Category: Berita

IMG-20201105-WA0029

Cetak Generasi Penghafal Qur’an, Karanganyar Gelar Lomba MTQ

 

Kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan reward kepada hafidza 30 Juz dari Gondangrejo, Fatimah Zahra Mujada yang akan mewakili Karanganyar untuk maju MTQ tingkat Jawa Tengah, Kamis (5/11).

KARANGANYAR– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar melalui Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Sekretariat Daerah Karanganyar menggelar lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Pelajar dan Umum se-Kabupaten Karanganyar, Kamis (05/11/20). Diharapkan lomba MTQ ini dapat mencetak bibit bibit penghafal Al Qur’an (Hafidz/hafidza) di wilayah Karanganyar khususnya.

Lomba MTQ pelajar dan umum yang akan berlangsung selama empat hari dalam jangka waktu yang berbeda ini dihadiri sekaligus secara resmi dibuka langsung oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono di Panti Aisyiyah Karanganyar. Dalam sambutannya Bupati berharap dengan adanya MTQ ini akan dapat menyiarkan Al-Qur’an kepada generasi muda yang mempunyai kecerdasan spiritual, kecerdasan sosial dan kecerdasan moral sebagai modal untuk membangun bangsa khususnya Kabupaten Karanganyar.

“Kita harus mempu meningkatkan kesadaran kita semua masyarakat muslim, utamanya generasai muda untuk lebih mengakrabi Al-Qur’an, dalam kehidupan keseharian”, tutur Juliyatmono.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Sekda Karanganyar, Sunanrno mengatakan lomba MTQ ini dan akan berlangsung selama empat hari dalam jangka waktu yang berbeda dilaksanakan di Aula Panti Aisyiyah, Tegalasri Karanganyar. Adapaun peserta lomba Tilawatil Qur’an diikuti dari beberapa cabang diantaranya cabang MTQ pelajar yakni cabang tilawah SD, MI, SMP, MTS, SMA, MA, dan SMK. Untuk satu (1) Juz tingkat SMP dan Madrasah, lima (5) Juz dan tilawah tingkat SMA dan Madrasah.

Diskominfo (ind/Chelsea)

Read More
IMG-20201105-WA0008

Pengelolaan Dana Desa di Kabupaten Karanganyar

Peserta menghadiri Workshop Monitoring Evaluasi Penyaluran dan Penggunaan Dana Desa, Kamis (05/11/2020).

KARANGANYAR – Workshop Monitoring dan Evaluasi Penyaluran dan Penggunaan Dana Desa di Kabupaten Karanganyar, Kamis (05/11/2020).

Workshop tersebut dihadiri oleh peserta dari desa-desa yang ada di Kabupaten Karanganyar melalui virtual meeting. Dihadiri juga oleh 3 Narasumber, Asisten Perekonomian dan Bupati Karanganyar. Kegiatan tersebut telah berlangsung di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Bupati Karanganyar memberikan sambutan dan arahan mengenai dana desa yang ada di Kabupaten Karanganyar, dana desa diperuntukan membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 termasuk yang digunakan untuk padat karya tunai desa mampu menopang masyarakat. “Menurut evaluasi yang kami lakukan bersama inspektorat, alat ukurnya masyarakat yang tidak terlalu banyak complain, siapa-siapa saja yang pantas diikutsertakan dalam padat karya tunai desa”, pungkas Bupati.

Masalah yang dihadapi adalah karena disaat pandemic ini banyak masyarakat yang terdampak Covid-19 semua masyarakat ingin mendapat bantuan. Program Kepala Desa menjadi tertunda dikarenakan dana desa digunakan untuk dana bantuan masyarakat namun pandemi tidak bias diprediksi maka dana desa diprioritaskan kepada masyarakat.

Materi dari salah satu narasumber yaitu Didi Hariyadi, Pengelolaan keuangan di Provinsi Jawa Tengah sarana prasarana 171 titik sudah terpenuhi 168 titik yakni 98 persen sudah terealisasi, bantuan Rp 20 juta sebanyak 99 desa yang sudah cair. Kebijakan yang ada di Jawa Tengah diatur oleh 3 mentri, mentri keuangan, mentri dalam negeri dan kementrian desa, 3 regulasi tersebut berkaitan dengan proses pencairan. Regulasi BLTDD tahap 1 3 bulan Rp 600 ribu, tahap ke 2 Rp 300 ribu.

