Category: Berita

DSC_2537

23 Korban Gempa Mamuju, Sulawesi Barat Diterima Pemkab Karanganyar, Dua Diantaranya Reaktif.

Asisten Pemerintahaan Pemkab Karanganyar, Sundoro menerima dan memberikan bantuan kepada 23 warga Karanganyar yang terkena gempa bumi di Mamuju Sulawesi Barat

KARANGANYAR – Sebanyak 23 korban Gempa Mamuju, Sulawesi Barat asal Karanganyar diterima Pemkab di rumah dinas Bupati, Jumat (22/01). Mereka warga Kecamatan Jumantono dan Jatipuro Karanganyar yang sudah puluhan tahun mencari rejeki di ibukota Sulawesi Barat tersebut. Dua diantara orang tersebut dites saat datang di bandara Adi Sumarmo reaktif covid 19. Keduanya telah diserahkan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Surakarta yang telah membantu menerima dan menyerahkan ke Pemkab Karanganyar. Selanjutnya akan diserahkan ke kecamatan untuk diantar pulang masing masing ke rumah,” papar Asisten Pemerintahaan Pemkab Karanganyar, Sundoro mewakili Bupati Karanganyar.
Mantan kepala Dishub tersebut, menambahkan untuk yang reaktif ditangani oleh DKK. Sedangkan yang lain, Sundoro mewanti wanti setelah pulang untuk tetap menjalankan protokol kesehatan. Tidak usah berpelukan dengan keluarga. Cukup saling sapa dan jaga jarak agar tetap menjaga protokol kesehatan karena saat ini Karanganyar tengah melaksanakan PSBB. “Jika keluarga mau berkunjung secara bergantian dan tetap jaga jarak. Kita tidak ingin kasus covid 19 makin tinggi,”imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Pemkab Karanganyar memberikan bantuan paket sembako dannuang Rp 500 ribu per jiwa. Diharapkan mereka bisa bangkit lagi dan berusaha kembali.

Kepala Dinas Sosial, Waluyo Dwi Basuki menambahkan mereka akan tetap dipantau. Baik secara psikoligis dan kesehatannya. Selanjutnya akan diserahkan ke camat dan kades untuk dipulangkan ke rumah masing-masing.

Sementara Wisno, 37 salah satu eksodus dari korban gempa Mamuju, mengatakan ada 4 orang anggota keluarganya. Dia merantau di Mamuju sudah 16 tahun berada di ibukota Sulawesi Barat. Dia berjualan bakso dan masih sewa rumah. Kondisi rumahnya retal retak dan takut untuk masuk. “Jujur saya masih trauma dengan gempa di Sulawesi Barat tersebut. Saya terima kasih kepada pemerintah yang bisa membantu pulang kami dengan gratis,” imbuh Wisno. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2021-01-21 at 13.54.58

Bupati Karanganyar Ikuti Rilis Bersama Data Kependudukan 2020 Dalam Satu Data Indonesia.

 

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono bersama Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dra Any Indriastuti, dan kepala BPS Kabupaten Karanganyar, Dewi Tri Rahayuni, menyaksikan secara virtual Rilis bersama data sensus penduduk 2020 dan data adminitrasi kependuudkan 2020 menuju satu Kependudukan indonesia di ruang SIC Diskominfo Kabupaten Karanganyar, Kamis (21/01). Hadir juga dalam kesempatan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak KB, Agam Bintoro, Kabag Humas, Sugiharjo, Kepala Diskominfo, Drs S dan Kabid IKP Diskominfo Kabupaten Karanganyar, Teguh Triyono.

“Rilis bersama data kependudukan ini merupakan wujud sinergi antara Kemendagri dengan BPS. Hal ini menujukkan kekompakan untuk mewujudkan satu data Kependudukan Indonesia. Data kependudukan sebagai basis data untuk keperluan pelayanan publik, perencanaan pembangunan, alokasi anggaran, pembangunan demokrasai, penegakkanhukum serta encegahaan kriminal,” papar Sekjen Kemendagri Dr Ir Muhammad Hudori, M.Si.

