Category: Berita

DSC_3984

Leader Yang Tangguh Sanggat Dibutuhkan Dalam Menangani Pendemi Covid-19

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono yang hadir didampingi Kepala Baperlitbang, Kepala Diskominfo, Kapala Disparpora, dan Plt. Kepala Disdagnakerkop dalam video conference dengan Jakarta CMO Industry Roundtable saat memberikan penjelasan bagaimana Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam menangani dan menanggulangi wabah pandemi covid-19 di Ruang SIC Diskominfo Karanganyar, Jum’at(08/05/20)

Karanganyar – 08 Mei 2020

Video Converence yang digelar oleh Jakarta CMO Industry Roundtable dengan agenda pembahasan “ Surviving The Covid-19, preparing the post at government public services sector” langsung menghadirkan beberapa pejabat yang menangani sehubungan dengan pembahasan tersebut. Mulai dari Wantimpres Soekarwo, Hermawan CEO Jakarta CMO Industry Roundtable, Akmal Malik Jendral Otonomi daerah Kementrian Dalam Negeri, juga Widodo Muktiyo Jendral Komunikasi dan informasi Publik dari Kementrian Kominfo.

Hadir pula beberapa kepala daerah yang sukses memerangi pandemi wabah covid-19 untuk menceritakan bagaimana kiat-kiatnya, antara lain Juliyatmono Bupati Karanganyar, Erzaldi Rosman Gubernur Bangka Belitung, dan juga Walikota Salataiga yang turut andil menceritakan bagaimana sikap masing-masing pemerintah setempat dalam menangani pandemi ini.

Menurut Widodo Muktiyo Jendral Komunikasi dan Informasi Publik di Kementrian Kominfo, mendisiplinkan masyarakat sesuai regulasi yang ditetapkan menjadi kunci utama dalam menangani, karena masyarakat Indonesai ini terdiiri dari berbagai macam ras budaya yang harus disatukan terlebih dahulu. Sikap gotongt royong pun harus dikedepankan di masyarakat, semua tugas gugus penanggulangan di masing-masing daerah harus tersampaiakan dengan baik kepada masyarakat sesuai arahan WHO dan pemerintah.

Sementara itu, Erzaldi Rosaman Gubernur Bangka Belitung menyampaikan kiatnya dalam menangani pendemi ini. Pertama yang dilakukan di Bangka Belitung adalah menutup akses bandara, ini mengingat karena Bangka Belitung adalah kepualauan, jadi kalau akses masuk pulau kami tutup, itu berarti sudah mencegah peredaran merebaknya wabah covid-19 ini.

“Sehari hanya ada 1 pesawat dan itupun hanya reguler di pulau kami saja’, imbuh Erzaldi.

Erzaldi juga menaympaikan bahwa didunia ini tidak ada satu pun pemimpin yang berpengalaman dalam menangani pandemi wabah covid-19 ini. Jadi, perlu adanya ketenangan dan kekompakan semua element agar bisa melakuakan pencegahan bahkan penanggulangan yang baik, tegasnya.

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono pun juga ikut andil dalam menjelaskan bagaimana Kabupaten Karanganyar dalam mensikapi dan menanggulangi wabah covid-19 ini. Juli sapaan akrab orang nomor satu di Bumi Intanpari ini sampaiakan bahwa di Kabupaten Karanganyar dalam menanggulangi mempunyai filosofi “Pager Mangkok’ yang mempunyai arti sedekan atau berderma yang ada di lingkungan.

Dengan tidak melupakan protokoler kesehatan, ditambah dengan filosofi Peger Mangkok, Bupati Juliyatmono sigap memberikan bantuan konsumsi bagi warga yang terisolasi, bahkan skenario terburuk pun sudah dengan matang disiapkan oleh Buoati Juli yang juga sekaligus Jubir dan ketua gugus penanggulanagan Covid-19 di Karanganyar ini.

“ Jubir dan Ketua gugus Covid langsung Bupati, ini agar berita yang muncul tidak simapang siur dan jelas”, jelas Bupati Juliyatmono.

