Category: Berita

WhatsApp Image 2021-04-27 at 17.08.36 (1)

Winahyu Tri  Prasetyo Dilantik Kades Antar Waktu di Desa Tlobo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono melantik Kades Antar Waktu Desa Tlobo, Kecamatan Jatiyoso terpilih, Winahyu Tri Prasetyo

KARANGANYAR – Kades terpilih hasil pilkades  antar  waktu dilantik oleh bupati Karanganyar, Selasa, 27 April 2021. Pelantikan dilaksankaan pukul 16.30 di Balai Desa setempat  yang juga dihadiri wakil bupati Karanganyar, Rober Christanto SE.

Dalam amanahnya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan pelaksanaan pilkades antar waktu di tiga tempat berjalan lancar dan aman. Termasuk pilkades antar waktu di Desa Tlobo, Kecamatan Jatiyoso berjalan dengan baik. Pilkades  dilakukan sesuai sesuai ketentuan yang masa jabatan meneruskan jabatan yang lama dan aka berakhir sesuai dengan SK Maret 2025. Pilkades antar waktu di Tlobo berlangsung disebabkan karena bapak kades terpilih saat itu meninggal dunia karena sakit.  “ Mari kita berdoa sejenak untuk bapak Kades yang telah meninggal,” paparnya.

Dia menambahkan pada hekekatnya terpilihnya Winahyu Tri Prasetyo karena dipilih oleh Allah. Sudah terpercaya oleh masyarakat Tlobo melalui musyawarah desa. Pilkades antar waktu di Karanganyar berjalan dengan baik. Semua pilkades berjalan mulus dan bupati mengucapkan terima kasih kepada calon kades yang tidak terpilih. “Saya minta pak Kades Winahyu untuk merangkul semua. Selamat melaksnakan tugas dengan baik karena kades tugasnya sekarang cukup berat dan strategis,” imbuhnya. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2021-04-26 at 20.00.24

Tarling di Jatipuro Di Masjid Syech Abi Bendungan wetan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan tauziah di Masjid Syech Abi Jatipuro

 

 

 

KARANGANYAR– Taraweh Keliling Bupati & Wakil Bupati Karanganyar serta Forkopimda Kab.Karanganyar  kali ini di masjid Syech Abi Bendungan Wetan, Jatipuro, Senin (26/04)

Bupati Karanganyar Juliyatmono meminta masyarakat agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Pihaknya pun mengajak semua warga selalu berdoa agar pandemi covid 19 dapat segera berakhir.

Menurutnya  masyarakat harus tetap waspada akan pandemi covid 19. Sebab virus ini nyata dan telah banyak menelan korban jiwa baik di tanah air maupun dunia. “Jangan remehkan covid 19. Tetap selalu jaga kesehatan dengan perilaku hidup bersih dan sehat,”pesannya.

Ditambahkan di Bulan Ramadan di tengah pandemi harus disikapi dengan pikiran positif. Tetap bekerja keras dan berdoa agar pandemi dapat segera berakhir. Disamping itu jangan terpancing dengan berita yang bersifat provokasi maupun hoax.

“Ini adalah pandemi dan seluruh dunia mengalami keterpurukan. Jangan putus asa dan selalu berusaha tetap produktif,”ujarnya.

Dalam kesempatan itu Bupati menyalurkan bantuan Pemkab kepada sejumlah lansia. Bantuan berupa santunan dan paket sembako. Selain itu juga disalurkan bantuan kepada takmir masjid. (hr/adt)

Read More
IMG-20210428-WA0007

Penyampaian Tausiyah dan Pembinaan Karyawan/wati RSUD Karanganyar, Bupati : Sempatkan Membaca Al Qur’an Setiap Hari

Kominfo

Bupati foto bersama Dokter, Perawat yang telah mengkhatamkan Al-Qur’an dibulan Ramadhan ini sekaligus mendapatkan hadiah langsung dari Bupati berupa voucher belanja, Rabu (28/4) pagi.

