Category: Pemerintahan

IMG-20230915-WA0038

PENYERAHAN BANTUAN PROGRAM LAYANAN SOSIAL UNTUK PPKS KABUPATEN KARANGANYAR

KARANGANYAR– Kementerian Sosial melalui Balai Pendidikan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BPPKS) dari Yogyakarta bekerjasama dengan Dinas Sosial Kabupaten Karanganyar menyerahkan sejumlah bantuan baik sarana prasarana ke sejumlah sembilan puluh lima (95) orang penerima yang dilaksanakan di Pendopo RM. Said Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jum’at (15/9) pagi.

Sugeng Raharto selaku Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karanganyar dalam laporannya menyampaikan jenis layanan yang bisa diberikan/diwujudkan berupa kursi roda adaptif, kursi bantuan BAB, Tongkat jalan/krek, alat bantu dengar, alat batu servis elektronik, motor roda tiga, sembako, nutrisi dan perlengkapan sekolah.

“Untuk nominal bantuan kurang lebih Rp. 220 juta. Baznas juga kami undang karena andil besar memberikan kursi roda dan sembako. Semoga bantuan yang diserahkan pada Jum’at pagi ini memberikan keberkahan,”jelasnya.

Sementara itu arahan Bupati Karanganyar menghimbau agar bantuan yang telah diterima untuk digunakan dengan baik sesuai pemanfaatan dan peruntukkannya. Atas nama Pemerintah Kabupaten Karanganyar Pihaknya mengapresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang telah diterima oleh warga masyarakat Karanganyar.

Menurut Bupati, tugas Pemerintah adalah membantu mencarikan bantuan disamping sarana produksi, sarana usaha, juga semangat sesuai kemampuannya masing masing.

”Disyukuri, Saya atas nama Pemerintah ikut senang, sarana prasarana yang telah diberikan digunakan dengan baik, jangan dijual karena ini pemberian dari Pemerintah. Kepada Ibu Eva Kepala BPPKS dari Yogyakarta, kami mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan bantuan yang telah diberikan,” tuturnya.

Ditambahkan Bupati siapa saja baik normal atau tidak normal semuanya mati. Yang mati raganya. Oleh karena itu, dengan mengucapkan Bismillah alat alat bantu untuk menyambung agar semangat oleh keadaan ini semoga tambah sehat, tambah lacar rejekinya dan bisa lebih mendekatkan diri pada Allah SWT.
Diskominfo

Read More
IMG-20230914-WA0047

CIPTAKAN PEMILU DAMAI TAHUN 2024, BUPATI : MULAI PAPAHAN HINGGA BEJEN HARUS BERSIH DARI BENDERA PARPOL

Kominfo

Penandatanganan kesepakatan bersama komitmen menciptakan Pemilu Damai 2024.

KARANGANYAR- Bupati Karanganyar Juliyatmono berkesempatan untuk menjadi  keynote speaker/pembicara pada sosialisasi pemberdayaan organisasi kemasyarakatan Kabupaten Karanganyar Tahun 2023 dalam rangka menciptakan Pemilu Damai Tahun 2024 yang berlangsung di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati, Kamis (14/9/2023) siang.

Menurutnya pada era terbuka sekarang ini semua akan tersorot, berbeda dengan era dulu. Maka siapapun berhak mengomentari apapun dan siapapun. Pasalnya semua bertanggung jawab tentang apapun yang telah dikatakan dihadapan siapapun baik terekam, tertulis di media sosial apa saja. Semua nanti kembali ke prosedur, resmi aturannya akan seperti apa.

“Oleh karena supaya suasana tenteram, ayem, guyub, aman saya mengusulkan mulai dari Papahan sampai dengan Bejen tidak boleh ada pemasangan atribut bendera Partai politik (Parpol) apapun. Hanya simbol Pemilihan Umum berjalan dengan baik. Kalau diijinkan bisa jadi satu pohon saja akan penuh dengan gambar gambar parpol. dan itu dampak tidak rapi dan kurtang nyaman, aman,”jelas Bupati.

Ia juga menghimbau tiga hari sebelum coblosan semua atribut untuk segera dibersihkan agar lingkungan rapi suasana terasa aman situasi tenang. Dikatakannya tradisi pergantian Pemerintahan, silih berganti Pemimpin merupakan hal yang biasa biasa saja, tidak ada yang istimewa. Karena semua yang nantinya sudah terpilih, kembali ke koridor sesuai aturannya masing masing dan berjalan dengan baik.

