Category: Berita

upacara virtual 2

Bupati dan Wakil Bupati Gunakan Pakaian Adat Jawa Ikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi Secara Virtual

Pemkab Karanganyar mengikuti upacara detik-detik Prokolamasi secara virtual di Gedung DPRD Karanganyar

 

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono,  Wakil Bupati, Rober Christanto dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Karanganyar mengikuti detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke 75 secara virtual di ruang paripurna DPRD Karanganyar.  Dalam kesempatan itu, orang nomor satu dan nomor dua di Karanganyar menggunakan pakaian adat jawa. Sebelum mengikuti detik-detik proklamasi, Bupati memberikan bantuan masker kepada beberaapa kecamatan di Kabupaten Karanganyar. masker itu selanjutnya dibagikan kepada masyarakat di kecamatan masing-masing.

Upacara virtual di gedung DPRD Karanganyar tersebut juga dihadiri anggota DPRD Karanganyar, dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Upacara dilaksanakan dengan khidmat dan penuh semangat. Upacara kemerdekaan di Gedung DPRD itu juga menerapkan protokol kesehatan. yakni dengan menggunakan masker dan jaga jarak. Forkompinda dan tamu undangan dibuat berhadap-hadapan. Suasana upacara di dalam ruangan tersebut berjalan khidmat dan penuh semangat. (hr/adt)

Read More
upacara alun-alun (1)

Ganjar : Aja Sambat, Ojo Mandek Senajan Dengkul Wis Dredek

Bupati Karanganyar, Juliyatmono membacakan amanat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam upacara HUT RI ke 75 di Alun-alun Karanganyar

KARANGANYAR – Di tengah wabah Pandemi Covid 19 yang melanda dunia, Pemkab Karanganyar tetap melaksanakan upacara peringatan HUT RI ke 75 di alun-alun Karanganyar. Penyelenggaraan ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yakni dilaksanakan pukul 07.30, peserta terbatas dan pelaksanaan upacara yang singkat. Namun demikian, tidak mengurangi rasa khidmat HUT RI ke 75 di Kabupaten Karanganyar.

“Beberapa waktu lalu saya berkunjung di Desa Gir Pasang, Kemalang, Klaten dan bertemu dengan Mbah Patmo Darsono. Pada saat itu, Mbah Patmo berpesan, urip senajan abot kudu tetap dilakoni. Ojo Sambat, ojo mandek senajan dengkrul dredek,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat membacakan sambuatan dari Gebernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat upacara HUT RI ke 75 di Alun-Alun Karanganyar.

Menurut Ganjar, desa tersebut terletak di lereng Gunung Merapi. Untuk mencapai daerah terpencil di Klaten tersebut perlu naik turun bukit dengan melewati 1000 tangga lebih. Meskipun ngos-ngosan namun orang nomor satu di Jawa Tengah itu senang setelah bertemu dengan Patmo Darsono. Dindingnya masih bambu dan dapurnya suasanya seperti rumah orang tua Ganjar di Tawangmangu. Ada tungku tanah liat, tumpukkan kayu, perkakas masak yang menghitam, dan jagung yang digantung. Saat berbicara dengan Mbah Patmo, kemudian nenek 75 tahun memberikan nasehat kepada Gubernur.  Meskipun hidup ini berat akan tetap harus dijalani dan jangan pernah mengeluh. “Nasehat yang selalu juga disampaikan kepada masyarakat Gir Pasang agar tidak mengeluh tinggal di lereng gunung. Pesan Mbah Patmo tersebut tentu menjadi spirit kita semua untuk mencintai negeri ini,” imbuhnya.

Dahulu, perjuangan melawan penjajah dengan menggunakan alat seadanya. Meski dihantam peluru, namun rakyat tetap bisa menang karena spirit untuk membebaskan dari belenggu penjajah sangat kuat. Spirit untuk tidak mengeluh tentu menjadi penyemangat di tengah pandemi seperti saat ini.

