Category: Berita

WhatsApp Image 2025-09-25 at 13.42.24 (1)

Aksi Bergizi Bersama SMK Wikarya Karanganyar dan SMA Negeri 2 Karanganyar Wujudkan Generasi Sehat, Cegah Stunting dan Penyakit Menular

Karanganyar, 25 September 2025 – Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Kesehatan menyelenggarakan kegiatan Aksi Bergizi yang melibatkan pelajar SMK Wikarya Karanganyar dan SMA Negeri 2 Karanganyar. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M., sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.

Aksi Bergizi kali ini tidak hanya berfokus pada kampanye pencegahan stunting, tetapi juga sosialisasi pencegahan penyakit menular, khususnya HIV/AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan malaria. Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan memperoleh pengetahuan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga pola makan bergizi seimbang serta gaya hidup sehat.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar menekankan bahwa upaya pencegahan stunting dan penyakit menular merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa. “Generasi muda Karanganyar harus tumbuh sehat, bebas dari stunting, serta memiliki kesadaran tinggi terhadap ancaman penyakit menular. Melalui edukasi dan aksi nyata, kita bisa menciptakan sumber daya manusia yang unggul,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pelajar tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam menyebarkan pola hidup sehat di keluarga dan masyarakat sekitar.

Read More
WhatsApp Image 2025-09-25 at 13.41.26 (1)

Desa Munggur Gelar Sosialisasi Pengelolaan Sampah, Dorong Kesadaran dan Inovasi Lingkungan

Karanganyar,- Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah, Pemerintah Kecamatan Mojogedang bekerja sama dengan Pemerintah Desa Munggur menyelenggarakan Sosialisasi Peningkatan Fasilitasi Pengelolaan Sampah Tingkat Desa. Acara ini digelar di Aula Kantor Desa Munggur pada Rabu (24/9/2025) dengan tujuan memperkuat peran masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karanganyar Sunarno, S.H., M.H., M.T., Plt. Camat Mojogedang Joko Sutrisno, S.H., M.M., Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Dispermades , Ary Widyhastutik, S.S.T.P., M.M., para kepala sekolah se-Desa Munggur, perwakilan RT, serta pengurus PKK Desa Munggur.

Selain itu, hadir juga narasumber dari Bank Sampah Berseri Wonogiri, yaitu Ibu Titik Ismulyani, Sekretaris Desa sekaligus pengurus Bank Sampah Berseri, serta Bapak Riyanto, Direktur Bank Sampah Berseri. Mereka berbagi pengalaman dan strategi pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat.

Dalam sambutannya, Plt. Camat Mojogedang, Joko Sutrisno, S.H., M.M., mengungkapkan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini. “Dalam rangka mengelola sampah di rumah dan lingkungan kita, saya atas nama Pemerintah Kecamatan Mojogedang mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa beserta jajaran yang telah sinau bareng dalam rangka sesarengan mbangun Karanganyar,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan pesan dari Bupati Karanganyar agar masyarakat tidak hanya melihat sampah sebagai masalah, tetapi juga peluang ekonomi. “Harapan Bapak Bupati, sampah jangan sampai menimbulkan masalah, tetapi justru bisa menjadi celengan yang mendatangkan penghasilan tambahan,” tambahnya.

Joko Sutrisno berharap Desa Munggur dapat menjadi teladan bagi desa-desa lain di Kecamatan Mojogedang dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Karanganyar, Ary Widyhastutik, S.S.T.P., M.M., dalam sambutannya menekankan bahwa kebersihan lingkungan memiliki pengaruh langsung terhadap kualitas hidup masyarakat. “Pengelolaan sampah itu sangat penting. Dari lingkungan yang bersih, insyaAllah akan tercipta pikiran-pikiran yang bersih,” ungkapnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata dari pemerintah daerah, DLH Kabupaten Karanganyar menyerahkan komposter secara simbolis kepada Pemerintah Desa Munggur. Komposter ini diharapkan dapat digunakan untuk mengolah sampah organik menjadi kompos yang bermanfaat, sekaligus mengurangi timbulan sampah di lingkungan desa.

