Category: Berita

WhatsApp Image 2020-03-26 at 06.48.28

Forkompinca Matesih Lakukan Spraying Kepada Penumpang Bus Jakarta

 

KARANGANYAR – Forum Komunikasi Kecamatan (Forkompinca) Kecamatan Matesih melakukan spraying kepada para penumpang bus AKAP di Terminal Matesih. Khususnya penumpang dari Jakarta. Mereka yang berasal dari perantauan wilayah Jabodetabek dan sekitarnya dianggap paling rentan terpapar virus covid-19 maupun menularkannya.

Camat Matesih Ardiansyah mengatakan, pihaknya menggandeng Satpol PP untuk melaksanakan piket posko pemantauan penumpang bus malam. Para penumpang yang turun dari bus langsung diarahkan menjalani penyemprotan disinfektan atau cairan pembunuh kuman. Setelah itu, mereka diberi surat pengantar memeriksakan diri ke puskesmas terdekat.

“Dimulai sejak Rabu sore kemarin pukul 16.00 WIB-19.00 WIB dan pukul 22.00 WIB-03.00 WIB. Sebab, itu jadwal AKAP masuk terminal. Bus-bus itu membawa penumpang dari barat atau Jabodetabek. Kita tahu, di wilayah Jakarta, kasus terjangkit virus corona cukup tinggi,” papar Ardiansyah Selasa (31/3).

Tak hanya memeriksakan diri, warga perantau ini disarankan mengisolasi diri selama 14 hari di kampung halamannya. Itu untuk mengantisipasi kontak fisik dengan masyarakat di lingkungannya. Namun demikian, tidak semua awak dan kru PO bus bersedia mengikuti ketentuan itu. Perusahaan otobus tertentu menolak masuk terminal Matesih dan menurunkan penumpangnya untuk di-spraying. “Ada kenaikan jumlah penumpang bus AKAP yang turun di Matesih. Kemungkinan mereka ini buruh yang diliburkan selama masa tanggap darurat virus corona oleh majikannuya. Sehingga mereka memilih pulang kampung. Ini justru yang diwaspadai bersama. Kami meminta semua agen bus kooperatif. Jangan membandel,” katanya.

Ardiansyah mengatakan, sukarelawan juga menyosialisasi pencegahan virus corona kepada agen dan kru bus AKAP di Matesih. Ini supaya pemilik agen mengajak krunya menaati imbauan tersebut. (hr/adt)

Read More
IMG20200323100321

Pemprov Jateng Siap Bantu Pengadaan APD di Rumah Sakit

Kominfo

Berlangsungnya vidconference terkait perkembangan covid-19 di wilayah Jawa Tengah dengan Gubernur Jateng di ruang SIC Diskominfo Karanganyar, Senin (23/3).

Karanganyar,

Pemprov Jateng akan kirim bantuan APD ke rumah sakit yang menangani kasus corona. Pengiriman bantuan ini, menyusul sejumlah Rumah Sakit di Jawa Tengah mengalami kesulitan dan kekurangan untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam video conference dengan sejumlah Dinas Kesehatan di Pemerintah Kota/Kabupatendi Jawa Tengah.

Menurutnya kesulitan rumah sakit untuk pengadaan APD tenaga medis akan segera direspon pihak Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Bantuan APD akan segera direalisasikan dalam minggu ini. Sementara bagi Rumah Sakit yang ingin mencari sendiri APD dapat merujuk yang digunakan di Rumah Sakit Moewardi Solo.

“Tetap semangat dalam memberi pelayanan kesehatan. Kita akan segera mengirimkan bantuan APD,”katanya.

Ditambahkannya semua Rumah Sakit yag menangani pasien corona harus dengan baik mempersiapkan semua sarana dan prasana mulai dari ruangan isolasi, vitamin dan pengadaan APD. Pihak Rumah Sakit pun harus menyediakan ruangan tambahan sebagai antisipasi bertambahnya pasien terpapar corona. Rumah Sakit dan Dinas Kesehatan juga harus aktif melapor perkembangan kasus virus corona mulai dari ODP, PDP hingga yang diisolasi.

“Rumah Sakit maupun Pemkab harus aktif mempersiapkan termasuk gedung untuk merawat pasien. Ini sebagai preventif dan kita tidak berharap seperti di Italia”,tambahnya.

