Category: Berita

KECELAKAAN KARAMBOL: 2 Mobil & Motor Bertabrakan, 3 Luka

Kecelakaan karambol melibatkan dua mobil serta satu motor terjadi di ruas Jl Lawu, Karanganyar tepatnya di depan BTPN, Minggu (11/3) sekitar pukul 06.45 WIB. Kecelakaan tersebut menyebabkan satu orang luka parah serta dua di antaranya mengalami luka ringan.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan kecelakaan karambol bermula saat mobil Honda Stream yang dikendarai Edward Yusuf, warga Solo melaju dengan kencang dari arah timur atau Tawangmangu menuju Solo. Laju kendaraan tidak terkendali. Hingga mobil Honda Stream yang dikemudikan seorang pelajar ini memakan jalur arah berlawan.

Dari arah berlawanan melaju mobil Mitsubishi Colt yang dikemudikan Mujiyono, warga Jaten, Karanganyar. Mengingat jarak yang terlalu dekat, tabrakan hebat dua mobil tersebut pun tak terelakkan. Bahkan kondisi mobil ringsek dan berbalik arah.

Sementara dari arah belakang Mitshubisi Colt melaju sepeda motor Honda Astrea 800 yang dikemudikan Sri Raharjo. Karena tak mampu menghentikan laju kendaraanya, akhirnya motor korban menabrak Mitshubisi Colt tersebut.

Motor korban masuk ke bagian bawah mobil tersebut. Sementara pengendara sepeda motor terpental ke atas mobil mitshubisi. Akibat kejadian itu pengendara Honda Stream mengalami luka parah di bagian pelipis kanan dan harus dilarikan ke rumah sakit PKU Karanganyar. Sedangkan dua orang masing-masing pengendara sepeda motor dan mobil mitshubishi colt hanya mengalami luka ringan.

Petugas Satlantas Polres Karanganyar berusaha mengatur arus lalu lintas yang tersendat lantaran kejadian tersebut

Sumber : http://www.solopos.com/2012/karanganyar/kecelakaan-karambol-2-mobil-motor-bertabrakan-3-luka-169484

Read More

ANTISIPASI BENCANA: BPBD Jateng Siap Antisipasi Bencana Alam

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah (Jateng) siap mengantisipasi terjadinya bencana alam di Kabupaten Karanganyar.

BPBD Jawa Tengah akan mem-back up BPBD Karanganyar saat terjadi bencana alam seperti tanah longsor dan puting beliung. Demikian disampaikan Kepala Bidang Tanggap Darurat BPBD Jawa Tengah, Gembong Purwanto Nugroho, Kamis (8/3/2012).

Ia pun mengatakan pelaksanaan tanggap darurat yang dilakukan BPBD Karanganyar cukup maksimal. Petugas langsung turun lapangan ketika terjadi bencana alam untuk mengevakuasi warga sekitar.  “Langkah pertama evakuasi warga agar bencana alam tidak menimbulkan korban jiwa,” katanya saat meninjau ke beberapa lokasi tanah longsor yang terjadi beberapa pekan lalu.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Aji Pratama Heru Kristanto menjelaskan peninjauan dilakukan di tiga kecamatan yang terkena tanah longsor yakni Matesih, Karangpandan dan Ngargoyoso. Selain meninjau, BPBD Jawa Tengah juga mengecek kesiapan petugas serta sarana dan prasarana yang dipakai saat tanggap darurat bencana alam.

Read More

Pemkab Karanganyar Helat FESTIVAL SENI TRADISIONAL

Pemkab Karanganyar akan menggelar Festival Seni Tradisonal dalam rangka penggalian potensi budaya di setiap kecamatan. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara bergilir di setiap kecamatan mulai bulan Maret hingga November 2012.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (DIsparbud) Karanganyar, Sugiyarto mengatakan setiap kecamatan di Kabupaten Karanganyar mempunyai potensi budaya dan seni tradiosional yang khas. Maka dari itu, pihaknya ingin mengembangkan dan memelihara budaya tersebut terutama pada generasi muda. “

Pelaksanaannya dilaksanakan mulai bulan Maret hingga November karena menggunakan sistem bergilir. Misalnya, bulan Maret yang tampil kesenian dari Kecamatan Jumapolo, bulan depannya lagi Ngargoyoso

Read More

Audiensi Yayasan Bakti Umar Madani dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar

Ruang Garuda Setda Kab. Karanganyar

Audiensi Yayasan Bakti Umar Madani dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar berlangsung di ruang Garuda Setda Karanganyar, rabu pagi (7/3/2012). Bupati Karanganyar Dr. Hj. Rina Iriani Sri Ratnaningsih, M.Hum yang mewakilkan kepada Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Ir. Didik Joko Bakdono, M.Si menerima dengan baik kehadiran para pengurus dari Yayasan Bakti Umar Madani yang terdiri dari Ketua / pembina, Ketua Bidang Keorganisasian, sekretaris dan anggota. Dalam acara tersebut, hadir pula perwakilan Kemenag Kab. Karanganyar, Kabag Kesra Setda Karanganyar dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Karanganyar.

