Category: Berita

WhatsApp Image 2025-06-26 at 15.57.46

177 Koperasi Desa Merah Putih Siap Beroperasi, Pemkab Karanganyar Dorong Kemitraan Ekonomi Desa

KARANGANYAR – Sebanyak 177 koperasi desa/kalurahan Merah Putih dari wilayah Kabupaten Karanganyar dinyatakan siap beroperasi dan menjalin kontak bisnis secara aktif. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam menggerakkan ekonomi desa melalui sinergi antarpihak, Kamis (26/6/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo RM. Said Rumah Dinas Bupati Karanganyar ini dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M, bersama jajaran pejabat dari BUMN, BUMD, camat, kepala desa, pelaku koperasi, serta instansi terkait lainnya.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Transmigrasi, Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Karanganyar, Aris Martopo, menyampaikan bahwa keberhasilan terbentuknya 177 koperasi desa ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen pemerintahan, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa. “Koperasi ini hadir bukan secara instan, namun melalui proses panjang dan dukungan penuh dari semua pihak,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah, Susilo Raharjo, menegaskan pentingnya memperkuat kemitraan dan mempercepat legalitas koperasi untuk mendukung geliat ekonomi desa. “Kita ingin mempertemukan pelaku koperasi dan dunia usaha agar terjalin sinergi. Status hukum yang jelas akan mempercepat pergerakan koperasi desa Merah Putih,” ujarnya.

Kemitraan ini juga mendapat dukungan dari PT. Bank Jateng yang siap mengawal koperasi dalam mendukung distribusi kebutuhan pokok seperti pupuk dan sembako kepada pelaku UMKM di desa. Langkah ini dinilai strategis dalam upaya mengatasi inflasi dan memperkuat ketahanan ekonomi lokal.

Bupati Karanganyar, Rober Christanto, mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menyukseskan program koperasi Merah Putih. “Ini adalah langkah nyata pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dari desa. Saya berharap 178 koperasi desa/kalurahan di Karanganyar dapat berkembang, eksis, dan memberi dampak langsung bagi peningkatan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat jaringan ekonomi berbasis desa, serta membangun ekosistem koperasi yang adaptif, mandiri, dan kolaboratif.

Read More
WhatsApp Image 2025-06-25 at 14.04.26

GOW Karanganyar Kukuhkan Pengurus Baru Masa Bakti 2025–2030, Semangat Baru di Usia ke-75

KARANGANYAR – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Karanganyar resmi mengukuhkan jajaran pengurus baru masa bakti 2025–2030 dalam sebuah acara yang berlangsung di Karanganyar, Rabu (25/6/2025) di Ruang Anturium Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) GOW ke-75 yang diikuti seluruh anggota dari 35 organisasi yang tergabung di dalamnya.

Pengukuhan dilakukan oleh Penasehat I GOW yang juga menjadi perwakilan Bupati Karanganyar, dr. Farida Rober Christanto. Beliau menyampaikan harapannya agar kepengurusan baru mampu menghadirkan program kerja yang segar, semangat baru, serta menginspirasi organisasi-organisasi perempuan lainnya.

“Kepengurusan yang baru ini diharapkan mampu menjawab tantangan dengan semakin banyaknya organisasi yang tergabung. Maka, dibutuhkan komitmen, koordinasi, dan komunikasi yang kuat agar GOW mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan, khususnya di bidang perempuan dan anak,” ujarnya.

Ketua Umum GOW terpilih, Puji Astuti, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kepengurusan ini merupakan hasil Musyawarah Daerah (Musda) yang dilaksanakan pada 28 Mei 2025. Ia menyatakan kesiapannya untuk kembali memimpin GOW bersama jajaran pengurus inti lainnya.

“Kami siap bersinergi bersama 35 organisasi anggota GOW selama lima tahun ke depan. Ada lima bidang utama dalam GOW yang akan kami perkuat: organisasi, pendidikan, ekonomi, pemberdayaan perempuan dan anak, serta kesehatan,” jelasnya.

Adapun susunan pengurus GOW Kabupaten Karanganyar masa bakti 2025–2030 antara lain:

Ketua Umum: Puji Astuti

Ketua I: Ummu Hami Maryam

Ketua II: Wulaningsih

Bidang Organisasi: Partini

Bidang Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan: Kristina

Bidang Hukum dan Politik: Sumarsih

Bidang Ekonomi: Ersi Febrina

Laporan Ketua Panitia, Ummu Hami Maryam, menekankan pentingnya kebersamaan dalam memperkuat peran organisasi perempuan di Karanganyar.

