Category: Pariwisata

dsc_0050

22 Desa Menjadi Lokasi KKN

Kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, saat menyampaikan sambutan pada kegiatan KKN UNS di Pendopo RD Bupati, Selasa(10/01)

Karanganyar, Selasa 10 januari 2017

Sejumlah 194 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di dua Kecamatan di wilayah Karanganyar yang tersebar di dua puluh dua desa.

Penyerahan mahasiswa KKN UNS dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar oleh Ketua Koordinator Lapangan, Hendro Saputra yang diterima langsung Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Selasa (10/01/2017).

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati menyambut positif dan mendukung penuh kegiatan KKN yang berlangsung selama 45 hari kedepan di dua kecamatan yakni Kecamatan Jenawi tersebar di sembilan desa dan Kecamatan Mojogedang tersebar di tiga belas desa.

“KKN ini sebagai sarana menerapkan ilmu dan memperoleh ilmu dikehidupan masyarakat. Jangan malu, jangan sungkan untuk melakukan sesuatu yang membawa manfaat di lokasi KKN,”terang Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutannya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Pemkab melalui Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Karanganyar  telah bekerjasama dengan Fakultas Pertanian UNS Surakarta mengembangkan kawasan organik yakni di Matesih dan Karangpandan yang terkenal dengan produksi beras merah, beras hitam, beras mentik susu dan beras mentik wangi dengan kemasan yang cukup bagus dan menjual secara pemasaran.

“Di Jenawi sendiri menjadi pusat budidaya pisang dengan empat varietas. Yang terkenal dengan pisang Semar, karena bibit dari Fakultas Pertanian Sebelas Maret sampai sekarang terus kita kembangkan,”kata Wabup.

Sementara itu, untuk wilayah Mojogedang merupakan kawasan kering sehingga jumlah warga miskinnya relatif banyak.

“Hal ini berbanding terbalik dengan kondisi di daerah Jenawi dengan udaranya yang dingin, sejuk dan jumlah penduduk relatif sedikit,”tuturnya.

Rohadi Widodo berharap kehadiran mahasiswa KKN ini dapat membantu mengangkat potensi yang ada di wilayah masing-masing KKN sebagai pilar marketing.

“Bentuk kerjasama yang baik sebagai upaya perbaikan disegala bidang untuk lebih meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,”harap Rohadi dihadapan mahasiswa UNS.

Demikian Diskominfo (ind/ft)

Read More
dsc_0054

Wujudkan Birokrasi Efektif dan Efisien, Pemkab Terapkan Aplikasi E-Administration

kominfo

Sosialisasi Administrasi Perkantoran Elektronis Kab. Karanganyar, Kamis (22/12).

Dalam rangka menunjang kinerja Birokrasi Pemerintahan terkait administrasi agar berjalan dengan efektif dan efisien baik dari segi waktu, tenaga dan sasaran pendistribusian. Pemkab Karanganyar dalam hal ini Bagian Pengolahan Data Elektronik (PDE) Setda Karanganyar bekerja sama dengan FKIP Perkantoran UNS mengadakan Sosialisasi Aplikasi Perkantoran Elektronis, Kamis (22/12/2016) di ruang Podang II Kantor Sekretariat Karanganyar.

Sosialisasi Aplikasi E-Administration ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan tentang aplikasi Administrasi Perkantoran Elektronis yang dikembangkan oleh Tim Peneliti Mail Handling system UNS untuk keperluan persuratan kedinasan.

“Supaya benar-benar dipahami dan selanjutnya ke depan diharapkan dapat menggunakan aplikasi Perkantoran Elektronis di SKPD masing-masing,”ujar Kabag. PDE, Dahono pada saat menyampaikan sambutannya dihadapan peserta sosialisasi yang diikuti kurang lebih 60 orang perwakilan SKPD yang menangani persuratan/tata naskah di lingkup Pemkab Karanganyar.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Aplikasi ini adalah memindahkan proses manual surat menyurat sesuai tata naskah ke sistem elektronik agar administrasi birokrasi berjalan efektif,efisien baik dari penanganan, pengambilan keputusan dan pendistribusian.

“Aplikasi E-administration ini sangat membantu mempercepat kerja sekaligus menghemat tenaga,”tambahnya.

kominfo

Peserta dari masing-masing SKPD ikuti sosialisasi Aplikasi E-administrasi.