Upacara itu juga dihadiri jajaran Forkominda Kabupaten karanganyar dan kepala OPD. Sebagai komandan upacara adalah Kapten Inf Suparman. Sedangkan yang membaca UUD 1945, Siswanto dan doa oleh Muhammad Rusdiyanto dari Kemenag. (hr/adt/tgr/ard)

Read More
WhatsApp Image 2020-08-16 at 16.40.05

Bupati Kukuhkan PASKIBRAKA tahun 2020

Bupati Karanganyar, Juliyatmono kukuhkan anggota paskibraka Kabupaten Karanganyar tahun 2020

 

 

KARANGANYAR-  Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengkukuhkan 77 orang paskribaka Kabupaten Karanganyar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar , Minggu (16/08). Didalam acara tersebut hadir pula Forkompinda Kabupaten Karanganyar yang mana juga beserta Kepala OPD terkait.

Peserta Paskibraka tersebut  merupakan siswa pilihan dari SMA/SMK /MA se kabupaten Karangayar yang dimana anggota berjumlah 77 orang tersebut telah menerima materi seperti pengetahuan tata upacara bendera , bari berbaris juga pembentukan fisik dan jasmani. (hr/adt)

Read More
IMG-20200817-WA0009

Menempa Semangat Kebangsaan Ditengah Pandemi

 

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono hadiri Tirakatan virtual menyambut HUT RI ke 75 dengan tema “Indonesia maju” melalui zoom dan disiarkan live melalui YouTube Solopos TV, IG, dan FB Solopos di Ruang transit Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Minggu(16/08/20)

Dalam kegiatan ini, Bupati Karanganyar didampingi oleh Sekretaris Daerah Kab. Karanganyar, Drs. Sutarno, M.Si, Kepala Dinas Komunikasi dan Informmatika, Drs. Sujarno, M.Si , plt.Kepala Dinas Kesehatan, Purwati, S.K.M, M.Kes, Kepala Pelaksana BPBD, Sundoro Budhi Karyanto, S.Sos, dan Dirut RSUD Karanganyar, dr. Cucuk Heru Kusumo, M.Kes.

Ditengah suasana covid seperti saat ini, perayaan HUT kemerdekaan Republik Indonesia sedikit terasa berbeda lantaran harus menerapkan protokoler kesehatan. Situasinya sedikit banyak hampir sama dengan situasi peperangan saat zaman dahulu. Semuanya serba mencekam.

Rakyat pasti dalam hatinya meronta ingin meluapkan kegembiraan di HUT kali ini, namun itu semua ditahan lantaran HUT kali ini ditengah pandemi.

Bupati yang akrab di sapa Yuli ini terus menghimbau kepada masyarakat untuk berjuang bersama agar segera berlalu wabah covid ini.

” Perjuangan kita belum ada apa-apanya jika dibandingkan dengan perjuangan para pahlawan nasional dahulu kala yangg memperjuangkan negara ini ” Tegasnya.

Masyarakat pinginya kondisi ini segera berlalu, mereka merasa sehat semua bahkan seperti tidak ada pandemi dan sering acuh dengan protokoler kesehatan.DISKOMINFO(Ard/Tgr)

Read More
banrtuan (1)

Pemkab Salurkan Bantuan Korban Bencana Alam

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan bantuan kepada korban bencana alam di Karanganyar

 

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memberikan bantuan korban bencana alam periode oktober 2019-2020. Kegiatan itu sebagai wujud simpati pemerintah kepada warga yang terdampak bencana alam yang sifatnya stimulan. Total anggaran untuk 113 KK penerima bantuan sebesar Rp 296.500.00. Rinciannya rusak sedang Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta, rusak sedang Rp 3 juta dan rusak berat Rp 5 juta.

“Sebenarnya akan kami berikan beberapa bulan yang lalu. Namun karena adanya covid penyaluran bantuan tersebut mundur dan diberikan hari ini,” papar Ketua BPBD Karanganyar, Sundoro Budi Karyanto usai memberikan bantuan kepada korban bencana alam di Rumah Dinas Bupati

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan Pemkab ikut ikut prihatin atas cobaan yang menimpa masyarakat yang terkena bencana alam di Oktober 2019-Juni 2020. Mulai dari angin ribut, tanah longsor dan kebakaran. Pihaknya mengatakan semua tentu tidak akan ingin terkena bencana alam. Mendapatkan bencana alam bukan berarti dibenci oleh Allah namun justru disayang karena akan mendapatkan anugerah yang labih banyak. “Jangan sampai kita berburuk sangka atas bencana alam yang menimpa. Semoga setelah ini diberikan anugerah yang tidak disangka-sangka juga,” papar Juliyatmono saat memberikan sambutan.