”Harus dibiasakan, bagus untuk belajar  berdemokrasi, penyelesaian masalah bangsa hanya lewat Pemilihan Umum. Mudah mudahan kita semua punya tanggung jawab yang baik untuk Kabupaten Karanganyar agar tetap aman tenteram kondusif,”tandasnya.

Diskominfo

Read More
IMG-20230913-WA0045

TELAN APBD Rp. 5,8 MILIAR, BUPATI RESMIKAN PENGGUNAAN GEDUNG DISPARPORA KABUPATEN KARANGANYAR

Kominfo

Bupati Karanganyar Juiyatmono (tengah) didamping Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo (kiri) dan Wabup Karanganyar, Rober Christanto (kanan) saat peresmian Gedung Baru Disparpora Kabupaten Karanganyar, Rabu (13/9).

KARANGANYAR– Bupati Karanganyar Juliyatmono  menandatangani  batu prasasti peresmian Gedung Baru Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) Kabupaten Karanganyar yang bertempat  di Komplek Perkantoran Cangakan, Rabu (13/9/2023) siang.

Dalam arahannya, Bupati menekankan profesionalisme pekerjaan harus diimbangi dengan sarana prasarana yang menunjang. Seperti peralatan olah raga yang harganya cenderung mahal, karena memang untuk menunjang kerja keras para atlit untuk capaian hasil yang maksimal. Untuk itu, ia berharap dengan diresmikannya gedung Disparpora yang baru ini bisa dimanfaatkan benar-benar penggunaannya dan Aparatur Sipil Negara (ASN) mengabdi sesuai profesinya dengan baik, guyub rukun dan kompak.

“Keluarga besar Disparpora Kabupaten Karanganyar ini bisa menggembirakan semua obyek wisata yang ada, syukur-syukur ada obyek-obyek yang baru yang memang harus dijaga, dirawat dengan baik,”pesannya.

Ditambahkan Bupati dengan keberadaan Gedung  Disparpora  ini kinerja ASN  makin baik kolaborasinya makin mantab, semua stake holder dapat diajak kerja sama untuk bagaimana Karanganyarmenjadi tujuan wisata yang nyaman ramah dan menghasilkan kesejahteraan masyarakat,”harapnya.

Sementara itu Kepala Disparpora Kabupaten Karanganyar, Hari Purnomo melaporkan Pembangunan gedung Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Karanganyar dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karanganyar Tahun 2023 dengan jumlah anggaran lima miliar delapan ratus juta rupiah.

Adapun penetapan surat pemenang Tanggal 21 Februari 2023, pembangunan Disparpora Kabupaten Karanganyar dikerjakan oleh CV. Perisai Bangsa dengan nilai kontrak awal sebesar  empat miliar enam ratus satu juta rupiah dan setelah proses pembangunan selesai, dengan optimalisasi anggaran nilai kontrak akhir sebesar  empat miliar sembilan ratus sembilan puluh satu juta rupiah dengan jangka waktu pengerjaan  delapan puluh  hari kalender, dimulai Tanggal 14 Maret 2023 sampai dengan 9 September 2023.

Pihaknya juga menyampaikan  Jum’at  tanggal 8 September 2023 telah dilakukan kegiatan profesional  serah terima hasil pekerjaan pembangunan Gedung Disparpora Kabupaten Karanganyar. Secara teknis pembangunan ini dibantu oleh Tim Teknis DPUPR, Dinas Lingkungan Hidup (DLH),  Akademisi dari UNS dan Tim pendamping dari Kejaksaan Negeri Karanganyar.

“Saya selaku Kepala Disparpora menyampaikan apresiasi dan rasa syukur terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan ikhlas memberikan bantuan moral maupun do’a sehingga pembangunan gedung Disparpora berjalan dengan lancar dan dapat diselesaikan dengan tepat waktunya. Semoga semua pihak yang terlibat dalam pembangunan Gedung Disparpora ini diberikan pahala amal sholeh dan dapat meningkatkan kinerja ASN khususnya dalam melayani masyarakat,”terang Hari Purnomo saat mengakhiri laporannya.

Diskominfo

Read More
IMG-20230905-WA0031

TINGKATKAN MINAT MEMBACA PELAJAR DAN WARGA MELALUI FESTIVAL LITERASI

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat resmikan Pembukaan Festival Literasi yang akan berlangsung selama 4 hari (5 s/d 8 September 2023 ) di Dinas Arsip dan Perpustakaan Karanganyar.

