Category: Berita

Poktan Wana Tirta panen 6 ton bawang putih

Puluhan petani yang tergabung dalam kelompok tani (Poktan) Wana Tirta Dusun Babar, Desa Anggrasmanis, Kecamatan Jenawi, Karanganyar memanen bawang putih, Kamis (29/9/2011).

Bawang putih yang ditanam warga itu awalnya merupakan bantuan pengembangan sayuran dari pemerintah pusat senilai Rp 40 juta dan dana swadaya Rp 10 juta.Ketua Poktan Wana Tirta, Sumadi mengatakan, hanya dalam jangka waktu 110 hari, para petani berhasil mengolah lahan seluas satu hektar dengan hasil produksi sebanyak 6,016 ton. Dengan asumsi harga jual bawang putih seakrang senilai Rp 12.500/kilogram, maka total hasilnya diperkirakan mencapai Rp 75 juta lebih. “Dari total itu, maka keuntungan yang berhasil diperoleh petani mencapai Rp 25 juta lebih dalam 3,5 bulan,” ujar Sumadi saat ditemui wartawan saat panen raya bawang, Kamis (29/9/2011).

Meskipun saat ini harga bawang putih di pasaran fluktuatif, hal itu dinilainya menjadi satu hal yang biasa. Pihaknya optimistis bisa mempertahankan kondisi tersebut hingga masa-masa panen selanjutnya. Sebetulnya, ungkap Sumadi, masyarakat di Dusun Babar banyak yang menanam bawang. Namun karena harga bawang yang anjlok, maka para petani itu lebih banyak memilih jenis sayur lain seperti kentang, wortel, kobis dan sayuran lainnya. “Tapi akhir-akhir ini banyak petani yang minat kembali untuk menanam bawang,” katanya.

Read More

BKD Tetap Ajukan Dana Rekrutmen CPNS 2011

Dengan dalih banyaknya PNS yang akan memasuki usia pensiun beberapa bulan ke depan dan permintaan pengajuan permohonan pegawai baru di sejumlah Dinas, BKD Karanganyar tetap akan mengajukan dana rekrutmen CPNS 2011 ke Dewan.
Demikian diungkapkan oleh Suwarno, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Karanganyar saat dihubungi, Selasa (27/9). Menurutnya dalam tiga bulan ke depan, paling tidak ada 100 pegawai yang akan terkena purnatugas atau pensiun. Sementara selama kurun Januari hingga April 2012 atau sekarang dalam tahap proses pensiun yakni sekitar 108 orang. “Prioritas rekrutmen nantinya, yakni formasi tenaga kesehatan, guru, dan teknis. Kalau diperkenankan kami meminta 300 formasi CPNS,” ujar dia.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Karanganyar, Rohadi saat ditemui wartawan di Kompleks Gedung DPRD Karanganyar, Selasa (27/9) menegaskan kalau pun nantinya pemerintah akan mengajukan anggaran untuk melakukan rekrutmen CPNS, pihaknya tetap akan menolak pengajuan tersebut. Alasannya, beban APBD untuk menggaji pegawai sudah tinggi, “Di samping itu jumlah pegawai di lingkungan Pemkab sekarang ini masih banyak yakni sekitar 12.000 orang lebih,” kata dia.
Rohadi juga menambahkan bahwa dalam rancangan APBD perubahan 2011, pos belanja langsung pegawai negeri menyedot dana Rp 691,629 miliar, lalu belanja tidak langsung pegawai  mencapai Rp 40,763 miliar. Secara umum postur RAPBD Perubahan 2011 yakni pendapatan Rp 991,439 miliar dan belanja Rp 1,049 triliun, sehingga masih defisit Rp 58,394 miliar. ‘’69,7 persen APBD telah tersedot untuk pegawai, jadi tidak perlu ada rekrutmen CPNS lagi,’’ ujar salah satu politikus PKS di bumi Intanpari ini.
Rohadi mengatakan bahwa Anggaran rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2011 belum masuk dalam Rancangan APBD Perubahan 2011. Sedangkan APBD Perubahan 2011 sendiri sekarang ini masih dalam tahap pembahasan di tingkat Kebijakan Umum Anggaran-Platform Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD. ‘’Di KUA-PPAS kami tak melihat adanya pengajuan dana rekrutmen CPNS, sehingga saya perkirakan pada 2011 ini tak ada rekrutmen CPNS,’’ imbuh dia.

Read More

DPRD Pakpak Bharat kunjungi Karanganyar

Sebanyak 18 anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pakpak Bharat, Provinsi Sumatera Utara, berkunjung ke Karanganyar, Selasa (27/9/2011). Rombongan tersebut diterima oleh Asisten Pemerintahan Setda Karanganyar, Any Indrihastuti, di ruang Podang I Gedung Setda.

