Category: Berita

webinar

Jika Dizinkan Kemendikbud, Pemkab Siap Masukkan Anak Ke Sekolah

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menjadi pembicara dalam Webinar pendidikan di masa new normal 

 

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar prinsipnya sudah siap melaksanakan proses belajar mengajar di sekolah. Namun demikian, Pemkab masih menunggu izin dari Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan (Kemendikbud) karena kewenangan itu berada di pusat. Pemkab Karanganyar beranggapan bahwa  pendidikan secara offline atau tatap muka tidak bisa digantikan dengan tehnologi. Hal itu mengemuka dalam Webinar yang diselenggarakan ICMI dengan tema Membangun Model Pembelajaran Di Masa New Normal menuju Karanganyar Maju dan Tangguh di ruang SIC Diskominfo Karanganyar, Rabu (08/07)

“Tehnologi memang memudahkan dengan pembelajaran secara online, namun pembelajaran tatap muka atau bertemu lebih maksimal dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia. Guru ada kepuasan batin dalam mengajar dan anaknya sudah rindu untuk sekolah,” papar Bupati Karanganyar yang menjadi pembicara dalam seminar tersebut.

Seminar juga menghadirkan pembicara dari Ketua Dewan Pakar ICMI Orwil, Jawa Tengah Prof Dr Muhammad Nur DEA, praktisi pendidikan, Endang Tri Hastuti, S.Pd, M.Pd dan pengantar Ketua ICMI Kabupaten Karanganyar, Dr Kadi Sukarna, SH, M.Hum.

Bupati Karanganyar menambahkan guru merupakan profesi yang amat mulia. Peran guru di kelas sangat diharapkan oleh anak-anak. Apalagi saat ini anak-anak sudah bosan berada di rumah. Kabupaten Karanganyar jika diizinkan siap menyelenggarakan dan melaksanakan proses belajar mengajar sambil menerapkan protokol kesehatan. Siswa masuk sekolah itu diharapkan belajar menerapkan protokoler kesehatan sambil mengenal virus corona ini lebih baik. Sehingga  anak-anak yang terampil dan mengetahui mekanisme protokol kesehatan dengan baik.

Sementara Prof Dr Muhammad Nur DEA mengatakan pentingnya menuntut ilmu. Dalam masa new normal, pendidikan di keluarga atau di rumah bisa diterapkan dengan pendidikan dengan kasih sayang. Pendidikan keteladanan, pendidikan nasihat dan pembiasaan. Termasuk pendidikan reward dan punishment. “Inilah saatnya diterapkan keluarga dalam hal ayah dan ibu menjadi pendidikan mencontoh. Yakni melaksanakan kebiasan-kebiasan secara baik,” tambahnya. (hr/adt)

Read More
IMG-20200707-WA0019

Pembentukan PPID Desa Untuk Cegah Sengketa

Diskominfo

Kasi Pelayanan Informasi Publik Sopiyatun saat menyampaikan paparan monev keterbukaan informasi publik desa.

KARANGANYAR-Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karanganyar kembali melakukan monev (monitoring dan evaluasi) keterbukaan informasi publik desa. Yang dihadiri perwakilan 11 desa se Kecamatan Colomadu.

Mengingat bahwa desa merupakan badan eksekutif yang berada di level paling bawah, maka desa berkewajiban untuk membentuk PPID desa.

Monev dilaksanakan di Aula Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar dengan menghadirkan dua narasumber yakni Kabid IKP (Informasi dan Komunikasi Publik) Teguh Triyono, SH, M.Si dan Kasi Pelayanan Informasi Publik Sopiyatun, S.Sos., M.I.Kom (7/07/20).

Teguh menjelaskan bahwa untuk sekarang ini informasi menjadi kebutuhan masyarakat, dan negara turut melindungi warganya dalam memperoleh informasi, hal ini dibuktikan dengan adanya UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik yang mana didalamnya mengatur mekanisme agar masyarakat bisa memperoleh informasi dari badan publik.

Badan publik baik pusat, pemerintah propinsi, kabupaten/kota wajib menyediakan akses informasi publik bagi masyarakat.

Diharapkan nantinya masyarakat menjadi paham bahwa setiap warga negara berhak mengetahui informasi publik di pemerintahan.

“Banyak masalah yang terjadi di tingkat desa karena kurangnya pemahaman terkait informasi publik, jangan sampai kita terombang-ambing karena tidak paham regulasi serta aturan dalam melaksanakan tugas” jelasnya.

