Category: Berita

bupati kra

Majalah Halo Indonesia ‘Sowan’ Bupati Karanganyar, Tanya Covid 19 dan Pariwisata di Bumi Intapari

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menerima majalah Halo Indonesia di rumah dinas bupati, Selasa (20/10)

 

KARANGANYAR – Majalah Hallo Indonesia ‘Sowan’ Bupati Karanganyar, Juliyatmono  di rumah dinas Selasa (20/10). Majalah yang beralamat di Jalan Sumur Batu RT O6 RW 05 No.6 Kel. Cempaka Baru, Kec. Kemayoran,  Jakarta Pusat 10640 menanyakan perihal penanganan covid 19 di Bumi Intapari dan pariwisatanya.

Redaksi Halo Indonesia, Deslin Pramudita Dewi menanyakan upaya yang dilakukan Pemerintah  Kabupaten Karanganyar menangani covid 19. Selain itu, redaksi majalah Indonesia juga menanyakan pariwisata di Kabupaten Karanganyar bagaimana kondisinya dan jumlah pengunjung ditengah pandemi seperti ini. Termasuk pemberian bantuan kepada covid 19.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan Pemkab Karanganyar ada program sapu jagad. Yakni memberikan bantuan kepada mereka yang tidak tercover dari bantuan Propinsi dan bantuan dari pemerintah pusat.  Sehingga masyarakat yang terdampak mendapatkan perhatian dari pemerintah. Pola penanganan covid 19 Pemkab Karanganyar lokal. Misalnya satu keluarga itu terkena maka lingkungan sekitar diisolasi mandiri. “Memang tidak satu kampung yang diisolasi sebab akan menganggu ekonomi masyarakat. Kita tidak ingin ekonomi masyarakat menjadi terganggu,” papar Juliyatmono.

Orang nomor satu di Karanganyar mengatakan orang yang terkena covid 19 umumnya tenaga kesehatan. Meski demikian, Bupati tetap mengingatkan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Yakni mencuci tangan, memakai masker dan jaga jarak. “Kami juga ada satgas sampai ke tingkat desa, dan orang mempunyai hajatan diperbolehkan namun dengan sistem ‘mbanyu mili’ dan ada anggota Satpol PP yang bertugas di tempat tersebut,” tambahnya.

Untuk tingkat kunjungan pariwisata, Bupati menyatakan untuk pariwisata tetap dibuka. Dia menyatakan paling tutup hanya sekitar satu bulan saja. Saat ini, kunjungan wisatawan khususnya ke Ngargoyoso dan Tawangmangu meningkat tersebut. Jika libur, di dua tempat tersebut macet. (hr/adt)

Read More
IMG-20201019-WA0018

Rober Christanto ; Al Huda Harus Bangkit dan Moncer di Kabupaten Karanganyar

Diskominfo

Rober Christanto hadiri peringatan hari lahir Yayasan Pendidikan Al Huda.

KARANGANYAR – Peringatan hari lahir Yayasan Pendidikan Al Huda Karanganyar ke 53 dan Pelantikan Pengurus Yayasan Pendidikan Al Huda Karanganyar periode 2020 – 2025, telah berlangsung lancar pada Senin (19/10/20).

Kegiatan yang berlangsung di SMK Al Huda Karangpandan ini turut dihadiri Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto.

Jika ditahun-tahun sebelumnya peringatan seperti ini biasa dilaksanakan setiap tanggal 10 Oktober, namun untuk tahun ini berbeda, karena adanya pandemi Virus Corona maka baru bisa terselenggara Tanggal 19 Oktober 2020.

Bagi Yayasan Pendidikan Al Huda Peringatan ini merupakan momentum untuk evaluasi dan refleksi diri agar ada pembenahan kearah yang lebih baik.

Dengan adanya Yayasan Pendidikan Al Huda maka lahirlah lembaga pendidikan mulai dari tingkat KB, TK, MI, MTS dan SMK yang berjumlah sembilan.

