Category: Berita

DSC_8771

Mantap, sekarang Jumantono punya Dolphin Tugu Waterpark

Diskominfo

Juliyatmono saat memberikan sambutan pada peresmian Dolphin Tugu Waterpark di Desa Tugu Jumantono.

KARANGANYAR-Bupati Karanganyar Juliyatmono meresmikan Wahana Wisata Air Dolphin Tugu Waterpark yang terletak di Dukuh Bulakrejo Desa Tugu Kecamatan Jumantono, Jumat (24/07/20).

Ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pertunjukan kembang api aneka warna peresmian berlangsung lancar dan meriah.

Tampak hadir Kapolres Karanganyar, perwakilan camat, kepala OPD, kepala sekolah dan kepala desa se Kecamatan Jumantono maupun warga sekitar.

Harga tiket masuk relatif terjangkau di kantong, untuk Hari Senin hingga Jumat dibandrol dengan harga Rp. 10.000,- sedangkan untuk Sabtu, Minggu dan libur nasional sebesar Rp. 15.000,-.

Pengunjung dimanjakan dengan tampilan bangunan baru dan bersih, terdapat dua kolam anak dan satu kolam dewasa. Keberadaan fasilitas musik, perosotan waterboom, playground waterboom, ember tumpah maupun air mancur pun menjadi daya tarik tersendiri.

Sumardi pemilik sekaligus manager Dolphin Tugu Waterpark menyampaikan sebagai putra daerah dirinya merasa terpanggil untuk berinvestasi di Karanganyar dan pilihan jatuh pada Desa Tugu karena terletak pada zona yang sangat strategis.

“Kita bicara lokasi lokasi dan lokasi, Jumantono ini saya lihat khususnya Tugu ini luar biasa” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Juliyatmono mengucapkan terimakasih atas pembangunan Dolphin Tugu Waterpark kepada pria kelahiran Jatipuro tersebut.

Dirinya berharap agar berdiri Dolphin Tugu Waterpark yang lain di wilayah Karanganyar. “Kalau perlu Dolphin Tugu Waterpark ada diseluruh desa di seluruh Kabupaten Karanganyar, karena itu lebih top” terangnya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa investasi semacam ini akan menggerakkan perekonomian di wilayah Tugu dan sekitarnya. Investasi sangat diperlukan, untuk itu investor akan selalu di support agar terus berinvestasi di Karanganyar.

Terkait kebiasaan hidup baru, Bupati menghimbau agar protokol kesehatan dilakukan terus menerus yakni menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir maupun jaga jarak.

Sri Sulastri (52 th) warga Tugu Jumantono merasa senang dan bersyukur dengan adanya wahana air ini, selain mampu menyerap tenaga kerja juga dapat meningkatkan perekonomian.

“Warga merasa senang, dapat mensejahterakan masyarakat sekitar dan dapat menggerakkan roda ekonomi” pungkasnya. Diskominfo ( An & In )

 

Read More
IMG-20200724-WA0022

Masa Pandemi Covid-19, HUT PWRI ke 58 Kabupaten Karanganyar dilaksanakan Secara Sederhana

Kominfo

PWRI menerima bantuan dari Taspen yang diserahkan oleh Sekda kepada salah satu Pengurus PWRI, Jum’at (24/7).

KARANGANYAR- Hari ulang tahun Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) ke 58 Kabupaten Karanganyar dilaksanakan secara sederhana di Pendopo Rumah Dinas Kabupaten Karanganyar, Jum’at (24/7).

Dengan mengusung tema Bersama Bangsa Indonesia Tetap Memantapkan Pancasila Sebagai Falsafah Hidup Bangsa, dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar selaku mewakili Bupati.

Sekda Karanganyar, Sutarno dalam sambutannya mengatakan peran serta pemerintahan dalam pembangunan mungkin belum ada apa-apanya, PWRI yang telah kokoh dan berpengalaman sehingga bisa berkontribusi untuk kemajuan pembangunan Kabupaten Karanganyar.
Dikatakannya pula usia lanjut bukanlah menjadi halangan untuk berbakti kepada bangsa dan negara terutama dalam membangun daerahnya. Sehingga pemikiran yang positif dan semangat berpegang teguh NKRI penting utk selalu ditanam dalam diri.
“Dengan hari jadinya ke 58 ini semoga PWRI semakin jaya, keberadaannya menjadi manfaat untuk Kabupaten Karanganyar,”tuturnya.

