Category: Berita

dishub 2

HARI PERHUBUNGAN NASIONAL TAHUN 2020 “WUJUDKAN ASA MAJUKAN INDONESIA”

Diskominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat pimpin apel besar peringantan Hari Perhubungan Nasional di Halaman Kantor Dinas Perhubungan Karanganyar. Kamis (17/09/20).

KARANGANYAR-Bupati Karanganyar Juliyatmono pimpin apel besar peringatan Hari Perhubungan Nasional Tahun 2020 di Halaman Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Karanganyar. Bupati didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Agus Cipto Waluyo serta Kepala Dinas Perhubungan Sri Suboko.

Apel Besar peringatan Hari Perhubungan Nasional  dengan tema “Wujudkan Asa Majukan Indonesia” tersebut berlangsung lancar dan diikuti seluruh keluarga besar Dinas Perhubungan Kabupaten Karanganyar.

Dalam amanatnya Bupati berpesan dalam menghadapi situasi pandemi  Covid-19 tidak boleh kehilangan harapan, tetap optimis, terus mendekatkan diri pada Tuhan dan selalu bersyukur.

Dijelaskan pula jika pandemi mengakibatkan  transportasi mengalami kelesuan yang sangat tajam dan luar biasa, semua  bisnis transportasi lumpuh total, padahal transportasi memegang kunci yang sangat vital dalam melancarkan seluruh aktivitas aspek perekonomian nasional.

Kepada seluruh keluarga besar Dinas Perhubungan dirinya meminta agar tetap melaksanakan aktivitasnya dengan baik, membantu visi bupati memberikan pelayanan yang maksimal dibidang transportasi.

“Siapa yang membutuhkan  pelayanan  tolong dilayani secepat-cepatnya, sebaik mungkin dan bantu  memulihkan perekonomian kita dengan membangun narasi yang positif” pintanya.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar hingga akhir September ini  akan terus mensosialisasikan secara massif pada masyarakat untuk terus menggunakan masker. Diakhir Oktober akan diadakan operasi penindakan di kawasan-kawasan wajib masker bagi masyarakat  yang tidak bermasker.

Terakhir bupati berpesan bahwa disituasi seperti ini diminta lebih dekat, berdiskusi dengan Tuhan supaya selamat dari wabah Covid-19. Diskominfo (An&In).

 

 

Read More
IMG-20200916-WA0023

Hari Ini Karanganyar Zona Sedang

Bupati, Forkopimda Vcon bersama Forkopinca, Lurah, Kades se Karanganyar terkait penanganan covid-19, Rabu (16/9).

KARANGANYAR– Kabupaten Karanganyar untuk hari ini zona sedang kasus konfirmasi covid-19, Rabu Tanggal 16 September 2020.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar bersama Forkopimda saat melakukan Video Conference (Vcon) di ruang SIC Dinas Kominfo Karanganyar yang diikuti secara virtual oleh Camat, Lurah, Kepala Desa se Kabupaten Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan konfirmasi kasus Covid-19 di Karanganyar meliputi kasus positif 389, sembuh 317, meninggal 19, yang telah melakukan swab bersama 3282. Untuk konfirmasi kasus covid tepatnya tanggal 15/9/20 untuk kecamatan Jaten masih ada 10 orang dalam pantauan, 8 isolasi mandiri dan 2 rawat inap di Rumah Sakit.
Dikatakanya, Kecamatan Colomadu paling tinggi kasus positif covid-19 disusul Jaten, Tasikmadu, Karanganyar, Tawangmangu, Jumapolo, Gondangrejo.

Sementara itu Bupati Karanganyar mengajak pada seluruh masyarakat untuk tetap wajib menggunakan masker, menjaga kesehatannya dan menjaga kebugarannya.
Pasalnya untuk bulan September 2020 akan diadakan sosialisasi gerakan bermasker. Untuk semua Kepala Desa se Kabupaten Karanganyar, Bupati menghimbau untuk membelikan masker dan diberikan kepada masyarakat khususnya yang kurang mampu.