Bahkan Bupati Juli juga menanyakan, bagaimana nantinya agar recovery setelah pendemi ini berlalu bisa terlaksana dengan cepat dan baik. Menurut Juli pemerintah pusat harus berhati-hati dalam membeuka kran impor agar petani di daerah bisa lancar menjual hasil buminya. Akan tetapi jika nantinya kran impor ini jebol amakan petani daerah yang semakin sengsara.

“ Dibutuhkan sosok Leader yang tangguh dalam menangani pandemi wabah covid-19 ini”, tegasnya.

Diakhir Bupati Juli sampaiakan bahwa Recovery menjadi hal yang sangat penting dan hasrus segerea dipikirkan oleh Pemerintah pusat. (Ard/Adt)

 

Read More
IMG-20200508-WA0011

1 Ton Beras Kualitas Super Siap Dilepas Untuk Dibagikan Gratis

Diskominfo

Penyerahan beras  secara simbolis oleh Dirut PT. JSN Ari Wibowo kepada Bupati Karanganyar Juliyatmono, di Posko penanggulangan Covid-19 Rumdin Bupati, Jumat ( 8/5/20 )

KARANGANYAR – PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) serahkan bantuan pangan berupa beras kualitas super ketiga kabupaten dan satu kota di Jawa Tengah. Salah satunya Kabupaten Karanganyar.

Direktur Utama PT JSN Ari Wibowo menyampaikan kepada Bupati Karanganyar Juliyatmono agar bantuan beras jenis raja lele tersebut dapat diberikan ke warga yang membutuhkan pangan serta yang terdampak wabah Covid-19. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar diberi kewenangan penuh untuk membaginya.

“Selaku BUMN berkewajiban membantu kesulitan masyarakat. Beras dipilih kualitas yang terbaik dan langsung dibeli dari petani. Dropping langsung ke rumah dinas bupati,” jelasnya.

Beras kualitas super tersebut dikemas per ukuran 5 kilogram. Bantuan serupa turut diberikan ke Pemkot Surakarta, Pemkab Boyolali dan Pemkab Sragen.

“Masing-masing kota/kabupaten itu dijatah 1 ton dengan kemasan per 5 kilogram. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat di tengah pandemi covid-19,” imbuhnya.

Juliyatmono menyampaikan rasa terimakasihnya ke PT JSN atas program CSR tersebut. Orang nomor satu di Pemkab Karanganyar ini sempat ditanyai kebutuhan lain yang bisa disokong CSR PT JSN.

“Kalau bisa suplemen seperti susu,” katanya seraya menyiratkan logistik beras untuk Karanganyar relatif mencukupi.

Ia juga menitip pesan ke PT JSN agar menutup celah di pagar pintu tol Gondangrejo. Sebab, masyarakat setempat mengeluhkan aksi pencurian di perkampungan.

“Pelaku bermobil berhenti di situ. Saat sudah berhasil, mereka kabur dengan masuk ke celah itu langsung masuk mobil,” katanya.            (Diskominfo An&In)

 

Read More
IMG-20200505-WA0016

Paguyuban Agen LPG 3 Kg Karanganyar Sumbang 1000 masker

Diskominfo

Penyerahan bantuan 1000 masker

Karanganyar-Pemerintah Kabupaten Karanganyar menerima bantuan masker dari Paguyuban Agen LPG 3 Kg Karanganyar yang secara resmi diterima Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Kegiatan yang berlangsung di Posko Penanganan Covid-19 Rumdin Bupati Karanganyar tersebut merupakan wujud gotong royong dan kepedulian untuk menekan penyebaran Virus Corona khususnya di Kabupaten Karanganyar.

Mengingat sinergitas antara pemerintah dan elemen masyarakat diperlukan dalam hal ini.

