Category: Berita

Mahasiswa KKN UIN Walisongo Prihatin dengan Berlakunya Sekolah dari Rumah

KARANGANYAR – Mahasiswa UIN Walisongo Semarang tengah mengadakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Dusun Bulurejo, Desa Jenawi, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar sejak 6 Oktober 2020 lalu. Setelah hampir sebulan melakukan kegiatan berupa pendampingan bimbingan belajar (bimbel) kepada siswa SD yang merupakan program kerja individu, mahasiswa turut prihatin dengan diberlakukannya sekolah dari rumah oleh pemerintah sejak adanya pandemi.

Pandemi yang melanda dunia ini telah mempengaruh di berbagai bidang termasuk bidang pendidikan di Indonesia. Pada awalnya kegiatan belajar mengajar diliburkan sambil menunggu keputusan terbaik untuk skema belajar yang aman bagi siswa. Sektor pendidikan dinilai rawan penyebaran.

Setelah cukup lama menunggu, surat edaran terkait pedoman penyelenggaraan belajar dari rumah dalam masa darurat corona virus disease (Covid- 19) terbit pada tanggal 18 Mei 2020. Para orang tua dan siswa harus dihadapkan dengan skenario sekolah daring. Belajar daring adalah metode belajar yang menggunakan model interaktif berbasis internet dan Learning Manajemen System (LMS). Seperti menggunakan Zoom, Google Meet, E-learning, Grup WhatsApp dan lainnya.

Hal ini menuai pro dan kontra terkait kesiapan dan fasilitas penunjang kegiatan pembelajaran jarak jauh yang pemerintah terapkan. Setelah memasuki bulan Oktober dan diterapkannya New normal, kebijakan yang diterapkan sejak awal tahun telah bergeser. Banyak daerah yang sudah memulai membuat kebijakan dan peraturan sendiri, seperti murid sudah bisa datang ke sekolah guna mengumpulkan tugas dan mengambil tugas saja.

Mahasiswi KKN-RDR UIN Walisongo Novvia Wulandari yang melaksanakan pendampingan bimbingan belajar (bimbel) terhadap siswa SD di Dusun Bulurejo, merasa ikut prihatin melihat kegiatan belajar siswa di rumah.

“Saya ikut kasian karena sistem belajar daring khususnya bagi siswa SD itu sangat sulit, tidak semua materi yang didapat bisa dipahami oleh siswa, kemudian juga perlu adanya fasilitator yang baik dalam pendampingan proses pembelajaran ” Katanya di Bulurejo, 26 Oktober 2020

Selain karena sulitnya materi yang dipahamioleh siswa serta sulitnya mengakses internet, sistem belajar secara daring harus mendapatkan pendampingan yang baik dari orang sekitarnya. Hal ini pula yang dilakukan oleh Mahasiswi KKN RDR 75 UIN Walisongo Semarang di Karanganyar. Mahasiswi memberikan materi terlebih dahulu sebelum mengerjakan tugas yang diberikan dari sekolahan.

“Kebanyakan dari mereka tidak membaca teori terlebih dahulu dan langsung mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Padahal materi merupakan bagian penting dari pembelajaran”tambahnya. Kegiatan pendampingan belajar ini diharapkan dapat mengurangi beban orang tua yang tidak dapat mendampingi putra-putri nya belajar di rumah.

“Dengan adanya pendampingan belajar dari Mahasiswa KKN RDR 75 UIN Walisongo Semarang kami merasa terbantu, karena tidak semua orang tua mampu dan mempunyai waktu untuk mendampingi anaknya belajar”ujar Parti, salah satu wali murid.

Read More
IMG_20201028_131928

Peletakan Batu Pertama Gedung PWRI Kecamatan Tawangmangu

Sambutan Oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono

KARANGANYAR – Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kecamatan Tawangmangu dihadiri Bupati Karanganyar turut hadir pula anggota dewan Sujito dan Camat Tawangmangu di Lingkungan Nano Tawangmangu, Rabu (28/10/2020).

