Category: Berita

DSC_3697

Pelantikan Pejabat Eselon II Langsung Dipimpin Bupati Juliyatmono

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat melantik Pejabat Eselon II di Aula Kantor BKPSDM, Rabu(22/04/20)

KARANGANYAR – 22 April 2020

Bupati Karanganyar, Juliyatmono melantik 19 Pejabat Tinggi Pratama (PTP), pengawas dan administrator di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Karanganyar di Aula Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Rabu (22/4/2020).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pejabat yang dilantik di antaranya pejabat Eselon II, Agus Cipto Waluyo yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kesbangpol kini resmi menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Karanganyar.

Sedangkan Sekretaris DPUPR, Titik Umami kini resmi menjabat sebagai Kepala Bagian Humas, Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Karanganyar. Pengambilan sumpah janji jabatan dipimpin langsung oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

“Saya tidak ingin ada kekosongan terlalu lama. Kurang efektif kalau terlalu lama. Karena kekosongan tidak terlalu banyak, setiap kekosongan kita isi. Supaya efektif,” kata Bupati Karanganyar H. Juliyatmono.

Menurutnya di tengah pandemi covid-19, justru diperlukan percepatan. Beberapa jabatan yang kosong akan segera diproses dengan menyampaikan permohonan izin terlebih dahulu ke Komisi Aparatur Sipil Negara.

Mengingat, perlu pengambilan keputusan cepat di tengah wabah virus corona guna pencegahan penyebaran virus.

“Kewenangannya tidak berada di kami secara penuh. Harus ada persetujuan dulu. Harus ada Pansel, hasil Pansel dilaporkan dan seterusnya,” terang Juliyatmono.(Ard/Adt)

Read More

Doa Bersama Virtual Menyambut Bulan Ramadhan Taun 1441 H / 2020 M

Read More
DSC_3760

Aktivitas Malam Diminta Berakhir Pukul 21.00

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan jajaran forkominda mengadakan doa bersama virtual jelang ramadhan 1441 H

KARANGANYAR – Jelang ramadhan 1441 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menggelar doa bersama virtual bersama seluruh kecamatan menggunakan video conference. Doa bersama itu diharapkan bulan ramadhan yang selalu ditunggu kehadirannya dapat membawa keberkahaan masyarakat dan diangkatnya covid 19 dari bumi intapari. Dalam kesempatan itu, bupati Karanganyar mengingatkan masyarakat untuk mengakhiri aktivitas malanya di pukul 21.00.

“Pemerintah tetap meminta masyarakat untuk beribadah di untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19. Saya berharap aktivitas diakhiri pada pukul 21.00,” papar Bupati saat memberikan sambutan dalam Doa Bersama Virtual menyambut Ramadhan.

Pihaknya meminta masyarakat untuk menjalankan ibadah secara baik. Sebab ramadhan tahun ini agak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun semangat untuk beribadah kepada Allah terus digelorakan. Bulan ramadhan ini menjadi latihan untuk melatih anak-anak untuk bersedekah. Jika memang beribadah di masjid tolong protokol kesehatan tetap dijalankan. Camat, kades di masjid setempat ikut bertanggung jawab agar protokol kesehatan tetap dijalankan. “Yakni selalu memakai masker jika keluar rumah, cuci tangan, jaga jarak, kenali lingkungan dan hindari bersalaman,” imbuhnya.

Orang nomor satu di Karanganyar tersebut meminta para pemudik untuk disiplin. Jika memang benar-benar mudik harap melaporkan kepada Ketua RT dan RW setempat dan wajib mengisilasi diri selama 14 hari di rumah. (hr/tgr)

Read More
WhatsApp Image 2020-04-13 at 12.03.17

Kades diminta Rodo ‘Greteh’ Terkait Covid 19

Bupati Karanganyar, Drs Juliyatmono MM, Wakil Bupati Rober Cristanto SE dan Dandim 0727 Karanganyar, Letkol Inf Amin Andi Latama, S.Sos memberikan pengarahan mengenai covid 19

 

KARANGANYAR – Kepala Desa dan aparatur pemerintah desa diminta untuk ‘Greteh’ kepada masyarakat di desa masing-masing mengenai covid 19. Greteh yang dimaksud agak galak dan sering mengingatkan untuk melakukan prosedur tetap kesehatan agar virus corona dapat dicegah penularan. Misalnya pergi keluar rumah dengan menggunakan masker,  selalu menjaga jarak aman saat berbicara.

