Category: Berita

DSC_7490

Grojogan Sewu Tawangmangu Dibuka Kembali

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Kepala Balai KSDA Jateng, Darmanto menggunting pita tanda dibukanya kembali Grojogan Sewu

 

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono membuka kembali Taman Wisata Alam Grojogan Sewu Tawangmangu untuk dikunjungi wisatawan. Reaktivasi kunjungan tersebut dilakukan Jumat (03/06) pukul 16.00 di loket 2 pintu masuk Grojogan Sewu. Namun demikian, Bupati meminta kunjungan untuk sementara dibatasi dan tetap mengindahkan protokol kesehatan.
“Kalau biasanya sehari 1000 orang maka dibatasi 500 orang terlebih dahulu. Apalagi ini musim liburan saya yakin pasti ramai, namun diminta tetap patuhi protokol kesehatan,” papar Juliyatmono.
Pihaknya meminta semua yang terlibat di Taman Wisata Alam Grojogan Sewu saling mengingatkan. Baik pedagang, petugas untuk mengingatkan menggunakan masker dan jaga jarak. Dengan dibuka wisata ini, justru menanamkan rasa kepercayaan diri. Aktivitas berlangsung dengan memperhatikan kesehatan itu menjadi lebih nyaman. Membudiayakan budaya bersih dengan cuci tangan lebih baik.

Sementara Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA), Jawa Tengah, Darmanto menyampaikan di Jateng telah disetujui untuk reaktivasi kunjungan Wisata Alam sejumlah 3 dari 5 Taman Wisata Alam. Salah satunya adalah Taman Wisata Alam Grojogan Sewu. Hal tersebut tidak lepas dari dukungan masyarakat Tawangmangu dan Pemkab Karanganyar. Pembukaan kembali Wisata Alam Grojogan Sewu tetap memperhatikan protokol kesehatan.

 

Pengelola Grojogan Sewu, Soekirdi mengatakan seminggu awal ini akan menerima kunjungan separo dari biasanya. Sambil terus dievaluasi agar pengunjung tetap memperhatikan protokol kesehatan. Jam operasional dari mulai jam 08.00 sampai jam 16.00. Untuk hari minggu biasanya ramai, jika kuota sudah terpenuhi tapi masih ada antrian di loket dengan meminta pertimbangan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Tengah akan tetap dimasukkan. “Dengan pertimbangan jika tidak masuk malah akan membuat rentan penyebaran maka secara perlahan akan dimasukkan. Tentunya dengan pertimbangan Sumber Daya Alam Jawa Tengah,” imbuh Sukirdi. Diskominfo (hr/adt)

Read More
IMG-20200703-WA0023

Bupati Juliyatmono Berharap Madrasah Ini Menjadi Investasi Masa Depan

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat menandatangani berita acara peletakan batu pertama pembangunan gedung MI Muhammadiyah Akhlaqul Karimah di Mojogedang.

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono beserta rombongan kepala OPD hadiri peletakan batu pertama pembangunan gedung MI Muhammadiyah Akhlaqul Karimah di Desa Pendek Kecamatan Mojogedang pada, Jum’at(03/07/20).

Diatas 1000 meter luas tanah, berdirinya madrasah ini merupakan tanah yang diwakafkan oleh beliau H. Suparno dan salah satu guru besar Universitas Muhammadiyah Surakarta yaitu Prof. Harun Joko Prayitno, jelas Muhammad Syamsuri selaku pimpinan daerah Muhammadiyah di Kabupaten Karanganyar.

Selaku pimpinan tertinggi salah satu ormas Islam yaitu Muhammadiyah di Kabupaten Karanganyar, dirinya mengaku bangga lantaran Muhammadiyah selalu mendapat tempat di hati masyarakat, bahkan banyak masyarakat baik muslim maupun non muslim pun juga menaruh kepercayaan kepada Muhammadiyah.