KARANGANYAR– Bupati Karanganyar, Juliyatmono dihadapan karyawan karyawati RSUD Karanganyar meminta untuk bisa menyempatkan membaca Al Qur’an setiap hari. Karena Al Qur’an inilah di akhirat nanti yang dapat menolong kita masuk ke surga.

Hal itu dikatakannya saat menyampaikan tausiyah tata krama membaca Al-Qur’an sekaligus pembinaan karyawan/wati dilingkungan RSUD Karanganyar, Rabu (28/4).

Orang nomor satu di Karanganyar tersebut menuturkan sepuluh hari terakhir Ramadhan adalah bulan yang dibebaskan dari api neraka. Oleh karenanya ini adalah bulan yang luar biasa jangan sampai terlewat seperti bukan bulan puasa karena akan sangat merugi bagi kita. Segala sesuatunya mintalah selalu perlindungan hanya pada Alloh SWT.

“Sebagaimana Qs. Al A’rof ayat 17 bahwa satu satunya ciptaanNya yang tidak mau menyembah Alloh adalah iblis karena selalu ingkar menghalang halangi dan menggoda manusia dari seluruh penjuru,” terang Bupati.

Ia juga mengatakan Membaca Al Qur’an itupun gangguannya sangat besar.
Meskipun Al Qur’an itu adalah kitab suci pedoman hidup umat Islam dunia akhirat.
Rajinlah membaca Al-Qur’an karena Al Qur’an yang kelak akan menjadi syafa’at memasukkanmu ke dalam surga.

“Jangan selalu berprasangka buruk, jangan iri, dengki. Tapi sebaliknya tambahkan ilmu yg baik, cintai profesimu, pekerjaanmu. Hidup ini harus selalu disemangati dengan Al Qur’an supaya berkah hidup ini,”pesannya.
Diskominfo (dn/ind)

Read More
DSC_6387

MOU Pengadilan Agama Dengan DISDUKCAPIL Untuk Satu Data Pelayanan Terpadu On Line

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono hadiri penandatanganan MOU antara Pengadilan Agama Karanganyar dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karanganyar tentang pelayanan terpadu secara Online yang bertempat di kantor Pengadilan Agama, Rabu,(28/04/21).

Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui dinas kependudukan dan catatan sipil (Disdukcapil) bersama dengan Pengadilan Agama (PA) terus melakukan upaya untuk menertibkan terkait dengan administrasi kependudukan, khususnya tentang perkawinan.

Penertiban tersebut dilakukan khusus untuk warga masyarakat yang belum mendapatkan pengesahan pernikahan dari pengadilan agama Karanganyar, atau melakukan pernikahan siri. Lantaran belum mencantumkan nomor akta perkawinan ke dalam kartu keluarga.

Penandatanganan MoU Sendiri dilakukan di aula Gedung Pengadilan Agama (PA) dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, dan beberapa pihak diantaranya kepala Pengadilan Agama (PA) Karanganyar Fakhurazi dan Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil Ani Indri Hastuti.

Kepala Disdukcapil Karanganyar Ani Indri Hastuti mengungkapkan, Memorandum Of Understanding (MoU) dengan pengadilan agama tersebut dilakukan, lantaran saat ini realita perkawinan siri sudah menjadi tren di kalangan masyarakat. Serta sebagai bentuk pelayanan terintegrasi.

“Kami (Disdukcapil-red) mencatat, dari jumlah penduduk di Karanganyar yang sudah menikah, 34,62 persennya adalah mereka yang didalam KK belum di tulis no akte perkawinan dan tanggal nikahnya,” terang Kepala Disdukcapil Ani Indi Hastuti, usai melakukan penandatanganan MoU dengan Ketua Pengadilan Agama (PA) Kelas IB Karanganyar Fakhurazi, dalam pelayanan terpadu secara online.

Lebih lanjut diungkapkan Ani, tidak hanya untuk mengantisipasi adanya praktik pernikahan siri yang tidak tercatat dalam akte kartu keluarga. MoU tersebut dilakukan juga untuk mendata kembali secara terpadu terkait dengan data akte anak yang hanya bertuliskan orang tua dari ibu saja.

