Category: Berita

IMG-20200618-WA0041

New Normal, Karanganyar Buka Destinasi Wisata

Kominfo

Vcon Bupati Karanganyar dengan Gubernur Jateng terkait dibukanya beberapa destinasi wisata di wilayah Karanganyar, Kamis (18/6).

KARANGANYAR-Memasuki masa new normal ditengah pandemi covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar telah membuka beberapa destinasi wisata di wilayah Karanganyar.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat melakukan video conference (Vcon) dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang berlangsung diruang SIC Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karanganyar, Kamis (18/6) siang.

Menurutnya, Pemkab Karanganyar sudah jelas memetakan penyebaran covid-19 ada dimana. Sehingga apabila ada pihak yang menanyakan keamanan kondisi suatu daerah, Pemkab pasti menjamin keamanannya karena memang tidak ada yang terpapar covid-19. Selaku pemerintah mempersilakan untuk  beraktifitas tetapi tetap dengan mematuhi protokol kesehatan.

“Saya berpesan untuk tetap waspada dan berhati hati. Supaya tidak ada yang terkena lagi dalam artian semua pihak harus dapat membangun harapan barunya,”katanya.

Pada VCon tersebut Bupati mengatakan untuk di Tawangmangu obyek wisata perlahan telah dibuka, tetapi dengan catatan keras pengawasan yang telah dilakukan sudah terkoordinasi baik dari Dinas Pariwisata, Satpol PP, Camat, Koramil, Polsek, Babinsa, Kantibmas, Tokoh Masyarakat  semuanya karena pagarnya disiplin itu adalah masyarakat.

Disampaikannya seperti hotel, restoran, penginapan, homestay semuanya terpantau terkoordinasi dengan baik.. Sehingga ada sedikit saja melanggar dipastikan mendapat sanksi, sehari dua hari untuk  ditutup dulu dan diviralkan supaya masyarakat  juga mengetahui pihak-pihak yang melanggar.

“Mengerakkan ekonomi dengan cara yang cermat dan hati-hati. Yang bertamu juga harus melapor supaya bisa dicek lokasi. Sehingga sampai hari ini kita sudah laporan dengan Gubernur semua kondusif tidak ada masalah apapun,”terangnya.

Pihaknya pun berharap masyarakat dapat kembali mengunjungi obyek-obyek wisata di Karanganyar dan dipastikan wilayah Karanganyar aman, tertata dengan baik, destinasi wisata juga terjaga dengan aman karena semuanya telah mentaati himbauan Pemerintah.

“Sikapi dengan tenang situasi seperti ini karena banyak pelajaran berharga  bisa kita ambil dari Tuhan yang diberikan kepada kita yakni kesabaran karena semua adalah proses dan berharap semua baik-baik saja,”tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo pada kesempatan tersebut menghimbau, kepada semua pihak dimasa new normal untuk benar-benar memperhatikan dan mematuhi protokol kesehatan saat mengunjungi obyek-obyek wisata.

“Karena semuanya akan terasa nyaman, aman bila sesuai dengan aturan,”pesannya.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
IMG-20200617-WA0032

Puskesmas Colomadu, Gondangrejo Terima Bantuan APD

Kominfo

Simbolis penyerahan bantuan APD di Puskesmas Colomadu 2, Rabu (17/6)

KARANGANYAR- Puskesmas Colomadu I, II dan Puskesmas Gondangrejo menerima bantuan Alat Pelindung Diri (APD). Bantuan yang diberikan berupa yakni clear goggle, face shield, safety bood, hand gloves, hazmat suit, masker N95.

Penyerahan bantuan dilakukan di Puskesmas 2 Colomadu, Karanganyar, Rabu (17/6). Penyerahan simbolis oleh Ketua DPRD Karanganyar diterima langsung Wakil Bupati Karanganyar.