“Terselenggaranya peringatan hari lahirnya Yayasan Pendidikan Al Huda dan pelantikan pengurus yayasan periode 2020 – 2025 ini merupakan bukti tanggungjawab dan merupakan wujud cinta kepada yayasan, yang secara tidak langsung merupakan bentuk dedikasi kita terhadap dunia pendidikan”, ujar Hayatun , Kepala Sekolah SMK Al Huda.

“Agar kita semua tetap konsisten dengan penuh rasa tanggungjawab untuk mengabdikan diri kita sebaik-baiknya didunia pendidikan, dibawah Yayasan Pendidikan Al Huda Kabupaten Karanganyar”, imbuhnya.

Sementara Rober dalam sambutannya berharap agar pertemuan ini bisa bermanfaat dan Al Huda dapat berkembang lebih hebat.” Kedepan masyarakat bisa lebih merasakan manfaat dari keberadaan Yayasan Al Huda, mengingat telah adanya lembaga pendidikan yang lahir dari jenjang KB hingga SMK. Semoga bisa mewarnai dunia pendidikan di Kabupaten Karenganyar”, tandasnya.

“Potensi di Karanganyar sangat luar biasa seperti bidang pariwasata dan pertanian, akan lebih baik lagi jika didukung oleh pendidikan yang maju dibawah naungan Yayasan Al Huda” tambahnya.

Diakhir sambutannya Rober meminta agar Al Huda bisa bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk membangun Kabupaten Karanganyar menjadi lebih baik lagi. Diskominfo (An/In

Read More
rober (3)

Usai Sosialisasi Bahaya Narkoba, Wakil Bupati Diberi Kejutan Kue ulang tahun

Wakil Bupati Karanganyar, Rober Cristanto SE Diberi Kejutan Oleh Karang Taruna Hasanudin Krendhowahono

 

KARANGANYAR-  Usai memberikan sambutan dalam acara sosialisasi Bahaya Narkoba di Balai Desa Krendhowahono, Kecamatan Gondangrejo, Wakil Bupati Karanganyar H, Rober Cristanto SE mendapatkan kejutan dari Karang Taruna Desa setempat. Kejutan itu adalah kue ulang tahun karena rupanya karang taruna Hasanudin Desa Krendhowahono tahu jika tanggal 18 Oktober 2020 hari ulang tahun orang nomor dua di Karanganyar tersebut. Ditambah lagi, suasana menjadi meriah karena ada musik dengan lagu selamat ulang tahun milik Zamrud dinyayikan semua hadiri yang datang pada malam tersebut, (18/10).

“Saya tidak akan melupakan karang taruna dan tokoh masyarakat Krendhowahono. Saya tidak menyangka jika akan diberi kejutan ulang tahun seperti ini,” papar Rober Cristanto.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Karanganyar mengingatkan akan bahaya narkoba. Sebab narkoba sudah menjadi musuh bersama dan setiap waktu ancaman nyata. Jika para pemuda tidak menyadari dan melawan akan mengancam generasi mendatang. “Kita semua harus melawan narkoba. Kita semua harus mengingatkan teman, saudara, tetangga kita untuk tidak terjumus dalam narkoba,” tambahnya.

Selain itu, para orang tua harus dapat memberikan bimbingan dan pengawasan terhadap anak-anaknya. Sehingga nantinya anak-anak telah memiliki benteng kuat terhadap pergaulan yang buruk. Narkoba telah masuk ke semua lini masyarakat. Berikan pendidikan yang baik agar terhindar dari pengaruh buruk.

Ditambahkannya ditengah pandemi ini banyak pembelajaran secara daring. Sehingga orang tua harus mendampingi pembelajaran anak-anak agar penggunaan internet tidak melenceng. “Dampingi anak ketika belajar menggunakan internet. Karena internet juga memiliki dampak negatif jika tanpa pengawasan,”pesannya.