Ir. Didik Joko Bakdono menanggapi dengan baik dan memberikan apresiasi yang begitu luar biasa. “Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan mendukung 100% bahkan 200%”, ujarnya.

Sementara itu Ketua Bidang Keorganisasian Dwi Sunaryo menyampaikan maksud dan tujuan atas kehadirannya bersama rombongan pengurus dari Yayasan  antara lain Sosisalisasi atas keberadaan Yayasan Bakti Umar Madani dan Forum Kerja sama Masjid ( FORKAMAS ), serta mohon dukungan dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar, juga beberapa Program Kerja Yayasan, antara lain bidang Pendidikan, Sosial, Ekonomi, dan Agama.

DemikianDishubkominfoKab.Karanganyar (Sy/Ad)

Read More

Jumlah Alat e-KTP Minim

Jumlah mesin untuk pendataan elektronik kartu tanda penduduk (e-KTP) wilayah Karanganyar masih minim. Untuk saat ini satu kecamatan hanya diberikan dua mesin, padahal jumlah warga yang wajib e-KTP lebih dari 35.000 jiwa. Mesin e-KTP sendiri sudah didatangkan sejak 23 Februari yang lalu, tetapi baru beberapa alat saja yang dikirimkan ke kecamatan.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Karanganyar Sucahyo mengatakan jumlah mesin untuk wilayah Karanganyar masih jauh dari kata ideal. “Dua alat itu hanya untuk 35.000 wajib e-KTP, dan setiap kelebihan 15.000 harusnya ada tambahan satu mesin lagi,” Dia mencontohkan untuk Kecamatan Karanganyar yang notabene merupakan kecamatan terbesar dengan jumlah wajib e-KTP mencapai 68.000 hanya mendapatkan dua mesin. “Idealnya di atas 65.000 mendapatkan empat mesin,” susulnya.
Terkait kondisi ini, pihaknya mengaku tidak dapat berbuat banyak karena kemungkinan adanya tambahan itu sangat kecil. “Biasanya yang dapat tambahan adalah kota-kota yang menyelenggarakan e-KTP pertama, sementara kami yang kedua,” tandasnya. Karanganyar sendiri mendapatkan 36 mesine-KTP yang di bagi untuk 17 Kecamatan. yang ada. Dari 17 Kecamatan, empat di antaranya sudah mendapatkan kiriman mesin. Antara lain Kecamatan Mojogedang, Kerjo, Jenawi dan Ngargoyoso. Sedangkan, mesin e-KTP sisanya akan dikirimkan secara berkala. Sementara di Dispendukcapil sendiri akan menyiagakan dua mesin untuk melayani jika sewaktu-waktu ada yang akan membuat e-KTP di kantor Dispendukcapil.
Sucahyo menambahkan sebelum pelaksanaan pencatatan data, para operator atau petugas e-KTP akan mendapatkan bimbingan teknis dari konsorsium.

Read More

Pemkab Data Warga yang Ingin Bedol Desa

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar terus menindaklanjuti rencana Transmigrasi serempak atau bedol desa yang ingin dilakukan oleh 168 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Ngledok, Desa Gerdu, Kecamatan Karangpandan.

Selasa (6/3) kemarin, pemerintah kecamatan mengumpulkan sejumlah perwakilan warga, Muspika serta instansi terkait untuk melakukan pendataan. Pihak Kecamatan berharap Pemerintah Desa memastikan keinginan warga yang ingin ikut program Bedol Desa.

“Kami belum memiliki data konkret jumlah warga yang bersedia ikut transmigrasi. Jadi hari ini kami berkumpul untuk membahas permasalahan itu,” terang Camat Karangpandan Sugeng Raharto, usai Rapat Koordinasi (Rakor), Selasa (6/3).  Dengan terkumpulnya dari Pemdes, nantinya mereka dapat melihat berapa jumlah konkret keluarga yang ingin melakukan Bedol Desa.

