Category: Berita

IMG-20200615-WA0004

Perpani Karanganyar Gelar Seleksi Popda

 

Sembilan Club Adu strategi Demi Lolos Popda Jawa Tengah

KARANGANYAR – Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Karanganyar mengelar seleksi atlet panahan untuk persiapan menghadapi Pekan olah raga pelajar daerah (Popda) tingkat Provinsi Jawa Tengah. Dalam seleksi tersebut diikuti atlet panahan dari jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA. ”Karanganyar memiliki 9 club panahan sehingga yang terbaiklah yang maju di Popda. Kami seleksi secara sportif ” papar Ketua Harian Perpani Karanganyar, Teguh Riyanto di sela sela seleksi di lapangan Panahan, Minggu (14/06)

Melalui seleksi ini diharapkan para atlet panahan siap tampil maksimal sehingga bisa mengharumkan nama Karanganyar ditingkat Jateng dengan menggondol medali emas disemua jenjang pendidikan. Pihak Perpani berharap atlet Karanganyar membawa tiga mendali. “Karanganyar mengikuti kelas kick up, compaund dan devisi nasional. Kuotanya untuk 15 atlet dan 3 pelatih,” tambahnya.

Dia menambahkan untuk seleksi ini diutamakan yang ber sekolah dan ber KTP atau KIAi Karanganyar. Teguh mengakui seleksi ini juga latihan pertama di era new normal. Sebab semua pelatih dan atlet menerapkan protokoler keseatan yakni dengan menggunakan masker. (hr/adt)

Read More
DSC_5581

Mulai Aktivitas, Pengajian Ahad Pagi Matesih Di Era New Normal

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menjadi pembicara pengajian ahad pagi di Balai Desa Matesih, Kecamatan Matesih

KARANGANYAR – Semangat baru di era new normal terus digelorakan Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Buktinya, orang nomor satu di Karanganyar menjadi pembicara pengajian ahad pagi di Balai Desa Matesih Kabupaten Karanganyar. Bupati berpesan tidak usah terlalu kawatir dengan covid 19, yang penting protokoler kesehataan diterapkan.

Antusias Masyarakat Desa Matesih Ikut Pengajian Ahad Pagi tapi Tetap Jaga Jarak

 

Pengajian ahad pagi ini menjadi semangat baru untuk kembali beraktivitas. Namun semangat ini tetap harus protokoler kesehataan,” papar Juliyatmono.
Tidak usah terlalu kawatir dan takut berbuat gara gara covid 19, sebab kekawatiran itu sebagian dari penyakit. Justru tenang adalah separoh dari kesehatan. Oleh sebab itu tenang harus terus ada di hati. “Virus ini adalah tentaranya Allah, sehingga kita bermohon kepada Allah untuk dijauhkan dan dihindarkan. Ini momen untuk selalu mendekatkan diri kepada sang pencipta,” imbuhnya.
Banyak pelajaran berharga dari pendemi virus corona ini. Salah satunya adalah keluarga. Hubungan antar keluarga amatlah penting. Jika selama ini disibukkan dengan urusan di luar rumah, saatnya memperhatikan keluarga. “Bapaknya bisa menjadi imam sholat. Ibunya yang ngisi kultum. Putra kebagian adzan dan iqamah. Betapa keluarga menjadi sangatlah penting untui kesuksesaan diri,” tandas bupati.

Sementara Camat Matesih, Ardiansyah mengatakan bahwa pengajian ahad pagi di Balai Desa Matesih ini menjadi pengajian perdana di era new normal. Bersamaan di Balai Desa Matesih juga pengajian di Ngadiluwih. “Pengajian ini memang perdana di era new normal. Dalam pengajian tadi juga menggunakan masker, cuci tangan dan jarak antara peserta pengajian juga sekitar 1 meter. Saya berharap semangat baru ini menjadi semangat untuk beraktivitas kembali,” ungkap Ardiansyah. (hr/adt)

Read More
DSC_8159

Pendapat Akhir Bupati Terhadap Rancangan Perda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2019

Penyampaian Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2019 Oleh Bupati Karanganyar

KARANGANYAR – Penetapan dan penandatanganan Naskah Berita Acara Persetujuan Bersama Bupati Karanganyar dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Karanganyar tentang Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Karanganyar Tahun Anggaran 2019 telah dilaksanakan di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar, Jumat (12/06/20).