Sementara itu, Ketua PWRI Kabupaten Karanganyar, Djatmiko melaporkan bahwa HUT PWRI ke 58 pada tahun ini dilaksanakan dengan sederhana dan pembatasan pada jumlah seluruh anggota.
Yang biasanya dihadirkan setiap kecamatan lima orang, untuk kali ini 3 orang, biasanya mengundang organisasi kali ini tidak, biasanya mengundang dinas kali ini tidak, dan juga memenuhi protokol kesehatan maksimal seratus orang dalam suatu acara, berjaga jarak, dan memakai masker.

“Karena anggota kita memang rata rata lansia sehingga rentan dan ketat untuk protokol kesehatan. Maka dari itu untuk anggota dibatasi,”terangnya.

Demikian Diskominfo (dn/ind/dea)

Read More
_DSC7147

LAUNCHING PROGRAM PONPES SIAGA CANDI, INOVASI PEMBELAJARAN SANTRI DI ERA NEW NORMAL

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat meninjau ruang belajar Pesantren Darul Amal didampingi pimpinan Pesantren

KARANGANYAR– Bupati Karanganyar H. Juliyatmono bersama Kapolres Karanganyar AKBP. Leganek Mawardi dan Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo meninjau dan meresmikan Program Pesantren Siaga Candi di Pondok Pesantren Darul Amal yang berada di desa Beruk Kecamatan Jatiyoso pagi tadi ,Jumat (24/7).

Peresmian Program Pesantren Siaga Candi di Pondok Pesantren ini  sebagai sebuah Langkah untuk pembelajaran bagi para santri di era new normal dengan menerapkan protokol kesehatan yang ada, kedatangan bupati disambut dengan hadroh para santri, bupati pun meninjau lokasi pesantren yang terdiri dari 3 lantai.

“Menolak dan menghindari penyakit lebih diutamakan dari pada berbuat kebaikan, sehingga di ponpes ini akan terus menerapkan kegiatan sesuai dengan protokol Kesehatan yang ada” ungkap pak Rafidi selaku ketua Yayasan Darul amal.

Dengan adanya pondok pesantren ini juga pastinya akan meningkatkan taraf Pendidikan agama di daerah tersebut, serta untuk mewujudkan ketahanan masyarakat diberbagai bidang khususnya pada masa pandemi Covid-19 ini.

“Semoga dengan diresmikanya ponpes ini, santri bisa menerapkan adaptasi kebiasaan baru, yakni new normal ini” tutur bupati karanganyar pada silahturahmi Forkompimda bersama Da’i Kambtibmas Kabupaten karanganyar dalam rangka penerapan adaptasi kebiasaan baru, pagi tadi. DISKOMINFO(Ard/Ang/Tgr)

Read More
Parekraf (3)

Parekraf Diminta Bangkit Kembali Dengan Menerapkan Protokol Kesehatan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyemangati para pelau pariwisata dan ekonomi kreatif untuk bangkit kembali di Sekipan, Tawangmangu

Bupati menyerahkan paket sembako kepada Parekraf

KARANGANYAR – Para pekerja dibidang pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) di Karanganyar sedikit bernafas lega. Sebanyak 1800 paket sembako diberikan kepada parekraf oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Penyerahaan itu diserahkan di bukit Sekipan, Tawangmangu, Karanganyar, (23/07).

“Bantuan ini diharapkan dapat menyemangati kembali para Parekraf di Karanganyar untuk bangkit kembali. Mari pelan tapi pasti sektor pariwisata dibuka kembali. Namun saya tetap meminta untuk memperhatikan protokol kesehatan,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan.

Dia menambahkan Pemkab Karanganyar mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan memperhatikan parekraf. Pemerintah meminta para parekraf untuk yakin dan tidak usah kawatir terkait virus corona. Yakin yang dimaksud virus ini menguji kesabaran semua pihak. Seperti halnya bidang pertanian, jika terkena hama maka panen berikutnya akan melimpah. “Sabar dan jangan panik sambil berdoa agar corona segera pergi dari Karanganyar. Semoga dunia pariwisata kembali bangkit,” tandasnya.

Bupati meminta para perekaf untuk greteh kepada para wisatawan yang datang. Greteh yang dimaksud adalah mengingatkan untuk terus menggunakan masker, jaga jarak dan tidak berkerumun.