Acara ini diawali dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Karanganyar dan dilanjutkan dengan peletakan batu pertama.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar mengucapkan terima kasih dan ikut senang dengan dibangunnya kantor sekretariat PWRI Kecamatan Tawangmangu, mudah-mudahan bisa berjalan dengan baik serta lancar. Bupati pelan-pelan akan terus mendampingi kegiatan ini.

“Semoga kantor sekretariat gedung PWRI Kecamatan Tawangmangu dimulai dibangun dan segera selesai dengan baik, bermanfaat bagi semuanya. PWRI dimanapun dan sampai kapanpun tetap memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara”, pungkasnya. Diskominfo (in)

Read More

Pengumuman Pemenang Lomba Video Dan Desain Baliho/Spanduk Sosialisasi Pencegahan Covid-19 Dalam Penerapan Protokol Kesehatan

Sebelumnya penilaian dilakukan Dewan Juri dengan pengambilan 6 besar peringkat karya terbaik. Selanjutnya 6 besar karya terbaik diunggah di Media Sosial Kabupaten Karanganyar untuk mendapatkan penilaian masyarakat. Dan penilaian kejuaraan berdasarkan like terbanyak dari masyarakat dibuktikan dengan screenshot dini hari tadi Selasa, 27 Oktober 2020 pukul = 00.00 WIB dan diperoleh hasil sebagai berikut :

PEMENANG LOMBA VIDEO SOSIALISASI PENCEGAHAN COVID-19 DALAM PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN

PEMENANG LOMBA DESAIN BALIHO/SPANDUK SOSIALISASI PENCEGAHAN COVID-19 DALAM PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN

 

Dengan hasil akhir penilaian menandakan telah selesainya acara Lomba Video Dan Desain Baliho/Spanduk Sosialisasi Pencegahan Covid-19 Dalam Penerapan Protokol Kesehatan. Segenap panitia penyelenggara mengucapkan terimakasih kepada semua peserta yang sudah berpartisipasi aktif dalam terselenggaranya lomba ini. Untuk informasi selanjutnya pemenang lomba akan dihubungi secara langsung oleh panitia. Terimakasih.

 

Read More
IMG-20201027-WA0017

GOW Sebagai Mitra Kerja Pemerintah

Diskominfo

Pelantikan pengurus GOW Kabupaten Karanganyar periode 2020 – 2025

KARANGANYAR – Pelantikan Pengurus Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ) Kabupaten Karanganyar Periode 2020 – 2025 yang diselenggarakan di Rumah Dinas Bupati Karanganyar turut dihadiri Ketua PKK, Siti Khomsiyah, Selasa (27/10/2020).

Visi GOW adalah menjadi badan kerjasama dan koordinasi organisasi wanita yang independen, profesional dan unggul. Yang berperan untuk kemajuan dan kebudayaan perempuan diberbagai aspek kehidupan di Kabupaten Karanganyar.

Saat ini GOW dilibatkan dengan gugus tugas gerakan nasional revolusi mental, dan masuk dalam program Karanganyar Mandiri.

Seiring dengan revolusi industri 4.0, GOW juga melakukan upaya terkait pengembangan dan pemanfaatan teknologi digital, utamanya untuk peningkatan pengetahuan dan kinerja pengurus GOW.

Ketua GOW yang baru, Puji Astuti mengucapkan terima kasih atas kepercayaannya dan amanah yang diberikan untuk memimpin GOW Tahun 2020 -2025. “Tidak mudah menjadi ketua tetapi saya akan berusaha maksimal mungkin menjalankan amanah ini, dengan dukungan seluruh pengurus dan anggota organisasi yang tergabung dalam GOW’, tuturnya.

Dalam kesempatan ini Puji juga mengajak kepada semua yang hadir untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara disiplin demi menekan dan menghentikan penyebaran Covid-19. “Meskipun masih pandemi kita harus tetap memperhatikan protokol kesehatan dan kegiatan harus tetap berjalan”, katanya.