Pada sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber Tim Peneliti Mail handling System UNS dengan materi tentang Teori aplikasi E-administration dan simulasi Aplikasi Perkantoran elektronis.

Demikian Dishubkominfo (ind)

Read More
dsc_0551

Jaga Kestabilan Sembako dan Elpiji Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemkab Gelar Rakor  

 

kominfo

Antisipasi Melambungnya Harga Kebutuhan : Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi saat memimpin Rakor Jelang Natal dan Tahun Baru 2017, Selasa (20/12).

Dalam rangka kesiapan menghadapi hari Natal 2016 dan tahun baru 2017, Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar Rapat Koordinasi yang diikuti setiap SKPD, Selasa (20/12/2016) di ruang Podang I Kantor Setda Karanganyar.

 Rakor dipimpin Sekretaris Daerah, Samsi dan didampingi Kepala Bagian Perekonomian dan Kepala BPS Karanganyar.

Pada rakor tersebut, Samsi menyampaikan beberapa persiapan yang akan dilakukan diantaranya keliling pasar untuk target harga-harga dapat terkendali, ketersediaan kebutuhan sembako cukup. Pengecekan elpiji di Pertamina, Pangkalan elpiji, agen elpiji utamanya gas melon 3 kg.

Lebih lanjut, Samsi menegaskan larangan penggunaan gas elpiji 3 kg bagi PNS, tentara maupun Polri.

“ Dinas Pertanian, tetap cek ketersediaan pupuk agar penyalurannya tepat sasaran. Pengamanan Disparbud  di titik-titik pusat pariwisata untuk memastikan kenyamanan pengunjung,”terangnya.

Ia menghimbau untuk Dishubkominfo agar cek jalur-jalur wisata terutama di tikungan. Beri pengamanan untuk antisipasi terjadinya kendaraan jatuh karena berada di daerah curam.

Sementara itu, Kabag. Perekonomian Setda Karanganyar, Timotius mengatakan menjelang hari besar biasanya terjadi kesulitan mendapatkan elpiji dan harga-harga kebutuhan melambung tinggi.

“Perlu kesiapan-kesiapan komoditas untuk antisipasi hal tersebut, karena Karanganyar akan menjadi pusat kunjungan wisata,”jelasnya.

Demikian Dishubkominfo (ind/adt)

 

 

 

 

Read More
dsc_0029

30 Desa di Karanganyar Jadi Lokasi KKN

kominfo

KKN sebagai pengalaman mengabdi di masyarakat : Wabup, Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutannya, Senin (5/12).

Sejumlah 433 Mahasiswa Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Karanganyar tepatnya di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Matesih, Kecamatan Jumapolo dan Kecamatan Jatiyoso yang tersebar di tiga puluh (30) Desa.

Penyerahan Mahasiswa KKN UMS oleh Prof. DR. Ir. Ongko Cahyono, M.Sc selaku Rektor UTP Surakarta dan diterima Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo. Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa UTP ini selama 45 hari, terhitung tanggal 5 Desember 2016 sampai dengan 16 Januari 2017.

Wabup dalam sambutannya  menghimbau agar mahasiswa  untuk selalu bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.

“KKN ini merupakan salah satu cara kita terjun langsung dalam hidup bermasyarakat. Mengabdi di masyarakat, mengajarkan bagaimana mengasah skill kita kepada masyarakat sehingga apa yang kita sampaikan dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar,”pesan Rohadi Widodo pada Pembukaan Pelaksanaan KKN, Senin (5/12/2016) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Kominfo

Mahasiswa KKN UTP Surakarta saat menyimak sambutan Wakil Bupati.

Lebih lanjut, Wabup juga menyampaikan Visi “Bersama Memajukan Karanganyar” dengan Lima misinya, meliputi : Pembangunan Infrastruktur Menyeluruh, Pencapaian 10.000 Wirausahawan Mandiri, Pendidikan Gratis SD/SMP/SMA dan Kesehatan Gratis, Pembangunan Desa sebagai Pusat Pertumbuhan, Peningkatan Kualitas Keagamaan dan Sosial Budaya.

Pada kesempatan tersebut dilakukan pemakaian Jaket secara simbolis oleh Wakil Bupati kepada dua mahasiswa UTP yang diikuti seluruh mahasiswa KKN.

