Category: Berita

IMG-20210316-WA0029

Sosialisasi UU Cipta Kerja Tahun 2020 Kabupaten Karanganyar

Diskominfo

Sambutan dan pengarahan oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono

KARANGANYAR – Sosialisasi UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja di Kabupaten Karanganyar dihadiri oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Karanganyar Gunadi Hery Urando di New Normal Café Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar. Selasa (16/03/21).

Kegiatan yang mengambil tema pencegahan dan penyelesaian perselisihan hubungan industrial tersebut bertujuan agar peserta bisa memahami UU Cipta Kerja No 11 Tahun 2020 dengan baik dan benar, selain itu juga untuk mengurangi jumlah perselisihan hubungan industrial antara perusahaan dan pekerja sehingga tercipta suasana kerja yang kondusif.

Dalam laporannya Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Karanganyar Martadi menjelaskan bahwa sebanyak 64 perusahaan se Karanganyar mengikuti sosialiasi tersebut, rata-rata setiap perusahaan mengirimkan 3-5 wakilnya baik yang berasal dari HRD maupun unsur staf.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari dari Tanggal 16 – 17 Maret 2021 tersebut dibagi dalam dua angkatan, hari pertama sebanyak 100 peserta dan hari kedua 100 peserta.

Sementara Juliyatmono mengungkapkan jika negara kita adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia, artinya kalau sudah ditetapkan sebuah UU tugas kita melaksanakannya sampai di tingkat desa. “Masyarakat dianggap sudah mengerti UU kalau sudah diputuskan” tegasnya.

Atas nama pemerintah bupati meminta agar perselisihan antara pemilik perusahaan dengan karyawan sebisa mungkin dihindari, dan terus dibangun komunikasi yang sejuk  supaya hasilnya bagus.

“Ajak karyawan berfikir yang baik jelaskan tentang misi perusahaan, kalau sejahtera berikan benefit diluar apa yang menjadi hak-haknya sesuai undang-undang” tandasnya Diskominfo (An/In).

 

Read More
BDK

Ajak Desa Untuk Ikut Penyertaan Modal, Bank Daerah Karanganyar Jual Saham Rp 250.000 per lembar

Bupati dan Wakil BUpati Karanganyar, menghadiri pengundian tabungan di Bank Daerah Karanganyar

Karanganyar – Bank Daerah Karanganyar (BDK) Perseroda terus melakukan inovasi dalam pengembangan bisnisnya. Bank milik Pemkab Karanganyar akan menjual saham kepada Bumdes Se Kabupaten Karanganyar dengan nilai Rp 250.000 per lembar. Penjualan saham tersebut bertujuan untuk mengajak partisipasi desa untuk memiliki BDK melalui penyertaan modal secara langsung melalui kepemilikan saham.

“Wacana penjualan saham tersebut sudah mendekati final, namun secara teknis masih menunggu petunjuk Bupati Karanganyar. Konsep penjualan saham ini pada prinsipnya mengajak BumDes untuk terlibat langsung dalam penyertaan modal terhadap BDK,” papar Direktur utama BDK, Haryono, Selasa (16/03).

Haryono menjelaskan potensi dana dari pihak ketiga bisa dijaring dari konsep kerjama tersebut sekitar Rp 16 miliar dengan asumsi per desa menanam saham sebesar Rp 100 juta. Diperkirakan di Kabupaten Karanganyar ada 160 desa. Selanjutnya, pada penyertaan modal tersebut tentunya akan diberikan deviden ketiap desa.

Selain itu DPK senilai Rp 16 miliar tersebut akan digulirkan untuk warga Karanganyar sehingga asumsinya dana sari desa kembali kedesa serta membantu warga Karanganyar. “Ini kan banknya wong Karanganyar sehingga juga kembali untuk warga Karanganyar juga,” tambahnya.