Dalam video conference di ruang SIC Diskominfo Karanganyar, Plt. Dinas Kesehatan Karanganyar, Purwati melaporkan sampai hari ini orang dalam pantauan (ODP) di Karanganyar ada 23 orang yang sudah lulus 1 orang.
Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) ada 4 orang yang dinyatakan sudah sembuh 1 orang jadi sampai saat ini yang masih dirawat ada 3 orang.
Selanjutnya dilaporkan juga untuk kesiapan fasilitas penanganan covid-19 di Karanganyar
menambah ruang isolasi 10 kamar. Di RSUD Karanganyar ada 15 kamar untuk ruang isolasi dan Rumah Sakit TNI Angkatan Udara yang berlokasi di Colomadu sudah menyiapkan tambahan ruang isolasi sehingga total ruang isolasi di Karanganyar ada 23 kamar.
“Kami juga sudah membentuk gugus dan kita sudah sosialisasi disemua tempat sampai tingkat RT. Untuk tempat-tempat umum sudah disediakan tempat cuci tangan,”ujarnya.

Adapun kendalanya sama dengan kota maupun kabupaten lain yang lain, yakni APD dan VTM

Pada video conference selain Dinkes juga diikuti Rumah Sakit Swasta dan Daerah Instansi terkait seperti Pemkab Karanganyar, Diskominfo dan Kodim 0727 Karanganyar, Senin (23/3/2020) pagi.
Demikian Diskominfo (dn/ind/ard)

Read More
WhatsApp Image 2020-03-23 at 08.55.38 (1)

Pemkab Lakukan Penyemprotan Disinfektan Sepanjang Jalan Lawu

KARANGANYAR – Perang melawan virus covid 19 terus digencarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar. Selain melakukan pemantauan orang yang baru datang dari luar kota, Pemkab bersama TNI dan Polisi terus melakukan penyemprotan disinfektan di kantor-kantor, pasar-pasar dan sepanjang Jalan Lawu Kabupaten Karanganyar. Bupati Karanganyar, kegiatan penyemprotan ini bisa dilakukan satu minggu sekali. Termasuk di Sepanjang jalan lawu sisi utara di Getas, Papahan, Tasikmadu

“Membuat suasana psikologi juga penting agar masyarakat tidak terlalu kawatir. Yang jelas, sampai saat ini, tidak ada warga Karanganyar yang terpapar virus covid 19,” ungkap Juliyatmono usai memimpin apel penyemprotan dengan Satgas Percepatan Penanganan Covid 19 di halaman Setda, (23/03).

Pihaknya pro aktif memberikan kabar mengenai virus covid 19 di Karanganyar. Orang nomor satu di Karanganyar meminta masyatakat yang datang dari berbagai daerah untuk memeriksakan diri di Puskesmas setempat. Selanjuntnya, jika tidak terindikasi orang dalam pemantauan diminta untuk berdiam diri di rumah. Bupati meminta untuk pedagang di alun-alun dan taman pancasila memang diliburkan terlebih dahulu. “Satgas Percepatan Penanganan Covid 19 diminta untuk membantu mensosialisasikan kepada masyarakat. Semoga ikhtiar ini mendapatkan ridho Allah SWT. Karanganyar terbebas dari virus covid 19 dan virus-virus yang lain,” ungkapnya.

Sementara kasi kedaruratan BPBD Karanganyar, Nugroho Budi Santoso mengatakan hari ini  satgas Percepatan Penanganan Covid 19 melakukan penyemprotan disinfektan di trotoar sepanjang Jalan Lawu,  dari mulai perempatan Papahan sampai perempatan pegadaian Karanganyar Kota. Penyemprotan dilakukan baik di sisi utara dan selatan.  Termasuk di tempat-tempat umum. “Satgas Percepatan Penanganan Covid 19 terdiri dari TNI, Polri, BPD, dan relawan. Sebelumnya, kami juga sudah melakukan penyemprotan di Kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pasar-pasar,” imbuhnya.

Untuk di kecamatan dan desa dilakukan oleh instansi masing-masing. Desa dikoordinasikan dengan kepala desa secara mandiri. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2020-03-22 at 10.47.30 (1)

Sampai Saat ini Belum ada Satupun Warga Karanganyar Terpapar Positif Covid 19

Bupati Karanganyar, Juliyatmono rapat membahas pencegahan virus Covid 19 di ruang anthurium rumah dinas bupati Karanganyar

Bupati Karanganyar, Juliyatmono

 

Karanganyar –  Bupati Karanganyar, Juliyatmono menegaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memastikan sampai saat ini belum ada satu orang dari warga Bumi Intanpari yang terpapar positif Covid 19. Kepastiaan itu disampaikan setelah menggelar rapat bersama Camat dan kepala OPD di ruang anthurium, Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Minggu (22/03).