Demikian Dishubkominfo (ind/ira)

Read More
img-20161204-wa0012

Kemensos Beri Santunan Korban Longsor

 

Kominfo

Mensos Khofifah Indra Parawangsa didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat meninjau lokasi longsor di dusun Bulurejo, Karangpandan, Karanganyar, Minggu sore (4/12).

Tiga korban tertimbun longsor di Dusun Bulurejo Kecamatan Karangpandan, Karanganyar mendapat santunan masing-masing lima belas juta rupiah dari Kementrian Sosial. Penyerahan santunan itu langsung diserahkan Menteri Sosial Khofifah Indra Parawangsa di Balai Desa Karangpandan Kecamatan Karangpandan, Minggu sore (4/12).

Penyerahan santunan korban tertimbun longsor diberikan kepada ahli waris korban oleh Menteri Sosial didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo bersama jajaran Forkompinda Karanganyar dan Forkompinca  Karanganyar.

Kominfo

Mensos Khofifah meninjau relawan bersama warga di dapur umum.

Dalam kesempatan tersebuit Mensos juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan berharap satu korban yang masih tertimbun segera ditemukan.

“Atas nama pribadi saya turut berduka, atas musibah longsor yang terjadi. Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap tabah,”ujarnya.

Usai memberikan bantuan terhadap tiga korban tertimbun longsor, Mensos meninjau lokasi bencana tanah longsor di Dusun Bulurejo Kec. Karangpandan yang menelan tiga korban jiwa yakni satu warga Kerjo dan dua warga Karangpandan. Mensos juga menyempatkan diri untuk melihat dapur umum dan posko pencarian korban.

Pada kunjungan tersebut, Mensos memberikan apresiasi terhadap para relawan yang terus berjuang untuk menemukan satu korban yang masih tertimbun,

Seperti diketahui longsor di Dusun Bulurejo, Kecamatan Karangpandan terjadi pada Selasa siang ((29/11) yang mengakibatkan sembilan petani tertimbun longsor. Enam korban selamat dari musibah sementara tiga lainnya tewas tertimbun longsor.

Demikian Dishubkominfo (ind/ira)

Read More
dsc_0697

Berantas Pungli, Pemkab Karanganyar Bentuk Satgas Saber Pungli

Kominfo

Bupati Karanganyar bersama Wakil Bupati Karanganyar dan Forkopimda pada Pengukuhan Satgas Saber Pungli, Kamis (10/11/2016), di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Dalam upaya memberantas aksi pungli, Pemkab Karanganyar membentuk tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli). Tim yang dibentuk ini merupakan gabungan dari beberapa instansi seperti Pemkab, Kejaksaan, Pengadilan, Polres dan Kodim 0727 Karanganyar.

Pembentukan ini ditandai dengan pengukuhan tim Satgas Saber Pungli di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (10/11/2016). Anggota tim yang terdiri dari gabungan instansi ini dikukuhkan langsung oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Dalam pengukuhan tersebut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karanganyar.

Kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya di acara Pengukuhan Satgas Saber Pungli.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan pembentukan tim satgas saber pungli ini sebagai tindak lanjut dari instruksi presiden untuk memberantas aksi pungli disegala bidang terkhusus pada pelayanan publik.

Ia berharap tiap anggota Satgas dapat berkoordinasi dan bekerja sama dengan baik dalam membersihkan Karanganyar dari aksi pungli. Setiap anggota satgas diminta untuk melek teknologi karena sangat diperlukan dalam operasi pemberantasan pungli terutama terkait dengan data, dimana data harus benar-benar akurat.

“Anggota tim harus kompak dan melek teknologi dan juga tim harus mengedukasi masyarakat untuk preventif/tindakan pencegahan pungli. Jangan sampai terjadi tindakan tangkap tangan”, tandas Juliyatmono saat menyampaikan arahannya dihadapan tim satgas saber pungli.

Sebelum pengukuhan,  Pemkab dan Forkopimda Karanganyar menandatangani nota kesepakatan sebagai komitmen bersama memberantas pungutan liar.

Demikian Dishubkominfo (ind/ira/vi2)

Read More
dsc_0175

Adu Kreasi Siswa SD se-Karanganyar

Kominfo

semangat dan tetap jaga sportifitas, Kepala Disdikpora Karanganyar, Sutarno saat menyampaikan sambutannya sekaligus membuka lomba MAPSI, Kamis (13/10).

