Category: Berita

WhatsApp Image 2021-05-04 at 20.00.48

Belajarlah Dari India, Agar Covid 19 di Karanganyar Tidak Meledak

Bupati Karanganyar, Juliyatmono diberbagai kesempatan selalu mengingatkan bahaya covid 19

 

 

KARANGANYAR – Di berbagai kesempatan bertemu dengan masyarakat Bumi Intanpari, Bupati Karanganyar selalu mengingatkan waspada gelombang kedua covid 19 khususnya di Karanganyar. Pada kesempatan Taraweh Keliling di Masjid Al Hidayah, Grobakan, Tepus, Sewurejo, Kecamatan Mojogedang, Selasa (04/05)  orang nomor satu di Karanganyar meminta semua belajar dari meledaknya kasus covid 19 di India. Harapannya tentu agar kasus covid 19 di Kabupaten Karanganyar dapat segera mereda.

“India merasa paling cepat dalam penanganan covid 19 karena sudah dapat membuat vaksin sendiri dan bahkan sudah ekspor. Kemudian, membuka perayaan hari keagamaan di sungai Gangga yang dihadiri jutaan orang. Setelah itu, kasus covid 19 di India merebak luar biasa,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan tauziah kepada jamaah Masjid Al Hidayah.

Dia mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar ingin masyarakat sehat sehingga harus betul-betul menjaga kesehataan di masa pandemi covid 19 seperti saat ini. Masker jangan sampai ditinggalkan dan sudah menjadi kebiasaan. Sehingga jangan sampai ditinggalkan masker kemanapun pergi atau keluar rumah. “Mojogedang ini yang memakai masker belum ada 40 persen. Wira-wiri belum memakai masker secara tertib. Kemudian jaga jarak atau tidak berkerumun juga belum maksimal,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini, pihaknya betul-betul mengingatkan covid 19 masih ada dan harus terus diwaspadai. Namun demikian, juga tidak usah terlalu panik sebab panik tetap berdoa agar covid 19 segera lenyap dari Karanganyar dan Indonesia. “Sholat terawehnya juga dijaga jaraknya supaya semuanya aman dan sehat,” tambahnya.

Untuk sholat Fitri, pihaknya menyatakan boleh dilakukan di lapangan dengan kapasitas 50 persen. Termasuk penitia penyelenggara sholat ied harus menyiapkan sarana prasarana untuk protokol kesehatan. Pihaknya meminta usai Ramadhan ini, virus Covid 19 juga pergi. (hr/adt)

Read More
operasi ketupat candi2021 (5)

Cegah Penyebaran Covid 19, Bupati Minta Tidak Usah Berkunjung Untuk Halal bi Halal

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyematkan pita tanda dimulai operasi ketupat candi 2021

 

 

KARANGANYAR – Pada saat apel gelar pasukan dalam Operasi Ketupat Candi 2021, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mewanti-wanti untuk tidak berkunjung atau halal-bihalal secara massal. Sebab covid 19 masih ada dan harus terus diwaspadai. Jangan sampai lengah sehingga membuat kasus Covid 19 lebih besar lagi.

“Saya minta yang perantauan untuk tidak mudik terlebih dahulu. Namun, klau nenekmu itu dari Karanganyar silahkan saja namun tetap menjaga protokol kesehatan dengan baik,” ujar Juliyatmono usai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi di halaman Mapolres Karanganyar, Rabu (06/05).

Ditanya dengan mudik lokal (antar daerah di Solo Raya), Orang nomor satu di Karanganyar menyatakan tidak ada mudik lokal. Itu namanya silaturahmi. Pihaknya berharap hindari terlebih dahulu halal bi halal. Pemkab, menurutnya tahun ini tidak ada open house. Soalnya, sudah setiap hari hampir ketemu dan itu saya anggap sudah open house atau silaturahmi. “Intinya, kita tidak boleh telodor karena covid 19 masih ada,” tambahnya.

