Category: Berita

DSC_4683

Sektor Pariwisata Karanganyar Disiapkan Mengikuti Lomba Inovasi Dalam Penyiapan Tatan Normal Baru Produktif dan Aman covid-19

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat mengahdiri video conference koordinasi persiapan Lomba Inovasi Dalam Penyiapan Tatan Normal Baru Produktif dan Aman covid-19 di ruang SIC Dinas Kominfo, Jum’at(29/05/20)

KARANGANYAR – Bertempat di ruang Samber Nyawa Information Centre(SIC) kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar, video conference terkait koordinasi akan diselenggarakannya Lomba Inovasi Dalam Penyiapan Tatan Normal Baru Produktif Dan Aman covid-19 bersama Kemendagri, Kemenkeu, Kemenkes, BNPB, dan ketua gugus covid digelar, Jum’at(29/05).

Vodie Conference terkait koordinasi penyelenggaraan lomba ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. “Ada 7 sektor yang akan dilombakan, yaitu pasar tradisional, pasar modern, restoran, hotel, PTSP, tempat wisata, dan transportasi umum “, jelas Tito.

Adapun kriteria yang dinilai antara lain adalah kesesuaian dengan protokol covid-19, aplikatif atau replikasi, kreatifitas atau kebaharuan, dan kerjasama(kolaborasi). Menurut Tito lomba ini tidak bisa dikerjakan secara mandiri di daerah, harus melibatkan semua unsur terkait agar kriteria penilaian bisa terpenuhi. Nantinya lomba inovasi yang berakhir tanggal 8 Juni ini akan dinilai oleh Kemendagri, Kemenkes, Kemenkeu, Kemenpar dan Gugus Covid-19 pusat setelah melalui tahap penjaringan, pengukuran indeks, presentasi, dan validasi lapangan.

Dengan ketentuan penilaian, video harus merupakan simulasi riil New Normal ditempat objek yang dibuat pada 7 sektor yang dilombakan di daerah masing-masing. Bahkan lomba ini sudah ditentukan bobot penilaiannya. Penilaian kesesuaian dengan protokol covid-10 berbobot (40%), penilaian aplikatif/replikasi berbobot (30%), penilaian kreatifitas dan kebaharuan berbobot (20%), sedangkan untuk penilaian kerjasama/kolaborasi berbobot (10%).

Whisnutama selaku Menteri pariwisata dan ekonomi kreatif sampaiakn bahwasanya pentingnya meningkatkan standar masyarakat kita agar sema terlebih dahulu dengan negara-negara yang sudah bangkit dari covid-19 ini dengan new normal. Bahkan Whisnutama juga sampaikan untuk sektor pariwisata akan diterapkan dengan baik tahapan-tahapan protokol kesehatannya.

“ Nantinya bukan hanya diterapkan di tempat wisata, namun juga akan diterapkan di restoran dan hotel”, jelas mantan direktur utama NETT TV itu. Harapannya daerah yang mengikuti lomba bisa sesuai dengan protokal yang kami inginkan sebagai penilai.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementrian Kesehatan melalui Dirjen Kesmas mengaku sangat mendukung adanya lomba inovasi ini, namun perlu diketahui bahwa 7 sektor yang dilombakan merupakan sektor yang sangat krusial karena 7 sektor ini sangat erat dengan meningkatnya ekonomi daerah, baiknya lebih diutamakan terlebih dahulu bagaimana memahamkan masyarakat mengenai persiapan kehidupan New Normal ini agar masyarakat siap dengan gaya hidup baru yang lebih sehat.

Bupati Karanganyar H. Juliyatmno yang hadir dalam video conference didampingi Sekda Karanganyar Sutarno dan beberapa kepala OPD terkait mengaku antusias dengan lomba inovasi ini, bahkan orang nomor satu di bumi Intanpari ini mengaku tertarik akan mengikuti lomba inovasi ini di sektor pariwisata.