Nantinya diharapkan 1000 masker ini dapat didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan. (An&In)

Read More
IMG-20200501-WA0003

Rapat Paripurna DPRD Tentang Rekomendasi DPRD Terhadap LKPJ Bupati Karanganyar Tahun 2019

Diskominfo

Sambutan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat rapat paripurna berlangsung

KARANGANYAR-Penyampaian Keputusan DPRD Kabupaten Karanganyar Tentang Rekomendasi Hasil Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Karanganyar Tahun Anggaran 2019 berlangsung pada 30 April 2020 di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar

Dalam paripurna tersebut Bagus Selo (Ketua DPRD Karanganyar) mengucapkan selamat kepada Bupati Karanganyar dan jajarannya, yang telah berhasil mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah untuk ke-6 kalinya.

Disampaikan pula bahwa Bupati Karanganyar telah mengirimkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Karanganyar Tahun Anggaran 2019 beserta lampirannya dengan surat Bupati Nomor 130/1.444.1.1 tertanggal 11 Maret 2020, perihal Penyampaian Buku Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Tahun Anggaran 2019, dan telah disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD pada hari Senin, 16 Maret 2020.

Selanjutnya sesuai Peraturan Perundang-undang yang berlaku, DPRD telah membentuk Panitia Khusus Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Karanganyar Tahun Anggaran 2019 dan hasilnya berupa Keputusan DPRD tentang Rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Anggaran 2019 yang akan segera diserahkan kepada Bupati Karanganyar dalam Rapat Paripurna hari ini.

“Pertanggungjawaban Bupati merupakan kewajiban konstitusional Kepala Daerah kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah”, jelasnya.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan, dalam penyusunan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Karanganyar Tahun Anggaran 2019 tentu masih ada beberapa kekurangan sehingga perlu adanya masukan, saran dan kritik yang membangun dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Karanganyar.

Catatan hasil pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Karanganyar Tahun Anggaran 2019 dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah merupakan bentuk rekomendasi perbaikan penyelenggaraan pemerintahan pada tahun yang akan datang. ( An/In)

Read More
WhatsApp Image 2020-04-30 at 09.12.48 (1)

Trend Covid 19 di Karanganyar Alami Peningkatan

Di setiap kesempatan Bupati Karanganyar, Juliyatmono selalu mengingatkan bahaya covid 19

 

 

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu terapkan protokoler kesehatan terkait covid 19. Sebab masyarakat Karanganyar yang terkonfirmasi terkena covid 19 mengalami peningkatan. Saat ini sudah ada 17 orang warga Karanganyar yang terkena virus corona, dua sembuh dan tiga diantaranya meninggal. Sementara yang lainnya masih di rumah sakit.

“Semua terkonfirmasi covid 19 saya punya nomor Wa nya. Saya berusaha berkesempatan untuk Video call dengan seseorang yang terkena covid 19 untuk menyemangti mereka,” papar Juliyatmono dalam kesempatan Forum Intanpari bersatu sembako murah di rumdin, Kamis, (30/04).

Dia mengingatkan bahwa warga Karanganyar yang mengikuti Itjama Ulama di Goa Sulawesi Selatan ada 100 orang. Pihaknya sudah meminta untuk isolasi diri di rumah dan sudah melakukan rapid tes, 18 diantaranya dinyatakan positif. Sebagaian Isolasi di rumah dan sebagian di rumah sakit. Mereka yang usianya tua, dan mempunyai penyakit bawaan relatif mudah terkena penyakit ini. Sebab daya tahan tubuhnya mengalami lemah.

Pihaknya berharap semua pihak menyadari bahwa covis 19 ini penularannya benar-benar lewat orang. Jika ngeyel perlu dilakukan pendekatan bersama. Justru yang paling berbahaya adalah OTG atau orang tanpa gejala. Misanya orang hari ini sehat tapi membawa virus, daya tahan tubuh kuat dan bertemu dengan orang yang mempunyai daya tahan tubuh rendah maka otomatis akan menulari, “Nyuwun tolong diberikan pengertian benar-benar mengenai virus covid 19. Semuanya hendaknya menerapkan protokoler kesehatan. Semua orang bekerja di rumah, dan tidak ada pemudik maka saya yakin virus ini tidak akan menyebar,” imbuhnya.

