Category: Berita

IMG-20200608-WA0010

ASN Tak Boleh Larut Covid 19 Dan Segera Berikan Pelayanan Terbaik

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan semangat kepada ASN untuk tidak traumatik dengan virus covid 19

 

 

 

KARANGANYAR – Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangnyar diminta untuk tidak terlalu Larut dan kawatir terkait covid 19 di Bumi Intanpari. Justru harus segera bekerja memberikan pengabdian terbaik untuk bangsa dan negara. ASN harus semangat dan jangan sampai bermalas-malasan.

“Kita semua harus bangkit agar tidak traumatik dengan virus corona. Tidak ada meninggal akibat covid 19, tapi lebih disebabkan penyakit bawaan berat itu. Justru yang lebih berbahaya dari corona adalah demam berdarah, HIV, narkoba,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam apel pagi di halaman setda, Senin (8/06)

Dihadapan ASN di Lingkungan Setda, Bupati meminta segera menyesuikan new normal dan tetap disiplin protokoler kesehatan. Sebab tidak mungkin masa sebelum virus corona dapat kembali. ASN diminta hadir dan terus bermasyarakat ikut mencegah penyebaran covid 19. “Kala kala ikut jaga kampung atau ronda,” imbuhnya.

Disisi lain, Sekda Karanganyar, Sutarno diharapkan melakukan kajian apabila ASN work from home atau bekerja dari rumah. Sekda dan jajarannya diminta membuat aplikasi sehingga pekerjaan ASN di rumah dapat diukur. Misal pulang jam 12 siang, sisanya bekerja di rumah. Namun harus ada aplikasi yang jelas agar ASN benar benar bekerja dari rumah.

Bupati juga mengingatkan ASN untuk melayani tamu dengan baik. Siapapun yang datang diterima dan dilayani dengan baik. ” Saya minta ASN tetap produktif, kompak dan guyub rukun,” tandas Bupati.

Sementara Sekda Karanganyar, Sutarno meminta Kepala OPD dan Asisten untuk mengecek kelengkapan atribut ASN. Kelengkapan apel seperti topi, atribut yang lain harus ada. “Kami minta ASN untuk melengkapi administrasi. Jika sewaktu waktu diminta sudah siap,” ungkap Sutarno. (hr/tgr)

Read More

New Normal, Dewan Pasang Sekat Kaca di Ruang Paripurna DPRD Karanganyar

 

KARANGANYAR – Ada yang berbeda di ruang DPRD Karanganyar. Perbedaan itu muncul dan terlihat yakni pemasangan sekat di ruang Paripurna DPRD Karanganyar. Sekat itu dimasukkan untuk mencegah penyebaran covid 19 di Karanganyar dan mematuhi protokol kesehatan.
Pantauan tersebut jelas terlihat pada saat rapat paripurna dengan agenda pembacaan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Karanganyar tahun anggaran 2019, Kamis (4/6).
Meja di ruang rapat paripurna ditata berjarak sekitar dua meter. Biasanya, satu set meja dilengkapi dua kursi. Tetapi kali ini satu set meja dilengkapi satu kursi saja. Selain itu pada setiap meja diletakkan pembatas bening berbahan akrilik. Setiap meja di ruang paripurna DPRD Kabupaten Karanganyar disulap menyerupai bilik.
Plt Sekretaris DPRD Kabupaten Karanganyar, Agus Haryanto mengatakan langkah tersebut sebagai bentuk antisipasi penerapan social distancing di lingkungan DPRD Kabupaten Karanganyar. Pihan pimpinan dewan meminta menata ruang rapat paripurna sedemikian rupa. Dipertimbangkan sekat antarpeserta. Kemudian, pihak sekretaris dewan mencari bentuk yang pas. Awalnya ketua DPRD Karanganyar menginginkan memakai plastik. “Namun Kami coba dan sepertinya tidak pantas. Kami coba pakai fiber itu melengkung. Lalu kami pakai akrilik dan layak, rapi. Secara teknis ini kan belum pernah diterapkan,” ujar Agus saat berbincang dengan wartawan seusai rapat paripurna.
DPRD Kabupaten Karanganyar mengambil langkah itu sebagai bagian dari penerapan protokol kesehatan dan menyongsong penerapan era kenormalan baru. Agus menyampaikan kasus Covid-19 di Kabupaten Karanganyar cenderung landai. Meski demikian, menurut dia tidak ada salahnya masyarakat mengambil langkah waspada.
“Waspada, jaga-jaga sehingga kami tetap mengadakan penataan sebagai mana protokol kesehatan. Kami social distancing. Kami lebih amankan lagi dengan sekat-sekat. Ini upaya kami menjaga sesama dan diri sendiri. Jangan sampai kondisi yang sudah ada saat ini menjadika kurang waspada. Mudah-mudahan bisa menginspirasi yang lain,” tutur dia.
Saat rapat paripurna tadi, tidak semua kepala organisasi perangkat daerah (OPD) hadir. Beberapa di antara mengikuti rapat paripurna secara virtual. Hanya tampak beberapa kepala OPD yang berkepentingan terhadap rapat tersebut.
“Jadi ini tempat terbatas, tidak mungkin semua Kepala OPD datang. Sisanya mengikuti telekonferensi di kantor masing-masing. Kecuali tim anggaran, kami undang datang. Jadi satu meja yang dulu ditempati dua orang, ini hanya satu orang. Kami mencoba belajar new normal dan menyesuaikan kondisi.” (adt/hr)

