Category: Berita

DSC_0100 copy

Mencintai Alam, Mahasiswa KKN UNS Tanam Pohon

Karanganyar, Rabu (20/08/2014)

Bupati Karanganyar Juliyatmono menanam pohon bersama mahasiswa KKN UNS di kawasan hutan Desa Segorogunung, Kecamatan Ngargoyoso, Selasa (19/08) pagi.

Bupati Karanganyar Juliyatmono menanam pohon bersama mahasiswa KKN UNS di kawasan hutan Desa Segorogunung, Kecamatan Ngargoyoso, Selasa (19/08) pagi.

Kepedulian dan mencintai alam khususnya di kawasan hutan bisa diwujudkan dengan berbagai cara, salah satunya dengan menanam bibit pohon.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNS yang ditempatkan di Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar melakukan penanaman pohon di kawasan hutan terletak di Desa Segorogunung.
“Kami mengadakan penanaman pohon ini karena warga merasa resah, tanamannya dimakan gerombolan kera yang turun gunung,” kata Bayu Bintoro, Ketua Koordinator Kelompok, saat dilokasi penanaman, Selasa (19/08).
Dengan begitu, lanjutnya, kawanan kera tidak lagi memakan tanaman warga karena di atas (lokasi penanaman) sudah ada pohon untuk menghalau agar tidak lagi turun.
Adapun bibit pohon yang disediakan kates sebanyak 3000 bibit, alpokat, jambu air, dan duwet.
Bupati Juliyatmono, dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo juga turut hadir dilokasi merasa senang karena generasi muda turut andil mencintai dan peduli terhadap alam.
“Dengan mencintai alam berarti juga mencintai negeri ini. Jangan merusak alam yang kita miliki, namun lestarikan agar tetap hijau,” ujar Bupati Karanganyar, Juliyatmono.pd

Read More
DSC_0078 copy

Tumplek Blek,Masyarakat Karanganyar Lihat Karnaval

Karanganyar, Selasa (19/08/2014)

Karnaval seni dan budaya meriahkan peringatan HUT RI ke 69 di Kabupaten Karanganyar

Karnaval seni dan budaya meriahkan peringatan HUT RI ke 69 di Kabupaten Karanganyar

Puluhan ribu masyarakat Kabupaten Karanganyar memadati sepanjang jalan Lawu sampai jembatan siwaluh. Antusias mereka dengan perhelatan bertema Karnaval Seni dan Budaya Tahun 2014 terlihat begitu tinggi.

Dari usia anak-anak,remaja,dewasa,dan orang tua. Ajang karnaval itu diikuti 98 kontingen dari Sekolah,SKPD, BUMD, Kecamatan, Perguruan Tinggi, dan RSUD. Masing-masing kontingen mengirimkan 100 orang.

Iring-iringan kontingen paling depan diikuti Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, diikuti pimpinan SKPD. Setiap kontingen menampilkan atraksi di depan Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan tamu undangan yang berada di tenda kehormatan, di depan rumah dinas Bupati Karanganyar .
“Ini merupakan salah satu upaya untuk memunculkan potensi-potensi seni budaya dan kreativitas masyarakat Kabupaten Karanganyar” ujar Juliyatmono, dengan memakai baju lurik dan ikat kepala warna cokelat.

Dari hasil pengamatan, kreativitas ditampilkan ada yg memakai baju wayang orang, punokawan, petani, kostum batik carnival, dan reog.

“Senang sekali melihatnya, bahkan bisa menghibur,” ujar wakidi, yg datang dari Karangpandan.
Tidak hanya itu saja, Pemkab Karanganyar juga mengadakan Lawu Fair di tiga tempat, yakni papahan, di depan Kantor Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT), dan di terminal bejen yg berlangsung mulai pukul 19.00 WIB, Selasa (19/08) malam. Di tempat itu ditampilkan berbagai pertunjukan musik, tari, pantomim, maupun solo vokal.

Dilain tempat, pihak Kantor Kecamatan Tawangmangu juga mengadakan pawai yang sama yang dimulai dari lapangan Bener sampai terminal Tawangmangu. “Diikuti 35 kontingen dari berbagai unsur pendidikan, dan warga di 10 desa/kelurahan,” ujar Titik Umarni, Camat Tawangmangu, Selasa (19/08) saat ditemui dilokasi karnaval.