Sementara itu Bupati Karanganyar H. Juliyatmono dalam pidato sambutannya sampaikan, bertepatan dengan hari Jum’at mudah-mudahan niat baik didirikannya madrasah ini bisa membawa berkah bagi masyarakat sekitarnya.

Orang nomor satu di bumi Intanpari ini mengaku sangat bangga lantaran seluruh amal usaha yg dimiliki Muhammadiyah bisa tumbuh subur dan memberi manfaat bagi masyarakat, ini bagian dari investasi masa depan bagi anak-anak kita nanti, tegasnya.

Sekarang jamannya era kecanggihan teknologi, jadi kita ya harus belajar teknologi. Jangan sampai tertinggal. Adanya pandemi Covid-19 ini, yang paling bisa konsisten itu teknologi, karena teknologi tidak bisa dibendung oleh apapaun.

Bupati yang akrab disapa Yuli ini mensinyalir adanya skenario besar untuk mengurangi penduduk di bumi itu dengan teknologi. Salah satunya yaitu ditemukannya vaksin untuk Covid-19 ini.

Mudah-mudahan madrasah Akhlaqul Karimah ini bisa menjadi investasi yang berharga bagi kita di masa yang akan datang, karena masa yang akan datang tergantung dari apa yang kita siapkan saat ini. DISKOMINFO (Ard/Tgr)

Read More
IMG-20200703-WA0030

Pemkab Karanganyar Terima Bantuan KIT Jogo Tonggo DPRD Propinsi Jawa Tengah

KARANGANYAR – Acara penyerahan dan pendistribusian KIT Jogo Tonggo dari DPRD Propinsi Jawa Tengah kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Karanganyar, Jumat (03/07/20).
Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto atas nama Pemkab Karanganyar mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh DPRD Propinsi Jawa Tengah untuk menangani masalah covid-19 di Kabupaten Karanganyar.
“Semoga bermanfaat bagi masyarakat Karanganyar dan semoga masalah covid-19 yang ada di Karanganyar dapat ditangani dengan baik sehingga bisa kembali ke zona zero lagi”, ungkapnya.
Dengan memasuki new normal diharapkan masyarakat karanganyar tetap mematuhi protokol kesehatan, tambahnya.
KIT Jogo Tonggo yang merupakan salah satu program Gubernur Jawa Tengah memberikan 1000 masker untuk 1 desa, 1000 sarung tangan, 10 pasang sepatu boot, 50 liter handsanitizer, 500 liter disinfektan, Sprayer dan juga Alat Pelindung Diri. Diskominfo (in&an)

Read More
IMG-20200702-WA0015

Kunjungi Kabupaten Karanganyar, DPRD Kota Cirebon Studi Banding Mekanisme Penegakkan Perda dan THL Banpol PP Kabupaten Karanganyar

Kominfo

Jajaran pejabat dan staff Kantor Satpol PP Kabupaten Karanganyar pada kunker Komisi 1 DPRD Kota Cirebon, Kamis (2/7).

KARANGANYAR- Komisi 1 DPRD Cirebon melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karanganyar, Kamis(2/7). Dalam lawatannya ini kalangan legislatif dari Cirebon tersebut ingin melakukan studi banding mengenai pengelolaan Tenaga Harian Lepas di Kantor Satpol PP Kabupaten Karanganyar serta Banpol dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda).

Kunjungan anggota Komisi 1 DPRD Cirebon ini diterima Sutarno selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar yang didampingi sejumlah pejabat terkait di lingkungan Pemkab Karanganyar.

Sekda Kabupaten Karanganyar berterimakasih atas kunjungan kalangan legislatif ke Kabupaten Karanganyar. Apalagi dalam kunjungan kali ini kedua daerah dapat saling bertukar informasi mengenai pengelolaan THL Banpol PP dan Penegakkan Perda di masing-masing daerah.