Sedangkan diawal Oktober akan diberikan saksi tegas bagi yang tidak menggunakan masker, berupa membayar denda yang uangnya akan diganti dengan masker. Karena ada pemberitahuan di mana-mana wajib menggunakan masker setiap keluar rumah baik di lingkungan perkantoran, pasar, terminal, maupun ditempat-tempat fasilitas umum lainnya.

“Kades mohon untuk bisa membantu meminimalisir penularan Covid-19. Rata rata yang meninggal 60 tahun karena mempunyai penyakit bawaan kronis. Untuk itu dijaga kebugaran dan kesehatannya” pintanya.

Sedangkan untuk bulan di akhir suro ini Bupati mempersilahkan masyarakat yang mempunyai hajatan untuk tetap melaksanakannya dengan tetap memperhatikan prosedur protokol kesehatan Covid-19.
“Hajatan saya minta Tripilar yang ada di kecamatan yakni Camat, Danramil, Kalposek untuk koordinasi dengan Kades. Hajatan seperti banyu mili pakai masker, cuci tangan, cek suhu, dan jaga jarak,” ujarnya.

Bupati berharap tidak ada tambahan kasus lagi dan mengajak masyarakat menjaga optimisme tetap berjalan dan kebiasaan pola hidup baru tetap di ke depankan.
Diskominfo (ind/dani/agustina)

Read More
KELAS RENDAH 1

JULIYATMONO ; BAPAK IBU GURU GEMBIRAKAN ANAK-ANAK SAMBIL BELAJAR

Diskominfo

Juliyatmono saat menghadiri Vicon pembelajaran kelas rendah dimasa Covid-19

 

KARANGANYAR-Dalam rangka pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada kelas rendah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar  menyelenggarakan Video Conference  (Vicon)  Rabu Pagi (16/09/20).

Vicon dengan pembahasan terkait pembelajaran pada kelas rendah dimasa Covid-19 yang berlangsung di Ruang Sambernyawa Information Center (SIC) Diskominfo Karanganyar tersebut turut dihadiri Bupati Karanganyar Juliyatmono, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tarsa serta diikuti perwakilan TK dan SD kelas rendah se Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut Juliyatmono mengajak agar tetap optimis dan semangat dalam menghadapi Covid-19 meski belum dapat dipastikan kapan berakhir.

Dirinya juga meminta kepada seluruh guru di Karanganyar serta jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk  selalu memikirkan orientasi bagaimana caranya agar aktivitas berjalan dengan baik. Disituasi seperti ini guru tidak bisa untuk memasang target seperti sebelum pandemi, pembelajaran tidak harus terpenuhi 100 persen dan guru harus selalu menggembirakan anak didiknya.

“Bapak Ibu Guru gembirakan anak-anak sambil belajar, urip penting memperhatikan kesehatan. Ajak anak senang pakai masker, cuci tangan, kontrol diri, makan makanan yang sehat” terangnya.

Sementara Tarsa mengungkapkan bahwa guru dan orang tua tidak boleh menyerah dengan keadaan, dan terkait kurikulum yang digunakan saat ini menggunakan kurikulum darurat, kepada para guru diberikan pilihan, bisa memakai kurikulum yang disusun pemerintah pusat, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Kelompok Kerja Guru (KKG) maupun disusun oleh sekolah itu sendiri. Sehingga kurikulum sekolah yang satu dengan yang lain bisa saja berbeda.

Ditambahkan bahwa sekolah belum diperbolehkan melaksanakan tatap muka, tapi protokol kesehatan tetap dilaksanakan “ Dunia pendidikan formal dan nonformal protokol kesehatan tetap dilaksanakan anak masuk atau tidak, kalau ada sekolah kelihatan kotor, tidak pernah dibersihkan tidak bagus” jelasnya.

