Category: Berita

IMG-20200305-WA0024

BPK Gelar Entry Meeting di Karanganyar

Foto Bersama Dengan Tim Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Propinsi Jateng

 

 

 

KARANGANYAR-Bupati secara langsung menerima Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati pada Kamis (05/03/2020).

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar, Juliyatmono berharap bahwa setiap OPD dapat menyusun laporan keuangan dengan baik dan cepat agar pemeriksaan tidak memakan waktu sehingga cepat selesai. Hal ini untuk mempertahankan prestasi dimana Pemkab Karanganyar mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Pemeriksaan keuangan oleh BPK tolong dipersiapkan dengan baik, agar sebelum puasa opini sudah keluar”, pintanya.

Maksud dan tujuan BPK melakukan pemeriksaan atas laporan keuangan adalah memberikan opini atas laporan keuangan Tahun 2019.

Dalam proses pemeriksaan nanti, diharapkan tidak ada yang ditutupi serta dapat aktif berdiskusi dengan pemeriksa. Sehingga bisa diminimalisir jika ada temuan, hal ini merupakan ciri dari predikat WTP.

Seperti yang diungkap oleh Dyah ……..,
“kalau ada yang ditutupi berarti ada batasan ruang lingkup, jadi bisa kami kecualikan”

Yang dinilai dari opini adalah kesesuaian penyajian laporan keuangan , tentunya sesuai dengan standar akuntansi pemerintah.

Juga Kepatuhan atas peraturan perundang-undangan yang berlaku serta pengungkapan di dalam laporan keuangan terutama CALK, apakah sudah cukup dan memadai. ( In/an)

Read More
WhatsApp Image 2020-03-05 at 10.29.56

Inovatif, Cara Puskesmas Kebakkramat I Berdayakan Pasien Riwayat Gangguan Jiwa

Kepala Puskesmas 1 Kebakkramat, Retno Suwartuti memberikan paparan tentang program Desa Siaga Sehat Jiwa kepada wakil bupati Karanganyar, Rober Cristanto di aula puskesmas setempat (06/03)

 

 

KARANGANYAR – Apa yang dilakukan Puskesmas Kebakkramat 1 di Kecamatan Kebakkramat sangat mulia dan inovatif. Puskesmas yang berada di jalan raya Solo-Sragen tersebut membuat program Bebaskan Belenggu Gangguan Jiwa (BABE GUWA) untuk memberdayakan masyarakat yang memiliki riwayat gangguan jiwa. Program yang sudah berjalan sejak 2018 lalu, kini telah merekrut dan memberdayakan sekitar 10 orang yang memiliki riwayat gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Kebakkramat I.

“Selama ini saat ada jadwal kontrol ke rumah sakit jiwa ya kontrol. Besoknya begitu lagi.

Tapi di rumah selama ini nglangut (tidak ada kerjaan). Nah kami punya ide pemberdayaan pasien dengan riwayat gangguan jiwa,” kata Kepala Puskesmas Kebakkramat I, Retno Sawartuti Jumat (06/03) usai sosialisasi Desa Siaga Sehat Jiwa (DSDJ) di Puskesmas setempat.

Dia menambahkan sampai saat ini jumlah warga yang memiliki riwayat gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Kebakkramat I terdeteksi sekitar 45 orang. Secara bertahap pihaknya akan merekrut mereka dengan harapan kedepannya dapat produktif di lingkungan masyarakat. Saat ini sudah ada 10 orang yang bisa direkrut. “Yang sudah menjalani perawatan okupasi 10 orang. Mereka yang sudah bisa diajak komunikasi. Kalau yang masih diam (belum bisa diajak komunikasi) kita tunggu dulu,” terangnya.

Program yang dilakukan itu untuk memperdayakan pasien riwayat gangguan jiwa agar tidak kambuh lagi adalah mengolah pupuk organik, menanam sayuran organik, membuat tas dari bahan bekas, dan budidaya lele. “Yang sudah jalan itu mengolah sisa makanan jadi pupuk organik, di sini kan rawat inap. Sisa sayuran dipotong-potong dijadikan pupuk. Membuat tas (dari plastik bekas) dan menaman sayur organik seperti kubis dan sawi. Kalau budidaya lele masih tahap merintis. Di belakang ada tiga kolam,” imbuhnya Kepala Puskesmas yang pernah mendapatkan penghargaan karena programnya Ojek ASI.

Retno mejelaskan, konsumen yang membeli barang dan sayur hasil produksi tersebut sampai saat ini masih sebatas di lingkup puskesmas saja seperti karyawan atau saat ada kegiatan di puskesmas.