Sementara Kapolres Karanganyar, AKBP Muchammad Syafi Maula mengatakan dalam operasi ketupat candi tahun 2021, Polres menyiagakan 8 pos, termasuk pos di Cemoro Kandang sebagai pintu masuk dari Jawa Timur, menindaklanjuti atensi larangan mudik. Operasi ketupat candi tahun 2021 melibatkan 350 personel dari Polres, TNI dan instansi terkait. Tugas pos tersebut adalah untuk penyekatan dan himbuan-himbauan mengenai covid 19. “Seluruh pos aktif 24 jam karena sudah dibagi per shifnya. Selain itu, kami juga mengaktifkan PPKM Mikro ditingkat RT karena ada babinsa dan babinkantibmas,” ujar Kapolres.

Dia menambahkan bagi pemudik yang sudah sampai rumah, PPKM mikro tetap akan bekerja. Artinya, RT akan melakukan pendataan dan tidak boleh keluar dulu dari rumah. Tentu, RT juga akan ikut aktif mengawasi orang yang bukan dari daerah tersebut. (hr/adt)

Read More
IMG-20210503-WA0002

Bupati Karanganyar ; Sempatkan Membaca Al-Quran

Diskominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan tauziah di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja.

KARANGANYAR – Program Karanganyar bertaqwa Senin 3 Mei 2021 kali ini, Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan tauziah tentang tata krama membaca Al-Quran kepada pegawai di lingkungan Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Pada kesempatan itu Juliyatmono meminta agar menyempatkan membaca Al Qur’an setiap hari, meski hal itu sangat berat mengingat iblis dan setan akan selalu menghalang-halangi dari berbagai penjuru.

Rajinlah membaca Al-Qur’an karena Al Qur’an yang kelak akan menjadi syafa’at memasukkanmu ke dalam surga.

“Sebagaimana Qs. Al A’raf ayat 17 kemudian pasti aku akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan, dan dari kiri mereka. Dan engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur. Bahwa satu satunya ciptaanNya yang tidak mau menyembah Alloh adalah iblis karena selalu ingkar menghalang-halangi dan menggoda manusia dari seluruh penjuru,” terang Bupati.

“Jangan berprasangka buruk, jangan iri, dengki. Tapi sebaliknya tambahkan ilmu yg baik, cintai profesimu, pekerjaanmu. Hidup ini harus selalu disemangati dengan Al Qur’an supaya berkah hidup ini,”tambahnya.

Diakhir tauziah secara khusus bupati berpesan kepada pegawai Satpol PP agar selalu memberikan yang terbaik supaya tampilan Satpol PP mengesankan, baik, ramah dan benar-benar mengedepankan akal pikiran yang nalar dan sehat. Diskominfo (An/In)

Read More
DSC_5695

Tarling Masjid Al Muttaqien Ngemplak Karangpandan, Bupati Juliyatmono Tetap Tegaskan Soal Protap Kesehatan

 

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono didampingi Kapolres Karanganyar dan rombongan dari Pemkab Karanganyar hadiri kegiatan rutin Tarawih Keliling Pemkab Karanganyar di Masjid Al Muttaqien Desa Ngemplak Kec. Karangpandan, Senin(3/05/21).

Keluhan warga disampaikan oleh Plt Camat Karangpandan, yaitu hampir kebanyakan guru di Karangpandan belum di vaksin, ini sangat rentan melonjak covidnya.

Kemudian keluhan lainnya yaitu belum bagusnya jalan menuju arah masjid Al Muttaqien ini, mudah mudahan Pak Bupati segera bisa memberi bantuan untuk diperbaiki. Dan juga tiang listrik yang menjorok ke jalan bisa di pindah sehingga tidak mengganggu.

Sementara Bupati Juliyatmono dalam sambutan dan juga tausiyahnya selalu menyampaikan kepada para jama’ah juga masyarakat Karangpandan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan karena covid belum berlalu.