Menurut Hudori data kependudukan sesuai administrasi kependudukan berjumlah 271.349.889 jiwa dengan jumlah laki-laki 134.229.988 dan perempuan 137.119.901. Sedangkan Pulau di Indonesia yang terpadat jumlah penduduknya adalah Jawa 55,49 persen, Sumatera 21,73 persen. Di tahun 2020, jumlah perekaman wajib KTP 196.394.976. Dengan rincian yang sudah rekam 194.649.012 dan yang belum melakukan perekaman KTP 1.745.964. Mengenai sebaran penduduk, Jawa Barat tertinggi dengan jumlah 47,1 juta jiwa, Jawa Timur, 40,41 Juta Jiwa, Jawa Tengah 37,10 juta jiwa.

Sementara Kepala Badan Pusat Statistik, Suhariyanto mengatakan momen rilsi bersama sensus penduduk 2020 dan data kependudukan ini merupakan bersejarah untuk pertama kali BPS dan Kemendagri. Kerjasama kedua instansi tersebut saling bahu membahu untuk membenahi data Indonesia. “Sensus ditengan pandemi bukanlah sesuatu yang mudah dan memberikan belajara berharga kita semua. Sensus penduduk 2020 merupakan sensus ke 7 yang dilaksanakan di Indonesia. Mencatat Indonesia menuju satu data kepenudukan diharapkan dapat menuju Indonesia maju,” paparnya.

Sensus Penduduk tahun 2020, menurut Suhariyanto jumlah penduduk 270,20 juta jiwa. Perbedaaan ini muncul karena periode dilakukan pendataannya berbeda. Namun demikian, selisihnya juga tidak terlalu banyak. Data BPS dengan Jumlah Penduuk 270,20 juta dengan luas Indonesia 1,905 Juta km berarti setiap KM dihuni 141 jiwa. Rata-rata pertumbuhan penduduk 1,25 persen dengan Laju kelahiran, kematian dan migrasi.  (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2021-01-12 at 08.00.28

244 CPNS Dilantik di Halaman Setda, Bupati Ingatkan Yen Pengin Sugih Bukan di PNS

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan SK kepada salah satu CPNS formasi tahun 2019

 

KARANGANYAR – Usai melalui seleksi administrasi, dan kompetensi beberapa waktu lalu, sebanyak 244 CPNS menerima SK Pengangkatan dari Bupati Karanganyar sebagai Calon Pegawai Pemkab Karanganyar. Bupati mengingatkan CPNS yang dilantik hari ini untuk tulus mengabdi dan tidak usah membayangkan PNS jadi kaya. Jika hendak kaya, bukan jadi PNS akan tetapi pengusaha.

“Jika ingin kaya ambil jalur lain semisal pengusaha atau wirausaha. Sebab PNS bukan menjadikan kaya,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono dihadapan 244 CPNS yang menerima SK di Halaman Kantor Setda, Selasa (12/01).

24 tahun lalu, menurut Juliyatmono dirinya juga mengikuti upacara menerima SK sebagai PNS di Kabupaten Karanganyar. Namun pada saat upacara tersebut, orang nomor satu di Karanganyar bermimpi dan mengucap di dalam hati besok dirinya harus jadi bosnya PNS. Kebetulan saat itu, dirinya juga menjadi anggota dewan termuda pada era orde baru. Sehingga keluar dari PNS dan menjadi anggota dewan. “Stigma di masyarakat saat itu belum bekerja jika tidak PNS sehingga saya juga ikut seleksi masuk PNS,” tambahnya.

Orang nomor satu di Karanganyar itu mengingatkan sebagian besar otak manusia dipenuhi prasangka. Prangsangka itu sebagian besar larinya ke negatif atau tidak baik. Sebanyak 67.000 kata yang merusak sinyal disebut prasangka dan itu menghalangi pesan baik atau berbuat baik. “Makanya saya meminta sebagian besar prasangka itu dihapus dengan istigfar atau memohon ampun. Saya juga berharap PNS setia dan loyal Pemkab Karanganyar. Bekerjalah dengan cinta, ikhlas dan penuh semangat,” tambahnya.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM), Suprapto menambahkan para CPNS yang menerima SK ini sudah melalui seleksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Mulai seleksi administrasi hingga kompetensi diharapkan mereka dapat profesional dan mempunyai loyalitas yang tinggi.