“Saya minta pak Kades rodo greteh, mengingatkan terus ke masyarakat soal virus covid 19. Perlu diketati dan dikencengi maneh agar pencegahaan virus 19 dapat berjalan baik,” papar Bupati Karanganyar,  Juliyatmono saat memberikan paparan dihadapan para kades se kecamatan Kerjo, Di Kecamatan Kerjo.

Dia menambahkan pelajaran berharga  dari kasus di Mojogedang bahwa semua diharapkan patuh dan tunduk pada ketentuan. Jika memang diminta isolasi mandiri, ya mandiri dan untuk tidak pergi ke mana-mana. Termasuk kepada para pemudik yang datang ke desa masing-masing. Diminta untuk lapor pak RT kemudian isolasi mandiri selama 14 hari. Klau memang gejala silahkan priksa terlebih dahulu ke puskesmas di tempat terdekat. “Klau ada pemudik yang membandel. Pulang kok, tidak mengisolasi diri dan sudah diingatkan masih membandel laporkan saya. Kami akan menindaklanjuti,” imbuhnya.

Pihaknya juga mengingatkan saat ini masyarakat untuk bergotong-royong membantu tetangga yang kekurangan. Dalam arti, jika memang ada yang tetangga saatnya untuk saling membantu. Soalnya pager mangkuk lebih baik daripada pager tembok. Artinya, tetangga yang peduli sangat diharapkan untuk membantu tetangga yang susah atau kekurangan. (hr/Adt)

Read More
20200414_140842

Ojo Sembrono, Patuhi Anjuran Pemerintah

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengingatkan masyarakat ojo sembrono (Tidak main-main, red) dengan covid 19. Patuhi semua anjuran pemerintah untuk memutus rantai penyebaran virus corona. Yakni memakai masker jika keluar rumah, jaga jarak, tidak keluar rumah dan selalu mencuci tangan dengan air mengalir.

“Sekali lagi, pesan saya Ojo Sembrono dengan virus covid 19. Saya meminta masyarakat mematuhi anjuran pemerintah,” papar Juliyatmono saat menanggapi satu orang dinyatakan positif covid 19.

Dia menambahkan yang bersangkutan asalnya asal Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, meninggal dunia dalam isolasi mandiri di rumah, Kamis (16/4/2020) sekira pukul 16.00. Pasien tersebut diketahui merupakan peserta Ijtima Ulama di Gowa, Sulawesi Selatan. Laki-laki ini telah menjalani uji laboratorium kedua di RSUD Karanganyar pada Senin (13/4/2020) lalu.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan warga setempat sudah mempersiapkan liang lahat. Pemakaman dilaksanakan malam ini di tempat pemakaman umum sesuai protap pemakaman pasien Covid-19. “Pemakamannya langsung malam kemarin juga. Masyarakat sudah dikondisikan dan dimakamkan di pemakaman kampung dan petugas pemakaman dari RSUD Karanganyar,” ungkapnya.

Sebelumnya mendiang sudah menjalani karantina di RSUD Karanganyar selama 14 hari, hasilnya baik. Sehingga diperbolehkan karantina mandiri di rumah sembari menunggu hasil laboratorium yang pertama. Selang beberapa hari, hasil laboratorium keluar dan pasien dinyatakan positif corona. “Senin kemarin sudah cek ulang (laboratorium kedua). Kami jemput dan bawa ke RSUD Karanganyar. Setelah itu diperiksa dan hasilnya belum keluar,” terangnya.

Sambung Juliyatmono, pasien lantas menjalani isolasi mandiri di rumah. Pasalnya yang bersangkutan mogok tidak mau makan apabila menjalani isolasi di rumah sakit. “Sekarang yang harus dijaga istrinya. Segera kami tindak lanjuti. Istrinya nanti akan menjalani rapid test atau swab,” terangnya.

Hingga saat ini pihaknya masih mempelajari riwayat penyakit dari pasien tersebut. Mengingat virus corona membuat kondisi kesehatan pasien menjadi lebih buruk apabila yang bersangkutan memiliki penyakit penyerta. “Dengan peristiwa ini masyarakat harus lebih disiplin. Harus menjaga kesehatan,” ungkap Juliyatmono. (hr)

Read More
_DSC5319

Video Conference Bersama OJK Jawa Tengah

Bupati Karanganyar Ikuti Video Conference

 

 

Bupati Karanganyar hadiri video conference dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Ruang SIC Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar, Kamis (16/4/20).