Ribuan warga terlihat menonton dari sepanjang jalan sekitar dua kilometer yang dilalui peserta karnaval. Kendati demikian, pelaksanaan bisa berjalan dengan aman dan tertib.pd

Read More
DSC_0186

Berjalan Khidmad, Upacara Peringatan HUT RI ke 69

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menyerahkan Bendera Merah Putih kepada Paskibrata, RR Pratiwi SP, pada Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke 69, di Alun-alun Kabupaten Karanganyar, Minggu (17/08) pagi.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menyerahkan Bendera Merah Putih kepada Paskibrata, RR Pratiwi SP, pada Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke 69, di Alun-alun Kabupaten Karanganyar, Minggu (17/08) pagi.

Karanganyar, Senin (18/08/2014)

Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke 69 di Kabupaten Karanganyar berjalan dengan lancar dan khidmat. Ribuan peserta upacara dari berbagai unsur pelajar, pegawai negeri sipil, pramuka, TNI, dan Polri. Di tenda kehormatan juga dihadiri para Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Muspida, anggota-anggota DPRD, Sekretaris Daerah Samsi, Kepala SKPD, Camat, dan Veteran.

Dari kejahuan terlihat barisan Pasukan Pengibar Bendera Tanah Air (Paskibrata) Kabupaten Karanganyar bersiap memasuki alun-alun sebagai tempat upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih, Minggu (17/08) pagi.

Paskibrata yang selama 20 hari dilatih, berjalan dengan gagah dan rapi menuju tiang bendera. Kemudian, Raden Roro Pratiwi Sisphaningrum Priambodo, berasal dari SMK Penerbang Bina Dirgantara, Colomadu, sebagai pembawa bendera berjalan menuju ke hadapan Bupati Karanganyar, Juliyatmono untuk menerima sang Merah Putih. “Rasanya gugup,  soalnya ini pertama kali apalagi langsung berhadapan dengan Bupati,” ujar Pratiwi, setelah selesai acara.
Dara kelahiran, Sragen, 12 Mei 1998 itu merasa senang karena bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan lancar. “Ini hasil pengemblengan yang mengajarkan disiplin, tanggung jawab, dilatih fisik dan mental,” katanya lagi.

Saat membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Bupati Juliyatmono mengatakan kita yang berada di Jawa Tengah ini, yakin dan mampu menjadi agen perubahan dan kemajuan untuk mencapai tujuan Indonesia Merdeka.

“Kita tekankan untuk memperkokoh komitmen mencintai tanah air dimulai mencintai Kabupaten Karanganyar,  Jawa Tengah, negara ini untuk terus bersatu,” tambahnya setelah Upacara selesai.
Dia juga mengutip perkataan Bung Karno yaitu kita merdeka bertujuan semua untuk semua. Maka dari itu sebagai warga negara, komitmen menjaga persatuan dan kesatuan, dan memajukan Kabupaten Karanganyar.

Pada kesempatan itu juga ditampilkan defile barisan 2500 orang yang mengikuti upacara. Mereka berbaris rapi dan gagah dihadapan Bupati, Wakil Bupati, Muspida dan tamu undangan berjalan didepan Kantor Setda Kabupaten Karangayar. “Luar biasa, peringatan HUT RI ke 69 pada tahun ini. Apalagi ada defile seperti ini,” ujar Adi Prasetya, warga Kabupaten Karanganyar, ikut menonton acara. pd

Read More
DSC_0110 copy

Mau Nonton Wayang Kulit? Ini Dia Jadwal dan Lokasinya

Karanganyar, Sabtu (16/08/2014)

Pagelaran wayang kulit di adakan 17 lokasi di Kabupaten Karanganyar

Pagelaran wayang kulit di adakan 17 lokasi di Kabupaten Karanganyar

Gelaran seni wayang kulit semalam suntuk diadakan di berbagai tempat. Pelaksanaan di 17 di Kecamatan, Kabupaten Karanganyar berlangsung mulai bulan Agustus sampai November 2014. Acara direncanakan dimulai pukul 20.00 WIB.

Setiap lokasi pagelaran wayang kulit dimainkan oleh dalang cilik maupun dalang dewasa. Berikut ini merupakan jadwal dan lokasi pementasan wayang kulit sebagai pelestarian budaya Jawa.