Sementara itu Camat Gondangrejo, Rusmanto SH, MM mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan masing-masing baik dari narkoba dan covid. Karena dengan  gotong royong menjadikan lingkungan tetap sehat dari narkoba dan covid. “Mari bersama jaga lingkungan baik dari narkoba dan covid. Karena butuh sinergitas antar warga untuk menciptakan lingkungan sehat dan kondusif,”ujarnya. Diskominfo (hr/adt)

Read More
yasin (3)

Kabar Gembira, Kebutuhan Pupuk di Karanganyar Bakal Dipenuhi Mentan

Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo memberikan sambutan dalam integrated Farming di Desa Kragan, Kecamatan

 

KARANGANYAR – Kabar gembira untuk petani di Kabupaten Karanganyar. Saat Menteri Pertanian Dr Syahrul Yasim Limpo berkunjung di Kragan, Kecamatan Godangrejo Karanganyar, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengeluhkan susahnya pupuk pada masa tanam III seperti sekarang ini. Sejurus kemudian, Mentan meminta kebutuhan pupuk di Karanganyar untuk dicukupi.

“Masyarakat sangat senang dan bangga atas kedatangan Pak Menteri ke Desa Kragan, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar. Tapi masalahnya pak menteri, setiap musim tanam III pupuknya selalu kurang,” papar Juliyatmono saat memberikan sambutan kunjungan Mentan dalam Integrated Farming untuk mewujudkan Kedaulatan Pangan

Orang nomor satu di Karanganyar menambahkan beberapa saat lalu sudah mengajukan pupuk ke propinsi dan sudah disetujui. Bupati mengatakan masyarakat Karanganyar diminta menanam apapun siap bersedia. Kabupaten Karanganyar mempunyai luas 77.000 hektar, dengan lahan pertanian sekitar 23.000 hektar. Sedangkan dari lahan pertanian tersebut, yang ditanami padi sekitar 50.000 hektar. Setiap tahun Kabupaten Karanganyar surplus beras 150.000 ton per tahun. “Kita ingin Karanganyar menjadi penyangga pangan nasional.  Jika petani sering mengeluhkan hama hama tikus atau  wereng terapinya sederhanya yakni sedekah. Namun demikian, pasca hama tersebut biasanya hasilnya 2 kali lipat,” ungkap Bupati.

Sementara Menteri Pertanian Dr Syahrul Yasim Limpo SH, MH meminta direktur pupuk untuk tidak pulang jika masalah pupuk tidak selesai.  Pihaknya meminta stafnya untuk menyelesaikan pupuk di Karanganyar 100 persen. Hanya saja, Mantan Gubernur Sulawesi Selatan tersebut meminta sepanjang SOP diterapkan dengan benar tidak masalah. “Yang tidak boleh itu korupsi. Misalnya, pupuk untuk padi namun dialihkan ke kebun itu yang dinamakan korupsi. Nanti bisa ditangkap sama pak Kajari karena subsidi untuk padi dan bukan yang lain,” imbuhnya. (hr/tgr)

Read More
IMG-20201015-WA0035

Bupati Karanganyar Lantik 69 Pejabat Eselon III dan IV

Diskominfo

Pelantikan pejabat eselon III dan IV sedang berlangsung di pendopo rumdin Bupati Karanganyar.

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono kembali lakukan perombakan posisi pejabat eselon III dan IV, ditandai dengan pelantikan dan pengambilan sumpah di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (15/10/20).

Orang nomor satu di Karanganyar mengatakan kalau hal itu dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan. ” Ini itu karena kosong, kita tidak ingin terlalu lama kursi yang kosong tidak segera terisi” terangnya.

“Kinerja akan menjadi kurang efektif dan lincah jika masih ada posisi yang kosong” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar  sebenarnya masih kekurangan pegawai, karena masih ada kasi yang tidak mempunyai staf.

Dengan perombakan ini dipastikan tidak ada lagi kursi yang kosong dikarenakan pegawai pensiun atau promosi.

Juliyatmono beranggapan dengan merangkap jabatan maka kinerja tidak akan optimal, “kalau sekedar  adminsitrasi jalan tapi kalau percepatan pasti agak terlambat” tandasnya.

Kepada seluruh pejabat yang dilantik diminta untuk membantu pemerintah dengan memberikan kemampuan terbaik bagi Bumi Intanpari dan dapat melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggungjawab, karena semua akan dipertanggungjawabkan dihadapan Tuhan. Diskominfo (an/in).