Sesi materi dimulai dengan paparan dari Ibu Titik Ismulyani, yang menyampaikan pentingnya melihat sampah sebagai sesuatu yang memiliki nilai ekonomi. “Sampah yang selama ini dianggap tidak berguna, sebenarnya memiliki nilai jual yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jika dikelola dengan tepat, masyarakat tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mendapatkan penghasilan tambahan,” jelasnya.

Materi berikutnya disampaikan oleh Bapak Riyanto, yang memaparkan strategi kunci dalam keberhasilan pengelolaan sampah. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya proses pemilahan sampah sejak awal sebagai langkah utama dalam menciptakan sistem yang efektif. Riyanto juga menampilkan bagan pengelolaan sampah yang menampilkan jenis-jenis sampah dan contohnya hingga pemanfaatan sampah menjadi produk bernilai jual. Hal ini memberikan gambaran jelas kepada peserta tentang peran mereka dalam setiap tahap pengelolaan sampah.

Sebagai penutup, Etik Yuliastuti, S.T., M.Si. dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karanganyar menyampaikan materi tentang pentingnya pengelolaan sampah yang dimulai dari rumah tangga. “Pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah. Jika kita semua sadar dan disiplin memilah sampah sejak dari sumbernya, maka berbagai masalah lingkungan seperti pencemaran, banjir, dan penyebaran penyakit dapat dicegah,” ujarnya.

Beliau juga menjelaskan dampak negatif dari sampah yang tidak terkelola dengan baik, seperti pencemaran air dan udara, kerusakan ekosistem, serta meningkatnya risiko gangguan kesehatan. Dengan partisipasi masyarakat, masalah ini dapat diubah menjadi peluang yang menguntungkan dan berkelanjutan.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Desa Munggur semakin sadar akan pentingnya pengelolaan sampah dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kecamatan Mojogedang untuk bersama-sama membangun lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif.

Read More
WhatsApp Image 2025-09-24 at 21.48.53

Groundbreaking Peningkatan Jalan Jumantono – Jumapolo

Karanganyar – Pemerintah Kabupaten Karanganyar mulai melaksanakan proyek peningkatan ruas jalan Jumantono – Jumapolo dengan nilai kontrak sebesar Rp5,501 miliar yang dimulai hari ini, Rabu (24/09/2025) sore.
Proyek strategis ini ditargetkan rampung dalam 110 hari kalender dan diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Proyek dengan panjang jalan 3,2 kilometer tersebut akan dikerjakan oleh kontraktor pelaksana CV Putra Kalingga, dengan pengawasan dari konsultan CV Graha Citra Selaras. Ruas jalan akan diperlebar masing-masing satu meter di sisi kanan dan kiri, serta pelebaran aspal setengah meter.

Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M., saat groundbreaking menyampaikan harapannya agar pembangunan berjalan lancar dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat..

“Hari ini kita mulai groundbreaking ruas jalan Jumapolo–Jumantono. Semoga berjalan lancar, cepat, dan awet. Jalan halus bebas jeglongan kita selesaikan sedikit demi sedikit,” ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jalan atas kemungkinan terganggunya perjalanan selama pekerjaan berlangsung.

“Kami mohon maaf kepada pengguna jalan Jumapolo–Jumantono. Mungkin ada sedikit gangguan perjalanan, tetapi tujuan kami jelas: melebarkan dan menghaluskan jalan supaya ke depan perjalanan menjadi lebih nyaman dan lancar,” tambahnya.

Dengan adanya peningkatan infrastruktur ini, Pemkab Karanganyar optimistis konektivitas antarwilayah semakin baik, distribusi hasil pertanian lebih mudah, serta mendorong tumbuhnya perekonomian lokal.

