Category: Berita

gue copy

Krenova, Ajang Pengembangan dan Pemanfaatan Iptek

Karanganyar, Senin (20/10/2014)

Salah satu kelompok peserta saat memaparkan Profil Temuan dihadapan Tim Penilai Krenova, Senin (20/10) di Bappeda Kabupaten Karanganyar.

Salah satu kelompok peserta saat memaparkan Profil Temuan dihadapan Tim Penilai Krenova, Senin (20/10) di Bappeda Kabupaten Karanganyar.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengadakan Krenova (Kreativitas dan Inovasi) untuk meningkatkan pengembangan dan pemanfaatan teknologi tepat guna dari pelajar dan masyarakat.

Sutarno, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Karanganyar mengatakan lomba krenova ini untuk memberikan kepada masyarakat Kabupaten Karanganyar, baik individu maupun kelompok, yang mampu menghasilkan inovasi kreatif, dalam segi kemanfaatannya dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Lomba ini diikuti dari kalangan masyarakat dan pelajar. Peserta ada 14 profil temuan. Untuk masyarakat tujuh profil dan pelajar tujuh profil,” ujar Sutarno, saat pembukaan Krenova, di Ruang Podang VIP, Setda Kabupaten Karanganyar, Senin, (20/10).

Dia menambahkan, kriteria hasil karya yakni mudah didesiminasikan dan diadopsi masyarakat, dapat diaplikasikan dalam skala rumah tangga, bahan baku dari lokal, ramah lingkungan. “Termasuk juga bisa untuk investasi dan manajemen terjangkau masyarakat, dan mempunyai, manfaat berkelanjutan,” ujarnya. Setiap peserta diwajibkan mempresentasikan profil temuan dihadapan tim penilai, Senin (20/10) untuk pelajar, dan Selasa (21/10) bagi masyarakat, di Bappeda.

Sutarno menjelaskan, misalnya dari masyarakat terdapat profil temuan Pemanfaatan LimbahKertas Koran sebagai Sarana Kerja Seni Panel dan Kaligrafi. Rekayasa Mesin Pengupas Batok Kelapa, dan Pembuatan Kincir Angin di Sawah.

“Sedangkan dari pelajar seperti Pemanfaatan Minyak Goreng Bekas Sebagai Alternatif Bahan Bakar Minyak, Pemanfaatan Kacang Tunggak dalam Pembuatan Sosis Sebagai Makanan Bergizi, dan Kreasi Krupuk Nusantara Dari Daun Labu Siam,” imbunya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan pada pembukaan acara tersebut menuturkan lomba ini secara langsung akan memicu munculnya teknologi-teknologi terapan. “Teknologi ini dapat pula dimanfaatkan bagi wirausahawan. Inovasi dan teknologi terapan yang masuk dalam nominasi, tentunya telah memenuhi kriteria hasil karya dapat diaplikasikan dalam skala rumah tangga, dengan skala investasi dan manajemen terjangkau,” ujar Bupati Juliyatmono. pd

Read More
gue (2) copy

Karanganyar Gelar Lomba Mapsi

Karanganyar, Kamis (16/10/2014)

Salah satu kelompok peserta musik  rebana pada lomba MAPSI tingkat SD se Kabupaten Karanganyar, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar,  Kamis (16/10) pagi

Penampilan salah satu kelompok peserta musik rebana pada lomba MAPSI tingkat SD se Kabupaten Karanganyar, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (16/10) pagi

Pemkab Karanganyar dalam hal ini Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) menggelar lomba Mata Pelajaran Agama Islam dan Seni Islami (Mapsi). Lomba tersebut menjadi tolak ukur keberhasilan Pendidikan Agama Islam (PAI) di jenjang SD.

Ketua Panitia Mapsi, Suyatno mengungkapkan materi lomba meliputi baca tulis Al Quran, PAI, ketrampilan gerakan bacaan shalat, tartil Al Quran dan praktik serta cerdas cermat terpadu tertulis dan lisan. Tidak hanya itu, panitia juga memberikan penilaian dalam bidang seni Islami yakni musik rebana, vokal rebana, khatam Al Quran, kaligrafi, tilawatil, cipta teks khitabah, seni khitabah, mocopat islami, dan ketrampilan adzan. “Ini sebagai tolak ukur penerapan kurikulum PAI SD dan keberhasilan pendididkan agama islam di Karanganyar,” katanya.

