menghasilkan beberapa produk makanan dan hiasan yang dipajang di luar Gedung Wanita, diantaranya terdapat puding daun singkong, keripik bonggol pisang, keripik wortel, dan lain sebagianya. Setelah acara penarikan selesai, Bupati Karanganyar langsung meninjau stand pameran produk makanan dan hiasan yang dihasilkan oleh Mahasiswa IAIN selama KKN. (hr/adt)

 

Read More
IMG-20190228-WA0009

Penarikan Mahasiswa KKN-DIK UMS Di Kabupaten Karanganyar

Karanganyar – 1 Maret 2019

Sebanyak 204 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKIP UMS) baru saja selesai melaksanakan kegiatan KKN-DIK di Kabupaten Karanganyar. Penarikan mahasiswa KKN-DIK dilaksanakan pada hari Jumat (1/3) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar dan dilakukan langsung oleh Bupati Juliyatmono. Seperti yang diketahui bahwa 204 mahasiswa tersebut disebar ke dua kecamatan di Karanganyar, yaitu Kecamatan Karanganyar dan Kecamatan Kerjo. Dua perwakilan mahasiswa dari masing – masing kecamatan bertanggungjawab untuk memberikan laporan langsung kepada bupati.

Dari Kecamatan Karanganyar, laporan dipresentasikan oleh Mohammad Afriansyah. Dia menekankan bahwa kegiatan – kegiatan KKN merujuk pada 7 bidang. Bidang – bidang tersebut adalah yang pertama bidang pendidikan yang sesuai dengan dasar pendidikan mereka. Yang kedua, bidang kesehatan dengan membantu posyandu dan kegiatan lain yang berkaitan dengan kesehatan. Yang ketiga, bidang dakwah dengan mengajar TPA dan mengadakan pengajian. Yang keempat, bidang sosial dan kebudayaan dengan menginisiasi kegiatan – kegiatan baru yang belum pernah ada di lingkungan masyarakat. Yang kelima adalah bidamg pariwisata dengan mengembangkan potensi wisata di tempat KKN. Yang keenam adalah bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Dan yang terakhie adalah bidang keamanan.

Selanjutnya dari Kecamatan Kerjo diwakilkan oleh Dhora Ayu Martadiningsih. Dhora mengatakan bahwa mereka tidak hanya terpaku dengan kegiatan di bidang pendidikan saja, namun juga terjun langsung ke masyarakat dan membuat inovasi – inovasi baru yang cukup menarik.

“Di sini selain di dunia pendidikan, kami juga berinteraksi langsung kepada masyarakat dengan membuat inovasi – inovasi terbaru yang belum ada di Kecamatan Kerjo. Diantaranya kami menciptakan krupuk “biduan” (biji durian), manisan kulit ari durian, nugget biji durian, dan abon kulit durian”, paparnya.

Alasan mereka membuat inovasi olahan dari limbah durian karena mereka berhasil melihat potensi limbah durian di Kecamatan Kerjo dan rendahnya kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan limbah tersebut. Tujuan dibuatnya inovasi olahan tersebut adalah diharapkan dapat meningkatkan penghasilan masyarakat Kecamatan Kerjo, khususnya di Desa Gempolan karena akan segera dibuka Waduk Gondang. Olahan – olahan dari limbah durian tersebut bisa dijadikan oleh – oleh khas masyarakat Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo. Namun, sayangnya krupuk biduan dibuat dengan cara manual sehingga masih memiliki tekstur yang keras. Hal ini mendorong Dhora dan teman – teman untuk meminta dukungan dari bupati mengenai programnya dan masyarakat Kecamatan Kerjo untuk mengembangkan inovasi dari limbah durian yang dibuat oleh mahasiswa KKN-DIK UMS.

Prof. Dr. Harun Djoko Prayitno., M.H yang mewakili Rektor UMS yang tidak bisa hadir mengatakan bahwa seluruh mahasiswa KKN-DIK yang berada di Kabupaten Karanganyar dapat belajar banyak pengalaman, salah satunya dengan membuat krupuk “biduan”. Beliau yang juga selaku Dekan FKIP menyampaikan banyak terimakasih dan berharap kegiatan KKN-DIK yang telah dilakukan menjadi kegiatan yang bermanfaat, yang dapat mendewasakan, dan membentuk kepribadian mahasiswa agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Bupati Juliyatmono mewakili pemerintah juga menyampaikan terimakasih kepada Dekan FKIP dan UMS karena telah diberi kepercayaan sebagai tempat KKN-DIK 2019.

“Terimakasih atas kepercayaannya dan semoga bisa menjadi motivasi untuk masyarakat Kerjo dan Karanganyar. Satu – satunya KKN yang paling bagus dan yang paling hebat dari perguruan tinggi mana pun, baru kali ini dari UMS”, ujarnya.

Beliau juga memuji ide dan karya yang dibuat oleh mahasiswa KKN-DIK UMS. Bupati berjanji akan menindaklanjuti inovasi yang dibuat mahasiswa tersebut dan akan mengapresiasi keinginan mahasiswa, khususnya di Kecamatan Kerjo dengan memberikan alat untuk membuat krupuk dari limbah durian.

 

Diskominfo (in/an/sr)

 

Read More