Category: Berita

Screenshot_2020-04-01-16-10-28-02_copy_650x433

Meski Pandemi Covid 19, Kinerja PUDAM Tahun 2020 Luar Biasa

 

Direktur PUDAM Karanganyar, Prihanto memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan

KARANGANYAR – Anjloknya dunia usaha ditengah pandemi covid hampir setahun ini membuat berbagai perusahaan berhati-hati agar tidak gulung tikar. Namun tidak demikian yang dialami Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Kabupaten Karanganyar. Kinerja PUDAM Karanganyar justru bisa meningkatkan pendapatan cashflow sebesar Rp 4.8 miliar per bulan.

Bahkan PUDAM Karanganyar pada tahun 2021 sudah melakukan persiapan ekspansi investasi teknis sekitar Rp 5 miliar sarana & prasarana 5 sumur baru dan perluasan sambungan pipa baru dan prasarana lainnya. Targetnya tahun 2021 mendatang pendapatan PUDAM bisa naik hingga 40% dengan asumsi pandemi covid semakin menurun. “Kondisi yang dilalui perusahaan selama pandemi covid 2020 memang berat karena daya beli menurun. Namun PUDAM Karanganyar menerapkan diskon harga kepada pelanggan terdampak covid sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan,” papar Direktur Utama PUDAM Karanganyar, Prihanto.

Dia mengakui dunia usaha terpukul karena badai covid, namun PUDAM Karanganyar masih stabil bahkan pendapatan sebesar Rp 4.8 miliar per bulan masih tercapai. Prihanto menjelaskan pada tahun 2020 pihaknya menerapkan strategi khusus agar tetap eksis yakni penghematan biaya operasional dan mengerem belanja modal sarana dan prasarana agar cashflow tetap terjaga alias tidak anjlok.  Selain itu terpaksa setoran ke kas daerah diminimalkan sesuai standart sebesar Rp 817 juta, sisanya disimpan guna menjaga kapital menghadapi tahun 2021. “Inilah cara dan strategi PUDAM menghadapi masa sulit pandemi covid sehingga kinerjanya masih save, sehat dan menguntungkan bukan merugi,” serunya.

Untuk itulah lanjut Prihanto PUDAM Karanganyar menempati peringkat nomor satu se Soloraya dan peringkat nomor enam se Jateng soal kinerja. Selanjutnya fokus melangkah untuk tahun 2021 dengan ekspektasi tinggi karena asumsinya pandemi covid tak seganas pada 2020 lalu. Adapun target penjualan PUDAM pada tahun 2021 meningkat 40 persen pada kisaran Rp 5.9 miliar per bulan. Sedangkan target jumlah pelanggan sebanyak 75.000 sambungan dari posisi sekarang dikisaran sebanyak 71.000 sambungan. “Harapan kami target ini tercapai karena asumsi covid mereda sehingga tidak ada lagi paket diskon harga yang relatif tinggi menggerus margin perusahaan,” lanjutnya. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2020-12-30 at 16.16.27 (1)

Tunggu Covid 19 Menurun, PBSI Bakal Gelar Turnamen Serentak Di 17 Kecamatan

Pengkab PBSI Kabupaten Karanganyar dilantik Rabu Sore di Rumah Dinas Bupati Karanganyar

KARANGANYAR – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Karanganyar dilantik  oleh Pengprov PBSI Jawa Tengah, Rabu Sore (30/12) di Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Pengurus yang baru periode 2020-2024 terlihat sangat bersemangat dengan tongkat komando Drs Juliyatmono sebagai Ketua Umum. Terbukti, usai Covid 19 menurun, Pengkab PBSI bakal menggelar Turnamen bulutangkis serentak di 17 kecamatan.

“Di desa-desa sudah banyak yang mempunyai lapangan sendiri. Modal inilah akan dijadikan untuk mencari bibit-bibit unggul di Kabupaten Karanganyar. Kami akan menggelar turnamen serentak di 17 Kecamatan,” papar Juliyatmono yang juga Bupati Karanganyar saat memberikan sambutan.

Pengkab PBSI Karanganyar sebagai Ketua Umum Juliyatmono, Ketua Harian Ilyas Akbar Almadani,  Sekretaris, Joko Setiono, Bendahara Bambang Sutarmanto.