“Kebersamaan ini menjadi wujud nyata upaya kita untuk kemajuan Kabupaten Karanganyar,” ungkapnya.

Acara turut dihadiri oleh jajaran penasehat GOW seperti Wulan Fitriana dan Siti Muslihah, serta sejumlah pejabat daerah, antara lain Ketua DPRD Karanganyar, Kepala Bakesbangpol, Kepala BP3APPKB, dan perwakilan dari Bank Jateng Cabang Karanganyar.

Read More
WhatsApp Image 2025-06-24 at 19.08.02

Bupati Karanganyar Lantik Pengurus LKKS 2025–2030, Komitmen Bangun Rumah Singgah untuk Permasalahan Sosial

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M. secara resmi melantik Pengurus Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Karanganyar Masa Bakti 2025–2030 dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Aula Dinas Sosial, Selasa (24/6/2025) siang. Pelantikan ini menjadi tonggak awal sinergi baru dalam penanganan isu-isu sosial yang semakin kompleks di wilayah Karanganyar.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karanganyar, Sugeng Raharto, memaparkan berbagai tantangan dalam penyaluran bantuan sosial dari Kementerian Sosial, terutama terkait verifikasi data penerima yang kerap tidak mencakup anak-anak panti secara administratif. Ia juga menyampaikan perlunya pembangunan rumah singgah untuk merespons kasus sosial secara cepat, karena saat ini Karanganyar belum memiliki fasilitas tersebut.

“Kami sering menerima permintaan rujukan dari berbagai instansi, tapi karena belum memiliki rumah singgah, kami kesulitan memberikan penanganan langsung. Ini menjadi kebutuhan mendesak ke depan,” ujar Sugeng.

Ketua LKKS yang baru dilantik, dr. Farida Rober Christanto, dalam sambutannya mengajak seluruh pengurus dan lembaga sosial untuk memperkuat solidaritas dan tanggung jawab bersama dalam menyelesaikan permasalahan sosial yang ada di masyarakat.

“LKKS ini harus menjadi forum yang solutif. Kita tidak bisa berharap masalah sosial hilang sepenuhnya, tapi kita bisa meminimalisirnya melalui kerja sama lintas lembaga,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Karanganyar menyatakan komitmennya untuk segera membangun rumah singgah sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menangani isu sosial secara komprehensif.

“Insya Allah, saya sudah berdiskusi dengan Sekda, dan kita akan segera mencarikan lokasi rumah singgah untuk Karanganyar. Karena persoalan sosial tidak bisa ditunda,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Bupati juga mengapresiasi dedikasi seluruh LKKS di Kabupaten Karanganyar yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam penanganan masalah-masalah sosial, terutama ketika keterbatasan fasilitas membuat Dinas Sosial tidak mampu bekerja sendiri.

Dengan pelantikan ini, diharapkan LKKS Karanganyar semakin solid, responsif, dan adaptif dalam menjawab dinamika sosial di tengah masyarakat.

Read More
WhatsApp Image 2025-06-24 at 07.44.41

88 Mahasiswa KKN PPM UGM Siap Berkontribusi di Enam Desa di Kabupaten Karanganyar

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) menerima sebanyak 88 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Universitas Gadjah Mada (KKN PPM UGM), yang akan melaksanakan kegiatan di enam desa yang tersebar di dua kecamatan di Kabupaten Karanganyar, Senin (23/6/2025).

Penyerahan mahasiswa KKN berlangsung di Aula Baperlitbang Karanganyar dan diterima langsung oleh Kepala Baperlitbang Dwi Cahyono, didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta para dosen pembimbing lapangan dari UGM.

Dosen Pembimbing Lapangan, Wahyu Dwi Saputro, dalam sambutannya menyampaikan bahwa KKN UGM Periode II Tahun 2025 melibatkan lebih dari 8.000 mahasiswa yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Untuk Kabupaten Karanganyar, sebanyak 88 mahasiswa akan melaksanakan pengabdian di Kecamatan Ngargoyoso dan Kecamatan Jatiyoso.

“Kami menitipkan mahasiswa selama 50 hari ke depan di Kabupaten Karanganyar. Mohon doa dan dukungan agar mereka dapat berkontribusi dalam program pembangunan serta mendapatkan pengalaman berharga yang bermanfaat untuk masa depan,” ungkap Wahyu.

