Category: Berita

Pengawas UN dilarang baca koran

Seluruh pengawas pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMP/MTs/SMPLB yang tidak serius dalam menjalankan tugasnya bakal dijatuhi sanksi berat hingga dicopot dari jabatannya.

Read More

Bibir jalan ke Tawangmangu longsor

Tiga kecamatan di wilayah kabupaten Karanganyar kembali dihantam bencana tanah longsor. Bahkan sejumlah titik jalan raya menuju objek wisata Tawangmangu longsor, terutama di bibir jalan.

Read More

Ulat bulu rambah rumah warga

Serangan ulat bulu di wilayah Bumi Intanpari mengganas. Selain menyerang pemukiman penduduk, warga juga mulai merasakan gatal-gatal akibat ulat bulu ini

Read More
123

Mahasiswa UGM Adakan Program Sosial Pendidikan di Karangpandan

Lima mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (Fisipol UGM) yang tergabung dalam kelompok pelaksana Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian pada Masyarakat (PKM-M), mengadakan program sosial pendidikan di Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar. Program yang didanai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) ini berfokus pada upaya pembiasaan keaktifan menulis siswa-siswi sekolah dasar.

Program ini berjalan di tujuh SD di tiga desa, yakni SDN 01 Karangpandan, SDN 02 Karangpandan, SDN 01 Doplang, SDN 02 Doplang, SDN 01 Tohkuning, SDN 02 Tohkuning, dan SDN 03 Tohkuning.

“Dalam pandangan anak-anak, terdapat kecenderungan bahwa menulis merupakan kegiatan yang tidak mudah. Akibatnya, anak-anak yang terjebak pada stigma ini akan terbatasi kreativitasnya. Padahal, keterampilan menulis merupakan salah satu keterampilan dasar komunikasi yang diperlukan untuk memungkinkan terjadinya pertukaran ide untuk mendukung perkembangan kognitif anak. Itulah masalah utama yang mendasari inisiasi program ini,” ungkap Nicko Rizqi Azhari, ketua pelaksana program.

Dalam upaya peningkatan minat anak dalam menulis, program yang telah berjalan sejak akhir Februari ini melakukan pendekatan yang berbeda, yakni dengan memberikan insentif. “Secara psikologis, kemauan anak yang belum kuat dan belum berkembang penuh dapat dirangsang melalui tindakan persuasif. Dalam program ini, kami memberikan motivasi serta insentif untuk mendorong kebiasaan menulis para siswa,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, pada tahap awal pelaksanaan program, kelompok pelaksana membagikan majalah anak-anak kepada siswa sasaran program sebagai motivasi bagi siswa untuk berkarya. Selanjutnya, para siswa dilibatkan dalam sistim kompetisi untuk mendapatkan insentif yang dijanjikan. Program yang kini telah berjalan kira-kira lima puluh persen ini diakuinya telah menunjukkan perkembangan yang cukup baik, ditandai dengan antusiasme yang besar dari siswa dan respon dari para guru dan karyawan sekolah sasaran program yang cukup baik pula.

Nicko menambahkan, hingga kini, kelompok pelaksana telah menerima lebih dari 1.000 hasil karya siswa. Hasil karya inilah yang selanjutnya diseleksi dan diterbitkan dalam buletin yang dinamakan Mas Said (Media Asyik Sahabat Murid), sebanyak tiga kali penerbitan. Di samping mendorong keaktifan menulis siswa, program yang melibatkan 500 siswa ini juga mengadakan kegiatan outbond dan pelatihan penulisan untuk memberikan kiat-kiat serta teknik dasar menulis bagi para siswa.

Read More

Pertengahan tahun, Pemkab rombak Perdes

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar akan melakukan pergantian dan perombakan sejumlah perangkat desa (Perdes) yang tersebar di berbagai daerah di Karanganyar pada pertengahan tahun

Read More

Hari Kartini, Pemkab Gelar Bupati Cup

Pemkab Karanganyar akan menggelar turnamen bulu tangkis ganda putri untuk memeriahkan peringatan hari Kartini yang jatuh pada Kamis (21/4) mendatang. Turnamen yang digelar Rabu-Sabtu (20-23/4) ini akan memperebutkan Piala Bupati Cup dengan total hadiah Rp 3,8 juta.