“ Karanganyar kan sudah dikenal banyak orang dengan wisatanya, maka kami kan ikut lomba inovasi di sektor wisata “, jelas Bupati.

Banyak yang akan kita tonjolkan di presentasi penilaian nantinya. Selain harus sesuai dengan kriteria penialaian dari panitia pusat,kami juga akan menonjolkan betapa indahnya wisata di Karanganyar walau diterapkan dengan protokol covid-19, imbuh Bupati yang akrab disapa Yuli ini.

Demikian Diskominfo(Ard/Adt)

Read More
DSC_4625

Masyarakat Karanganyar Bisa Kondusif Dan Tertib Dalam Menjalankan Protokol Kesehatan

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat melakukan Inspeksi Mendadak (SIDAK) penertiban penerapan protokoler kesehatan disalah satu tenda PKL Taman Pancasila, Kamis(28/05/20)

KARANGANYAR – Seiring dengan sudah dimulainya penerapan “ Karanganyar New normal ”, dibukanya kembali beberapa tempat pusat keramaian malam hari di Kabupaten Karanganyar yaitu Taman Pancasila dan Alun-alun Karanganyar. Pemerintah Kabupaten Karanganyar tidak begitu saja melonggarkan aturan bagi para pedagang, pembeli maupun pengunjungnya.

Inspeksi Mendadak (SIDAK) menjadi salah satu cara yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Karanganyar agar masyarakat bisa tertib dengan protokol kesehatan dimanapun dan kapanpun. SIDAK yang langsung di pimpin Bupati Karanganyar kali ini mengunjungi Taman Pancasila dan Alun-alun Karanganyar pada Kamis(28/05/20) malam, ini bertujuan untuk kembali mengingatkan kepada masyarakat pentingnya menjaga kebiasaan pola hidup bersih sehat(PHBS) dan selalu menerapkan protokol kesehatan, terlebih bagi para pedagang, pembeli dan juga pengunjung di Taman Pancasila juga Alun-alun Karanganyar yang mulai ramai dipadati pengunjung setelah diberlakukannya “ Karanganyar New Normal “.

Didampingi Kapolres Karanganyar Leganek Mawardi, Komandan Kodim 0727 Karanganyar Andi Amin, Sekda Karanganyar Sutarno, juga beberapa Kepala OPD, Asisten, dan Camat Karanganyar. Bupati Karanganyar memastikan bahwa yang disebut New Normal dipraktekkan, utamanya para PKL di Taman Pancasila dan Alun-alun semuanya kembali beraktifitas normal dengan semangat baru.

“ Semangat barunya itu apa, yaitu dengan menerapkan protokol kesehatan. Pakai masker bagi pedagang dan pembeli, cuci tangan sesering mungkin menggunakan sabun, jaga jarak dengan sesama, supaya menjadi kebudayaan agar tidak menjadi penyebab penularan covid-19 “, jelas orang nomor satu di bumi Intanpari ini.

Bahkan Bupati tidak segan memberikan sanksi pagi pedagang atau pembeli yang ngeyel tidak mau menerapkan protokol kesehatan. Bagi pedagang akan di liburkan berjualan sehari jika ngeyel, untuk pengunjung akan langsung diminta pulang. Untuk proses penertibannya pemerintah menerjunkan Satpol PP, disupport juga dari jajaran kepolisian dan TNI, imbuhnya.

Warga Karanganyar sudah termasuk kondusif, lumayan tertib dalam melakukan protokol kesehatan setelah diberlakukannya “ Karanganyar New Normal “, ini berdasarkan laporan dari petugas yang diamanahi untuk memantau di tempat kemramaian seperti Taman Pancasila dan Alun-alun. Pemerintah berharab dengan peradaban baru ini masyarakat tidak kaget, akan dibangun dengan tahapan-tahapan mana dahulu yang diutamakan. Saat ini tempat keramaian terlebih dahulu, selanjutnya ada Rumah makan, tempat ibadah, bahkan sampai nantinya tempat wisata.