Sementara sambutan Bupati Karanganyar yang diwakili oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Bambang Sutarmanto mengatakan jika Bupati memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota GOW Kabupaten Karanganyar yang telah sukses menyelenggarakan musyawarah daerah GOW ke 21 pada 26 September 2020 serta telah berhasil memilih pengurus baru masa bakti 2020-2025.

Dikatakan juga bahwa GOW sebagai sebuah jaringan dalam memperjuangkan representasi perempuan dan sebagai mitra kerja Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam melaksanakan program kerja di berbagai sektor pembangunan. Sehingga keberadaannya diharapkan mampu membantu memajukan Kabupaten Karanganyar.

“Semoga pengurus GOW baru dapat menjalankan amanah dengan sebaik baiknya tidak saja untuk kepentingan kaum perempuan di Kabupaten Karanganyar tetapi juga bagi kesejahteran dan kemajuan masyarakat Kabupaten Karanganyar pada umumnya”, pesannya. Diskominfo ( In/An ).

Read More
IMG-20201027-WA0007

Isi Kegiatan Positif Siswa disaat Pandemi, Disdikbud Gelar Workshop Aplikasi Pentas

 

Kominfo

Workshop aplikasi pentas dibuka dengan tarian oleh siswa siswi, Selasa (27/10).

KARANGANYAR- Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Pendidikan dan Budaya (Disdikbud) Karanganyar menggelar workshop Aplilkasi Pentas dalam rangka ikut memeriahkan jelang hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke-103 ditahun 2020 yang jatuh pada 18 November mendatang.  Diharapkan workshop Aplikasi Pentas ini dapat mengisi kegiatan positif dibidang seni bagi siswa disaat pandemi, Selasa (27/10).

Hal tersebut diungkapkan Kepala Disdikbud Karanganyar, Tarsa saat menyampaikan sambutannya sekaligus meresmikan workshop aplikasi pentas yang digelar beberapa hari (27 sampai dengan 31/10/2020)di Gedung PGRI Kabupaten Karanganyar.

Dikatakannya tujuan daripada kegiatan ini adalah seni untuk menambah keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa, membuat persatuan dan kesatuan karena kita ini merupakan orang yang berbudaya serta tidak dipungkiri bahwa bidang seni dapat dijadikan sebagai mata pencaharian yang bisa diupahkan.

“Kegiatan ini diikuti utamanya siswa dan peran guru dalam mengendalikan siswa masing-masing. Jangan sampai siswa ikut demo yang mereka tidak tahu arahnya,”tuturnya.

Sementara itu disela sela wawancara terkait usulan tatap muka, Tarsa mengatakan bahwa Disdikbud Karanganyar tetap mengikuti SKB empat Menteri. Ditambahkannya untuk siswa tetap diberikan tambahan pembelajaran melalui daring, luring, home visit secara optimal.

“Jadi peran orang tua dan siswa itu penting, karena kalau mereka tidak dikendalikan akan sak senenge dewe (sesuka hatinya). Maka perlu pengendalian guru melalui komunikasi dengan siswa yang dirumah. Juga diharapkan masyarakat ikut mendukung iklim sejuk demi terciptanya suasana pembelajaran yang bagus,”imbuhnya.

Diskominfo (dn/ind)

Read More
IMG-20201026-WA0015

Juliyatmono Minta Penyerapan Anggaran Segera Dituntaskan

Diskominfo

Juliyatmono saat memimpin Rakor Pengendalian Operasional Kegiatan Triwulan III

KARANGANYAR- Sampai dengan Triwulan III realisasi rata-rata pelaksanaan kegiatan fisik sebesar 55,05 % sedangkan realisasi keuangan sebesar 53,40 %, untuk itu perlu dilakukan percepatan pelaksanaan kegiatan agar tidak mengalami keterlambatan.

Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan Triwulan III Tahun 2020 yang dipimpin langsung Bupati Karanganyar, Juliyatmono berlangsung di Ruang Podang I Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar, Senin (26/10/20). Rakor dimaksudkan untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan kegiatan yang sudah ditetapkan juga sebagai media pemecahan yang timbul.