“Agenda selanjutnya adalah penyampaian naskah berita acara tersebut beserta lampirannya kepada Gubernur Jawa Tengah untuk mendapat evaluasi” seperti diungkap Bupati Karanganyar , Juliyatmono.

Disampaikan bahwa secara garis besar hasil pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Karanganyar Tahun Anggaran 2019 adalah, Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2019 dianggarkan sebesar Rp 2.158.492.615.000,00 dengan realisasi Rp 2.179.409.706.710,00 terdiri dari Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan serta Lain-lain Pendapatan Yang Sah.

Hasil pembahasan selanjutnya terkait Belanja Daerah, yang mana pada 2019 secara keseluruhan dianggarkan Rp 2.459.978.046.000,00 dengan realisasi sejumlah Rp 2.262.015.969.098,00. Terdiri dari Belanja Tidak Langsung dan Belanja Langsung.

Terakhir Pembiayaan, Pembiayaan disini yakni transaksi keuangan daerah yang dimaksudkan untuk menutup selisih antara Pendapatan Daerah dengan Belanja Daerah.

Rincian Perhitungan Pembiayaan Daerah Tahun Anggaran 2019 sebagai berikut untuk Penerimaan Pembiayaan dianggarkan sejumlah Rp 311.485.431.000,00 dengan realisasi sejumlah Rp. 290.053.215.647,00 sedangkan untuk Pengeluaran Pembiayaan sejumlah Rp 10.000.000.000,00 dengan realisasi Rp.10.000.000.000,00.

Dengan adanya realisasi pendapatan sejumlah Rp 2.179.409.706.710,00 dan realisasi belanja sejumlah Rp 2.262.015.969.098,00 serta bertambahnya pembiayaan netto sejumlah Rp 280.053.215.647,00, maka Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2019 sejumlah Rp 197.446.953.259,00. Diskominfo (An & In)

Read More
IMG-20200612-WA0034

Ringankan Beban Masyarakat ditengah Pandemi, PT. Pegadaian Luncurkan Program Gadai Peduli

Kominfo

Terima audiensi : Pemkab Karanganyar siap bersinergi dengan PT. Pegadaian, Jum’at (12/6).

KARANGANYAR- PT. Pegadaian meluncurkan Program Gadai Peduli. Pegadaian ini dimaksudkan untuk membantu perekonomian masyarakat ditengah pandemi covid 19. PT. Pegadaian sendiri menargetkan 70 hingga 100 milyar.

Hal tersebut diungkapkan Vice President Pegadaian Surakarta, Ali Musta’at ketika melakukan audiensi dengan Bupati Karanganyar di Rumah Dinas Bupati, Jum’at (12/06). Program ini sebagai bentuk partisipasi dalam meringankan beban nasabah pihaknya meluncurkan program Gadai Peduli.

“Gadai Peduli diperuntukkan kepada pengguna produk Gadai Konvensional maupun Syariah. Program ini diharapkan dapat meringankan beban nasabah yang terdampak pandemi covid 19″katanya.

Ditambahkannya Program Gadai Peduli menetapkan sewa modal 0 persen untuk produk gadai reguler (KCA) dengan pinjaman hingga satu juta rupiah dengan ketentuan maksimal satu transaksi Gadai Peduli dalam satu Kartu Keluarga (KK). Selain itu, untuk uang pinjaman Rp 510.000 hingga Rp1.000.000 akan mendapat diskon biaya administrasi sebesar 50%.

“Pinjaman yang mendapatkan sewa modal 0 persen dan diskon biaya administrasi khusus periode pinjaman 1 Mei 2020 sampai dengan 31 Juli 2020,”tambahnya.

PT. Pegadaian sendiri selain meluncurkan program Gadai Peduli juga memiliki progam tabungan emas. Melalui program ini nasabah dapat menjaga asetnya dan dikonversikan dalam wujud emas.