Sementara itu, Sopi menyampaikan bahwa disaat desa belum paham bagaimana mengelola dan mempublikasikan informasi, ada pihak-pihak tertentu yang lebih paham dan berani meminta informasi ke desa karena mereka lebih paham konsekuensi hukum, jika tidak diberikan bisa diproses melalui sengketa.

Selain itu juga dijelaskan kepada peserta monev terkait cara pengisian Daftar Informasi Publik (DIP) maupun cara mengunggah data ke open data.

“Setiap tahun Komisi Informasi Propinsi mengadakan award, diantaranya kategori PPID Utama, PPID Dinas Vertikal dan PPID Desa. Kabupaten Karanganyar menyabet juara tiga untuk kategori PPID Utama di Tahun 2019, sedangkan untuk PPID Desa tahun ini baru mulai” imbuhnya. Diskominfo (An/Adt)

Read More
WhatsApp Image 2020-07-07 at 08.46.29

Mata Trans Sumbang 100 Face Shield ke Pemkab Karanganyar

Perusahaan Otobus Mata Trans memberikan bantuan face shield kepada Pemkab Karanganyar guna mencegah covid 19

 

KARANGANYAR – Peduli pemutusan rantai penyebaran covid 19, Perusahaan Otobus Mata Trans memberikan sumbangan 100 Face Shield kepada Pemkab Karanganyar. Sumbangan itu diharapkan dapat mencegah virus corona di Bumi Intanpari. Penyerahaan dilaksanakan di ruang melati Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (07/07).

“Kami menyambut baik langkah Pemkab Karanganyar untuk membuka kembali tempat-tempat wisata. Hal ini memberikan angin segar bagi usaha Transportasi untuk kembali bangkit usai pandemi covid 19,” papar Direktur Mata Trans, Sukamdi saat memberikan sambutan.

Dia menambahkan dalam masa pandemi covid 19, sektor transportasi memang sangat terdampak. Sebab sudah tidak ada lagi perjalanan wisata karena semua orang diam di rumah. Namun demikian, seiring dibukanya tempat wisata, pihaknya berharap sektor transportasi dapat kembali tumbuh.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan atas nama pemkab Karanganyar menyampaikan selamat datang dan terima kasih atas bantuan Face Shield untuk masyarakat. Kepedulian dari Mata Trans sangat membantu untuk mencegah covid 19. Pihaknya berharap dengan dibukanya kembali objek wisata di Kabupaten Karanganyar sektor transportasi juga akan kembali bangkit. “Saya berharap semua dari kita saling mengingatkan untuk menggunakan masker. Kemudian mencuci tangan dengan air mengalir karena hal itulah yang dapat mencegah penyebaran virus covid 19,” tambahnya. Diskominfo (Dnk/Ind)

Read More
DSC_7671

Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah Ingin tahu Edupark Alaska Dan Kerajinan Miniatur Kapal Pinishi

 

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sambutan saat menerima kunjungan Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah.

KARANGANYAR – Komisi B DPRD Karanganyar Provinsi Jawa Tengah ingin tahu edupark Alaska di Desa Pendem dan Kerajinan Kapal Pinisi di Desa Pojok, Kecamatan Mojogedang. Hal tersebut diungkapkan Ketua Rombongan Komisi B, Sri Muryani saat diterima Bupati Karanganyar di ruang Podang Kantor Setda, Senin (06/07). Komisi bidang perekonomian ingin ikut mempromosikan dua potensi yang dimiliki Kabupaten Karanganyar.
“Sesuai Tupoksi kami, ingin melihat, mendengar dan mengatahui Edupark Alaska dan kerajinan kapal Pinisi di Desa Pojok, Kecamatan Mojogedang. Ikut serta dalam rombongan kami humas, sehingga bisa ikut mempublikasikan potensi wisata di Karanganyar,” papar Sri Muryani.

Dia menambahkan Sri Maryuni, ingin melihat secara langsung edupark. Sebab wisata baru di Bumi Intanpari itu tahunya dari medsos. Sekaligus wisata baru ini harus dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan Pemkab sudah menerapkan new normal. Pada saat hari raya Idul Fitri, Karanganyar sudah nol kasus positif corona. Namun belakangan naik karena pemudik atau orang yang berasal dari Jawa Timur. “Selamat datang di Kabupaten Karanganyar. Saran dan masukan dari DPRD Provinsi Jawa Tengah selalu diharapkan dalam pembangun wisata di Karanganyar,” ungkapnya. (hr/adt)

Read More
DSC_7596

Rapid Tes Negatif, 84 Santri Asal Karanganyar Diberangkatkan Ke Ponpes Lirboyo

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sambutan saat akan memberangkatkan santri ke Ponpes Lirboyo Kediri

 

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memberikan pelayanan rapid tes gratis kepada 84 santri yang akan belajar ilmu di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur, Senin (06/07). Hasilnya ke 84 santri tersebut dinyatakan negatif oleh petugas medis dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar. Sehingga mereka bisa berangkat belajar ilmu agama di Ponpes tersebut.