Selain Bupati, hadir pula Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto, Sekda Karanganyar Sutarno, Kepala OPD, Tim Pembina dan Tim Pelaksana Pengendalian dan Koordinasi Kegiatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Karanganyar Tahun 2020.

Dalam laporannya, Agus Cipto Waluyo selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan menjelaskan jika pelaporan dan pengendalian kegiatan dilaksanakan melalui beberapa cara, dari pelaporan tertulis maupun lisan yang masuk baik dari instansi yang bersangkutan, checking dan monitoring keluhan OPD, koordinasi dengan instansi terkait sebagai upaya untuk pemecahan masalah.

“Sampai dengan Tanggal 22 Oktober 2020, pengadaan barang dan jasa yang terrecord dalam LPSE sebanyak 70 paket pekerjaan dengan progres sudah ada pemenang tender sebanyak 67 kegiatan dan sedang dalam proses tender sebanyak 3 paket. Sedangkan untuk kegiatan non tender sebanyak dua paket sudah ada pemenang”, terangnya.

Dari pelaksanaan kegiatan ini, permasalahan utama yang muncul adalah adanya pandemi Covid-19 yang mengakibatkan keterlambatan beberapa kegiatan, realisasi pelaksanaan kegiatan juga masih banyak yang belum memenuhi target untuk itu agar segera dipacu agar tidak mengalami keterlambatan.

Sementara Juliyatmono mengatakan jika penyerapan anggaran tidak ada korelasi dengan pergerakan ekonomi, yang paling bagus penyerapan anggaran itu diawal tahun.

“KUA sudah diputuskan, kita rapikan untuk dimasukkan RAPBD, angka sudah jelas nanti Januari 2021 kegiatan bisa berjalan, tidak ada uang yang tersimpan di kas, itu baru bermanfaat untuk pergerakan ekonomi”, jelasnya.

“Rekening ditutup tanggal 23 Desember, tinggal beberapa hari segera dituntaskan penyerapannya biar semuanya beres” pungkasnya. Diskominfo (An/In).

 

Read More
IMG_20201025_235140

Wisata Lembah Dungde Ramaikan Persaingan Wisata Di Karanganyar

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono hadir sekaligus meresmikan Wisata Lembah Dungde (WLD) di Dukuh Mlilir dan Dukuh Pucung, Desa Gentungan, Kecamatan Mojogedang, Minggu(25/10/20).

Desa Wisata Lembah Dungde (WLD) di Dukuh Mlilir dan Dukuh Pucung, Desa Gentungan, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar menawarkan paket wisata perdesaan.

Satu lagi desa di Kabupaten Karanganyar menawarkan wisata alam khas perdesaan. Tiga RT yakni RT 001, RT 002, dan RT 003/RW 013 di Dukuh Mlilir dan Dukuh Pucung, Desa Gentungan menawarkan wisata khas perdesaan. Wisata menawarkan pemandangan alam, yakni tol sawah atau disingkat Tolsa di Lembah Dungde, tubbing di Kali Kayen, dan petik buah di kebun jeruk lemon California.

Ada wisata edukasi, yaitu tanam padi organik dan panen padi, tanam jamur, pelihara kambing, kerajinan tas dari plastik, dan rumah tiwul dan nasi jagung. Wisatawan yang ingin memanjakan lidah dengan penganan, makanan, dan minuman tradisional dapat berkunjung ke Pasar Ciplukan. Pasar tiban dengan konsep zaman dulu buka setiap Minggu pukul 07.00 WIB hingga 14.00 WIB.

Untuk menikmati wisata tersebut, pengelola Desa WLD menyiapkan paket wisata khusus. Wisatawan cukup mengeluarkan Rp100.000 hingga Rp130.000 per orang. Fasilitas yang ditawarkan termasuk homestay di rumah penduduk satu hari satu malam, makan dua kali dan snack.

“Paket Rp100.000 itu bisa memilih tiga tempat wisata, homestay, dan makan. Paket Rp130.000 itu kami tambah belajar bermain gamelan pada malam hari. Silakan datang, kami layani sesuai kebutuhan. Bisa mengambil paket atau langsung ke objek wisata yang dituju,” kata Ketua Desa WLD, Mulyono, saat berbincang dengan wartawan di Pasar Ciplukan, Minggu (23/10/2020).