Adapun rincian lokasi penempatan mahasiswa adalah sebagai berikut:

Kecamatan Ngargoyoso

Desa Ngargoyoso dan Desa Segorogunung: 30 mahasiswa

Tema: Pariwisata dan Digitalisasi Desa

Kecamatan Jatiyoso

Desa Tlobo dan Desa Karangsari: 28 mahasiswa

Tema: Optimalisasi Sumber Daya Pertanian

Desa Wonorejo dan Desa Wonokeling: 30 mahasiswa

Tema: Pengembangan Kopi dan Wisata Berbasis Geotracking

 

Kepala Baperlitbang Karanganyar, Dwi Cahyono, dalam sambutannya menekankan pentingnya komunikasi dengan masyarakat setempat dan tokoh-tokoh desa guna memastikan kelancaran kegiatan.

“Kenali lingkungan dan budaya masyarakat. Libatkan tokoh masyarakat dalam setiap kegiatan agar program yang dijalankan bisa berjalan dengan baik. Kami juga menantikan masukan dan rekomendasi dari mahasiswa sebagai kontribusi nyata untuk pembangunan daerah,” pesannya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh peserta menjaga kesehatan, keselamatan, dan pola makan selama menjalani KKN.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar berharap kegiatan KKN ini tidak hanya memberi manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan dan semangat pengabdian para mahasiswa.

Read More
WhatsApp Image 2025-06-23 at 19.31.55

Pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Karanganyar Masa Bakti 2025 Resmi Dilantik

Pengurus IMI Kabupaten Karanganyar masa bakti terbaru resmi dilantik pada Minggu (22/6/2025) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Dalam prosesi tersebut, anggota DPRD Karanganyar, Boby Aditia Putra, S.Sos., M.M., secara resmi menerima amanah sebagai Ketua IMI Karanganyar.

Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M., menyampaikan harapannya agar IMI Karanganyar dapat berperan aktif dalam membina generasi muda, mengembangkan olahraga otomotif, serta mendukung program keselamatan berlalu lintas di wilayah Karanganyar.

“Semoga IMI Karanganyar menjadi mitra strategis pemerintah, tak hanya dalam mencetak prestasi di bidang otomotif, tetapi juga sebagai pelopor keselamatan berkendara,” ungkap Bupati.

Dalam pidatonya, Boby Aditia Putra menegaskan komitmennya untuk menjadikan IMI Karanganyar sebagai organisasi yang solid dan berprestasi. Dengan mengusung slogan “Hobi Digagas, Prestasi Digas,” ia mengajak seluruh pengurus dan komunitas otomotif untuk bersinergi dalam menghadirkan kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat.

Read More
WhatsApp Image 2025-06-21 at 16.52.49

Penandatanganan Nota Kesepakatan Antara KEMENPKP dengan Pemerintah Daerah Se Provinsi Jawa Tengah

Semarang, Wakil Bupati Karanganyar, H. Adhe Eliana, S.E., mewakili Bupati Karanganyar dalam menghadiri acara penandatanganan nota kesepakatan antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan Pemerintah Daerah se-Jawa Tengah. Penandatanganan nota kesepakatan ini berkaitan dengan sinergi dalam penyediaan dan pemutakhiran data/informasi statistik serta penyelenggaraan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Jawa Tengah.
Acara digelar di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, pada Jumat (20/6/2025).

Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mendukung program nasional penyediaan hunian layak bagi MBR dan ASN, sekaligus meningkatkan akurasi serta integrasi data sektor perumahan di Jawa Tengah.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, perencanaan serta pembangunan perumahan di wilayah ini diharapkan menjadi lebih terarah, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.

Read More
WhatsApp Image 2025-06-21 at 07.06.11

Pemerintah Apresiasi Komitmen PUDAM Tirta Lawu Fasilitasi Karyawan Berangkat Umrah

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten Karanganyar memberikan apresiasi tinggi kepada Perumda Air Minum (PUDAM) Tirta Lawu atas inisiatif mulia memberangkatkan karyawannya menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci.

Bupati Karanganyar, Rober Christanto, S.E., M.M. menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas komitmen perusahaan daerah tersebut dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai. “Terima kasih kepada PUDAM Tirta Lawu yang telah memfasilitasi karyawannya untuk menjadi tamu-tamu Allah. Semoga tahun depan jumlahnya bisa bertambah dan seluruh karyawan mendapat kesempatan yang sama,” ujar Bupati saat menghadiri acara pelepasan jemaah umrah yang bertempat di Aula PUDAM Tirta Lawu Karanganyar, Jumat (20/6) sore.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan pentingnya perusahaan daerah tidak hanya berorientasi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga terus memperbaiki dan menjaga kualitas layanan kepada masyarakat. “Sekarang saya jarang mendengar keluhan soal air macet atau air kotor dari masyarakat. Ini berarti pelayanannya sudah bagus. Terus dipertahankan,” tambahnya.