“6.15% dari total anak usia 0 sd 18 tahun berakte kelahiran. Namun dalam akta tersebut, hanya bertuliskan nama ibunya saja,” terang Ani.

Ditanya terkait dengan apa penyebab adanya hal tersebut, Ani mengungkapkan, bisa saja selain orang tuanya melakukan perkawinan siri, bisa saja sang ibu pada saat waktu hamil kemudian telah ditinggalkan oleh suaminya.
Disisi lain, Ketua Pengadilan Agama (PA) kelas IB, Karanganyar Fakhurazi, melalui Panitera Muda, Korizah Tria Hani, mengungkapkan, di tahun 2020, angka perceraian di Kabupaten Karanganyar yang sudah di kabulkan sebanyak 1.630 kasus. Kemduian untuk di tahun 2021 sampai bulan maret kali ini.  Pengadilan Negeri Agama mencatat ada sebanyak 419 kasus yang sudah dikabulkan. Dan rata – rata proses perceraian terjadi lantaran konflik internal di dalam rumah tangga.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengungkapkan, perjanjian atau MoU yang dilakukan pemerintah kabupaten Karanganyar bersama dengan pengadilan agama terkait dengan perkawinan tersebut merupakan terobosan yang baik.

“Ini bisa dikembangkan, karena bisa untuk mengatasi masalah terkait dengan pembagian harta baik suami maupun istri. Karena beberapa waktu, sempat ada kejadian, ada salah tu pegawai yang cerai, kemudian di Kartu Keluarga masih tercatat, padahal cerainya sudah lama. Data itu nanti yang dapat menjadi acuan,” jelas Bupati.

Demikian DISKOMINFO(Ard/Tgr)

Read More
IMG-20210427-WA0067

Tarling Masjid Al Barokah Petung Jatiyoso, ” Perbanyak Kebaikan Di Bulan Ramadhan”

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan sambutan sekaligus tausiyah dalam kegiatan rutin Tarawih Keliling Pemkab Karanganyar di Masjid Al Barokah dsn Gondangsari Desa Petung Kec. Jatiyoso, Selasa(27/04/21).

 

KARANGANYAR – Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar beserta rombongan dari pemerintah Kabupaten Karanganyar hadiri kegiatan Tarawih Keliling Pemkab Karanganyar di Masjid Al Barokah Dusun Gondangsari Desa Petung Kecamatan Jatiyoso, Selasa(27/04/21).

 

Plt Camat Jatiyoso Sugiantoro, pelaksanaan tarawih di semua masjid di Kecamatan Jatiyoso berjalan lancar  semua elemen masyarakat mendukung setiap kegiatan bulan suci Ramadhan.

Kasus covid di Jatiyoso ada 134 kasus, yang sembuh 120 orang, yang 12 meninggal, yang 2 dalam masa penyembuhan. Untuk menyikapi pemudik di masa libur lebaran, pihak pemerintah Kecamatan Jatiyoso sudah menyiapkan antisipasi tempat isolasi bagi para pemudik nantinya.

Mengingat Kecamatan Jatiyoso yang terletak di kawasan pegunungan yang rawan terjadi musibah longsor, Mewakili masyarakat Jatiyoso memohon perhatian yang lebih dari pemerintah Kabupaten dalam nantinya menyikapi jika terjadi bencana alam.

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono yang bertindak sebagai khotib mengingatkan kepada para jama’ah untuk terus menerapkan protokol kesehatan dimanapun berada khususnya dalam pelaksanaan sholat tarawih. Jangan terlalu takut namun harus waspada di masa pandemi seperti ini.

Dalam tausiyahnya, Bupati yang akrab disapa Yuli ini juga mengingatkan agar selalu berbuat kebaikan, kalau perlu saling berlomba lomba dalam berbuat kebaikan di bulan Ramadhan ini.

Semoga kita semua selalu menjadi hamba Allah yang bisa mencapai kemenangan bulan suci Ramadhan dengan keberkahan yang luar biasa dari Allah SWT.

