Category: Pemerintahan

KOM_0965

Capaian Zakat Infaq dan Shodaqoh Capai 2 Milyar

kominfo

Kabag Kesra Agam Bintoro mewakili Bupati Karanganyar hadiri Sarasehan Baznas

Karanganyar, 24 Juli 2017

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karanganyar kembali adakan kegiatan rutin Sarasehan Baznas di Aula Masjid Agung Karanganyar, Senin Pagi (24/7). Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Kesra Setda Karanganyar Agam Bintoro mewakili Bupati Karanganyar, Kepala MUI Karanganyar, Perwakilan dari Polres Karanganyar dan Kepala Kantor Kemernterian Agama.

Agam Bintoro dalam sambutannya memberikan apresiasi atas kinerja Baznas terutama dalam kegiatan taraweh keliling bulan Juni lalu termasuk saat pentasarufan, terjadi sinergitas yang luar biasa antara Pemkab Karanganyar dan Baznas Karanganyar sehingga terlihat manfaatnya bagi masyarakat demi mewujudkan misi kelima Bupati Karanganyar yaitu meningkatkan kualitas sosial, budaya dan agama.

Rasa bangga juga muncul ketika Baznas Kabupaten Karanganyar merupakan pengumpul Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) terbesar di Jawa Tengah sehingga setiap hari banyak kunjungan dari Baznas Kabupaten Kota lainnya.

“Perolehan terbesar ZIS Baznas Karanganyar merupakan dari Aparatur Sipil Negara, untuk itu penting untuk Baznas kedepannya untuk membuat terobosan baru dengan masuk ke perusahaan.” Ujar Agam Bintoro dihadapan peserta Sarasehan Baznas

Sementara itu Ketua Baznas Karanganyar Sugiyarso melaporkan bahwa bulan Juni lalu telah menerima Zakat Fitrah 1.727 ton beras dan uang sebanyak 1.534.506.000 dan kesemuanya telah selesai disalurkan sebelum pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1438 H.

Dikatakan lebih lanjut oleh Sugiyarso, capaian ZIS Baznas Karanganyar tiap bulannya mengalami kenaikan yang cukup signifikan yaitu pada Bulan April 2017 terkumpul 800 juta perbulan, Bulan Mei 2017 925 juta perbulan, Bulan Juni 2017 1,2 Milyar perbulan sedangkan untuk bulan Juli sampai dengan hari ini (24/7) sudah terkumpul zakat 1.971.143.802 dan infaq 50.235.952 sehingga diperoleh total 2.021.379.754. Demikian DISKOMINFO(ft/ad)

Read More
KOM_0865

Anggota Paskibraka Kabupaten Karanganyar Memulai Latihannya

kominfo

Bupati Karanganyar membuka pelatihan anggota Paskibraka Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, 24 Juli 2017

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) Kabupaten Karanganyar terhitung mulai tanggal 19 Juli sampai Dengan 17 Agustus akan mengikuti pelatihan guna mempersiapkan diri demi suksesnya Upacara Detik-Detik Proklamasi peringatan Hari Ulang Tahun Ke-72 Republik Indonesia. Bupati Karanganyar Juliyatmono berkenan hadir secara langsung untuk membuka pelatihan tersebut yang bertempat di Halaman Setda Karanganyar, Senin Pagi (24/07) serta memberikan motivasi kepada anggota Paskibraka. Tampak hadir Kapolres Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar, Sekda Karanganyar beserta para Assisten Setda, Perwakilan Kodim 0727 Karanganyar dan Kepala OPD terkait.

Dalam sambutannya Juliyatmono mengingatkan kembali kepada anggota Paskibraka yang akan menjalani pelatihan betapa sulitnya perjuangan bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan. Selama 350 tahun bangsa Indonesia dijajah bangsa lain, ribuan bahkan jutaan nyawa dikorbankan untuk meraih kehormatan bangsa Indonesia yaitu Kemerdekaan. Penghayatan kepada Merah Putih sebagai Identitas Negara Republik Indonesia perlu ditanamkan kepada anggota Paskibraka, agar dalam pelaksanaannya nanti (Upacara Detik-Detik Proklamasi) sungguh-sungguh menghayati dan membayangkan betapa besar pengorbanan yang harus dibayar untuk meraih kemerdekaan.