Minggu 10 Agustus 2014 Puntukrejo, Ngargoyoso
Rabu 20 Agustus 2014 Tunggulrejo, Jumantono
Rabu 27 Agustus 2014 Suruh kalang, Jaten
Kamis 28 Agustus 2014 Kragan, Gondangrejo
Sabtu 30 Agustus 2014 Botok, Kerjo

Rabu 3 September 2014 Tlobo, Jatiyoso
Sabtu 13 September 2014 Wonolopo, Tasikmadu
Sabtu 20 September 2014 Kaliboto, Mojogedang
Kamis 25 September 2014 Macanan, Kebakkramat
Sabtu 27 September 2014 Karang, Karangpandan

Sabtu 4 Oktober 2014 Koripan, Matesih
Sabtu 11 Oktober 2014 Balong, Jenawi
Jumat 24 Oktober 2014 Ploso, Jumapolo
Kamis 30 Oktober 2014 Ngepungsari, Jatipuro

Sabtu 1 November 2014 Gajahan, Colomadu
Sabtu 8 November 2014 Karanglo, Tawangmangu
Sabtu 15 November 2014 Cerbonan, Karanganyar

Read More
DSC_0265 copy

Irama Orkestra Menggema di Candi Sukuh

Penampilan musik orkestra di Candi Sukuh terlihat memukau penonton walaupun diselimuti udara dingin, Kamis (14/08) malam

Penampilan musik orkestra di Candi Sukuh terlihat memukau penonton walaupun diselimuti udara dingin, Kamis (14/08) malam

Dalam heningnya malam yang dibalut dingin dan kabut, disertai dengan sapaan sinar bulan purnama, irama violin, kontrabass, cello terdengar sayup-sayup di area Candi Sukuh, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Kamis (14/08). Suara-suara merdu itu pun membuai angan pendengarnya dan tak disangka kaki sudah menginjak rerumputan di pelataran candi Hindu itu.

Saat memasuki area itu, sudah ada ratusan warga yang berkelompok dan duduk bersila dengan beralaskan tikar. Sebagian warga pun terlihat kedinginan sehingga mengenakan jaket tebal. Tidak hanya warga, sejumlah seniman dan penggemar musik pun juga terlihat bergerombol di tempat tersebut.

Di balik dingin dan sunyinya candi, mereka yang tidak hanya berasal dari Karanganyar, melainkan Solo dan wilayah lainnya rela menempuh perjalanan yang cukup menguras tenaga yang notabene lokasi acara yang relatif tinggi dibandingkan dengan kawasan lainnya di sekitar Solo. Ya mereka rela berduyun-duyun untuk menyaksikan Ekstensya String Music Camp and Concert 2014.

Sesaat kemudian, munculah sosok Setyawan Jayantoro yang ditunjuk menjadi komposer sekaligus instruktur. Dirinya dan tim sebanyak 29 seniman menyuguhkan musik orkestra bertajuk Syahdu Hutan Rakyat. Dalam kesempatan itu, warga Ngringo, Jaten, Karanganyar tersebut mewakili seniman Indonesia dalam gelaran akbar itu. Di sisi lain, pementasan musik bertaraf internasional itu juga menghadirkan instruktur asal Norwegia, Terje Moe Hansen. Dengan jiwa seninya itu, dirinya memimpin sejumlah seniman melantunkan irama yang membuai angan para penikmat seni.

Dari deretan penonton, terlihat Bupati Karanganyar Juliyatmono beserta wakilnya Rohadi Widodo. Keduanya pun terkesan hanyut dalam nuansa keakraban itu. Di sela acara, Bupati mendapatkan kesempatan memainkan alat musik viollin. Dirinya juga didaulat untuk membuka acara itu. “Kami sangat mengapresiasi acara malam ini. Dengan adanya acara ini, kami yakin Kabupaten Karanganyar bisa lebih dikenal oleh wilayah lain, bahkan mancanegara. Oleh karena itu, kami berharap acara ini bisa digelar tiap tahun. Tentunya dengan konsep yang berbeda-beda sehingga tidak terkesan monoton,” kata nya, kemarin. pd

Read More
DSC_0125 copy

Kodim 0727/Karanganyar Latih Paskibrata

Karanganyar, Kamis (14/08/2014)

Paskibrata Kabupaten Karanganyar dilatih oleh Kodim 0727/Karanganyar di alun-alun, Rabu (13/08) pagi

Paskibrata Kabupaten Karanganyar dilatih oleh Kodim 0727/Karanganyar di alun-alun, Rabu (13/08) pagi

Untuk pengibaran dan penurunan bendera merah putih pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 69, perlu dipersiapakan secara baik dan matang. Kodim 0727/Karanganyar telah melatih 75 Pasukan Pengibar Bendera Tanah Air (Paskibrata) dari pelajar SMA/SMK Negeri maupun Swasta se Kabupaten Karanganyar.