Read More
WhatsApp Image 2025-09-24 at 21.30.23

Forum Tani dan AGRA Sarasehan dengan Bupati Karanganyar, Sampaikan Tujuh Tuntutan Reforma Agraria

KARANGANYAR – Dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional 2025, Serikat Tani Bumi Intanpari (SERTA BUMI) bersama Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) menggelar audiensi dengan Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M., di Rumah Dinas Bupati, Rabu (24/9/2025) siang. Pertemuan tersebut dihadiri oleh pejabat dinas terkait, perwakilan petani, dan mahasiswa.

Audiensi yang berlangsung konstruktif itu bertujuan menyampaikan tujuh isu strategis yang dihadapi petani. Yoseph Heriyanto, perwakilan AGRA, menekankan pentingnya komitmen pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan struktural di sektor pertanian.

Tujuh Poin Tuntutan Petani:
1. Percepatan identifikasi dan redistribusi tanah terlantar.
2. Implementasi reforma agraria yang mencakup redistribusi aset dan pendampingan berkelanjutan.
3. Penyelesaian krisis air irigasi yang melanda wilayah pertanian.
4. Jaminan penyerapan hasil panen dengan harga yang stabil dan adil.
5. Penguatan kelembagaan kelompok tani.
6. Kemudahan akses terhadap bibit, pupuk bersubsidi, dan alat mesin pertanian.
7. Solusi mengatasi melonjaknya biaya produksi pertanian.

Bupati Karanganyar menyambut baik dialog tersebut. Ia menyatakan kesiapan pemerintah kabupaten untuk:
1. Mengintensifkan pelatihan bagi petani milenial.
2. Memfasilitasi pembentukan Badan Usaha Milik Petani (BUMP).
3. Menggalakkan pelatihan pembuatan pupuk organik mandiri.
4. Mengevaluasi program pertanian yang ada agar lebih tepat sasaran.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Bupati menyerahkan bantuan langsung berupa pompa air dan alat transplanter kepada perwakilan kelompok tani. Audiensi ini diharapkan menjadi fondasi kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah, petani, dan akademisi untuk mewujudkan pertanian Karanganyar yang berdaulat dan berkeadilan.

Read More
WhatsApp Image 2025-09-24 at 21.29.29

Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Narkotika Digelar di SMA N 1 Mojogedang

Karanganyar – Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui kerja sama lintas instansi menyelenggarakan Kegiatan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) serta Prekursor Narkotika, bertempat di SMA N Mojogedang, Rabu (24/9/2025) pagi.

Acara dibuka sambutan dari Kepala SMA N Mojogedang. Dalam kesempatan ini, Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, S.E., M.M., memberikan keynote speech sekaligus membuka acara secara resmi.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. “Narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan bangsa. Oleh karena itu, melalui sosialisasi ini diharapkan para pelajar dapat menjadi agen perubahan yang aktif menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika,” ungkapnya.

Acara dilanjutkan dengan materi bertajuk “Jerat Hukum bagi Penyalahgunaan Narkotika” yang disampaikan oleh Kasat Narkoba Polres Karanganyar. Materi ini menekankan aspek hukum, pencegahan, serta dampak sosial yang ditimbulkan dari penyalahgunaan narkoba.

Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga menghadirkan sesi tanya jawab interaktif antara peserta dengan narasumber, sehingga pelajar dapat lebih memahami bahaya narkoba dan langkah-langkah pencegahannya.

Kemeriahan acara ditutup dengan penampilan hiburan dari Pangsit Anjasmara TeamLo serta foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam memerangi narkoba.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman generasi muda, khususnya pelajar di Karanganyar, untuk menjaga diri serta lingkungan sekitar dari ancaman narkoba, demi terwujudnya generasi sehat, cerdas, dan berprestasi

Read More
WhatsApp Image 2025-09-24 at 21.28.05

Dorong Minat Baca Sejak Dini, Bunda Literasi Kabupaten Karanganyar Kukuhkan Bunda Literasi Kecamatan

KARANGANYAR – Bunda Literasi Kabupaten Karanganyar, Ibu Farida Rober Christanto, mengukuhkan Bunda Literasi Kecamatan se-Kabupaten Karanganyar pada acara yang berlangsung di Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Karanganyar, Rabu (24/9/2025).