Desa WLD berdiri setahun ini. Desa wisata tersebut dirintis warga setempat. Mulyono, menyampaikan masing-masing objek wisata tersebut dikelola oleh kelompok sadar wisata (pokdarwis). Lantas, pokdarwis tersebut menginduk kepada Desa WLD. Seluruh objek wisata di Desa Gentungan itu sudah berjalan setahun terakhir, tetapi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar baru meresmikan pada Minggu. Bupati Karanganyar, Juliyatmono, meresmikan desa wisata tersebut dengan menandatangani prasasti.

“Semua [objek wisata] itu inisiatif warga. Tujuan awal kan untuk memberdayakan masyarakat. Objek wisata berkembang. Pasar Ciplukan itu terbaru, tiga bulan ini berjalan,” tutur dia.

Salah satu warga Dukuh Mlilir, Nur, berjualan pecel gendar, buah-buahan, dan minuman di Pasar Ciplukan. Dia mengaku mendapat tambahan penghasilan sejak membuka usaha satu kali dalam sepekan di pasar tiban. Pada hari biasa Nur berjualan bubur.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mendukung upaya masyarakat meningkatkan kesejahteraan dengan memanfaatkan potensi alam. Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Karanganyar itu mendorong masyarakat mengembangkan wisata sesuai potensi.

“Kami siap memberikan dukungan sesuai kebutuhan. Semua yang ada di desa itu bisa untuk wisata. Orang sinau kehidupan silakan ke sini. Apapun ada di Karanganyar,” tutur Bupati saat memberikan sambutan sebelum meresmikan Desa Wisata Lembah Dungde. Demikian DISKOMINFO(Ard/Tgr)

Read More
IMG-20201025-WA0022

“Taqwa”, Kunci Sukses Mukmin Sejati

 

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan tausiyah dalam kajian Ahad pagi di Pondok Pesantren Ilyas Kec. Karanganyar, Minggu(25/10/20)

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono hadir dan juga sekaligus memberikan tausiyah dalam kajian Ahad pagi di Pondok Pesantren Ilyas Kec. Karanganyar, Minggu(25/10/20).

Hadir dan memberikan tausiyah, Bupati Juliyatmono membawakan tema tausiyahnya ” Taqwa Versi Allah SWT “. Tak lupa Bupati juga mengingatkan kepada segenap santri agar selalu melakukan protokoler kesehatan dimanapun berada, apalagi di kegiatan keramaian seperti pengajian Ahad pagi seperti ini.

” Jangan sembrono, selalu lakukan aktivitas dengan Pola hidup bersih dan sehat agar jauh dari penyakit “, jelas Bupati yang akrab di sapa Yuli tersebut.

Orang nomor satu di bumi Intanpari ini dalam tausiyahnya menjelaskan bahwa dalam kitab suci Al-Qur’an banyak ayat yang di akhiri bertujuan agar kita bertaqwa. Itu menandakan bahwa banyak sekali amal kebaikan yang bisa kita lakukan sebagai hamba Allah agar kita menjadi hamba yang bertaqwa, taat pada Allah SWT.

Dari makna tersebut, Bupati menjelaskan bahwa banyak sekali perintah Allah SWT kepada manusia untuk terus bertaqwa dengan cara yang sudah Allah jelaskan didalam Al Qur’an agar manusia tersebut menjadi muslim yang sesungguhnya.

Taqwa Versi Allah SWT ada beberapa perilakunya, antara lain yakni dengan memohon ampun. Cara ini sering dikaitkan dengan perintah taqwa lantaran setiap manusia yang setelah berbuat kesalahan akan selalu berusaha untuk bertobat kepada Allah SWT dengan selalu memohon ampunan atas dosanya.

Contoh berikutnya ada dengan penerapan shodaqoh, melakukan shodaqoh (sedekah) baik dimasa lapang maupun sempit tentunya.