“Turnamen ini untuk memberikan perhatian atas Hari Kartini, selain itu juga untuk mengapresiasi kaum perempuan melalui bulu tangkis,” kata Ketua Pengurus Cabang Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Karanganyar, Juliyatmono. Untuk para pesertanya, panitia membatasi usia minimal 30 tahun dan merupakan warga Karanganyar.

Untuk peserta yang ingin mendaftar dapat mendatangi Kantor KONI kabupaten Karanganyar dengan membayar uang pendaftaran sebesar Rp 30.000 per pasang. Pendaftarannya sudah dimulai sejak kemarin dan akan ditutup pada Rabu (20/4) besok. Rencananya pembukaan turnamen akan dimeriahkan oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani melawan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karanganyar, Purwani Utami.

“Untuk pembukaan turnamen akan ditandingkan duet antara Bupati yang berpasangan dengan Dwi (atlet) melawan Kajari yang berpasangan dengan Mareta (atlet), selain itu kami juga akan mengundang sejumlah pejabat,” tambah pria yang akrab dipanggil Yuli. Dalam pelaksanaan turnamen ini, panitia juga menggandeng Bank Karanganyar selaku sponsor utamanya.

Langkah ini menurut, Yuli sekaligus untuk menyosialisasikan kepada masyarakat terkait perubahan nama bank, yang semula bernama Bank Kredit Desa (BKD) menjadi Bank Karanganyar. “Diperkirakan pendaftar mencapai 60 sampai 80 pasang, turnamen sendiri akan digelar di GOR KONI, sekaligus sebagai awal pemanfaatan GOR Koni.

Read More

Hari pertama Ujian Nasional 17 siswa SMA/MA/SMK absen

Sebanyak 17 peserta Ujian Nasional (UN) SMA/MA/SMK tahun ajaran 2010-2011 absen mengikuti ujian hari pertama, Senin (18/4/2011).

Rinciannya, sebanyak 14 peserta mengundurkan diri dan tiga peserta sakit. Ketua Panitia UN Karanganyar Nur Halimah kepada wartawan, Senin, mengatakan secara keseluruhan jumlah peserta yang tidak mengikuti ujian hari pertama ada sebanyak 17 siswa.

Dia menyebutkan sembilan peserta SMK dengan rincian, satu peserta sakit dan delapan mengundurkan diri. Sementara peserta UN SMA ada sebanyak delapan orang yang mangkir tidak mengikuti ujian. “Dua orang peserta sakit dan enam mengundurkan diri,” sebutnya.

Dia mengaku ada berbagai alasan, salah satunya masalah keluarga hingga menyebabkan peserta mengundurkan diri dan tidak mengikuti ujian nasional. Mereka yang mengundurkan diri juga sebelumnya tidak mengikuti ujian sekolah. Sehingga dipastikan gugur alias tidak lulus.

Read More

Ulat bulu mengganas di Ngringo

Fenomena ulat bulu mulai merambah Kabupaten Karanganyar. Ribuan ulat bulu menyerbu tanaman mangga milik warga di wilayah Ngringo, Kecamatan Jaten, Karanganyar.

(more…)

Read More

Penerangan Jalan Masih Minim

Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Karanganyar menyatakan penerangan jalan umum di wilayahnya masih sangat kurang.

Read More

Dewan Pendidikan awasi UN

Dewan Pendidikan Karanganyar menyebar sejumlah anggota untuk mengawasi ujian nasional (UN) di setiap sekolah di Karanganyar.

Masing-masing sekolah ditempatkan satu orang pengawas dari Dewan Pendidikan, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) dan pengawas dari Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Ketua Dewan Pendidikan Karanganyar, Tjuk Susilo mengatakan, pengawasan dilakukan untuk memastikan bahwa pelaksanaan UN tahun ini berjalan baik.

“Dalam instrument itu antara lain berisi, ketepatan penyelenggaraan jam ujian, apakah para pengawas ujian melaksanakan tugasnya dengan baik atau tidak, nomor ujian tertempel di meja dengan benar, pengawas tidak menggunakan ponsel selama mengawasi atau adanya soal-soal ujian yang rusak dan sebagainya,” ujar Tjuk kepada Espos di SMK Satya Karya Karanganyar,

Read More