Read More
2

Semua Fraksi Sampaikan Pandangannya Terhadap Rancangan Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD 2019

Anggota FORKOPIMDA yang juga hadir dalam Rapat Paripurna Dewan Pimpinan Rakyat Daerah Kabupaten Karanganyar dengan agenda masa sidang III Penyampaian Pandangan Umum Fraksi DPRD Terhadap Rancangan Perda Tentang Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Karanganyar Tahun Anggaran 2019

KARANGANYAR – Rapat Paripurna Dewan Pimpinan Rakyat Daerah Kabupaten Karanganyar dengan agenda masa sidang III Penyampaian Pandangan Umum Fraksi DPRD Terhadap Rancangan Perda Tentang Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Karanganyar Tahun Anggaran 2019 digelar di aula kantor DPRD Karanganyar pada Senin(8/06/20).

Dipimpin langsung ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo yang didampingi oleh Wakil Ketua I,II, dan III DPRD Kab Karanganyar, hadir pula Bupati Karanganyar Juliyatmono, FORKOPIMDA dan semua anggota dewan di DPRD Karanganyar dari semua fraksi. Hampir semua perwakilan dari masing-masing fraksi partai anggota DPRD menyampaikan pandanganya.Diskominfo(Ard/Tgr).

Read More
DSC_5083

Sosialisasi Peraturan Menteri PUPR No.14 Tahun 2020

Sekda Karanganyar Sutarno didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Karanganyar Agus Cipto Waluyo juga  Inspektur Daerah Utomo Sidi Hidayat saat menghadiri Sosialisasi Permen PUPR di Ruang Anthurium Rumdin Bupati Karanganyar, Kamis(4/6/20).

KARANGANYAR – Sosialisasi Peraturan Menteri PUPR No.14 Tahun 2020 mengenai pembahasan pengadaan barang dan jasa digelar di ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis(4/6/20). Peraturan ini mengatur dan menjelaskan kebijakan pemerintah mengenai pengadaan barang dan jasa di tengah pandemi wabah Covid-19 ini.

Sekda Karanganyar Sutarno. M.Si yang dalam hal ini hadir mewakili Bupati Karanganyar sampaikan, dalam kurun waktu dekat ini memang pengeluaran APBD Pemerintah Kabupaten Karanganyar lebih fokus untuk program bantuan di tengah pandemi Covid-19 ini.

“ Ada beberapa kegiatan pembangunan yang dicoret oleh Bupati untuk pemulihan ekonomi terlebih dahulu dan juga untuk kegiatan sosial di tengah pandemi wabah Covid-19 ini. Nanti di bulan Juni ini anggaran yang sebelumnya dicoret bisa diajukan lagi, seperti contohnya pembangunan Gedung Wanita “, jelasnya.