Penerimaan bantuan sejumlah 180 APD meliputi clear goggle (20 pc), face shield (25 pc), safety bood (10 psg), hand gloves (25 pc), hazmat suit (25pc), masker N95(75 pc).

Pada kesempatan tersebut Ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo mengatakan bantuan ini sebagai bentuk kepedulian pada kesehatan para tenaga medis di Puskesmas ditengah pandemi covid-19.

Pihaknya menghimbau kepada jajaran tenaga medis untuk menerapkan protokol kesehatan dalam menangani pasien.

“Perhatikan social distancing tetap sosialisasikan pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat,”ujarnya.

Disampaikan juga untuk bantuan APD ini telah dilakukan disejumlah Rumah Sakit dan Puskesmas di Karanganyar.

Sementara itu Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto mengapresiasi dukungan dan perhatian dari anggota legislatif terhadap tenaga medis.

Diharapkannya dengan bantuan APD ini, para jajaran tenaga medis lebih bersemangat dalam melayani masyarakat.

“Bantuan sangat berarti bagi para tenaga medis terutama saat menangani pasien,” tandasnya.
Demikian Diskominfo (dn/ind) (more…)

Read More
IMG_20200616_135643

Hajatan Diperbolehkan Dengan Sistem ‘Banyu Mili’ dan Siang Hari

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memperbolehkan hajatan dengan sistem banyu mili dan dilakukan siang hari

 

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memperbolehkan menggelar hajatan atau mantu. Namun syarat untuk menyelenggarakan pesta pernikahan itu sangat ketat. Hajatan diselenggarakan dengan sistem ‘banyu mili’ atau tamu datang, masukkan amplop di kotak, mengucapkan salam kepada yang ‘ngunduh mantu’ , pulang dan makananya dibawa pulang.

“Kita sudah mulai memperbolehkan hajatan, dengan sistem ‘banyu mili’ dan dilaksanakan siang hari. Jika malam hari dikawatirkan larut malam dan berkerumun banyak orang,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sosialisasi Menteri PUPR No 14 tahun 2020 di Aula PUPR, Selasa (16/06)

Boleh memakai musik, Bupati mengatakan diperbolehkan namun orgen tunggal saja. tiga sampai empat orang pemusik yang mengiringi proses hajatan tersebut. Dengan adanya hajatan, pengusaha sound sistem, rias manten, orgen tunggal, foto, video shoting perlahan kembali muncul. Termasuk sewa kajang dan kursi.

Bagaimana dengan arisan, Bupati juga mengizinkan bisa dilakukan di sore atau siang hari. Bertemu tidak usah terlalu lama dan tetap mengindahkan protokol kesehatan. Pihaknya memang kegiatan seperti ini dilakukan pada siang hari. Pihaknya ingin menata kembali dengan protokol kesehatan atau new normal. “Hari ini, tempat wisata  sudah kami buka kembali. Khusus untuk air, waterborn, arung jeram belum kami perbolehkan. Sebab potensi dromplet atau ciparatan mungkin terjadi dalam air. Sambil kita menunggu kajian dari bidang kesehatan untuk tempat wisata yang terkait dengan air,” imbuhnya. (hr/adt)

Read More
PUPR

Konsultasi ke Menkeu, Untuk Bahas APBD Perubahaan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono melakukan sosialisasi Peraturan Menteri PUPR Nomor 14 tahun 2020

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar melakukan konsultasi dengan Menteri Keuangan (Menkeu) untuk diizinkan membahas APBD Perubahaan. Hal itu dilakukan agar pembangunan infrastuktur yang sudah direncanakan bisa segera direncanakan ulang dan direalisasikan pembangunan. Sebab selama ini dana direfocusing untuk penanganan pandemi covid 19 di Karanganyar.

“Selama pandemi covid 19, dana itu direfocusing untuk penanganan virus corona di Karanganyar. Jika diperbolehkan oleh Menkeu, dana tersebut bisa dibahas kembali dari APBD Perubahaan dan bisa direalisasikan untuk pembangunan,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam Peraturan Menteri PUPD Nomor 14 tahun 2020 di Aula Dinas PUPR, Selasa, (16/06).