Dia mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Pengprov PBSI Jawa Tengah melantik Pengkab PBSI Karanganyar mengembangkan bulu tangkis di Bumi Intanpari. Kepercayaan tersebut bakal diwujudkan program-program untuk memajukan bulutangkis. Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk tetap sehat dengan membiasakan diri berolahraga. Selain itu, club-club yang sudah ada bakal di data dengan baik. “Olahraga Badminton dapat mempersatukan semua masyarakat. Guyub rukun dan berkompetisi dengan baik,” imbuhnya.

Pihaknya juga mengajak seluruh pengurus PBSI untuk berolahraga bulu tangkis setiap Minggu Malam di GOR Nyi Ageng Karang. Termasuk pengurus di setiap kecamatan untuk hadir setiap Minggu malam. “PNS saya minta setiap Jumat untuk olahraga apa saja. Supaya badan sehat, kuat dan tidak mudah terkena corona,” ungkapnya.

Sementara Sekretaris Pengprov PBSI Jawa Tengah Iswoyo mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus Pengkab PBSI Kabupaten Karanganyar masa bakti 2020-2024. Dia mengakui Soloraya ini gudangnya atlet bulu tangkis dan penyumbang atlet atlet tingkat Nasional dan Internasional. Contohnya di Karanganyar ada Ribka Sugiarto. “Saya yakin PBSI Di Karanganyar semakin maju dan hebat. Soalnya di Kabupaten Karanganyar sering audisi mencari bibit-bibit unggul,” ungkapnya. (hr/adt)

Read More
DSC_1246

Kades Suruhkalang Gerak Cepat Tangani Sampah Liar, Kerjasama Dengan DKK Cari Pembuang Sampah Alat Medis

Kepala Desa Suruh Kalang, Mawan Thohari mengumpulkan sampah bekas alat medis

 

KARANGANYAR – Kepala Desa, Suruh Kalang, Kecamatan Jaten, Mawan Thohari bergerak cepat tangani sampah liar di desanya. Tiga titik lokasi yang disinyalir jadi pembuang sampah ilegal dibersihkan dengan cara dibakar dengan warga setempat. Namun betapa kaget, Kepala Desa yang masih muda tersebut menemukan sampah alat medis di salah satu tempat pembuangan sampah liar di dekat jembatan wilayah Dukuh Sanggrahan RT 03 RW 3 Desa Suruh Kalang, Kecamatan Jaten.

“Sampah medis berupa spet, jarum suntik dan ampul injeksi, dibuang sembarangan di tepi jalan di wilayah Dukuh Sanggrahan RT 3 RW 3 Desa Suruhkalang, Kecamatan Jaten. Sampah medis itu diwadahi plastik besar dan ditemukan di bawah tumpukan sampah,” papar Mawan Thohari.

Khawatir membahayakan, sampah medis tersebut sempat dibakar. Namun hanya sebagian yang hancur, sebagian lainnya masih utuh. Bergerak cepar, kades berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar dan Puskesmas Jaten. Mendapat laporan tersebut, petugas dari instansi tersebut turun ke lokasi untuk mengecek. Sampah medis yang masih tersisa, kemudian diambil dan dimasukkan kardus, untuk selanjutnya dibawa ke Puskesmas Jaten 1 dan disimpan di ruang penyimpanan khusus, sebelum nantinya dimusnahkan sesuai prosedur pemusnahan sampah medis.

Kasi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinkes Karanganyar Joko Purnomo mengatakan akan melacak dari mana sampah medis tersebut berasal.

“Pembuangan sampah medis harus dengan prosedur khusus. Tidak boleh dibuang sembarangan, karena bersifat infeksius dan bisa membahayakan orang lain. Makanya akan dilacak, dari mana kemungkinan sampah medis itu berasal,” jelasnya.

Pelacakan dilakukan dengan mengecek ke jaringan Puskesmas Jaten 1 yakni puskesmas pembantu (pustu) dan Pos Kesehatan Desa (PKD), serta jejaring Puskesmas Jaten 1 yakni dokter praktik pribadi, bidan, hingga klinik swasta.

“Meskipun ada kemungkinan juga, sampah medis itu berasal dari luar wilayah. Sebab, lokasinya berbatasan dengan daerah lain. Namun akan ditelusuri. Sebab, dalam pengajuan izin operasional, ada dokumen kerjasama dengan rekanan yang khusus menangani limbah medis. Apakah mungkin kontrak dengan rekanan sudah habis, atau bagaimana, nanti dicek,” lanjutnya.