Pengukuhan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat gerakan literasi di tingkat kecamatan, sehingga mampu menjangkau masyarakat lebih luas dan menumbuhkan budaya membaca sejak dini. Kegiatan ini menjadi rangkaian Festival Literasi Karanganyar tahun 2025.

Acara juga dirangkaikan dengan talkshow literasi bertema “Membaca Nyaring (Read Aloud) Menumbuhkan Cinta Buku Sejak Dini” dengan menghadirkan Era Wijaya, seorang Read Aloud Trainer sekaligus konten kreator. Melalui talkshow tersebut, para peserta diberikan inspirasi serta teknik praktis untuk menumbuhkan minat baca anak dengan metode membaca nyaring.

Dalam sambutannya, Bunda Literasi Karanganyar menyampaikan bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca, melainkan pintu masuk menuju pengetahuan, kreativitas, dan peradaban. “Dengan adanya Bunda Literasi Kecamatan, saya berharap gerakan literasi di Karanganyar semakin kuat, merata, dan mampu membentuk generasi yang cerdas serta berkarakter,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperluas jejaring dan kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat dalam mewujudkan Karanganyar yang semakin gemar membaca, selaras dengan visi “Sesarengan Mbangun Karanganyar.”

Read More
WhatsApp Image 2025-09-24 at 18.49.30

Grand Opening Bengkel Teaching Factory (TEFA) Bodi dan Cat SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar Resmikan Bengkel “Berkah Surya Abadi”

Karanganyar – SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar resmi membuka Bengkel Teaching Factory (TEFA) Bodi dan Cat “Berkah Surya Abadi” pada Rabu (24/9). Acara grand opening ini dihadiri Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M. didampingi Wakil Bupati, H. Adhe Eliana, S.E., Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Karanganyar, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Karanganyar.

Dalam laporannya, Kepala SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar, Suwarto, S.T., M.T., menegaskan bahwa hadirnya Bengkel TEFA menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam menyatukan dunia pendidikan dengan dunia industri.

“Bengkel ini tidak hanya memberikan layanan nyata kepada masyarakat, tetapi juga menjadi wahana pembelajaran berbasis industri yang mampu menyerap tenaga kerja di lingkungan Karanganyar,” ungkapnya.

Ia menambahkan bengkel TEFA Bodi dan Cat ini merupakan satu-satunya di Karanganyar yang mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah. Selain berfokus pada perbaikan bodi kendaraan, fasilitas ini juga dikembangkan untuk layanan perbaikan mesin. Tenaga ahli yang terlibat berasal langsung dari praktisi profesional Toyota dan Honda, sehingga ilmu dan pengalaman mereka dapat ditransfer kepada para siswa SMK.

Sementara itu Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M. dalam sambutannya memberikan apresiasi atas inisiatif SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar.

“Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan selalu berjalan sesarengan dengan bengkel M3. Semoga dengan hadirnya Bengkel TEFA ini, kolaborasi yang terjalin dapat memperluas lapangan kerja, termasuk di bidang alat berat, serta mendorong kerja sama lebih erat antara sekolah dan BLK Karanganyar,” ujarnya.

Ia juga berharap langkah yang dilakukan SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk mengembangkan Teaching Factory sebagai sarana pembelajaran inovatif yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan industri.

Dengan hadirnya Bengkel TEFA “Berkah Surya Abadi”, diharapkan para siswa tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga membangun mental kerja profesional sesuai standar industri. Keberadaan bengkel ini diharapkan membawa keberkahan bagi sekolah, pemerintah, serta masyarakat luas.

