Category: Berita

PG Tasikmadu gelar Cembengan

Pabrik Gula (PG) Tasikmadu menggelar upacara Cembengan atau tebu temanten, Jumat 15 april 2011 pagi.

Upacara tersebut merupakan rangkaian tradisi sebelum melaksanakan penggilingan tebu yang akan dimulai pada 18 Mei mendatang.

Filosofi dari tebu temanten tersebut merupakan simbolisasi kemitraan antara tebu yang dihasilkan petani rakyat dengan tebu milik PG Tasikmadu.

“Istilahnya antara kedua tebu tersebut seakan-akan dikawinkan. Diharapkan ada suatu kerjasama yang baik sehingga produk gula yang dihasilkan dari PG Tasikmadu memiliki kontribusi dalam hal persediaan gula secara nasional,” ujar Kepala Pengolahan PG Tasikmadu, Krisno Nugroho, kepada wartawan usai pelepasan tebu temanten, Jumat pagi.

Dalam Cembengan, tebu temanten laki-laki dinamai Bagus Guntur Madu. Sedangkan tebu perempuan dinamai Rara Sekarsari.

Read More

Distanbunhut Karanganyar waspadai serangan ulat bulu

Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Perkebunan dan Kehutanan (Distanbunhut) Kabupaten Karanganyar mulai siaga mewaspadai munculnya serangan ulat bulu.

Hal ini menyusul serangan ulat bulu yang mulai menyerang sejumlah daerah di Soloraya. Kepala Distabunhut Karanganyar Siti Maesyaroch kepada wartawan, Jumat (15/4/2011) mengatakan meski serangan ulat bulu belum merampah Karanganyar, namun pihaknya mulai mewaspadai serangan tersebut.

Dia menuturkan berbagai upaya dilakukan untuk pencegahan terhadap serangan ulat bulu, termasuk melakukan kerjasama dengan laboratorium penanggulangan penyakit hama dan penyakit tanaman Solo. “Kami tetap berupaya melakukan pencegahan. Salah satunya dengan mencari semut ngangkrang dan menyebar burung untuk mencegah serangan ulat ini.

Read More

Siswa SMAN 1 Karanganyar gelar berdoa bersama jelang UN

Siswa SMAN 1 Karanganyar berdoa dan sholat hajat bersama di lingkungan sekolah setempat, Kamis 14 april 2011 pagi.

Kegiatan itu dilakukan agar para siswa diberi ketenangan saat mengerjakan soal-soal ujian nasional (UN). Kepala SMAN 1 Karanganyar, Sobirin mengatakan, dalam mempersiapkan UN pihaknya memberikan pembekalan fisik dan mental kepada para siswa.

“Sebelumnya sekolah sudah memberikan materi pengayaan dan mengadakan tryout yang diselenggarakan oleh sekolah maupun gabungan sekolah di Karanganyar,” ujar Sobirin sat ditemui wartawan di SMAN 1 Karanganyar.

Read More

UN Rawan Pendongkrakan Nilai

Munculnya Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) nomor 45 tahun 2010 yang tentang regulasi baru yang mengatur kelulusan siswa pada Ujian Nasional (UN), dikhawatirkan rawan pendongkrakan nilai. Pasalnya kelulusan UN tidak hanya ditentukan oleh hasil ujian, melainkan juga dipengaruhi oleh nilai rata-rata rapor semester.

Dewan Pendidikan Karanganyar pun menyatakan sudah mengetahui celah pendongkrakan nilai ini. Tetapi mereka tetap berusaha agar kejadian itu tidak mempengaruhi kelulusan siswa-siswi di Kabupaten Karanganyar. “Dengan regulasi dari Permendiknas yang baru ini kelulusan ujian juga dipengaruhi hasil ujian rata-rata setiap semesternya, sehingga pihak sekolah pun bisa menentukan kelulusan peserta didiknya,” kata sekretaris Dewan Pendidikan Sarilan, Rabu (13/4).

Dengan regulasi yang baru ini, nilai rata-rata per semester memberikan peran sebesar 40 persen untuk menentukan kelulusan, di samping hasil ujian sebesar 60 persen. Selain pendongkrakan nilai US, Dewan juga melihat adanya pengubahan nilai rata-rata. Tetapi celah itu menurut Dewan sangat sulit dilakukan, pasalnya pasti ketahuan. Selain itu, untuk menentukan kelulusan seorang siswa, harus melalui rapat dewan guru.