Dalam rangka memberikan informasi mengenai pelaksanaan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (PJOK) Nomor 11/PJOK.03/2020 tanggal 13 Maret 2020 tentang stimulus perekonomian nasional sebagai kebijakan countercyclical dampak penyebaran coronavirus disease 2019, maka diadakan rapat koordinasi melalui video conference.

Diharapkan setelah mengikuti rapat koordinasi ini agar kebijakan dimaksud dapat dilaksanakan oleh semua pihak dengan penuh tanggung jawab. (in/an)

Read More
IMG-20200414-WA0014

Kepala Bapeda Jateng ; Kabupaten Karanganyar relatif tumbuh dan berkembang dengan cukup baik dan stabil

Diskominfo

Bupati dan Wakil Bupati saat sedang mengikuti Musrenbang Kab. Karanganyar Th. 2020

Karanganyar-Musrenbang Kabupaten Karanganyar Tahun 2020 dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Karanganyar Tahun 2021 telah dilaksanakan pada Hari Selasa, 14 April 2020 di Ruang SIC Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar.

Musrenbang yang mengambil tema “ Pengembangan keunggulan desa dan kota untuk mendukung daya saing daerah dan melanjutkan pemerataan infrastruktur” tersebut dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar beserta jajarannya.

Dalam sambutan Kepala Bapeda Provinsi Jawa Tengah, Dr. Prasetyo Ariwibowo, SH, M.Soc, SC dijelaskan bahwa pandemi Covid-19 mempengaruhi proses pembangunan diberbagai sektor utamanya pertumbuhan ekonomi pada skala global, nasional bahkan daerah untuk itu diperlukan sinergitas lebih lanjut dan berjenjang mengenai penanganan dampak ekonomi.

Ditambahkan bahwa kondisi kemiskinan di Kabupaten Karanganyar sampai dengan 2019 sebesar 9.55 persen, lebih baik dibandingkan dengan kemiskinan Jawa Tengah sebesar 10,58 persen.

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Karanganyar juga cukup baik dimana sampai tahun 2019 pertumbuhan ekonomi Kabupaten Karanganyar sebesar 5,93 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang sebesar 5,41 persen.

Kondisi tersebut menggambarkan bahwa Kabupaten Karanganyar relatif tumbuh dan berkembang dengan cukup baik dan stabil, dimana seluruh capaian kinerja indikator pembangunan tersebut lebih baik dibandingkan dengan rata-rata capaian Provinsi Jawa Tengah.

Sedangkan Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar, Bagus Selo menjelaskan pokok-pokok pikiran DPRD yang meliputi Bidang pelayanan masyarakat, Bidang pembangunan infrasutruktur menyeluruh,Bidang pemberdayaan perekonomian rakyat, pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat, Bidang pendidikan dan kesehatan, Bidang pembangunan desa sebagai pusat pertumbuhan, dan Bidang peningkatan kualitas keagamaan, sosial budaya, pemberdayaan perempuan, pemuda dan olahraga.

Pokok-pokok pikiran tersebut berasal dari masukan masyarakat yang bisa menjadi masukan untuk menjadi salah satu dasar penyusunan RKPD, dan diharapkan RKPD yang nanti tersusun dalam KUA PPAS yang diajukan ke DPRD, serta rancangan APBD yang nanti menjadi kesepakatan bersama sampai ketingkat APBD, benar-benar bisa menjawab kebutuhan masyarakat Tahun 2021. (an/in)

Read More
WhatsApp Image 2020-04-13 at 11.01.02 (1)

Jembatan Hasil TMMD Kuat dan Bisa Dilalui Tank

 

Berita acara penutupan TMMD sengkuyung 1 TA 2020 diserahkan dari Dandim 0727 Karanganyar, Letkol Andi Amin Latama, S.Sos kepada Bupati Karanganyar, Juliyatmono

 

KARANGANYAR – TNI Menunggal Membangun Desa (TMMD) di Tawangsari, Kecamatan Kerjo telah selesai dilaksanakan. Berbagai hasil pembangunan yang ditargetkan telah tercapai 100 persen. Hasil pembangunan itu diantaranya adalah pengecoran jalan panjang 415 m, lebar 3 meter, tebal 12 cm. Kemudian membuat jembatan panjang  5 meter, lebar 5 meter, tinggi 4 meter dan pembangunan talud dengan panjang 155 meter, lebar 30 cm dan tinggi 1 meter, membuat gorong-gorong dan rehab 10 RTLH di Tawangsari.