Read More
WhatsApp Image 2025-09-22 at 15.59.15

Laskar Festival Literasi Karanganyar 2025 Resmi Dibuka, Dorong Budaya Membaca dan Kreativitas Masyarakat

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan menggelar Laskar Festival Literasi Karanganyar (Laskar) 2025 di halaman kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Karanganyar. Festival yang berlangsung selama empat hari, mulai 22 hingga 25 September 2025 ini, menjadi wadah penguatan literasi sekaligus ajang kreasi masyarakat. Rangkaian pembukaan festival berlangsung meriah. Acara diawali dengan penampilan kroncong modern Makempal yang menghibur para tamu undangan sambil menunggu kehadiran Wakil Bupati Karanganyar. Suasana semakin semarak dengan penampilan tembang mocopat dari perwakilan siswa SD Negeri 2 Papahan.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Karanganyar, Nurhayati, A.P., M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa Festival Laskar 2025 hadir sebagai upaya memperluas akses literasi, memperkuat peran perpustakaan, memperkenalkan budaya di Tengah Masyarakat, dan juga diharapkan dapat mempereat sinergi pemerintah daerah dan Masyarakat.
Acara selanjutnya yaitu penyerahan buku bermutu yang diberikan langsung oleh bapak wakil bupati Karanganyar sebagai bentuk nyata dukungan terhadap literasi kepada 34 perpustakaan Desa/Kelurahan, perpustakaan rumah ibadah, serta Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan dan koleksi bacaan masyarakat di berbagai wilayah Karanganyar.

Festival secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Karanganyar, H. Adhe Eliana, S.E., mewakili Bupati Karanganyar, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa pentingnya menanamkan jiwa literasi di era digital untuk meningkatan pengetahuan dan pemahaman. Setelah itu dilanjut Pembukaan Festival secara resmi oleh Wakil Bupati Karanganyar. Acara pembukaan ditutup dengan talkshow bersama Wakil Bupati Karanganyar dan Kepala Perpustakaan UNS, Riah Wiratningsih, S.S., M.Si. yang membahas peran kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam memperkuat gerakan literasi di era digital.

Festival ini juga mendapat sambutan antusias dari pelajar. Anak-anak mulai dari tingkat TK hingga SMA/SMK turut hadir dan meramaikan suasana dengan berbagai aktivitas edukatif dan hiburan. Tidak hanya menghadirkan bazar buku, Laskar Festival Literasi Karanganyar 2025 juga menyediakan stand UMKM yang dibuka untuk masyarakat umum. Kehadiran UMKM ini memberi warna tersendiri, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia literasi dengan pengembangan ekonomi kreatif lokal. Festival Laskar Literasi Karanganyar 2025 akan terus menghadirkan berbagai kegiatan inspiratif hingga 25 September mendatang. Masyarakat Karanganyar diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini untuk semakin mendekatkan diri pada dunia literasi dan sekaligus mendukung produk lokal.

Read More
WhatsApp Image 2025-09-22 at 15.47.11

Pelatihan Dasar CPNS Angakatan 94 Kabupaten Karanganyar Tahun 2025 Resmi Dibuka Wakil Bupati

KARANGANYAR – Wakil Bupati Karanganyar, H. Adhe Eliana, S.E., mewakili Bupati Karanganyar, secara resmi membuka Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Angkatan XCIV (94) di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Karanganyar, Senin (22/9/2025). Kegiatan ini diikuti beberapa peserta CPNS yang akan menjalani pembekalan peningkatan kompetensi dan integritas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa ASN merupakan ujung tombak pelayanan publik dan keberhasilan pembangunan daerah.
“ASN adalah ujung tombak pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melayani masyarakat harus dikedepankan dan menjadi prioritas utama dalam setiap langkah tugas ASN,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya pembentukan karakter ASN yang berintegritas dan berakhlak baik.
“ASN harus memiliki akhlak yang baik, beretika, profesional, serta menjunjung tinggi nilai-nilai integritas. Dengan begitu, pelayanan publik di Kabupaten Karanganyar akan semakin berkualitas dan dipercaya masyarakat,” tambahnya.