Setelah regulasi keluar pada waktu pelaksanaan Kepala Desa mengeluarkan BLTDD nama-nama dengan persetujuan Bupati melalui Camat. “Jangan Lupa APBdes harus dipublikasikan”, ujar Didi.

Diskominfo (cc/dn)

Read More
IMG-20201104-WA0028

Juliyatmono Anjangsana ke Rumah Mantan Bupati Karanganyar

Diskominfo

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar saat kunjungi Rina Iriani

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono beserta Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto dan beberapa pejabat silaturahmi/anjangsana ke kediaman Rina Iriani Sri Ratnaningsih di Perum Jaten Permai Indah Kecamatan Jaten Karanganyar, Rabu (4/11/2020).

Anjangsana ini merupakan tradisi yang kerap dilakukan pejabat Pemkab Karanganyar menjelang peringatan hari jadi Kabupaten Karanganyar dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir.

Pelaksanaan anjangsana bertepatan dengan peringatan hari jadi ke-103 tahun ini tampak berbeda. Rina sapaan akrabnya, telah keluar dari LP Perempuan Kelas II A Semarang pada Agustus 2020, sehingga anjangsana dilakukan di kediamannya.

Silaturahmi  kali ini juga dilakukan di tengah pandemi virus Covid-19, sehingga tetap menerapkan protokol kesehatan seperti jumlah rombongan dibatasi, sebelum memasuki rumah tamu dicek suhu tubuhnya, disemprot handsanitizer dan wajib mengenakan masker.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan, tradisi ini akan terus dilakukan setiap kali bertepatan dengan momen peringatan hari jadi Kabupaten Karanganyar.

“Momen hari jadi ini, kita silaturahmi kepada sesepuh atau dituakan yang berjuang untuk Karanganyar. Baik yang masih sehat, kita bisa ngobrol mohon bimbingannya. Yang mendahului kita doakan, kita ziarah. Termasuk hari ini, kita silaturahmi ke rumah Rina. Yang satu-satunya mantan bupati yang masih sehat dan bugar,” katanya.

Lebih lanjut, selain dalam rangka silaturahmi, para pejabat juga meminta doa restu supaya apa yang dicita-citakan untuk kemajuan Kabupaten Karanganyar dapat tercapai. Tradisi ini akan diwariskan kepada pejabat-pejabat yang akan memimpin Kabupaten Karanganyar mendatang.

Rina mengungkapkan rasa terima kasihnya karena masih dituakan. Dirinya merasa senang karena para rombongan dapat berkunjung ke rumahnya.

“Sejak aku di sekolah (lembaga pemasyarakatan) sampai sekarang, alhamdulillah dari Pemkab Karanganyar masih disepuhkan atau dituakan. Walaupun dalam hati aku maunya dimudakan saja,” ucapnya sambil tersenyum.

Bertepatan dengan hari jadi ke-103 Kabupaten Karanganyar, Rina berharap semoga masyarakat dan pemerintah dapat bersatu padu demi kemajuan Karanganyar.

“Guyub rukun, bersatu padu membangun Karanganyar. Semoga dengan umur yang sudah tua, jadi semeleh, nrimo semua ikhlas bekerja dengan hati dan diniatkan ibadah,” tutur Rina.

Setelah keluar dari lembaga pemasyarakatan, dirinya telah menyempatkan keliling dan melihat kondisi di beberapa wilayah di Karanganyar. Menurutnya sudah banyak perkembangan di sektor pariwisata seperti yang dicita-citakan dulu semasa menjabat menjadi bupati. Diskominfo (In/An).

Read More
DSC_7789

Pelatihan Perizinan Online (Bupati : Kebersamaan Saat Bekerja demi Hasil yang Optimal)

Bupati memberikan arahan Pelatihan Perizinan Online Rabu, (04/11/2020).

KARANGANYAR – Pelatihan Perizinan Online Bagi Aparatur Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Karanganyar Tahun 2020 Rabu (04/11/2020).

35 ASN DPMPTSP menghadiri Pelatihan Online dihadiri juga Kepala DPMPTSP dan Bupati Karanganyar. Dilaksanakan di Aula Rumah Makan Telaga Rindu, Lalung, Karanganyar.

Sambutan dan arahan dari Kepala DPMPTSP Timotius menyampaikan, pelayanan masih dilaksanakan secara manual disaat pandemi ini, untuk kedepannya pada per 1 Januari 2021 pelayanan DPMPTSP melalui online. “Pelaksanakan aplikasi bisa diisi langsung oleh pelanggan sehingga pelayanan bisa dilakukan dari rumah masing-masing”,ujar Beliau.