“Kalian telah mendapatkan kepercayaan untuk menjadi Paskibraka Kabupaten Karanganyar Tahun 2017, kepercayaan itu jangan disia-siakan, harus diterima dengan sebuah kebanggaan yang besar.”, kata Juliyatmono dihadapan anggota Paskibraka

Lebih lanjut dikatakan oleh Juliyatmono, kewajiban kita sebagai bangsa Indonesia menjaga kedaulatan dan kehormatan Bangsa. Dewasa ini banyak muncul orang-orang yang bertentangan dengan Pancasila, untuk itu mari bersatu memajukan bangsa Indonesia.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Titis Sri Jawoto melaporkan kegiatan pelatihan Paskibraka dipusatkan di dua titik yakni Alun-Alun Kabupaten Karanganyar dan Kantor Disparpora. Sebanyak 78 anggota Paskibraka merupakan siswa-siswi SMA-SMK pilihan di Kabupaten Karanganyar. Nantinya mereka akan digembleng oleh pembina dari Kodim 0727 Karanganyar, Polres Karanganyar dan Perwakilan OPD terkait. Adapun materi yang akan diberikan meliputi Pembinaan mental, Wawasan Kebangsaan, PBB dan Perilaku. Untuk menjaga kondisi anggota Paskibraka disediakan juga sarapan pagi telur dan susu. Demikian DISKOMINFO(yoga/ad)

Read More
gala desa (3)

Gala Desa: Upaya Meningkatkan Kebugaran

kominfo

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar bersama Asdep dari Kementrian Pemoda dan Olahraga serta  Jajaran Forkompinda saat membuka Turnamen Gala Desa

Karanganyar, Minggu 23 Juli 2017

Menurut data, kebugaran masyarakat Indonesia kurang memuaskan. Menyikapi hal ini Kementrian Pemuda dan Olahraga menyelenggarakan pogram unggulan “Ayo Olahraga” yang dikemas dengan kegiatan Gala Desa, Gowes Pesona Nusantara, dan lain-lain.

Untuk Kabupaten Karanganyar, Gala Desa diadakan di lapangan Desa Koripan Kecamatan Matesih pada Minggu sore, 23 Juli 2017. Acara yang bersifat nasional ini dihadiri perwakilan dari  Kementrian Pemuda dan Olahraga, Teguh Raharja, Asisten Deputi Pengelolaan Pembinaan Sentra dan Sekolah Khusus Olahraga pada Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kementrian Pemuda dan Olahraga, Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, para Kepala OPD,  Komandan Kodim dan perwakilan dari Polres Karanganyar. Acara yang dikemas dengan luar biasa ini dimeriahkan dengan penampilan Reog yang didatangkan dari Tawangmangu. Bahkan kehadiran tamu undangan disambut dengan pertunjukan Drum Band dari siswa-siswi SDN Koripan 1 Matesih.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Titis Sri Jawoto menyampaikan bahwa program Gala Desa ini merupakan program Kementrian Pemuda dan Olahraga bersinergi dengan Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Di Kabupaten Karanganyar pelaksanaan Turnamen Gala Desa  mengambil sasaran 6 cabang olahraga yaitu sepakbola yang dipusatkan di Lapangan Koripan Matesih, sepak takraw dipusatkan di Desa Jati Jaten, bulutangkis di Kwangsan, Jumapolo, tenis meja di Kelurahan Bejen Karanganyar dan atletik di Kelurahan Karanganyar.

Pada kesempatan yang sama dalam sambutannya, Teguh Raharjo menyampaikan bahwa program unggulan Kementrian Pemuda dan Olahraga yaitu “Ayo Olahraga” dimaksudkan untuk meningkatkan kebugaran masyarakat Indonesia. Acara ini digelar di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dimulai dari bulan Mei dan akan berakhir pada 9 September 2017 bertepatan dengan Hari Olahraga Nasional yang akan dipusatkan di Jawa Tengah yaitu di Kabupaten Magelang. Puncak acara Hari Olahraga Nasional itu nantinya akan dihadiri oleh Presiden Jokowi.

“Saya sangat mengapresiasi gelaran “Gala Desa” di Kabupaten Karanganyar ini. Sungguh luar biasa. Akan saya laporkan ke Kementrian”, kata Teguh Raharjo.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar, Juliyatmono sangat mengapresiasi partisipasi semua pihak yang telah terlibat dalam acara Pembukaan Turnamen Gala Desa tersebut.

