Category: Berita

IMG20201120095005

Pelepasan Pengantar Alih Tugas Ketua Pengadilan Agama Karanganyar, Bupati : Selamat bertugas ditempat yang baru dan tetap pertahankan iklim pelayanan di Pengadilan Agama Karanganyar

Kominfo

Pengantar Alih Tugas : Bupati Karanganyar berikan selamat bertugas ditempat yang baru kepada Drs. H. Imam Syafi’i, Jum’at (20/11).

KARANGANYAR- Bupati Karanganyar melepas Ketua Pengadilan Agama Karanganyar yang berpindah tugas  di  Pengadilan Agama Sidoarjo. Bupati berharap silahturami terus terjalin dan pelayanan warga di Pengadilan terus ditingkatkan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Karanganyar, Juliyatmono ketika menghadiri kegiatan Pelepasan Pengantar alih tugas Kepala Pengadilan Agama, Jumat (20/11) di Kantor Pengadilan Agama Karanganyar.

“Kepada Drs. H. Imam Syafi’i, saya atas nama Pemerintah mengucapkan terima kasih atas pengabdiannya di Karanganyar. Semoga sukses di tempat baru,”ujarnya.

Bupati menambahkan pihaknya berharap Pengadilan Agama mampu mempertahankan pelayanan yang nyaman terhadap warga Karanganyar. Karena tempat ini merupakan penyelesaian akhir terhadap status perkawinan warga apakah masih bersatu atau berpisah.

“Perlu diciptakan suasana sejuk dan nyaman. Karena tempat ini menentukan status seseorang,”pesannya.

Sementara Kepala Pengadilan Agama Drs.H.Imam Syafi’i mengucapkan terimakasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar selama bertugas di Bumi Intanpari. Pengadilan Agama Karanganyar sendiri terus berbenah agar sesuai dengan slogannya Maju, Mandiri, dan Akuntabel.

“Terimakasih atas dukungannya selama 5 bulan terakhir ini. Semoga Pemkab dan Pengadilan Agama Karanganyar terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan masyarakat,”katanya.
Diskominfo (dn/ind)

Read More
IMG-20201120-WA0015

Polres Karanganyar Gelar Sosialisasi Untuk Wujudkan Transparansi Anggaran

Diskominfo

Kapolres Karanganyar Leganek Mawardi saat menyampaikan laporan kegiatan.

KARANGANYAR-Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto hadiri kegiatan pemantauan dan pendampingan sosialisasi alokasi anggaran Tahun 2021 Polres Karanganyar oleh Tim Rorena Polda Jawa Tengah di Gedung Wira Pratama 1 Kantor Polres Karanganyar. Jumat (20/11/2020).

Dalam sambutannya Kapolres Karanganyar Leganek Mawardi, mengatakan jika sosialisasi ini merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas Polri dalam mengelola anggaran yang diberikan oleh Negara, “ ini merupakan salah satu komitmen dari kita untuk menjadikan pemerintahan yang bersih dan transparan” jelasnya.

Tahun 2021 Polres Karanganyar mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp. 80.750.049.000,- terdiri dari belanja pegawai dan belanja barang. Sedangkan untuk Tahun 2020 mendapat 80.576.658.000,-. Sehingga dari Tahun 2020 hingga 2021 terjadi kenaikan 0,21%.

Sebagai wujud dukungan kepada Polres Karanganyar, Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah memberikan hibah berupa bangunan Polsek Colomadu serta penataan halaman kantor Satreskrim dan Satlantas Karanganyar.

Ditempat yang sama Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto menyampaikan jika selama ini Pemerintah Kabupaten Karanganyar selalu bersinergi dengan Polres Karanganyar diberbagai kegiatan dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban. Apalagi ditengah situasi pandemi, Polres Karanganyar sangat responsif dalam upaya pemutusan mata rantai penyebaran Corona.“Polres Karanganyar benar-benar menggunakan anggarannya secara transparan, dan dikerjakan secara riil” pungkasnya. Diskominfo (An/In).

Read More
IMG-20201119-WA0045

Angkat potensi batik lokal, kelompok batik dan UMKM Girilayu dapat pelatihan digital marketing

 

Kominfo

Kepala desa girilayu sambut kehadiran rombongan Pejabat Karanganyar dengan mengalungkan dan menyelempangkan kain batik tulis yang dibuat para kelompok perajin batik di desa Girilayu, Matesih, Kamis (19/11).