Harga tas senilai Rp 90 ribu sampai Rp 100 ribu  Sedangkan pupuk ada yang Rp 7.500 dan Rp 10.000.

Sementara Wakil Bupati Karanganyar, Rober Cristanto mengapresiasi program yang dilakukan Puskesmas Kebakkramat 1. Pasalnya apa yang dilakukan tidak semua orang memikirkannya. Program tersebut sangat inovatif dan bisa membantu pasien riwayat gangguan jiwa. “Saya lihat ada tanaman obat plus persiapan ternak lele bagi pasien yang riwayat gangguan jiwa. Kita akan dukung dan suport terus agar program ini bisa dicontoh puskesmas yang lain,” tandasnya. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2020-03-05 at 09.50.12

Pemkab Karanganyar Bicarakan Teknis Kerjasama Dengan PT Sari Kemuning

Kabag Pemerintahaan Setda Karanganyar, Drs Ali Guhron sedang memaparkan teknis kerjasama dengan PT Sari Rumpun Kemuning. Dalam Kerjasama teknis tersebut, rapat dipimpin oleh Asissten Pemerintahaan Setda Karanganyar, Sundoro.

 

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar bertemu dengan PT Sari Kemuning di ruang Garuda Kantor Setda (05/03). Diundangnya PT Sari Kemuning untuk membicarakan teknis kerjasama ‘menyulap’ kawasan kebun teh kemuning seluas 52 hektar menjadi destinasi wisata.  Perlu diketahui Pemkab Karanganyar telah bekerja sama dengan PT Sari Rumpun Kemuning dalam pengelolaan wisata di kawasan tersebut.

“Kerjasamanya dalam bentuk BGS yakni Bangun, Guna dan Serahkan. Artinya, Pemkab Karanganyar melalui PD Aneka Usaha membangun kawasan wisata kebun teh tersebut. Kemudian setelah 35 tahun diserahkan ke PT Sari Kemuning lagi,” papar Kabag Pemerintahan Setda Karanganyar. Drs Ali Ghuron MM ditemui usai membicarakn teknis kerjasama tersebut. Dalam rapat tersebut dipimpin oleh Asisten Pemerintahaan Setda Karanganyar, Sundoro.

Dia menambahkan selama 35 tahun tersebut, Pemkab memberikan kontribusi per hektar Rp 20 juta per tahun. Pihaknya menawarkan Rp 20 juta tersebut setelah melakukan kejian mendalam dan melibatkan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Namun, pihak PT Sari Kemuning akan melakukan konsultasi dengan Kodam IV Diponegoro.  “Dalam hal ini Pemkab dan Aneka Usaha akan menggandeng investor. Artinya investor tersebut dibawah kendali PD Aneka Usaha,” tambahnya.

Lebih jauh, Ali Guhron mengatakan rencana pembangunan meliputi gardu pandang, jogeng trek, plaza, tempat parkir, souvenir, penginapan konsep alam, paralayang,  dan jembatan kaca. Kawasan 52 hektar yang disewa tersebut, 40 hektar untuk pembangunan destinasi wisata. Kemudian 12 hektar bekas galian C akan dipergunakan untuk agro wisata dalam rangka pemulihaan habis penambangan. Kondisi rusak dipulihkan dengan tidak membangun fisik ditempat tersebut dan lebih mengarah pada agrowisata. “52 hekatr itu meliputi Kemuning, Ngargoyoso dan Gumeng Kecamatan Jenawi. Potensi destinasi wisata yang luar biasa, “tambahnya. (hr/adt)

 

Read More
IMG-20200305-WA0026

Tingkatkan Kreatifitas Anak Melalui Lomba antar PAUD

Karanganyar,
Dinas Pendidikan Karanganyar menggelar lomba kreatifitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tingkat Kabupaten Karanganyar.
Diharapkan dari kegiatan ini mampu mengembangkan potensi dan bakat sehingga dapat membentuk karakter anak.

Lomba kreatifitas PAUD digelar di Gedung Dakwah Muhammadiyah Karanganyar, Kamis (5/3/2020). Lomba ini diikuti 153 anak perwakilan dari 17 kecamatan.

Kepala Disdikbud Karanganyar, Tarsa mengatakan PAUD merupakan pondasi awal pendidikan kepada anak. Sehingga diperlukan adanya ajang atau wadah untuk menumbuh kembangkan potensi anak. Lomba PAUD ini diharapkan menghasilkan anak berprestasi.

“Penyaluran kreatifitas dapat membentuk karakter anak sehingga tercipta generasi berkualitas,”katanya.

