Category: Berita

WhatsApp Image 2021-05-28 at 8.41.10 AM

Pembangunan Mall Pelayanan Publik Ditargetkan Rampung Dalam Waktu 150 Hari

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mall Pelayanan Publik Kabupaten Karanganyar oleh Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM, Jumat (28/05)

Karanganyar – Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Mall Pelayanan Publik di Jalan Lalung, Kecamatan Karanganyar (28/05). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran kepala dinas Kabupaten Karanganyar.

Bangunan yang akan berdiri di tanah seluas 4.489 M² ditargetkan rampung pada 17 Oktober 2021. Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa tidak ada alasan untuk tidak selesai sesuai timeline. Karena semua sumberdaya yang dibutuhkan kontraktor sudah tersedia, baik dari SDM, material, hingga dana. Sehingga tidak ada alasan untuk tidak dapat menyelesaikan bangunan ini.

Bupati Karanganyar juga menambahkan, bahwa jika nantinya bangunan ini sudah berdiri, maka bangunan ini akan menjadi salah satu ikon Kabupaten Karanganyar yang bisa berdiri ditengah pandemi.

Laporan Kepala DPMPTSP, Timotius Suryadi, S.Sos, M.Si

Dalam laporannya, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP), Timotius Suryadi, S.Sos, M.Si, menyebutkan bahwa bangunan ini nantinya akan sangat membantu pelayanan bagi masyakarat. Sesuai dengan tujuan dibangun Mall Pelayanan Publik ini yakni memberikan kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan, dan kenyamanan kepada masyarakat Karanganyar dalam mendapatkan pelayanan serta meningkatkan daya saing global dalam memberikan kemudahan berusaha di Kabupaten Karanganyar.

Demikian Diskominfo (tgr/hf)

Read More
DSC_7595_1

Besok, Groundbreaking Mal Pelayanan Publik

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar bertekad memberikan kemudahaan dan pelayanan prima bagi para investor. Tekad itu diwujudkan dengan menghadirkan Mal Pelayanan Publik (MPP) bagi para usahawan baru dan investor. Rencananya, besok bakal dilakukan peletakaan batu pertama pembangunan gedung MPP.
“Pemerintah terus mempercepat dan mempermudah investasi di Kabupaten Karanganyar. Yang jelas memiliki kepastian hukum dan nyaman,” ujar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan pengarahaan dan sosialisasi penanaman modal dan bimbingan teknis Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) bagi pelaku usaha di Kabupaten Karanganyar, di Hotel Alana, Colomadu.

Dia menambahkan butuh kerja keras mewujudkan pertumbuhan ekonomi sampai 7 persen, sebagaimana target pemerintah pusat. Hal itu dapat terwujud, salah satunya jika 20 persen penduduk terlibat di sektor swasta dan industri.

“Dari semula minus, ditarget tumbuh 7 persen. Bukan hal mudah. Maka dari itu presiden mengangkat Menteri Investasi,” katanya.

Kepada pemilik usaha di Karanganyar, ia meminta manajemen tak sekadar membangun pabrik di wilayahnya. Tapi juga memindah kantor pusat manajemen di Bumi Intanpari. Itu supaya kontribusinnya dalam perpajakan masuk ke Kabupaten Karanganyar.

“Kalau ada masalah di pabrik, Pemkab ikut ambil bagian dalam menyelesaikan. Seharusnya mereka juga berkontribusi ke Karanganyar dalam hal pajak. Selama ini, kantor pusatnya di Ibu Kota. Sebaiknya digeser ke Karanganyar saja,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Karanganyar, Timotius Suryadi mengatakan nilai investasi di Kabupaten Karanganyar tahun 2020 tercapai melebihi target. Dari yang ditargetkan Rp1,27 triliun, terealisasi Rp2,9 triliun. Nilai investasi itu dari penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PDMA).

“Data ke BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) sudah tercapai. Dari angka tersebut, sebenarnya bisa dilihat tak semua industri mengalami kemunduran akibat pandemi. Bahkan ada yang malah ekspansi usaha berupa perluasan pabrik,” katanya.