Diakhir sambutannya dirinya meminta kepada para guru agar memberikan tugas yang menyenangkan kepada siswa, yang sederhana dan tidak terlalu banyak. Diskominfo (An&In)

 

 

Read More
bansoss (3)

Jangan Disalahgunakan Bantuan Dari Kemensos

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyalurkan bantuan dari Kemensos untuk Kube di Rumah Dinas Bupati

 

KARANGANYAR – Sebanyak 120 Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Kabupaten Karanganyar mendapat kucuran dana dari Kemensos Rp 20 juta. Bantuan total Rp 2,4 miliar tersebut diharapkan dapat membangun usaha dengan baik dan keluar dari Program Keluarga Harapan (PKH). Bupati Karanganyar, Juliyatmono mewanti-wanti dana tersebut untuk tidak disalahgunakan atau keluar dari program yang sudah ditetapkan.

“Setiap Kube ini beranggotakan 10 orang dan setiap Kube menerima Rp 20 juta untuk usaha bersama. Harapannya kami, mereka bisa keluar dari PKH –anggota kube juga penerima PKH–dan dapat mandiri untuk berusaha meskipun berat dalam situasi covid 19 seperti ini” papar Juliyatmono.

Dia menambahkan untuk jenis usahanya diserahkan mereka masing-masing. Ada yang untuk sewa menyewa kajang dan masih banyak lagi. Sebelum covid 19 keluarga yang keluar dari PKH sekitar 2000 orang. Pihaknya berharap bantuan usaha bersama agar bisa dimanfaatkan untuk usaha demi keberlangsungan hidup. Kalau usaha belum berjalan agar bersabar karena Pemerintah saat ini sedang mencari solusi dan jalan agar semuanya bisa berjalan ditengah Pandemi Covid-19 ini.

Lebih jauh, Bupati mengatakan bantuan diberikan agar semua bisa lepas dari keterpurukan ditengah Pandemi Covid-19. Sebab memang kondisi ekonomi saat ini dalam kondisi yang buruk. Sering saya sampaikan kepada para pegawai negeri bahwa gaji sama rezeki itu berbeda. Kalau gaji sudah pasti setiap bulanya tapi kalau rezeki tidak pasti datangnya kita tidak tahu, berkah dan rezeki dari mana hanya Allah SWT yang mengetahuinya.”Saya selaku Pemerintah hanya bisa berdoa semoga KUBE ini bisa berjalan dengan baik, sudah ada pendamping yang akan memfasilitasi sehingga usahanya bisa berjalan dengan baik,” imbuhnya.(hr/adt/angga)

Read More
IMG-20200917-WA0048

Ingin Cetak Hafidz Yang Mumpuni, Bupati Karanganyar Berangkatkan Santri Program Satu Desa Satu Hafidz

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Sekda Karanganyar Sutarno hadiri Pemberangkatan Santri Program Satu Desa Satu Hafidz di ruang anturium rumah dinas Bupati Karanganyar, Rabu(16/09/20).

Santri penghafal Al-quran itu akan mengikuti pembelajaran di Pondok Pesantren Darul Amal Beruk Kecamatan Jatiyoso.

Kabag Kesra, Sunarno menyampaikan, hasil seleksi yang selesai dilakukan pada awal Juni lalu, ada 29 santri dari 32 pendaftar yang dinyatakan lulus dan berhak mengikuti program Satu Desa Satu Hafidz. “Mereka telah mengikuti tes kemampuan membaca Alquran, kebangsaan, dan minat “, jelas Sunarno.

Santri yang diberangkatkan pada tahap pertama ini akan mendapatkan uang saku yang dianggarkan dari APBD Karanganyar selama tiga tahun terhitung sejak 2020. “Uang saku selama tiga tahun Rp 58 juta dari APBD Karanganyar selama tiga tahun terhitung mulai 2020,” katanya.

Mereka juga telah menjalani rapid test sebelum diberangkatkan untuk mengikuti pembelajaran di Ponpes Darul Amal. Hasilnya, 29 santri itu dinyatakan non-reaktif.