Dia menambahkan Pemkab bisanya membantu untuk memperingan. Bupati Karanganyar berharap bantuan ini dapat dipergunakan untuk menata kembali rumah yang rusak “Saya ingatkan setiap keluar rumah gunakan selalu masker agar terhindar dari virus covid 19,” tambahnya. (hr/adt)

Read More
prof andrik (3)

Kitchen Painting, Kreativitas Melukis Dengan Alat Dapur

Prof Dr Andrik Purwasito sedang melukis dengan menggunakan alat-alat dapur

 

KARANGANYAR – Wabah Covid 19 yang melanda dunia saat ini, tidak mematikan kreativitas. Justru di tengah virus corona yang melanda dunia, ide dan kreativitas muncul di tangan Prof. Dr. Andrik Purwasito, DEA. Kreativitas itu adalah melukis dengan menggunakan alat-alat dapur atau Kitchen Painting. Hal itu dipraktekkan guru besar UNS, tadi malam (13/08) di Wong Kampoeng Contemporary.

“Kitchen Painting lahir dari covid 19 yang mengharuskan kita di rumah dan tidak bisa kemana-mana. Meskipun bisa dengan online, namun dengan melihat alat-alat dapur lahirkan ide untuk melukis dengan alat-alat tersebut,” ungkap Andrik Purwasito yang ditemui pada pembukaan Studio dan Galery Wong Kampoeng Comtemporary.

Demo Kitchen Painting melahirkan lukisan yang diberi judul Eye Insede. Banyak mata yang melihat namun memperlihatkan wajahnya secara utuh. Lebih jauh, alumnus Ecole Des Hautes Etudes en Science Sociales, Paris Perancis tersebut mengatakan filosofi dari gambar tersebut kita hendaknya harus berhati-hati ditengah pandemi global seperti saat ini. “Mungkin ini ciptaan segelintir orang, mungkin cobaan Tuhan atau siklus pandemi atau pagebluk. Jangan sampai pandemi seperti sekarang ini melemahkan kita untuk berkreativitas,” imbuh.

Disinggung mengenai pembukaan Studio dan Galery seni Wong Kampoeng Comtemporary, menurut Andrik adalah tempat untuk seni budaya, seni pertunjukkan, seni rupa, seni sastra dan juga seni tari. Selain untuk praktek kesenian, Galery Wong Kampoeng ini juga untuk melakukan praktek kesenian seperti pengkajian, penciptaan, dan diskusi-diskusi mengenai kesenian. Sekaligus sharing pengalaman, penciptaan dan bagaimana membangun jaringan kesenian internasional. “Saat ini kesenian kita harus mendunia. Titik-titik lemah yang saat ini seperti, kemampuan bahasa, kepercayaan diri harus mulai dikikis. Sehingga karya kesenian kita bisa mendunia,” imbuhnya. (hr/adt)

 

Read More
IMG-20200814-WA0011

Dusun Tepus Jaga Tradisi Di Tengah Pandemi

 

KARANGANYAR – Tasyakuran Bersih dusun yang digelar oleh Dusun Tepus Desa Sewurejo Kecamatan Mojogedang dihadiri Kepala Dusun Tepus Muhammad Gunadi, Jum’at (14/08/20). Agenda yang biasannya digelar semalam suntuk guna menjaga tradisi nenek moyang terpaksa kali ini diselenggarakan sejak pagi hari hingga nanti menjelang petang.

Berangkat dari sejarah cerita nenek moyang, konon dahulu kala ada warak(makhluk ghaib menyerupai babi) yang mandi di punden atau biasa disebut sendang di dusun Tepus. Lantaran ceira mistis tersebut warga memberi nama sendang tersebut dengan “Sendang Warak” yang dipercaya jika di beri ritual sesaji setiap tahunya maka akan mendatangkan keberkahan bagi masyarakat.

Sesaji PANJANG NGILANG yang terbuat dari janur menjadi hal wajib yang dibikin oleh semua warga di dusun Tepus, setiap rumah membikin dua panjang ngilang, nantinya secara bersamaan dibawa ke sendang warak sebagai sesaji untuk acara ritual mohon doa di area sendang warak.