Ia mengatakan untuk memastikan keinginan warga yang ingin melakukan Bedol Desa, nantinya Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) akan mengadakan penyuluhan kepada warga. Langkah ini adalah untuk memastikan kesiapan warga dalam menghadapi kehidupan baru di lokasi baru nantinya.  Sehingga, lanjut Sugeng, jangan sampai setelah berada di lokasi transmigrasi terjadi hal-hal yang tidak  diinginkan warga.

Meski belum mengetahui secara pasti berapa banyak warga yang berminat untuk Bedol Desa, tetapi Kepala Desa Gerdu, Suwarno mengklaim jumlah warga yang menyetujui Bedol Desa mencapai lebih dari 50 persen.

Sementara Kabid Pelatihan dan Transmigrasi Dinsosnakertrans Karanganyar, Ida Wijayati mengatakan untuk Bedol Desa, Pemkab perlu mengajukan ke Pemerintah Provinsi, yang akan di diteruskan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans).

“Ini kan masuk kategori transmigrasi umum yang diikuti oleh seluruh warga (Bedol Desa) jadi nanti harus ada pengajuan ke provinsi dan ke Kemenakertrans,” katanya.

Read More

Polres Latihan Pengendali Massa

Sedikitnya 50 personel dari satuan Pengendali Massa (Dalmas) Sabhara Polres Karanganyar melakukan latihan antisipasi demonstrasi di Halaman Mapolres, Selasa (6/3) pagi. Pelatihan ini bertujuan untuk melatih keahlian personel, jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk mengendalikan massa yang beringas. Rencananya, latihan Dalmas ini bakal digelar rutin dua kali dalam satu minggu, yakni Selasa dan Jumat.

Kapolres Karanganyar AKBP Nazirwan Adjie Wibowo melalui Kasat Sabhara AKP Aris Ribuana menjelaskan, pelatihan ini selain untuk mengasah kemampuan para personel juga untuk menyiagakan pasukan jika sewaktu-waktu dibutuhkan. “Memang saat ini kondisi di Karanganyar masih kondusif, tetapi kita tetap siaga, untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu dibutuhkan,” jelasnya kepada wartawan, Selasa (6/3).

Disinggung mengenai tujuan pelatihan ini apakah untuk mengantisipasi demo kenaikan BBM yang saat ini tengah marak, Aris tidak menampik. “Ya nanti juga untuk mengantisipasi demo-demo,” paparnya. Pelatihan ini melibatkan sedikitnya dua peleton Dalmas Sabhara atau sekitar

Pelatihan yang diberikan kepada para personel meliputi, pelatihan Dalmas awal yakni pengendalian massa yang hanya menggunakan kemampuan tangan. Nantinya pelatihan akan ditingkatkan ke Dalmas lanjut yakni menggunakan tameng dan tongkat. Namun pihaknya masih kekurangan sejumlah kelengkapan dalam pengendalian massa seperti tidak adanya kendaraan taktis pengurai massa APC dan AWC.

“Kalau untuk kelengkapan lainnya semuanya sudah sesuai standar, tetapi kami belum memiliki dua mobil APC dan AWC. Kalau memang nanti membutuhkan, kami minta bantuan yang ada di Solo,” tandasnya.

Read More

PEMKAB KARANGANYAR AKAN MENGADAKAN SENI BUDAYA TRADISONAL TAHUN 2012

Kesenian tradisional sekarang ini sudah luntur di terpa jaman modern. Dengan demikian Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar terpanggil mengadakan Festival Seni Tradisional dalam rangka Penggalian dan Aktualisasi Potensi Seni Budaya Tradisional Tingkat Kecamatan se – Kabupaten Karanganyar Tahun 2012.

Kegiatan ini di selenggarakan bertujuan untuk menggali dan mencari Seni Tradisional Kabupaten Karanganyar  serta membangkitkan minat, bakat dan kreativitas masyarakat untuk pengembangan dan pelestarian Seni Budaya Tradisional khususnya generasi muda.

Adapun pendaftaran peserta Festival Seni Budaya Tradisional Tingkat Kecamatan se – Kabupaten Karanganyar Tahun 2012 di Kecamatan-kecamatan yang sudah di tentukan oleh pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, dalam kurun waktu bulan ini sampai dengan awal bulan November Tahun 2012. Peserta diwajibkan dari masing-masing desa/kelurahan wilayah kecamatan setempat.

Ketentuan persyaratan peserta dan materi yang akan mengikuti Festival Seni Budaya Tradisional dapat dilihat di kantor Kecamatan setempat atau kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karangnyar.