Dalam rangka memperingati 1 Muharram 1438 H, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga (Disdikpora) Kab. Karanganyar mengadakan kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahunnya yaitu Lomba Mata Pelajaran Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) Seolah Dasar Tingkat Kab. Karanganyar tahun 2016, Kamis (13/10/2016) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Dalam sambutan Bupati yang diwakilkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kab. Karanganyar, Sutarno, menyambut baik Lomba MAPSI dan berharap kegiatan ini menjadi wadah ajang kreatifitas siswa khususnya di bidang seni islami.

“Untuk semua peserta lomba MAPSI tahun 2016 selamat berlomba dan mudah-mudahan mendapatkan juara. Karena nanti dari juara di tingkat Kab. Karanganyar akan dikirim untuk lomba ke tingkat provinsi, yang dilaksanakan di Kab. Blora,” ujar Sutarno.

Kominfo

Beraksi : salah satu peserta elompok seni dari SD Taruna Rabbani Kec. Tawangmangu saat menampilkan kebolehannya.

Lomba tersebut diikuti 13 kelompok seni dari berbagai SD di Kab. Karanganyar dan masing-masing kelompok seni merupakan juara lomba MAPSI dari tingkat kecamatan. Dalam satu kelompok terdiri dari sembilan sampai dengan sepuluh siswa, dan tiap kelompok membawakan dua lagu, yakni rebana klasik dan rebana modern.

Kegiatan lomba ini menghadirkan tiga juri dari Guru Pendidikan Agama Islam, Pariwisata dan pakar Seni Kab. Karanganyar. Dishubkominfo (ind/ira)

Read More
dsc_2796-copy-copy

Arief dan Diaz Terpilh Putra Putri Lawu 2016

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan selempang pemenang Putra Putri Lawu Duta Wisata tahun 2016, Sabtu (10/09) di Plasa Alun-alun Karanganyar

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan selempang pemenang Putra Putri Lawu Duta Wisata tahun 2016, Sabtu (10/09) di Plasa Alun-alun Karanganyar

Karanganyar, Selasa (13/09/2016)

Pemilihan Putra Putri Lawu (PPL) Duta Wisata tahun 2016 pada malam Grand Final menobatkan Arief Zaafril Razaqtiar dan Diaz Anthera sebagai pemenang. Mereka menyisihkan finalis lainnya.

Setelah melalui berbagai tahapan, dimulai dari pendaftaran 1 Juni 2016-25 Agustus 2016, dan dipilih 10 besar Putra dan Putri untuk tampil pada malam Grand Final, Sabtu (10/09) di Plasa Alun-alun Karanganyar.

Finalis tersebut tampil di panggung di hadapan juri  tamu undangan dan penonton yang memadati tempat acara. Mereka diharuskan menjawab pertanyaan dari  Forkopimda Kabupaten Karanganyar.

Hasilnya, empat juri PPL tahun 2016, yaitu K. R. A. T. Djuritno Yudohadinagoro, Yuli Wulandari, I. A. Joko Suyanto, dan Siti Khomsiyah memutuskan peserta nomor undian 01, Arief Zaafril Razaqtiar dan nomor undian 02, Diaz Anthera sebagai juara.

Arief, warga Ngringo, Kecamatan Jaten mengaku grogi saat tampil dan menjawab pertanyaan dari Forkopimda. Apalagi saat dia mendapat pertanyaan dengan menggunakan Bahasa Jawa.

“Saya ditanya maksud dari ‘sabar iku ingaran mustikaning laku,’ itu apa?” kata finalis kelahiran 5 April 1994 itu.

Hal yang sama juga dialami Diaz, warga Popongan, Kecamatan Karanganyar itu mengalami grogi, apalagi didepan Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo. Namun dia bisa mengendalikan keadaan, sehingga dapat menjawab pertanyaan tentang  seandainya dia tidak terpilih sebagai duta wisata.