Menurutnya untuk Kantor Satpol PP Kabupaten Karanganyar memiliki tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang sama dengan daerah lain yakni menegakkan peraturan daerah dan menjaga kamtibmas. Untuk jumlah personil di Kantor Satpol PP Kabupaten Karanganyar sebanyak 574 orang.

“Dari 574 personil sebanyak 516 merupakan THL Banpol. Para THL Banpol itu ada yang ditempatkan di bagian Pemadam Kebakaran, yang masuk dibawah Kantor Satpol PP,” jelasnya.

Ditambahkanya dari 516 THL Banpol tersebut selain ditempatkan di Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Karanganyar juga disebar di 17 kecamatan di Kabupaten Karanganyar.
Diharapkan dengan penyebaran anggota ditiap kecamatan ini mampu memaksimalkan peran dan fungsi Satpol PP dalam menegakkan perda dan menciptakan kamtibmas di masyarakat.

“Masing -masing kecamatan terdapat 10 personil. Untuk lebih detail mengenai pengelolaan ini nanti kami akan arahkan langsung ke instansi terkait,”tambahnya.

Sementara itu Affiati Ketua Komisi 1 DPRD Kota Cirebon mengatakan kunjungan ini pihaknya ingin melakukan studi banding bagaimana Kantor Satpol PP Kabupaten Karanganyar menerapkan penegakkan perda dan pengelolaan Banpol di daerah. Dari kunjungan ini diharapkan adanya saling bertukar informasi untuk kemajuan bersama.

“Kedatangan kami kesini untuk belajar dari Kabupaten Karanganyar dalam pengelolaan Banpol dan penegakkan Perda. Semoga ada beberapa kebijakan dapat kami adopsi untuk Cirebon,”katanya.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
DSC_7335

Pagelaran Wayang Kulit Dalang Kondang Ki Manteb Soedarsono Meriahkan Malam Syukuran Hari Bhayangkara ke 74

Kapolres Karanganyar Leganek Mawardi saat memotong tumpeng dan menyerahkan kepada salah satu anggota.

KARANGANYAR – Bupati Kabupaten Karanganyar H. Juliyatmono beserta Jajaran Forkopimda hadiri malam Tasyakuran memperingati Hari Bhayangkara ke 74 di Mako Polres Karanganyar, Rabu(01/07/20).

Pagelaran wayang kulit oleh Dalang kondang Ki Manteb Soedarsono dengan lakon “Bimo Bangkit” menjadi hiburan dalam acara syukuran perayaan Hari lahir Bhayangkara yang ke 74. Diambilnya gelaran wayang kulit dengan lakon “Bimo Bangkit” ini bermaksud di era new normal yang sudah diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar bisa menjadi titik awal kebangkitan para pelaku seni di Bumi Intanpari ini.

Kapolres Karanganyar Leganek Mawardi dalam pidato sambutannya sampaikan bahwa malam puncak acara polri ke 74 yang biasa disebut Hari Bhayangkara ke 74 ini, menjadi tanda bahwa pada 1 Juli 1946 Polri hadir untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Dengan riwayat cerita pada masa kerajaan, mahapatih Gajahmada memiliki prajurit yang diberi nama Bhayangkara, ikut dalam perang menjaga kerajaan Majapahit. Dari situlah terbentuknya POLRI.

” Terima kasih atas sinergitas kerjasama Forkopimda di Kabupaten Karanganyar sehingga bisa menciptakan suasana yang kondusif dan aman “, jelas Kapolres Leganek.

Banyak pembelajaran yang saat ini sedang dijalani para prajurit Polri, bukan hanya di daerah namun juga di Mabes POLRI, utamanya belajar tentang teknologi yang semakin maju di era millenial sekarang. Ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai petugas keamanan.

Harapannya Karanganyar semakin maju dan tangguh lagi seperti slogan pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Sementara itu, Bupati Karanganyar yang hadir dalam sambutannya sampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya karena seluruh kegiatan Polres Karanganyar yang berlangsung selama menyambut Hari Bhayangkara ini semuanya ditujukan untuk masyarakat Karanganyar.