SK CPNS diberikan kepada 244 formasi dengan NIP tertanggal 1 Desember 2020. Dari 244 formasi tersebut, ditempatkan di Sekretariat Daerah sebanyak 3 orang, Inspektora 2 orang, Baperlitbang 2 cpns, Badan Kesbangpolinmas 2 orang, Disdukcapil 2 orang, Kesehatan 71 orang, Diskominfo 1 orang, Disparpora 2 orang, DPU-PR 3 orang, Dispermades 3 orang, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak & KB 3 orang, DPMPTSP 2 orang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan 140 orang, Disdagnakerkop 2 orang, Dinas Perhubungan 1 orang, Dipertan 5 orang. (hr/adt)

Read More
IMG-20210111-WA0009

Apel Gelar Pasukan Pengamanan PPKM Kabupaten Karanganyar

Diskominfo

Peserta Apel Gelar Pasukan pengamanan PPKM.

KARANGANYAR-Pasukan pengamanan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Karanganyar telah disiapkan, Apel gelar pasukan tersebut dihadiri oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto serta diikuti tim gabungan dari TNI/Polri, Satpol PP, Dishub, BPBD serta relawan. Senin (11/01/2021).

Dalam sambutannya Juliyatmono mengungkapkan bahwa PPKM ini merupakan upaya yang dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19, pemberlakuannya berdasarkan pertimbangan angka penyebaran virus Covid-19 di Jawa-Bali dan angka kematiannya yang telah melebihi angka nasional, selain itu Jumlah Kapasitas yang tertampung Rumah Sakit sudah melebihi kapasitas yang tersedia.

Pemberlakukan PPKM dimulai dari Tanggal 11 Januari 2021 hingga 25 Januari 2021, untuk itu dirinya meminta kepada masyarakat untuk secara ikhlas dan lebih disiplin mematuhi kebijakan PPKM selama 2 minggu kedepan.

“PPKM ini tentu ada pro dan kontra, tetapi kesehatan menjadi prioritas utama,” imbuhnya.

Sesuai instruksi dari Bupati Karanganyar, PKL tidak diperbolehkan berjualan di fasilitas umum dan sosial untuk sementara waktu selama pemberlakuan PKM. Seperti di Alun-alun, Taman Pancasila dan lainnya.

Sementara Kepala Satpol PP Karanganyar, Yophy Eko Jati Wibowo menambahkan tim mulai bergerak untuk melakukan pengawasan terhadap beberapa kegiatan yang telah dibatasi selama pemberlakuan PKM. Baik itu PKL yang jualan di ruang publik, pembatasan kapasitas rumah makan serta penyelenggaraan hajatan.

“Hari ini sudah bergerak untuk penegakan disiplin. Di Kabupaten, tim gabungan terjun. Di kecamatan yang mengakomodir camat. Kami yang di kabupaten ikut memantau,” jelasnya.

Seusai apel armada dari Polres Karanganyar, BPBD, PMI serta Satpol PP langsung melaksanakan penyemprotan disinfektan di sepanjang Jalan Lawu Karanganyar. Diskominfo (In/An).

Read More
PKL-Karanganyar-kembali-berjualan

11-25 Januari Karanganyar Berlakukan PPKM, Kegiatan Masyarakat Dibatasi

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan Karanganyar mulai memberlakukan PPKM selama 14 hari

 

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta seluruh masyarakat untuk menahan diri tidak terlalu banyak aktivitas di luar rumah selama 14 hari dari mulai tanggal 11-25 Januari. Pembatasan tersebut diberlakukan setelah Karanganyar menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sesuai instruksi dari Mendagri dan Gubernur Jawa Tengah.

“PPKM ini diberlakukan mengingat angka terpapar covid 19 sudah diatas rata-rata tingkat nasional. Penyebarannya sudah melampaui prosentasi yang telah ditentukan. Oleh karena itu PPKM, mulai besok pagi serentak, hingga 25 Januari mendatang,” papar Bupati Karanganyar pada saat melantik Petugas Pemungut Zakat (PPZ) di Gedung DPRD Karanganyar, Minggu (10/01).