Sementara Bupati Karanganyar mengapresiasi Lomba antar PAUD di Kabupaten Karanganyar. Pihaknya sendiri berharap kegiatan ini mejadi agenda rutin dan menjadi wadah anak-anak menyalurkan potensinya. Para bunda PAUD pun diminta agar tidak terlalu membebani anak didik dengan tugas berat.

“Ciptakan suasana yang gembira. Karena tugas bunda PAUD memberikan pendidikan yang baik sejak dini,”ujarnya.
Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
_DSC4137

Pemkab Karanganyar Gelar Sambung Rasa bersama BPJS Ketenagakerjaan

Narasumber Sambung Rasa dalam dialog bersama masyarakat. Dari kiri ke kanan drg. Dwi Hartati, M.H selaku kabid Layanan Kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar. dr. Cucuk Heru Kusumo, M.Kes selaku direktur RSUD Karanganyar, Andri Nurcahyanto selaku Kepala BPJS Kesehatan Karanganyar, Drs. Sujarno, M.Si selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar (04/03)

Karanganyar – Pemkab Karanganyar menggelar acara Sambung Rasa dengan tema Peran BPJS Dalam Membangun Masyarakat Menuju Karanganyar Sehat dan Tangguh, Rabu (04/03/2020). Kegiatan ini berlangsung di halaman Radio Swiba Karangnyar dan disiarkan secara live.

Kegiatan Sambung Rasa ini dihadiri berbagai pihak, mulai dari jajaran camat hingga lurah sekecamatan Karanganyar serta perwakilan RT RW. Acara ini menghadirkan beberapa narasumber yang cukup kompeten di bidangnya yakni, Drs. Sujarno, M.Si selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar, dr. Cucuk Heru Kusumo, M.Kes selaku direktur RSUD Karanganyar, Andri Nurcahyanto selaku Kepala BPJS Kesehatan Karanganyar, serta drg. Dwi Hartati, M.H selaku kabid Layanan Kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar Drs. Sujarno, M.Si mengungkapkan bahwa dinas komunikasi dan informatika mengambil peran dalam menginformasikan mengenai program prioritas pemerintah dan acara pada pagi hari ini bermanfaat untuk semuanya sehingga menciptakan masyarakat yang lebih sehat.

Dwi Hartati menambahkan bahwa peran para pihak terkait disini adalah membantu tugas bupati dalam menangani permasalahan di bidang kesehatan. Contohnya adalah seperti membuat kebijakan dan melaksanakan tugas yang bertujuan untuk mensejahterakan masyrakat di bidang kesehatan.

Dengan adanya BPJS ini diharapakan dapat membangun kesehatan yang ada di Kabupaten Karanganyar yang lebih baik. Dengan adanya kegiatan sambung rasa diharapkan agar pihak-pihak yang menghadiri kegiatan ini bisa dijadikan perantara untuk menyampakain uneg-uneg dan aspirasi kepada pihak terkait secara langsung. Hadirin tampak cukup antusias terhadap acara ini, terlihat dari banyaknya penanya.

Demikian Diskominfo (Tgr/Rz/Sh)

Read More
WhatsApp Image 2020-03-04 at 08.34.22

Bupati Minta Pelajar Bantu Ayah/Ibu Di Rumah Isi Sensus Penduduk 2020

Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta pelajar untuk mensukseskan SP 2020

 

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta semua pihak untuk mensukseskan Sensus Penduduk (SP) di Bumi Intanpari. Pada saat memberikan sambutan dihadapan ratusan pelajar yang ikut lomba lari 10 K di DPRD Karanganyar, Rabu, (04/03), orang nomor satu di Kabupaten Karanganyar meminta pelajar ikut membantu orang tua di HP androidnya.

“Sensus penduduk saat ini memakai HP android atau online, sehingga anak-anak semuanya hendaknya membantu ayah atau ibu untuk mengisi SP. Jangan sampai keluarga kamu tidak tercatat dalam SP 2020,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Dia menambahkan bantu ayah atau ibu untuk mendaftar sehingga semua keluarga tercatat dalam SP 2020. Bupati Karanganyar juga meminta adik-adik yang ingin menjadi DPRD ikutlah partai politik. Sebab demokrasi di Indonesia bisa berkembang baik jika partai politik berjalan baik. “Jika menjadi anggota DPRD maka ikutlah partai politik,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Karanganyar untuk menjaga selalu kesehatan. Jangan takut virus corona namun tetap menjaga diri dengan berolahraga secara teratur. Daya tahan tubuh kuat, maka penyakit akan minggat. Pihaknya juga meminta pelajar untuk melaporkan jika ada tetangga atau sanak keluarganya yang menimbun masker. “Tidak boleh ada yang menggunakan kesempatan dalam kesempitan. Jika terbukti menimbum masker, maka tokonya akan saya tutup,” ungkapnya. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2020-03-04 at 15.27.25