Demikian Dishubkominfo  Kab. Karanganyar (anggun)

Read More

PEMILIHAN PUTRA PUTRI LAWU DUTA WISATA TAHUN 2012 KABUPATEN KARANGANYAR

Dalam rangka mempromosikan Wisata Kabupaten Karanganyar, Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar akan menyelenggarakan Pemilihan Putra Putri Lawu Duta Wisata Tahun 2012 yang secara rutin di selenggarakan setiap tahun. Melalui sosialisasi Pemilihan Duta Wisata Karanganyar Tahun 2012 di TIC  (Tourism Information Centre) Senin pagi (05/03/ 2012). Sosialisasi dihadiri dari berbagai pihak yaitu Kepala Dinas Pendidikan dan Olah Raga Kab. Karanganyar, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kab. Karanganyar, Rektor/Direktur Perguruan Tinggi se-Kab. Karanganyar, Kepala SMU/SMK se-Kab. Karanganyar, Kepala UPTD  Kec. Se-Kab. Karanganyar, dan Camat se-Kab. Karanganyar.

Kegiatan Pemilihan Duta Wisata  tersebut akan di agendakan pada tanggal 7 Juli 2012 yang bertempatkan di TIC (Tourism Information Centre)  Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar utara alun-alun Kabupaten Karanganyar. Peserta Pemilihan Putra Putri Lawu Duta Wisata Tahun 2012 yaitu pemuda/pemudi, mahasiswa, siswa SMU/SMK di Karanganyar yang mempunyai potensi dan intelektual yang tinggi.  “Generasi Muda adalah Generasi Penerus bangsa”

Adapun pendaftaran Peserta Pemilihan Duta Pariwisata Kab. Karanganyar dibuka mulai tanggal 1 Mei – 20 Juni 2012, di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Karanganyar Telp. 0271-495439 atau TIC (Tourism Information Centre) utara alun-alun Kab. Karanganyar, Jam 08.00 WIB s/d 14.00 WIB

Ketentuan persyaratan peserta dapat di lihat di Web Kabupaten Karanganyar serta Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar atau TIC (Tourism Information Centre) utara alun-alun Kabupaten Karanganyar pada jam kerja.

Demikian Dishubkominfo  Kab. Karanganyar (Bb dan Ang)

Read More

Warga Ngledok Minta Bedol Desa

168 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di Ngledok, Desa Gerdu, Karangpandan mengusulkan kepada pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar untuk bedol Desa. Usulan Bedol Desa ini diungkapkan agar kehidupan mereka masih menyatu dengan warga lainnya, meski harus berpindah tempat tinggal.
Menanggapi usulan ini Pemkab Karanganyar akan mengusahakannya, demi menghindarkan warga dari ancaman longsor. Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar Samsi mengatakan bahwa warga Ngledok menyetujui untuk diberangkatkan transmigrasi. Tetapi, warga meminta agar transmigrasi itu tidak akan memisahkan kehidupan warga Ngledok ke depannya.
“Warga meminta agar mereka tetap ditempatkan dalam satu lokasi, yang dengan kata lain warga minta agar transmigrasi itu dilakukan secara serempak atau Bedol Desa,”
Selain transmigrasi, Pemkab Karanganyar juga memberikan dua opsi relokasi lainnya. Dua opsi lainnya yakni transmigrasi secara mandiri dan tukar guling. Untuk transmigrasi mandiri warga Ngledok di berikan tanah dan dibangunkan rumah oleh pemerintah di tempat yang aman. “Sementara tanah milik warga, tetap menjadi haknya,” kata Samsi.
Sedangkan relokasi tukar guling yakni dengan mengganti tanah warga. “Tanah warga diganti oleh pemerintah di lokasi yang aman, sementara tanahnya yang ada di Ngledok menjadi milik pemerintah untuk penghijauan,” tuturnya.
Dari tiga opsi yang disosialisasikan oleh Pemkab itu, ternyata warga memilih transmigrasi. Tetapi dengan catatan secara serempak yakni Bedol desa. Pilihan untuk merelokasi 168 KK ini merupakan hasil dari penelitian yang dilakukan oleh tim dari Pemkab dan dikomandani oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Dari hasil penelitian itu, merekomendasikan agar seluruh warga yang ada di area rawan longsor segera dipindahkan di tempat yang lebih aman.
Dengan pilihan itu, Pemkab Karanganyar sudah memerintahkan kepada Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) untuk mengurusnya. Bahkan pihaknya juga berencana melakukan pengecekan ke lokasi transmigrasi untuk mengecek kondisi tanah yang akan di tuju. “Kami tidak ingin nanti tanah yang akan ditempati tanah gambut yang tidak bisa dikelola,” tutup Samsi.

Read More