“Meski celah pergantian nilai itu ada, sangat sulit. Karena harus melalui tiga tahap pengubahan. Dan itu pasti akan ketahuan kalau digantikan,” tambah Sarilan. Dengan banyaknya celah-celah dalam UN tahun ini, Dewan pendidikan meminta kepada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) dan komite sekolah untuk benar-benar bekerja.

Sementara itu, bendahara Dewan Pendidikan Suparmi mengatakan pihaknya telah membentuk tim pemantau mandiri. Tim yang dibentuk dari unsur Dewan Pendidikan ini mulai bekerja pada saat UN berlangsung. “Nantinya tim mandiri ini mulai bekerja saat pendistribusian soal UN, “ kata Suparmi. Anggota Dewan pendidikan menolak jika dikatakan tim mandiri ini terlambat pembentukannya, karena baru mulai kerja pada UN dan bukannya US yang sudah berlangsung beberapa waktu lalu.

“Tidak terlambat, tetapi tim mandiri ini memang hanya bekerja pada saat Ujian nasional saja, jadi tidak mengawasi saat US,” bantah Wakil ketua Dewan Pendidikan Djatmiko kemarin. Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2010/2011 akan berlangsung Senin-Kamis (18-21/4) untuk jenjang SMA/MA/SMK. Dilanjutkan Senin-Kamis (25-28/4) untuk jenjang SMP/MTs, sedangkan UN untuk SD/MI akan berlangsung 10 sampai 12 Mei.

Sumber: http://harianjoglosemar.com

Read More

Karanganyar kembangkan bawang putih

Kabupaten Karanganyar akan dijadikan sampel penanaman bawang putih lokal. Ada dua daerah di Karanganyar yang akan dijadikan demonstrations plot (Demplot) untuk penanaman bawang putih yakni Desa Blumbang, Tawangmangu dan Desa Anggrasmanis, Jenawi.

Read More

Tim basket Karanganyar juarai olimpiade

Tim basket putri SMK Karanganyar menjuarai Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (OOSN) tingkat Jateng yang digelar di GOR Satria Semarang, 4-7 April lalu.

Dalam babak penyisihan, tim SMK Karanganyar berhasil mengalahkan tim SMK Solo (skor 48-8). Di babak semi final berhasil menekuk tim SMK Cilacap (26-12). Sedangkan pada babak final berhasil mencundangi tim SMK Kota Semarang dengan skor 24-18.

Ketua Badan Pembina Olahraga Pelajar Kabupaten Karanganyar, Harjono mengatakan, tim putri SMK Karanganyar merupakan gabungan dari beberapa SMK di Karanganyar, yakni SMKN 1 (6 siswa), SMKN Jumantono (2 siswa), SMKN 2 (1 siswa) dan SMK Muhammadiyah (1 siswa).

Read More

Anggaran untuk PAUD disiapkan

Direktorat Pembinaan Anak Usia Dini menyiapkan dana sekitar Rp 225 miliar untuk pengembangan anak usia dini di berbagai institusi pendidikan anak usia dini (PAUD) di Indonesia.

Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) itu rencananya akan diberikan kepada anak usia dini dari keluarga tidak mampu.  Menurut Kepala Sub Bidang Program dan Evaluasi Direktorat Pembinaan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan Nasional, Sukiman, pada tahun ini BOP dianggarkan untuk 750.000 siswa. “Nanti akan dikucurkan ke kelompok bermain, taman kanak-kanak (TK), taman pendidikan alquran, PAUD dan sebagainya,” ujar Sukiman saat ditemui Espos saat menghadiri seminar Stop Kekerasan pada Anak di Surya Ceria Aisyiyah, Kamis (7/4/2011).

Karena program itu baru tahun ini direncanakan, kata Sukiman, maka bantuannya masih menunggu untuk dikucurkan. Nantinya, dana itu diberikan kepada pihak sekolah, melalui dinas pendidikan di masing-masing daerah. Dana tersebut murni dianggarkan dari APBN. Besarnya bantuan per anak senilai Rp 300.000/tahun. “Hitungannya memang per anak, tapi bantuan ini untuk lembaga,” kata dia.

BOP tersebut, imbuh Sukiman, tidak semata-mata untuk menggratiskan biaya pendidikan di sekolah yang bersangkutan. Sebab, dana tersebut hanya dana pendamping, sehingga masih membutuhkan dana lain seperti partisipasi dari orangtua.