Read More
IMG-20201015-WA0022

Rakor penanganan covid-19 di wilayah Kabupaten Karanganyar, Sekda : Kasus covid banyak berkembang dari kluster keluarga dan perkantoran

Kominfo

Kepala BPBD sekaligus Sekretaris Gugus Depan Covid-19 Kabupaten Karanganyar, Sundoro saat menyampaikan perkembangan covid-19 terkini di wilayah Karanganyar, Kamis (15/10).

KARANGANYAR- Kasus covid di Kabupaten Karanganyar masih cukup tinggi. Kluster keluarga dan perkantoran saat ini menjadi kasus covid yang berkembang di Karanganyar.

Hal tersebut diungkapkan Sekda Karanganyar, Sutarno ketika mewakili Bupati Karanganyar dalam Rakor Penanganan Covid 19 di ruang Anthorium, Kamis(15/10). Pihaknya mengatakan butuh kerjasama antar instansi dalam penanganan covid. Apalagi kasus covid-19 masih cukup tinggi. Saat ini kasus yang berkembang dari kluster keluarga dan perkantoran.

“Untuk penanganan covid, semua harus bersinergi dalam memutus rantai persebaran di wilayah Karanganyar. Tetap terapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari,”katanya.

Terkait dengan munculnya kluster perkantoran pihaknya belum menerapkan kebijakan Work From Home (WFH). Namun Pemkab Karanganyar terus melakukan penyemprotan disinfektan berkala di perkantoran pemerintah. Langkah ini untuk mencegah persebaran covid atau muncul kluster baru dari perkantoran.

“Sistem kerja masih biasa. Hanya saja semua instansi pemerintahan kita semprot disinfektan seminggu sekali,”tambahnya.

Sementara Sekretaris Gugus Depan Covid-19 Kabupaten Karanganyar, Sundoro menyatakan saat ini terjadi perubahan aturan. Sehingga saat ini Gugus Depan menjadi Satgas. Pihaknya pun berharap koordinasi antar instansi sehingga kasus covid di Karanganyar dapat ditekan. Apalagi dalam pelaporan perkembangan covid-19  di luar 10 besar untuk wilayah Jateng dan di luar 100 besar untuk nasional.

“Dalam pelaporan perkembangan covid, Pemkab Karanganyar berada diperingkat 11 tingkat Jateng dan 105 tingkat nasional,”katanya.

Sementara kasus positif covid di Karanganyar saat ini masih 106 kasus dengan rincian 65 pasien menjalani rawat inap dan 41 isolasi mandiri.
Diskominfo (dn/ind)

Read More
yasin limpo (2)

Mentan Kagumi Integrated Farming Ala Petani Desa Kragan, Minta Bupati Buat Koorporasi Untuk Petani

Mentan, Syahrul Yasin Limpo melihat integreted farming yang dikembangkan oleh Willy Suratman

Mencicipi minuman jahe hasil pertanian setempat

KARANGANYAR – Menteri Pertanian Republik Indonesia (RI) Dr Syahrul Yasin Limpo kagum dengan integrated pertanian yang dikembangkan Willy Suratman warga Kanilan RT 03 RW 05, Kragan, Gondangrejo, Karanganyar. Peternak ikan sejak 2009 itu menyatukan pertanian dengan perikanan. Misalnya, ikan menggunakan pakan belantung 60 persen dan pelet 40 persen, air dari sirkulasi ikan untuk pertanian dan sisa pertanian diolah untuk pupuk tanaman empon-empon.

“Saya bangga lihat pertanian yang dikembangkan Willy secara integrated. Tinggal dikemas saja dengan membuat kelompok atau dikoorporasikan dengan manajemen yang bagus. Hulu sampai hilir dikoorporasikan akan menghasilkan pertanian yang hebat,” papar Syahrul Yasin Limpo saat memberikan sambutan dalam acara Integrated Farming untuk mewujudkan Kedaulatan Pangan di Kabupaten Karanganyar, (15/10).