KARANGANYAR- Kelompok batik dan UMKM di desa Girilayu Kecamatan Matesih Kabupaten Karanganyar mendapat pelatihan digital marketing produk batik. Pelatihan ini untuk mengangkat potensi batik di desa Girilayu sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Pembukaan workshop digital marketing batik Girilayu secara resmi dibuka Bupati Karanganyar Juliyatmono. Turut mendampingi Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto dan Kepala Bank Indonesia Perwakilan Solo Bambang Pramono, Hermawan Kertajaya serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompinca) Matesih.

Camat Matesih dalam sambutannya mengatakan desa Girilayu memiliki potensi batik. Karena di daerah ini banyak warga yang berprofesi perajin batik. Sehingga dibutuhkan kreativitas untuk mengenalkan potensi batik di Girilayu. Salah satunya dengan menggelar pelatihan pemasaran secara digital bagi perajin dan pelaku UMKM batik di Girilayu. Pelatihan mulai dari produksi, branding dan pemasaran.

“Saat ini pelatihan pemasaran digital diikuti 34 orang. Para peserta ini nantinya akan mendapat pendampingan dari tim sekolah pemasaran digital”,katanya.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengapresiasi adanya pelatihan pemasaran digital baik pelaku batik dan UMKM di Girilayu. Menurutnya perlu adanya terobosan untuk mengangkat batik asal Girilayu. Apalagi batik merupakan salah satu kekayaan budaya bangsa Indonesia yang harus dilestarikan.

“Era pemasaran saat ini banyak secara digital. Pelaku UMKM di Girilayu harus menyesuaikan dengan zaman agar batik Girilayu dikenal secara nasional hingga internasional,”ujarnya.

Sementara itu Bambang Pramono Kepala  Bank Indonesia Perwakilan Solo akan menyalurkan program CSR bagi pelaku UMKM dan batik Girilayu.Hal ini sebagai bentuk dukungan agar industri batik di Girilayu tetap eksis dan dikenal daerah lain.

Sehingga ekonomi masyarakat sekitar dapat menggeliat. Apalagi batik merupakan karya seni dan identitas bangsa.

“Penyaluran CSR dan pendampingan akan kita berikan pada pelaku UMKM dan kelompok batik disini. Karena selain memiliki nilai seni dan budaya, batik juga memiliki potensi nilai ekonomi,”ucapnya.
Diskominfo (dn/ind/hr)

Read More
hari aids sedunia

Materi Media Publikasi Hari Aids Sedunia 2020

Untuk format bahan media publikasi dalam rangka Hari Aids Sedunia tahun 2020

File bisa di download di link berikut :

Download Media Publikasi

Read More
IMG-20201118-WA0005

“Klangenan Bumi Intanpari” Tahun 2020

Bupati Karanganyar memberikan sambutan Penutupan Expo Tanaman Hias “Bumi Intanpari” di Gedung Wanita Karanganyar Rabu(18/11/20).

KARANGANYAR – Penutupan Expo Tanaman Hias “Klangenan Bumi Intanpari”, kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Wanita Karanganyar Rabu(18/11/2020).

Sambutan dan Laporan dari Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Ir. Siti Maisyaroh, M.Si, melaporkan para pemenang lomba pemanfaatan lingkungan pekarangan produktif Kecamatan Jenawi, Kecamatan Ngargoyoso, Kecamatan Colomadu.

Bupati Karanganyar juga menghadiri kegiatan tersebut, memberikan sambutan. Kegiatan Expo ini telah dilaksanakan sejak 8 November hingga 18 November 2020. Penggemar bonsai sudah mulai banyak di Kabupaten Karanganyar, pameran bonsai ini diadakan untuk meningkatkan masyarakat menjadi tertarik untuk bertanam, dengan kondisi pandemi saat ini masyarakat tidak hanya bisa berdiam dirumah namun bisa melakukan kegiatan yang positif.

“Kegiatan ini adalah hobi namun bisa dijadikan passion, mendapat pekerjaan yang sesuai dengan hobi, kelola semuanya dengan semangat karena semuanya akan mendatangkan keberkahan”, ujar Bupati.

Diskominfo (dn/cc/chelsa)

Read More
DSC_9859

Bertepatan Dengan HUT Karanganyar Ke 103, Pemkab Gelar Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Agung

Bupati Karanganyar didampingi Wakil Bupati dan segenap FORKOPIMDA saat menyalakan sirine sebagai tanda resmi dimulainya proyek pembangunan masjid Agung Karanganyar 

KARANGANYAR – Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar beserta jajaran FORKOPIMDA hadiri ground breaking peletakan batu pertama dimulainya pembangunan masjid Agung Karanganyar, Rabu(18/11/20).