“Terima kasih atas partisipasinya ikut mensukseskan Porgram Menpora ini yang tentunya juga merupakan amanat Presiden. Betapa pentingnya membangun diri melalui kebugaran. Melalui Gala Desa yang langsung dihandle oleh Kemenpora ini Karanganyar menyambut baik. Bahkan di Karanganyar sudah ada program “Jumat Olahraga”.  Saya minta semua bergerak supaya sehat, bugar. “ tutur Juliyatmono.

Di akhir sambutannya Bupati membuka acara Turmanen Gala Desa tersebut dengan melepaskan balon dengan didampingi Wakil Bupati, Teguh Raharjo (Asdep dari Kementrian), Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kab. Karanganyar.

Kegiatan pembukaan Gala Desa ini juga dimeriahkan dengan pertunjukan dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Karanganyar yaitu dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Tapak Suci Putra Muhammadiyah, Persinas ASAD, IKSPI Kera Sakti, Merpati Putih, Perguruan Silat Hasta Manunggal, Persaudaraan Setia Hati Winongo yang kesemuanya berjumlah 350 orang.    Demikian Diskominfo (krs)

Read More
pramuka (2)

Pramuka Peduli : Tingkatkan Cinta Alam dan Sesama

kominfo

Kadisparpora, Titis Sri Jawoto (tengah) mewakili Bupati Karanganyar saat hadiri acara Gerakan Pramuka Peduli Kwaran Karangpandan

Karanganyar, Sabtu 22 Juli 2017

Dalam rangka menerapkan pengamalan nilai-nilai yang terkandung dalam Satya Dharma Pramuka khususnya Dharma Kedua yaitu cinta alam dan kasih sayang kepada sesama manusia, pada hari Sabtu, 22 Juli 2017 di Terminal Mbangun Makuthoromo Karangpandan diselenggarakan “Gerakan Pramuka Peduli” oleh Kwaran 13 Karangpandan selama satu hari.

Acara yang diikuti oleh 8 (delapan) sekolah SMP dan SMA/SMK se Karangpandan ini dikemas dengan berbagai kegiatan yaitu Wawasan Kebangsaan,  Sosialisasi Kebencanaan, Simulasi Pemadam Kebakaran dan Sekolah Sungai dengan menggandeng BPBD Kabupaten Karanganyar.

Dalam laporannya, Ketua Kwaran Karangpandan, Sularto menyempaikan bahwa kegiatan ini dimaksudkan sebagai wadah bagi generasi muda untuk berkreasi, berkarya dan melatih diri serta menunjukkan potensi diri dalam berinteraksi dengan lingkungan. Di samping itu acara ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan mental dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Mewakili Bupati Karanganyar, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Titis sri Jawoto menyampaikan penghargaan dan rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Dia berharap generasi muda bisa benar-benar mempunyai rasa cinta dan kepedulian kepada lingkungan dan sesamanya serta mempunyai bekal mental, fisik dan spiritual serta wawasan kebangsaan yang baik sebagai generasi penerus bangsa. Demikian Diskominfo (krs)

Read More
web

Lomba Desa Tingkat Nasional, Karanglo Unggulkan Kampung Matematika

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan pada Klarifikasi Lapangan Lomba Desa Tingkat Nasional Tahun 2017, di gedung pertemuan Desa Karanglo, Kecamatan Tawangmangu.

Karanganyar, Sabtu (22/07/2017)

Karanglo, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar optimis dapat memenangi Lomba Desa Tingkat Nasional Tahun 2017. Hal tersebut dapat terdlihat dari kesiapan, dan berbagai faktor unggulan yang dimiliki, seperti adanya Kampung Matematika.

Dalam paparan dihadapan Tim Klarifikasi Lapangan, yang di Ketuai Raden Gani Muhammad, Kepala Desa Karanglo, Parjo, Jumat (21/07), di gedung pertemuan desa tersebut, menjelaskan terdapat tujuh kelompok belajar, dengan jumlah siswa 336 orang, dan relawan 63 orang.

“Di tempat kami, siswa-siswi yang belajar selama 6 hari seminggu. Waktunya antara jam 15.30-17.00 WIB,” kata Parjo.

Dengan ada Kampung Matematika itu, semangat belajar dan prestasi siswa jadi meningkat, dari rata-rata 80,1di tahun 2015, terjadi peningkatan nilai menjadi 90,2 di tahun 2016.

“Dukungan dari masyarakat disini juga sangat baik. Pembentukannya dari Pemerintah Desa Karanglo, Lembaga Desa dan tokok masyarakat,” katanya.