Orang nomor satu di Karanganyar menambahkan kegiatan di kantor bisa melalui dilakukan dengan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah. Sedangkan 25 persen bertugas di Kantor. Sebab saat ini sudah ada Klaster kantor, klaster rumah tangga, Klaster sebagian hajatan. Lonjakannya sangat signifikan, sebab satu hari bisa menembus 500 orang, meskipun yang sembuh juga 150 an orang. “Covid itu nyata dan ada dan beberapa orang yang terpapar betul-betuk merasakan kesusahaan yang luar biasa. Diserang bernafasan, penciuman dan tubuh menggigil. Mencium bau apapun sudah tidak bisa dan tidak bisa merasakan jenis makanan. Termasuk badannya terasa menggingil kedinginan,” imbuhnya

Bupati Karanganyar mengatakan masyarakat tidak boleh menyepelekkan. Virus ini benar nyata dan tidak ada rekayasa. Pihaknya meminta masyarakat untuk menahan diri 14 hari. Semua fasilitas umum dan sosial akan ditutup mulai pukul 19.00. Jam malam bakal diberlakukan kepada siapapun. Fasilitas tempat ibadah hanya 50 persen saja. Kemudian tidak boleh ada hajatan. “Bagi yang sudah terlanjur dengan sistem banyu mili. Datang langsung pulang dengan membawa makanan. Tidak boleh ada hiburan karena hiburan cenderng kerumunan. Semua disiplin, diharapkan dengan demikian ada penurunan grafik tarpapar covid 19,” tambahnya. (hr/adt)

Read More

Menjalin Sinergi Dengan Optimis

 

 

KARANGANYAR – Wakil Bupati Karanganyar H. Rober Christanto yang juga Ketua P4GN Kabupaten Karanganyar hadir secara pribadi menemui perwakilan dari Solopos FM di ruang transit rumah dinas Wakil Bupati Karanganyar, Rabu(6/1/21).

Mengajukan permohonan untuk audiensi secara langsung dengan Wakil Bupati Rober, Solopos FM yang diwakili oleh Intan menyampaikan maksud dantujuan audiensi ini selain untuk silaturahmi Solopos FM di awal tahun 2021 ini juga sekaligus ingin kembali mengajak kerjasama Pemerintah Kabupaten Karanganyar dengan Solopos FM untuk merumuskan hal-hal yang positif.

Terlepas dari kerjasama yang sudah terjalin di tahun-tahun sebelumnya, untuk tahun 2021 ini Solopos FM lebih akan mengangkat tema pemuda dengan keahliannya. Dirasa tepat jika nantinya Solopos bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui P4GN binaan Wakil Bupati Rober ini, jelas Intan.

Selaku Wakil Bupati yang juga sekaligus Ketua P4GN Kabupaten Karanganyar, Rober sampaikan bahwa selama ini program yang sering di publish kan hanya maraknya kegiatan P4GN itu sendiri, harapanya orang nomor 2 di Bumi Intanpari ini kedepannya ada program yang mempublish sample dari kegiatan-kegiatan P4GN dan juga dampak dari kegiatan P4GN itu, jelasnya.

Agar peran P4GN ini benar-benar bisa berefek positif bagi khususnya kaum muda di Kabupaten Karanganyar, jelas Rober.

Kegiatan P4GN sendiri selain menggelorakan untuk menajuhi narkoba juga membantu kelompok-kelompok pemuda yang aktif dalam kegiatan-kegiatan yang positif, dari olahraga hingga kelompok bisnis usaha kecil yang muali berkembang semua. Satu keinginan Wabup Rober adalah jika ada live talkshow dengan Solopos FM, nanti P4GN akan melibatkan pemuda binaan P4GN agar lebih mengena masyarakat kaum muda Karanganyar.

Selain itu juga untuk memberikan ruang bagi pemuda binaan P4GN untuk tampil di publik, biar mereka menjelaskan bagaimana P4GN ini berjuang melawan narkoba agar tidak merusak kaum pemuda di Kabupaten Karanganyar dan juga agar pemuda itu sendiri bisa lebih menyibukkan dirinya dengan kegiatan yang positif sehingga terhindar dari bahaya narkoba.

DemikianDISKOMINFO(Ard/Tgr).