KARANGANYAR– Dinas Kearsipan dan Perpusatakaan (Disarpus) Kabupaten Karanganyar menggelar Festival Literasi 5-8 September 2023. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat membaca pelajar dan warga di Kabupaten Karanganyar.

Pembukaan Festival Literasi secara resmi dibuka oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono di halaman Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Karanganyar, Selasa (5/9) siang. Pembukaan ini turut dihadiri jajaran Forkompimda Karanganyar, perangkat OPD serta kalangan pelajar di Karanganyar.

Kepala Disarpus Kabupaten Karanganyar Nurhayati mengatakan Festival Literasi kembali digelar dengan tujuan meningkatkan minat baca atau literasi para pelajar dan warga di Karanganyar.
Festival literasi juga menjadi ajang bagi pelajar untuk menuangkan gagasan dan unjuk karya.

“Dengan banyak membaca akan membuka wawasan pengetahuan. Selain itu kegiatan ini juga menjadi ajang berekpresi dan unjuk gagasan melalui lomba menulis atau mendongeng,”jelasnya

Dalam festival literasi ini tak hanya bazar buku dan pameran buku yang ditampilkan. Lomba seperti menulis cerita juga diselenggarakan.

Tema yang diambil yakni mengenai kisah cerita asal usul sejarah atau kejadian di desa. Sebanyak 243 karya tulis telah masuk dan dalam proses seleksi dewan juri.

Sementara itu Bupati Karanganyar dalam arahannya menekankan penting nya meningkatkan minat membaca dikalangan pelajar khususnya dan anak muda umumnya. Pasalnya minat membaca sudah tergerus dengan adanya kecanggihan teknologi gadget.

Menurutnya Festival Literasi ini merupakan salah satu upaya menyosialisasikan, menumbuhkan kembali budaya membaca dengan harapan dapat meningkatkan pentingnya kesadaran membaca untuk menambah ilmu pengetahuan/wawasan.

“Anak anak kita sebagai Generasi Z sekarang ini canggih canggih dalam hal teknologi tetapi rendah bahkan cenderung malas untuk membaca. Karena mereka sudah terbiasa mendapatkan segala sesuatunya secara instan melalui gadget/HP,” jelasnya.

Ditambahkan Bupati dengan ajang lomba menulis, berkarya yang dikemas pada festival literasi ini diharapkan dapat menarik anak anak muda, pelajar dan warga masyarakat Karanganyar mengunjungi stand stand buku guna menumbuhkan kembali pentingnya budaya membaca.
Diskominfo

Read More
IMG-20230831-WA0022

NURUL ANDRE ASTUTI KADES PAW DESA BUNTAR RESMI DILANTIK. BUPATI : JALANKAN TUPOKSI PEMERINTAHAN DENGAN BAIK, NGAYOMI MASYARAKAT

KARANGANYAR– Bupati Karanganyar Juliyatmono resmi melantik Ibu Nurul Andre Astuti sebagai Kepala Desa (Kades) Pengganti Antar Waktu (PAW) Desa Buntar Kecamatan Mojogedang menggantikan Almarhumah Ibu Sumiyati Kades Buntar sebelumnya.

Pengambilan Sumpah/Janji Pelantikan Kades PAW dilaksanakan di aula Balai Desa Buntar Kecamatan Mojogedang, Rabu (30/8/2023) siang.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memimpin langsung Pelantikan Kades PAW Desa Buntar yang juga dihadiri Kapolres Karanganyar beserta jajarannya, Kapolsek Mojogedang, Danramil, Kasdim, Camat Mojogedang, Kepala Dispermades Karanganyar, Para Kades dan Perangkat Desa Buntar, RT/RW serta keluarga besar Kades PAW yang terpilih.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Karanganyar sebelum menyampaikan sambutannya, ia mengajak semua yang hadir untuk mendo’akan almarhumah Ibu Sumiyati menjadi husnul khotimah diterima disisi Allah SWT dengan segala amalannya.

Selanjutnya Bupati dalam sambutannya mengucapkan selamat atas dilantiknya Ibu Nurul Andre Astuty sebagai Kades PAW Desa Buntar Kecamatan Mojogedang.