Pelatihan Dasar CPNS Angkatan XCIV ini bertujuan membentuk PNS yang memiliki pengetahuan, wawasan kebangsaan, sikap dan perilaku bela negara, serta mampu mengaktualisasikan nilai-nilai dasar ASN dalam pelaksanaan tugasnya. Melalui pelatihan ini dih
arapkan lahir ASN yang profesional, berkompeten, dan berintegritas tinggi untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang baik di Kabupaten Karanganyar.

Read More
WhatsApp Image 2025-09-22 at 15.46.03

Sosialisasi Anti Korupsi dan Anti Gratifikasi Kabupaten Karanganyar Tahun 2025: Perkuat Komitmen ASN Menuju Pemerintahan Bersih

Karanganyar – Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Inspektorat Daerah menyelenggarakan Sosialisasi Anti Korupsi dan Anti Gratifikasi pada Senin (22/9/2025) pagi di Ruang Podang I, Sekretariat Daerah Karanganyar. Kegiatan ini diikuti 57 peserta yang terdiri dari Kepala OPD, Kepala Desa, serta ASN baik secara luring maupun daring.

Inspektur Daerah Kabupaten Karanganyar, Zulfikar Hadid, S.H. dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat komitmen perangkat daerah dalam mencegah praktik korupsi, membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, dan memastikan pelayanan publik yang transparan serta akuntabel.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Karanganyar, H. Adhe Eliana, S.E., mewakili Bupati Karanganyar, yang juga menjadi narasumber utama. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya menjadikan sosialisasi ini bukan hanya sebagai agenda seremonial, melainkan sebagai pedoman nyata dalam bekerja.

“Ini menjadi pegangan kita semua untuk sesarengan mbangun Karanganyar. Jangan hanya berhenti pada seremoni, tapi harus diimplementasikan dengan penuh kesadaran. ASN adalah ujung tombak pemerintahan, maka integritas, akuntabilitas, kompetensi, serta kepedulian sosial harus benar-benar diwujudkan,” tegas Wakil Bupati.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap ASN merupakan figur publik yang senantiasa menjadi sorotan masyarakat. Oleh karena itu, prinsip hidup sederhana, bersyukur, serta menjaga kesehatan menjadi modal penting dalam menjauhkan diri dari perilaku koruptif.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menyoroti fenomena maraknya kasus korupsi di Indonesia. Berdasarkan data hingga Desember 2024, terdapat 1.835 kasus korupsi dalam dua dekade terakhir. Kondisi ini menjadi peringatan bagi seluruh aparatur untuk memperkuat komitmen anti korupsi.

“Integritas bukan hanya slogan. Seorang pemimpin harus menjadi teladan bagi staf yang dipimpin. Langkah konkret pencegahan dapat dilakukan dengan memperkuat SOP, menerapkan rotasi jabatan pada posisi rawan, membangun budaya kerja transparan, serta menegakkan sanksi tanpa pandang bulu,” jelasnya.

Ia juga menekankan agar ASN tidak terjebak pada gaya hidup hedonis dan pamer (flexing). Menurutnya, perilaku tersebut dapat memicu lahirnya sifat serakah yang membuka peluang tindak pidana korupsi.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Karanganyar meneguhkan komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Inspektorat Daerah didorong menjadi garda terdepan dalam pendampingan, pengawasan internal, serta pembinaan ASN untuk bekerja sesuai prinsip integritas.

“Komitmen bersama, bariskan pikiran dan luruskan langkah. Mari kita wujudkan pemerintah yang bersih dari korupsi demi kesejahteraan masyarakat Karanganyar,” pungkas Wakil Bupati.

Read More