“Untuk jembatan itu sangat kuat. Tank saja bisa lewat di jembatan tersebut,” papar Dandim 0727 Karanganyar Letkol Andi Amin Latama S.Sos yang menutup acara tersebut.

Dia menambahkan selain kegiatan fisik, TMMD sengkuyung tahap 1 TA 2020 tersebut juga melakukan kegiatan non fisik. Yakni sosialisasi program TMMD, pemberian bantuan sembako kepada lansi. Program TMMD Kali ini dilakukan selama 30 hari dari mulai tanggal 16 Maret -14 april 2020. “Kami berharap pembangunan fisik dapat memperlancar transportasi dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” imbuhnya. (hr/adt)

Read More
20200414_140842

COSMEED dan IASA Donasikan 225 APD Serta 90 Helm Pelindung

Diskominfo

Bupati Karanganyar saat menerima bantuan sejumlah APD dan helm pelindung

KARANGANYAR – COSMEED Partner In Adventure bekerjasama dengan Indonesia Adventure Store Association (IASA) donasikan 225 Alat Pelindung Diri (APD) dan 90 helm pelindung kepada Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Bantuan yang dikhususkan bagi BPBD dan DKK Karanganyar tersebut diterima langsung oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono di Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (14/4/2020).

Ketua IASA, Yuis Setiawan mengatakan, bantuan yang diberikan ini sebagai bentuk dukungan dalam penanganan virus corona di wilayah Karanganyar. Setidaknya sudah ada total sekitar 800 APD didonasikan di beberapa daerah seperti Jakarta, Karanganyar dan Blitar.

“Harapan kami ini (pandemi corona) segera berlalu. Sehingga tidak ada kekhawatiran masyarakat seperti yang akan berangkat kerja atau aktivitas lainnya,” katanya.

Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan, bantuan APD tersebut nantinya akan didistribusikan sejumlah 25 APD kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar dan 200 APD kepada petugas puskesmas di wilayah Karanganyar.

“Nanti diberikan untuk petugas yang nyemprot desinfektan dan petugas kesehatan di puskesmas,”ujarnya. ( An/In )

Read More
DSC_3501

Gencar Sosialisasi dan Bagikan 11.500 Masker, Bupati Juliyatmono Tegaskan Pedagang Harus Taat Protokoler Kesehatan

Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM mensosialisasikan penggunaan masker serta membagikan masker gratis di Pasar Nglano, Kecamatan Tasikmadu, Sabtu (11/04)

KARANGANYAR – 11 April 2020

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, meminta kepala pasar tradisional aktif mengingatkan pedagang dan pembeli agar menggunakan masker dan menerapkan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 di pasar. Protokol pencegahan penyebaran Covid-19 yang dimaksud adalah mengenakan masker kain atau nonmedis, rajin mencuci tangan, menjaga jarak antrean atau tidak berkerumun, dan lain-lain. Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar itu mendatangi tiga pasar pada Sabtu (11/4), yakni di Pasar Palur di Kecamatan Jaten, Pasar Kebakkramat, dan Pasar Nglano di Kecamatan Tasikmadu.

Di dampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Karanganyar antara lain Sekda Karanganyar, Kepala Dinas Kominfo, Kepala BKD, Kepala BPBD , Plt. Kepala Dinkes, Plt. Kasatpol PP, Kabag Humas, Plt. Kepala Disdagnakerkop, Plt. Kepala Dishub dan Waka Polres Karanganyar Kompol Busroni, membagikan 5.000 lembar masker kain kepada pedagang dan pembeli di tiga pasar tradisional tersebut. Bupati juga menyosialisasikan perihal perilaku hidup sehat untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kecamatan Jatiyoso, Kecamatan Jatipuro dan Kecamatan Jumapolo.

“Kami bagikan masker sembari kami ingatkan terus agar tidak hanya fokus mikir ekonomi saja. Lalu lupa kalau ini ada wabah yang harus diatasi bersama. Kami ingatkan supaya sesering mungkin cuci tangan, pakai masker. Pasar tradisional ya tetap hidup supaya aktivitas tetap jalan. Tapi harus sadar, harus paham soal itu. Kami ingatkan terus,” kata Bupati usai menyambangi tiga pasar tradisional tersebut.