Dia menyarankan jika petani per 3000 hektar dikelompokkan menjadi satu, kemudian dikoorporasikan. Pemerintah akan membantu menyiapkan apa saja yang dibutuhkan, misalnya obat-obatan, mesin dan lain sebagainya. Menteri meminta kepada bupati, cari petani  muda yang bersedia memajukan masyarakat setempat. “Harapan saya akan dikelola secara profesional dan pemuda mampu memajukan rakyat. Mulai empat bulan ini, staf saya akan perintahkan untuk membantu integrated pertanian di Karanganyar,” tambahnya.

Lebih jauh, mantan Gubernur Sulawesi Selatan tersebut mengatakan hanya dari pertanian yang menyumbang ekonomi di tengah covid 19 seperti sekarang ini. Bidang pertanian mempunyai kontribusi 16.4 persen untuk ekonomi nasional.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyambut baik usulan dari Menteri Pertanian tersebut. Menurutnya, apa yang sudah diperintahkan Menteri akan ditindaklanjuti dengan cepat. Kedatangan Menteri Pertanian, memberikan semangat kepada petani. Karanganyar mempunyai lahan seluas 77.000 hektar, dengan 23.000 hektar untuk pertanian. “Kami surplus beras 150 ton pertahun. Kami ingin Karanganyar menjadi penyangga pangan di wilayah kami dan Indonesia,” tambahnya.

Sedangkan Willy Suratman mengaku senang dengan kedatangan menteri pertanian di rumahnya. Dia menjelaskan integrated farming yang dikembangkannya tersebut. Budidaya ikan makanya diambilkan dari hasil pertanian dan demikian sebaliknya. “Airnya dari kolam, untuk pengairaan pohon pisang. Sisa kotoran ikan juga dipergunakan pupuk untuk tanaman jahe,” ungkapnya. (hr/tgr)

Read More
IMG-20201014-WA0005

Pengukuhan Pengurus Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial Kabupaten Karanganyar Masa Bakti Tahun 2020-2023

Bupati Karangnyar, Juliyatmono saat memberikan arahan di Pengukuhan LKKS Masa Bakti 2020-2023

KARANGANYAR – Pengukuhan Pengurus Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial Kabupaten Karanganyar Masa Bakti Tahun 2020-2023 yang diselenggarakan di Ruang Aunthorium Rabu, (14/10/2020).

Dihadiri oleh 30 pengurus pengukuhan masa bakti 2020-2023 dan disahkan oleh Bupati Karanganyar dan dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karanganyar, Basuki Dwi Waluyo.

Arahan Bupati Karanganyar untuk Ketua Umum dan Pengurus yang baru yaitu untuk melayani Panti Asuhan dengan baik dan membentuk grup diskusi untuk memonitoring kegiatan dan memenuhi kebutuhan-kebutuhan Panti Asuhan.

“Terus saling komunikasi dengan pengurus karena banyak sekali hal-hal yang dibantu untuk mereka”,pungkas Bupati.

Sambutan dari Ketua Umum LKKS Masa Bakti 2020-2023, Siti Khomsa. Mengucapkan terimakasih atas penghargaan jabatan yang baru kepada Kepala Dinas Sosial yang telah mengadakan acara pengukuhan. Disampaikan, LKKS dapat mengambil peran untuk bermitra dengan Pemerintah dan berperan aktif.

“Semoga amanah yang telah direncanakan ini bisa dilaksanakan dengan baik dan terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karanganyar”,ujar Beliau.

Diskominfo (ind,dn,cc)

Read More
IMG-20201013-WA0016

Prevalensi Stunting di Karanganyar Terus Menurun

Diskominfo

Peserta penggalangan komitmen konvergensi stunting

KARANGANYAR – Dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar berkomitmen untuk melakukan upaya percepatan pencegahan anak kerdil (stunting).

Salah satunya dengan penggalangan komitmen konvergensi stunting oleh kepala daerah dan pemangku kebijakan yang dilaksanakan di  Rumah Atsiri Kecamatan Tawangmangu. Selasa (13/10/20).