Sementara Bupati Karanganyar mengapresiasi sejumlah program PT. Pegadaian. Menurutnya mindset mengenai PT. Pegadaian harus diubah dan menjadikan PT. Pegadaian sebagai mitra kerja untuk modal usaha dan barang. Pihaknya pun berharap PT. Pegadaian dapat memberikan kemudahan dan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Terimakasih atas dukungannya. Semoga selalu memberikan kemudahan pinjaman kepada masyarakat,”ujarnya.
Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
DSC_5512

700 Mahasiswa Unisri Gagal KKN di Karanganyar, Rektorat Minta Maaf

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menerima pihak perwakilan UNISRI di ruang Garuda kantor Setda Pemkab Karanganyar

 

KARANGANYAR – Sebanyak 700 mahasiswa Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta tidak jadi melaksanakan KKN di Karanganyar. Penyebabnya, pandemi covid 19 belum selesai. Pihak kampus kemudian mengganti KKN dengan sistem daring.
“Pihak kampus menghendaki KKN dengan sistem daring karena virus corona belum berakhir dan cenderung meningkat. Berkaitan tersebut, UNISRI meminta maaf kepada Pemkab Karanganyar,” papar juru bicara dari UNISRI, Kharis Triyono.

KKN yang sedianya akan dilaksanakan 23 Juli 2020 di Karanganyar. Pihak kampus tidak ingin dengan KKN, mahasiwa yang datang dari berbagai daerah bisa terkena atau menengenai. Untuk lebih amannya, Kharis menyatakan KKN menggunakan daring. “Sekali lagi, kami minta maaf ke Pemkab Karanganyar tidak melanjutkan KKN Konvensional,” imbuhnya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menerima keputusan kampus yang menghendaki KKN mahasiswanya dengan daring. Praktis, menurutnya hampir semua sistem kegiatan menggunakan daring. Juliyatmono mengatakan Pemkab Karanganyar sebenarnya tidak masalah sebab covid 19 harus disahabati dengan disiplin protokoler kesehatan. “Kami bisa memahami keputusan Kampus UNISRI yang mengubah KKN ke online. Akan tetapi jika bulan Juli covid sudah selesai dipersilahkan KKN di Karanganyar,” ujar Juliyatmono.
Pemkab Karanganyar fleksibel dalam soal KKN. Boleh jadi daring dari Karanganyar. Artinya mahasiswa melakukan daring dari wilayah Karanganyar. Pihaknya sudah mempunyai perangkat untuk itu. “Namun jika Rektorat sudah mempunyai keputusan seperti itu kami ikut saja,” pungkasnya. (hr)

Read More
DSC_5424

Bangkit Pelaku Ekonomi, Karanganyar Expo Online 2020 Digelar

Bupati Karanganyar, Juliyatmono terus memberikan semangat agar pelaku ekonomi segera bangkit kembali

 

 

KARANGANYAR – Sekitar dua bulan vakum, pelaku ekonomi Karanganyar bangkit kembali. Kali para penggiat ekonomi di Bumi Intanpari –terdiri UMKM, Ekraf, ICSB– menggelar Karanganyar Expo Online 2020. Giat promosi dengan mengandalkan tehnologi informasi diharapkan dapat menjangkau pasar Internasional.

“Ini momen yang tepat untuk bangkit dan menggeliatkan ekonomi kembali. Dengan menggandeng tim IT ahli diharapkan pelaku ekonomi di Karanganyar dapat menjangkau pasar internasional,” papar Ketua Ekraf Karanganyar, Sumartoyo saat memberikan sambutan pembukaan Karanganyar Expo Online 2020 dipendopo Rumah Dinas Bupati, Rabu, (10/06).

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengaku gembira pelaku ekonomi kembali bangkit. Dalam kesempatan itu, bupati mengungkapkan filosofi penggunaan masker terkait covid 19. Masker diharapkan untuk menurangi omongan yang tidak bermakna. Sama halnya dengan bisnis. Tidak usah menunggu langsung bergerak. “Jagat raya ini kecil dengan tehnologi. Kita bisa membeli apapun dari luar negeri dengan online yang kadang harganya lebih murah. Pelaku ekonomi di masa pendatang akan berjaya dengan tehnologi,” papar Juliyatmono.

New normal ini, menurut Juliyatmono lebih kepada semangat baru. Para pelaku elonomi diminta tidak usah terlalu memikirkan covid. Langsung bergerak agar kegiatan ekonomi dapat pulih lagi. Hilangkan traumatik dengan virus corona dan terus berkarya. “Dalam waktu dekat segera akan dibuka tempat wisata. Termasuk pertemuan, pengajian, rapat RT RW. Kami tengah godok mekanisme protokoler kesehatan,” tandasnya. (hr/adt)

Read More
_DSC5612

Operasi Jantung Sukses, Juna Sumringah

Diskominfo

Juna, bocah yang berhasil sembuh dari jantung bocor tampak nyaman berada di pangkuan orang nomor satu Karanganyar

KARANGANYAR – Rasa lega sekaligus bahagia tengah menyelimuti keluarga Rayi Juna Panjalu, anak berusia empat tahun yang telah berhasil menjalani operasi jantung di RSCM Jakarta.