Bupati mengarahkan, “Pentingnya kebersamaan dalam bekerja demi hasil yang optimal, dengan adanya aplikasi yang akan dibuat harapannya masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik. Beranilah berspekulasi dengan manajemen yang bagus”, pungkas Bupati.

Diskominfo (ind/cc)

Read More
IMG-20201104-WA0031

Pengajian MTNI Kecamatan Jaten

Kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan tausiah pada pengajian MTNI di Kecamatan Jaten, Rabu (4/11) pagi.

KARANGANYAR- Jama’ah dan pengurus Majelis Taklim Nurul Imam (MTNI) Jaten menggelar pengajian rutin di Kecamatan Jaten, Rabu (4/11). Kegiatan ini untuk meningkatkan pembangunan mental para jama’ah.

Kegiatan pengajian MTNI Jaten dihadiri Bupati Karanganyar Juliyatmono. Dalam kesempatan itu Bupati juga memberikan tausiah kepada para jama’ah pengajian. Bupati meminta para jamaah untuk selalu meningkatkan kualitas keimanan kepada Tuhan.

“Pembangunan spritual jauh lebih penting dari pembangunan infrastruktur. Karena infrastruktur tidak ada ruhnya,”jelasnya.

Ditambahkannya para kaum muslimin dan muslimah juga untuk selalu menyisihkan rejekinya untuk bersedekah. Sebab Allah mencintai hambanya yang berhati mulia dan bersedekah.

“Orang berhati mulia dan bertaqwa kepada Allah akan mendapatkan kemenangan di akhir zaman,”pungkasnya.
Diskominfo (dn/ind/chelsea)

Read More
WhatsApp Image 2020-11-04 at 09.04.07 (4)

Muladsih, Isteri Mantan Bupati Karanganyar Waluyo Gaya Bicara Masih ‘Ceplas-Ceplos’

 

KARANGANYAR – Rangkaian hari jadi Kabupaten Karanganyar ke 103 kali ini adalah berkunjung kepada keluarga mantan Bupati Karanganyar Waluyo , yakni Sri Muladsih. Meski sudah berusia 85 tahun, gaya bicara ibu masih ceplos ceplos dan mempunyai semangat yang tinggi. Rahasinya, ibu yang tinggal di Jalan Kelud Utara 3 No 4, Kecamatan Gajah Mungkur, Semarang Selatan ini adalah sering ikut  kegiatan.

“Alhamdulillah, Allah masih memberikan umur panjang kepada saya dan bisa bersilaturahmi dengan Bupati Karanganyar. Coba tebak, umur berapa saya. Saya ini kelahiran 5 Oktober 1935,” papar Muladsih masih tampak bersemangat.

Dia mengatakan sampai saat ini masih aktif di beberapa kegiatan. Misalnya PWRI, ibu-ibu mantan pegawai sekda propinsi. Pendek kata, kegiatan terus dilakukan agar tidak pikun. Kebanyakan pikun karena berhenti berpikir atau berhenti beraktivitas. “Saya gak mau. Saya dalam seminggu tiga sampai empat kali mengikuti kegiatan,” imbuhnya.

Kunjungan Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi assiten perekonomian dan pembangunan, Agus Cipta Waluyo, Kabag Kesra, Sunarno, Kabag Protokol dan komunikasi Pimpinan, Sugiharjo, Kepala Badan Kesbangpolinmas, Bambang Sutarmanto, Kepala Satpol PP, Yopi Eko Jati Wibowo, Dirut Bank Daerah, Haryono, Dirut Bank Karanganyar, Deni Susilo.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan, anjangsana ini digelar secara terbatas karena adanya pandemi virus Covid-19. Dalam kesempatan ini selain menyambung tali silaturahmi juga mendoakan kepada para perintis Bumi Intan Pari. “Tanggal 18 November 2020, Karanganyar berusia 103 tahun. Kami melanjutkan apa yang sudah dirintis para pendahulu. Nyuwun pangestu, semoga Karanganyar tentram, ayem dan guyub rukun. Semoga pandemi ini lekas berakhir,” katanya, Selasa (3/11). (hr/adt)

Read More

Seni Harus Eksis Ditengah Pandemi Covid 19

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sambutan dalam pagelaran pekan seni dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke 103

 

KARANGANYAR – Seni harus tetap eksis ditengah pandemi Covid 19. Demikian disampaikan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat membuka pagelaran pekan seni dalam rangka menyongsong peringatan hari jadi Kabupaten Karanganyar ke 103 di Graha PGRI, Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu, Senin (2/11).