Bupati mengatakan tidak melarang orang beribadah ke masjid namun harus tetap menjaga jarak. Protokoler kesehatan seperti cuci tangan, memakai masker hendaknya diterapkan. Termasuk setiap masjid ada omong tamu sehingga tahu siapa saja yang datang. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2020-04-30 at 11.38.00

Polres Karanganyar Bubarkan Puluhan Bus di Plaza Alun-Alun Karanganyar

KARANGANYAR – Polres Karanganyar membubarkan puluhan bus pariwisata yang tengah dijajarkan di Plaza Alun-Alun Karanganyar. Rencana bus pariwisata hendak ke Solo untuk bersatu menemui Otoritas Jasa Keuangan untuk meminta penangguhaan pembayaran cicilan kendaraan mereka. Sebab saat ini, perusahaan  tengah mengalami kesulitan karena dampak covid 19.

Informasi yang dihimpun, sekitar pukul 08.00 Kamis, (30/4) sejumlah bus telah berdatangan di Plaza Alun-alun. Hari bertambah siang, bus yang berdatangan bertambah banyak. Selanjutnya, petugas dari Polres Karanganyar yang tengah patroli mendatangi para crew bus tersebut. Mereka ditanya tujuan apa berkumpul di Plaza Alun-Alun tersebut. Selanjutnya, petugas meminta para sopir dan crew bus untuk pulang ke garasi dan stay at home.

Melalui pengeras suara Wakapolres Karanganyar, Kompol Busroni meminta untuk para crew bus membubarkan diri. Mereka diminta untuk pulang ke garasi bus masing-masing. Sesuai maklumat Kapolri, kegiatan berkerumun ini dilarang untuk mencegah penyebaran covid 19. “Ada sekitar 17 PO Bus di alun-alun. Anggota kami bertanya dan tim dari Polres Karanganyar meminta untuk membubarkan diri. Mereka diminta untuk kembali ke rumah atau garasi masing-masing (stay at home),” papar Wakapolres Karanganyar, Kompol Busroni.

Dia menambahkan bahwa bus-bus hendak ke solo untuk melakukan suatu kegiatan. Rupanya mereka sudah berita di medsos di komunitas mereka bahwa mereka akan melakukan kegiatan lanjutan. Sesuai maklumat Kapolri, kegiatan berkumpul dilarang sesuai protokoler kesehatan covid 19. “Kegiatan ini harus berizin, sedangkan mereka tidak izin sehingga kami minta untuk pulang ke rumah. Sebelum ke Solo, kegiatan ini sudah kami bubarkan dan diminta pulang ke garasi masing-masing,” imbuhnya. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2020-04-30 at 09.37.50 (1)

Forum Intanpari Bersatu, Jual Sembako Murah

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan sembako murah kepada seorang pembeli di pendopo rumah dinas bupati Karanganyar

 

 

KARANGANYAR – Forum Intapari Bersatu –terdiri dari ICSB, Hipmi, Ekraf, Kadin—menjual sembako murah. Kegiatan ini dilakukan untuk membantu pemerintah meringankan beban masyarakat Karanganyar akibatnya covid 19. Konsepnya sembako murah.

“Produk yang dijual, kami beli dari UMKM, Beras dari petani, telur juga dari peternak. Nominalnya Rp 100 ribu namun kami jual dengan Rp 50.000. Hasil penjualan tersebut, akan kami berikan ke Dinsos untuk dibagikan lagi kepada masyarakat luas,” papar Ketua Panitia Forum Intapari Bersatu, Yuis Setiawan saat memberikan sambutan dalam ceremonial sembako murah di rumah dinas bupati Karanganyar, (30/04) .

Dia menambahkan untuk saat ini mengumpulkan massa dari rekan-rekan sangat sulit. Maka untuk lebih amannya, hasil penjualan diserahkan ke dinsos. Hal ini supaya Dinsos bisa membagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.  “Untuk selanjutnya tidak dijual namun langsung diberikan kepada masyarakat. Mari selalu berdoa semoga bisa melewati kondisi ini dan ekonomi bergerak normal,” tambah Yuis.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Intapari Bersatu sebab telah menggerakan kepedulian membantu sesama. Atas nama pemerintah, Juliyatmono mengatakan bangga, syukur dan terima kasih. Besok pagi memperingati hari buruh internasional tidak ada kegiatan menghadirkan kerumunan massa. Suport teman-teman serikat buruh untuk berbagi, dengan membagi masker di perusahaan masing-masing. “Apapun yang terjadi bekerja dengan baik. Saya berharap perusahaan tidak merumahkan karyawan,” pungkasnya.