Malam ini kita akan telaah bersama bagaimana Peraturan Menteri  PUPR yang baru ini, harapannya antara Pemerintah Kabupaten dan pihak pelelang bisa menyelesaikan kewajibannya secara tepat waktu agar nantinya aman jika diperiksa oleh BPK.

Sementara itu, narasumber dari Kementrian PUPR Drs. Agus Santoso menyampaikan, Permen PUPR No.14 tahun 2020 ini adalah putusan yang sudah disahkan oleh Mahkamah Agung melalui Putusan MA No. 64/HUM/2019 yang membatalkan Pasal 21 ayat (3) Permen PUPR 07/2019.

Permen PUPR 07/2019 sendiri belum mengatur terkait pengadaan langsung untuk jasa konstruksi. Sementara Perpres 17/2019 Permen 17/2019 belum mengatur pengadaan jasa konstruksi untuk percepatan pembangunan kesejahteraan di Papua dan Papua Barat, jelasnya.

Untuk ketentuan peralihannya, Agus Santoso sampaikan bahwa pengadaan jasa kontruksi yang telah dilakukan sampai dengan tahap perencanaan atau tahap persiapan, harus menyesuaikan dengan ketentuan PM 14 tahun 2020 yang merupakan perencanaan pengadaan, persiapan pengadaan, dan pelaksanaan pemilihan.

“ Pengadaan jasa kontruksi yang telah dilakukan sampai dengan tahap pelaksanaan, tetap dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri No. 07/PRT/M/2019 sampai dengan selesainya seluruh kegiatan jasa konstruksi “, ini sudah aturan, imbuhnya.Diskominfo(Ard/Adt)

Read More
WhatsApp Image 2020-06-04 at 14.15.33

New Normal Tetap Berjalan, Namun Harus Disiplin Protokoler Kesehatan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan keterangan pers

 

KARANGANYAR – Meskipun ada tambahan 3 kasus positif covid 19 warga Bumi Intanpari, Pemkab Karanganyar tetap terus jalankan new normal. Pasalnya tiga orang positif itu, dua adalah tenaga kesehatan yang saat ini sudah dikarantina di rumah sakit, dan satu orang adalah dari keluarga klaster Itjima Goa. Untuk satu orang memang antara rapid tes dan swab selalu berubah-ubah, positif-negatif, negatif, positif dan akan direncanakan tes sekali lagi.

“Tambahan data terkena covid 19 jelas posisinya. Yakni dua orang tenaga kesehatan yang lebih terdidik apa yang harus dilakukan. Untuk satu orang yang klaster GOA ini selalu berubah-ubah ketika di rapid tes dan swab,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono usai sidang paripurna penyampaian rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2019 di gedung Paripurna DPRD Karanganyar, Kamis (04/06)

Bupati menambahkan New normal tetap berlangsung. Namun masyarakat juga diminta untuk terus disiplinkan protokoler kesehatan. Yakni, semua wajib bermasker, cuci tangan, dan jaga jarak menjadi fokus perhatian utama. Pihaknya juga sudah mendeteksi seberapa besar tiga orang yang positif kepada masyarakat sekitar. Artinya, Pemkab sudah melakukan deteksi supaya covid 19 tidak menyebar.

Mengenai perbedaan data pasien positif covid 19 antara Pemkab Karanganyar dan Pemprov Jawa Tengah, bupati mengatakan selisih terjadi karena pendataan yang dilakukan propinsi berdasarkan KTP. Padahal yang bersangkutan tinggal dan menetap di luar Karanganyar. Harusnya, pencatatan itu dilakukan berdasarkan tempat tinggal yang bersangkutan. Sebab ini  persoalaan tracing atau lingkungan terdekat. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2020-06-04 at 10.44.40

JSN Solo-Ngawi Kembali Bantu Nutrisi Untuk Warga Terdampak Covid 19

KARANGANYAR – PT Jasa Marga Solo Ngawi (JSN) kembali memberikan bantuan nutrisi untuk masyarakat Karanganyar terkait pendemi covid 19. Bantuan tersebut sudah keempat kalinya untuk masyarakat Karanganyar. Dua kali melalui Bupati Karanganyar dan dua kali langsung kepada masyarakat Kebakkramat dan Ngasem, Colomadu. Total bantuan CSR dari PT JSN Solo Ngawi sebesar Rp 70 juta.