Allah SWT memberi kelebihan kepada manusia untuk menghafal Al Qur’an, ini bermakna agar kitab suci Al-Qur’an tetap terjaga sampai kapanpun. Sebagai wujud antisipasi ketika nanti Al Qur’an dimuka bumi ini di bumi hanguskan oleh orang-orang kafir, maka akan ditulis kembali oleh para hafidz yang hafal Al Qur’an.

Tidak ada kekhawatiran untuk urusan agama, karena semua sudah dijaga Allah SWT melalui perantaranya yang kadang manusia tidak mengetahui.

Dalam surat Al Faathir ayat ke 37 dijelasakan bahwa banyak manusia di neraka yang berteriak meminta kepada Allah SWT untuk dikeluarkan agar dia bisa mengerjakan amalan Sholeh. Namun Allah menjawab apakah aku(Allah) tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang sangat panjang maka rasakanlah siksaku(Allah) yang sangat pedih.

Disinilah makna ketaqwaan versi Allah SWT menurut penjelasan Bupati Karanganyar H. Juliyatmono. DISKOMINFO (Ard/Tgr)

Read More
WhatsApp Image 2020-10-23 at 09.57.25

Sugiharjo, Bertugas Di Diskominfo Hanya 283 Hari

 

Kapala Dinas Kominfo, Sujarno memberikan kenang-kenangan kepada Sugiharjo yang berpindah tugas dalam acara lepas sambut di rumah makan SFA Karanganyar

 

KARANGANYAR – Jumat, (23/10), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Karanganyar mengadakan lepas sambut pegawai di lingkungan dinas yang beralamat di jalan Lawu 385 B tersebut. Pegawai yang dilepas adalah Sugiharjo S.I.P MM (Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda),  Agung Prasetyo, Hari Sarsini, Sugeng  Margi Utomo, dan Hanif Setyo Wibowo (kasi  Persandian dan keamanan Diskominfo). Sedangkan yang pegawai yang masuk ke Diskominfo, Heru Edi Arfianto S.I.P MM, Yudi Astri Hermawan, dan Agus Sumanto. Acara tersebut dilaksanakan di rumah makan SFA Karanganyar.

Mewakili pegawai yang dilepas, Sugiharjo mengucapkan terima kasih atas dukungan selama ini. Bapak dua putra ini bertugas menjadi Kepala Bidang (kabid) Tata Kelola Informasi hanya 283 hari saja. Saat ini, mantan lurah Popongan tersebut beralih menjadi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekda. “Saya bertugas di Diskominfo hanya 283 hari saja. Terima kasih atas bimbingan dan kerjasama selama ini. Alhamdulillah semua kegiatan berjalan dengan baik,” ungkap Sugiharjo.

Dia mengatakan secara tugas memang telah berpindah namun jalinan persaudaraan tetap akan terjalin dengan baik. Sugiharjo mengaku bertugas yang hanya sebentar tersebut  namun kekeluargaan begitu dekat. Dalam kesempatan itu, Sugiharjo juga meminta maaf apabila selama ini terdapat kekeliruaan dan kesalahan.  “Saya mohon doa restu dalam melaksanakan tugas di tempat yang baru semoga berjalan baik dan lancar,” tambahnya.

Sementara pegawai masuk di Diskominfo, diwakili oleh Heru Edi Apriyanto. Warga Jalan Salak 5 Perumnas Palur, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten tersebut mengatakan mohon izin untuk bergabung di Diskominfo Karanganyar. Pihaknya menyatakan mohon masukan, kritik dan saran karena tugas ini tergolong baru baginya.