Bahkan Haryono mengungkapkan BDK siap kerjasama skala makro dengan desa yakni program pengelolaan keuangan dana desa dan ADD yang besarannya mencapai Rp 130 miliar per tahun sehingga diproyeksikan akan terjadi simbiosis mutualisme yang menguntungkan. Adapun jenis kerjasamanya antara lain berupa paket talangan gaji perangkat desa serta pembangunan desa. Dengan paket kerjasama tersebut peran BDK bisa berfungsi sebagai bank garansi untuk pembiayaan proyek desa. “Sebagai contoh saja jika desa mau membangun tapi belum ada dana maka BDK siap cover pembiayaannya. mekanisme pencairan DD arsu ADD bertahap sehingga saat belum cair BDK siap menalangi kebutuhan pendanaan pembangunan desa. Kelak jika DD atau ADD sudah cair maka desa tinggal membayar ke BDK,” imbuhnya.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono  mengatakan BDK harus maju secara dahsyat bukan hanya sekedar sukses. Untuk itu Bupati akan merekomendasikan agar DD atau ADD bisa dikerjasamakan dengan BDK. “Dengan coverage DD dan ADD senilai Rp130 miliar akan dikelola secara profitable  agar bisa memberikan keuntungan bagi desa dan bagi BDK,” ujar orang nomor satu di Karanganyar saat menghadiri pengundian tabungan Bank Daerah. (Hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2021-03-15 at 8.29.48 AM (1)

Wayangan Virtual Memperingati Milad ke 12 PWKT Batam

Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM menyampaikan sambutan serta ucapan selamat Milad ke 12 bagi PWKT Batam dalam wayangan virtual yang digelar di Sanggar Dwijo Laras, Sroyo, Jaten. (13/03)

Karanganyar – Wayangan virtual dilaksanakan dalam rangka Milad ke 12 Persatuan Warga Karanganyar (PWKT) Batam di Sanggar Dwijo Laras, Sroyo, Kecamatan Jaten (13/03). Pergelaran wayang dilaksanakan secara virtual mengingat untuk saat ini masih dalam kondisi pandemi, hingga tidak memungkinkan menggelar pertunjukan wayang kulit di Batam secara langsung.

Pergelaran wayang dihadiri langsung oleh bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM serta wakil bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, SE bersama jajaran kepala OPD.

Dalam kesempatan ini, Ketua PWKT, Ir. Suratno, MT mengucapkan banyak terimakasih kepada Bupati Karanganyar karena telah memfasilitasi penyelenggaraan wayang virtual dengan sepenuh hati. Dia juga berharap semoga tahun depan, pergelaran wayang kulit bisa berlangsung secara langsung tatap muka, bukan hanya melalui virtual.

Ki Dwijo Kangko membawakan lakon Wahyu Katentreman dengan apik.

Bupati Karanganyar berpesan dan berharap semoga warga Karanganyar dimanapun berada, khususnya Batam, diberikan kesehatan dan keselamatan.

Demikian Diskominfo (tgr)

 

Read More
WhatsApp Image 2021-03-15 at 8.22.00 AM (1)

Kemenkopolhukam Gelar Forum Koordinasi dan Konsultasi Peningkatan Pelayanan Publik

Presentase Penyelesaian Pengaduan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020

Karanganyar – Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) menyelenggarakan Forum Koordinasi dan Konsultasi Peningkatan Pelayanan Publik di Hotel Alila, Kota Surakarta (04/03).

Forum dihadiri oleh perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika se-Provinsi Jawa Tengah yang berkaitan dengan pengelolaan pelayanan publik. Dalam  hal ini difokuskan pada pengelolaan aduan masyarakat Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!) atau biasa disebut SP4N-LAPOR!.

Dalam forum yang dihadiri oleh Kapuspen Kemendagri, Benny Irwan, ditampilkan Presentase Penyelesaian Pengaduan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah tahun 2020. Kabupaten Temanggung berada di peringkat pertama dengan presentase 100% penyelesaian. Sedangkan Kabupaten Karanganyar berada di peringkat 5 dengan presentase penyelesaian 97,7%.

Yanuar Ahmad selaku Asdp Sistem Informasi Pelayanan Publik KemenpanRB menyampaikan bahwa dengan adanya jaringan aduan masyarakat yang inovatif, mampu memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat umum.

Demikian Diskominfo (Tgr)

 

 

Read More
BKPH1

BPKH Bantu Mobil Ambulance dan Truk Tangki Melalui LazisMu Muhammadiyah PDM Karanganyar

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan dalam penyerahaan BKPH kepada Lazismu Karanganyar

 

 

KARANGANYAR – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memberikan bantuan 3 unit ambulance dan 1 buah truck tangki untuk 4 yayasan di luar Muhammadiyah. Penyerahaan dari BPKH diserahkan ke Lazismu Muhammadiyah PDM Karanganyar  yang selanjutnya diberikan kepada 4 yayasan di Sragen, Wonogiri dan Karanganyar.