Juna, sapaan akrab bocah dengan kelainan jantung bocor ini selalu menangis tiap malam selama dua minggu dan badannya kerap membiru nafas pun ngos-ngosan, curiga ada yang tidak beres pihak keluarga segera membawanya ke dokter.

Orang tua Juna adalah warga Jumapolo yang sehari-hari berdagang sayur di wilayah Ngadirojo Wonogiri, berbekal proposal yang dia ajukan ke Baznas Karanganyar bantuan dana pun akhirnya turun.

Dengan membawa surat rujukan dari Rumah Sakit Moewardi Juna segera dibawa ke RSCM Jakarta, dengan proses yang tidak mudah sekaligus berliku akhirnya pada 7 April 2020 operasi berhasil dilakukan.

Sebenarnya biaya operasi jantung sepenuhnya ditanggung BPJS namun biaya hidup sehari-hari selama bulan Januari-April 2020 ditanggung Baznas Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono turut bahagia atas kesembuhan Juna hal tersebut dia kemukakan di Ruang Transit Rumdin Bupati Karanganyar pada Rabu pagi (10/06/20) saat menerima kedatangan keluarga Juna.

Pihaknya berpesan agar keluarga sabar dan ikhlas dalam merawat Juna hingga bisa jadi anak sukses dan sholeh “sabar, ikhlas karena ini adalah titipan Gusti Allah, semua pasti ada hikmah dan rahasia tuhan yang luar biasa ” pungkasnya. ( Diskominfo An & In )

Read More
DSC_5406

PT Aksara Solopos Sowan Bupati Karanganyar, Pengin Tahu Penanganan Covid 19

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menerima kunjungan PT Aksara Solopos di Rumdin

 

 

KARANGANYAR – PT Aksara Solopos sowan ke Bupati Karanganyar di Rumah Dinas Selasa, 9 Juni 2020. Kedatangan Pimred Solopos dan manejemen pemasaran koran nomor satu di Solo tersebut silaturahmi dan mohon maaf lahir bathin. Sekaligus pengin tahu penanganan covid 19 yang sempat nol di momen hari raya lebaran.
“Kedatangan kami silaturahmi, sekaligus pengin tahu penanganan cobid 19 di Karanganyar,” papar pimpinan rombongan PT Aksara Solopos, Suwarmin.

Menanggapi hal itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri Mohon maaf lahir bathin. Dalam penanganan covid 19, orang nomor satu di Karanganyar menceritakan secara kronologis. Yang jelas, Pemkab Karanganyar tidak terlalu kaku soal teknis tapi tetap protokoler kesehatan dijalankan. Misalnya memakai masker, cuci tangan, jaga jarak. “Ojo sembrono. Tetap patuhi protokol kesehatan,” imbuhnya.

Dengan santai, bupati menjelaskan bahwa pernah didatangi sopir yang membawa peserta seminar di Bogor yang meninggal covid 19. Pihaknya juga sempat salaman dengan sopir tersebut. Kedatangan sopir tersebut mengadukan jika dikarantina yang kasih makan anak isterinya siapa. Sebab dia tidak punya BPJS. Bupati menjawab hal itu urusan pemerintah, yang penting sopir mau dikarantina terlebih dahulu. “Saya sempat salaman. Namun belakangan diketahui hasil swabnya negatif,” imbuhnya.

Kasus pertama di Karanganyar adalah klaster goa. Yakni jamaah yang ikut itjima di goa yang pulang menggunakan kapal. Namun mereka orang itu memang sudah lanjut usia dan ada penyakit penyerta.

Terkait anak sekolah, Pemkab Karanganyar sebenarnya mau menerapkan sekolah dibagi dua shif. Misalnya siswa 300 orang, separoh masuk pagi dan sisanya masuk siang. Pihaknya juga ingin mendidik anak sekolah, agar menerapkan protokol kesehatan. Namun terjadi penolakaan sehingga Pemkab belum merealisasikannya. (hr/adt)

Read More
DSC_5306

Polres Karanganyar Bagikan 10 Ton Beras

 

Polres Karanganyar apel Aman Nusa 2 untuk membagikan beras kepada masyarakat terdampak covid 19

 

KARANGANYAR – Polres Karanganyar mendistribusikan 10 ton bantuan beras dari polri dalam rangka Opersi Aman Nusa 2. Sekaligus kegiatan tersebut memperingati Hari Bayangkara 1 Juli. Tema hari Bayangkara adalah situasi kantibmas kondusif, masyarakat yang produktif.