Mudah-mudahan kebangkitan setelah suasana baru New Normal ini masyarakat memiliki etos kerja yang tinggi.  “ Siapa yang mampu membidik masa depan dengan kesungguhan dan harapan yang bagus, tentu akan banyak dipengaruhi oleh kesehatan “. Bupati juga menginginkan sektor pertanian di Karanganyar ini memiliki keunggulan stok pangan yang melimpah dan bisa didistribusikan ke daerah-daerah lain. Sedangkan sektor pendidikan sendiri pemerintah sudah membuat simulasi, karena ini menyangkut jumlah anak didik yang besar di Karanganyar maka pemerintah menunggu keputusan dari Kamentrian Pendidikan, diijinkan atau tidak simulasi yang diajukan. Diskominfo(Ard/Tgr).

Read More
DSC_4528

Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Tengah Serahkan Bantuan APD ke Kabupaten Karanganyar

Karanganyar – Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah menyerahkan paket bantuan ke tenaga kesehatan di Kabupaten Karanganyar. Isinya berupa alat pelindung diri (APD).

Ketua Komisi II DPRD Jawa Tengah, Sumanto menyerahkan secara simbolis tujuh jenis APD yang terkemas dalam paket bantuan tertulis ‘Bantuan APD Covid-19 DPRD Provinsi Jawa Tengah’ ke Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar Purwati. Hadir dalam kesempatan itu juga anggota DPRD Jateng lainnya, Achmad Yunus. Dalam prakatanya, ia meminta para nakes menggunakan APD itu sebaik-baiknya. Lantaran jumlahnya terbatas, ia berjanji mengirim bantuan serupa di kesempatan selanjutnya. Pada paket bantuan perdana ini tertuju RSUD dan 21 puskesmas di Karanganyar.

“Ada hazmat, masker N95. Ada tujuh macam APD yang dibutuhkan nakes dalam menangani pasien di masa pandemi Covid-19,” kata Sumanto kepada wartawan usai seremoni serah terima bantuan APD di aula DKK Karanganyar, Rabu (26/5).

Menurutnya, pengadaan mandiri APD bagi nakes oleh pemerintah daerah maupun BLUD bisa dilakukan. Hanya saja, kebutuhan itu pasti dan terus dilakukan. Bantuan dari lembaganya itu berfungsi menyuplai di masa transisi antarpengadaan. Tak hanya Kabupaten Karanganyar yang diberi bantuan, namun 35 kabupaten/kota se-Jateng.

Plt Kepala DKK Karanganyar Purwati mengatakan bantuan APD langsung didistribusi ke 21 puskesmas dan RSUD Karanganyar. Terkait pengadaan APD, ia memastikan tak berkendala. DKK melakukan refocusing anggaran Rp 6 miliar, diantaranya untuk pengadaan APD bagi nakes, sosialisasi kesehatan dan tindakan lainnya. Diskominfo(Ard/Adt)

Read More
DSC_4482

Dinas Kesehatan Gelar Rapid Tes Di Sejumlah Pusat Perbelanjaan

Salah satu pegawai pusat perbelanjaan Amigo Karanganyar sedang menjalani Rapid Tes yang digelar Dinas Kesehatan Karanganyar, Rabu(27/05/20)

KARANGANYAR – Pusat Perbelanjaan AMIGO di Karanganyar menjadi tempat pertama digelarnya Rapid Tes yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar(27/05/20). Kegiatan ini bermaksud memantau perkembangan covid-19 di Kabupaten Karanganyar yang notabene memiliki bebrapa tempat pusat perbelanjaan dan sudah menerapkan New Normal kembali pasca hari raya Idul Fitri.