Sebanyak delapan karyawan PUDAM Tirta Lawu diberangkatkan umrah tahun ini sebagai bagian dari program rutin perusahaan. Program ini merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi para pegawai dan telah dijalankan sejak tahun 2017. Hingga tahun ini, total sudah 56 karyawan yang mendapatkan kesempatan umrah gratis.

Direktur Utama PUDAM Tirta Lawu, Prihanto, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud perhatian manajemen terhadap karyawan. “Umrah ini adalah panggilan hati, dan kami ingin terus menjaga komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, tidak hanya kepada pelanggan tetapi juga kepada internal kami,” ungkapnya.

Ia juga menginformasikan bahwa undian untuk pemberangkatan umrah tahun 2026 telah dilakukan dan berharap program tersebut dapat terus berjalan meski dirinya akan memasuki masa purnatugas pada 1 Juli mendatang.

Program ini diharapkan mampu menjadi motivasi bagi seluruh karyawan PUDAM Tirta Lawu untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat Karanganyar.

Read More
WhatsApp Image 2025-06-19 at 19.57.49

Wakil Bupati Karanganyar Hadiri Silaturahmi Lintas Agama: Soloraya Miniatur Toleransi Indonesia

SOLO – Pemerintah Kabupaten Karanganyar menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kerukunan antarumat beragama dengan menghadiri acara Silaturahmi Tokoh Lintas Agama bersama Forkopimda Solo Raya yang digelar di Gedung Warastratama, Kota Surakarta, Kamis (19/6/2025) siang.

Wakil Bupati Karanganyar, H. Adhe Eliana, S.E., hadir secara langsung mewakili Bupati Karanganyar, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap upaya menjaga harmoni sosial lintas agama di wilayah Solo Raya. Dalam kehadirannya, Wakil Bupati turut menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang membangun kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, serta para tokoh agama dan masyarakat.

“Pemkab Karanganyar sangat mendukung penguatan nilai-nilai toleransi dan kebersamaan antarumat beragama. Silaturahmi ini menjadi ruang yang strategis untuk mempererat persaudaraan dan menjaga keutuhan bangsa,” ungkap Wakil Bupati.

Acara tersebut dihadiri pula oleh jajaran pejabat tinggi TNI-Polri, kepala daerah se-Solo Raya, pimpinan organisasi keagamaan dan kemasyarakatan, serta tokoh lintas iman. Suasana berlangsung hangat dan penuh semangat persatuan.

Komandan Korem 074/Warastratama, Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, S.Hub.Int., dalam sambutannya mengapresiasi kuatnya semangat toleransi di wilayah Solo Raya. Ia menyampaikan bahwa Soloraya layak disebut sebagai miniatur toleransi di Jawa Tengah, berdasarkan capaian Indeks Kebebasan dan Toleransi (IKT) yang dirilis oleh SETARA Institute dan Ditjen Kebudayaan Kemendikbud.

“Ini bukan hanya predikat, tapi cerminan nyata dari masyarakat yang mampu menjaga keharmonisan di tengah keberagaman,” tegasnya.

Brigjen Jimmy juga menekankan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara, bukan sekadar simbol negara. Ia menyampaikan bahwa provokasi di media sosial, ujaran kebencian, dan semangat eksklusivisme harus dilawan dengan penguatan nilai Pancasila dan sinergi semua pihak.

“Pancasila harus hidup dalam tindakan kita sehari-hari. Peran tokoh agama dan pemuda sangat strategis dalam menjaga perdamaian dan membangun bangsa,” lanjutnya.

Menurutnya, strategi memperkuat kerukunan mencakup pendidikan multikulturalisme, kolaborasi lintas sektor, dan penggunaan media digital untuk menyebarkan pesan damai. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadi pelopor toleransi dan penjaga kebhinekaan.

Kehadiran Wakil Bupati Karanganyar pada acara ini menunjukkan komitmen nyata Pemkab Karanganyar dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat persatuan di tengah kemajemukan. Acara diakhiri dengan seruan bersama untuk menjadikan Solo Raya sebagai teladan nasional dalam hal toleransi beragama.