Bupati juga menghimbau bahwa pelaksanaan sholat ied besok boleh digelar di masjid atau di lapangan asal menerapkan protap kesehatan ketat.

Demikian Diskominfo( Ard/Tgr)

Read More
TEGUH (3)

Bupati Bolehkan Sholet Ied di Lapangan Atau Masjid dengan Kapasitas 50 Persen

Wakil Bupati Karanganyar, H Rober Christanto SE memberikan bantuan sarana ibadah kepada Takmir Masjid Badriyah, Dawung, Matesih, Teguh Triyono SH, M.Si

 

 

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono memperbolehkan menyelenggarakan sholat idul fitri 1442 H di lapangan atau masjid. Namun demikian, ‘lampu hijau’ tersebut harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Orang nomor satu di Kabupaten Karanganyar mewanti-wanti untuk membuat kapasitas jamaah hanya 50 persen dari lapangan atau masjid.

“Setiap penyelenggara sholat itu ada panitia. Saya minta panitia harus ketat untuk menerapkan protokol kesehatan,” papar Juliyatmono saat tauziah pada Teraweh Keliling di jamaah Masjid Badriyah, Desa Dawung, Kecamatan Matesih, Minggu (02/05).

Dia menambahkan untuk halal bihalal atau silaturahmi setelah sholat Idul Fitri meminta tidak usah dulu berkunjung. Melalui telepon seluler saja, hal ini untuk menghindari kerumunan. Bupati mendoakan masyarakat tetap sehat dan terus mematuhi protokol kesehatan. “Semoga Allah menerima ibadah puasa ramadhan kita. Saya akui penyelenggaraan sholat isyah dan teraweh di Masjid Badriyah bagus,” imbuhnya.

Bupati terus mengingatkan Corona atau covid 19 sungguh ada. Ini tentanra Allah SWT yang datang untuk menguji masyarakat semuanya. Seberapa tangguh keimanan dan ketakwaan kepada Allah. Oleh sebab itu, Ibadahnya harus semakin kencang. “Harusnya tambah khusuk berdoa dan beribadah kepada Allah SWT,” pungkas Bupati. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2021-05-01 at 17.52.48 (3)

Bupati Minta Perusahaan Ikutkan Semua Karyawan Dalam BPJS Ketenagakerjaan

Bupati Karaganyar, Juliyatmono memberikan tauziah di depan buruh pada peringatan Hari Buruh Internasional

 

KARANGANYAR – Momentum hari buruh internasional 1 Mei  lalu, Bupati Karanganyar Juliyatmono dan wakil Bupati Rober Christanto meminta perusahaan untuk mengikutkan semua karyawan dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Sebab kepesertaan itu adalah hak masing-masing tenaga kerja. Jika karyawannya 100 maka 100 pula yang didaftarkan. Supaya pada saatnya mendapatkan proteksi dari BPJS dan dilindungi oleh Undang-undang.

“Piya carane dibayar kabeh bapak-bapak yang mempunyai perusahaan. Termasuk THRnya untuk dibayar. Saya doakan semuanya berkah dan Karanganyar menjadi contoh yang baik setiap ada permasalahan dirembug yang baik antara karyawan, perusahaan dan pemerintah,” papar Juliyatmono dalam sambutannya pada hari buruh yang dipusatkan di sebuah cafe, Tasikmadu Karanganyar  dengan acara buka bersama (01/05).

Bupati menambahkan apa yang diperjkuangakan dan diharapkan semoga dapat berhasil dengan baik. Pihaknya tetap meminta para karyawan atau buruh untuk selalu berprasangka baik. Saling menghormati dan menggunakan kalimat-kalimat edukatif. Filosofinya pemakaian masker adalah berbicaralah yang baik. Jika tidak mampu berbicara dengan baik lebih baik diam. “Pandemi virus covid -19 masih tinggi dan memasuki gelombang kedua yang lebih mematikan. Saya meminta untuk dijaga betul kesehatannya,” ungkapnya.