“Kepala BPBD sudah saya minta untuk menyemprot Disinfektan di kantor-kantor dan tempat-tempat umum di Kabupaten Karanganyar. Sambill mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tidak keluar rumah jika tidak ada perlu yang mendesak,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Bupati juga meminta camat dan kades untuk mengambil inisiatif segera dengan melakukan penyemprotan di kantor dan ruang-ruang publik. Dengan menggunakan alat seadanya, supaya virus ini tidak berkembang dengan baik. Sekaligus meminta Kades, untuk membuat group-gorup WA di tingkat RT dan RW. Supaya informasi jelas dan sampai ke Kabupaten dengan baik. “Pasar Sabtu dan Minggu sudah diliburkan sampai batas yang belum ditentukan. Namun Pasar-pasar tradisional tetap berlangsung atau buka dengan menghimbau pedagang pasar dan pembeli untuk cuci tangan di ruang-ruang yang sudah disediakan,”imbuhnya.

Pihaknya meminta masyarakat harus terus diberikan pengertian. Yang jelas, bupati meminta penyakit ini jangan diremehken namun juga harus waspada. Membatas semua pihak untuk menyecah virus corona dengan menjaga jarak, mencuci tangan dan lain sebagainya. Dinkes diminta untuk membantu camat dan lurah . “Bagi ASN prinsinya kerja, bila bisa dikerjakan di rumah silahkan dikerjakan di rumah. Yang jelas jam ASN dikurangi untuk menanggulangi pencegahaan virus corona 19,” tandasnya.

Sementara Kapolres Karanganyar, AKBP Dr Leganek Mawardi SH, SIK,  M.Si meminta masyarakat untuk tidak mengumpulkan banyak orang. Hajatan hari ini yang terakhir diselenggarakan sampai batas yang belum ditentukan. Termasuk pengajian, dan acara-acara yang mendatangkan orang banyak lebih baik dihindari terlebih dahulu. Pihaknya meminta juga meminta masyarakat untuk tidak menimbun sembako. “Silahkan berdiam diri dirumah kemudian melakukan olahraga kecil di rumah, makan dan istirahat yang cukup. Stay home, stay save, Stay health, stay happy,” ungkapnya. (hr/adt)

 

Read More
index

Baru Sebatas Pasien Dalam Pemantauan, Karanganyar Tidak Ada Yang Positif Terjangkit Corona

Plt. Kepala Dinas Kesahatan Karanganyar Purwati S.K.M., M.Kes didampingi dr. Katarina Iswati Kabid P2P Dinas Kesehatan Kesehatan saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Jum’at(20/03/20).

Karanganyar – 20 Maret 2020

Sejauh ini Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar sedang mengawasi dua pasien yang berasal dari Sukoharjo dan Karanganyar dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karanganyar. Informasi ini langsung dari Plt. Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Karanganyar Purwati S.K.M. M.Kes saat ditemui di ruang kerjanya, Jum’at(20/03/20).

Menurut informasi, tercatat ada tiga pasien berstatus PDP yang pernah menjalani perawatan di RSUD Karanganyar. Dari ketiga pasien tersebut, masing-masing merupakan warga yang berasal dari Karanganyar, Sukoharjo, serta Tangerang Jawa Barat.

“Hingga pukul 14.00 saat ini, ada 3 orang PDP warga asli Karanganyar yang sedang dirawat di RSUD Karanganyar. kondisinya stabil dan baik, namun pasien ini mempunyai penyakit dalam asma dan hipertensi. Satu dari Tangerang langsung dirujuk ke RS dr Moewardi, sedangkan pasien dari Polokarto Sukoharjo dan dari Karanganyar keduanya kini dirawat intensif di RSUD Karanganyar,” jelas Purwati.

Selain itu, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar juga melakukan pemantauan dan pengamatan terhadap 32 orang yang berada di wilayah Karanganyar. Pada 32 orang tersebut, pihaknya merinci ada lima orang dengan status orang dalam pantauan (ODP), sedangkan sisanya merupakan hasil dari pengamatan petugas Dinkes di lapangan.