Ekspansi tersebut dilakukan pemilik pabrik permen Yupi di Kebakkramat. Timotius menyebut perluasan area pabrik untuk menambah kapasitas produksi. Pemilik usaha berencana menyuplai permen itu ke pasar di wilayah Asia Tenggara.

“Dari permodalan yang dicatatkan ke DPMPTSP, nilai ekspansi sampai puluhan miliar rupiah,” katanya. (hr/adt)

Read More
IMG-20210525-WA0061

Walau Tuai Kritikan Pedas, Penggalangan Dana Untuk Palestina Tembus Angka 700 juta

 

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar hadiri penyerahan penggalangan dana dari Masyarakat Karanganyar dan ASN di lingkungan Pemerintah Karanganyar untuk warga Palestina yang terdampak konflik, kegiatan yang digelar di Aula kantor PMI diselenggarakan pada Selasa(25/05/21).

Penggalangan bagi Palestina dana dari instansi internal Pemkab Karanganyar sejak diterbitkannya Surat Edaran (SE) Bupati Karanganyar terkumpul senilai Rp 481.284.000.

Dalam rangka aksi kemanusiaan, Bupati Karanganyar sebelumnya telah mengeluarkan SE Nomor 900/1833.1.2.2. Sejak diterbitkan pada Senin (17/5/2021) hingga sore ini, penggalangan dana untuk ikut membantu meringankan beban masyarakat Palestina dari instansi internal ASN Pemkab Karanganyar terkumpul Rp 481.284.000.

Selain dari Pemkab, masyarakat dari berbagai elemen turut menggalang donasi dan diserahkan langsung ke PMI Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan langsung bantuan itu secara simbolis ke PMI Karanganyar. Bantuan yang terkumpul dari Bagian Kesra Setda Karanganyar serta PMI Karanganyar akan ditransfer langsung ke rekening BRI milik PMI Pusat.

“Hari ini terakhir, kita himpun sukarela tidak ada paksaan yang menjadi tanggung jawab Pemkab Karanganyar. Alhamdulillah hingga sore kita serahkan ke PMI melalui BRI. Terkumpul melalui pemerintah Rp 481.284.000. Kami juga terimakasih kepada masyarakat secara sukarela yang menghimpun dan langsung diserahkan kepada PMI Rp 263.659.100,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono usai menyerahkan secara simbolis hasil penggalangan dana di PMI Karanganyar, Selasa (25/5/2021) sore.

Yuli sapaan akrabnya menuturkan, dengan bantuan kemanusiaan ini semoga dapat bermanfaat untuk semua dalam rangka membantu dan memberikan dukungan kepada siapapun yang membutuhkan.

“Kita dari Karanganyar mengimbau kepada siapapun untuk menjunjung nilai kemanusiaan. Semoga justru ini memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” ucapnya.

Dia berharap dengan membantu sesama yang membutuhkan dapat memperkokoh nilai-nilai kebangsaan, persatuan dan kesatuan, bukan sebaliknya.

Ketua PMI Cabang Karanganyar, Timotius Suryadi mengatakan, masyarakat dari berbagai elemen juga turut membantu menggalang donasi dan menyerahkan langsung ke PMI Karanganyar.

“Ada beberapa kelompok masyarakat merasa terpanggil untuk meringankan beban saudara kita di Palestina. Mereka langsung menyerahkan kepada PMI. Maka melalui jenjang organisasi, kami meneruskan bantuan ke PMI pusat,” ungkapnya. Demikian DISKOMINFO (Ard/Tgr).

Read More
IMG-20210525-WA0027

Pembinaan dan Motivasi Kerja dalam Meningkatkan Kinerja dan Mutu Pelayanan Puskesmas Karanganyar, Bupati : Genjot Edukasi dan Waspadai Varian Baru

Kominfo

Bupati Karanganyar saat memberikan semangat pelayanan kepada 50 Nakes Puskesmas Karanganyar, Selasa (25/5) siang

KARANGANYAR– Bupati Karanganyar meminta para tenaga kesehatan (nakes) agar selalu memberikan edukasi dan sosialisasi covid 19. Sebab kasus covid 19 masih tinggi serta mulai munculnya varian baru covid 19.