Demikian DISKOMINfO(Ard/Tgr)

Read More
IMG-20210427-WA0024

15 Pelaku Usaha Angkringan di Karanganyar Terima Bantuan

KARANGANYAR – Penyerahan bantuan peralatan fasilitasi peningkatan mutu dan keamanan pangan bagi para pelaku usaha pangan angkringan warga dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah berlangsung di Ruang Anthurium, Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Selasa (27/04/2021).
Dalam laporannya Siti Maisyaroch mengungkapkan jika ada 5 Kabupaten yang dijadikan pilot project untuk mendapatkan bantuan ini, salah satunya Karanganyar.
“Para pedagang hik ini diberikan bantuan seperangkat alat hik, terdiri dari ceret, nampan, panci, ember, penjepit gorengan, rak, gelas, dan MMT”, ungkapnya.
Kepala Seksi Kelembagaan Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Prov. Jateng, Stefanus Cahyono mengamati jika pelaku usaha angkringan ini justru makin berkembang, banyak pabrik kecil yang tutup namun usaha kuliner ini tambah banyak jumlahnya.
“Pemerintah berkewajiban menjamin penyediaan pangan yang aman dikonsumsi dan bermutu. Dan pangan warga ini salah satu yang kami soroti untuk mendapatkan peningkatan mutu dan aman pangan” imbuhnya.
Bupati Karanganyar Juliyatmono mewakili Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan masyarakat mengucapkan terimakasih kepada Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jateng atas bantuan yang diberikan.
Sementara kepada para pelaku usaha Juliyatmono meminta agar terus memperhatikan kebersihan tempat usaha dan sajian. Mengingat banyak masyarakat yang sekedar berbincang maupun makan di HIK.
“Saya akan pantau terus. Supaya ada motivasi. Usaha seperti ini sederhana tapi kalau dikelola benar-benar tentu akan berkembang,” ungkapnya. Diskominfo (An/In)

Read More
IMG-20210427-WA0020

Lantik Kades Baru Girimulyo, Bupati Tegaskan Girimulyo Bangkit Dari Keterpurukan

 

Ponco Adi Prasetyo saat menjalani prosesi pelantikan sebagai Kepala Desa di Desa Girimulyo Kec. Ngargoyoso

KARANGANYAR – Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar hadiri pelantikan Kepala Desa Girimulyo Kecamatan Ngargoyoso, Senin(26/4/21).

Ponco Adi Prasetyo secara resmi dilantik oleh Bupati Karanganyar H. Juliyatmono setelah unggul dalam pemilihan Kepala Desa antar waktu di Desa Girimulyo Ngargoyoso. Ponco resmi menjabat setelah Desa Girimulyo mengalami kekosongan kepala desa lantaran kepala desa sebelumnya tersandung kasus.

Sebagai Kepala Desa dengan usia yang masih relatif muda, Bupati Juliyatmono berharap Ponco segera bisa bersinergi dengan para staff jajarannya dan juga dengan perangkat desa lainnya di Kecamatan Ngargoyoso.

“Girimulyo ini kawasannya memiliki potensi yang luar biasa, semoga dengan semangat muda mas Ponco sebagai Kepala Desa, Girimulyo bisa bangkit dari keterpurukan dan lebih maju lagi”, ujar Bupati.

Memang Desa Girimulyo ini rawan dengan tindakan seperti kasus yang sebelumnya mengingat potensi wisata yang luar biasa di Girimulyo, namun Bupati yakin bahwa semangat baru dari Kepala Desa yang masih muda ini bisa membawa spirit yang positif bagi Desa Girimulyo agar lebih baik kedepannya.