Dengan menggelar banyak kegiatan yang positif di tengah pandemi ini, mulai dari lomba kampung siaga covid, kegiatan donor darah, dan lain sebagainya. Pemerintah sangat mengapresiasi program-program dari POLRI.

” Bahkan semua kegiatan dibimbing langsung oleh jajaran kepolisian, ini luar biasa sekali “, tegas Bupati.

Semoga sinergi ini bisa terus semakin membaik. Produktivitas ditentukan dengan kondisi yang kondusif dan aman. Semoga POLRI semakin sukses, semakin dipercaya masyarakat dan bisa selalu mengayomi masyarakat. Semoga covid-19 segera berlalu dr Bumi Karanganyar

Orang nomor satu di bumi Intanpari ini juga sampaikan bahwa wayangan ini tetap dengan menerapkan protokol kesehatan, namun haraoannya endingnya bisa tetap mengena ceritanya.

Mudah-mudahan gelegar seni di Karanganyar bisa kembali bangkit, lewat Dalang Ki Manteb ini semoga bisa menjadi tititk awal kebangkitan insan seni di Karanganyar. DISKOMINFO (Ard/Tgr)

Read More
IMG-20200701-WA0035

Hari Bhayangkara ke-74, Jokowi Beri 7 Instruksi

Diskominfo

Foto bersama Bupati Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar dan jajaran Forkopimda pada perayaan Hari Bhayangkara ke 74.

KARANGANYAR-Upacara secara virtual dalam rangka peringatan HUT Bhayangkara ke 74 dilaksanakan serentak pada Rabu pagi (1/07/20). Diikuti oleh 34 Polda, 493 Polres, Lemdik dan Pusdik Polri se Indonesia.

Tidak terkecuali Polres Karanganyar, upacara dilaksanakan di Aula Wira Pratama I Kantor Polres Karanganyar yang diikuti oleh Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar beserta jajaran Forkopimda.

Presiden Joko Widodo dalam amanatnya menyampaikan beberapa instruksi sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas Polri diantaranya :

1. Terus pegang teguh serta amalkan nilai-nilai luhur Tri Brata dan Catur Prasetya dalam setiap pelaksanakan tugas.
2. Terus lakukan reformasi diri secara total.
3. Terus mantapkan soliditas internal.
4. Terus terapkan strategi proaktif serta tindakan persuasif dan humanis dalam menangani masalah sosial yang terjadi di tengah masyarakat.
5. Terus tingkatkan pelayanan publik yang modern dan profesional.
6. Terus jaga kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan agar masyarakat produktif dan aman dari Covid-19.
7. Polri harus mendukung proses pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan Polri dengan penuh tanggung jawab.

“Keselamatan rakyat adalah yang paling utama. Keselamatan dan kepentingan rakyat adalah hukum tertinggi” tegasnya.

Ditempat yang sama Kapolres Karanganyar AKBP Leganek Mawardi menjelaskan bahwa Polres Karanganyar akan terus bersinergi dengan Forkopimda dalam penanganan Covid-19 serta meningkatkan kondusifitas masyarakat.

“Dengan bersinergi dan bekerjasama kita dapat bekerja dengan maksimal membantu dan mengabdi pada masyarakat”pungkasnya. Diskominfo (an/in)

 

Read More
IMG-20200630-WA0041

Percepat Pembangunan, TMMD Sengkuyung II Jatiyoso Dimulai

Diskominfo

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar didampingi Forkopimda tinjau langsung lokasi TMMD Sengkuyung II di Jatiyoso

KARANGANYAR-Penandatanganan Naskah Berita Acara Penyerahan Program TMMD Sengkuyung II dari Bupati Karanganyar kepada Dandim 0727 Karanganyar berlangsung di Balai Desa Jatiyoso, Kecamatan Jatiyoso. Selasa (30/06/20).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar, Ketua DPRD Karanganyar, Kapolres Karanganyar, Ketua Pengadilan Agama Karanganyar, Kepala Kejaksaan Negeri Karanganyar, Kepala OPD terkait dan Warga masyarakat Jatiyoso.