Bupati menyampaikan bahwa Pemkab akan lebih ketat memberlakukan protokol pencegahan penyebaran Covid-19. Salah satu alasaannya adalah dua warga Karanganyar, yakni warga Desa Sewurejo, Kecamatan Mojogedang dan Desa Paulan, Kecamatan Colomadu terkonfirmasi positif Covid-19 pada Jumat (10/4). Bupati mengancam akan menutup lapak pedagang di pasar tradisional yang enggan menaati protokol pencegahan penyebaran Covid-19. Bupati Juliyatmono mengaku  geram karena masih mendapati sejumlah pedagang di pasar tradisional tidak mengenakan masker.

Sekda Karanganyar Sutarno saat turut membagian masker kepada para pedagang di pasar

“Ini harus kami ketati, sosialisasi, rapatkan supaya semua ikut partisipasi demi keselamatan bersama. Ada beberapa yang ngeyel [tidak mengenakan masker] tak pekso. Mereka harus diingatkan dengan keras. Jangan pasif, kalau ngeyel tidak ikuti aturan, masih bandel ya harus diberi sanksi. Di rumah saja kalau ngeyel. Lurah [kepala] pasar saya ingatkan aktif pantau setiap hari. Ingatkan cuci tangan pakai sabun, pakai masker, protokol antrean belanja,” ujar Bupati Juliyatmono.

Selain membagikan masker di tiga pasar tersebut, Pemkab Karanganyar melalui petugas Satpol PP juga membagikan 1.500 masker kepada pedagang di Pasar Matesih dan Pasar Popongan di Kecamatan Karanganyar. Pembagian dilakukan dini hari karena pasar tersebut mulai beraktivitas pukul 01.30 WIB. Pemkab masih akan terus membagikan masker ke lokasi lain secara bertahap. “Utamanya [pembagian masker] kepada mereka yang masih beraktivitas harian. Yang masih berjualan. Itu yang harus aktif kami ingatkan. Interaksi sama masyarakat yang datang dan ketemu banyak orang. Abang-abang becak,” tutur Bupati.

Terpisah, Wakil Bupati Karanganyar H. Rober Cristanto selaku Ketua P4GN Kab. Karanganyar juga turut andil dalam program pembagian masker tersebut yang dibagi dalam 11 titik tempat pembagian dengan jumlah 5000 masker. Pembagian masker tersebut langsung dipimpin oleh Wakil Bupati Karanganyar dibantu oleh relawan anti narkoba di Kabupaten Karanganyar.

Selain membagikan masker kepada pedagang di pasar tradisional, Pemkab juga mengunjungi Kecamatan Jatiyoso, Kecamatan Jatipuro, dan Kecamatan Jumapolo. Mereka mengundang semua kepala desa ke kantor Kecamatan untuk membahas perihal pemudik. Data pemudik hingga Senin (6/4) pemudik yang pulang ke Kecamatan Jatiyoso mencapai 4.230 orang. Bupati mengapresiasi perangkat desa hingga ketua RT dan RW karena proaktif mendata dan memantau pemudik selama wabah Covid-19.

“Semua sudah terdata dengan bagus. Pak lurah [kepala desa] hebat. [Pemudik] didatangi, dia [pemudik sadar] isolasi mandiri. Yang bandel bisa ditekan, didatangi ke rumah sampai dini hari. Pemudik mayoritas sadar, ikhlas isolasi diri. Kebutuhan [hidup sehari-hari relatif] belum kesulitan. Lingkungan RT gotong royong terapkan pagar mangkuk itu penting. Kades top top,” ujar beliau. (Ard/Tgr)

Sosialisasi pencegahan virus covid-19 oleh Pemkab Karanganyar di Kecamatan Jatiyoso

Sosialisasi pencegahan virus covid-19 oleh Pemkab Karanganyar di Kecaatan Jumapolo

 

 

 

 

 

 

Sosialisasi pencegahan virus covid-19 oleh Pemkab Karanganyar di Kecamatan Jatipuro dipimpin langsung oleh Bupati Karanganyar

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Karanganyar yang juga turut membagikan masker kepada para pedagang di pasar tradisional

Read More