Bupati Juliyatmono berharap setiap desa di Karanganyar ada satu penghafal Alquran. “Kita ingin supaya anak-anak dalam dua tahun, syukur satu tahun, sudah hafal,” ucapnya.

Dia meminta supaya orang tua santri turut memberikan semangat. Apabila kangen dapat berkunjung ke Ponpes Darul Amal.

“Saya juga akan ke sana sebulan atau dua bulan sekali,” imbuhnya. Demikian DISKOMINFO(Ard/Tgr/Rr/Dea)

 

 

Read More
PSHT oke (1)

Juliyatmono : Sing Kenceng dan Jangan Mudah Diadu Domba

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat pidato di depan ratusan warga baru PSHT di GOR RM SAid

 

KARANGANYAR – Persaudaraan Setia Hati Teratai Senin malam, (14/09) melakukan pengesahaan ratusan warga baru PSHT Cabang Karanganyar, Pusat Madiun dan malam suran di GOR RM Said. Pada kesempatan itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Kapolres AKBP Leganek Mawardi dan Dandim 0727, Letkol Inf Ikhsan Agung Widyo Wibowo ikut menyaksikan acara tersebut. Pada kesempatan itu, Bupati Karanganyar meminta warga PSHT untuk terus guyub rukun, bersatu dan jangan terpengaruh apapun.

“Saya minta semua warga sing kenceng dan jangan mudah diadu domba. Anda semua mempunyai peseduluran dengan Pusat Madiun, ikuti pimpinan tersebut karena tidak akan mungkin menjerumuskan,” papar Juliyatmono disambut tepuk tangan warga PSHT.

Bupati menambahkan filsafat itu mengatakan ngluruk tanpa bala, menang tanpa anshorake sangat baik. Umpama perang dengan musuh penjajah, dengan kesiapan PSHT seperti menang. Namun saat ini, perangnya sudah canggih dengan tehnologi. Namun bupati yakin dengan bekal pengetahuan silat akan menambah rasa percaya diri. “Saya berharap mudahan-mudahan setelah dikukuhkan sebagai warga baru PSHT terus berlatih. Serta terus mengembangkan wawasan, bersinergi, dan membantu pemerintah memakmurkan masyarakat Karanganyar. Karanganyar,” imbuhnya.

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolres dan Dandim yang memberikan izin penyelenggaraan event seperti ini. Ini bukti, kepolisian dan TNI mencintai warga PSHT. “Kita sedulur saling mendokaan, semoga mendapatkan keberhasilan, kesuksesaan,” pungkasnya. (hr/adt)

Read More
IMG-20200915-WA0041

PEPABRI HARUS TETAP JAGA NETRALITAS JELANG PILKADA

Kominfo

HUT PEPABRI ke-61 diingatkan untuk tetap netral jelang Pilkada, Selasa (15/9).

KARANGANYAR- Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) ditengah pandemi, Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-Polri (PEPABRI) sebagai organisasi kemasyarakatan yang berwatak pejuang tetap harus menjaga netralitas. Diingatkan tidak menggunakan fasilitas organisasi untuk kepentingan calon atau parpol tertentu.

Hal tersebut disampaikan Ketua PEPABRI Kabupaten Karanganyar, Waikun saat membacakan amanat Ketua Umum Pepabri Jendral TNI(Purn) H. Agum Gumelar pada kegiatan HUT PEPABRI ke-61 yang dilaksanakan secara sederhana di Kantor DPC PEPABRI Kabupaten Karanganyar, Selasa (15/09).

Ia mengatakan dalam menghadapi agenda politik PILKADA serentak jajaran PEPABRI harus tetap memedomani surat edaran DPP PEPABRI tahun 2016, yang pada intinya PEPABRI harus mengambil posisi netral , tidak menggunakan fasilitas organisasi untuk kepentingan calon atau parpol tertentu. Hindari pernyataan terbuka untuk mendukung salah satu calon atau parpol tertentu atas nama organisasi PEPABRI, tidak membiarkan lembaganya memanfaatkan atau dimanfaatkan oleh calon atau perpol tertentu, dan yang terakhir setiap anggota PEPABRI dalam kedudukannya sebagai individu memiliki kedudukan, hak dan kewajuban yang sama dengan WNRI lainnya.