“Saya tampil masuk menjadi finalis 10 besar sudah bangga. Jika tidak terpilih saya akan tetap berkontribusi mempromosikan pariwisata Kabupaten Karanganyar sesuai kemampuan,” kata  Mahasiswi semester 5 FISIPOL UGM program studi Pembangunan Sosial Dan Kesejahteraan.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada malam itu mengatakan kecerdasan, cara berpikir, dan cara pandang generasi muda Karanganyar terhadap potensi wisata untuk terus dipromosikan.

“Pariwisata adalah sebuah industri yang harus di maksimalkan potensinya, karena seiring kesejahteraan masyarakat, wisata menjadi bagian gaya hidup karena sudah memadai. Oleh karena itu, obyek wisata dikemas dan ditata lebih baik dan mempesona,” katanya.

Pemilihan PPL ini sebagai pintu gerbang untuk menumbuhkan rasa percaya diri generasi muda sebagai pintu sukses kedepan.

“Finalis 10 besar ini akan terus bersama Pemkab Karanganyar untuk mempromosikan obyek wisata yang ada di Kabupaten Karanganyar sebaik-baiknya,” katanya.pd

Read More
kom_8267

Mahasiswa STIE AUB Surakarta Ditarik dari Lokasi KKN

kominfo

Bupati Juliyatmono beri pengarahan dihadapan mahasiswa KKN STIE AUB Surakarta, Jum’at (9/9).

Penarikan puluhan mahasiswa KKN STIE AUB Surakarta yang tersebar di 18 Desa di dua Kecamatan yakni Kecamatan Karangpandan dan Ngargoyoso secara resmi dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jum’at (9/9/2016).

Pada kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Karanganyar, Wakil Bupati didampingi Ketua STIE AUB Surakarta dan Kepala Bappeda Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi seluruh mahasiswa STIE AUB Surakarta yang telah mengabdi selama 30 hari di masyarakat Karanganyar.

“KKN ini benar-benar memberikan dampak positif bagi mahasiswa untuk dapat belajar mandiri, mengasah skill dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Sementara itu Ketua STIE AUB Surakarta, Dr. Agus Utomo, mengatakan sejumlah mahasiswa KKN ini selama satu bulan telah memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam mengembangkan ekonomi lokal melalui produk lokal.

Demikian Dishubkominfo (ad/ind)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  

 

 

 

 

Read More
DSC_0503

Karangpandan Jadi Pintu Gerbang Wisata di Kabupaten Karanganyar

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, tengah saat melihat pembangunan terminal wisata Karangpandan, Senin (05/09) pagi

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, (tengah) saat melihat pembangunan terminal wisata Karangpandan, Senin (05/09) pagi

Karanganyar, Selasa (06/09/2016)

Karangpandan yang berada di lereng Gunung Lawu di proyeksikan menjadi gerbang wisata di Kabupaten Karanganyar, terlebih lagi saat ini sedang berlangsung pembangunan terminal wisata yang diberi nama Mbangun Makuthoromo (Matesih, Giri Bangun, Tawangmangu, Sukuh, Cetho, Sondokoro, dan Colomadu).

Hal tersebut dikatakan Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Senin (05/09) di bekas STA Karangpandan, saat peletakan batu pertama terminal wisata Karangpandan.

“Disini letaknya strategis dan menjadi pintu gerbang wisata ada di Karanganyar, dan  akses di semua tempat wisata,” kata Bupati.

Dana yang diperuntukan membangun terminal bersumber dari Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2016, dengan nilai kontrak Rp. 10,1 miliar. Dengan masa pengerjaan dari 10 Agustus 2016 hingga 07 Desember 2016.

Kepada pemenang lelang, Bupati meminta agar mengerjakan selesai hingga batas waktu dan tetap menjaga kualitas bangunan yang baik.

Dengan adanya terminal wisata itu, kedepan menjadi tempat simpul ekonomi baru. Pemkab Karanganyar juga merencanakan di sebelah timur menjadi Taman Bunga dan Buah dari berbagai tempat di Kabupaten Karanganyar.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar, Tarsa mengatakan, pembangunan terminal meliputi gedung Tourist Information Center (TIC), kuliner, kamar mandi, masjid, souvenir, panggung hiburan dan tempat parkir luas.

“Kami berikan fasilitas kenyamanan bagi wisatawan untuk menikmati wisata. Di Karangpandan juga ada tempat tinggal dalang kondang Ki Manteb Sudharsono, tidak jauh dari sini,” katanya.pd

Read More