Dia menceritakan riwayat pekerjaan selama menjadi ASN di Kabupaten Karanganyar. Dimulai dari Staff di Kecamatan Mojogedang selama 16 tahun, staf di Kelurahaan Gayamdompo, berikut di Kelurahan Bolong, Karanganyar Kota 11 bulan, di Jenawi 2 tahun, baru masuk setda di bagian pemerintahaan umum 2 tahun, dan administrasi pembangunan 10 tahun. Sebelum masuk di Diskominfo menjabat di bagian pengadaan barang dan jasa. “Saya didampingi mas Yudi, dan Agus mohon dukungan dan bimbingan,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Kominfo, Sujarno mengatakan selamat kepada pegawai yang mutasi dan promosi yang dilantik 15 Oktober 2020 lalu. Semoga ditempat yang baru, bapak bisa menjalankan tugas dengan baik. Sedangkan pegawai yang baru bergabung selamat datang semoga bisa segera menyesuaikan. “Mudahan-mudahan yang pindah semakin sukses lagi. Selama dalam bergaul ada salah dan khilaf kami juga meminta maaf. Kepada pegawai yang baru datang, selamat bergabung dan semoga Diskominfo lebih sukses,” imbuhnya.

Sebelum acara lepas sambut, pegawai di lingkungan Diskominfo melakukan olahraga dan bermain game. Olahraga tersebut dipimpin Kadinas Kominfo.   (hr/Adt)

Read More
IMG-20201023-WA0010

Rapat Paripurna, Jawaban Bupati Karanganyar atas Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Karanganyar Terhadap 6 Raperda Kabupaten Karanganyar

Kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan jawaban terhadap pemandangan umum fraksi DPRD Karanganyar, Jum’at (23/10).

KARANGANYAR- Rapat Paripurna dengan agenda jawaban Bupati Karanganyar atas pemandangan umum fraksi-fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karanganyar terhadap nota penjelasan Bupati atas penyampaian 6 (enam) Rancangan Reraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Karanganyar dilaksanakan di gedung DPRD Karanganyar, Jum’at (23/10) pagi.

Pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan hal-hal sebagai berikut :

Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP) mengenai Raperda tentang Penyelenggaraan Pemakaman ini nantinya akan menjadi payung hukum agar setiap orang mendapatkan pemakaman yang layak melalui tata kelola yang dilaksanakan dengan tertib, efektif dan efisien serta mempertimbangkan nilai keadilan dimasyarakat.

Fraksi Partai Golongan Karya (F-Golkar) mengenai Raperda Penyelenggaraan Pertanian dapat mengurai dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi petani sebagai bagian dari upaya untuk mendukung ketersediaan dan ketahanan pangan di Kabupaten Karanganyar.

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) terkait usulan mengenai perlunya pengaturan pengangkutan dan pengawalan jenazah agar tertib, teratur, dan tetap mematuhi peraturan berkendara, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar sependapat untuk diintegrasikan dalam substansi pengaturan Raperda ini, karena pada dasarnya jalan merupakan fasilitas publik yang penggunaannya harus memperhatikan kepentingan umum.

Fraksi Partai Gerindra berkaitan dengan Raperda tentang penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak, Pemkab menyampaikan terima kasih atas masukan dan dukungan dari Fraksi Partai Gerindra untuk berkomitmen bersama mewujudkan lingkungan kondusif dan ramah bagi tumbuh kembang anak sesuai dengan potensi, minat dan bakatnya sehingga kedepan Kabupaten Karanganyar benar-benar menjadi Kabupaten Layak Anak yang paripurna.

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) terkait retribusi pelayanan pemakaman bahwa sampai saat ini baru sewa makam dan layanan pemakaman jenazah yang dapat dilayani oleh Pemerintah Daerah. Oleh karenanya jenis retribusi yang diatur dan ditetapkan adalah sebatas pada layanan yang disediakan sesuai prinsip dasar pemungutan retribusi.

Fraksi Partai Demokrat berkaitan dengan Raperda tentang penyelenggaraan pertanian. Pada intinya agar ada keseimbangan dalam kebijakan pengembangan 3 (tiga) sektor unggulan daerah yaitu industri, pertanian dan pariwisata utamanya antara industri dan pertanian untuk tetap menjaga ketahanan dan kedaulatan pangan.

Selanjutnya mengenai Raperda tentang Pencabutan Peraturan Daerah nomor 13 tahun 2009 tentang irigasi, kami selaku Pemkab Karanganyar berterima kasih atas saran dan dukungannya dari Fraksi PAN Demokrat.

Diskominfo (dn/ind)

Read More