“PEPABRI sebagai organisasi kemasyarakatan yang berwatak pejuang dalam arti yang ada dipikiran kita pada masa purna tugas ini tetap diorientasikan untuk kepentingan bangsa dan Negara. Jajaran PEPABRI juga harus perduli pada masalah yang dihadapi di daerahnya masing-masing,”terangnya.

Sementara itu dalam sambutan Bupati yang diwakilkan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten Karanganyar, Sunarno, mengharapkan PEPABRI Karanganyar menjadi suatu organisasi yang benar-benar dapat mengayomi anggotanya serta dapat menjadi teladan yang baik bagi masyarakat, selalu netral demi persatuan dan jangan sampai menyalahgunakan kemampuan kita untuk menimbulkan perpecahan.

Diskominfo (dn/ind/dea)

Read More
Nglurah (3)

Mahasiswa Teknik Mesin ‘Sowan’ Bupati Karanganyar, Pengin Kembangkan Potensi Desa Nglurah, Tawangmangu

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menerima audiensi dari mahasiswa Teknik Mesin UMS

 

KARANGANYAR – Mahasiswa Teknik Mesin UMS ‘sowan’ Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Mahasiswa bermaksud membantu Pemerintah Desa (Pemdes) Nglurah, Kecamatan Tawangmangu untuk mempromosikan dan memasarkan melalui aplikasi media online mengenai potensi desa dibawah kaki Gunung Lawu tersebut. Namun, Orang nomor satu di Karanganyar meminta para mahasiswa tersebut untuk turun terlebih dahulu ke kampung seribu bunga. Guna ‘menjajaki’ dan meminta pendapat masyarakat setempat formula seperti apa yang tepat untuk mempromosikan tanaman bunga tersebut.

“Silahkan ke desa Nglurah dulu, cermati, amati, dan kemudian ditindaklanjuti formula seperti apa yang tepat guna mempromosikan potensi unggulan desa setempat. Sebab ada masyarakat setempat mikirnya praktis, ada uang barang bisa diambil sehingga cepat. Hal ini yang perlu dikomunikasikan,” ujar Juliyatmono.

Kedatangan mahasiswa tersebut ingin mengajak kolaborasi dengan Pemerintah Daerah serta Dinas terkait perihal untuk mengelola dan memasarkan secara online desa Ngurah Tawangmangu atau sering dikenal kampung 1000 kembang yang sudah terdaftar di Sektor Pariwisata Nasional. Pemasaran melalui aplikasi secara online bermanfaat, agar bisa menjualnya sampai luar kota di seluruh Indonesia. Namun ada sedikit kendala yaitu belum tertatanya potensi-potensi yang ada.

Saat menemui mahasiswa Teknik Mesin tersebut, Bupati Karanganyar, Juliyatmono ditemani Kepala Dinas Pariwisata Titis Sri Jawoto, Kepala Dinas Komunikasi  dan Informatika (Diskominfo) Sujarno, Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Siti Maisyaroch, Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UMKM Martadi di ruang Garuda, Setda.

Sekali lagi, Bupati Karanganyar meminta mahasiswa untuk pergi kesana terlebih dalu. Kemudian perdampingan dengan masyarakat setempat. Baru Pemerintah dan Dinas terkait ikut campur tangan dan mendampingi. Selanjutnya sesuai dengan yang diinginkan oleh masyarakat Nglurah, Tawangmangu seperti apa, misal membuat “Kampung Sejuta Bunga” pokoknya bisa memunculkan agar orang tertarik datang. “Intinya Kami selaku Pemerintah daerah dan Dinas terkait selalu welcome dan mensuport. Untuk membuat masyarakat Nglurah tertarik diperlukan penggerak seperti anak muda yang ada disana yang bisa dijadikan penggerak.” Tambahnya. Diskominfo (Ruri/Ina/Ana)