Sementara kepala BPJS ketenagakerjaan Surakarta, Hasan Fahmi mengatakan semangat hari buruh ini menjadi momentum agar semua karyawan atau pekerja mendaftakan ke BPJS ketenagakerjaan. Hal ini sebagai perlindungan diri kecelakan kerja, jaminan tua dan pensiun. Jumlah peserta di Kabupaten Karanganyar mencapai 74.525, baik badan usaha swata, institusi Pemerintah dan lembaga usaha. Namun demikian, angka tersebut masih 30-40 persen saja. Sedangkan 60 persen diantara belum mendaftarkan diri atau ikut dalam program BPJS ketenagakerjaan. “Claim pada tahun 2020 adalah jumlahnya Rp 37 .929 .714.319 dengan jumlah kasus 5614. Sedangkan di tahun 2021  sebanyak 1688 kasus dengan klaim sebesar Rp 15. 090.137,251. bayangkan manfaat dirasakan oleh pekerja di Kabupaten Karanganyar,” ungkapnya.

Melihat manfaat tersebut, pihaknya meminta, mendorong dan mengedukasikan pentingnya jaminan BPJS ketenagakerjaan. Hal ini untuk meminimalisir dampak yang lebih pada pekerja.  Hasan Fahmi meminta perusahaan-perusahan yang masih ada mendaftarkan untuk segera ikut karena manfaat dirasakan sangat luar biasa. Angka 60 persen yang belum ikut BPJS Ketenagakerjaan itu memang terbagi dalam perusahaan, usaha kecil dan mikro. Hal ini diakui Fahmi kesulitan untuk mengkoordinasi dengan usaha-usaha kecil dan mikro tersebut. “Usaha dan sosialisasi terus kami gencarkan termasuk kepada UMKM dengan menggendeng Pemerintah agar ikut dalam BPJS Ketenagkerjaan,” imbuh Fahmi. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2021-04-29 at 17.16.28

Melantik Kades Antar Waktu Desa Kebak, Jumantono, Bupati Minta Insentif untuk RT dan RW Segera dicairkan

 

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono melantik Kades Antar Waktu Desa Kebak, Kecamatan Jumantono

KARANGANYAR – Hari Senin, 3 Mei 2021, Bupati Karanganyar meminta dana insentif untuk RT dan RW di Kabupaten Karanganyar untuk segera dicairkan. Diberikan kepada RT dan RW dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Supaya Ketua RT dan RW dapat ‘terang’ menghadapi hari raya Idul Fitri. Hal itu dikatakan orang nomor satu di Karanganyar saat melantik, Suwarno menjadi kades Antar Waktu Desa Kebak, Kecamatan Jumantono, Kamis (29/04).

“Untuk lebaran dengan halal bihalal silaturahmi, saya meminta untuk tidak dilakukan terlebih dahulu. Tetap dirumah saja, dan berdoa semoga Corona segera pergi dari Karanganyar,” papar Juliyatmono.

Dia menambahkan semoga semuanya sehat dengan tetap mengindahkan protokol kesehatan. Yakni dengan menggunakan masker, cuci tangan dan tidak berkerumun terlebih dahulu. Bupati mengatakan pelantikan Suwarno sebagai kades antar waktu ini, karena kades lama Warto meninggal dunia karena sakit. Pihaknya meminta hadirin untuk mendoakan sejenak. Semoga Khusnul Khotimah dan ditempatkan surganya Allah SWT. Selanjutnya, pelantikan kali ini sangat istimewa karena dihadiri Forkominda. Hal ini tentu menjadi sangat strategis dan penyemangat kades baru untuk bekerja lebih baik. Melanjutkan kegiatan pembangunan hingga tahun 2025. “Pengalaman masa lalu, kades memang dua periode namun karena peraturan perundangan yang baru kemudian jabatan kades bisa tiga periode.  Lha ini merupakan periode ketiga atau terakhir pak Kades Suwarno,” imbuhnya.