Demikian DISKOMINFO(Ard/Tgr)

 

Read More
IMG-20210426-WA0018

34 Desa Lokus Stunting, Pemkab Karanganyar Targetkan Angka Stunting Turun

 

Deklarasi Penandatangan bersama Menurunkan Stunting di Kabupaten Karanganyar, Senin (26/4)

KARANGANYAR- Upaya pencegahan sekaligus penurunan stunting di wilayah Kabupaten Karanganyar menjadi perhatian khusus Pemerintah. Ada 34 desa lokasi fokus (lokus) stunting di tujuh kecamatan di Kabupaten Karanganyar, Senin (26/4).

Hal tersebut disampaikan Sri Purwanti selaku Plt. Dinas Kesehatan pada kegiatan rembug stunting tahun 2021 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Ia mengatakan desa lokus stunting berdasarkan pemantauan ada di 34 desa di tujuh Kecamatan yakni kecamatan Gondangrejo, Jatiyoso, Jatipuro, Jenawi, Kebakramat, Mojogedang dan Karangpandan.

Adapun 34 Desa lokus stunting meliputi desa Wonorejo, Jatiyoso, Plesungan, Sidomukti, Jatiroyo, Wukir sawit, Kemiri, Seloromo, Lempong, Kebak, Macanan, Gebyok, Pojok, Mojogedang, Sewurejo, Pereng, Waru.
Ini merupakan 16 desa lokus stunting tahun 2021 paling banyak di Kecamatan Mojogedang.

Sementara itu 18 desa perluasan lokus stunting adalah
Tlobo, Balong, Gumeng, Jatimulyo, Petung, Karangturi, Gondang manis, Rejo sari, Jatipuro, Trengguli, Harjosari, Karang, Wonokeling, Anggrasmanis, Karangsari, Jatiharjo, Jatisobo. Untuk lokus stunting tahun 2022 paling banyak adalah Kecamatan Jatiyoso dan Jatipuro.

“Rata rata angka stunting di Karanganyar 13,8 persen. Tahun 2019 turun menjadi 6,33 persen dan tahun 2020 menurun lagi menjadi 5,86 persen. Diharapkan segera mewujudkan penurunan kasus stunting di Karanganyar,”terang Sri Purwanti.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam arahannya menekankan pentingnya pendidikan agama, pendidikan keluarga, pendidikan gizi dalam masyarakat.

Menurutnya upaya mencegah stunting menjadi tugas mulia kita. Ini harus kita kejar karena dalam pendidikan agama ini adalah konverhensif.

“Kegiatan ini sudah seperti apa yang sudah bapak ibu baca dalam setiap mengaji.
Dan hendaklah kamu sekalian cemas melihat generasi yang akan datang, maka berkata katalah yg baik dan benar,”tutur Bupati saat mengutip satu ayat dalam Al Qur’an.

Orang nomor satu di Karanganyar tersebut menekankan pentingnya menindaklanjuti program program yang baik sebagai upaya mencegah stunting.
Sebagaimana pemberian gizi yang optimal, pentingnya kewajiban ibu menyusui anak hingga usia dua tahun.

“Tolong didata benar benar. Akan kita genjot dengan gizi. Kasih asupan gizi, kumpulkan ibu ibu hamil karena tidak semua wanita hamil mengerti pendidikan keluarga, pendidikan gizi,”pesan Bupati.
Diskominfo (ind/dn)

 

Read More
petani porang (3)

Dinas Pertanian Dan Perkebunan Pemprov Jateng, Ajak Karanganyar Kolaborasi Untuk Tanaman Porang

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menerima Dinas Pertanian dan Perkebunan Propinsi Jawa Tengah, Ike Hermani Cahyani untuk berkolaborasi untuk tanaman porang

 

KARANGANYAR – Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah mengajak Karanganyar untuk berkolaborasi menanam porang. Kolaborasi itu adalah bentuk bibit karena diketahui Karanganyar sudah getol sekali dalam menanam porang ini. Selain itu, Karanganyar dinilai sangat baik untuk tanaman ekspor tersebut.

“Kami mengajak Karanganyar untuk berkolaborasi membangun perporangan (tanaman porang) agar Jawa Tengah unggul. Selama ini memang nomor satunya masih Jawa Timur,” papar analis peningkatan usaha pertanian dan Agrobisnis Dinas Pertanian dan Perkebunan Propinsi Jawa Tengah, Ike Hermani Cahyani pada saat berkunjung ke Bupati Karanganyar di rumah dinas, Jumat (23/04).