“Dengan semangat Pancasila, mari kita jaga Solo Raya sebagai rumah bersama yang rukun, damai, dan penuh cinta kasih,” pungkas Danrem.

Read More
WhatsApp Image 2025-06-19 at 14.48.08

Ngopi Bareng Bupati Karanganyar

KARANGANYAR– Bupati Karanganyar, Rober Christanto, punya cara tersendiri dalam menyelesaikan berbagai persoalan pemerintahan, khususnya yang berkaitan dengan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta pelayanan kepada masyarakat.

Bukan lewat rapat-rapat resmi atau forum formal yang kaku, Beliau justru memilih pendekatan lebih santai, yakni dengan cara ngopi bareng di halaman belakang rumah dinasnya, Rabu (18/06) pagi.

Dalam suasana santai dan penuh keakraban, para kepala OPD diundang untuk duduk bersama, berbincang hangat sambil menikmati kopi dan kudapan ringan. Namun di balik nuansa nonformal tersebut, diskusi yang terjadi justru mengupas langsung persoalan-persoalan penting yang tengah dihadapi tiap perangkat daerah.

“Kita ingin menciptakan suasana komunikasi yang lebih terbuka. Dengan ngopi bareng seperti ini, masing-masing kepala OPD bisa menyampaikan kendala dan progres program kerjanya secara lebih santai. Tidak ada tekanan, tapi tetap fokus,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ngopi bersama ini juga menjadi sarana alternatif untuk menyerap informasi dari bawah. Terutama menyangkut realisasi anggaran, pelayanan publik, hingga dinamika sosial yang muncul di masyarakat.

“Serapan anggaran itu bukan sekadar angka, tapi dampaknya harus dirasakan masyarakat. Nah, lewat pertemuan informal seperti ini, saya bisa tahu langsung apa saja kendala di lapangan, dan apa yang perlu kita bantu,” lanjutnya.

Bupati juga memastikan bahwa kegiatan ini tidak akan berhenti di satu dua kali pertemuan saja. Ia telah merencanakan agenda rutin, yang ke depan akan melibatkan lebih banyak pihak, termasuk camat, kepala desa, bahkan Kepala BUMD yang ada di Karanganyar.

“Saya ingin tahu secara menyeluruh kondisi di setiap kecamatan. Mulai dari pelayanan, infrastruktur, potensi lokal hingga persoalan sosial. Dengan camat dan kepala desa pun akan kita adakan forum serupa. Kita ingin hadir lebih dekat, dan bukan hanya lewat surat atau laporan di atas meja,” ungkapnya.

Langkah ini diapresiasi sejumlah pihak karena dianggap sebagai inovasi gaya kepemimpinan yang membangun komunikasi dua arah antara kepala daerah dengan jajarannya. Tidak sedikit yang menilai bahwa pendekatan ini mampu menciptakan suasana kerja yang lebih cair, sekaligus mempercepat penyelesaian masalah tanpa harus menunggu agenda formal.

Dengan pendekatan santai namun substansial ini, Bupati berharap budaya kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar bisa semakin produktif dan responsif. Ia pun membuka ruang seluas-luasnya bagi jajarannya untuk menyampaikan kritik, saran, dan laporan kinerja tanpa sekat-sekat birokrasi yang terlalu formal.

“Yang penting ada hasilnya untuk masyarakat. Kita kerja bersama, saling mendengar, dan saling dukung,” pungkasnya.

Read More
WhatsApp Image 2025-06-17 at 18.06.11

Pembinaan Pelatihan Berdasarkan Unit Kompetensi Angkatan Ke I

Karanganyar, Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M., hadir sebagai narasumber sekaligus memberikan pembinaan kepada peserta Pelatihan Berdasarkan Unit Kompetensi yang didanai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Angkatan I Tahun 2025, bertempat di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Karangpandan, Selasa (17/6/2025).

Sebanyak 90 peserta mengikuti pelatihan dengan beragam bidang keterampilan, mulai dari memasak, menjahit, fotografi, teknis bangunan, hingga pengelasan.

Bupati menekankan pentingnya peningkatan kompetensi dan keterampilan tenaga kerja untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mandiri, kompetitif, dan siap bersaing di dunia kerja maupun dalam pengembangan wirausaha.

Program pelatihan ini bukan hanya bentuk akuntabilitas pemanfaatan dana DBHCHT, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam mewujudkan visi misi Kabupaten Karanganyar, yakni membuka lebih banyak lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Read More