“Kami telah menyeleksi secara ketat pelajar meliputi tinggi badan, berat badan, maupun fisik, diambil yang baik dan mempunyai kemampuan,” ujar Batiopslap Kodim 0727/ Karanganyar, Pelda Bambang Eko selaku pelatih Paskibrata, Rabu (13/08) siang, saat melatih di alun-alun Kabupaten Karanganyar.

Mereka rata-rata dari pelajar kelas satu dan dua. Selama latihan, diwajibkan bersikap disiplin dan dilatih mental. “Latihan dimulai pukul 07.00 sampai 13.00, dimulai tanggal 21 Juli 2014 sampai menjelang upacara 17 Agustus. Memasuki lebaran diliburkan, dilanjutkan tanggal 4 Agustus,” jelas Pelda Bambang Eko.

Pelatihan dimulai dari pembentukan fisik, baris berbaris, berjalan dan materi pengibaran bendera, yang terbagi dalam tiga formasi barisan terdiri pasukan 17-8-45. “Untuk cadangan lima orang rencannya dipersiapkan untuk upacara penurunan bendera pada sore hari. Jadi untuk pengibaran bendera hanya 70 orang,” lanjutnya.

Kabupaten Karanganyar juga mengirimkan perwakilan dan lolos di Paskibra Provinsi Jawa Tengah. “Namanya Cindy, dari SMA 1 Karangpandan,” tandasnya. pd

Read More
DSC_0011

Pemerintah dan TNI Kerjasama Berantas Buta Aksara

Karanganyar, Rabu (13/08/2014)

Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Marthen Pasunda, menyerahkan buku dan alat tulis kepada peserta kegiatan belajar, Selasa (12/08) di Makodim Karanganyar

Bupati Juliyatmono didampingi Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Marthen Pasunda, menyerahkan buku dan alat tulis kepada peserta kegiatan belajar, Selasa (12/08) di Makodim Karanganyar

Peran Pemerintah dengan TNI dalam pendidikan di masyarakat, telah terwujud kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Karanganyar dengan Kodim 0727/Karanganyar dengan program pengentasan buta aksara.

Pengentasan buta aksara terhadap 353 warga di 11 Kecamatan dari 17 Kecamatan di Kabupaten Karangayar, bertujuan menurunkan jumlah penduduk yang buta aksara dan membantu pemerintah di pemberantasan buta aksara.

“Pelaksanaan dan pencapaian sasaran pada program Pengentasan Buta Aksara harus dapat direalisasikan segera dan berjalan dengan baik,” kata Bupati Karanganyar Juliyatmono, saat membacakan sambutan Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayjen Sunindyo di halaman Makodim 0727/Karanganyar, Selasa (12/8).

Untuk di Kabupaten Karanganyar melibatkan personil sebanyak 31 orang tutor dari TNI, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar delapan orang tutor, dan dari masyarakat delapan tutor.

Pada kesempatan itu, Juliyatmono juga memberikan semangat kepada para penyandang buta aksara agar selalu belajar dan mendapatkan pendidikan. “Untuk mendapatkan pendidikan hendaknya jangan terputus,” ujarnya.

Di wilayah Kodim 0727/Karanganyar terdapat 21 lembaga mitra 21 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang tersebar di pedesaan.pd

Read More
DSC_0105

Puluhan Pejabat Ikuti Lomba Merangkai Buah dan Sayur

Siti Chomsiah Juliyatmono saat menilai peserta lomba merangkai buah dan sayur yang diikuti 70 pejabat.

Siti Chomsyiah Juliyatmono saat menilai peserta lomba merangkai buah dan sayur yang diikuti 70 pejabat.

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 69 tahun 2014, diadakan berbagai kegiatan lomba, salah satunya yaitu lomba merangkai buah dan sayur yang diikuti sekitar 70 Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Kegiatan untuk memeriahkan HUT Republik Indonesia ini diprakarsai oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Karanganyar terlihat sangat menarik. Para pejabat abdi negara terlihat antusias dalam ajang lomba itu. Terlihat para peserta nampak serius, namun ada juga yang santai merangkai buah dan sayur dalam waktu penjurian satu jam.