“Sebenarnya yang berangkat ke Ponpes ada 86 santri. Namun dua orang sakit sehingga yang berangkat hanya 84 santri,” papar Ketua Himpunan Alumni Santri Lirboyo (Himasal) Hudaya

Menurut Hudaya kebijakan Ponpes Lirboyo memang mewajibkan santri segera masuk ponpes. Namun begitu masuk, santri akan di karantina terlebih dahulu selama 14 hari. Diperkirakan tanggal 21 Agustus selesai dan proses belajar mengajar bisa dimulai. Ponpes Lirboyo dipercaya Pemprov Jatim menjadi pesantren tangguh. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Karanganyar yang telah memberikan kesempatan rapid tes. Alhamdulilah hasilnya non reaktif semua,” imbuh Hudaya.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan atas nama pemerintah bersyukur dan bangga. Anak anak dari Karanganyar sudah memulai belajar di Ponpes Lirboyo Kediri. Semoga Allah selalu meridhoi dan memberikan kecerdasan untuk anak anak santri. “Belajar ilmu agama membuat anak anak jadi sholeh, akhlaknya baik dan memiliki pengetahuan luas. Harta yang paling berharga adalah anak yg sholeh,” ungkap Bupati Karanganyar.

Orang nomor satu di Karanganyar tersebut menyatakan semua telah dilakukan rapid tes. Alhamdulillah hasilnya negatif sehingga semua bisa diberangkatkan menuju Ponpes Lirboyo. Bupati juga melepas 84 santri menuju ponpes. “Saya berharap santri santri menjadi kyai milenial kyai sesuai zamannya. Orang hebat yang mempunyai akhlak baik dan menguasai tehnologi,” imbuhnya. (hr/adt)

Read More
DSC_8756

Klatak Karangpandan Jadi Target Pembangunan Desa Wisata Berikutnya

Diskominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto saat tinjau lokasi rencana pembangunan Desa Wisata Klatak.

KARANGANYAR – Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto kunjungi Desa Klatak Kecamatan Karangpandan guna meninjau rencana pembangunan desa wisata di wilayah tersebut.

Ini keinginan warga untuk mewujudkan kampung atau desa wisata, didukung dengan potensi wilayah Klatak yang memungkinkan, dimana terdapat sungai yang mengalir serta 11 potensi usaha lainnya seperti diungkapkan Rober disela-sela kunjungannya. Senin (6/7/20).

“Jika sungai dikelola dengan baik fungsinya akan kembali lagi, terlebih jika digunakan sebagai lokasi wisata , sungai akan bersih dan bisa untuk budidaya ikan yang dapat meningkatkan ekonomi keluarga” imbuhnya.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata, Titis Sri Djawoto dipilihnya wilayah ini karena kehidupan masyarakatnya yang riil dan produk-produk rumah tangga yang beraneka ragam seperti tempe gembus, tahu pong serta terdapatnya usaha ternak kelinci.

“Potensi tersebut nantinya akan disinergikan dengan rencana pembenahan wilayah ini sebagai pusatnya ekonomi kreatif Karanganyar” jelas Titis.

Untuk anggaran proyek ini rencananya akan diajukan pada DAK (Dana Alokasi Kusus) Tahun 2021, bersamaan dengan ajuan anggaran panggung hiburan.

Dijelaskan bahwa untuk panggung hiburan akan dilaksanakan setiap malam Minggu, keberadaannya diharapkan bisa menjadi media ekspresi dan menampilkan karya seni masyarakat.

Selain itu tersedianya kuliner serta produk oleh-oleh dari produsennya langsung ditambah dengan bangunan-bangunan unik yang orisinil diharapkan mampu menarik pengunjung untuk datang nantinya. Diskominfo (Dn/Ind)

Read More
IMG-20200706-WA0011

35 Orang Ikuti Pembekalan Pemilihan Duta Wisata Kabupaten Karanganyar Tahun 2020

Diskominfo

Wabup Karanganyar Rober Christanto saat memberikan materi bahaya narkoba kepada peserta duta wisata Kabupaten Karanganyar di Mbangun Makhutoromo, Karangpandan.