Pihaknya mengingatkan pentingnya mengerti dan memahami tugas pokok fungsi (tupoksi) dalam menjalankan Pemerintahan khususnya dibidang Pembangunan.

Ada beberapa bidang yang perlu diperhatikan dalam mengelola Desa terutama pembangunan di Desa itu sendiri. Pasalnya dalam mengelola atau memilih sesuatu tidak ada yang dibeda – bedakan.
Bidang kemasyarakatan juga tidak kalah pentingnya dalam menjalankan Pemerintahan Desa.

“Selamat telah mendapat kepercayaan dari masyarakatnya, bahwa hari ini resmi dilantik sebagai Kades PAW Desa Buntar.
Mari saling menjaga ketentraman, keamanan. Karena Kades yang terpilih adalah menjadi milik masyarakatnya sekarang. Saling sengkuyung dan mengayomi tidak boleh pilih kasih agar semua ikut tenteram sejahtera,” pesan Bupati saat mengakhiri sambutannya.
Diskominfo

Read More
IMG-20230831-WA0019

BAZNAS JATENG AWARD TAHUN 2023, KETUA BAZNAS RI : ZIS Se JATENG TERKUMPUL 300 MILIAR RUPIAH LEBIH, PRIORITASKAN PENGENTASAN KEMISKINAN EKSTRIM DI WILAYAH JATEN

KARANGANYAR– Penerimaan Zakat Infaq Sedekah (ZIS) se Jawa Tengah terkumpul Rp 300 miliar lebih. Dana tersebut akan dipriorotaskan untuk pengentasan kemiskinan ekstrim di wilayah Jawa Tengah.

Hal tersebut disampaikan Ketua Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia, Mokhammad Mahoum saat menyampaikan sambutannya pada penerimaan Baznas Award Tahun 2023 di Gedung Grandhika, Semarang, Senin (28/8/2023).

Menurutnya Award Baznas Jateng ini dimaksudkan sebagai apresiasi kinerja Baznas Kota maupun Kabupaten dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se Jawa Tengah mengalami kemajuan yang luar biasa.

Dikatakan Mokhammad Mahoum bahwa Penganugrahan sebagai Tropi dan Piagam Penghargaan Baznas ini berdasarkan pada prestasi data yang diperoleh oleh Tim Jawa Tengah dengan mewawancarai Walikota/Bupati se Jawa Tengah, Dinas Dinas setempat dan masyarakat berbekal pada laporan kinerja yang kami peroleh setiap saat.

“Kinerja Baznas 35 Kab/Kota se Jawa Tengah sudah sangat luar biasa. Tahun ini pengumpulan zakat mencapai angka lebih dari 300 Miliar rupiah. Angka ini belum pernah tercapai di tahun tahun yang sebelumnya. Kami ucapkan banyak terima kasih kepada pimpinan daerah se Jawa Tengah atas bimbingannya dan kerjasamanya sehingga Baznas bisa mencapai kemajuan yang luar biasa pesat,” tutur Ketua Baznas RI.

Sementara itu sambutan Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Daroji mengapresiasi kinerja Baznas. Tentu saja dengan pengumpulan dana sebanyak itu akan banyak bisa membantu terutama pengentasan kemiskinan ekstrim di Jawa Tengah sehingga tahun 2024 diharapkan tidak ada lagi kemiskinan ekstrim di wilayah Jawa tengah.

Untuk pengentasan tersebut di akui bagian untuk menyelesaikannya adalah Baznas Propinsi Jawa Tengah selain ntuk mengentaskan kemiskinan ekstrim juga pemberian beasiswa dan pemberdayaan masyarakat.

“Karena dengan hasil perolehannya yang kuat yaitu untuk tahun ini ditargetkan 100 miliar Rupiah untuk Propinsi dan kita targetkan untuk Baznas Kab/kota dan Lembaga Amal Zakat (LAZ) seluruh Jawa Tengah kita targetkan 2,1 Triliun rupiah di tahun 2023. Sedangkan untik seluruh Indonesia, Target kita tahun ini (2023) adalah sebesar 33 triliun rupiah baik itu Propinsi maupun Baznas Kab/Kota dan LAZ seluruh Indonesia, jelasnya dihadapan para tamu undangan yang hadir.

Pada kesempatan tersebut ditekankan oleh Ketua Baznas Propinsi, jangan sampai ada pungutan atau terkesan Baznas itu memungut atau meminta .
Ini saya pesan, kami ingatkan jangan meminta minta karena haram hukumnya.