“Sedangkan ODP-nya ada lima orang, mereka kini ada di Karanganyar, dan mereka baru menunjukkan gejala batuk, pilek, suhu sudah 38 derajat, pernah pergi ke tempat terjangkit corona,  namun dia masih perlu diperiksa lab untuk memastikan apakah terkena corona atau tidak,” tuturnya.

Purwati mengatakan, petugas kesehatan sudah aktif melakukan pemeriksaan seperti suhu tubuh dan keluhan dari warga yang termasuk dalam pemantauan dan pengamatan di lapangan. Hal itu dilakukan untuk upaya kewaspadaan dini.

“Kami himbau kepada masyarakat  untuk tidak bepergian kemana-mana untuk sementara ini. jika ada keluhan gejala segera periksa dan lapor ke pelayanan kesehatan,” ungkapnya.

Diungkapkannya, DKK Karanganyar sudah  memerintahkan bidan desa dan Puskesmas untuk melakukan pemantauan dan pengamatan terhadap orang yang baru dari luar kota, pulang umroh, atau dari luar negeri untuk diamati dan dipastikan dia aman.

Sebelumnya Bupati Karanganyar  menghimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dalam menjalankan aktivitas dan tetap melaksanakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk antisipasi agar tidak terkena penyebaran virus corona.

“Saya himbau kepada masyarakat untuk tidak panik, yang penting tetap menerapkan PHBS. Untuk pelajar yang libur harus tetap dirumah jangan kemana-mana,” ucapnya.(Ard)

Read More
index

Jika Diserahkan, Bupati Juliyatmono Ucap Karanganyar Sangat Siap Mengelola TAHURA

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat sampaikan keinginannya untuk memiliki legalitas aset TAHURA di depan rombongan Anggota Dewan Rakyat Daerah komisi B Provinsi Jateng saat mengunjungi obyek wisata TAHURA, Rabu(18/03/20)

Karanganyar – 18 Maret 2020

Rombongan Anggota komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Tengah yang di ketuai oleh H. Sumanto mantan ketua DPRD Kabupaten Karanganyar dari fraksi partai PDI Perjuangan ini kunjungi obyek wisata Taman Hutan Raya (TAHURA) KGPAA Mangkunagoro I guna memonitoring obyek wisata tersebut pada Rabu(18/03/20).

Disambut secara langsung oleh ketua UPT TAHURA Gunawan, rombongan wakil rakyat provinsi Jawa Tengah yang berjumlah kurang lebih 20 orang tiba di lokasi tepat pukul 13.00 wib. Dalam sambutannya, Gunawan memaparkan profile TAHURA.

Selain memonitoring obyek wisata TAHURA, rombongan anggota dewan komisi B ini juga ingin mendengarkan alasan Pemerintah Kabupaten Karanganyar yang ingin mengambil alih legalitas aset kepemilikan lahan TAHURA ini dari PT Perhutani.

Bupati Karanganyar yang hadir secara pribadi didampingi Kabag Hukum, Kabag Pemerintahan, Kepala Dinas Parpora, dan Kepala Dinas Pertanian. Sampaikan maksud dan tujuan kenapa Pemerintah Kabupaten Karanganyar sangat ingin segera minta di sahkannya legalitas aset kepemilikan TAHURA. Dengan alasan wilayah TAHURA ini sama sekali tidak berdekatan dengan Kabupaten manapun dan juga sudah ada aturannya di undang-undang no 03 tahun 2013 tentang kepemilikan hak aset lahan hutan.

“Mestinya sudah sejak 3 tahun yang lalu TAHURA ini diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Karanganyar kalau dilihat dari undang-undang. Kami juga sangat kesulitan kalau kami pemerintah Kabupaten tidak memiliki hak legalitas kepemilikan lahan TAHURA ini, karena kami tidak bisa menarik pajak di TAHURA ini “, jelas Bupati dengan tegas.

Namun semua upaya Pemerintah Kabupaten Karanganyar masih belum menemui titik terang dari Gubernur, padahal sudah 3 kali melayangkan surat ke Gubernur bahkan beberapa kali mengajukan audiensi dengan Gubernur guan pembahasan lebih lanjut, namun hasilnya pun masih nihil. Ini diperparah lagi dengan rencana Gubernur yang malah ingin menggandengkan Kabupaten Karanganyar dengan Kabupaten Wonogiri untuk kepemilikan aset TAHURA ini. Padahal letak lokasi TAHURA di Karanganyar sendiri sangat jauh sekali dengan wilayah Kabupaten Wonogiri.