Dia memastikan, sampah medis itu berkaitan dengan fasilitas kesehatan. Jika pelaku pembuangannya ketahuan, tidak menutup kemungkinan izin operasionalnya bisa dicabut. “Kan ngisin-ngisini. Hari gini masih membuang sampah medis sembarangan. Apalagi itu melanggar prosedur,” imbuhnya. (hr/adt)

Read More
IMG-20201229-WA0032

Penyerahan Bansos KPM 2020

Diskominfo

Penyerahan bantuan oleh Bupati Karanganyar.

KARANGANYAR – Penyerahan bantuan sosial Keluarga Penerima Manfaat (KPM) diserahkan secara simbolis kepada perwakilan penerima oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (29/12/2020).

Ada empat kategori penerima bantuan yakni Keluarga Penerima Manfaat (KPM) graduasi, santunan kematian, spontanitas rawan sosial, dan korban bencana alam.

Kepala Dinsos Karanganyar, Waluyo Dwi Basuki menyampaikan, anggaran bantuan senilai Rp 1,26 miliar untuk empat kategori itu bersumber dari APBD 2020.

“Bantuan diberikan kepada sebanyak 500 KPM graduasi di 17 kecamatan, santunan kematian sebanyak 347 penerima, masing-masing Rp 1 juta dan warga terdampak bencana alam dengan nilai total Rp 566 juta. Kategori berat Rp 5 juta, sedang Rp 3,5 juta dan ringan Rp 1,5 juta,” katanya.

Dalam kesempatan, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) telah memotivasi hingga KPM lulus atau graduasi mandiri turut diberikan penghargaan. Ada tiga TKSK dari Kecamatan Jumantono yang mendapatkan penghargaan.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta supaya bantuan itu dipergunakan sebagaimana mestinya sesuai kebutuhan. Dia juga mengapresiasi TKSK yang telah memberikan motivasi kepada KPM hingga lulus atau mampu hingga keluar dari program bantuan pemerintah.

“Yang strategis itu peran pendamping PKH yang memotivasi karena sudah survive dan mandiri bisa mengundurkan diri dari program PKH. Harapan pemerintah kan seperti itu. Sehingga bantuan itu bisa disalurkan kepada lainnya yang membutuhkan,” ucapnya. Diskominfo (in/An)

Read More
IMG-20201229-WA0037

113 Kepala Keluarga Korban Bencana Terima Bantuan

Kominfo

Simbolis : Penyerahan bantuan bencana oleh Bupati kepada perwakilan warga di Pendopo Rumdin Bupati, Selasa (29/12).

KARANGANYAR– Seratus tiga belas Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Karanganyar menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten setempat. Para kepala keluarga itu merupakan korban bencana alam yang terjadi di bulan Juni hingga Desember 2020.

Penyerahan bantuan korban bencana alam disalurkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar di Pendopo rumah dinas Bupati Karanganyar, Selasa (29/12). Penyerahan juga dilakukan secara langsung oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Sundoro mengatakan penerima bantuan merupakan korban bencana alam di bulan Juni hingga Desember 2020. Bencana alam disini meliputi angin puting beliung, kebakaran dan rumah rusak akibat tanah longsor.

“Total ada 113 KK yang mendapat bantuan,”jelasnya.

Ditambahkannya para penerima bantuan dikategorikan dengan tingkat kerusakan rumah yang dialami. Pihaknya membagi menjadi 3 tingkatan yakni untuk rusak ringan mendapat bantuan 1-1,5 juta per orang, rusak sedang 3 juta dan rusak berat 5 juta rupiah. Untuk tingkat ringan sebanyak 63 Kepala Keluarga(KK), rusak sedang 19 KK dan rusak berat 31 KK.

“Penerima bantuan tersebar di 46 desa di 16 kecamatan di Kabupaten Karanganyar,”tambahnya.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya mengingatkan penerima bantuan agar dapat memanfaatkan dengan baik bantuan bencana alam.
Ini merupakan wujud kepedulian pemerintah agar warga tetap semangat kembali mandiri. Pihaknya memastikan penerima akan menerima bantuan utuh.