Proses pembangunan Masjid Agung Karanganyar dengan anggaran total senilai Rp 101 miliar dimulai bertepatan dengan Hari Jadi ke-103 Karanganyar, Rabu (18/11/2020). Peletakan batu pertama oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono menandai awal mula proses pembangunan masjid tersebut.

Plt DPUPR Karanganyar, Agus Cipto Waluyo menyampaikan, lelang proyek pembangunan Masjid Agung telah dilakukan dan dimenangkan oleh PT MAM Energindo Jakarta.

“Kontraknya sudah ditandatangani pada 16 November 2020. Nilai kontraknya Rp 89, 485 miliar. Jangka waktu pengerjaannya 390 hari,” katanya saat acara peletakan batu pertama.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan, sebelumnya Pemkab dan DPRD Karanganyar telah sepakat untuk membangun Masjid Agung dengan nilai Rp 101 miliar. Nilai itu sesuai dengan peringatan Hari Jadi ke-101 Kabupaten Karanganyar. Namun baru terlaksana pembangunannya pada tahun ini.

“Kami berharap dikerjakan dengan penuh kehati-hatian dan kesungguhan supaya tepat waktu dan kualitasnya. Harapannya 18 November 2021 bisa selesai,” ucapnya.

Menurutnya, design Masjid Agung Karanganyar ini akan menyerupai Masjid di Madinah. Selain payung raksasa, di sekitar masjid juga dilengkapi dengan kawasan publik. Harapannya masjid ini selain menjadi tempat ibadah juga kegiatan lainnya. Demikian DISKOMINFO(Ard/Tgr)

Read More
IMG-20201118-WA0062

Indomaret Siap Pasarkan Produk UMKM di Karanganyar

Diskominfo

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar saat hadiri launching produk UMKM di Indomaret Cangakan, Karanganyar

KARANGANYAR – Launching Produk UMKM dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar di Indomaret Cangakan, Rabu (18/11/20).

Kepala Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disdagnakerkop) UKM Karanganyar, Martadi menyampaikan, ada 19 produk UKM Karanganyar yang lolos kurasi dan dipasarkan di minimarket. Produk-produk UKM itu di antaranya, ampyang, permen jahe, balung ketek, bronis kering dan kripik pare.
“Itu produk UKM dikumpulkan di dinas, kemudian dikurasi oleh minimarket. Yang lolos dipasarkan di situ. Hasilnya langsung diterima oleh pelaku UKM,” katanya.

Dia menjelaskan, produk UKM asal Karanganyar dipasarkan di minimarket baru pertama kali. Kedepannya dinas akan mengoptimalkan dan menggandeng pihak ketiga supaya produk UKM bisa dipasarkan di minimarket lainnya.

Ditempat yang sama Brand Manager Indomaret, Sutanto menjelaskan jika ada lima produk yang bisa dipasarkan di Indomaret yakni sewa teras Indomaret, jajanan pasar, produk-produk kering, produk pertanian maupun produk souvenir.

Dia menambahkan jika kedepannya akan terus mendukung supaya produk-produk UMKM yang lain segera menyusul untuk dapat dipasarkan di Indomaret, tentunya dengan standar kualitas yang ditentukan oleh perusahaan.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengungkapkan, launching ini bertepatan dengan Hari Jadi ke-103 Karanganyar. Kabupaten Karanganyar ini memiliki pesona alam dan kesejarahan. Menurutnya tinggal bagaimana potensi itu dikembangkan untuk menggerakan sektor perekonomian. Baik itu melalui destinasi wisata atau kuliner yang ada di Karanganyar.
“Tidak ada kesuksesan tanpa kerja keras dan berusaha. Alhamdulillah hari ini produk UKM naik kelas. Pemerintah titip pesan supaya konsisten. karena usaha itu pasti ada jatuh bangunnya,” ucapnya.

Lanjutnya, Pemkab Karanganyar melalui dinas akan membantu bagaimana mengembangkan usaha. Misal bagaimana packaging produk yang baik seperti apa. Diskominfo (in/an)

 

Read More
WhatsApp Image 2020-11-18 at 16.43.30 (1)

Hari Jadi Karanganyar ke 103 Digelar Sederhana dan Virtual

Upacara hari jadi Karanganyar ke 103 dilaksanakan di RM Said

KARANGANYAR – Peringatan Hari Jadi Karanganyar ke 103 digelar secara sederhana dan virtual. Pemkab Pemkab Karanganyar menggelar di GOR Raden Mas Said, Rabu (18/11/2020). Berbeda dengan upacara Hari Jadi Kabupaten Karanganyar pada tahun sebelumnya yang digelar cukup meriah dengan sajian tarian dan marching band yang digelar di Alun-alun Karanganyar.