Sementara Kapolres Karanganyar, AKBP Dr Leganek Mawardi  mengatakan bantuan sebanyak 1800 paket sembako. Khusus untuk parekraf di Tawangmangu 480 paket. Yang lain diberikan para parekraf di Ngargoyoso, dan daerah-daerah wisatawan yang lain. Dengan adaptasi baru ini, sektor pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dapat menerapkan protokol kesehatan secara disiplin. (hr/adt)

Read More
anisa1

ANISA TAK PERLU PINJAM LAPTOP TETANGGA LAGI, DIKASIH BUPATI

 

Bupati Karanganyar, Drs Juliyatmono MM didampingi Ketua Tim Penggerak PKK, Siti Khomsiyah Amd saat zoom cloud di hari Anak Nasional

 

Anissa AL Husna saat zoom cloud dengan bupati Karanganyar di Hari Anak Nasional secara virtual

KARANGANYAR – Anisa Al Husna, siswa SMK 1 Karanganyar haru bercampur bahagia di hari anak nasional (23/07) kali ini. Warga Dusun Beran, Desa Kalijirak, Kecamatan Tasikmadu dikado laptop dari Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat zoom cloud dengan ratusan anak di bumi intanpari.  Sebab selama masa daring Anisa harus pinjam tetangga Laptop untuk mengerjakan tugas dari sekolah.

“Modal belajar saat ini sangat tergantung komputer pak bupati. Saya gak punya laptop. Klau pinjam tetangga lama-lama juga gak enak. Jika harus ke sekolah setiap hari tidak mungkin hanya untuk mengerjakan tugas,” tutur Anisa Al Husna saat zoom cloud dengan bupati Karanganyar pada peringatan hari Anak Nasional.

Keluh kesah Anisa tersebut, langsung dijawab Bupati Karanganyar Juliyatmono dengan memberi satu buah laptop.  Menurut orang nomor satu di Karanganyar tersebut, hadiah laptop itu spontan karena melihat Anisa sangat jujur. Anisa mengungkapkan keluh kesahnya secara nyata sehingga spontan, Bupati memberikan hadiah laptop untuk Anisa. “Saya melihat dia sangat jujur dan mengungkapkan apa adanya di zoom. Coba klau tidak zoom belum tentu dia berani mengungkapkan keluh kesahnya,” papar Juliyatmono.

Dia menambahkan tehnologi apapun memang tidak dapat menggantikan peran guru di kelas. Menurut Bupati, sistem daring tidak efektif dan sekedar mengisi jangan sampai terkesan libur. Namun demikian, daring juga bisa mengurangi anak-anak tidak lupa dengan bersekolah.  “Kita akan rumuskan, nanti suatu ketika guru diajak zoom. Sehingga anak-anak juga bisa termotivasi lagu untuk tetap semangat bersekolah,” tandasnya. (hr)

Read More
IMG-20200723-WA0033

DMI dan MUI Gelar Latihan Penyembelihan Hewan Qurban Sesuai Syariat

KARANGANYAR – Mengemban Jabatan Baru Sebagai Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Karanganyar, Drs. Sunarno. Msi hadiri Halaqoh Penyembelihan Hewan Qurban yang diselenggarakan oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karanganyar di komplek Islamic Center Desa Lalung Karanganyar, Kamis(23/07/20).

Hadir pula Kepala Dinas Peternakan dan Pertanian Siti Maesaroch. Dan Perwakilan DMI PROV. Jawa Tengah juga Kepala Kemenag Kabupaten Karanganyar.

Halaqoh penyembelihan hewan qurban diselenggarakan oleh MUI dan DMI Dewan masjid Indonesia bermaterikan teori penyembelihan hewan qurban yang benar sesuai syariat Islam.

” Kalau tahun-tahun sebelumnya kan diakhir acara ada prakteknya menyembelih hewantahun ini karena pandemi kita hanya teori saja “, jelas Ketua MUI Karanganyar.

Drs. Sunarno, Msi yang kali ini hadir mewakili Bupati Karanganyar sampaikan bahwa dikarenakan lonjakan pasien covid di Karanganyar sedang melonjak, maka melalui Surat Edaran (SE Bupati) menghimbau sholat idul adha tahun ini Pemerintah Kabupaten Karanganyar tidak menggelar sholat di Alun-alun seperti yang sudah direncanakan, namun diserahkan ke masing-masing daerah untuk penyelenggaraannya.

Surat Edaran Bupati ini juga menjelaskan mengenai protap saat pemotongan hewan qurban dan saat pendistribusiannya yang harus sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku agar tidak muncul klaster baru nantinya, jelas Sunarno.