“Bantuan ini tanpa potongan. Semoga bermanfaat,”pesannya.
Diskominfo (ind/dn)

Read More
IMG-20201228-WA0026

Disdukcapil Karanganyar Resmi Luncurkan ADM dan Paklay

Diskominfo

Bupati Karanganyar saat menyampaikan sambutan

KARANGANYAR – Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Karanganyar meluncurkan inovasi untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan (Adminduk) melalui mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) dan aplikasi Paket Layanan Komplit (Paklay).

Launching Pelayanan ADM dan Paklay secara simbolis dilaunching oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono di Kantor Disdukcapil Karanganyar, Senin (28/12/2020).
Masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dokumen kependudukan secara praktis dan efisien melalui mesin anjungan yang menggunakan sistem touch screen yang dilengkapi finger print dan scanner QR Code.

Kepala Disdukcapil Karanganyar, Ani Indriastuti menyampaikan, inovasi layanan ini berdasarkan Permendagri Nomor 7 Tahun 2019 tentang pelayanan administrasi kependudukan secara daring. Melalui anjungan itu, masyarakat dapat mencetak dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga, Kartu Identitas Anak (KIA), KTP, akta pencatatan sipil dan lainnya.

“Sebenarnya tidak sampai 1 menit, hasilnya bisa keluar (tercetak). Blangko KIA dan KTP cukup, lainnya kan pakai HVS. KTP kemarin dapat sekitar 14 ribu,” katanya.

Dia menjelaskan, data base kependudukan sudah ada di Disdukcapil Karanganyar. Sebelum memanfaatkan layanan tersebut, masyarakat dapat meminta PIN atau Code QR kepada petugas melalui nomor WA 08112957751. Selain itu masyarakat juga dapat mengunduh aplikasi Paklay melalui google play.

Lebih lanjut, anjungan tersebut rencananya akan ditempatkan di mall pelayanan publik. Karena tempat itu belum dibangun, sementara ini ditempatkan di Kantor Disdukcapil Karanganyar. Sehingga setelah meminta kode PIN atau Code QR, masyarakat dapat melakukan pencetakan secara mandiri di Kantor Disdukcapil Karanganyar.

Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono menambahkan, inovasi ini merupakan jawaban dari tuntutan pelayanan masyarakat di tengah kondisi pandemi virus Covid-19.  Mengingat masyarakat dapat mengaksesnya melalui aplikasi online.

“Akan kita sempurnakan. Supaya unitnya bisa ditambah dan di tempatkan di lokasi strategis,” imbuhnya. Diskominfo (In/An).

Read More
WhatsApp Image 2020-12-28 at 11.40.55 (1)

APBD Tahun Anggaran 2021 di Gedok Awal Waktu, Diharapkan Dapat Mendorong Perekonomian Tumbuh dengan Baik.

 

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sambutan usai pengedokan APBD Tahun Anggaran 2021

KARANGANYAR – Seminggu terakhir di Tahun 2020, DPRD dan Pemkab Karanganyar menggedok APBD Tahun Anggaran 2021 usai mendapatkan evaluasi dari Gubernur. Penetapan di awal waktu, tepatnya tanggal 28 Desember 2020 diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan anggaran di awal tahun dan mendorong perekonomian tumbuh. Tahun 2021 Karanganyar menetapkan slogan Karanganyar Maju dan Berdaya Saing dengan harapan UMKM di Kabupatena dapat ‘berlari’ dan tumbuh dengan cepat.

Hasil evaluasi dari Gubernur Jawa Tengah tersebut turun tanggal 23 Desember 2020 yang intinya menyetujui penyempurnaan hasil rancangan APBD Tahun Anggaran 2021 menjadi Perda APBD Tahun Anggaran 2021. Penyempurnaan hasil evaluasi Rencangan APBD tahun anggaran 2021 terdiri dari Pendapatan daerah Rp 2.106.3091.299.000, belanja daerah Rp 2.135.811.987.000.  Terdapat defisit sekitar Rp 29,420.688.000. Kemudian, Pembiayaan daerah dari penerimaan sebsar Rp 67.420.688.000 dan pengeluaraan Rp 38.000.000.000. “Pembiayaan netto Rp 29.420.688.000. dan sisa  lebih tahun pembiayaan Nol rupiah. Ditetapkan di Karanganyar di Kabupaten Karanganyar,  Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo,” papar Sekretaris DPRD, Mulyono.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengucapkan terima kasih sebesar-besar pada semua pihak, baik legislatif maupun ekskeutif atas kerjasama yang baik sehingga rancangan APBD tahun anggaran 2021 dapat menjadi Perda APBD tepat waktu. Dalam pembahasan rancangan APBD 2021 telah sesuai mekanisme peraturan Mendagri No 64 tahun 2020 tentang pedoman penyusunan APBD 2021. “Hari ini, naskah berita acara bersama APBD tahun anggaran 2021 dengan DPRD dapat ditetapkan. Sebelumnya, naskah telah dikirimkan untuk mendapatkan evaluasi dari Gubernur Jawa Tengah,” paparnya.