Bupati mengakui selama pendemi, dana APBD di refocusing untuk bencana non alam tersebut. Mulai dari kesehatan, jaring pengaman sosial dan lain sebagainya. Dana yang tidak terkenda dampak bisa dibahas di APBD Perubahaan sehingga pembangunan bisa direalisasikan. Termasuk, pembangunan yang di awal tahun 2020 sudah dilaksanakan untuk bisa diteruskan kembali. “Kami sudah kirim surat ke Menkeu, semoga bisa disetujui,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Karanganyar itu meminta PPKOM untuk mendata lagi infrastruktur apa yang sudah dikerjakan namun berhenti karena covid 19. Selain itu, kegiatan infrastruktur lainnya untuk dihitung betul-betul. Sebab kegiatan infrastuktur ini juga multi player efek yakni menyerap tenaga kerja. Karanganyar juga sedang berlomba dengan daerah-daerah lain untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. “Termasuk anggaran dari APBD Propinsi Jawa Tengah dan APBN  juga didata ulang. Apakah masih bisa direalisasikan atau tidak,” ungkapnya. (hr/adt)

Read More
DSC_8309

Juliyatmono ; “Wisata Boleh Dimana-mana Tapi Kesehatan Gatekno, Ojo Sembrono Tetap Patuhi Protokol Kesehatan”

Diskominfo

Bupati Juliyatmono tinjau langsung lokasi wahana wisata religi Edupark Alaska.

KARANGANYAR-Edupark Alaska tempat manasik, pendidikan dan wisata religi eksklusif hari ini resmi dibuka. Selasa (16/06/20)

Miniatur dari kota Mekkah Al Mukarromah ini terletak di Desa Sukorejo Pendem Kecamatan Mojogedang Karanganyar.

Didalamnya terdapat miniatur Ka’bah, Sa’i, Jabal Rahmah, Mina, Arofah, Muzdalifah, Tempat lempar jumrah sekaligus Miniatur Airport Jeddah.

Ketua Yayasan Ja’far Medika, Ibnu Ja’far Ma’ruf, M.MED, Sci, Sp AKP menyampaikan Edupark Alaska adalah salah satu badan usaha dari Ja’far Medika Group yang memiliki tiga lembaga diantaranya pendidikan, kesehatan dan keuangan.

Dibidang pendidikan sudah merintis SDIT Abu Ja’far, SMPIT Abu Ja’far, tempat penitipan anak, playgroup maupun PAUD. Di bidang kesehatan telah ada RS Ja’far Medika sedangkan di bidang keuangan telah berdiri Ja’far Medika Syariah sebanyak delapan cabang.

“Edupark Alaska merupakan tempat latihan pendidikan untuk manasik haji, manasik umroh selain itu juga bisa digunakan untuk outbond maupun outing class yang sifatnya religi” imbuhnya.

Selain meresmikan, Bupati Karanganyar Drs. H Juliyatmono, MM turut mensupport berdirinya Edupark Alaska sebagai wahana wisata religi.

Pada kesempatan itu sekaligus diumumkan bahwa seluruh obyek wisata di wilayah Kabupaten Karanganyar resmi dibuka hari ini, kecuali obyek wisata terkait wahana air yang mana masih dalam proses kajian.

“Wisata boleh dimana-mana tapi kesehatan gatekno, ojo sembrono tetap patuhi protokol kesehatan” cetusnya.

Ambar, ibu rumah tangga berusia 32 Tahun warga Desa Sukorejo Mojogedang yang sehari-hari berjualan bensin dan sembako di depan Edupark Alaska merasa senang atas berdirinya wahana wisata ini.