Bagi juara I, Pemkab akan mengikutsertakannya dalam lomba Mapsi tingkat Provinsi Jawa Tengah. Rencananya, lomba tersebut akan dilaksanakan di Kendal pada tanggal 7-9 November tahun ini. Untuk lomba rebana di langsungkan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar dengan peserta sembilan kelompok mewakili kecamatan, sedangkan lomba lainnya di selenggarakan di SD Negeri 01 Cangakan.

Di tempat yang sama Bupati Karanganyar, Juliyatmono menuturkan spirit nilai-nilai agama menjadi landasan setiap aktivitas-aktivitas kita sehari-hari.

“Dengan menanamkan pengetahuan dan pemahaman agama terhadap anak usia dini dapat memberikan landasan spiritual yang kuat bagi mereka,” ujar Bupati Juliyatmono, saat membuka lomba tersebut di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (16/10) pagi.
Lebih lanjut Bupati meminta sebelum pelajaran pagi dimulai, anak Sekolah Dasar (SD) diharuskan mengaji dengan suara keras dan mendapat bimbingan dari guru. pd

Read More
gue copy

Percantik Kawasan Alun-Alun, Habiskan Dana Tiga Miliar

Karanganyar, Kamis (16/10/2014)

Alat berat digunakan untuk pengerjaan kawasan alun-alun Kabupaten Karanganyar, Rabu (15/10)

Alat berat digunakan untuk pengerjaan kawasan alun-alun Kabupaten Karanganyar, Rabu (15/10)

Pemerintah Kabupaten Karanganyar menghabiskan dana sebesar Rp. 3 miliar untuk penataan kawasan seputar alun-alun. Dengan target pengerjaan selesai pada, Senin (15/12) tahun ini.

Penataan kawasan alun-alun juga dilengkapi dengan city walk dan dua lampu titik lokasi high mast dengan menggunakan sistem peredupan otomatis. Kepala Subbagian (Kasubag) Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Karanganyar, Dwi Harjono mengatakan akses jalan dibuat lurus dengan pintu tengah Kantor Bupati, saat ini masih dalam proses pengerjaan.

“Untuk jalan lama, akan dibuat seperti Plaza Alun-Alun, memakai batuan andesit. Terdapat pula city walk sepanjang 600 meter dari depan Bank Daerah sampai Kantor BRI Cabang Karanganyar,” ujar Dwi Harjono, saat di temui di kantornya, Rabu (15/10) siang.

Dwi menambahkan Taman Gajah dan Monumen Gerakan Sayang Ibu masih tetap ada, namun lokasi terpisah dengan jalan baru yang dimuat lurus jalan sebelah timur Setda. “Alun-alun juga dibangun tempat tenda tamu undangan bila ada acara,” katanya. Selain itu, dari maket yang diperlihatkan, nampak akses jalan yang akan dibuat dari Kantor Dinas Kesehatan ke barat langsung menuju alun-alun. pd

Read More
DSC_0036

Pelatihan dan Pemberian Bantuan Permodalan Kabupaten Karanganyar

DSC_0047

Bupati Karanganyar Juliyatmono Secara Simbolis Menyerahkan Bantuan Kepada Peserta Pelatihan, Senin 13/10/2014

DSC_0036

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Berikan Pengarahan Kepada Peserta Pelatihan

Bertempat di Balai Desa Blulukan Kec. Colomadu sebanyak 425 peserta pelatihan usahawan mikro dari Kec. Kebakkramat, Kec. Gondangrejo dan Kec. Colomadu diberikan pelatihan sekaligus bantuan permodalan oleh Pemkab Karanganyar dalam rangka penguatan ekonomi masyarakat di Lingkungan Industri Hasil Tembakau untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Hadir dalam acara tersebut Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar beserta SKPD terkait. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan terciptanya 3420 usahawan mikro dan kecil yang mandiri dan berdaya saing di 17 Kecamatan se Kabupaten Karanganyar. ad

Read More
DSC_0001

Kunjungan Peserta Diklat PIM 4 Pusdiklat Kemendagri

DSC_0001

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Memberikan Sambutan Selamat Datang Kepada Rombongan Diklat PIM 4, (Senin,13/10/2014)