Read More
Perubahaan APBD (2)

Evaluasi APBD Perubahan Selesai, Kegiatan Prioritas Bisa Segera Dilaksanakan

Penetapan Rancangan Perubahaan APBD Tahun Anggaran 2020 oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo

 

KARANGANYAR – Rancangan Perubahaan APBD Tahun Anggaran (TA 2020) Kabupaten Karanganyar telah dilakukan evaluasi oleh Gubernur Jawa Tengah. Senin malam, 14 September 2020 DPRD Karanganyar bersama Pemkab Karanganyar menggelar rapat paripurna dalam rangka penetepan rancangan Perubahaan APBD 2020. Dengan penetapan tersebut kegiatan yang sudah menjadi skala prioritas dalam pembangunan daerah bisa segera dilaksanakan.

“Kita wajib bersyukur dan untuk segera melaksanakan kegiatan yang sudah menjadi skala prioritas dalam pembangunan daerah di samping kebijakan-kebijakan yang telah disepakati bersama yang tertuang dalam Perubahaan APBD Tahun Anggaran 2020 dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” tulis Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam penetapan Perubahan APBD 2020.

Rapat pembahasan hasil evaluasi Gubernur terhadap Rancangan Perubahaan APBD 2020 sudah dibahas oleh Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemda. Hasil pembahasan tersebut tertuang kesepakatan-kesepakatan sebagai berikut. Jumlah Pendapatan Daerah  dalam rancangan Perubahaan APBD sejumlah Rp 2.095.653.604.000 dan belanja daerah sebesar Rp 2.243.653.604.000 tidak mengalami perubahaan. Kemudian dari perbandingan pendapatan dan belanja daerah terdapat defisit anggaran sejumlah Rp 148.246.953.000 yang akan ditutup dari pembiayaan netto sejumlah Rp 148.246.953.000. Pembiayaan netto tersebut antara penerima pembiayaan sejumlah Rp 197.444.953.000 dari sisa lebih Perhitungan Anggaran tahun sebelumnya Rp 49.200.000.000. “Untuk penerimaan Pembiayaan Daerah maupun Pengeluaraan Pembiayaan Daerah Rancangan Perubahaan APBD  setelah dievaluasi tetap tidak ada penambahan maupun pengurangan,” imbuhnya. (hr/adt)

Read More
beasiswa (2)

LGNOTA Beri Beasiswa di Ngargoyoso dan Jenawi

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Drs Sujarno, M.Si memberikan simbolis kepada siswa penerima beasiswa

 

KARANGANYAR – Sebanyak 145 pelajar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Ngargoyoso dan Jenawi mendapatkan beasiswa dari Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (LGNOTA). Untuk Kecamatan Ngargoyoso ada 74 siswa dengan rincian 33 siswa SD dan 26 siswa SMP diserahkan oleh Ketua LGNOTA, Siti Khomsiyah A.Md. Sedangkan untuk kecamatan Jenawi ada 35 siswa SD, SMP 25 siswa SMP dan SMK/SMA 11 siswa.

“Meskipun belajar di saat pandemi seperti ini menggunakan sistem daring, saya minta tetap rajin belajar. Jangan lupa untuk menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak di manapun kita berada untuk mencegah covud 19,” papar Siti Khomsiyah Juliyatmono saat memberikan sambutan di depan anak-anak penerima beasiswa.

Pihaknya berharap para pelajar di Kabupaten Karanganyar tekun belajar untuk mengukir berprestasi sehingga dapat mengharumkan nama baik orang tua. Sementara bantuan di Kantor Kecamatan Jenawi dilakukan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Drs Sujarno, M.Si.  Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Diskominfo meminta siswa belajar dengan rajin dan tekun. Agar cita-cita yang diharapkan dapat tercapai. (hr/adt)

Read More