Ditambah lagi dengan suami yang bekerja sebagai Office Boy di Edupark Alaska, dia sangat berharap perekonomian keluarga bisa meningkat lebih baik.

“Senang semoga wisata lebih maju lagi, menjadi desa wisata dan sedikit-sedikit bisa membantu ekonomi keluarga” katanya. Diskominfo (An/In)

 

Read More
IMG-20200616-WA0021

Bangun Zona Integritas, Upaya BPS Bersih dari KKN

Kominfo

Penandatanganan komitmen bersama pencanangan BPS membangun zona integritas, Selasa (16/6).

KARANGANYAR- Pencanangan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sebagai upaya Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karanganyar bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Sehingga diharapkan keberhasilan pencanangan zona integritas ini dapat menjadi catatan reformasi birokrasi bersih BPS.

Pencanangan sekaligus penandatangan sebagai komitmen bersama dilakukan di Aula Kantor BPS Kabupaten Karanganyar yang dihadiri Bupati, Forkopimda dan jajaran Kepala  OPD Karanganyar, Selasa (16/6).

Kepala BPS Kabupaten Karanganyar, Dewi Triharyuni mengatakan proses membangun zona integritas menuju WBK dan WBBM reformasi birokrasi BPS Karanganyar telah dilaksanakan sejak 2015 dan ini merupakan tugas berat. Oleh karenanya semua belah pihak harus memiliki komitmen yang kuat.

“ Mulai pimpinan sampai dengan bawahan harus punya mindset, pola pikir dan budaya kerja yang sama sehingga keberhasilan membangun zona integritas ini dapat dicatat,”terangnya.

Ia juga menyampaikan syarat membangun zona integritas diantaranya Wajar Tanpa Pengeculian (WTP) dalam hal laporan keuangan dan nilai implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintahan (SAKIP) dengan nilai minimal C.

“Alhamdulillah semua syarat tersebut telah kita penuhi, BPS Karanganyar memperoleh nilai SAKIP 62,45 atau setara dengan nilai B,”katanya.

Ditambahkannya upaya perubahan yang dilakukan BPS Kabupaten Karanganyar demi terwujudnya Good Government dan menghasilkan Aparatur BPS yang profesional, integritas serta amanah. Dengan tuntutan pengguna data statistik yang lebih cepat, lebih murah , lebih mudah diperoleh dan lebih berkualitas dirasakan semakin meningkat seiring  perkembangan informasi pada era digita, bahkan tuntutan ini semakin meningkat ditengah pandemi Covid-19.

“Berbagai upaya yang telah dilakukan BPS Karanganyar, pihaknya pun berharap  berdampak pada terwujudnya misi BPS menjadi Pelopor Data Statistik Terpercaya untuk semua,”imbuhnya.

Sementara Itu, Bupati Karanganyar berterima kasih serta mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan BPS Kabupaten Karanganyar demi terwujudnya reformasi birokrasi BPS yang bersih dari KKN dan profesional dalam bekerja.

Pihaknya berharap BPS dan Pemerintah serta semua pihak dapat bersinergi sebagai bagian integritas agar pemerintah selalu mengedepankan pelayanan terbaik ke masyarakat.

“ini bagian dari ikhtiar kita bersama, BPS Karanganyar sungguh-sungguh menuju zona integrasi terbaik. Mengawali new normal dengan yang baik, pasca Covid-19 kita bangkitkan kembali,”tandasnya

Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
IMG20200615101332

Mediasi berjalan alot, warga sepakat tower Telkomsel di Balong Jenawi di bongkar

Proses penandatanganan berita acara kesepakatan antara perwakilan warga RT.04 Desa Balong Jenawi dengan PT. Telkomsel, disaksikan oleh Forkopimca Jenawi, Dinas Kominfo selaku perwakilan dari pemerintah daerah

 

KARANGANYAR – Rapat koordinasi terkait dengan aduan warga Desa Balong Kec. Jenawi mengenai keberadaan menara telekomunikasi (Tower) milik PT.Telkomsel di selenggarakan di aula kantor Balai Desa Balong Kec. Jenawi pada, Senin(15/06/20).