Pembinaan Kurang Maksimal, DPRD Minta KONI “Genjot” Terus Atlet

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengibarkan bendera start tanda dimulainya lari 10 K HUT DPRD Karanganyar

Ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo

KARANGANYAR – DPRD Karanganyar melihat pembinaan atlet-atlet di Bumi Intanpari kurang maksimal. Dalam kesempatan lomba lari 10 K dalam rangka HUT DPRD ke 69, para wakil rakyat meminta KONI untuk berupaya maksimal melahirkan dan membina atlet-atlet agar dapat mengharumkan nama Karanganyar. Jika berbicara anggaran, APBD sudah menggelontorkan sekitar Rp 2 miliar untuk KONI.

“Jika anggaran dibilang tidak cukup memang semua tidak cukup. Namun apa yang ada bisa dimaksimalkan sehingga bisa melahirkan atlet yang handal,” ungkap Ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo usai menyempatkan piala kepada para pemenang lomba lari.

Dia menambahkan untuk fasilitas olahraga yang kita miliki hampir semua sesuai standar. Sedangkan yang harus dilakukan merawat sarana dan prasana yang ada. Bagus Selo mengatakan dalam lomba lari 10 K kali ini diikuti 773 atlet dari SMP, SMA dan SMK di Karanganyar. Semua peserta memang khusus dari Karanganyar hal ini untuk menggali potensi atlet lokal. “Biar atlet lokal yang mempunyai potensi dapat bermunculan,” imbuhnya.

Sementara Ketua 2 Panitia Loma Lari 10 K DPRD Karanganyar, Andriyanto mengatakan jumlah peserta peserta 773 peserta, baik putra dan putri. Sedangkan terdapat satu peserta umum yakni Bambang, dengan usia 57 tahun. Kemudian ada satu OPD yakni Kepala Dinas Pariwisata, Titis Sri Jawoto juga mengikuti acara tersebut. “Loma lari 10 K ini waktunya mepet sehingga kurang maksimal. Ke depan, kami akan berusaha maksimal,” imbuhnya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengingatkan untuk terus menjaga kesehataan. Salah satu ciri kesehatan itu adalah sering berwudhu agar bersih. Pihaknya meminta untuk jangan sampai kotor atau kemproh. Bupati meminta untuk tidak terlalu terlalu takut dengan virus korona namun tetap waspada. Klau daya tahan tubuh kuat, makan akan tetap sehat. “Saya berharap Karanganyar bebas dari virus. Termasuk virus malas dan virus tidak mau belajar. Termasuk suka bermain HP terus lupa belajar,” tambahnya. (hr/Adt)

Read More
_DSC4064

Komisi B DPRD Kabupaten Karanganyar, Sidak The Lawu Park

Ketua Komisi B, AW Mulyadi Menyampaikan Materi Sidak di Lawu Park (03/03)

Karanganyar, 3 Maret 2020
Komisi B DPRD Karanganyar melakukan sidak ke Lawu Park, Kecamatan Tawangmangu. Sidak yang diketuai oleh Ketua Komisi B, AW Mulyadi, merupakan sidak kedua setelah sidak pertama pada tanggal 28 Oktober 2019 lalu. Sidak dilakukan karena klausul di Permen Kehutanan RI No. 14 Thn 2013 Pasal 14 Ayat 3 tidak menyebutkan resto dan tempat penginapan diperkenankan untuk berdiri dan dioperasikan diatas lahan perhutani.

Selanjutnya, karena dalam kurun waktu selama lebih kurang 4 bulan dari sidak pertama, Komisi B memutuskan untuk menyampaikan permasalahan ini kepada Ketua DPRD dan Bupati Karanganyar untuk segera menindaklanjutinya dengan kebijakan yang ada.
Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Karanganyar, Bobby Aditya Putra, mengatakan, persoalan belum masuknya pajak yang berasal dari sejumlah restoran, dan lokasi wisata yang ada di Lereng Gunung Lawu tersebut, disebabkan karena adanya peraturan menteri Kehutanan RI No. 14 tahun 2013 pasal 14 ayat 3 tentang pedoman pinjam pakai kawasan hutan.