Pagelaran pekan seni berlangsung mulai 2- S Nopember (5/11). Ada beragam hiburan seni seperti karawitan, punokawan dan musik koesplus. Serta diisi dengan dialog interaktif dengan mengahdirkan narasumber dari OPD di Karanganyar. Sesuai protokol, tamu undangan yang hadir dibatasi dan acara pekan seni dapat disaksikan melalui siaran langsung Radio Swiba Karanganyar 96.3 FM. Kesenian karawitan dan punokawan menjadi hiburan pembuka pagelaran seni hari pertama.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan, pandemi virus Covid-19 diharapkan tidak menjadi kendala bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas tentunya dengan memperhatikan faktor kesehatan. Lanjutnya, peringatan Hari jadi ke 103 Kabupaten Karanganyar  mengambil tema Karanganyar maju dan tangguh. “Kita dituntut untuk tangguh di semua aspek kehidupan. Membangun mentalitas dengan tetap optimis dan berprasangka baik. Ada rahasia yang tersembunyi di balik wabah (Covid-19) ini,” ucapnya.

Lanjut Yuli sapaan akrabnya, oleh karena semua kegiatan dalam rangka hari jadi ke-103 ini tetap berlangsung dengan menyesuaikan keadaan di tengah pandemi. “Semoga pesan hari jadi ini tersampaikan kepada masyarakat Karanganyar. Ini ungkapan syukur kita kepada perintis yang telah berjuang dengan spiritnya yakni Raden Mas Said,” jelasnya.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Karanganyar itu juga menjadi narasumber talk show interaktif mengambil bertema dengan seni menjadikan kerja lebih indah dan terarah. Dia berpesan, pandemi virus Covid-19 ini jangan lantas menjadi penghambat dalam mengembangkan kreatifitas termasuk berkesenian maupun aktivitas lain. Kegiatan dapat berlangsung tanpa mengabaikan protokol kesehatan.

“Ini peluang yang bagus dan dapat dimanfaatkan seiring pesatnya perkembangan teknologi. Kemarin saya lihat worksop aplikasi seni dari beragam seni. Bagaimana seni itu dikolaborasikan. Itu anak muda semua dan hebat semua. Sekarang orang bisa melihat kesenian di mana pun melalui siaran langsung. Kondisi ini bisa dioptimalkan untuk tetap eksis,” pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, Tarsa menyampaikan, pagelaran ini selain dalam rangka menyongsong hari jadi ke -103 Kabupaten Karanganyar, juga untuk melestarikan dan mengembangkan kesenian. Serta memberikan hiburan serta informasi kepada masyarakat Karanganyar.  “Tema berbeda setiap harinya, ada dialog interaktif dan hiburan karawitan dan musik,” katanya. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2020-11-01 at 10.16.08

Inovatif, Sistem Keamanan Kampung Teraplikasi Dengan Handphone

 

KARANGANYAR – Luar biasa, sistem keamanan yang diterapkan di Perumahaan UNS 5 Palur. Meskipun tetap mengaktifkan jaga tonggo atau ronda malam, namun warga perumahaan tersebut menerapkan sistem keamanan yang inovatif. Yakni dengan CCTV dan terhubung dengan aplikasi handphone semua warga. Pendek kata, ada orang yang mencurigakan masuk ke perumahaan tersebut, semua warga mengetahuinya.

“Kita di luar daerah, namun kita bisa mengetahui kondisi keamanan Perumahaan UNS 5 Palur. Sebab kita sudah mempunyai aplikasi keamanan yang diterapkan disini,” papar Anis Ridho, Ketua RW 23 Perumahaan UNS 5 Palur, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, saat lauching Gapuro di perumahaan tersebut.

Bukan itu saja, menurut Anis Ridho ada sistem alarm yang berbunyi manakala ada sesuatu yang mencurigakan. Alarm itu akan berbunyi sendiri sehingga warga bisa bergegas keluar rumah. Orang yang mencurigakan atau dicurigai berbuat tidak baik bisa ditangkap dan diinterogasi. “Alarm itu bisa berbunyi sendiri manakala ada hal yang mencurigakan. Orang dari luar perumahan pasti kaget jika tiba-tiba alarm berbunyi sendiri,” ungkapnya.

Dia menambahkan setiap rumah hampir sudah terpasang wifi sehingga anak sekolah tidak akan kehabisan kuota. Mereka dapat belajar menggunakan sistem daring tanpa takut kehabisan kuota internet.