Bupati Karanganyar dalam sambutannya mengucapkan terimakasih serta penghargaan atas pelaksanaan TMMD Sengkuyung tahap II yang telah berlangsung dengan baik, hal tersebut tidak lepas dari kerja keras bersama antara masyarakat Jatiyoso dengan seluruh elemen terkait.

“Semoga seluruh yang dikerjakan memberi manfaat bagi masyarakat, baik infrastruktur maupun kegiatan-kegiatan sosialisasi dan menambah pemahaman kita untuk bisa menyatu dengan TNI dan Polri. Makin solid makin kompak mari kita beri yang terbaik bagi bangsa ini” cetusnya.

Ditempat yang sama turut diserahkan bantuan dari Dinas pertanian berupa alat penggilingan padi dan bibit empon-empon, yang merupakan tindak lanjut atas anjuran Bupati Karanganyar agar di setiap rumah ditanami TOGA (Tanaman Obat Keluarga).

Program TMMD Sengkuyung tahap II ini akan berlangsung dari Tanggal 30 Juni 2020 hingga 29 Juli 2020.

Sasaran kegiatan fisik yakni Betonisasi cor jalan (panjang 1200 m x Lebar 2,5 m x Tebal 12 cm), Pembangunan Talud (panjang 100 m x lebar 0,30 m x tinggi 1,25 m) Pembangunan gorong-gorong 4 titik panjang 4 m dan pembanguna RTLH 10 unit.

Sedangkan kegiatan non fisik berupa sosialisasi, penyuluhan maupun bakti sosial yang pelaksanaannya menggandeng instansi terkait seperti DKK, Disdukcapil, BPN, DPUPR, Baperlitbang, Dinkes, Dinas Pertanian, Binmas Polres, BPBD dan masih banyak lagi.

Dengan total Anggaran sebesar Rp 742.000.000,00 yang berasal dari dana total APBD Prov.Jateng Rp 239.000.000,- , APBD Kab. Karanganyar untuk fisik Rp 300.000.000,-, APBD Kab. Karanganyar untuk RTLH 10 unit Rp 100.000.000,-, dan Swadaya masyarakat Desa Jatiyoso Rp 103.000.000,-. Diskominfo (an/in)

 

Read More
WhatsApp Image 2020-06-30 at 08.58.55

Bupati Lantik 117 Tenaga Fungsional Di Lingkungan Kesehatan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono melantik 117 tenaga fungsional bidang kesehatan di Aula Dinas Kesehatan, Selasa (30/06)

 

 

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono melantik 117 tenaga fungsional bidang kesehatan di Aula Dinas Kesehatan (Dinkes) , Selasa, 30 Juni 2020. Terdiri dari 116 bidan dan 1 orang tenaga laboratorium di UPT Laboratorium kesehatan daerah. Bupati meminta para tenaga fungsional untuk lebih profesional, jujur dan ahli di bidangnya.

“Pelantikan jabatan fungsional ini terasa istimewa karena yang melantik bupati. Saya berharap para bidan dan tenaga laboratorium lebih profesional dan melaksanakan tugasnya dengan baik,” papar Juliyatmono.

Dia menambahkan para bidan dan tenaga laboratorium untuk istimewa kinejanya. Laksanakan dengan penuh amanah dan tanggung jawab. Dalam era new normal ini diharapkan para bidan bisa memberikan penjelasan dengan baik kepada masyarakat. Yakni menggunakan masker dan menghindari kerumunan. “Selalu mengingatkan masyarakat untuk menggunakan masker dan cuci tangan agar terhindar dari virus. Selalu berusaha menenangkan masyarakat agar tetap dalam new normal ini lebih sehat dan produktif,” imbuhnya.