Peserta yang hadir diantaranya kepala OPD, camat, kepala desa, kepala puskesmas, perwakilan Rumah Sakit, Dinkes, Setda, PKK maupun Organisasi profesi, sejumlah kurang lebih 100 orang.

Dalam laporannya Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar Purwati mengatakan bahwa stunting menjadi masalah gizi yang dihadapi dunia, khususnya negara berkembang seperti Indonesia.

Stunting sangat berhubungan dengan terjadinya kesakitan, kematian  menurunnya daya tahan tubuh, produktifitas, kurangnya kecerdasan dan perkembangan otak sub optimal sehingga ini akan menghambat perkembangan motorik maupun mental.

Lebih lanjut diterangkan bahwa dampak stunting tidak hanya dialami oleh individu atau manusianya saja tapi berdampak pada ekonomi dan pembangunan.

“Walaupun stunting di Kabupaten Karanganyar dari tahun ke tahun menurun tetapi kita harus terus berupaya agar angka ini bisa ditekan”, imbuhnya.

Prevalensi stunting di Kabupaten Karanganyar Tahun 2016 sebesar 24,1% 2017 sebesar 22,6%, 2018 sebesar 13,8 dan 2019 sebesar 6,3%.

Sedangkan kecamatan yang paling tinggi angka stunting di Tahun 2019 adalah Kecamatan Jumapolo, Kecamatan Jatiyoso, Kecamatan Jenawi dan Kecamatan Karangpandan.

Beberapa faktor yang mempengaruhi stunting diantaranya faktor maternal, lingkungan rumah, pemberian makanan  pemberian asi saat menyusui, pola asuh ,infeksi, ekonomi, sosial, budaya, sanitasi dan air.

Dengan menurunnya angka stunting diharapkan mampu menciptakan generasi penerus yang sehat, cerdas dan berdaya saing.

Sementara Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengingatkan akan pentingnya perilaku hidup bersih sehat dengan gaya hidup baru.

Kepada pihak terkait diminta untuk terus menekan angka prevalensi stunting  sekecil mungkin, khususnya di Desa Petung, Tlobo, Kadipiro , Kwangsan dan Gondangmanis yang angkanya masih relatif tinggi.

Melalui Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, Bupati meminta agar seluruh bidan desa terus melakukan pengecekan dan pendataan.

“Ditindaklanjuti lewat bidan desa agar ibu hamil didata, diberi edukasi yang baik, konsumsi gizi yang dimakan sudah terpenuhi atau belum, kalau belum dilakukan pendataan nanti diberikan tambahan makanan oleh pemerintah”, pungkasnya. Diskominfo(an/in).

Read More
DSC_7331

Pagelaran Seni Wayang Kulit dalam Rangka Menyambut Hari Jadi ke-103 Kabupaten Karanganyar

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan sambutan pada Pagelaran Seni dan Budaya Wayang Kulit, Selasa (13/10)

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Kelurahan Bolong menggelar Pagelaran Seni dan Budaya Wayang Kulit dalam rangka menyambut Hari Wayang Sedunia serta Hari Jadi ke-103 Kabupaten Karanganyar, Selasa (13/10/2020).

Pagelaran Seni Wayang Kulit ini disaksikan oleh warga sekitar Kelurahan Bolong, disampaikan oleh Bupati Karanganyar, acara ini digelar dengan maksud untuk mempererat kekeluargaan warga. Selain itu Bupati Karanganyar menyampaikan pesan kepada para Kepala Camat yang hadir untuk meningkatkan pelayanan kepada warga disaat Pandemi saat ini dan memperbaharui kinerja dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-103 Kabupaten Karanganyar.

Disampaikan, 17 November akan digelar Pagelaran Wayang Kulit secara virtual dengan 17 dalang dan 103 sindhen dari 5 titik yang berbeda yaitu Karanganyar, Jumapolo, Colomadu, Gondangrejo, Karangpandan.

“Semua kegiatan hari jadi dialihkan divirtual semua, jadi tidak perlu ada acara tirakatan untuk memperingati”,ujar Bupati.

Diskominfo (cc/adt)

Read More