“ Pemerintah Kabupaten Karanganyar masih terus berjuang betul untuk segera mendapatkan legalitas kepemilikan aset TAHURA, mudah-mudahan dengan hadirnya anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah ini biusa membantu Pemerintah Kabupaten Karanganyar “, tegas Bupati.

Wakil Ketua komisi B DPRD Prov Jateng sampaikan kepada Bupati Karanganyar, coba buat surat lagu ke Gubernur dan tembusannya ke dewan juga agar kami wakil rakyat ini bisa membantu agar segera ada keputusan dari Provinsi karena jika dilihat dari undang-undang memang seharusnya menjadi hak milik Kabupaten Karanganyar TAHURA ini.

Demikian Diskominfo(Ard/Tgr)

Read More
WhatsApp Image 2020-03-18 at 09.26.12(1)

Program TMMD ini Untuk Tuntaskan RTLH

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo melakukan cek dan ricek jembatan yang akan dibangun melalui program TMMD Karanganyar

 

KARANGANYAR – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Tawangsari, Kecamatan Kerjo Kabupaten Karanganyar diharapkan dapat menuntaskan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Sebab program TMMD diminta bisa memberikan dampak dan kesejahteraan bagi masyarakat setempat. Termasuk penyuluhan virus corona, agar masyarakat paham betul dan bersikap untuk mencegah Covid 19.

Program TMMD Sengkuyung 1 Di Desa Tawangsari, Kecamatan Kerjo, Rabu (18/03) dilaksanakan secara sederhana. Biasanya program tersebut dimulai dengan upacara namun untuk kali ini dilakukan di balai desa dengan agenda penandatanganan naskah berita acara penyerahaan kegiatan program TMMD. Upacara penyerahaan sederhana ini dilakukan dalam rangka meniadakan pengumpulan massa lebih banyak terkait virus corona. “Bapak dan ibu  di sini tidak usah berpikir tentang corona, anggap saja tidak ada. Dengan adanya liburan dikawatirkan yang malas malah makan, tidur dan makan tidur,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan dalam penyerahaan naskah berita acara program TMMD.

Dia meminta kecamatan dan desa untuk mengecek warganya. Jangan sampai dengan dikuranginya aktivitas ini membuat, seseorang atau individu kekurangan makanan. Pihaknya meminta masyarakat dapat mengambil momen atau langkah-langkah gebrakan terkait virus corona. Misalnya menanam jahe, kunyit, kunir dan Ganyom. Sebab permintaan pasti masih tinggi dan orang-orang terus berburu empon-empon tersebut.  “Corono bisa menjadi peluang untuk usaha dengan menanaman jahet atau empon-empon. Biasanya, di sawah kalau kena wereng, panen keduanya pasti hasilnya melimpah,” tandasnya.

Dalam TMMD Sengkuyung 1 Tahun 2020 di Desa Kerjo akan betonisasi cor jalan panjang 415 meter dan lebar 3 meter dengan ketebalan 12 cm. Selanjutnya, pembangunan talud dengan panjang 155 meter, lebar 0,30 meter dan tinggi 1 meter. Kemudian, pembangunan jembatan  P, 5 meter, lebar 4 meter dan tinggi 4 meter. Selain itu, juga membangun gorong-gorong 4 mm, rehab pos kampling 2 unit dan rehab RTLH 10 Unit. (hr/adt)

Read More
DSC_7511

Jateng Tanggap Corona, Gubernur Ganjar Gelar Video Conference Dengan Bupati / Walikota Se Jateng

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono didampingi Sekda , Plt Kepala Dinas Kesahatan, Kepala BPBD, dan Kepala Dinas Kominfo saat ikuti video conference dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo terkait penanganan pendemi virus corona (Covid-19) di Jawa Tengah.(17/03/20)

Karanganyar – 17 Maret 2020

Upaya pemerintah untuk menangani wabah virus corona (Covid -19)  semakin nakmpak di Jawa Tengah. Guna mengantisipasi kepanikan masyarakat, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo segera mengambil langkah setrategis melakukan video conference terkait penanganan pendemi virus corona dengan Bupati / Walikota se Jawa Tengah pada Selasa(17/03/20).