Ketua Komisi B DPRD Pakpak Bharat, Muda M Banurea, mengatakan, tujuan kunjungannya kali ini yakni fokus untuk melihat sejauh mana penerapan sistem unit layanan pengaduan (ULP) barang dan jasa, di Pemkab Karangayar. Jika memang memungkinkan, hal yang sama akan diterapkan di Kabupaten Pakpak Bharat.

Sementara itu, Any menyampaikan, ULP di Karanganyar baru diterapkan pada Maret 2011 lalu. ULP pengadaan barang dan jasa ini berkedudukan di bawah naungan Bagian Administrasi Pembangunan Setda Karanganyar. Dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa, Pemkab Karanganyar menerapkan lelang elektronik atau layanan pengadaan secara elektronik (LPSE).

Read More

Waterboom akhirnya bakal hadir di Bumi Intanpari

Mega proyek waterboom akhirnya bakal hadir di Bumi Intanpari.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar siap menggarap mega proyek waterboom di objek wisata air Cumleng di Desa Plumbon, Kecamatan Tawangmangu.

Sebelumnya, Pemkab gagal menggarap proyek waterboom di objek wisata Satpa Tirta Pablengan, Matesih lantaran investor lari.

Kepala Dinas Pariwisata Seni dan Budaya (Disparsenbud) Karanganyar Sugiyarto ditemui wartawan, Senin (26/9/2011) mengatakan mulai menyusun detail engineering desaign (DED) terkait pengembangan objek wisata air Cumleng.

Menurutnya, potensi pengembangan objek wisata air Cumleng sangat besar sekali untuk digarap.

“Kami akan siapkan di sana waterboom. Kalau di Pablengan gagal, kami akan buat waterboom di Cumleng,” jelasnya.

Selama ini, Sugiyarto mengatakan objek wisata air panas Cumleng terbengkalai. Pihaknya berencana membuka kembali dan mendesain ulang objek wisata Cumleng.

Setidaknya, Sugiyarto mengatakan untuk pengembangan objek wisata air panas Cumleng membutuhkan dana senilai Rp 3 miliar lebih.

Read More

Pejabat Pemkab Karanganyar gelar kemah bersama

Seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan mengikuti kemah bersama, Sabtu-Minggu (1-2/10/2011) di Desa Ndayu, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar. Kegiatan tersebut sesuai rencana akan diikuti sebanyak 1000 peserta, rinciannya 300 anggota pramuka dan 700 pejabat karanganyar.

Menurut Camat Gondangrejo Suhardi, untuk peserta pramuka akan mulai mengikuti kemah sejak Rabu nanti. Sedangkan pejabat Karanganyar akan mengikutinya Sabtu-Minggu. Mereka nantinya tersebar di empat dusun, yakni Suroan, Tunjung, Sidomulyo dan Ndayu di Desa Ndayu.

“Dalam kegiatan tersebut juga akan dilakukan bedah rumah. Sebanyak enam unit rumah akan dibedah,” katanya

Read More

IGTKI ikuti Porseni

Kontingen Porseni Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) PGRI Karanganyar dilepas oleh Bupati Karanganyar Rina Iriani untuk mengikuti Porseni tingkat provinsi yang digelar 24-25 September 2011 di Islamic Center Jl Abdulrahman Saleh, Semarang.

Bupati Rina dalam sambutannya berharap tahun 2011 ini IGTKI Karanganyar mampu meraih juara pertama. Mengingat pengalaman Porseni tahun 2010 lalu, Karanganyar meraih juara 2 untuk kategori bercerita dan juara 2 kategori bermain sambil bernyanyi.

Ketua IGTKI PGRI Karanganyar, Amanah mengatakan IGTKI telah menyelenggarakan seleksi Porseni tingkat kabupaten 16-17 September di TK Negeri Pembina. Dua kategori dilombakan yakni gerak dan lagu serta senam irama. “Seleksi dipersiapkan untuk mempersiapkan kontingen Porseni Karanganyar maju tingkat Provinsi Jawa Tengah,” katanya.

Read More

Komisi I DPRD Barito Kuala Barito kuala Kunker ke karanganyar

Sebanyak 12 orang anggota Komisi I DPRD Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Karanganyar, Kamis (22/9/2011).

Ketua DPRD Barito Kuala, Husain Ahmad mengatakan, tujuan rombongan berkunjung ke Karanganyar yakni untuk silaturahmi sekaligus studi komparasi tentang sejumlah pelayanan masyarakat yang ada di Bumi Intanpari.

Menurut Husain, Karanganyar layak untuk dikunjungi lantaran banyak pelayanan kepada masyarakat yang bisa dicontoh. Misalnya, sebut dia, pihaknya ingin menggali lebih dalam tentang pola pelayanan kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK), pelayanan listrik dan air bersih, pelayanan pajak serta sertifikat tanah.