Mohon bapak ibu yang hadir disini untuk membantu kades baru agar semua pembangunan berlangsung dengan baik. Baik, tugas kades bidang pemerintahan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada siapapun,” papar Bupati. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2021-04-28 at 19.49.53

Bupati Ingatkan Untuk Tetap Menjaga Protokol Kesehatan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan Tauziah di Masjid At Taqwa, Jumapolo

 

 

KARANGANYAR – Tarweh keliling Bupati Karanganyar dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkominda) pada Rabu (28/04) dilaksanakan di Masjid At Taqwa desa Jurug, Kecamatan Jumapolo Karanganyar. Pada kesempatan itu, bupati terus mengingatkan untuk selalu menjaga protokol kesehatan.

Orang nomor satu di Karanganyar, mengingatkan wabah Tauun pernah terjadi di zaman khalifat Umar Bin Khatab. Namun demikian, Bupati tetap meminta semua mematuhi protokol kesehatan dan ojo sembrono. Virus ini nyata dan ada sehingga tetap mematuhi dan menjaga kesehatan masing-masing. Jika badan agak terasa sakit lebih baik sholat dirumah. “Jangan terlalu takut namun juga jangan semborno. tetap patuhi protokol kesehatan,” pungkasnya. (hr/adt)

Read More
DSC_5517 (2)

Kabupaten Karanganyar Sabet Pengahargaan LHP LKPD Wajar Tanpa Pengecualian 7 Tahun Berturut

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono dan juga Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo didampingi Sekda Karanganyar Sutarno, Kepala Inspektorat dan Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Karanganyar hadiri penghargaan LHP LKPD di Kantor BPK Jawa Tengah, Jum’at(30/04/21).

Penghargaan ini adalah yang ketujuh kalinya diraih oleh Kabupaten Karanganyar dari BPK. Bupati berharap dengan raihan ini bisa menginspirasi dan ini juga sebagai prestasi bagi  seluruh keluarga besar aparatur pemerintah dan masyarakat Kabupaten Karanganyar. Pemerintah Kabupaten Karanganyar juga bersinergi dengan DPRD Karanganyar.

” Semoga sinergitas dan kerja bersama ini terus mendapatkan support dari masyarakat agar kami terus menjadi lebih baik lagi, terimakasih masyarakat Karanganyar memang TOP”, ungkap Bupati yang akrab disapa Yuli ini.

Demikian DISKOMINFO(Ard/Tgr)

Read More
IMG-20210429-WA0043

Tarling Masjid Al Jawiriyah Sukosari Jumantono

KARANGANYAR – Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar hadiri kegiatan rutin Tarawih Keliling Pemkab Karanganyar di Masjid Al Jawiriyah Desa Sukosari Kec. Jumantono, Kamis(29/04/21).
Camat Jumantono Sutrisno ucapoan banyak terimakasih atas kerawuhan rombongan Bupati dan Wakil Bupati beserta rombongan Forokopimda dan jajaran OPD di Kec. Jumantono, alhamdulillah covid di Jumantono sedekit mengurangi penurunan karena warga mulai sadar akan bahaya covid ini sehingga mulai rajin menerapkan protokol kesehatan.
Sementara Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan sambutan sekaligus memberikan tausiyah, orang nomor satu di Bumi Intanpari ini tak lupa selalu mengingatkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan lantaran covid belum hilang dari bumi Indonesia tercinta.
Semoga kita lulus ujian di bulan suci Ramadhan ini, dan do’a-do’a kita agar covid segera hilang dari muka bumi ini.
” Silahkan melaksanakan sholat Idul Fitri di masjid, di lapangan dimanapun saja asal tetap dinperketat protokol kesehatannya”, jelas Bupati yang akrab di sapa Yuli ini.

Read More