Sementara Plt Kapala Dinas Kesehatan, Purwanti berharap pelantikan dan pengambilan sumpah janji membuat para ASN lebih bersih, jujur dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab. Pelantikan jabatan fungsional ini melantik dan mengambil sumpah janji sebanyak 117 orang. “Terdiri 116 pelaksana kebidanaan, 1 perawatan laboratorium kesehatan di UPT Lapboritim kesehatan daerah dan semuanya perempuan,” tambahnya. (hr/adt)

Read More
IMG20200630092826

Bangkitkan Kembali Ekonomi Karanganyar, Juliyatmono Mohon Ijin Segerakan Pembahasan APBD Perubahan

Kominfo

Perkembangan Covid-19 di Jawa Tengah, tengah berlangsung Vcon Presiden RI Joko Widodo dengan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo dan seluruh Bupati/Walikota se Jawa Tengah, Selasa (30/6).

KARANGANYAR– Menggeliatkan kembali pertumbuhan ekonomi di wilayah Kabupaten Karanganyar, Bupati Juliyatmono melalui video conference (Vcon) memohon ijin kepada Gubernur Jawa Tengah melalui Presiden RI Joko Widodo untuk segera membahas APBD Perubahan. Vcon berlangsung di ruang SIC Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karanganyar, Selasa (30/6).

Pada kesempatan itu Bupati menyampaikan telah melayangkan surat kepada Menteri Dalam Negeri untuk minta ijin segera akan membahas APBD Perubahan mengembalikan hasil recofusing kemarin.

Pasalnya  ada beberapa OPD yang harus digerakkan tetapi prioritas covid berupa  jejaring pengaman,  sosial dan recovery tetap menjadi prioritas tetapi tidak sebombastis hasil recofusing yang diatur melalui keputusan bersama. Supaya ASN juga bisa aktif kembali, karena anggaran OPD hampir tidak ada sama sekali, praktis hanya rapat rutin saja.

Kita berdo’a kepada Tuhan  karena Covid ini juga makhluk Tuhan, pendekatannya harus melalui cara-cara spiritualitas berdo’a sambil  berikhtiar. Karena kami ingin mengawali supaya ekonomi kita segera bangkit,”ujar Bupati.

Menurutnya apa yang disampaikan Presiden sudah ditindaklanjuti semuanya di Karanganyar. Diantaranya memperkecil yang terdampak Covid, mengisolasi lingkungan masing-masing. Termasuk bergerak cepat sepanjang ada yang positif segera dibawa ke Rumah Sakit, pemberian sembako, tidak bergerak kemana-mana dan menciptakan suasana senyaman mungkin. Semua berjalan lancar dan Kabupaten Karanganyar terus mengalami penurunan.

“Akhir-akhir ini saja karena Jawa Timur cukup banyak dan kita antara perbatasan Jawa timur, sering pemudik yang lewat Jawa Timur ini  ada sedikit memiliki klaster baru tapi sudah kita tangani dengan baik,”terangnya.

Sementara dalam Vcon tersebut  Presiden Joko Widodo menekankan  bahwa permasalahan covid dan ekonomi ini merupakan tanggung jawab bersama. Presiden menghimbau pada tatanan baru New Normal ini harus berdasar pada  keakuratan data science, masukan para pakar sehingga dalam pembuatan kebijakan/policy benar- benar tepat sasaran.

Menurutnya ada yang namanya Pra Kondisi yang selanjutnya kemudian masuk pada ketepatan waktu membuka dan ketiga prioritas sektor mana dulu yang akan dibuka, tidak langsung dibuka semuanya. Bilamana memungkinkan sektor produksi atau sektor pariwisata dipersilakan dibuka.