Yang ada kita menjalankan Perintah Allah kepada Utusannya yakni Rasulullah SAW untuk mengambil zakat dan sedekah seperti yang telah dijalankan Rasulullah dengan tujuan untuk membersihkan harta kita.

” Dengan harapan nantinya untuk membantu segala permasalahan yang ada di masyarakat yang pemanfaatannya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat karena dana ZIS ini untuk kemashlahatan umat,”pesannya.

Selanjutnya sambutan Wakil Gubernur Jawa Tengah, H. Taj Yasin Maimoen selaku mewakili Gubernur Jawa Tengah mengatakan kepercayaan oleh Allah SWT yang tidak kecil dan saya yakin kepercayaan yang diberikan kepada kita khususnya Baznas ini saya pastikan kita dapat melihat bersama dan merasakan manfaatnya.

Ia menjelaskankan Program program capaiannya dan melaksanakan pelatihan pelatihan yang langsung berdampak ke person (seseorang) atau kepada seluruh umat khususnya umat Islam.

Ditambahkan Wagub atas pelatihan yang diberikan oleh Baznas salah satunya adalah memberikan pelatihan keterampilan terhadap tukang jagal halal (Kang Jalal) yang pada hasilnya adanya ketenangan atau kehahalalan dalam mengkonsumsi daging kurban.

Baznas juga menindak lanjuti dengan adanya Rumah Potong Hewan (RPH) yang menjamin kehalalan dan kemakmuran. Karena RPH ini nantinya akan berbeda dengan RPH Lainnya karena akan di dorong dengan teknologi yang baik dari segi pengemasan yang dikaleng agar lebih tahan lama dengan tujuan bisa untuk mengatasi kemiskinan, stunting yang pada saat ini menjadi perhatian khusus kita.

Untuk itu, ia mengharapkan pentasharufannya adalah pemerataan yang lebih baik lagi dan yang digaung-gaungkan Pemerintah Propinsi Jawa Tengah yakni bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui zakat produktif baik lewat pendidikan, usaha yang diberikan dan sudah dirasakan manfaat zakat produktif ini oleh masyarakat langsung.

“Semoga mereka ini kelak menjadi muzaki dan disalurkan oleh Baznas,” harapnya.

Pada giat Baznas Award Jateng tersebut disampaikan beberapa penghargaan yang telah raih oleh Baznas Jawa Tengah dari tahun ke tahun yang dibacakan langsung oleh Wagub Jawa Tengah, diantaranya :
Tahun 2019 Baznas Provinsi Jawa Tengah memperoleh Award dengan Kategori Pertumbuhan Pengumpulan ZIS terbaik, Pendistribusian ZIS terbaik, Program Pemberdayaan ZIS terbaik.

Tahun 2020 memperoleh penghargaan Baznas RI Award yakni Nominasi Baznas Propinsi kategori Pertumbuhan Pengumpulan ZIS terbaik.
Yang kedua nominasi kategori Program Pemberdayaan ZIS terbaik.

Tahun 2021 Baznas Proinsi Jawa Tengah dengan kategori Pengkoordinasian Terbaik dengan inovasi Pengumpulan ZIS terbaik.

Tahun 2023 mendapatkan penghargaan lagi Baznas Propinsi Jawa Tengah Kategori Pengumpulan ZIS melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) terbaik.

Hal tersebut merupakan sederet penghargaan yang diterima dari Baznas RI. Sedangkan dari masyarakat sendiri telah merasakan adanya penthasrufan ZIS berupa membantu pengentasan kemiskinan, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Jambanisasi.

“Kepada tiga puluh lima (35) Bupati/walikota se Jawa tengah yang hadir, saya ucapakan selamat atas pencapaian pengumpulan Baznas yang mencapai 300 miliar Rupiah lebih dan ini menjadi amal kebaikan kita didunia dan diakhirat nanti,” harap Wagub Jateng.

Sementara itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menjadi salah satu Kabupaten yang meraih Baznas Jateng Award Tahun 2023 diantara sepuluh (10) Kabupaten/Kota se Jawa Tengah yang juga mendapatkan Baznas Jateng Award Tahun 2023. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Diskominfo

Read More
IMG_20230726_122938

FOCUS GROUP DISCUSSION PENYUSUNAN RENCANA KEGIATAN TAHUNAN (RKT) PROGRAM USAID  IUWASH TANGGUH KABUPATEN KARANGANYAR

KARANGANYAR– Urban Resilent Water Sanitation and Hygiene (USAID IUWASH) menggelar Forum Grup Discussion (FGD) Penyusunan Rencana Kegiatan (RKT) di Ndalem Kebon, Rabu (26/7).

