Penshutindo Tanam Pohon Untuk Jaga Kelestarian Air. Camat Ngargoyoso Ingatkan Menanam Mudah, Merawat Yang Sulit
KARANGANYAR – Menanam mudah, namun merawat yang sulit. Demikian diungkapkan Camat Ngargoyoso, Dwi Cahyono saat mewakili Bupati Karanganyar dalam acara tanam pohon di area parkir Wisata Grojogan Jumok, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Rabu (17/02). Penanaman pohon oleh Pensiunan Perhutani Indonesia (Penshutindo) Cabang Karanganyar untuk menjaga air di lereng gunung tetap lestari.
“Menanam itu sangat mudah. Tapi sukar merawatnya. Maka kami berharap semua mendukung perawatan pohon-pohon ini demi kebaikan bersama. Utamanya untuk menjaga kualitas lingkungan sumber air alami,” ujar Dwi Cahyono S.Sos saat memberikan sambutan.
Jenis pohon untuk konservasi air di kawasan lereng Lawu tidak boleh sembarangan. Para anggota Penshutindo Kabupaten Karanganyar berbagi tips memilih tanaman pencegah erosi dan menjaga cadangan air di wilayah hulu.
Wakil Ketua Penshutindo Kabupaten Karanganyar, Jarwanto mengatakan gerakan penanaman pohon merupakan kegiatan rutin komunitasnya. Para anggota yang merupakan pensiunan pegawai pemerintah yang membidangi pertanian, kehutanan dan pengawasan sumber daya alam itu memilih lokasi penanaman pohon di jalur menuju air terjun Jumog dan Telaga Madirda. Penshutindo membawa ratusan bibit pohon berbatang keras dari tujuh jenis yakni preh, ara, bisbul, puspa, kayu manis, damar dan macadamia. Bukan tanpa alasan jenis-jenis itu dipilih.
“Menjaga kelestarian hutan, tanah dan air yang rusak karena alih fungsi lahan. Juga menjaga sumber air agar tidak rusak. Kami membawa jenis pohon yang bisa menangkap air daru hulu. Perlu terus dijaga. Tumbuhnya akan sangat bermanfaat. Di area wisata, menambah keindahan dan kesejukan,” kata Jarwanto.
Pertumbuhan pohon membutuhkan waktu yang tidak singkat. Ia berharap masyarakat sekitar membantu merawat tanaman tersebut. Ia mempersilakan mereka memanfaatkan pohon itu dari buah, batang dan akarnya asalkan tidak dibabat habis. Ia mengatakan, para pensiunan berusaha memberikan kontribusinya berupa sumbangan tanaman reboisasi. “Kegiatan ini berpindah-pindah. Agar enggak gampang pikun. Maklum sudah berumur,” katanya.
Sumbangan penghijauan itu diterima Lurah Berjo Suyatno bersama Camat Ngargoyoso Dwi Cahyono didampingi https://masterra.com/ Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Dahono. Mereka melakukan penanaman pohon secara simbolis di jalur menuju air terjun Jumog di sepanjang area parkir. (hr/adt)

















KARANGANYAR – Dalam pembukaan Musrenbang dan Konsultasi publik Propinsi Jawa Tengah dan Pencanangan Awal RKPD melalui video conference (Rabu (10/02), Bupati Karanganyar tegas meminta Gubernur Jawa Tengah untuk tidak merefocusing dana dari propinsi untuk daerah. Sebab dana itu sudah mulai dialokasikan dan dikerjakan programnya. Jika tetap dilakukan refocusing ini merupakan sebuah pelambatan karena pendekatan kasus covid 19 sudah ada pada RT atau PPKM Skala Mikro.