“Jangan sampai kita berani membuka  masuk ke New Normal tetapi keadaan datanya masih belum memungkinkan jangan dipaksa,”pesannya.

Selanjutnya Presiden mengatakan anggaran yang berkaitan dengan kesehatan untuk segera dikeluarkan karena menyangkut dengan peredaran uang yang ada dimasyarakat. Kemudian berkaitan dengan belanja Bansos untuk pula disegerakan. Yang terpenting agar sosial bagi warga negara terpenuhi terutama bagi yang terdampak Covid. Serta stimulus ekonomi terutama bagi  usaha mikro/usaha kecil baik di provinsi, kabupaten maupun kota untuk lihat lapangannya.

“Tiga hal ini segera keluarkan dari APBD kita. Sekali lagi agar peredaran uang di masyarakat semakin besar,”jelasnya.

Ditambahkannya posisi sekarang ini strategi  intrevensi yang berbasis lokal adalah paling efektif dalam menangani covid. Sehingga mengkarantina/mengisolasi RT, RW mengisolasi kampung/desa lebih efektif daripada mengkarantina kota/kabupaten. Jadi strategi ini agar digunakan bersama-sama dengan  harapan  terjadi penurunan covid.

“ Terima kasih atas kerja keras di daerah Jawa Tengah dan kita harapkan bulan depan, Juli. Di Jawa Tengah covid benar-benar bisa berkurang dan ekonomi kita bisa merangkak pada pertumbuhan ekonomi yang normal kembali,”pungkasnya saat mengakihiri Vcon dengan Gubernur JawaTengah serta Kepala Daerah Kab/kota se Jateng.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
WhatsApp Image 2020-06-29 at 20.39.06

STA Dikonsep Magnetasi Agropolitan Karanganyar Untuk Datangkan Wisata

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mendengarkan paparan dari Direktur Perusda Owabong Drs Hartono, untuk pengembangan STA

 

 

 

KARANGANYAR – Niat Pemerintah Kabupaten untuk mengoptimalkan Sub Terminal Agribisnis (STA) atau terminal Mbangun Makuthoromo tidak main main. Buktinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar meminta Perusda Owabong Purbalingga untuk mempresentasikan konsep wisata untuk Mbangun Makuthoromo di ruang Anthurium, Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (29/06)

Direktur Perusada Owabong, Purbalingga, Drs Hartono menyampaikan STA sangat potensial dikembangkan untuk pariwisata di Bumi Intanpari. Konsep yang ditawarkan dengan Magnetisasi Agropolitan Karanganyar dengan daya pikat STA. “Sebagai salah satu implementasi program strategi nasional yang menyediakan dan mengangkat potensi Agropolitan, maka STA sangat potensial untuk dikembangkan. Konsep yang kami tawarkan adalah wisata edukasi dan wisata agro,” papar Hartono di depan Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan, Siti Maysaroh.

Menurut Hartono, wisata edukasi berbasis pertanian untuk menumbuhkembangkan kecintaan kepada sektor pertanian dan minat mencintai produk-produk pertanian. Yang kedua adalah wisata agro untuk meningkatkan penyerapan produk pertanian baik pada posisi on farm (tanam) dan off farm (hasil panen). “Sedangkan pasar yang dituju, sekolah-sekolah, perusahaan, komunitas, instasi, keluarga dan umum. Diharapkan dengan konsep ini, wisata akan lebih banyak berkunjung ke Karanganyar,” imbuhnya.

Daya pikat yang dihadirkan, menurutnya adalah pendekatan proses, wisata keluarga dan interaksi pasar. Sedangkan yang mampu menyedot perhatian adalah tanaman langka yang hendaknya ada sehingga orang akan tertarik. Kemudian taman bunga, taman bermain anak, coffe shop, pusat pengolahaan, pengemasan dan penjualan kopi, ruang audio visual, pasar agro organik, pusat oleh-oleh Karanganyar. Diskominfo (hr/adt)

Read More