Bertempat di ruang Sambernyawa Information Centre (SIC) Dinas Komunikasi dan Informatika Karanganyar. Bupati Karanganyar hadir secara pribadi didampingi Sekda Karanganyar, Plt Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BPBD, dan juga Kepala Dinas Kominfo Karanganyar turut serta mengikuti video converence dari orang nomor satu di Jawa Tengah ini.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat melakukan video converence terkait wabah virus Corona

 

“ Tetap tenang dalam menangani pasien, siapkan semua Alat Pelindung Diri (APD) mulai dari atas sampai bawah sampai benar-benar safety pegawai yang memakai sebelum menangani pasien yang terindikasi. Segera lakukan koordinasi dengan instansi terkait jika ada perlengkapan yang kurang di daerah. Juga selalu lakukan pemahaman kepada masyarakat “, jelas Gubernur yang aktif di sosial media dengan chanel youtubenya itu.

 

Hampir semua keluhan Kabupaten / Kota se Jawa Tengah sama, yaitu kekurangan material APD di tiap-tiap Rumah Sakit. Ini akan menjadi problem vital jika tidak segera teratasi, apalagi jika sampai merebaknya virus corona ini rata se antero Jawa Tengah.

Namun pada dasarnya penyuluhan terhadap masyarakat, pemberian pengetahuan kepada masyarakat tentang virus corona juga serentak dilakukan oleh masing-masing Kabupaten / Kota di Jawa Tengah. Hanya karena berita hoax yang sangat super cepat di media sosial menjadikan suasana masyarakat terkesan mencekam.

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono yang saat video converence diberi waktu untuk menyampaikan kondisi Kabuputen Karanganyar terkait virus ini, orang nomor satu di Bumi Intanpari ini menjelaskan kepada Gubernur telah melakukan ikhtiar yang sangat luar biasa walau itu ikhtiar non medis.

Dengan melakukan puasa sunnah di hari senin, dan juga  menggelar doa dan dzikir bersama serta mengundang 2000 anak yatim piatu di lingkup Kabupaten, Kecamatan bahkan kelurahan. Bupati Juliyatmono berharap dengan kekuatan ikhtiar doa ini bisa menangkal virus corona pergi dari Kabupaten Karanganyar.

“ Insya Allah dengan ikhtiar doa, dzikir dan puasa sunnah. Corona langsung minggat dari Jawa Tengah ‘, tegas Bupati.

Demikian Diskominfo(Ard)

 

 

Read More
DSC_2812

Penyampaian LKPJ Bupati Karanganyar Tahun 2019

Bupati Sampaikan LKPJ Tahun 2019

 

Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Karanganyar Tahun Anggaran 2019 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Karanganyar di Gedung DPRD pada hari senin (16/03/2020).

Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) ini memuat hasil penyelenggaraan urusan pemerintahan dalam pertanggungjawaban kinerja yang dilaksanakan Pemerintah Daerah selama 1 (satu) tahun anggaran. LKPJ Bupati Karanganyar Tahun 2019 disusun berdasar pada ketentuan Undang-undang Nomor Tebun 2014 tentang Pemerintahan Daerah beserta perubahannya dan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

Tahun 2019 merupakan tahun pertama dalam pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Karanganyar 2018- 2023, yang ditetapkan dalam Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2019 tentang RPJMD Kabupaten Karanganyar Tahun 2018-2023 yang memuat visi, misi pembangunan daerah dalam 5 (lima) tahun ke depan.

Sebagai catatan akhir pada laporan ini, Bupati sampaikan bahwa dalam Tahun 2019 beberapa prestasi yang membanggakan diperoleh Kabupaten Karanganyar pada tingkat Nasional di antaranya sebagai berikut :
1. Penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha sebagai Kabupaten berperingkat 10 (sepuluh) besar terbaik 3 (tiga) tahun berturut-turut, dari Presiden Republik Indonesia;
2. Penghargaan Pemerintahan Berkinerja Terbaik peringkat 3 nasional, dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia;
3. Penghargaan Natamukti sebagai Kabupaten yangg berhasil memasarkan, mendorong peningkatan kualitas, serta membangun ekosistem UMKM di daerahnya dari Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia;
4. Penghargaan TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Republik Indonesia;
5. Penghargaan Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah dari BPK ;
6. Penghargaan Kabupaten Layak Anak kategori Pratama Tahun 2019 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak;
7. Kabupaten Peduli HAM Tahun 2019 dari Kementerian Hukum dan HAM.

Bupati menambahkan terkait virus corona bahwa karanganyar terbebas dari virus corona. ” Berdoa jangan panik kerjakan aktifitas tiap hari dengan berfikir positif tapi harus tetap waspada “, pesannya. (in/an)

Read More