“Berdasarkan pertimbangan matang BPKH menjalin kesepakatan dengan Muhammadiyah PDM Karanganyar dalam hal ini pimpinan pusat PP Lazismu untuk menyalurkan bantuan BPKH ke Se Indonesia. Namun untuk Kabupaten Karanganyar melalui Lazismu kepada empat yayasan di luar Muhammadiyah,” ujar Kepala BPKH, Anggito Abimanyu pada saat pidato penyerahaan bantuan, Senin (08/03).

Anggito menjelaskan untuk 4 bantuan itu diperuntukkan pada 3 pondok pesantren milik LDII dan satu yayasan lain diluar Muhammadiyah. Total bantuan senilai Rp1 miliar. Adapun jumlah bantuan BPKH secara nasional tahun 2021 sekitar Rp240 miliar yang berasal dari anggaran Dana Abadi Umat. Sedangkan jumlah total Dana Abadi Umat itu sebesar Rp3.7 triliun yang didapat dari sebagian kecil dari efisiensi dana haji untuk dikumpulkan. Dengan kata lain, lanjut Anggito Dana Abadi Umat dalam istilah korporasinya semacam Corporate Social Responbility CSR nya dana haji.

Sementara itu Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah PDM Kabupaten Karanganyar Samsuri menyambut baik  kerjasama penyaluran 4 unit mobil bantuan senilai Rp1 miliar meskipun bukan untuk diberikan pada Muhammadiyah Karanganyar. “Kami apresiasi program ini meski Muhammadiyah Karanganyar hanya untuk lewat saja tapi tetap amanah untuk menyalurkan,” ujarnya.

Bupati Karanganyar, Drs Juliyatmono MM menyambut baik bantuan tersebut. Dia berharap saat ini BKPH diharapkan dapat menyalurkan bantuan pembuatan sumur dalam. Sebab saat ini, sumur dalam sangat dibutuhkan petani jahe. “Saya berharap BPKH dapat disalurkan untuk pembuatan sumur,” imbuhnya. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2021-03-09 at 8.52.46 AM (1)

Seminar Nasional Hari Perempuan Sedunia, Pentingnya Keterwakilan Perempuan Dalam Lembaga Pengambil Keputusan

Kominfo

Narsum : dr. Hj Farida Nurhayati selaku dokter yang aktif di Puskesmas Kebakkramat, Karanganyar sekaligus istri Wakil Bupati Karanganyar, Selasa 9/3/2021

KARANGANYAR-Dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional, Kabupaten karanganyar mengadakan seminar perempuan nasional bertemakan “perempuan masa kini : berkarya dan berbudaya” yang dilaksanakan di rumah dinas wakil bupati pada Selasa (9/3/2021). Seminar ini dibuka oleh bapak Rober Christanto selaku wakil bupati karanganyar.

“Ini sebuah inovasi, mengingat bahwa acara acara seperti ini bisa membawa pengertian bahwa prempuan itu sudah setara dgn kaum laki-laki. Sudah terbukti kaum perempuan sebagai pondasi untuk meneruskan generasi-generasi kedepan. Bahwa perempuan dibutuhkan bagi kemajuan bangsa Indonesia. Semoga seminar nasional ini bisa menjadikan manfaat bagi kita sekalian.” Tutur pak rober dalam sambutannya.

Selain itu seminar ini juga mengundang istri dari Wakil Bupati Ibu dr. Hj Farida Nurhayati sebagai narasumber. Dalam penyampaian materi ibu Farida mengangkat pembahasan tentang Peran perempuan dalam pemegang kebijakan. Beliau menjelaskan bahwa dalam pemegang kebijakan terdapat 3 peran perempuan yaitu salah satu bentuk kesetaraan antara perempuan dan laki laki adalah keterwakilan perempuan dalam lembaga legislatif (30% dalam bidang politik) hal ini sangat penting karena berguna untuk mengakomodasi aspirasi. Yang kedua keterwakilan perempuan dalam mengawal produk legislasi berupa perundang-undangan yang menjamin tidak ada diskriminasi perempuan. Terakhir, mengawal kebijakan APBDN dan APBD yang di distribusikan merata untuk pembangunan serta memperhatikan kebutuhan perempuan, anak, dan kaum disabilitas.