Ketua DWP Persatuan Kabupaten Karanganyar, Siti Chomsyiah Juliyatmono menuturkan, lomba ini diadakan diikuti dari Kepala SKPD, Pimpinan BUMD, dan Camat di Kabupaten Karanganyar.

“Adapun kategori penilaian yaitu perpaduan buah dan sayur, keseimbangan warna, harus utuh tidak boleh dipotong, ditusuk, diukir, harus menggunakan produk lokal Karanganyar. Selain itu juga harga tidak boleh lebih dari Rp 50.000,00”, terang Siti Chomsyiah Juliyatmono, saat ditemui di lokasi lomba di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kabupaten Karanganyar, Kamis (07/08)

Selain itu juga, peserta diberi waktu untuk merangkai merangkai buah dan sayurnya selama 60 menit, dan peserta tidak diperbolehkan untuk saling membantu maupun saling pinjam-meminjam alat.

Lomba merangkai buah dan sayur tersebut dimenangkan oleh Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Perkebunan, dan Kehutanan (Dispertanbunhut), Siti Maesyaroh sebagai juara satu, diurutan kedua Kepala Dinas Kesehatan Karanganyar, dr. Cucuk Heru Kusumo dan juara ketiga ditempati Plt Kepala Kesbangpol Muh Indrayanto. Sementara juara harapan satu sampai tiga secara berurutan yaitu Camat Tawangmangu, Titik Umarni, Camat Tasikmadu, Suhardi, Kepala Kantor Ketahanan Pangan, Susamti.

Read More
DSC_0062 copy

Satu Jam Kerja Tambahan Bagi PNS

Karanganyar, Selasa (05/08/2014)

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, memberikan pengarahan saat sidak PNS, Senin (04/08) kemrin

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, memberikan pengarahan saat sidak PNS, Senin (04/08) kemrin

Setelah selama satu minggu libur lebaran, bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar ditambah satu jam kerja. Kebijakan tersebut dikarenakan, Sabtu (02/08) kemarin merupakan hari yang diliburkan mengingat Pemkab Karanganyar masih enam hari kerja.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, menuturkan satu jam kerja tambahan mulai diberlakukan selama satu minggu, dari Senin-Sabtu (04-09/08). “Kalau biasanya pulang pukul 14.00, maka menjadi pukul 15.00,” ujar Samsi saat disela-sela sidak pertama masuk PNS setelah libur lebaran, Senin (04/08) kemarin.

Pihaknya juga akan mensidak ke Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menjelang saat jam pulang kerja. “Bagi yang melanggar ketentuan, tentunya diberikan sangsi hukuman disiplin sesuai tingkat pelanggaran,” tandasnya. pd

 

Read More
DSC_0103

Semarak Halal Bihalal Setelah Libur Lebaran

DSC_0067

Bupati Karanganyar dan Wakil Karanganyar Saat Ikrar Halal Bihalal di Kantor Setda Kab. Karanganyar, Senin Pagi 04/08

 

DSC_0103

Saling Salam Bersalaman Saat Halal Bihalal PNS di Setda Kab. Karanganyar, Senin Pagi 04/08

Hari pertama masuk kerja PNS khususnya PNS di lingkungan Setda Kab. Karanganyar melaksanakan Halal Bihalal setelah Apel Pagi di Halaman Setda Kab Karanganyar. Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Rohadi Widodo dan Setda Karanganyar Samsi didampingi Staf Ahli, Ass Bupati beserta Kabag Setda menerima salaman dari PNS di lingkungan Setda. Setelah Halal Bihalal selesai, para Abdi Negara tersebut langsung bekerja sesuai dengan tugasnya masing-masing.

“selama seminggu kedepan, PNS Karanganyar jam kerja pulang ditambah satu jam dikarenakan untuk mengganti sabtu (2/7/2014) merupakan hari masuk yang diliburkan”, ujar Juliyatmono Bupati Karanganyar.

DSC_0092

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Kenakan Pin Merah Putih di atas Nama Dada (name tag)

Selain itu juga untuk menyemangati perayaan HUT Kemerdekaan RI yang ke 69, PNS di Kab. Karanganyar wajib mengenakan pin Merah Putih di atas nama (name tag) pada seragam dinas masing-masing. ad

Read More