Kepala dusun Tepus Gunadi mengungkapkan, bahwa dulu pernah terjadi warga Tepus sama sekali tidak menggelar hajatan rutin ini, dan anehnya dusun Tepus kena Pagebluk. Mulai dari dalam satu hari banyak bayi meninggal yang tidak wajar, ada beberapa warga yang meninggal karena kena musibah. Dari pelajaran datangnya pegebluk ini, warga percaya ritual turun temurun ajaran nenek moyang ini harus setiap tahun diselenggarakan.

Gunadi berharap, “ walau agenda bersih dusun kali ini tidak digelar semalam suntuk seperti biasanya. Mudah-mudahan warga Tepus bisa memahami kondisi saat ini dengan tidak mengurangi kakhitmatan agenda bersih dusun kali ini “, ungkap Gunadi.

Gelaran bersih dusun kali ini juga tetap menggelar wayangan oleh Dalan Ki Sunarso dengan lakon SRI MULIh dan juga menggelar bazar UMKM warga dusun Tepus agar semakin meriah. DISKOMINFO(Ard/Tgr/Ang)

Read More
DSC_2047

APEL BESAR JELANG HUT KEMERDEKAAN RI KE-75

Diskominfo

Penyerahan Alat Baksos oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono

KARANGANYAR-Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, M.M. pimpin apel besar dalam rangka mempererat persatuan dan kesatuan nasionalisme melalui perguruan pencak silat Kabupaten Karanganyar. Acara berlangsung di Alun-alun Kabupaten Karanganyar. Jumat (14/08/20).

Turut hadir Wakil Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, S.E., Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo, Kapolres Karanganyar Dr. Leganek Mawardi S.H., S.I.K, M.Si., serta Komandan Kodim 0727 Letkol Inf. Ikhsan Agung Widyo Wibowo, S.I.P.

Apel besar yang ditindaklanjuti dengan kegiatan bakti sosial membersihkan lingkungan masing-masing ini diikuti oleh enam kompi yang berasal dari Kodim, Polri, DISHUB, SATPOL PP, DKP serta perguruan pencak silat se Karanganyar.

Dalam amanatnya Juliyatmono mengungkapkan bahwa Kegiatan ini sebagai wujud persiapan lahir dan batin untuk memasuki detik-detik proklamasi kemerdekaan negara Republik Indonesia ke-75 Tahun 2020.

“Selalu meningkatkan persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa, serta mampu menunjukkan sinergitas untuk menjaga agar peringatan HUT kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 Tahun 2020 berlangsung kondusif, nyaman ditengah situasi pandemi Covid-19” ungkap Juliyatmono.

Ditambahkan bahwa pemerintah telah berupaya secara optimal untuk menekan penularan Covid-19, pihaknya berpesan agar selalu membudayakan kebiasaan baru dilingkungan masing-masing. Dengan memakai masker saat keluar rumah, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir serta menjaga jarak aman. Diskominfo (An&In).

Read More
IMG-20200813-WA0054

Sidang Paripurna, Penyampaian Rancangan KUA-PPAS APBD Kabupaten Karanganyar TA 2021

Kominfo

Sidang paripurna berlangsung tetap mematuhi protokol kesehatan, Kamis (13/8).

KARANGANYAR- Rapat paripurna nota penjelasan Bupati Karanganyar terhadap Penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) APBD dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kabupaten Karanganyar Tahun Anggaran 2021 berlangsung dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karanganyar, Kamis (13/8) di gedung DPRD Kabupaten Karanganyar.

Namun saat ini kebijakan pembangunan tahun 2020 belum bisa tercapai secara maksimal karena terkendala pademi wabah Covid-19.

Akibat Covid-19 ini membuat seluruh Negara didunia berdampak pada sektor kehidupan baik kesehatan, perekonomian maupun sosial.

Pandemi Covid-19 menyebabkan pertumbuhan perekonomian Indonesia mengalami penurunan sehingga mengalami krisis dan hal tersebut berpengaruh dalam perubahan perekonomian daerah.