Harapannya, dengan pelatihan penyembelihan yang sesuai syariat Islam ini nantinya setiap pengurus masjid di Kabupaten Karanganyar paham benar penerapannya. DISKOMINFO (Ard/Tgr)

Read More
IMG20200723092059

Masa Pandemi Covid-19, Peringatan Hari Anak Nasional di Kabupaten Karanganyar Secara Zoom Cloud

Kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Ketua Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Karanganyar sekaligus Bunda PAUD, Siti Khomsya saat zoom cloud peringatan Hari Anak Nasional, Kamis (23/7).

KARANGANYARAku anak sehat tubuhku kuat karena ibuku rajin dan cermat sewaktu aku bayi slalu diberi ASI makanan bergizi dan imunisasi, itulah sepenggal lagu anak yang dinyanyikan oleh Bupati Karanganyar bersama anak-anak Kabupaten Karanganyar saat melakukan zoom cloud dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional tahun 2020, Kamis (23/7) pagi.

Zoom cloud peringatan Hari Anak  Nasional berlangsung di ruang SIC Dinas Kominfo Kabupaten Karanganyar. Peserta zoom cloud diikuti sejumlah anak meliputi berbagai kelompok PAUD-TK, Anak sekolah tingkat SMP/SMA, anak-anak berkebutuhan khusus, forum anak, dan IGTKI.

Dalam sambutan sekaligus arahannya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan anak adalah emas yang sangat berharga, harta paling berharga. Kita akan melihat 2045 yang akan datang, merekalah yang akan menjadi pemimpin pemimpin di Negara Indonesia ini.

Pihaknya pun menyampaikan pesan kepada sejumlah orang tua bahwa setiap anak memiliki potensi. Berikan ruang supaya anak-anak bisa berkreatifitas, berinovasi sesuai dengan bakat dan minatnya masing-masing. Kewajiban orang tua adalah mengarahkan, mendorong dan memfasilitasi agar anak merasakan kebahagiaan dan jangan membebani mereka.

“Anak adalah aset, jangan sakiti, lindungilah. Anak-anak yang baik akan menjadi penghapus dosa dan kesalahan orang tuanya,”pesan Bupati.

Ia juga menambahkan di masa pandemi, anak-anak sementara belajar di rumah hingga waktu yang belum bisa ditentukan. Anak-anak jangan diberikan beban pembelajaran yang berlebih.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
WhatsApp Image 2020-07-22 at 15.41.09

Tren Kenaikan Covid 19 di Karanganyar, Bupati Sikapi Dengan Menggelar Rapat Terbatas

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menggelar rapat terbatas menyikapi trend peningkatan covid 19 yang meningkat

 

 

KARANGANYAR – Trend peningkatan covid 19 di Kabupaten Karanganyar, membuat pemangku kebijakan menggelar rapat terbatas bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), di ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (22/20). Peningkatan reaktif covid 19 didominasi tenaga kesehatan. Sekaligus dalam rapat tersebut meminta semua pihak untuk disiplin protokol kesehatan. Bupati meminta semua pihak untuk mengingatkan menggunakan masker, cuci tangan, jaga jarak dan menghindari kerumunan. Di sisi lain, yang sembuh covid sampai hari ini sudah ada 20 orang.

“Kami melakukan koordinasi dan menyikap pertambahaan jumlah reaktif covid 19 yang naik signifikan. Kami tentu prihatin dan berupaya lebih masif lagi untuk mensosialiaskan agar pencegahaan lebih efektif,” ujar Bupati Karanganyar, Juliyatmono usai memimpun rapat terbatas tersebut.

Pemkab Karanganyar juga akan terus melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah titik yang rawan secara periodik. Sambil terus mengingatkan masyarakat yang bergerombol untuk segera membubarkan diri. Sebab di beberapa tempat masih ada yang new normal dikira sudah normal beneran sehingga tidak memakai masker. “Mari kita semua harus greteh atau mengingatkan terus menerus. Jangan Panik dan juga jangan sembrono dan tetap mematuhi protokol kesehatan,” imbuhnya.

Selain itu, rapat juga membahas tim gugus tugas covid 19 tingkat pemerintah pusat sudah selesai. Untuk Karanganyar, Lanjut Bupati tim gugus tugas masih tetap bekerja sambil menyiapkan regulasi atau aturan baru. Titik berat pencegahan covid dengan memperhatikan pemulihan ekonomi. Perlu langkah yang pas dari mencegah dan memulihkan ekonomi.