Upacara Hari Jadi ke-103 tahun ini digelar secara virtual dan diikuti semua pegawai di masing-masing kantor OPD, Kecamatan, Desa dan Kelurahan di Karanganyar karena bertepatan dengan pandemi virus Covid-19. Selain itu upacara digelar dengan menerapkan protokol kesehatan ditandai dengan adanya pengaturan jarak antar peserta upacara dan peserta wajib mengenakan masker. Terlihat peserta upacara laki-laki mengenakan beskap hitam lengkap dengan blangkon sedangkan peserta upacara perempuan mengenakan kebaya Dalam pelaksanaanya, tata cara upacara dilakukan dengan bahasa jawa. Bertindak selaku inspektur upacara dalam rangka Hari Jadi ke-103, Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Orang nomor satu di Karanganyar mengatakan banyak penghargaan yang telah dicapai oleh Pemkab di tahun 2020. Meskipun di masa Pandemi, Bumi Intanpari tetap mendapatkan penghargaan. 1, SAKIP Award dari Kementrian Pendayahunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Bikrokrasi (Kemenpan RB) karena kinerja pemerintahaan yang profesional dan efektif, 2 Nata Mukti Award dari ICSB karena komitmen Pemkab membantu dan memberikan akses UMKM, 3. Good Indonesia Tourism menjadi juara 1 kegiatan dan program acara pariwisata yang kreatif dan inovatif dan mempunyai nilai kebaharuan dan 4 Opni Wajar Tanpa Pengeculian dari BPK akibat laporan pengelolaan keuangan yang baik. “Penghargaan-penghargaan tersebut tentu akan menjadi penyemangat agar Karanganyar lebih maju lagi. Saya berharap capaian itu semakin memotivasi Pemkab dalam mengembangkan Bumi Intanpari ini,” tambahnya.

Lanjutnya, setiap peringatan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar selalu disemangati dengan Tri Dharma perjuangan Raden Mas Said atau Pangeran Samber Nyawa. “Tua sebuah usia kabupaten itu justru makin terlihat kemanfaatannya. Karena usia kabupaten diukur dari sisi kemanfaatannya. Karena seluruhnya bergerak dalam rangka memenuhi kesejahteraan bersama,” katanya

Dia mengungkapkan, Kabupaten Karanganyar memiliki nilai historis apabila dilihat dari aspek kesejarahan. Ditandai dengan adanya kampung purba di Gondangrejo, Raden Mas Said dan Gunung Lawu. Ini memberikan getaran batin agar siapapun serius dan sungguh-sungguh mengelola Karanganyar. “Kita tinggal merawat dan memoles serta membekali masyarakat supaya memiliki daya juang dan etos kerja,” tambahnya.

Yuli menambahkan, dalam upaya pemulihan dampak pandemi virus Covid-19 dua tahun kedepan, Pemkab akan mendorong supaya pelaku UMKM semakin banyak dan berkembang. Sekaligus mendorong Kabupaten Karanganyar sebagai Center Life of Nusantara pada 2030 mendatang. “Kita dorong dalam dua tahun kedepan, siapapun akan berjuang untuk recovery. Dalam upaya itu pelaku UMKM harus makin banyak, mengandalkan wisatawan domestik untuk menggerakan sektor ekonomi,” jelasnya.

Di samping menawarkan kepada wisatawan pilihan destinasi wisata, baik itu religi, adventur, sejarah dan alam. Dalam kesempatan itu juga dilakukan pelepasan 103 derkuku dan balon yang menandakan usia dari Kabupaten Karanganyar. (hr/adt)

Read More
IMG-20201118-WA0012[1]

Vicon Rakornas Pengadaan Barang dan Jasa Tahun 2020

Vicon Rakornas Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Tahun 2020 Rabu, 18 November 2020.

KARANGANYAR – Vicon Pembukaan Rakornas Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Tahun 2020 Rabu, (18/11/2020).

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Kabupaten di Indonesia, para Mentri, Dinas dan dihadiri oleh Presiden RI dilaksanakan secara virtual. Disertai juga dengan Penghargaan-penghargaan dengan beberapa kategori , salah satu kategorinya yaitu kategori “Inovasi Pengadaan yang Mendukung Transparansi Belanja Pengadaan”.