“Bantuan beras ini diharapkan dapat meringankan masyarakat. Pembagian beras ini secara bertahap, sebelumnya 2 ton dan saat ini 10 ton,” papar Kapolres Karanganyar AKBP Dr Leganek Mawardi usai apel bersama jajaran Babinkhantibmas.

Kapolres menambahkan dalam rangka memperingati hari Bayangkara, Polres mengadakan lomba kampung siaga covid 19. Tujuan membentuk kampung yang menerapkan protokoler kesehatan, sinergistas masyarakatnya dalam mencegah covid 19. Penilaian akan dilakukan terbuka maupun tertutup. Saat ini sudah ada 34 kampung siaga di Kabupaten Karanganyar. Hal ini diharapkan dapat memincu kampung yang lain juga untuk membuat kampung siaga.

Dalam kesempatan Apel Aman Nusa 2 tersebut, Kapolres memuji babinkantibmas Jumantono karena pendataan aplikasi tertinggi. Hal ini juga Kerja keras satuan tugas untuk mencegah penyebaran dan mendeteksi agar cobid 19 tidak menyebar. “Saya mengucapkan terima kasih sudah melaksanakan woro woro, peduli dan waspada. Sehingga terbentuk kampung siaga convid 19 bukan hanya mencegah virus tapi juga keamanan kampung,” tambahnya. (hr/adt)

Read More
IMG-20200609-WA0049

Tanggapan Bupati Karanganyar Terhadap Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Karanganyar TA 2019

Suasana Paripurna dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19, Selasa (9/6/2020).

KARANGANYAR- Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karanganyar masa sidang III dengan penyampaian tanggapan Bupati Karanganyar atas pemandangan umum fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karanganyar Tahun Anggaran (TA) 2019, Selasa (9/6) di Gedung Paripurna DPRD Karanganyar.

Sebagai bahan evaluasi dan perbaikan kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar serta komitmen bersama dalam melayani masyarakt. Pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan beberapa tanggapannya  terkait pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Karanganyar 2019 sebagai berikut:

  1. Fraksi Partai Amanat Nasional Demokrat (PAN-Demokrat) terkait pengisian kekosongan jabatan eselon II saat ini telah dilaksanakan dan memasuki tahap penelusuran rekam jejak.
  2. Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengenai masih rendahnya realisasi/serapan anggaran APBD TA 201, antara lain pada belanja modal berupa belanja gedung dan bangunan, belanja jalan, irigasi dan jaringan dikarenakan  adanya proyek yang belum terlaksana yaitu pembangunan Masjid Agung dan Pembangunan Gedung Kantor BPBD. Sedangkan untuk belanja jalan, irigasi dan jaringan sebagian besar didanai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dalam pelaksanaannya terdapat efisiensi anggaran.
  3. Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) terkait dengan penertiban pelaku usaha yang bekerjasama dengan Perhutani, akan segera koordinasikan dengan pihak Perhutani dan selanjutnya akan dilakukan penertiban wajib pajak dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
  4. Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terkait penghematan Belanja tidak langsung Tahun 2019 antara lain realisasi belanja pegawai sebesar 93,76%. Realisasi belanja hibah sebesar 95,58%. Realisasi bantuan keuangan sebesar 99,60%. Realisasi belanja tidak terduga sebesar 24,61%.
  5. Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengenai potensi pajak daerah yang terus digali dan dikelola untuk dapat meningktkan pendapatan asli daerah yaitu pajak hotel, pajak reklame, pajak restoran, PBB-P2 dan BPHTB.
  6. Fraksi Gerindra terkait realisasi dana pembangunan TA 2019 yang tidak tercapai 100%, untuk transfer DAK fisik menyesuaikan dengan Surat Perintah Kinerja masing-masing kegiatan pada bidang yang dibiayai dari sumber DAK fisik, sedangkan untuk DAK nonfisik transfer dana ke daerah memperhitungkan SILPA tahun lalu yang ada di kas daerah.

Demikian Diskominfo (dn&ind)

Read More