Rapat guna memediasi antara warga RT.2 Desa Balong dengan pihak PT. Telkomsel dihadiri dan dipimpin langsung Camat Jenawi Agus Dwitanto, Kepala Desa Balong Jenawi Mugiyo, Kabid IKP Diskominfo Teguh Triyono, Kapolsek dan Danramil Kec. Jenawi

Mediasi ini berpedoman dengan regulasi aturan yang ada, kata Teguh Triyono selaku Kabid IKP yang kali hadir mewakili Kepala Dinas Kominfo Karanganyar.

Karena dalam pemerintahan, dinas Kominfo adalah sebagai mediator yang menjembatani antar warga ke provider juga sebaliknya dari provider ke warga, tambahnya.

Menurut Heri selaku perwakilan dari warga di zona rebah lingkungan berdirinya menara, pihak provider sama sekali tidak memberikan tali asih kepada warga mulai dr sejak berdiri, bahkan sampai sekarang belum pernah sama sekali membayar PBB.

Apalagi sekarang kontrak sewa lahannya sudah habis sejak bulan Desember 2019 kemarin, sampai sekarang pun tidak ada kejelasan, makanya kami warga sepakat untuk mematikan akses listrik ke menara tersebut, jelasnya.

Menurutnya juga selama menara itu aktif, banyak warga yang mengeluh dan terganggu akan keberadaan menara tersebut, imbuhnya.

Telkomsel memiliki lebih dari 2000 menara di Jateng dan DIY, setidaknya ada 200 menara setiap tahun yg melakukan proses perpanjangan, maka kami akan urus itu secepatnya, ucap Ma’ruf yang dalam hal ini mewakili dari PT. Telkomsel.

Pihak Provider juga memberi kelonggaran kepad warga bila mau mengajukan proposal bantuan dana untuk kegiatan Agustusan, pihak Provider menyarankan proposal dikirim di awal dalam kurun waktu 5 th, dan dikasih di awal utk jangka 5 th tersebut.

Harapannya manara kami Telkomsel ini tidak harus pindah namun bisa tetap melayani jaringan telekomunikasi di Balong Jenawi ini atas ijin warga.

Nantinya kalau diijinkan ditambah sewa 1th maka pihak provider akan memberikan kompensasi sebesar 15jt, jika diijinkan untuk diperpanjang hingga 2 th maka akan di beri kompensasi sebanyak 22,5 jt. Namun jika diberi tambahan waktu sewa 5 th, provider akan memberikan tali asih 40jt bagi warga, bahkan jika diijinkan perpanjangan hingga 10th akan diberikan tali asih sebanyak 70jt.

Namun keputusan warga sudah bulat tidak setuju jika tower Telkomsel itu di hidupkan lagi. Karena sudah sangat menggangu warga sekitar. Apalagi selama 17 th sejak berdirinya menara telekomunikasi ini tidak pernah merealisasikan apa yang diminta warga.

Warga sering cekcok ketika tower masih aktif, namun dalam waktu 6 bulan setelah tower non aktif warga bisa akur rukun kembali.

Warga sudah sepakat untuk meminta pihak Provider segera angkat kaki dari Balong, silahkan cari lokasi lain yang warganya setuju, tegas warga.

Kapolsek Jenawi Handoyo berharap adanya musyawarah yang baik tdan tidak harus dengan kata-kata yang keras.

Posisi kami selaku penegak hukum, inginya berada ditengah untuk menjembatani mediasi ini. Kami tidak ada maksud lain selain membantu menjembatani saja, jelas Kapolsek

Menara telekomunikasi sendiri merupakan hajat hidup orang banyak, jadi tidak bisa langsung semena mena langsung diputusi, apalagi menara telekomunikasi itu dilindungi undang-undang UU Telekomunikasi.