Hal tersebut disampaikan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan pembinaan dan motivasi kerja bagi para tenaga kesehatan di Puskesmas Karanganyar, Selasa (25/5). Para nakes harus aktif dan sabar dalam memberikan edukasi. Sebab hingga saat ini masih ada masyarakat yang tidak percaya akan adanya covid 19.

“Tetap semangat dan jangan larut dalam suasana emosional. Sosialisasi harus terus dilakukan,”katanya.

Ditambahkannya para nakes juga diharapakan ikhlas dalam tugas pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah pun siap membantu jika para tenaga kesehatan maupun bidan desa mengalami kendala di lapangan ketika muncul kasus covid 19 di wilayahnya.

“Kalau ada masalah silahkan WA atau sharelok saya. Selain itu babinsa dan babinkantibnas akan membantu tugas kalian di lapangan,”pesannya.

Dalam kegiatan Pembinaan dan Pemberian Motivasi Kerja Dalam Meningkatkan Kinerja dan Mutu Pelayanan Puskesmas Karanganyar ini juga  dihadiri Plh Kepala Dinas Kesehatan, Purwati, S.K.M., M.Kes, Kepala Puskesmas Karanganyar dr. Kusnita Ariesanti serta Bidan/karyawan Puskesmas Karanganyar.
Diskominfo (dn/ind)

Read More
DSC_7486

Tim PPID Kabupaten Karanganyar Adakan Rapat Koordinasi Rencana Monev PPID Pembantu Tahap II

Rakor rencana monev PPID Pembantu tahap II berlangsung di Ruang SIC Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar, Senin (24/05)

Karanganyar – Tim PPID Kabupaten Karanganyar melaksanakan Rapat Koordinasi Rencana Monev PPID Pembantu Tahap II yang akan dilaksanakan di beberapa kecamatan. Dalam pembahasannya, nantinya monev akan dilaksanakan dengan lebih sederhana, dalam artian diadakannya pengelompokan berdasarkan lokasi kecamatan dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Kegiatan yang dihadiri oleh PPID Pembantu atau admin PPID dari 16 kecamatan di Kabupaten, berlangsung dengan penuh antusias di ruang SIC, Diskominfo Karanganyar, Senin (24/05)

PPID Utama Kabupaten Karanganyar, Dra. Eny Fauziah, MM didampingi kepala bidang IKP, Teguh Triyono, S.H, M.Si serta Kasie PSDKI, Kristiana Dwi, mengharapkan agar monev bisa berjalan dengan lancar serta dapat mencapai tujuan dengan baik, yakni tercapainya keterbukaan informasi publik.

Demikian Diskominfo. (tgr/adt)

Read More
santrii (3)

Jadilah Santri Yang Ilmu Agamanya Fakih, Ilmu Umumnya Luas, dan Wawasan Kebangsannya Hebat

Bupati Berpesan Kepada Santri Asal

Karanganyar ke Ponpes Lirboyo Kediri

 

KARANGANYAR – Sebanyak 91 santri asal Karanganyar yang menuntut ilmu di Pondok Pesantren, Lirboyo, Kediri, Jawa Timur diberangkatkan dari halaman Kantor Setda dan dilepas oleh Bupati Karanganyar, Senin (24/05).  Dalam pesannya, bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta para santri untuk menguasai ilmu agamanya secara fakih, ilmu umumnya luas dan wawasan kebangsaan yang hebat.

Orang nomor satu di Karanganyar mengutip sebuah hadis dari Nabi Muhammad SAW bahwa tholabul ‘ilmi faridhotan ‘alaa kulli muslimin minal mahdi ilal lakhdi (menunut ilmu itu kewajiban setiap muslin dari buaian (bayi) hingga liang lahat). “Yang bisa mengubah dunia adalah otak yang cerdas. Oleh karena itulah, belajarlah yang baik. Tidak saja ilmu agama, akan tetapi juga ilmu umum,” ujar Juliyatmono saat memberikan pesan kepada para santri Lirboyo.

Bupati Karanganyar, Juliatmono melepas santri Lirboyo di halaman Setda Karanganyar

 

Dia menambahkan, Allah tidak akan mengubah nasib seseorang manakala orang tersebut mengubahnya sendiri. Sehingga pada kesempatan ini, Pihaknya meminta untuk menjadi santri yang cerdas, pinter dan membanggakan. Bupati berpesan agar terus menghormati ibu dan bapaknya, dan cintailah tanah air dan bangsa. “Terima kasih kepada Himasal (Himpunan Alumni Santri Lirboyo) untuk terus guyub rukun. Jaga selalu kesehatan,” tambahnya.