Ditempat yang sama, Ketua Tim Klarifikasi, mengatakan Desa Karanglo sudah lolos seleksi administrasi, masuk dalam 5 besar Nasional mewakili Provinsi Jawa Tengah. Setelah itu diambil tiga besar sebagai pemenang.

“Prioritas kami bagaimana upaya-upaya di Pemerintah Desa memberikan pelayanan kepada masyarakat, disamping itu produk-produk unggulan yang dimilikinya. Saya berharap potensi-potensi yang ada dapat didayagunakan,” katanya.

Ditempat yang sama, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan kehidupan gotong royong dan guyup rukun di Desa Karanglo sangat baik, tanpa ada gesekan, pendidikan dan potensi-potensi yang ada disini membuat optimis memenangi juara nasional.

“Adanya Kampung Matematika ini mencerdaskan anak-anak didik disini. Cara pembelajaran pun juga dibuat menarik, sehingga tidak menakutkan bagi mereka,” kata Bupati.

Harapan menang juara satu tingkat Nasional menjadi kado spesial Kabupaten Karanganyar ditahun ini yang genap berusia 100 tahun, di bulan November mendatang. (pd)

Read More
DSC_0778

53 Siswa Kurang Mampu Mendapat Santunan

Kominfo

Kementerian Agama Karanganyar, Musta’in Ahmad saat menyerahkan santunan kepada sejumlah siswa siswi kurang mampu, Jum’at (21/7).

Karanganyar, Jum’at 21 Juli 2017

Sejumlah 53 siswa-siswi kurang mampu mendapat santunan dari Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) se Kabupaten Karanganyar.

Masing-masing siswa menerima santunan sebesar Rp. 150.000,-. Bantuan santunan diserahkan oleh Kepala Kementerian Agama Karanganyar, Musta’in Ahmad di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar pada kegiatan Halabihalal sekaligus Silaturrahim GPAI se Kabupaten Karanganyar, Jum’at (21/7/2017).

Musta’in dalam sambutannya menekankan penting mencetak generasi-generasi penghafal Al-Qur’an (Hafidz Qur’an). Sehingga GPAI diminta untuk aktif dalam pendampingan para siswa terutama dalam kegiatan belajar mengajar.

“Guru harus mampu memberi penjelasan mengenai nilai-nilai agama sebagai bekal pada anak,”tuturnya.

Ditambahkannya dampak dari sertifikasi guru juga harus diimbangi dengan kinerja yang lebih baik, profesional dan berkomitmen.

“Tugas guru adalah mencerdaskan anak-anak. Guru juga harus menjadi teladan bagi anak didiknya,”pesannya.

Demikian Diskominfo Karanganyar (ft/ind)

Read More
DSC_0776

Karanganyar Menjadi Salah Satu Tujuan Travel Heritage 2017

KOMINFO

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Samsi mewakili Bupati Karanganyar saat membacakan sambutan dalam acara Travel Heritage di Hotel Taman Sari Karanganyar, Rabu (19/07).

Karanganyar, Rabu 19 Juli 2017

Banyaknya tempat wisata bersejarah di Kabupaten Karanganyar menarik perhatian dari Balai Pelestarian Warisan Budaya dan Cagar Budaya Daerah Istimewa Yogyakarta (BPWBCB DIY).

Pemilihan Kabupaten Karanganyar sebagai tujuan Travel Heritage 2017 bukanlah pemilihan asal-asalan, namun dilatarbelakangi kesejarahan yang dimiliki Kabupaten Karanganyar dengan Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya Keraton Yogyakarta.

Hal tersebut dikatakan Sekretariat Daerah Karanganyar, Samsi selaku mewakili Bupati  saat menyampaikan sambutannya sekaligus membuka Sarasehan Travel Heritage 2017 Karanganyar, Rabu (19/07/2017) di Hotel Tamansari Karanganyar.

“Pasalnya cikal bakal Keraton Kasultanan Yogyakarta dimulai dengan penandatangan Perjanjian Giyanti yang merupakan kesepakatan antara VOC, pihak Mataram diwakili oleh Sunan Pakubuwana III dan kelompok Pengeran Mangkubumi,”tuturnya.

Lebih lanjut ia mengatakan Perjanjian yang ditandatangani pada Tanggal 13 februari 1755 ini secara de facto dan de jure menandai berakhirnya Kerajaan Mataram.  Selanjutnya  wilayah Mataram dibagi menjadi dua, yakni Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta.