Dia menambahkan Jawa Tengah memang mempunyai target untuk ekspor. Pihaknya melihat semangat Kabupaten Karanganyar untuk menanam porang sangat luar biasa. Sehingga ingin diajak kolabarasi tersebut. Diakui Ike sebelumnya tanaman porang masuk tanamaan binaan kehutanan, namun saat ini sudah masuk binaan Dinas Pertanian dan Perkebunan. “Kami ingin pelaku usaha bisnis porang bisa bangkit dan mandiri. Kami ingin menyiapkan dari hulu sampai hilirnya. Termasuk di dalamnya penyediaan bibit yang dinilai agak sulit. Jika tanaman porang baik maka kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” ungkapnya.

Sementara Asosiasi Petani Porang Pati, Lukman mengakui tanah di Karanganyar sangat bagus untuk tanaman porang. Kebutuhan per tahun adalah 63.000 ton dan hal ini belum terpenuhi. Dia mengakui tanaman porang memang cocok berada di tanah gembur dan Karanganyar memiliki tanah tersebut. “Saya sangat mendukung program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk membangun porang di Jawa Tengah.” Imbuhnya.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Kepala Dinas Pertanian Siti Maysaroh mendukung penuh langkah Pemerintah Propinsi tersebut. Dia hanya berharap ada pendataan yang jelas mengenai petani porang agar kesejahteraan petani meningkat. Pihaknya selama ini sudah membantu petani menyiapkan dana untuk menanam tanaman porang. Ini bentuk komitmen Karanganyar untuk tanaman porang tersebut. (hr)

Read More
DSC_6477

Intanpari Water Park Akan Segera Di Bangun

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono didampingi Sekda Karanganyar Sutarno hadiri peletakan batu pertama akan dibangunnya wahana Water Park di kolam renang Intanpari milik BUMD PUD Aneka Usaha, Jum’at(23/04/21).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar gelontorkan Rp. 2 miliar kepada PT Aneka Usaha selaku pengelola kolam renang Intanpari.Anggaran Rp2 miliar ini merupakan tahap awal dai total Rp20 miliar yang dibutuhkan untuk merevitalisasi kolam renang menjadi salah satu objek wisata di Karanganyar.

Usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan kolam renang tertutup dan khusus bagi wanita yang berada di sisi barat kolam renang yang sudah ada, bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan, kolam renang ini akan dibangun dan terintegrasi dengan pusat kuliner yang ada disekitar kolam renang. Untuk membangun Intanpari menjadi salah satu lokasi wsata andalan, ujar bupati, dibutuhkan anggaran yang cukup besar, yakni sekitar Rp20 miliar.

“Untuk tahap awal, kita akan bangun satu kolam lagi husus bagi wanita. Sedangkan disekitar kolam renang yang ada saat ini, kita akan bangun pusat kuliner serta pembangunana wahana air diseputar pesawat,” jelas bupati Jumat (23/04/2021).

Bupati menambahkan, khusus untuk kolam renang Intanpari, satu minggu sebelum lebaran sudah bisa dibuka. Untuk itu, bupati meminta agar protokol kesehatan harus diterapkan dengan ketat. “Sebelum lebaran, kolam renang dibuka. Protkol kesehatan dijaga, pengunjung juga terbatas,”kata dia.

Sementara itu, Direktur PT Aneka Usaha Samidi mengungkapkan, konsep pengembangan Intanpari akan dilakukan secara bertahap. Saat ini, Samidi menuturkan, akan melakukan perbaikan di sekitar kolam renang, pembagunan wahana baru, pengecatan pesawat serta pembangunan kolam renang baru. “Kolam renang ini sudah 33 tahun belum pernah direnovasi. Kita lakukan penataan dulu,”jelasnya.  Demikian DISKOMINFO(Ard/Tgr).

Read More