Kali ini sasarannya pegawai di kasir, SPG dan pengunjung. Kegiatan ini nantinya akan berkelanjutan, tidak hanya sekali dua kali saja untuk memastikan bahwa di Karanganyar tetap aman tidak ada yang terjangkit kembali. Bahkan rapid tes kali ini jugadiikuti 2 warga Papua yang sekolah di Kabupaten Karanganyar(SMAN Karangpandan) yang akan mencari surat keterangan sehat sebelum balik ke Papua karena telah selesai masa belajarnya,  terang Kepala Lab Dinas Kesehatan Karanganyar.

Agus Dwi Haryanto selaku Manager Amigo Karanganyar mengaku dari pihak managemen sudah menerapkan protokol kesehatan di Amigo. Mulai dari masuk toko wajib cuci tangan terlebih dahulu, kemudian disemprotkan handsanitizer, wajib menggunakan masker, dicek suhu tubuhnya, pemberlakuan untuk jaga jarak antar pengunjung, bahkan pengunjung yang datang tidak membawa masker diberi gratis oleh managemen., jelasnya.

“ Setiap satu jam sekali managemen di Amigo melakukan penyemprotan disinfektan “, imbuhnya.

Diskominfo(Ard/Adt).

 

Read More
IMG20200526075723

Pandemi Covid-19, ASN Karanganyar Harus Siap New Normal

 

Kominfo

Masuk perdana Pemkab Karanganyar gelar apel pagi, Selasa (26/5).

KARANGANYAR- Hari pertama masuk Selasa (26/5/2020) segenap ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mengikuti Apel Pagi di halaman Kantor Bupati Karanganyar. Apel pagi yang digelar tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan menjaga jarak dan menggunakan masker.

Pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan bahwa tahun ini merupakan peristiwa sejarah sebagai peradaban baru sehingga mengharuskan kita untuk berfikir yang baru karena covid-19 tidak ada obatnya yang berselang lama dan kita tidak mengetahui sampai kapan berakhirnya.
“Hari ini sudah aktif kembali, ASN Karanganyar sudah dua bulan masuk terjadwal dan ini kita kembali ke new normal. Jangan sepelekan covid-19,  stress juga jangan karena otomatis menurunkan imunitas,”ujar Juliyatmono dihadapan ASN.

Pihaknya mengingatkan dengan new normal ini paradigma di era covid-19 tetap dengan menjaga jarak dan iman yang kuat. Karena virus ini merupakan makhluk hidup. Sehingga harus ada pencegahan dengan tetap menggunakan masker.
“Jangan takut berlebihan, karena panik adalah separo dari penyakit sedangkan tenang adalah separo dari obat, mari kita selalu berfikir positif karena banyak hikmah yang dapat kita ambil ditengah pandemi ini,”pesan Bupati.

Selanjutnya apel pagi diakhiri dengan halal bihalal dengan tidak bersalaman.
Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More

Peringati Idul Fitri 1441H, PKL di Kabupaten Karanganyar Diperbolehkan Berjualan Lagi