Nama Giyanti diambil dari lokasi penandatanganan perjanjian ini, yaitu di Desa Giyanti yang berada di Dukuh Kerten Desa Jantiharjo di sebelah tenggara kota Karanganyar.

“Diwilayah Kabupaten Karanganyar banyak sekali peninggalan sejarah yang sungguh luar biasa, terdapat 37 warisan cagar budaya yang terdaftar di Kabupaten Karanganyar. Termasuk Candi Sukuh dan Candi Cetho yang pada tahun 1955 telah diusulkan masuk warisan dunia UNESCO,”terangnya.

Ditambahkannya dengan adanya hubungan Yogyakarta  dan Karanganyar, melalui Travel Heritage dari Balai Pelestarian Warisan Cagar Budaya Dinas Kebudayaan DIY menggandeng Pemkab Karanganyar dalam hal ini Disdikbud Karanganyar dan Disparpora Karangayar,  diharapkan kegiatan ini dapat menyosialisasikan pentingnya kesadaran dalam melestarikan cagar budaya di kedua daerah.

Pada kegiatan tersebut menghadirkan tiga narasumber yakni Dian lakshmi Pratiwi, SS, MA dari Dinas Kebudayaan DIY, Drs. Tarsa, M.Pd Kepala Disdikbud Karanganyar dan Tokoh budayawan Ir. Yuwono Sri Suwito.

Sementara itu salah satu narasumber, Dian lakshmi Pratiwi selaku Kepala Bidang Pelestarian Warisan dan Nilai Budaya Dinas Kebudayaan DIY menjelaskan makna Travel Heritage ini merupakan nama/judul/identitas kegiatan pemanfaatan cagar budaya melalui promosi pelestarian dalam segala bentuk kreatifitasnya presentasinya, baik bersifat publikasi, sosialisasi, kampanye maupun misi pelestarian lainnya yang dilaksanakan secara terpadu, tersistem dan berkelanjutan.

“Tujuan Travel Heritage ini untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian publik terhadap pelestarian cagar budaya dengan membangun networking/jejaring yang saling memberi dan memperoleh manfaat dari kegiatan ini,”jelasnya dihadapan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI), Guru Sejarah, Jajaran Dinas terkait serta Pelajar.

Demikian Diskominfo Karanganyar (ft/ind)

Read More
KOM_0698

Lomba Kreatifitas dan Inovasi Kategori Pelajar dan Masyarakat

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan sekaligus membuka lomba krenova, Rabu Pagi (19/7)

Karanganyar, 19 Juli 2017 Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Karanganyar adakan Lomba Kreativitas dan Inovasi (Krenova) kategori pelajar dan masyarakat umum. Lomba tersebut bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Karanganyar baik secara individu maupun kelompok yang mampu menghasilkan inovasi kreatif yang dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Selain itu kegiatan ini di harapkan bisa mendukung program Pemkab untuk mencetak 10.000 wirausahawan baru.

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini, meningkatnya jumlah peserta dari tahun – ketahun merupakan bukti semangat masyarakat Karanganyar dalam berkreasi. Dukungan Pemerintah dalam memfasilitasi acara seperti ini akan terus dijalankan.

“Sesuatu yang dikembangkan secara tekun dan terus menerus akan menghasilkan sesuatu yang baik” tutur Juliyatmono dihadapan peserta Lomba Krenova yang bertempat di Aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Karanganyar Rabu Pagi (19/7).

Dikatakan lebih lanjut, kreatifitas merupakan poin untuk membuka pintu sukses, sehingga para peserta lomba diingatkan untuk mengurus hak paten untuk melindungi karya-karya dari ancaman pesaing.

Sementara itu, Muh Indrayanto Kepala Bapertlitbang Karanganyar melaporkan bahwa lomba ini diikuti oleh 85 peserta yang terdiri dari 73 dari kategori pelajar dan 12 dari kategori masyarakat umum. Setelah melalui tahap seleksi proposal di dapatkan 6 peserta dari kategori pelajar dan 6 peserta dari kategori masyarakat umum. Penentuan pemenang sendiri akan diumumkan pada tanggal 27 Juli 2017, sedangkan penyerahan piagam dan hadiah pada pemenang akan dilakukan pada saat upacara peringatan Kemerdekaan RI 17 Agustus nanti. Demikian DISKOMINFO(yoga/ad)

Read More
web (2)

Bupati Karanganyar Buka Sosialisasi Road Map Reformasi Birokrasi

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat membuka Sosialisasi Road Map Reformasi Birokrasi yang dihadiri para Kepala OPD Pemkab Karanganyar.