“Kami berharap bantuan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak akibat virus covid 19 di Karanganyar. Ini merupakan program bantuan dari Kementrian BUMN untuk masyarakat,” papar Direktur Keuangan PT JSN, Yudhi Mahyudin usai menyerahkan bantuan di rumah dinas bupati (04/06).

Sebelumnya, tambah Yudhi pihaknya sudah memberikan bantuan beras. Namun kali ini, lebih kepada nutrisi. Rincian bantuan tersebut adalah 960 Susu Kotak, 100 kaleng Vitamin, 100 kotak teh poci, 100 kg gula pasir.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih setinggi tingginya. Semoga bermanfaat dan menyemangati petugas medis. Sambil berdoa semoga agar covid segera pergi dari Karanganyar. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2020-06-04 at 10.11.14 (1)

Silaturahmi Kali Ini Dengan Video Call

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sambutan dalam acara rapat konsultasi dengan ketua Pembina tim penggerak PKK Kabupaten Karanganyar

 

KARANGANYAR – Lebaraan tahun ini berbeda dari hari raya Idul Fitri sebelumnya. Silaturahmi diwujudkan dengan video call, telepon, atau whatshap dengan keluarga. Namun hal itu tidak mengurangi kualitas silaturahmi dan persaudaraan tetap berjalan dengan baik.

“Di tengah situasi pandemi seperti saat ini, silaturahmi lebaran itu diwujudkan dengan video call atau telepon. Seluruh aktivitas kegiatan lebih banyak di rumah,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan dalam acara rapat konsultasi dengan Ketua Pembina tim penggerak PKK Kabupaten Karanganyar di rumah dinas, (04/06)

Dia menambahkan atas nama pribadi, Bupati mengucapkan mohon maaf lahir dan bathin. Pihaknya mengakui Tahun ini tidak ada halal bihalal, karena kemungkinan ada cuti dikumpulkan akhir tahun. Bupati mengajak tim penggerak PKK untuk berdoa supaya covid segera berakhir. “Alhamdulillah, pada saat idul fitri, covid 19 nol positif. Namun Hari ini muncul lagi, ada tiga. Dua tenaga kesehatan yang bekerja sebagai ASN di Kota Surakarta. Yang satu isterinya salah seorang peserta Itjima GOA, pada saat swab negatif bolak-balik. Mudahan-mudahaan segera turun,” tambahnya. (hr/adt)

Read More

Harlah Pancasila ke 75, Purna Paskibra Gelar Upacara

 

KARANGANYAR – Ditengah pendemi covid 19, sejumlah Purna paskibra angkatan tahun 2019-2018 melaksanakan upacara Hari Lahir Pancasila di Taman Pancasila Karanganyar. Meski hanya puluhan peserta, namun apel berlangsung khimad. Berlangsung dari mulai pukul 08.00 hingga 09.00.

Kabid Pemuda dan Olahraga, Dinas Pariwisata, Pemuda  dan Olahraga, Adrianto bertugas sebagai pembina apel. Saat amanat Adrianto berpesan kepada pemuda untuk bersemangat menjalankan nilai-nilai teguh pancasila. Menjunjung tinggi harkat dan martabat bangsa agar Bangsa Indonesia tetap jaya.  (adt)

Read More

ASN Harus Jadi Pioner Untuk Disiplinkan Protokoler Kesehatan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono melantik sejumlah pejabat eselon III dan IV di Kantor BKPSDM

 

KARANGANYAR – Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Karanganyar mulai Senin diminta beraktivitas normal kembali. Namun untuk keefektifan jam kerja masih digodok, apakah berakhir pukul 15.30 atau 13.00 dan dilanjutkan pekerjaan di rumah. Yang jelas, disiplin protokoler kesehatan harus diterapkan. Seperti menghindari kerumunan, menggunakan masker, dan cuci tangan harus terus disosialisasikan.