Menurut Kasi PSDKI Diskominfo Karanganyar Kristiana, jika dilihat menurut perda, hal paling utama yang menjadi kewajiban pemilik tower adalah adanya asuransi, jelasnya.

Dalam aturan, Kristiana menjelaskan aturan zona rebah tidak ada kompensasi, namun ada aturan kewajiban sosialnya bagi masyarakat yang harus dikeluarkan oleh pihak perusahaan pemilik tower.

Tanggung jawab provider itu sosialnya, untuk kas RT atau RW, dan mungkin yang lainnya, imbuhnya. HO sudah 2018 sudah tidak diberlakukan lagi ,ini aturan dari pemerintah pusat. Yang berlaku hanya ijin IMB menara.

Surono pemilik lahan mengaku menyerahkan semua keputusan di forum mediasi ini, mengingat semua pihak mengemukakan hal yg benar.

Mediasi yang berjalan sangat alot ini akhirnya memutuskan bahwa warga RT.02 Rw.04 Desa Balong sepakat memberikan waktu 2 tahun terhitung sejak mediasi ini agar menara telekomunikasi milik PT. Telkomsel ini dibongkar dan meminta kompensasi kepada pihak provider sebagai ganti selama 17 tahun sejak berdiri belum pernah sama sekali merealisasikan permintaan warga.

Ma’ruf selaku perwakilan PT. Telkomsel pun dengan berat hati mengiyakan keputusan warga dan akan berusaha selama kurun waktu 24 bulan yang diberikan warga akan membongkar total menara telekomunikasi tersebut dan memberikan kompensasi sebesar Rp.22.500.000 kepada warga.Diskominfo(Ard)

Read More
IMG-20200615-WA0028

Bagus Selo ; Jalani New Normal dengan PHBS

Diskominfo

Penyerahan APD secara simbolis oleh Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo 

KARANGANYAR-Pemberian bantuan APD dari Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Karanganyar masih berlanjut, kali ini giliran Puskesmas Matesih, Tawangmangu, Karangpandan, Ngargoyoso, Jenawi dan Kerjo yang menerima.

Pembagian enam jenis APD berupa penutup muka, masker, sepatu boot, sarung tangan, baju medis dan kacamata berlangsung di Puskesmas Karangpandan pada Senin (15/06/20 ).

Pada kesempatan itu Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo kembali menekankan agar dalam melakukan aktifitas new normal berpedoman pada budaya pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta melaksanakan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas), hal ini sesuai dengan Instruksi Gubernur Jawa Tengah No 2 Tahun 2020.

“Saya menghimbau kepada para tenaga medis sebagai garda terdepan agar senantiasa meningkatkan pelayanan dalam penanganan Covid-19” ujarnya.

Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto yang juga hadir mengucapkan terimakasih atas pemberian bantuan APD kepada tenaga medis di Kabupaten Karanganyar.

Dijelaskan pula bahwa sebelumnya bantuan telah diberikan ke tiga rumah sakit yakni RSUD Karanganyar, PKU dan Jati Husada

Selain itu juga di Puskesmas Jatiyoso, Jatipuro, Jumapolo, Jumantono dan Dinas Kesehatan termasuk beberapa puskesmas yang berada disekitar kantor Dinkes. Diskominfo (an/in)

 

Read More
DSC_8176

Berikan Rasa Aman Bagi Tenaga Medis, Sejumlah APD Siap Dibagikan

Wabub Didampingi Ketua DPRD Hadiri Penyerahan APD Kepada Tenaga Medis di Aula Dinkes Karanganyar

KARANGANYAR – PLT Kepala Dinas Kesehatan Purwati, “Kasus Covid-19 di Karanganyar sudah mulai menurun baik ODP maupun PDP, meski sebelum mulai new normal ada penambahan 6 kasus dengan rincian sembuh 2 dan 4 masih perawatan”.