Dari gelaran ini diharapkan USAID IUWASH Tangguh memiliki target tertentu terkait air minum dan sanitasi yang aman, pengelolaan sumber daya air, tata kelola pemerintahan dan gaya hidup sehat masyarakat.

Forum Grup Discussion (FGD) dihadiri sejumlah OPD terkait di Karanganyar. Beberapa diantaranya Baperlitbang, DPUPR, Dinas Lingkungan Hidup dan Perusahaan Air Minum Daerah (PUDAM).

Dalam laporannya Kepala USAID IUWASH Tangguh Oni Hartono mengatakan dalam kegiatan ini untuk menyusun rencana kegiatan USAID IUWASH selanjutnya. Hal ini dikarenakan karena program akan berakhir dan hampir habis anggarannya di September 2023 mendatang.

“Penting bagi kita menyusun rencana kegiatan agar lebih efisien dan tepat sasaran. Harapannya USAID IUWASH Tangguh memiliki target-target tertentu terkait air minum aman, sanitasi aman, pengelolaan sumber daya air, tata kelola pemerintahan, dan gaya hidup sehat masyarakat,”katanya.

Ditambahkannya Rapat Penyusunan Rencana Kegiatan Tahunan ini akan disusun bersama dengan Pemerintah Kabupateb (Pemkab) Karanganyar agar sejalan dengan tujuan dan harapan Pemkab. Selain itu Rapat Anggota Tahunan ini akan disusun bersama berdasarkan indeks sesuai dengan arahan Bappenas yakni governance indeks dan sanitasi indeks.

“Harapannya indeks yg kita susun kedepannya governance indeks dan sanitasi indeks meningkat agar capaian kinerja dan target tercapai baik dari USAID dan Pemerintah,”ujarnya.

Sementara Kepala Baperlitbang Karanganyar Dwi Cahyono mengatakan perlu adanya kolaborasi antar OPD dan organisasi lain untuk mencapai target yang akan disusun. Program-program yang disusun pun harus bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Untuk memberikan yang terbaik tentunya diawali dengan perencanaan yang baik dan matang. Mari selalu bersinergi dan berkoordinasi agar dapat memenuhi terget atau program yang ada,”ucapnya.
Diskominfo

Read More
IMG-20230706-WA0034

GENCARKAN GERMAS DAN TEKAN STUNTING, BUPATI MINTA KADER KESEHATAN TURUT AKTIF SOSIALISASIKAN KE MASYARAKAT

KARANGANYAR– Bupati Karanganyar Juliyatmono meminta para kader kesehatan di Kabupaten Karanganyar turut serta mengencarkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan sosialisasi masalah stunting. Sebab para kader kesehatan juga berperan dalam mencegah terjadinya stunting sejak dini.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar ketika memberikan sambutan dalam kegiatan peningkatan kapasitas kader Posyandu UPT. Puskesmas Jumantono dan penyuluhan ibu hamil di Aula Kecamatan Jumantono, Kamis (6/7).

Menurutnya stunting menjadi perhatian pemerintah dan  perlu peran serta semua pihak dalam menekan angka stunting begitu pula dengan penurunan Angka Kematian Ibu dan Anak (AKI AKA) di Karanganyar.

“Pemerintah terus melakukan identifikasi permasalahan ini. Perlu adanya gerakan-gerakan dan terobosan agar stunting terus menurun dan menjadi zero kasus,” katanya.

Ditambahkan Bupati kader Posyandu juga memiliki peran penting dalam menyosialisasikan dan pencegahan stunting. Dinkes harus menggandeng semua pihak untuk terus menekan penurunan angka stunting.

Sebab dengan aktif memberikan penyuluhan ataupun sosialisasi mengenai stunting dan pencegahannya, maka masalah kesehatan stunting dapat dicegah sejak dini.

“Alhamdullilah angka stunting saat ini turun. Kita akan terus berupaya agar Karanganyar bebas  stunting,”pungkasnya.