“Saya minta ASN di Karanganyar aktif untuk ikut mensosialisasikan disiplin protokoler kesehatan. Jika ada yang tidak menggunakan masker, segera diingatkan. Termasuk cuci tangan dan menghindari kerumunan,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat melantik 38 ASN yang dimutasi ke bidang tugas yang baru di Aula Kantor BKPSDM, Rabu, (03/06).

Pelantikan 38 ASN meliputi 3 orang eselon IIIa, 5 eselon IIIb, 25 eselon IVa, dan 5 selon IVb. Pelantikan itu disebabkan karena banyak jabatan yang kosong sehingga harus diisi agar roda pemerintahan berjalan normal. Pihaknya meminta ASN untuk tidak bergerombol atau berkerumun sebab covid 19 suka dengan yang bergerombol. Pelantikan ini, menutu Bupati juga masih dalam suasana keprihatinan. “Saya minta semua ASN tetap aksis, sehat dan aktif memberikan pendidikan bagi lingkungan masing-masing. Jangan sampai larut dalam kepanikan, namun juga tidak boleh sembrono atau gampangke. Semua harus disiplin,” bebernya.

Alhamdulilah, Covid 19 pada saat lebaran atau idul fitri nol kasus positif. Namun terakhir, ada ASN di Surakarta yang tinggal di Karanganyar terkena covid 19. Kedua orang tersebut dikaratina di rumah sakit.

Pihaknya juga menanggapi beberapa hari terakhir yang viral di masyarakat. Yakni rencana sekolah masuk dan jalan macet di Tawangmangu pada Minggu lalu. Untuk sekolah masuk masih menjadi kajian dan menunggu petunjuk dari pusat. Sedangkan di Tawangmangu macet karena orang yang pergi ke sana cukup banyak dan merayap sehingga macet. Untuk objek wisata di Tawangmangu sampai saat ini belum buka. “Saya sudah perintahkan camat untuk operasi masker. Jika tidak pakai masker diminta pulang,” bebernya.

Selain itu, orang nomor satu di Karanganyar meminta Satpol PP menindak bagi warung yang pembeli dan penjual tidak menggunakan masker.  Sanksinya warung ditutup satu hari.  (hr/adt)

Read More
IMG-20200602-WA0003

Polres dan Kodim Se-Soloraya Gelar Tactical Floor Game (TFG) di Gedung Serbaguna Warastratama Solo

KARANGANYAR – Jajaran Polres dan Kodim se-Soloraya menggelar Tactical Game Floor (TFG) di Gedung Serba Guna Warastratama Solo, Selasa (2/6/2020). TFG tersebut dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan terburuk yang terjadi akibat pandemi virus corona.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi menyampaikan, TFG ini dalam rangka mengantisipasi adanya konflik sosial terkait dampak pendemi virus corona.

“Kita membuat asumsi manakala eskalasi meningkat. Kalau merah 1 itu kan virus sudah menyebar kemana-mana. Merah 2 itu masyarakat lapar dan ada penjarahan dan merah 3, sudah ekspansi wilayah. Kita latihan untuk menjadikan kesiapan kita baik sarana dan pra sarana serta kegiatan,” katanya seusai TFG, Selasa (2/6/2020).

Jajaran kepolisian dan TNI telah mempersiapkan langkah antisipasi di wilayah masing-masing. Diungkapkan Kapolda Jateng, sebanyak 970 personel telah dilibatkan dalam penanganan percepatan covid-19 di wilayah hukum Polda Jateng.

Sementara itu, terkait pengamanan arus mudik dan arus balik 10.083 personel diterjunkan dalam melakukan penyekatan di 13 pintu masuk wilayah Polda Jateng.

Sementara itu, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi menambahkan, jajaran TNI siap membantu kepolisian dalam mempersiapkan langkah-langkah menyambut new normal.

“Terkait new normal, dalam penerapan protokol kesehatan. Saya mengimbau perlu pemahaman bahwa pandemi ini belum selesai. Kita tidak bisa berdiam diri. Apabila bekerja tetap menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.DISKOMINFO(Ard/Tgr)

Read More