Sementara Sekretaris Himasal, Asyari mengatakan Santri lirboyo yang berangkat ke Pondok ada 91 orang. Sebenarnya ada 93 orang namun karena dua orang dinyatakan reaktif sehingga mereka dijadwalkan akan berangkat sendiri. Rencanaya gelombang ke dua juga da sebanyak 30 santri. “Rapid tes dilaksanakan di Dinkes Kabupaten Karanganyar. Dua orang mungkin pilek sehingga dinyatakan reaktif,” imbuhnya.

Sebelumnya, dari Rumah Dinas Bupati Karanganyar juga diberangkatkan 29 orang santri ke Ponpes Gontor. Dengan rincian 17 santri putri di Pondo Gontor, Ngawi dan 12 santri putra di Ponorogo. (hr/adt/ina/ana)

Read More
IMG-20210520-WA0022

Penandatanganan Nota Kesepakatan Implementasi Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City)

Diskominfo

Penandatanganan nota kesepakatan implementasi gerakan menuju kota cerdas oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono

KARANGANYAR – Penandatanganan nota kesepakatan yang dilaksanakan secara virtual ini diikuti Bupati Karanganyar Juliyatmono dan  berlangsung di Ruang SIC Samber Nyawa Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar. Kamis (20/05/21).

Turut menyaksikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sundoro, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Agus Cipto Waluyo, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar Sujarno.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Smart City yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2017 dan berlanjut kemudian yang berfokus pada kawasan wisata prioritas dan ibukota Negara baru.

Jadi, kita punya satu kabupaten kota yang berada pada sepuluh kawasan wisata prioritas dan ibukota Negara baru terdapat 48 kabupaten kota yang berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan hari ini.

Output dari kegiatan ini yakni membantu pemerintah daerah untuk menyusun master plan baik, baik master plan kabupaten kota maupun master plan dalam kawasan baik kawasan wisata prioritas maupun ibukota Negara.

Selain itu juga untuk mendorong membangun sebuah quick blinds/tirai cepat yang menjadi unggulan pemerintah sehingga bisa mendukung wisata prioritas dengan kelas global.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny Plate mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan titik tolak penting bagi perluasan inisiasi kota cerdas/Smart City dan untuk pengembangan sektor pemerintahan digital di Indonesia secara khusus di 48 daerah.

Saat ini, pihaknya melanjutkan inisiasi gerakan menuju Smart City tersebut dengan memperluas pendampingan pengembangan kota cerdas di kawasan pariwisata prioritas nasional.

“Program ini menekankan pada enam pilar upaya Smart City yakni smart governance, smart people, smart living, smart mobility, smart economy dan smart environment, perluasan gerakan menuju Smart City ini akan semakin meneguhkan kebangkitan sektor digital Indonesia” jelasnya. Diskominfo (An/In)

 

Read More
sidang paripurna (7)

Pandangan Fraksi Dijadikan Bahan Evaluasi Guna Perbaikan Kinerja Pemkab Karanganyar

Sidang paripurna Jawaban Bupati terkait Rencangan Perda tetang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020

 

KARANGANYAR – Berbagai masukan, saran dan pertanyaan dalam pemandangan umum fraksi DPRD Karanganyar terkait Rancangan Perda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020. Dihadapan sidang paripurna yang digelar, Kamis, (20/05), Bupati menyampaikan semua saran dan masukan dari Fraksi di DPRD Karanganyar akan dijadikan bahan evaluasi guna perbaikan kinerja Pemkab Karanganyar kedepan. Pemkab Karanganyar berkomitmen untuk selalu meningkatkan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat Kabupaten Karanganyar.