DSC_0004

Peserta Diklat PIM 4 Angkatan IX Pusdiklat Kemendagri Reg Jogja Tahun 2014

DSC_0017

Serah Terima Cinderamata Antara Bupati Karanganyar Dengan Pimpinan Rombongan

Pemerintah Kabupaten Karanganyar menerima Kunjungan Peserta Benchmarking To Best Practice Diklat PIM 4 Angkatan IX Pusdiklat Kemendagri Regional Yogjakarta yang berjumlah sekitar 40 peserta pada Senin Pagi 13/10/2014 di ruang Podang I Gedung Setda Kabupaten Karanganyar. Bupati Karanganyar Juliyatmono menyambut secara langsung sekaligus melepas peserta diklat yang rencananya akan berada di Kabupaten Karanganyar selama 4 hari dimulai hari ini sampai dengan kamis 16/10/2014. Adapun locus dari kunjungan ini adalah mempelajari bentuk pelayanan dan program Bupati Karanganyar salah satunya adalah Pendidikan Gratis SD/SMP/SMA/SMK yang telah diterapkan di Kabupaten Karanganyar. Hadir sebagai nara sumber BKD Karanganyar, Dispora Karanganyar, DP2KAD Karanganyar, BPPT Karanganyar dan Disdukcapil Karanganyar. ad

Read More
DSC_0627 copy

Bawang Merah Jenis Rubaru Dikembangkan di Karanganyar

Karanganyar, Minggu (12/10/2014)

Menristek, Gusti Muhammad Hatt (berbatik, tengah) didampingi Bupati Karanganyar, Juliyatmono (ketiga dari kanan) saat akan menanam bawang merah jenis Rubaru, di Dusun Ngranten, Desa Puntukrejo, Kecamatan Ngargoyoso, Sabu (11/10)

Menristek, Gusti Muhammad Hatt (berbatik, tengah) didampingi Bupati Karanganyar, Juliyatmono (ketiga dari kanan) saat akan menanam bawang merah jenis Rubaru, di Dusun Ngranten, Desa Puntukrejo, Kecamatan Ngargoyoso, Sabu (11/10)

Bawang merah varietas baru jenis Rubaru asal Madura, mulai dikenalkan dan dikembangkan di Kabupaten Karanganyar. Pengembangan itu dilakukan di kebun petani wilayah Dusun Ngranten, Desa Puntukrejo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar.

Budidaya bawang merah jenis baru itu langsung dikenalkan oleh Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) RI, Gusti Mohammad Hatta. Dalam penjelasannya, bawang merah tersebut sudah diujicoba di wilayah Jawa Barat dan berhasil.

“Sebenarnya bawang merah kenis ini sudah kami coba di Bandung. Dan hasilnya memang bagus. Oleh karena itu, kami pun mencobanya di Karanganyar. Hal ini juga didukung oleh wilayah dan iklim din mana bawang ini ditanam,” kata dia, Sabtu (11/10) di lokasi penanaman bawang merah.

Dikatakan Menristek, bawang merah tersebut memiliki keunggulan. Selain warnanya menarik, Rubaru juga dapat memberikan nilai tambah bagi para petani. “Bawang ini bila digoreng memiliki warga yang lebih menarik dibandingkan jenis lain. Bawang ini ketika ditimbang pun juga lebih berat jika dibandingkan dengan jenis lainnya,” ujarnya.

Saat di Kabupaten Karanganyar, Menristek Gusti Muhammad Hatta juga mengunjungi Stasiun Lapangan Kebun Tlogo Dlingo, dan Balai Besar Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2TOOT), di Tawangmangu. pd

Read More
gue copy

TMMD Sengkuyung II, Buat Talud Untuk Halau Longsor

Karanganyar, Kamis (09/10/2014

Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol Inf Marthen Pasunda, bersama Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, dengan Muspida saat meninjau lokasi TMMD, Kamis (09/10) di Dusun Gayaman, Desa Dayu, Kecamatan Gondangrejo

Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol Inf Marthen Pasunda, bersama Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, dengan Muspida saat meninjau lokasi TMMD, Kamis (09/10) di Dusun Gayaman, Desa Dayu, Kecamatan Gondangrejo

Dalam pelaksanaan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2014, jajaran Kodim 0727/Karanganyar bersama warga Dusun Gayaman, Desa Dayu, Kecamatan Gondangrejo membuat talud setinggi enam hingga delapan meter dengan panjang 40 meter.

“Talud jalan ini dibuat karena kondisi awal sering longsor, sehingga perlu pembangunan talud permanen, agar jalan tidak terkikis dan longsor. Selain itu, ditempat ini kondisi jalan sempit, menikung dan curam. Bahaya bagi pengendara kendaraan,” jelas Letkol Inf Marthen Pasunda, Komandan Kodim 0727/Karanganyar, saat meninjau lokasi TMMD, Kamis (09/10) bersama Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan Muspida, Kamis (09/10).