Read More

Minim Fasilitas, Gunung Bromo Sepi Pengunjung

Minimnya fasilitas yang disediakan membuat Wana Wisata Gunung Bromo, Karanganyar mulai sepi pengunjung. Rencananya, setelah masa transisi antara pengelola Kesatuan Bisnis Mandiri (KBM) kepada Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Surakarta selesai, Wana Wisata itu akan dibuat menjadi taman outbond dan Hutan Pintar.
Menurut Joko Sarono selaku petugas jaga Wana Wisata, sejak tahun 2000-an jumlah pengunjung terus mengalami penurunan. Terlebih setelah sejumlah fasilitas yang disediakan seperti shelter, toilet, ayunan rusak dan tidak dirawat. Meski setiap hari masih ada satu hingga dua pengunjung, tetapi Joko mengatakan pernah juga tidak ada seorang pengunjung pun.
“Untuk tahun 2010 jumlah pengunjung hanya sebanyak 1.600 orang/tahun, sangat kurang jika dibandingkan jumlah pengunjung pada tahun 2006/2007 yang bisa mencapai 3.000 orang/tahun,” terang Joko kepada wartawan, Selasa (5/4), kemarin. Kondisi ini semakin diperparah dengan banyaknya tempat-tempat wisata baru yang lebih menjanjikan dibandingkan dengan Wana Wisata.
‘’Paling cuma orang pacaran yang berkunjung di Wana Wisata ini,” celetuknya. Selain minimnya fasilitas, tidak terurusnya Wana Wisata ini juga dipengaruhi oleh transisi pengelolaan. Sejak awal berdirinya Wana ini dikelola oleh Kesatuan Bisnis Mandiri (KBM) Perhutani, sedangkan saat ini akan diserahkan kepada Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Surakarta.
“Untuk pengambilalihan pengelolaan sudah dibicarakan, tetapi kami belum menerima surat resmi terkait pemindahan pengelolaan tersebut,” terangnya. Jika sudah resmi dipindah pengelolaannya, sambung Joko, rencananya Wana Wisata akan dikembangkan lagi untuk menarik minat para pengunjung. “Sesuai dengan potensi yang dimiliki, rencananya akan dikembangkan sebagai wahana outbond dan juga hutan pintar,” tandasnya.
Karena, dulu di Wana terdapat sejumlah fasilitas yang menarik, seperti ayunan, shelter dll. Tetapi saat ini sudah rusak dan tidak ada perawatan yang berarti. Selain adanya sejumlah fasilitas yang rusak, kendala yang membuat hutan wisata seluas 126 hektare itu tidak diminati yakni banyaknya nyamuk, serta jalanan yang sudah mulai rusak. Sehingga saat pengunjung hendak mengelilingi hutan harus ekstra hati-hati jika tidak ingin terpeleset.

Read More

Kodim gelar Sertijab perwira

Kodim 0727 Karanganyar menggelar upacara serah terima jabatan (Sertijab) bagi tujuh perwira Kodim, Selasa (5/4/2011). Sejumlah Komandan Koramil (Danramil) maupun Pasi Kodim dimutasi ke jabatan yang baru. Mutasi tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan organisasi dan kepentingan regenerasi.

Beberapa perwira yang dialihtugaskan yakni Danramil Tawangmangu, Jenawi, Jumantono, Colomadu dan Karangpandan. Sedangkan jabatan perwira lain yang diganti yaitu Pasi Ter dan Pasi Ops. Mutasi dilakukan berdasarkan Surat Perintah Dandim 0727 Karanganyar No 28/11/2011 pada 28 Februari 2011.

Dandim 0727 Karanganyar, Letkol (Inf) Yusran Yusuf berharap agar perwira yang pindah ke luar satuan maupun pindah intern di satuan Kodim 0727, segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru dan mengenali anak buahnya.

“Para perwira juga harus berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait di wilayah guna menunjang tugas pokok dari TNI,” kata Yusran. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Kapten (Inf) Abu Bakar yang kini menjabat sebagai Pabintal Korem 074 Warastratama. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Danramil Karangpandan.

Read More

Wilayah Longsor Dipantau

Hujan deras yang terus mengguyur Karanganyar, membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar meningkatkan pantauan di daerah rawan longsor.

Read More