Apalagi, lanjut Husain, Karanganyar memliki program unggulan seperti Ratna (Rakyat tercatat negara aman), Larasita (Pelayanan rakyat untuk sertifikasi tanah), Parsih (Pembayaran air bersih) dan Paryati (Pajak rakyat terurus tenteram Indonesia). Rombongan anggota DPRD Barito Kuala itu diterima oleh Plt Sekda, Sri Suranto dan sejumlah SKPD Karanganyar, di ruang Podang I Setda Karanganyar.

Read More

Tim penilai BKKBN Jateng datangi Karanganyar

Tim penilai dari Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jateng mendatangi Karanganyar terkait lomba KB Kesehatan. Rombongan tersebut diterima oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani SR, di ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati, Rabu (21/9/2011).

Dalam kesempatan itu, ketua tim penilai, Zainal menyampaikan Kabupaten Karanganyar, melalui Kodim 0727 Karanganyar, mewakili Korem 074 Warastratama Surakarta maju dalam lomba KB Kesehatan ke tingkat provinsi.

“Kami menilai seberapa jauh anggota TNI, yakni anggota Kodim 0727 Karanganyar, terlibat dan ikut menyukseskan program KB Kesehatan,” ujar Zainal.

Tim penilai lomba terdiri atas Kodam IV Diponegoro, Dinas Kesehatan Jateng dan Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BPPPAKB) Jateng. Selanjutnya, tim tersebut bertolak untuk meninjau lokasi lomba di Desa Tuban, Kecamatan Gondangrejo.

Read More

Java Promo gelar halalbihalal

Forum koordinasi Java Promo menggelar halalbihalal di Graha Pindusita Agrowista Sondokoro, Karanganyar, Selasa (20/9/2011). Java Promo adalah gabungan para pelaku usaha, dan dinas pariwisata di Jateng dan DIY.

Ketua Sekber Java Promo, Untoro Budiharjo mengatakan, sejak didirikan pada 2002 lalu, ada 15 kabupaten dan kota di Jateng dan DIY yang bergabung di Java Promo. Ke depan pihaknya berharap dengan adanya program-program yang dibuat oleh setiap kelompok kerja (Pokja) di Java Promo, bisa memberikan manfaat bagi pemerintah daerah maupun masyarakat di daerah masing-masing.

“Terutama untuk meningkatkan citra pariwisata di Jateng dan DIY agar lebih berkualitas,” ujar Untoro di Graha Pindusita, Selasa (20/9/2011) siang. Menurut Untoro, beberapa kali Java Promo telah mempromosikan pariwisata ke berbagai daerah se-Nusantara. Pada November mendatang, Java Promo akan menyelenggarakan program Gelar Karya Desa Wisata.

Read More

Pasokan Semen di Karanganyar Sudah Stabil

Setelah sempat mengalami kekosongan bahan bangunan semen selama lebih kurang satu minggu, saat ini pasokan semen untuk wilayah Karanganyar sudah berangsur stabil. Meski demikian, harga per saknya masih di atas harga normal yakni Rp 50.000.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop dan UMKM) Sundoro mengakui adanya kekosongan semen. Tetapi, Sundoro menampik jika kekosongan semen di Karanganyar disebut kelangkaan. “Setelah muncul isu kelangkaan semen, kami terjunkan petugas untuk melakukan pengecekan di lapangan, dan itu bukan kelangkaan melainkan hanya kurangnya pasokan semen untuk wilayah Karanganyar,” papar Sundoro, Sabtu (17/9).

Kondisi ini disebabkan, karena sejak H-4 Lebaran, truk-truk yang biasa mengangkut semen sudah dilarang beroperasi. Sehingga terjadi kekosongan pasokan semen selama satu minggu. Akibatnya, harga semen sempat mengalami lonjakan hingga mencapai Rp 60.000 per sak. Padahal harga normal hanya Rp 42.000 sampai 45.000 per sak, tergantung jumlah pembelian.

Semen yang mengalami kekosongan yakni merek Gresik, sementara lainnya seperti Tiga Roda, dan Holcim masih mencukupi. Sundoro menguraikan untuk setiap harinya pasokan semen ke wilayah Surakarta mencapai 24.000 ton. Meliputi semen Holcim sebanyak 1.000 ton per hari. “Sementara Tiga Roda berkisar antara 7.000 ton hingga 9.000 ton perhari, dan untuk semen Gresik hanya 5000 ton perhari,” tambah Kepala Disperindagkop dan UMKM saat ditemui wartawan di ruang kerjanya. Tetapi, Sundoro tidak dapat memastikan berapa banyak pasokan semen untuk wilayah Karanganyar setiap harinya. Meski saat ini kebutuhan semen untuk wilayah Karanganyar sudah dapat teratasi, tetapi harga rata-rata semen masih di atas harga normal yakni Rp 50.000 per saknya. “Tetapi dalam waktu dekat harga akan normal kembali, yakni Rp 42.000 hingga Rp 45.000 setiap saknya.

Read More