Dalam laporan Upacara Pembukaan di Lapangan Desa Dayu, yang dibacakan Sekretaris Dansatgas TMMD Tahun 2014, Kapten Inf Pranoto, mengatakan pelibatan personil TMMD dari Komando dan staf Satgas sebanyak 10 personil, SST Satgas TMMD Kodim 0727/Karanganyar sebanyak 30 personil. “Terdapat pula unsur pendukung dari Polsek, Senkom, Linmas, Ormas dan masyarakat sebanyak 125 orang. Sedangkan dukungan anggaran sebanyak Rp. 460 juta,” kata Kapten Inf Pranoto.

Pelaksanaan tahun ini dimulai dari tanggal 9 sampai 29 Oktober, selama 21 hari, dengan sasaran fisik rabat beton jalan sepanjang 700 meter, lebar 2,5 meter dan tinggi delapan sentimeter. Selain itu juga pembangunan gorong-gorong sabnayk satu unit dengan panjang empat meter dan lebar satu meter. Selanjutnya, rehab/plesterisasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 10 unit. pd

Read More
DSC_0032 copy

Pemkab Beri Bantuan Dana Untuk UKM

Karanganyar, Kamis (09/10/2014)

Wakil Bupati Karanganyar, saat memberikan bantuan permodalan secara simbolis untuk UKM, Rabu (08/10) di Balai Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat memberikan bantuan permodalan secara simbolis untuk UKM, Rabu (08/10) di Balai Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu

Pemerintah Kabupaten Karanganyar memberikan bantuan untuk 3.420 Usaha Kecil Mikro (UKM) yang tersebar di 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar. Dana bantuan yang diberikan itu setiap Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang mewadahi UKM.

Nur Halimah, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM mengatakan bantuan dana permodalan berupa uang sebesar Rp. 10 juta diberikan untuk setiap KUB yang ada di Kabupaten Karanganyar yang bersumber dari APBD Tahun 2014 dengan total sebesar Rp. 3,42 miliar.

“KUB tersebut sebanyak 342 kelompok diberi bantuan agar dapat menumbuhkembangkan UKM dan meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat, selain itu juga menjadikan peran aktif kelompok usaha yang mandiri,” ujar Nur Halimah di hadapan Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar, Rohadi Widodo, saat membuka Pelatihan Bagi UKM, Rabu (08/10), di Balai Desa Ngijo Tasikmadu.

Nur Halimah menjelaskan, pelaksanaan pelatihan tersebut dilakukan di berbagai tempat sesuai jadwal masing-masing antara lain, Senin-Selasa (29-30/09),yang diikuti 240 peserta dari Kecamatan Jumantono, Jumapolo, Jatipuro, dan Jatiyoso di Jumapolo.

“Sedangkan untuk Kecamatan Karangpandan, Tawangmangu, Matesih, dan Ngargoyoso diikuti 290 peserta dilaksanakan, Rabu-Kamis (01-02/10) di Kecamatan Karangpandan. Selain itu untuk Kecamatan Jenawi, Kerjo, Mojogedang diikuti 215 peserta, pada Senin-Selasa (06-07/10) di Kerjo,” jelasnya.

Dia menambahkan, selanjutnya juga diadakan pada Rabu-Kamis (08-09/10) untuk Kecamatan Karanganyar, Tasikmadu, dan Jaten, yang diikuti sebanyak 565 peserta. Dan terakhir untuk Kecamatan Kebak Kramat, Gondangrejo, dan Colomadu, Senin-Selasa (13-14/10) di Colomadu. “Kami memberikan materi pelatihan konveksi, pengolahan makanan dan minuman, pengemasan, pertukangan, maupun cinderamata selama dua hari,” katanya saat dilokasi.

Tahapan ini dimulai dari masing-masing kelompok mengajukan proposal dasar, kemudian pemberian pelatihan selama dua hari, pemberian bantuan dana modal melalui transfer untuk setiap kelompok mendapatkan Rp. 10 juta, kemudian pendapmpingan usaha dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) setempat, dan monitoring evaluasi.

Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar, Rohadi Widodo menuturkan kegiatan ini merupakan Misi Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar 2013-2018, Penciptaan Wirausahawan Mandiri. “Melalui pemberian bantuan modal dan pelatihan ini, diharapkan masyarakat yang bergerak di bidang UKM dapat meningkatkan usaha dan  pendapatan sehingga roda perekonomian bisa cepat dan maju,” kata Rohadi Widodo. pd

Read More
gue

Tim BPBD Karanganyar Raih Waktu Tercepat

Karanganyar, Rabu (08/10/2014)

Kecepatan, kekompakkan ketrampilan dan ketepatan sangat diperlukan dalam memasang dan bongkar tenda pengungsi, Selasa (07/10) saat lomba yang diikuti 16 BPBD Kabupaten /Kota, di Stadion 45 Kabupaten Karanganyar

Kecepatan, kekompakkan ketrampilan dan ketepatan sangat diperlukan dalam memasang dan bongkar tenda pengungsi, Selasa (07/10) saat lomba yang diikuti 16 BPBD Kabupaten /Kota, di Stadion 45 Kabupaten Karanganyar

Dalam ajang lomba Bongkar Pasang Tenda Pengungsi, Tim Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar mencatat waktu tercepat 17 menit 30 detik, menyisihkan tim-tim dari Kabupaten/ Kota di Jawa Tengah, yang berlangsung di Stadion 45 Kabupaten Karanganyar, Selasa, (07/10).

Lomba yang diikuti 16 BPBD dan setiap tim diikuti 10 orang itu merupakan kegiatan menyambut bulan Pengurangan Resiko Bencana (PRB) diadakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Di tempat lain, tingkat Provinsi Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Kepulauan Riau juga mengadakan kegiatan tersebut pada hari yang sama.

Siti Nurhayati, Direktur Peralatan Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, mengatakan dalam lomba ini setiap BPBD di Kabupaten/ Kota dapat meningkatkan kapasitas SDM (Sumber Daya Manusia) sejauh mana mendirikan tenda pengungsi. “Harapannya jika ada becana, SDM dapat mendirikan tenda pengungsi dengan terampil, cepat, dan tepat,” ujar Siti Nurhayati.

Dia menjelaskan, terbentuknya BPBD dan dengan mempunyai peralatan dasar diharapkan dimanfaatkan secara optimal terutama jika terjadi becana. “Kriteria penilaian termasuk yel-yel,kekompakkan, kecepatan, dan kecermatan bongkar pasang tenda,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar, Rohadi Widodo menuturkan Kabupaten Karanganyar termasuk wilayah yang mempunyai mitigasi bencana longsor seperti di Kecamatan Tawangmangu, Ngargoyoso, dan Karangpandan. Sedangkan wilayah banjir di Kecamatan Kebak Kramat, dan Jaten. “Dibutuhkan kesiapsiagaan dari kita semua, khususnya BPBD dan relawan jika terjadi becana,” ujar Rohadi Widodo. pd

Read More
gue copy

Empat Pimpinan DPRD Diambil Sumpah

Karanganyar, Selasa (07/10/2014)

Empat Pimpinan DPRD Kabupaten Karanganyar Masa Keanggotaan 2014-2019 diambil sumpah dalam Sidang Paripurna Istimewa, Senin (06/10)

Empat Pimpinan DPRD Kabupaten Karanganyar Masa Keanggotaan 2014-2019 diambil sumpah dalam Sidang Paripurna Istimewa, Senin (06/10)

Empat pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karanganyar periode 2014-2019 diambil sumpah oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Karanganyar, Irfanudin di pada Sidang Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar, Senin (06/10).

Mereka yakni Sumanto selaku Ketua DPRD Sumanto dan tiga Wakil Ketua DPRD Eko Setiyono, Warsini, Adhe Eliana. Pimpinan Dewan tersebut dilantik berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Tengah Nomor 170/112 Tahun 2014 tentang Peresmian Penganggakat pimpinan DPRD Kabupaten Karanganyar Masa Keanggotaan 2014-2019. Paripurna itu juga dihadiri oleh segenap Muspida di Bumi Intanpari.

Seperti diketahui, menduduki kursi terhormat itu lantaran partainya yakni PDIP memperoleh kursi terbanyak dalam Pileg kemarin. Sementara itu, Eko Setiyono mewakili Partai Golkar, diikuti oleh Warsini dari PKS dan Adhe Eliana dari Gerindra.

Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar, Rohadi Widodo saat membacakan sambutan Bupati Karanganyar, mengatakan DPRD dapat menjalani tugas dan fungsinya sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku. Tugas utamanya sebagai mitra sejajar dengan pemerintahan adalah bekerjasama untuk memajukan kesejahteraan rakyat.

“Anggota dewan yang baru dapat menjalin komunikasi harmonis, baik dengan Pimpinan Dewan maupun dengan Pemerintah Daerah. Kami juga membutuhkan bantuan dan kerjasama serta dukungan dari badan legislatif. Karena sejatinya kita semua adalah mitra kerja baik dahulu maupun sekarang,” kata Wakil Bupati Rohadi Widodo. pd

Read More