Para PKL menata dagangannya di Taman Pancasila

KARANGANYAR – Hari Lebaran atau Idul Fitri 1441H bertepatan pada hari Minggu 24/05 dirayakan dirumah masing-masing karena terhalang oleh pandemi Covid-19. Pemerintah menghimbau masyarakat menjalankan Sholat Ied dikampung masing-masing dan tidak menerima tamu ataupun bertamu seperti lebaran tahun kemarin.
Berbeda dengan kabupaten atau kota lain, Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui DISDAGNAKERKOP UKM (Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah) mengeluarkan surat kepada para  PKL dengan NIK Kabupaten Karanganyar untuk melakukan simulasi aktifitas berjualan kembali, khususnya PKL yang berada di kawasan Taman Pancasila, Alun-alun Karanganyar.
Diizinkannya para PKL tentu harus mengikuti protokol kesehatan dan ketentuan yang ditetapkan. Penjual maupunpembeli harus memakai masker dan selalu menjaga kebersihan diri. Dalam simulasi kali ini pihak dari DISDAGNAKERKOP UKM merubah penataan lapak pedangang khususnya di Taman Pancasila agar tiap PKL yang berjualan tetap menjaga jarak yang menyebabkan kerumunan.
Joko Setyono selaku Kasi Penataan dan Keamanan Pasar dalam pengarahannya kepada para PKL yang hendak berjualan kembali menyampaikan bahwa ada ID Card untuk penjual, dan ada pengecekan KTP untuk para PKL yang hendak berjualan kembali. PKL yg bukan berasal dari Karanganyar tidak diizinkan berjualan di Karanganyar khususnya Taman Pancasila dan Alun-alun Karanganyar.
Kabar ini disambut baik oleh Warni (46) yang mengatakan bahwa selama adanya pandemi Covid-19 usahanya menjadi sepi pembeli karena hanya berjualan di rumah saja. “Kalau jualan buku anak-anak, buku mewarnai kaya gini gak mungkin laku kalau dijual di rumah mbak.” Warni juga mengaku merasa takut untuk berjualan kembali meski sudah menyediakan disinfektan, menggunakan hand sanitizer, dan menggunakan masker. “Kalau gak jualan gak bisa makan mbak,” tuturnya.
Hasta, Korlap UKM ia menyampaikan apabila pelaksanaan simulasi berjualan ini masih banyak PKL yang melanggar protokol kesehatan dan ketentuan yang telah ditetapkan, maka simulasi akan dicabut dan para PKL tidak diperbolehkan berjualan kembali.
(Diskominfo, krs)

Read More
WhatsApp Image 2020-05-19 at 12.44.44 (1)

4 PASAR DI KARANGANYAR SUDAH ONLINE DENGAN GOSHOP

Karanganyar, (19/05/20) Setidaknya 4 (empat) pasar di Kabupaten Karanganyar telah beroperasi secara daring/ online sejak beberapa minggu terakhir. Keempat pasar tersebut diantaranya adalah pasar Nglano Tasikmadu, Pasar Jungke, Pasar Bejen, dan Pasar Palur. Melalui kerjasama dengan manajemen aplikasi Gojek, keempat pasar tersebut telah memiliki akun pada menu goshop. Dengan membuka aplikasi gojek tersebut, masyarakat dapat belanja dari rumah tanpa harus datang ke pasar, lebih praktis, aman, cepat, dan mudah.

Dihubungi melalui handphone, kepala seksi Usaha Perdagangan dan Perlindungan Konsumen DISDAGNAKERKOP kab. Karanganyar, Eko Supriyadi, M.Eng, menjelaskan mengapa hanya 4 pasar saja yang di-onlinekan, padahal ada sekitar 18 pasar di Kabupaten Karanganyar. Ia menjelaskah bahwa sebenarnya Pemerintah Kabupaten Karanganyar sudah lama memiliki aplikasi penjualan online dengan nama SEMARAK (Sistem Online Pasar Rakyat Karanganyar). Melalui aplikasi tersebut seluruh pedagang pasar juga bisa membuat akun untuk berjualan secara online. Akan tetapi di aplikasi SEMARAK tersebut belum terdapat modul untuk pemesanan kurir atau pengantar barang belanjaan. Sehingga antara penjual dan pembeli masih harus melakukan pengantaran atau pengambilan barang secara mandiri. Nah, dengan keterbatasan tersebut maka transaksi online membutuhkan perantara, maka digunakanlah jasa gojek untuk kurirnya. Dikarenakan tidak semua pasar terjangkau jasa gojek, maka diambil 4 pasar di wilayah kota yang sudah terjangkau layanan gojek. Kedepan sangat memungkinkan layanan belanja online terus diperluas sampai ke seluruh pasar di Karanganyar dengan memperhatikan perkembangan situasi yang ada.