Pihaknya berharap covid 19 di pertengahaan ramadan bisa selesai. Pemkab akan membantu sekuat tenaga. Pihaknya mengingatkan pager mangkuk akan lebih baik dari pada pager tembok. Artinya, jika ada saudara-saudara yang kekurangan bisa dibantu di sekelilinya.  Bupati pada kesempatan itu, meminta Alfamart dan Indomart untuk menutup aktivitasnya pukul 21.00. “Jangan sampai buka 24 jam. semoga Covid 19 mudaha-mudahaan segera berlalu,” imbuhnya. (hr/adt)

Read More
Screenshot_20200429_192113~2

Disdikbud Gandeng Radio Swiba Untuk Media Belajar Siswa di Karanganyar

 

 

Belajar bersama dengan Swiba Karanganyar, Rabu kemarin menghadirkan Bp Ponco Susilo M.Or

 

 

KARANGANYAR – Masa belajar siswa di rumah kembali diperpanjang hingga 29 Mei 2020. Keputusan Pemkab Karanganyar yang memperpajang masa belajar di rumah  tersebut dilakukan guna memutus serta mencegah potensi penyebaran virus corona atau covid-19.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, Tarsa menyampaikan, siswa belajar di rumah diperpanjang hingga 29 Mei 2020. Selama belajar di rumah siswa dan guru diwajibkan mengikuti pembelajaran melalui siaran rumah belajar di saluran TVRI. “Selain itu, Disdikbud juga bekerja sama dengan Radio Swiba Karanganyar sebagai media belajar. Jadwalnya diatur supaya tidak bentrok dengan tayangan TVRI,” papar Tarsa kepada sejumlah wartawan (24/4)

Waktunya, menurutnya Senin sampai Sabtu mulai pukul 08.00 sampai 14.30. Jadwalnya diserahkan kepada Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dibantu pengawas.

Dijelaskan Tarsa kerja sama dengan Radio Swiba karena jaringannya dapat menjangkau daerah terjauh dari Karanganyar Kota seperti Jenawi dan Jatiyoso. Dengan adanya siaran Radio Swiba dapat mengantisipasi beberapa siswa yang kesulitan mendapatkan pembelajaran melaui siaran TVRI. “Waktunya per paket 30 menit. Mata pelajarannya kan juga banyak,” jelasnya. (hr)

Read More
blk1

Pemkab Gunakan Asrama BLK Untuk Isolasi Tenaga Medis Reaktif Corona

Gedung Asrama BLK di Kecamatan Karangpandan dipergunakan untuk mengisolasi tenaga medis yang terkena covid 19

KARANGANYAR – Gerak cepat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar dalam memerangi covid 19 di bumi intapari. Tenaga medis di Karanganyar yang terpapar virus covid 19 diisolasi di asrama Balai Latihan Kerja (BLK) di Karangpandan.

“BLK sudah digunakan untuk isolasi secara spesifik tim medis. Di sana sudah ada enam tim medis. ” Ujar Bupati Karanganyar, Juliyatmono yang juga ketua Gugus Tugas Percepatan Penanangan Covid 19.

Dia menambahkan dari hasil rapid tes, ke enam tim medis positif dan saat ini dilakuan tes swab. Enam tim medis tersebut mulai menjalani isolasi pada Minggu kemarin. Nantinya mereka akan menjalani isolasi selama 14 hari kedepan. Diungkapkan Juliyatmono, dulu harapnya BLK tidak digunakan namun perkembangan kasus tersebut, asrama BLK dipergunakan untuk penanganan covid-19 “Dulu berharap tidak dipakai, ternyata ini dipakai tapi untuk tim medis,” terangnya.