KARANGANYAR-Sebanyak 35 orang mengikuti pembekalan pemilihan Duta Wisata Kabupaten Karanganyar Tahun 2020 di Mbangun Makhutoromo, Karangpandan Karanganyar pada Senin (6/07/20).

Kepala Dinas Pariwisara, Titis Sri Djawoto dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada panitia penyelenggara maupun para peserta yang telah berpartisipasi pada kegiatan pagi hari ini.

Dirinya menyampaikan bahwa potensi pariwisata di Karanganyar baru tereksplore sekitar 30 hingga 40 persen, untuk itu diperlukan kesungguhan dan kemauan yang besar agar kepariwisataan dapat terus berkembang optimal.

Ditambahkan bahwa meski tahun ini tidak digelar Ajang Duta Wisata Jawa Tengah namun Ajang Duta Wisata Kabupaten Karanganyar tetap dilaksanakan.

“Karena tahun ini propinsi tidak mengadakan ajang Duta Wisata Jawa Tengah maka diambil kebijakan bahwa juara 1 Tahun 2020 akan diadu dengan juara 1 Tahun 2021, dan pemenangnya akan dikirim maju ke propinsi” jelasnya.

Dalam kesempatan ini Bupati Karanganyar Juliyatmono membuka acara sekaligus memotivasi agar para peserta duta wisata mengikuti kegiatan sampai selesai dengan penuh semangat dan semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar.

Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto yang juga merupakan Ketua Tim P4GN turut memberikan pembekalan dengan materi terkait bahaya narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya.

Selain itu disampaikan kepada para peserta agar nantinya bisa mengetahui serta memperkenalkan potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Karanganyar, dengan mempromosikannya maka diharapkan Karanganyar menjadi salah satu destinasi wisata yang patut diperhitungkan. Diskominfo (An/In)

Read More
IMG-20200706-WA0004

Pemkab Karanganyar Gelar MOU BPJS  PT. PLN Sukoharjo, PT. PLN Surakarta dan BPJS Kesehatan Surakarta

Kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menandatangani nota kesepakatan bersama antara PT. PLN dan BPJS Surakarta, Senin (6/7).

KARANGANYAR- Pengelolaan pajak penerangan jalan umum dan penyerahan data informasi terkait aksi tanggap pandemi Covid-19. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menggelar kerja sama dengan PT. PLN (Persero) UP3 Sukoharjo dan PT. PLN (Persero) UP3 Surakarta serta BPJS kesehatan cabang Surakarta.

Penandatangan kesepakatan bersama dan perjanjian kerjasama tersebut dilakukan di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (6/7) siang. Pada kesempatan tersebut berlangsung dua kerjasama yakni Pemkab dengan PT. PLN (Persero) UP3 Sukoharjo dan PT. PLN (Persero) UP3 Surakarta terkait tentang pengelolaan pajak penerangan jalan umum, pemungutan dan penyetoran dan pembayaran rekening listrik Pemkab Karanganyar.

Dilanjutkan kerja sama BPJS dengan Dinas Kesehatan tentang penyerahan data informasi terkait aksi tanggap Covid-19.

Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi dan mendukung penuh kerjasama dengan tiga perusahaan tersebut. Diharapkan kerja sama ini dapat memberikan manfaat dan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Selama pandemi nyaris belum ada mati listrik. Alhamdulillah  relatif  baik, lancar, tidak ada lonjakan pembayaran seperti daerah-daerah lain,”tuturnya.

Disamping itu pula, ia mengatakan BPJS kesehatan untuk survive dan bisa memberikan yang terbaik kepada pasien-pasiennya terutama dalam permasalahan klaim. Pihaknya pun berharap pada bulan Juni Juli perusahaan besar dapat segera beroperasi kembali sehingga geliat ekonomi bisa tumbuh kembali dan nilai tambah yang selama ini bertahan supaya tidak menganggu.

“Bantulah orang yang susah, bantulah dengan ikhlas. Karena membantu demikian itu,menjadikan kita sebagai manusia ciptaan Tuhan yang memiliki rasa kepedulian yang tinggi terhadap sesama,”pungkasnya.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
IMG-20200706-WA0004

Rayakan HUT Pertama Ojek Online Maxim Karanganyar, Bupati Beri Spirit Agar Optimis Mencari Rezeki

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan sambutan pidatonya dalam acara HUT ojek online Maxim yang pertama di Resto Kartika Mandiri Tasikmadu, Minggu(5/07/20)

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono hadiri syukuran hari ulang tahun yang pertama ojek online Maxim di rumah makan resto Kartika mandiri Tasikmadu pada, Minggu (5/07/20).