Dia menambahkan dengan ditetapkannya APBD tahun anggaran 2021 segera pembangunan dapat dilaksanakan tepat waktu. Ditetapkan APBD tahun anggaran 2021 menjadi perda maka pelaksanaan kegiatan dalam skala prioritas dan kebijakan bisa segera dilaksanakan. Pihaknya tetap mengingatkan untuk tetap displin dalam melaksanakan protokol kesehatan. “Kita semua harus tetap mementingkan aspek kesehatan. Di tahun 2021, Bank Daerah sudah mengucurkan kredit tanpa bunga. Bunganya ditanggung pemerintah dengan harapakan bantuan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Terutama UMKM yang dirintis ibu-ibu dan kaum perempuan dengan sistem kelompok. Kelompok mudah untuk dilakukan pembinaan dan tumbuh,” tandasnya.(hr/adt)

Read More
IMG-20201228-WA0018

Reorganisasi FMK Karanganyar, Bupati : Siapkan SDM Terbaik dan Meneladani

Kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan arahannya pada Reorganisasi FMK Karanganyar, Senin (28/12)

KARANGANYAR- Bupati Karanganyar melantik Kepengurusan Reorganisasi Forum Mahasiswa Kedinasan (FMK) Karanganyar, Senin (28/12) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Diharapkan keberadaan Reorganisasi FMK Karanganyar ini mampu memberikan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terbaik dan meneladani disetiap Instansi, Dinas maupun Kantor.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar saat menyampaikan arahannya.
Menurutnya FKM ini oleh Negara dipersiapkan utk menjadi orang terbaik. Sehingga pihaknya meminta untuk tetap menjadi teladan bagi siapapun jangan justru menimbulkan masalah.

“Berikanlah hal yang positif menjadi inspiratif, memotivasi siapapun. Krn Karanganyar menyiapkan sdm unggul yg bisa ditempatkan diseluruh wilayah negara kita untuk Indonesia yang beradab,”tuturnya.

Pada kesempatan tersebut juga Bupati mengapresiasi kepada pengurus lama yang berjuang untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan. Dan sebaliknya untuk pengurus yang baru untuk terus belajar sampai kapanpun.

Ditambahkannya dengan situasi yang sudah sekian canggih teknologinya semua dimudahkan dengan aplikasi yang ada. Semoga adanya media sosial seperti Facebook, instagram, twitter, youtube bisa memudahkan untuk komunikasi guna mensupport dengan teman semua yang tergabung dalam wadah FKM ini.

“Mudah mudahan ini menjadi amal sholeh kita semua dan tetap menjadi teladan untuk Indonesia yang maju, nyaman, damai dan tetap berdasar Pancasila,”pungkas Bupati.
Diskominfo (ind/dn)

Read More
DSC_1648

Pemkab Pantau Perayaan Natal di Karanganyar, dan Beri Bingkisan Kepada Petugas Exit Tol, di Colomadu, Klodan dan Kebakkramat

Sekretaris Daerah, Sutarno bersama Kepala Kesbangpol, Bambang Sutarmanto memantau perayaan natal di sejumlah gereja dan pos pengamanan exit tol

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar melakukan pemantauan perayaan Natal di sejumlah gereja di Bumi Intanpari. Tim Pemkab dipimpin oleh Sekda Drs Sutarno, M.Si dan didampingi Kepala Kesbangpol, Drs Bambang Sutarmanto. Kunjungan pertama di gereja Kresten Jawa Cangakan, gereja di Ngijo dan Kebakkramat.
“Saya berharap perayaan natal lebih khidmat,” papar Kepala Kesbangpol, Bambang Sutarmanto.