Dalam menjalankan peran peran di atas tentunya terdapat hambatan bagi perempuan seperti kurangnya kehendak politik (kurang meminati), peran ganda dalam perempuan, serta karena kuatnya stereotype dimasyarakat bahwa perempuan lebih lemah di banding laki-laki. Lalu bagaimana cara mengatasi hambatan hambatan tersebut? Beliau menjelaskan bahwa untuk mengatasi hambatan hambatan tersebut adalah dengan melakukan interaksi dengan banyak orang.

Diskominfo (ind/fatma)

 

 

 

Read More
mentan1

Menteri Pertanian Dorong Sektor Perkebunan Kabupaten Karanganyar Jadi Industri

 

Mentan Berkunjung ke Kabupaten Karanganyar

 

KARANGANYAR- Menteri Pertanian mendorong sektor perkebunan Kabupaten Karanganyar dapat menjadi industri selain hasil pertaniannya.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo dalam kunjungan kerjanya di Desa Kaling Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Jum’at (5/3).

Untuk mendorong munculnya industri dan menambah penghasilan para petani, Kementerian Pertanian menyerahkan bantuan belasan ribu bibit jeruk dan kelapa. Diharapkan dengan bantuan ini mampu memberikan penghasilan tambahan bagi petani dan mendorong tumbuhnya industri baru.

“Dari kelapa, airnya mampu menghasilkan natadecoco dan tempurung menjadi briket pengganti arang,”jelasnya.

Pihaknya pun mendorong Pemerintah Kabupaten Karanganyar dapat menarik investor untuk membangun pabrik agar dapat menampung hasil panen jeruk dan kelapa.

Ditambahkannya menghadapi masa pandemi  ini pihaknya berharap semua pihak bersinergi di semua sektor untuk peningkatan produksi pertanian karena pertanian ini tidak mengenal pandemi.

Karena kerja keras dan kebersamaan dari semua pihak harus dipertahankan agar menopang ketahanan pangan nasional.

“Pertanian tumbuh 16 persen. Itu semua berkat kerja keras petani dan pihak terlibat di sektor pertanian,”ujarnya.

Dalam kunjungan kerjanya Menetri Pertanian didampingi anggota DPR RI Luluk Nur Hamidah, Bupati Karanganyar Juliyatmono dan jajaran Forkopimda Karanganyar. Pada kesempatan itu selain memberikan bantuan benih jeruk dan kelapa, Kementerian Pertanian juga menyalurkan benih padi, pestisida untuk hama wereng dan pembasmi tikus. Bantuan pestisida dan pembasmi hama ini agar petani mampu mengendalikan serangan hama dan penyakit tanaman.

Sementara Bupati Karanganyar siap mengembangkan potensi sektor perkebunan di Karanganyar. Beberapa produk hasil pertanian maupun perkebunan telah berhasil menembus ekspor mancanegara.

“Kami siap mendorong hasil perkebunan di Karanganyar berbicara di pasar nasional maupun internasional. Apalagi ketela di Ngargoyoso mampu menembus pasar Korea dan jahe dalam bentuk permen dikirimkan ke Amerika,”ungkapnya.

Diskominfo (dn/ind)

Read More
mentan

Kunjungan Kerja Menteri Pertanian Ke Desa Kaling, Tasikmadu

Read More
WhatsApp Image 2021-03-08 at 09.12.19 (2)

Mulai Besok, Hajatan Boleh Duduk Tapi 50 Persen Dari Kapasitas

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan wejangan di apel kesiapsiagaan Satpol PP, Linmas dan Damkar

 

 

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono membolehkan hajatan dengan duduk. Namun yang perlu dicatat boleh duduk tapi kapasitasnya hanya 50 persen saja. Ditambah lagi, gelaran budaya seperti wayang boleh sampai pukul 24.00 dengan tetap 50 persen dari kapasitas ruangan tersebut.

“Masyarakat sudah sangat cerdas sehingga dia akan hati-hati dalam pelaksanaannya. Yang penting protokol kesehatan tetap dilaksanakan,” papar orang nomor satu di Karanganyar tersebut pada saat menjadi pembina upacara Apel Kesiapsiagaan Satpol PP, Linmas dan Damkar Kabupaten Karanganyar.

Dia menambahkan covid 19 masih ada dan kesiapasiagaan harus terus dilakukan. PPKM mikro tahap yang keempat akan dimulai besok hingga 22 Maret mendatang. PPKM mikro pendekataanya pada RT sehingga masyarakat lebih waspada. (hr/adt)

Read More