Maxim Karanganyar Owner atau biasa disebut (MAKARYO) merupakan salah satu usaha di bidang layanan ojek online yang dikenal dengan nama MAXIM. Walaupun belom lama hadir di Kabupaten Karanganyar, namun hingga saat ini total ada 100 driver yang tergabung dalam tim MAKARYO atau Maxim Karanganyar, jelas Yudha selaku owner di Karanganyar.

Menurut Yudha selaku Owner, ini sungguh luar biasa lantaran kami belum lama hadir di Karanganyar. Namun kami tetap ingin bersaing dengan kompetitor ojek online lainnya secara baik.

Hadir didampingi Camat Tasikmadu Junaedi, orang nomor satu di bumi Intanpari ini menyebut Maxim ini ibarat bayi ajaib, setahun tapi sudah mulai keliatan geliat usahanya.

Bupati juga sampaikan bahwa Pemerintah membuka lebar pintu usaha apapun, agar perekonomian di Karanganyar bisa segera membaik di segala sektor.

” Silahkan mendirikan usaha apapun. Karena kita akan terus bangun perekonomian di Karanganyar agar bangkit dari keterpurukan pasca pandemi ini, jelas Bupati Juliyatmono.

Dunia ojek online saat ini memang jelas banyak saingannya, tapi optimis yang tinggi disertai niat dan keyakinan kepada Tuhan YME pasti rezeki akan datang dengan sendirinya.

Bahkan Bupati Juliyatmono secara pribadi menawarkan kerjasama dengan pihak owner Maxim. Bertujuan agar para driver ojek online Maxim bisa lancar rejekinya melalui kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Bupati memberi contoh misalnya kerjasama dengan rumah sakit, mengantarkan obat pasien sampe kerumah, jaraknya berapa nanti dihitung dari situ biayanya, jelas Bupati yang akrab di sapa Yuli itu.

Ketika optimis, pikiran senang, maka rezeki akan hadir dengan sendirinya. Tapi jika pagi berangkat sudah pesimis maka rezeki susah datang mendekat. DISKOMINFO (Ard/Tgr)

Read More
_DSC5785

Jadilah Orang Bertaqwa Dengan Berbuat Baik Versi Allah SWT

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono hadir sekaligus memberikan tausiyah dalam Kajian Ahad pagi yang digelar di Islamic Center Karanganyar, Minggu(5/07/20).

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono hadir dan juga sekaligus memberikan tausiyah dalam kajian Ahad pagi di gedung Islamic Center Karanganyar pada hari Minggu(5/07/20). Ini kali kedua gedung baru islamic center yang sepekan lalu diresmikan oleh Bupati Karanganyar menggelar kajian Ahad pagi, pasca diresmikan memang banyak kegiatan kajian yang diselenggarakan di gedung tersebut.

Hadir dan memberikan tausiyah, Bupati Juliyatmono membawakan tema tausiyah ” Berbuat Baik Versi Allah SWT “. Orang nomor satu di bumi Intanpari ini menjelaskan bahwa dalam kitab suci Al-Qur’an banyak ayat yang di akhiri dengan makna agar kita bertaqwa.

Dari makna tersebut, Bupati yang akrab disapa Yuli ini menjelaskan bahwa banyak sekali perintah Allah SWT kepada manusia untuk terus berbuat baik dengan cara yang sudah Allah jelaskan didalam Al Qur’an agar manusia tersebut menjadi orang yang bertaqwa.

Allah SWT memberi kelebihan kepada manusia untuk menghafal Al Qur’an, ini bermakna agar kitab suci Al-Qur’an tetap terjaga sampai kapanpun. Sebagai wujud antisipasi ketika nanti Al Qur’an dimuka bumi ini di bumi hanguskan oleh orang-orang kafir, maka akan ditulis kembali oleh para hafidz yang hafal Al Qur’an.

Tidak ada kekhawatiran untuk urusan agama, karena semua sudah dijaga Allah SWT melalui perantaranya yang kadang manusia tidak mengetahui.

Dalam surat Al Faathir ayat ke 37 dijelasakan bahwa banyak manusia di neraka yang berteriak meminta kepada Allah SWT untuk dikeluarkan agar dia bisa mengerjakan amalan Sholeh. Namun Allah menjawab apakah aku(Allah) tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang sangat panjang maka rasakanlah siksaku(Allah) yang sangat pedih.

Disinilah makna berbuat baik versi Allah SWT menurut penjelasan Bupati Karanganyar H. Juliyatmono. DISKOMINFO (Ard/Tgr)

Read More