Dia berharap pelaksanaan Misa Natal di sejumlah gereja dibatasi jamaahnya. Hal itu untuk menghindari penyebaran covid 19.
Selain itu disarankan sebisa mungkin lebih banyak misa secara virtual dibandingkan tatap muka langsung. “Pantauan kami pada Jumat (25/12) saat perayaan Natal terlihat tertib rata-rata misa sistem tatap muka dilakukan sekitar 50 orang,” tandasnya, disela pemantauan di sejumlah gereja di Karanganyar.
Bambang menyampaikan agar jamaah tetap
menerapkan standar protokol kesehatan. Dan dari pantauan tersebut terlihat panitianya memantau satu per satu para jemaah yang akan masuk gereja untuk mengikuti misa.
Dalam kesempatan itu, Pemkab juga memantau kesiapan pada sejumlah pos pengamanan Natal dannTahun Baru di sejumlah titik. Yakni di Exit Toll di Kebakkramat, Klodan, dan Colomadu.
“Sebagai wujud apresiasi kami juga memberikan paket bantuan sejenis sembako praktis untuk keperluan logistik penjagaan,” ungkapnya.
Menurut Bambang, secara umum perayaan Natal di Karanganyar terpantau aman dan sesuai protokol kesehatan. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2020-12-23 at 13.22.13

Petani Lega, Pemkab Dan PLN Bantu Irigasi Persawahaan Menggunakan Listrik

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan GM PLN Jateng-DIY, meresmikan bantuan pemasangan listrik untuk pertanian di Desa Kaliwuluh, Kecamatan Kebakkramat

 KARANGANYAR – Sebanyak 35 kelompok tani di Kabupaten Karanganyar mendapatkan bantuan pemasangan listrik untuk irigasi persawahan. Para petani tidak perlu repot lagi menggunakan diesel dan membeli bahan bakar. Ditambah lagi, aliran listrik tersebut lebih efisien daripada menggunakan diesel dalam mengairi sawah.

“Bantuan memang belum menjangkau seluruh wilayah kabupaten Karanganyar. Dari 35 kelompok tersebut berada di Kecamatan Jaten, Kebakkramat, Gondangrejo, Tasikmadu dan Karanganyar. Untuk kecamatan Jaten ada 3 titik, Tasikmadu 14 titik, Karanganyar 3 titik, Kebakkramat 10 titik dan Gondangrejo ada 5 titik,” papar Plt Sekretaris Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanana, Ir Riyanto Sujudi pada saat memberikan sambutan peresmian bantuan tersebut di Desa Kaliwuluh, Kecamatan Kebakkramat, (23/12).

Dia menambahkan bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan hasil produksi pertanian. Mereka tidak perlu repot lagi mencari bahan bakar hanya untuk mengairi areal pertanian.

Sementara General Manager PLN Jateng-DIY, Feby Joko Priharto mengatakan saat ini semua sektor kehidupan menggunakan listrik. Di Dapur, Kendaraan, dan semua sektor kehidupan menggunakan listrik. Termasuk hari ini, program bantuan Listrik untuk mengairi areal pertanian. “Ini sangat mendukung eko green,  lebih efeisen dan jelas lebih murah daripada diesel,” ungkapnya.

Info terbaru, saat ini pihaknya sudah menyiapkan tiga gardu Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk kendaraan listrik. Yakni dia rest area tol 319 a 319 b di Sragen dan satu lagi di Batam Kepulauan Riau. Pihaknya juga mengatakan listrik untuk tambak, tanah tanah pertanian.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan ke depan semua yang menggunakan diesel bakal diganti dengan listrik. Efisiensinya mencapai 60 persen, suaranya tenang dan tidak berisik. Pihaknya berharap dengan aliran listrik ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian jauh lebih bagus. Para petani ini jauh lebih senang kalau musim kemarau. Sebab hasil pertaniannya lebih bagus daripada musim penghujan. Ditambah dengan bantuan listrik, hasilnya aka lebih maksimal lagi. “Suarane tidak ada, luar biasa go green dan sangat efisiensi. Tantangan ke depan adalah persewaan diesel menjadi mati. Klau bisa dibeli mesin dieselnya dan ikut memasang aliran listrik,” ungkapnya.(hr/adt)

Read More