“Selanjutnya terkait pertanyaan dan permintaan penjelasan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Karanganyar, akan kami jawab dan jelaskan,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Menjawab pemandangan umum FPAN-Demokrat, Bupati mengatakan penilaian terhadap Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang masih kurang memuaskan, dapat disampaikan bahwa hal ini disebabkan komponen penilaian SAKIP yang capainnya belum maksimal. Belum terintegrasinya Aplikasi SAKIP dengan E_Planning, E_Budgetting dan E_Sakip. Saat ini, memang e_planing dengan E_budgeting telah dilakukan menjadi satu dalam sistem Sisitem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) sehingga ke depan diharapkan secara bertahap predikat penilaian terhadap SAKIP Pemkab Karanganyar akan semkain meningkat.

Mengenai proses pengisian jabatan yang kosong, Bupati mengatakan masih dalam proses permohonan rekomendasi pelaksanaan seleksi terbuka ke komisi ASN melalui aplikasi SIJAPATI. “Berkaitan dengan meningkat jasa kuliner berupa restoran-restoran telah dilakukan identifikasi keberadaaya. Termasuk pemenuhan persyaratan perizinannya,” tambahnya.

Mengenai belanja gedung dan bangunan yang realisasinya hanya 60,68 persen dari pandangan umum fraksi PDIP, Bupati Karanganyar mengatakan penyerapan alokasi belanja gedung/bangunan yang mengalami keterlambatan proses pelelangan. Selain itu, adanya pandemi Covid-19 pada awal tahun terdapat kebijakan refocusing anggara. Namun pada perubahaan anggaran alokasi belanja yang bersumber dari DAK dikembalkikan karena keterbatasan waktu tidak dapat direalisasikan secara optimal. (hr/adt)

Read More
IMG-20210520-WA0008

Pemkab Karanganyar Ikuti Upacara HARKITNAS ke 113 Secara Virtual

Kominfo

Bupati Karanganyar, Wabup, Forkopimda beserta jajaran OPD lengkap mengikuti Upacara HARKITNAS 113 Tahun 2021 secara virtual, Kamis (20/5) pagi.

KARANGANYAR-  Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Karanganyar mengikuti Upacara memperingati Hari Kebangkitan Nasional (HARKITNAS) ke 113 Tahun 2021 secara virtual di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (20/5) pagi.

Dalam Amanat  Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Johnny G. Plate menekankan pentingnya tiga hal yang diretas  Boedi Oetomo  dalam meletakkan dasar dasar kebangkitan nasional  bagi bangsa Indonesia, yakni pertama; cita cita untuk memerdekakan cita cita kemanusiaan, kedua; memajukan nusa dan bangsa; ketiga; mewujudkan kehidupan bangsa yang terhormat dan bermartabat di mata dunia.

Dikatakan tiga hal di atas merupakan substansi makna kebangkitan nasional yang harus dipertahankan dan diaktualisasikan lintas generasi diterapkan dalam kerangka dinamis sesuai konteks zamannya. Pada era prakemerdekaan, kebangkitan nasional mampu menjadi ruh gerakan perlawanan terhadap hegemoni penjajah. Paska kemerdekaan kebangkitan Nasional menjadi inspirasi pelaksanaan pembangunan bangsa.

Menurutnya di era reformasi membawa Indonesia menuju pengelolaan Negara yang lebih terbuka dan dekomratis. Makna kebangkitan seyogyanya diarahkan menjadi unifying factor (faktor pemandu) untuk mengembangkan demokratisasi disegala bidang, mewujudkan keadilan, penegakan hukum, kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.

“Inilah agenda kontekstual yang sejatinya lebih dari cukup untuk mengantarkan bangsa Indonesia ke cita cita ketiga yang diretas Boedi Oetomo, yakni berbuat sesuai dinamika kehidupan bangsa saat ini,”terangnya.

Ditambahkannya pandemi covid 19 berhasil memaksa kita untuk mengubah kebiasaan kebiasaan kita secara drastic, seperti interaksi fisik atau tatap muka di dunia nyata yang berpindah ke dunia virtual dengan memanfaatkan kemajuan teknologi telekomunikasi.

“Dengan adanya kondisi ini, Indonesia bahkan di seluruh dunia tanpa sadar melakukan perubahan atau pemanfaatan teknologi digital untuk melakukan berbagai aktivitas kehidupan dari non-digital menjadi digital,”imbuhnya.

Diskominfo (dn/ind)

Read More