Sebagaimana diketahui, dalam kondisi pandemik Covid 19 yang masih cukup rawan saat ini, Pemerintah Kabupaten Karanganyar berusaha melakukan terobosan-terobosan agar aktivitas perekonomian masyarakat tetap berjalan dengan tetap melaksanakan antisipasi penyebaran virus, hal ini dikarenakan pasar yang notabene sebagai pusat perekonomian masyarakat termasuk tempat yang cukup rentan penularan dengan tingginya potensi interaksi antar penduduk dari berbagai wilayah. Sehingga diperlukan strategi untuk menyesuaikan norma baru yang adaptif terhadap kondisi lingkungan. Selain meng-online-kan pasar, Pemerintah Kabupaten Karanganyar juga menerapkan standar protokol kesehatan seperti; wajib masker bagi seluruh penjual dan pengunjung pasar, membagikan APD masker dan sarung tangan, menyediakan sanitizer atau sarana cuci tangan di setiap pintu pasar, serta menjaga jarak aman untuk menghindari kontak fisik. (es)

 

Read More
WhatsApp Image 2020-05-19 at 9.46.04 AM

Rakor PPID Dalam Rangka Updating Data Pada Website PPID Kabupaten Karanganyar, Berlangsung Secara Virtual

 

Kepala Diskominfo Kabupaten Karanganyar, Drs. Sujarno, M.Si didampingi oleh Sekretaris Diskominfo, Dra. Eny Fauziya, MM dan Kepala Bidang IKP, Teguh Triyono, S.H, M.Si memimpin rapat koordinasi virtual mengenai update data PPID (19/05)

KARANGANYAR – Bertempat di Ruang Sambernyawa Information Center (SIC) Dinas Komunikasi dan Informatika Karanganyar, Kepala Diskominfo, Drs. Sujarno, M.Si memimpin rapat koordinasi dalam rangka updating data pada website Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) secara virtual, Selasa (19/20). Rapat koordinasi ini diikuti oleh seluruh OPD dan Kecamatan di Kabupaten Karangan menggunakan aplikasi Zoom.

Dalam kesempatan ini, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Karanganyar yang juga menjabat sebagai PPID Utama, Dra. Eny Fauziah,MM, menjelaskan mengenai hal-hal yang harus diupdate pada websibte masing-masing OPD. Karena keterbukaan informasi dan data yang diunggah akan sangat berpengaruh untuk penilaian dari Komisi Informasi Jawa Tengah.

Eny menambahkan, bahwa diperlukan kerjasama dan tekad yang kuat agar Kabupaten Karanganyar bisa menduduki peringkat lebih tinggi dari sebelumnya. Yang mana, Kabupaten Karanganyar berhasil menduduki peringkat 3 dalam KIP Award Jawa Tengah tahun 2019.

Demikian, Diskominfo  (tgr)

Read More
IMG-20200518-WA0023

13 Kecamatan di Karanganyar Jadi Target Pendistribusian Zakat Fitrah Oleh Baznas

Bupati Karanganyar Memberangkatkan Truk Yang Mambawa Zakat Fitrah Dari Depan Kantor Baznas Karanganyar

KARANGANYAR – Pendistribusian zakat fitrah dari Aparat Sipil Negara ( ASN ) sebanyak 23 Ton ke 13 kecamatan se Karanganyar telah diberangkatkan pada Senin pagi ( 18/05/20 ).

Untuk empat kecamatan seperti Tawangmangu, Ngargoyoso, Jumapolo dan Jatipuro tidak diberikan zakat fitrah karena telah tercukupkan dari hasil himpunan masing-masing.

Pemberangkatan empat truk bermuatan zakat fitrah dan sembako secara iring-iringan berlangsung di depan Kantor Baznas Kabupaten Karanganyar yang dipimpin langsung oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi oleh Ketua Baznas Karanganyar Drs H Sugiharso.