Karanganyar, Senin (17/07/2017)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar melakukan Sosialisasi Road Map Reformasi Birokrasi, yang dihadiri para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungkan Pemkab Karanganyar, Senin (17/07), di Ruang Podang 1, di Kantor Bupati Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat membuka acara mengatakan, birokrasi terus melakukan reformasi sesuai dengan implementasi revolusi mental, karena rakyat punya hak untuk diberikan pelayanan yang terbaik, tidak hanya cukup itu, namun mampu mendorong masyarakat lebih sejahtera.

“Maka kami minta pegawai di OPD bekerja dari hati dan nyaman, jangan menjadi beban, sebab tidak produktif. Untuk itu harus memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat,” kata Bupati.

Acara itu dengan narasumber, Erna Irawati, Kepala Pusat Pembinaan Analisis Kebijakan, Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Bupati berharap OPD dapat menindalanjuti regulasi-regulasi yang ada dengan menggunakan filosofi bekerja nyaman.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menjelaskan, ukuran kepuasan masyarakat adalah respon masyarakat baik secara pribadi maupun melalui media sosial, publikasi, surat aduan, adalah prosentase aduan sangat kecil.

“Artinya yang sudah dilakukan sudah sesuai dengan kemauan masyarakat. Kemungkinan apa yang muncul, sebelum ada kita hadir ditengah-tengah masyarakat supaya persoalan diselesaikan dengan baik,” katanya.

Ditempat yang sama, Erna Irawati mengatakan, sasaran reformasi birokrasi tahun 2015-2019 adalah birokrasi yang bersih dan akuntabel, efektif dan efisien, dan memiliki pelayanan publik yang berkualitas.

“Terdapat pula efisiensi birokrasi yakni alokasi anggaran harus digunakan untuk program pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat, misalnya infrastruktur, pengentasan kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan,” katanya.

Sementara itu, Asisten Administrasi Setda Kabupaten Karanganyar, Sutarno, menjelaskan, dengan road map ini dapat memantau sejauh mana perkembangan pelaksanaan reformasi birokrasi di tingkat daerah.

“Acara ini merupakan tindak lanjut dari hasil mengikuti rakor implementasi reformasi birokrasi Kabupaten/Kota se Jawa Tengah,” katanya.(pd)

Read More
IMG_0434

PGRI SE KECAMATAN MATESIH ADAKAN HALAL BI HALAL

Bupati Karanganyar memberikan bantuan kepada anak-anak berprestasi

Masih dalam bulan syawal, PGRI menngelar halal bi halal se Kecamatan Matesih, Senin(17/07/2017) di Balai Desa Matesih. Bupati Karanganyar Juliyatmono menghadiri kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Bupati mengucapkan terimakasih kepada anak-anak yang telah berprestasi.

“Saya mendoakan anak-anak supaya pintar semua, sukses dan apa yang telah dicita-citakan dapat terwujud”, kata Bupati saat menyampaikan sambutanya sekaligus beliau memberikan bantuan  kepada anak-anak yang telah berprestasi.

Pada kegiatan halal bi halal tersebut Bupati Karanganyar juga melantik sejumlah pengurus dan anggota Tim SAR Matesih sebanyak 150 orang. Bupati berharap Tim SAR yang telah dilantik dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan siap membantu masyarakat yang terkena musibah.

Ini masih suasana lebaran mari kita berbicara dan bersikap yang baik-baik. Pertemuan supaya mendapat ridho Allah SWT adalah pertemuan yang ada unsur amar ma’ruf nahi munkar kumpul untuk mengajak supaya hidup rukun, guyub, semanga, ada unsur sedekah dan ada unsur mendamaikan. mari kita sama-sama mohon ampun karena masih banyak kekurangan. kita dipilih diciptakan yang terbaik oleh Allah SWT agar mentaati segala perintahNya Setiap silaturahmi dengan siapapun bila ada tiga indikasi itu, orang-orang tersebut akan mendapat ridho dari Alloh. Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menghadiri halal bihalal

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga menghimbau agar kita berfikir dengan positif  karena Alloh memberikan akal. Orang kalau tidak mau punya masalah jangan berfikir, karena orang hidup itu selalu berfikir.”tandasnya.

Demikian Diskominfo Karanganyar (adt/ft)

Read More