Bupati Karanganyar Juliyatmono bersyukur dan bangga dengan apa yang dilakukan warga perumahaan UNS 5 Desa Ngringo. Pemkab Karanganyar dan teklomsel juga sudah melauching desa digital di Kemuning Kecamatan Ngargoyoso. Jika Karanganyar mendapatkan bantuan atau CSR dari perusahaan telekomunikasi, akan diarahkan ke Desa Ngringo. “Smart Village di Kemuning merupakan CSR dari Telkomsel mencapai RP 2 Miliar.  Melalui tehnologi, maka pekerjaan apapun akan menjadi mudah,” ujarnya saat meresmikan Gapuro Perumahaan UNS 5 Desa Ngringo, Kecamatan Jaten.

Bupati menambahkan dengan peresmian gapuro tersebut, masyarakat akan mendapatkan berkah yang melimpah. Sebab Gapuro dari asal kata guforu atau ampunan. Bupati berharap ampunan Allah selalu datang sehingga masyarakat lebih berkah dan membahagiakan semuanya. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2020-11-01 at 10.32.58 (1)

Ditengah Pandemi, Warga Perum UNS V Galakkan Hidroponik dan Microgreen

Bupati Karanganyar, Juliyatmono sangat tertarik dengan sistem pertanian hidroponik yang dilakukan masyarakat perumahaan UNS 5 di Desa Ngringo, Kecamatan Jaten

 

KARANGANYAR – Ditengah pandemi covid 19 membuat sebagian masyarakat tetap kreatif dan inovatif. Salah satunya ditunjukkan warga perumahaan UNS 5 UNS di Desa Ngringo, Kecamatan Jaten dengan menggalakan hidroponik dan microgreen. Meskipun tidak memiliki lahan, namun warga tetap produktif dengan menanam sayuran dengan sistem Hidroponik atau bersusun dengan menggunakan pipa.

“Kami juga tengah mengembangkan sistem pertanian microgreen. Bahasa mudahnya, tanaman sayur mayur yang masih bayi atau usia 1 minggu bisa dipanen untuk kebutuhan konsumsi,” papar Ketua RW 23 Perumahaan UNS 5 Desa Ngringo, Anis Ridho saat memberikan sambutan dalam launching Gapuro di perumahaan setempat, Minggu (01/11).

Menurut Anis, sayur dalam sistem microgreen tidak mengandung pupuk dan pestisida sehingga aman untuk kesehatan. Bahkan, kandungan gizi, enzim, dan vitamin lebih baik. Uniknya, lagi diantara tetangga memasak kemudian dijual kepada tetangga sendiri. “Artinya saya masak dengan menggunakan sistem online saya tawarkan masakan itu kepada tetangga. Kemudian ada yang membeli sehingga kami saling mendukung diantara warga,” tambahnya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono berkali-kali memuji sistem pertanian yang dilakukan masyarakat perumahan UNS 5, Desa Ngringo. Dengan keterbatasan lahan namun tetap masih bisa produktif. Hal ini juga membuktikan masyarakat lebih pandai dari pemimpinnya. Dengan menggunakan sejumlah inovasi dan kreatif maka akan menghasilkan yang lebih baik. “Pak camat dan Pak lurah harus banyak belajar banyak di masyarakat perumahaan UNS 5. Saya membayangkan, jika setiap desa seperti UNS 5 maka Karanganyar akan maju dan jaya,” tambahnya.

Saking senangnya tersebut, Bupati akan memberikan bantuan jahe untuk ditanam pada masyarakat perumahaan UNS 5. Pihaknya akan mengirimkan jahe untuk ditanam 2 kwintal. Saat ini jahe emprit yang dulunya dihargai murah sekarang sudah tembus Rp 60 ribu per Kg. “Saya mengajak semua belajar dari wabah pandemi. Dengan pandemi, kita lebih memperhatikan keluarga, antar tetangga juga guyub rukun dan berhasil membuat inovasi di bidang pertanian,” tambahnya. (hr/adt)

Read More
cpns 2019

Hasil Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kabupaten Karanganyar Tahun 2019

Berdasarkan ketentuan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 23 Tahun 2019 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negari Sipil dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019 dan menindaklanjuti Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara Selaku Ketua Tim Pelaksana Nasional Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019 Nomor K26-30/B6428/X/20.01 tanggal 28 Oktober 2020 perihal Penyampaian Hasil Integrasi Nilai SKD-SKB CPNS Pemerintah Kabupaten Karanganyar Tahun 2019, bersama ini disampaikan hal-hal sebagai berikut :

Read More