“Perlu kerjasama semua pihak. Mari bersama untuk melindungi generasi bangsa dari stunting, kematian Ibu dan anak demi generasi unggul dan berdaya saing,”ujarnya.
Diskominfo

Read More
IMG-20230706-WA0048

PEMBINAAN KADER KESEHATAN DAN IBU HAMIL UPT. PUSKESMAS JUMAPOLO, BUPATI : UTAMAKAN GERMAS UNTUK POLA HIDUP SEHAT

KARANGANYAR– Bupati Karanganyar Juliyatmono menekankan pentingnya menjaga kesehatan keluarga, lingkungan dan masyarakat. Karena sehat adalah yang utama. Karena aktifitas apapun dapat kita kerjakan disaat badan tubuh kita sehat.

Pihaknya juga mengajak Dinas kesehatan, Kader kader kesehatan, posyandu dan Para Lurah untuk terus menyosialisasikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dilingkungannya.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat menyampaikan pembinaan pada kader kader Kesehatan yang bertempat di Lapangan Desa Kwangsan, Jumapolo, Kamis (6/7) pagi.

Menurutnya Dinkes Karanganyar telah bagus dalam menangani penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Anak (AKA) ditingkat Jawa Tengah.

Bupati menghimbau untuk rajin aktifkan gerak badan (olah raga), konsumsi sayur buah, cek kesehatan rutin, fasilitas kesehatan yang memadai, berikan ASI (Air Susu Ibu) untuk bayi usia 0 tahun s/d 2 tahun karena akan memberikan kekebalan tubuh alami yang jauh lebih kuat dari imunisasi lainnya.

“Bapak bapak Lurah untuk digerakkan semua, agar semangat semua pentingnya kesehatan keluarga, lingkungan dan masyarakat
Pikiran dibuat positif, semangat untuk kebaikan,” pesannya

Sementara itu kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada ibu hamil supaya persalinan lancar dan sehat ibu dan anaknya.
Begitu juga ada pemberdayaan kesehatan untuk pencegahan stunting.

Bupati Karanganyar dalam arahannya mengatakan kesungguhan kita sebagai Pemerintah agar ibu ibu yang hamil mengetahui sudah berapa lama usia kehamilannya agar pada waktu persalinan bisa lancar sehat anak yang dilahirkan juga cerdas.

Pihaknya meminta kepada para suami harus menjadi suami siaga, siap menemani istri memberi ketenangan ketentraman istri dalam menunggu persalinan.

“Ada rasa syukur, senang karena ada pasangan yang benar benar berjuang untuk mendpatkan keturunan. Jadi supaya diketahui bersama, Pemerintah matur nuwun bisa silaturahmi dgn ibu ibu sekalian. Semoga persalinan nanti bisa lancar sehat semua,” harap Bupati.
Diskominfo

Read More

Kunjungan kerja Wakil Walikota Prabumulih ke Kabupaten Karanganyar

KARANGANYAR– Kunjungan kerja Wakil Walikota Prabumulih ke Kabupaten Karanganyar yang langsung di terima Bupati Karanganyar Drs. Juliatmono di ruang aunthorium Pendopo Rumah Dinas Raden Mas Said, Selasa 4 juli 2023.

Dalam rombongannya Wakil Walikota Prabumulih bersama dengan Wakil Ketua TP PKK, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Perikanan, Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan, Kasi Pelayanan Medik RSUD dan Anggota DPRD kota Prabumulih.

Sedangkan bapak Bupati di dampingi Sekda Kabupaten Karanganyar, Staf Ahli, Kepala Dinas KB, Kepala Baperlitbang, Kepala Pemerintahan, Kabag Humas dan Protokol, Kepala Dinas Pertanian, dan Kepala Dinas Pariwisata.

Dalam kunjungan kerja kali ini wakil walikota beserta rombongannya ingin refreshing sekalian mudik karena bersama dengan perkumpulan paguyuban perantauan selain itu kunjungan kali ini bertujuan ingin belajar tentang pengembangan dan pemanfaatan tanaman obat keluarga (toga) yang berada di Tawangmangu Kabupaten Karanganyar.

Dalam sambutan Bupati Karanganyar menyampaikan ucapan selamat datang dan juga terima kasih telah datang/ rawuh di Kabupaten Karanganyar. Beliau juga mendoakan yang terbaik untuk rombongan wakil walikota yg telah datang di Kabupaten Karanganyar.
Diskominfo (dn/adt)

Read More