Hal tersebut disampaikan saat penyerahan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas penanganan Covid-19 Kabupaten Karanganyar dari Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Karanganyar di Aula Kantor Dinkes Karanganyar pada Senin pagi (15/06/20).

“Upaya terus dilakukan dengan tetap mengedukasi masyarakat dalam memutus mata rantai, begitu ada kasus langsung lakukan tracking. Mudah-mudahan kasus bisa ditekan, dikendalikan dan tidak semakin meningkat”, harapnya.

Ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo menyebutkan APD yang dibagikan meliputi penutup muka, masker, sepatu boot ,sarung tangan, baju medis dan kacamata.

Dengan ketersediaan APD tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi tenaga medis dalam melaksanakan tugasnya.

Ditambahkan terkait dengan adanya Instruksi dari Gubernur Jawa Tengah No 2 Tahun 2020 tentang pedoman bagi warga masyarakat dalam rangka persiapan menuju pemulihan bencana Covid-19.

Diharapkan agar didalam melakukan aktifitas kembali kedepan melakukan budaya Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS) dan melaksanakan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas).

“Kewaspadaan harus dilakukan terus-menerus, karena jumlah pasien Covid-19 secara nasional di Indonesia masih cukup tinggi”, jelasnya.

Wakil Bupati Karanganyar, Rober Cristanto yang turut hadir mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan APD yang diberikan bagi para tenaga medis.

“Semoga dengan adanya bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi tenaga medis maupun masyarakat Karanganyar”, ucapnya. (Diskominfo An & In)

Read More
vidcon1

Besok, Semua Objek Wisata DI Karanganyar Dibuka Untuk Umum

Bupati Karanganyar, Juliyatmono video conference dengan para kepala OPD, Camat, Kades dan Lurah untuk bersiap membuka kembali tempat wisata

 

KARANGANYAR – Pelan tapi pasti, New Normal direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar. Mulai besok (16/06) secara resmi semua objek wisata di Kabupaten Karanganyar dibuka untuk umum. Peresmian kembalinya beroperasinya objek wisata di seluruh Karanganyar ditandai dengan lounching wisata baru Edupark Alaska Di Dusun Sukorejo, Desa Pendem, Kecamatan Mojogedang.

“Khusus untuk wisata bidang air khususnya untuk dipergunakan berenang tidak akan dibuka terlebih dahulu. Secara regulasi dibukanya tempat wisata itu akan dibuatkan aturan Peraturan Bupati (perbup) sehingga semua jelas,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono usai Video Conference dengan Kepala OPD, Lurah dan Kades Se Kabupaten Karanganyar di ruang SIC Diskominfo Karanganyar, Senin (15/06).

Video conference ini, menurut Bupati agar semua kades, camat dan lurah bergerak bersama untuk beraktivitas kembali. Termasuk membuka objek wisata yang tutup beberapa saat ini. Namun, Bupati mengingatkan membuka kembali wisata itu tetap menerapkan protokol kesehatan. Yakni menggunakan masker, mencuci tangan dan jaga jarak. Apabila, tempat wisata tidak mengindahkan protokoler kesehatan akan diberi sanksi. “Kita akan terus menitor pembukaan wisata tersebut dengan protokol kesehatan. Apabila tidak mengindahkan protokol kesehatan maka akan ditutup dan diberi sanksi,” imbuhnya.

Selain itu, Bupati Karanganyar juga membuat prosedur terkauit hari raya Idul Adha yang akan datang. Diantaranya, penjual kambing tidak boleh dijalan-jalan umum. Jika hendak menjual cukup di rumah saja atau melalui online. Sehingga membeli bisa datang ke  rumah klau hendak membeli. Termasuk yang melakukan pencacahan daging baru digodok mekanismenya. “Kita akan buat mekanisme sehingga daging kurban aman untuk dikonsumsi,” tandas Bupati. (hr/adt)

Read More