Read More
IMG-20210105-WA0074

BPN Serahkan 1689 Sertifikat Untuk Warga Karanganyar

Diskominfo

Bupati Karanganyar mengikuti acara penyerahan sertifikat hak atas tanah program PTSL Tahun 2020 oleh Presiden RI secara virtual.

KARANGANYAR – ATR/BPN Karanganyar menyerahkan sejumlah 1.689 sertifikat dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2020 kepada warga Karanganyar.Penyerahan secara simbolis terhadap 30 perwakilan dilangsungkan di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar bertepatan dengan penyerahan 1 juta sertifikat oleh Presiden Jokowi secara virtual, Selasa (5/1/2021).

Kepala ATR/BPN Karanganyar, Anton Jumantoro menyampaikan, Kabupaten Karanganyar semula mendapatkan alokasi 12 ribu bidang dalam program PTSL 2020. Namun jumlah itu berkurang menjadi 5.961 bidang karena terkena refocusing dampak adanya pandemi virus Covid-19. “5.961 sudah kita selesaikan Juni 2020. Sampai saat ini sudah banyak yang kita serahkan. Sisa ini ada beberapa desa di Kecamatan Colomadu dan Gondangrejo total 1.689 sertifikat. Ini simbolis dulu 30, nanti dilanjutkan sampai selesai,” katanya.

Sementara itu untuk program PTSL pada 2021, Kabupaten Karanganyar mendapatkan alokasi 18.500 bidang. Dalam program itu selain menyelesaikan pensertifikatan tanah milik perorangan, ATR/BPN juga bekerja sama dengan Pemkab Karanganyar untuk menertibkan aset milik pemerintah.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menambahkan, aset milik pemerintah itu menertibkan penyerahan fasos dan fasum perumahan dari pihak ketiga kepada pemerintah daerah supaya segera dilakukan pensertifikatan.
“Itu supaya segera ditindaklanjuti dan disertifikatkan. Supaya tidak disalahgunakan siapapun, disamping itu jadi lebih tertib,” imbuhnya. Diskominfo (In/An)

Read More
WhatsApp Image 2021-01-04 at 08.29.53 (1)

Masuki Purna Tugas, Pak Zaenal dan Pak Yusuf Diberikan Cenderamata Sepeda Onthel

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan kenang kenangan berupa sepeda onthel kepada staf bagium umum setda, Yusuf Pardiyanto

KARANGANYAR – Dua Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Sekretariat Daerah (Setda), yakni Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Zaenal Arifin dan Staf dibagian Umum Yusuf Pardiyanto memasuki purna tugas. Pelepasan keduanya oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada saat apel hari Senin (04/01) di lingkungan Setda. Kedua pegawai negeri tersebut diberikan kenang-kenangan sepeda othel.

“Pada kesempatan ini, kami mohon diri dari ASN di Lingkungan Setda karena memasuki pensiun. Saya dan Pak Yusuf, meminta maaf apabila dalam menjalankan tugas banyak melakukan kesalahan,” papar Zaenal Arifin.

Zaenal juga mengucapkan terima kasih selama dalam menjalankan tugas mendapatkan bimbingan dan arahaan. Pihaknya mengaku sudah sejak 28 Desember 2020, kewajiban sudah saya kembalikan ke dinas. “Sekali lagi saya mohon diri dan akan tetap mengabdi pada masyarakat,” tandasnya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengucapkan terima kasih kepada dua pegawai yang memasuki purna tugas tersebut. Orang nomor satu di Karanganyar, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya sebab telah memberikan dedikasi terbaik. Selain itu, BUpati juga meminta maaf apabila selama dalam menjalankan tugas terdapat kesalahaan. “Salam sehat untuk semua keluarga dan kita tetap menjadi saudara sampai mati,” tambahnya.

Pihaknya berharap kepada kedua ASN yang memasuki purna tugas untuk tetap produktif dan tetap menjalin komunikasi. Sesekali dipersilahkan untuk berkunjung ke kantor Setda Karanganyar. “Kalangmangsane kita yang sudah purna tugas dolan ke kantor tetap disambut dengan baik,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, kedunya diberikan cendermata sepeda onthel agar tetep sehat. (hr/tgr)

Read More