Juliyatmono mengimbau supaya masyarakat dapat mengimbangi pengorbanan tim medis secara  profesional dengan cara memberikan dukungan dan menerima kehadirannya di mana pun.

Kepada sejumlah wartawan, Kepala BLK ,  Soenarto menambahkan, pihaknya hanya bertugas menyediakan tempat saja. Sedangkan untuk teknisnya menjadi kewenangan dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar dan pihak RSUD Karanganyar. “Tugas kami menyediakan tempatnya. Kebutuhan lain, makanan, kasur dan sprei serta lainnya dihandel DKK dan pihak RSUD Karanganyar,” jelasnya.

Di asrama BLK terdapat 12 kamar tidur. Dalam kondisi normal, satu kamar dapat digunakan untuk 10 orang. Nantinya satu kamar akan digunakan untuk berapa orang yang menjalani karantina, itu tergantung dari pihak RSUD dan DKK Karanganyar. (hr)

Read More
WhatsApp Image 2020-04-27 at 14.42.20 (1)

Pengelolaan Keuangan TA 2019 Pemkab Karanganyar Dinilai WTP oleh BPK

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo melakukan tanda tangan Laporan hasil pemeriksaan keuangan dari BPK Perwakilan Jawa Tengah

 

 

KARANGANYAR – Kabupaten Karanganyar kembali mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)  Perwakilan Jawa Tengah dalam Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah.  Predikat itu diberikan setelah BPK melakukan pemeriksaan keuangan kepada Pemkab Karanganyar dan Pemkab Blora. Harapannya, dengan pemeriksaan laporan keuangan ini pemerintah daerah terus meningkatkan kinerjanya.

“Pemeriksaaan tidak ada yang kami kurangi tetap sesuai dengan standar keuangan negara. Diantarana kesesuaian standar keuangan pemerintahan, kecukupan penerapaan, kepatuhan terhadap peraturan perundangan dan efektivitas kinerja pemerintahaan,” papar Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah, Ayub Amali dalam video conference dengan Pemkab Karanganyar dan Blora, 27 April 2020.

Dia menambahkan dengan adanya wabah covid 19, juga berdampak pada metode pemeriksaan. Jika sebelumnya full di lapangan, namun saat ini sebagai menggunakan metode audio visual.  Namun, karena Karanganyar pada awal-awal sudah menyerahkan sehingga di Kabupaten tersebut masih dipergunakan metode lapangan dan sebagian audiovisual. “Sekali lagi, pemeriksaan keuangan tidak ada yang kami kurangi. Sesuai menggunakan standar keuangan pemerintah,” tandasnya.

Ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo mengucapkan terima kasih yang telah memberikan penghargaan dengan predikat wajar tanpa pengecualian. Hal ini menjadi penting karena mencermikan kinerja pengelolaan keuangan pemerintah daerah yang transparan, akuntabel dan profesional. “Selamat kepada Pemkab Karanganyar yang kembali mempertahankan WTP ke 6 kali berturut-turut dalam pengelolan keuangan 2019. Tanpa dukungan masyarakat, mustahil kita mendapatkan penghargaan tersebut,” papar Bagus Selo.

Jika ada catatan dari BPK, Bagus Selo meminta pemerintah daerah untuk menindaklanjuti perbaikannya. Sehingga pengelolaan lebih akuntabel dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Marilah kita berdoa, agar virus covid 19 segera berakhir. Agar kegiatan masyarakat dan pemerintah segera pulih kembali,” imbuhnya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengajak bersyukur kepada Allah ditengah Pandemi covid 19 masih diperkenakan mengadakan acara ini. Pihaknya berharap covid 19 segera berakhir dan pergi selama-lamanya. Bupati mengucapkan terima kasih kepada BPK yang telah memeriksa keuangan dari Pemkab Karanganyar. “Alhamdulilah kami masih mampu mempertahankan WTP dan catatan yang ada akan kami tindaklanjuti. Opini memberikan kami semangat untuk terus memberikan yang terbaik untuk masyarakat Karanganyar,” ungkap Juliyatmono. (hr)

Read More