Dalam peraturan tersebut, jelas tidak menyebutkan resto, tempat penginapan dan tempat hiburan. Yang diswakelola oleh pihak perhutani, untuk perijinan, bisa dikaitakn dengan pemerintah daerah. Dengan harapan, PAD dari sektor wisata ataupun pajak restoran dan penginapan bisa meningkat. Dengan tujuan untuk kemajuan masyarakat dan pemerintah kabupaten Karanganyar.
Bobby mengatakan bahwa pemerintah Kabupaten Karanganyar mempunyai Hak elektoral yang dilindungi oleh undang – undang yakni sesuai dengan UU Nomer 23 tahun 2014 pasal 1 ayat 6 tentang otonomi daerah.

“Kami ingin adanya win win solution, supaya semua pihak dapat diuntungkan. Dalam hal ini Pemkab dirugikan, karena tidak mendapatkan pemasukan sama sekali, padahal kapasitas usaha dan potensi pendapatan cukup besar,” ucap Boby.
Demikian Diskominfo, (ard/tgr)

Read More
WhatsApp Image 2020-03-03 at 13.14.12 (1)

Bupati Karanganyar Cek dan Tinjau Lokasi Tanah Longsor di Desa Nglegok, Ngargoyoso

Bupati Karanganyar, Juliyatmono cek dan tinjau lokasi warga yang terkena longsor di Desa Nglegok, Kecamatan Ngargoyoso

 

KARANGANYAR – Tanah longsor yang terjadi Di Dusun Dederan RT 2 RW 05 Desa Nglegok, Kecamatan Ngargoyoso, beberapa waktu lalu yang menimpa rumah, di cek Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Orang nomor satu di Karanganyar itu untuk mengetahui dari dekat dampak dari longsor yang menimpa dua rumah Ami Triyatmi dan Jumini.

“Saya cek ke lokasi dan tinjau  kedua rumah yang terkena longsor.  Mereka masih bersaudara,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono usai mengecek lokasi di Desa Nglegok, Ngargoyoso, (03/03).

Dari peninjauan tersebut, Bupati Karanganyar mengatakan dua rumah tersebut masih aman. Hanya bagian dapur rumah dari Ami diperbaiki. Artinya memindahkan ruang dapur karena tidak mungkin talud di sampingnya terlalu tinggi untuk dibangun.  Bantuan dari Baznas, pemerintah desa dan Pemkab sudah diberikan. “Anggaran untuk membantu dua rumah tersebut dari Pemkab Rp 15 juta,  dari pemerintah desa Rp 10 juta dan Baznas Rp 12 juta,” imbuhnya.

Sedagkan untuk talud di samping tetap akan diperbaiki. Namun untuk sementara dikerjakan secara manual terlebih dahulu. Di perubahaan anggaran nanti tetap akan dibangun. Untuk sementara tidak perlu direlokasi. (hr/adt)

Read More
DSC_0015

PELEPASAN KKN FKIP Dik UMS OLEH BUPATI KARANGANYAR

pelepasan KKN UMS 2020 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Karanganyar – Setelah 45 hari mengabdi di .Kecamatan di Kabupaten Karanganyar, akhirnya mahasiswa KKN FKIP DikUMS resmi ditarik dan dikembalikan kepada pihak kampus UMS. Selasa, (03/03) Sebanyak 224 mahasiswa KKN FKIP Dik UMS yang tersebar di beberapa sekolah untuk mengabdi yang ada di Kabupaten Karanganyar secara langsung ditarik oleh Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono M.M. di Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. Rektor UMS menyampaikan “terima kasih kepada Bupati berserta jajarannya dan terimakasih kepada desa dan warga desa yang telah memberikan kontribusi maupun kesempatan kepada mahasiswa KKN FKIP Dik UMS untuk berlatih dan belajar bersama selama 45 hari lamanya. Mohon maaf jika ada suatu yang tidak diinginkan selama kegiatan KKN di Kabupaten Karanganyar” ujarnya.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar juga mengucapkan terima kasih kepada pihak FKIP Dik UMS yang telah melaksanakan KKN dengan baik, dan telah memberikan kepercayaan Kabupaten Karanganyar sebagai tempat KKN Universitas Muhammadiyah Surakarta tahun 2020. “Saya berharap semoga semua mahasiswa mendapatkan keberkahan dan kesuksesan, mahasiswa dapat menyumbangkan sumber daya manusia yang berkarakter, serta semuanya dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik dan tepat waktu. Dan saya ucapkan terimakasih kepada Perserikatan Muhammadiyah daerah yangtelah memfasilitasi kegiatan KKN FKIP Dik UMS yang ada di Kabupaten Karanganyar” imbuhnya. (Ind/Dn/Sh/Rz)

Read More