Sugiharso menyampaikan bahwa selain zakat fitrah juga dibagikan paket sembako sebanyak 5000 paket, yang berisi beras, gula, teh, minyak goreng, kecap, sabun mandi dan sabun cuci dengan nilai tiap paket sebesar Rp. 200.000,-

Penerima paket sembako adalah guru TPA/TPQ, pondok pesantren, marbot masjid, warga miskin binaan BAZNAS maupun dai Kamtibmas se Kabupaten Karanganyar.

Sedangkan penerima beras zakat fitrah adalah
mustahik 5.179 orang, 42 masjid, 11 sekolah, 4 panti, 4 pesantren, 29 lembaga masyarakat dan 2 penyandang cacat.

“Capaian-capaian ini semuanya menunjukkan semangat dan kesadaran dari ASN Kabupaten Karanganyar, untuk itu Baznas mengucapkan terima kasih,
mudah-mudahan zakat ini diterima oleh Allah dan menyempurnakan ibadah puasanya”, ungkapnya.

Juliyatmono menyampaikan bahwa pendistribusian zakat fitrah dan paket sembako ini dalam rangka membantu mereka yang terdampak Virus Covid-19.

Sehingga masyarakat dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan penuh rasa suka cita , gembira dan bersyukur.

“Semoga distribusi hari ini berlangsung lancar, berkah dan bagi semua yang telah membayar zakat fitrah dan zakat mal mendapat rejeki yang berlipat-lipat” pungkasnya.( Diskominfo An & In )

Read More
DSC_4270

“KORPRI PEDULI” Salurkan 9000 Bantuan Sembako Di Karanganyar

Sekda Karanganyar Sutarno didampingi beberapa pengurus KORPRI Karanganyar saat secara simbolis menyerahkan bantuan sembako “KORPRI PEDULI” yang diberangkatkan hari ini di halaman Setda Kantor Bupati Karanganyar, Senin(18/05/20)

 

KARANGANYAR- Keseluruhan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Karanganyar yang tergabung dalam jajaran (Korps Pegawai Republik Indonesia) KORPRI Karanganyar menyalurkan 9000 paket sembako kepada masyarakat terdampak covid-19. Diharapkan bantuan sembako dapat meringankan kebutuhan pangan masyarakat ditengah pandemi ini.

Penyerahan sembako Korpri peduli dalam rangka penanganan covid-19 dilaksanakan di halaman Kantor Setda Kabupaten Karanganyar, Senin (18/5/2020) pagi. Bantuan donasi berupa sembako ini merupakan wujud kepedulian dan kegotong-royongan para ASN Kabupaten Karanganyar dalam membantu masyarakat yang terdampak pandemi covid-19.

Sekretaris Korpri Kabupaten Karanganyar, Timotius Suryadi mengatakan paket sembako ini merupakan hasil penggalangan dana dari para pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, dari 8900 ASN berhasil terkumpul dana Rp 2 miliar lebih dan diwujudkan dalam paket sembako dengan total 9000 paket.

“Bantuan kali ini akan di distribusikan ke seluruh Kecamatan yang berada di Kabupaten Karanganyar dan setiap Kecamatan mendapatan jatah 100 paket sembako, sehingga total sembako yg dibagi KORPRI pada hari ini ialah 17000 paket sembako.

“Bantuan ini akan disalurkan pada masyarakat terdampak pandemi covid 19. Dan sisa paket sembako masih akan disalurkan besok hari selasa,” jelasnya.

Ditambahkannya untuk penyaluran kepada sebagian masyarakat terdampak covid 19 akan diserahkan melalui Satgas covid 19 Kabupaten Karanganyar.

Sementara Sekertaris Daerah Kabupaten Karanganyar mengapresiasi gerakan yang digelar para ASN Kabupaten Karanganyar melalui KORPRI. Pihaknya pun meminta seluruh pegawai dan masyarakat di Kabupaten Karanganyar menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari virus corona.

“Mudah mudahan gerakan ini dapat menginsprirasi semua pihak dan semoga pandemi covid 19 ini segera berakhir,”pungkasnya. DISKOMINFO(Ard/Adt)

Read More