Sementara Kepala Kesehatan Plt Purwanti mengatakan peningkatan kasus terjadi dua minggu terakhir. Peningkatan jumlah kasus reaktif didominasi petugas kesehatan yang bekerja di rumah sakit Solo dan Sukoharjo. (hr/angga)

Read More
IMG-20200721-WA0012

Sertijab Ketua TP. PKK Kecamatan, Bupati Himbau PKK Aktif Ajak Masyarakat Lebih Produktif

Kominfo

Arahan Bupati Juliyatmono pada sertijab Ketua TP. PKK Kecamatan, Selasa (21/7).

KARANGANYAR- Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) ditengah pandemi Covid-19, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan  Keluarga (TP. PKK) Kabupaten Karanganyar untuk lebih aktif menggerakkan masyarakat berfikir positif supaya lebih produktif, Selasa (21/7).

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan arahannya pada kegiatan pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) Ketua TP. PKK Kecamatan Karanganyar dan Kecamatan Jumapolo di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati.

Menurutnya faktor paling mendesak adalah bagaimana menguatkan institusi keluarga karena keluarga adalah miniatur sebuah Negara. Oleh karenanya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar bersinergi dengan Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten Karanganyar untuk merealisasi institusi keluarga menjadi produktif dan memiliki nilai tambah.

“Sebuah contoh desa yang mau kita garap yang sekiranya komplit, hebat, keluarganya tertata, tidak ada kekerasan dalam rumah tangga, tidak ada kekerasan pada anak. Nanti akan kita design desa yang nyaman, ada home industri dimana setiap rumah bisa menghasilkan  tambahan ekonomi seperti di Jantirejo ada desa yang membuat sangkar  burung dari bambu,”terangnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati menghimbau TP. PKK untuk segera menggerakkan masyarakat berfikir positif dan produktif ditengah pandemi. Seperti pepatah Jawa orang kalau sudah kepepet pasti akan menemukan sesuatu.

“Ibu-ibu PKK jangan sampai menakut-nakuti masyarakat. Tetapi dekati masyarakat dengan suasana yang bahagia karena bahagia akan memberikan ketenangan,”ajaknya.

Sementara itu, Ketua TP. PKK Kabupaten Karanganyar, Siti Khomsa Juliyatmono dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan solidaritas tinggi untuk kemajuan PKK terlebih menjelang evaluasi se Kabupaten Karanganyar.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
WhatsApp Image 2020-07-21 at 10.09.00

PD BPR Bank Daerah Bertransformasi Menjadi PT BPR Bank Daerah

Dirut PT Bank Daerah Karanganyar, Haryono memberikan keterangan pers mengenai pergantian PD BPR Bank Daerah menjadi PT BPR Bank Daerah

 

KARANGANYAR – PD BPR Bank Daerah Karanganyar bertransformasi menjadi PT BPR Bank Daerah. Perubahaan bentuk badan hukum ini diresmikan oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono dengan membuka tirai bertuliskan PT BPR Bank Daerah pada hari Senin, (20/07). Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat se Kabupaten Karanganyar.

“Dengan beralihnya PD menjadi PT diharapkan masyarakat ikut berperan serta dalam investasi modal kepada Bank Daerah ini. Termasuk BUMDES di desa diharapkan ikut modal sehingga bank ini menjadi besar,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Pengembangan Bank Daerah , menurut Bupati harus kreatif dan inovasi. Kreatif yang dimaksud adalah memunculkan ide-ide atau gagasan baru. Sedangkan Inovasi harus ada trobosan tertentu agar Bank Milik Pemda Karanganyar jaya. Kemudian kerjasama dengan enterpreneur atau orang yang memiliki jiwa untuk pengembangan bisnis. “Modal utama itu cinta, klau semua karyawan itu mencintai bank ini, maka Bank Daerah ini akan besar dan jaya. Sebab cinta melahirkan semangat untuk mengembangkan bisnis ini,” tambahnya.

Sementara Direktur Utama PT BPR Bank Daerah Karanganyar, Haryono menyambut baik ide bupati untuk menarik modal sebesarnya-besarnya. Termasuk BUMDES diharapkan ikut menanamkan modalnya sehingga bank ini menjadi besar. Sebab Bank ini hanya berkantor di Karanganyar serta memiliki nasabah hanya Karanganyar dan sekitarnya. “Jika BUMDES ini masuk, maka Bank ini juga akan mengembangkan areal wilayah sampai ke kecamatan-kecamatan,” papar Haryono. (Hr/Adt)

Read More