Dengan hal tersebut dapat berdampak pada timbulnya permasalahan antara lain: Penanggulangan perluasan virus Covid-19 di Kabupaten Karanganyar, Penumbuhan Daerah yang lambat pengalihan sehingga pusat yang diprioritaskan, Bertambahnya pengangguran baik usaha yang harus ditutup sehingga memaksa merumahkan para karyawan kerumahnya, Meningkatkan jumlah penduduk miskin.
Dalam hal ini guna mengatasi permasalahan tersebut untuk mengimbau kerjasama yang baik dengan merasa optimis dan semua pihak baik jajaran eksekutif, legislatif dan seluruh komponen Masyarakat Kabupaten Karanganyar.
Diskominfo(dn/ind/agustina/ruri)

Read More
DSC_1803

Embung Setumpeng Siap Ramaikan Wisata DI Kabupaten Karanganyar

 

Bupati Juliyatmono saat mendangi Pimpinan Cabang BRI Karanganyar saat penyerahan bantuan CSR sebanyak 113 juta, Kamis(13/08)

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono hadir sekaligus meresmikan wisata desa Embung Setumpeng di Dusun Ngampel Rt.07 Rw.15 Desa Gentungan Kecamatan Mojogedang, Kamis(13/08/20).

Hadir pula anggota DPRI RI dari komisi IV fraksi partai kebangkitan bangsa Luluk Nur Hamidah, M.Si, M.Pa, juga Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Holtikultura Ibu Yuli Sri Wilanti, S.Pi, M.P.

Bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia(BRI) juga yayasan Pupuk Kaltim, warga Desa Ngampel Gentungan yang tergabung dalam Kelompok Sadar wisata (POKDARWIS) dan juga GAPOKTAN Tani Mulyo I sepakat membangun argo wisata yang diberi nama Wisata Embung Setumpeng.

CSR yang di berikan BRI pun tidak tanggung-tanggung, bantuan senilai 113juta diserahkan kepada Kepala Desa Gentungan untuk dibangun gasebo dan kamar mandi sebagai fasilitas di dalam area wisata Embung Setumpeng. Selain itu BRI juga memberikan syarat KUR bagi warga yang ingin membuka usaha di dalam wahana wisata.

Sementara itu, yayasan Pupuk Kaltim yang sudah sejak lama membina GAPOKTAN di Desa Gentungan mengaku sangat antusisas lantaran petani beras organik di Desa Gentungan sudah semakin sukses dan berhasil. “ Program ini sangat mendorong perekonomian yang berbasis desa, ketahanan pangan serta kemandirian pangan melonjak naik 16,3 persen. Bahkan petani merupakan penolong negeri Indonesia ini sudah sejak jaman dahulu “, ungkap Hasyim Kepala Desa  Gentungan.

Dengan dibangunnya Wisata Desa Embung Setumpeng ini bertujuan untuk mendorong perekonomian yang berbasis desa untuk warga Desa Gentungan dengan meningkatkan Inovasi agar masyarakat tidak bosan berkunjung di Wisata Desa Embung Setumpeng.

“ Besar harapan kami Embung Setumpeng ini bias ikut andil meramaikan wisata yang ada di Kabupaten Karanganyar “, jelas Camat Mojogedang Eko Joko Isanto.

Sedangkan menurut Yuli Sri Wilati Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Holtikultura, menggagas pertanian untuk menjadi lebih produktif agar bisa menghasilkan pertanian yang memuaskan memang perlu ditangani secara konsiten dan benar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengaku sangat mengapresiasi program binaan warga Desa Gentungan ini, warga sudah sangat pandai dalam menggerakkan bagaimana senang bertani sambil berwisata. Bangga akan produk milik pribadi, bisa menggerakkan belanja ke tetangga sendiri agar perekoniomian bisa tumbuh dengan baik.

“ Saya bantu sebesar 200 juta untuk membangun Wisata Desa di Embung Setumpeng ini agar bisa jauh lebih tertata dan lebih bagus lagi “, jelas orang nomor satu di bumi Intanpari ini.

Peresmian ditandai dengan Pemotongan Tumpeng dan dibuka dengan Tari Sarung yang dipersembahkan oleh SDN 02 Mojogedang. Peresmian disertai dengan Sosialisasi kepada Klaster Pedagang dan Kelompok Tani Mulyo I di Kecamatan Mojogedang dan juga penebaran benih ikan di lokasi Embung. DISKOMINFO(Ard/Tgr/Rr/Ags)

Read More