Pengadaan Barang dan Jasa dengan kondisi pandemi perlu untuk ditingkatkan semangat kerjanya. LKPP sudah menyiapkan peraturan-peraturan darurat  Pengadaan Barang dan Jasa disaat pandemi ini. Kepala LKPP akan memberikan dampingan agar dapat bekerja mengambil resiko untuk masyarakat.

Sambutan, arahan dan pembukaan dilakukan oleh Presiden RI. “Selalu mengedepankan aspek pencegahan, jangan sampai ada terjadi masalah agar bisa menjadi satu visi dan misi, sistem pengadaan harus diprioritaskan”,ujar Presiden RI.

Diskominfo (ind/cc)

Read More
DSC_9920

Life – Centre Of Nusantara Resmi Di Launching

KARANGANYAR – Bupati Kabupaten Karanganyar H. Juliyatmono didampingi jajaran FORKOPIMDA dan Kepala OPD hadiri Launching Life – Centre Of Nusantara yang diselenggarakan di pelataran Candi Cetho Jenawi Karanganyar, Rabu(18/11/20).

Kabupaten Karanganyar yang terletak di lereng gunung Lawu dan menjadi salah satu wilayah yang mempunyai kondisi kehidupan yang saling beragaman. Serta memiliki nilai histori dari sejumlah pelaku sejarah yang ada di bumi Nuswantara tanah jawa.

Rabu (18/11) sore resmi ditetapkan oleh Presiden World Marketing Association dan oleh The Chartered Institute of Marketing, Hermawan Kartajaya sebagai Kabupaten yang memiliki nilai – nilai norma kehidupan dalam berbangsa dan bernegara.

Pemberian tersebut langsung diberikan kepada Bupati Karanganyar Juliyatmono, di salah satu bangunan pendopo atau cungkup yang ada di komplek candi Ceto, Gumeng, Jenawi, Karanganyar Rabu (18/11) sore, bertepatan dengan perayaan hari jadi kabupaten Karanganyar ya g ke 103. Dalam pemberian tersebut, gubernur Ganjar Pranowo juga turut hadir menyaksikan.

Menurut Bupati dalam sambutannya mengungkapkan, keaneka ragaman masyarakat yang ada di Kabupaten Karanganyar, dalam menganut keyakinan terhadap agama yang bisa saling berkesinambungan dan saling bergotong royong. Menjadikan Kabupaten Karanganyar berhak untuk menerapkan kehidupan tersebut.

“Gunung lawu merupakan salah satu gunung yang mempunyai histori dan sejarah yang luar biasa bagi semua pemimpin yang ada di negara ini. Bahkan dijaman kerajaan Brawijaya, beliau juga melakukan meditasi di wilayah Karanganyar, dan beliau memiliki kedekatan dengan sang hyang atau dewa pada jamannya, bahkan masyarakat yang mempunyai keyakinan yang berbeda dapat bersama sama dalam menjalani kehidupannya, ” kata Bupati.

Disisi lain, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam sambutannya mengungkapkan, pemerintah provinsi akan mendukung sepenuhnya pengembangan Live Center Of Nusantara dari Kabupaten Karanganyar tersebut untuk memberikan pembelajaran terhadap tata cara kehidupan yang benar – benar memberikan pembelajaran bagi kehidupan.

“Dari Karanganyar mari kita dengungkan kembali, saya dukung sepenuhnya. Kita mulai kembali ajarkan apa yang sebelumnya diajarkan oleh nenek moyang kita, untuk saling bergotong royong. Jangan hanya di uri – uri saja. Akan tetapi harus di lakukan, dan itulah yang akan menjadi Karakter,” terang Ganjar.

Sementara itu, Hermawan Kartajaya Presiden World Marketing Association dan oleh The Chartered Institute of Marketing, mengungkapkan Kabupaten Karanganyar memang memiliki sejarah yang sangat luar biasa ditanah jawa ini. Menurut Hermawan, Karanganyar memiliki hubungan erat dengan Gianyar Bali, baik secara kehidupan dan adat istiadatnya.

“Ada kepala desa yang agamanya berbeda dengan masyarakat yang notabanenya sama. Akan tetapi yang bersangkutan bisa bersama – sama dengan masyarakat untuk mengembangkan potensi yang ada di wilayah tersebut,” ucapnya. Demikian DISKOMINFO(Ard/Tgr)

Read More