Category: Berita

tauziah (5)

Pemkab Karanganyar Mengikuti Tauziah Kebangsaan Pemprov Jateng

Wakil Bupati Karanganyar, H Rober Christanto, Sekda Karanganyar, Drs Sutarno M.Si dan Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo mengikuti tauziah kebangsaan Pemrov Jateng

 

 

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mengikuti Tauziah Kebangsaan yang digelar Pemprov Jawa Tengah melalui vidcon. Dalam kesempatan ini, Vidcon tauziah dilaksanakan di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Karanganyar H Rober Christanto,  Sekda, Drs Sutarno M.Si, Asisten 2, Agus Cipto Waluyo, Ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo dan jajaran Forkompinda.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak pemerintah dan masyarakat untuk menjadi agen menjaga protokol kesehatan. Artinya, masyarakat ikut serta selalu mengingatkan untuk menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. “Berita di Kudus memang menggunakan bahasa yang seram. Mari kita gunakan bahasa yang tidak terlalu seram dan meminta masyarakat juga jangan terlena untuk tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujar Gubernur Jawa Tengah.

Sementara Ustad Das’ad Latif dalam tauziah mengingatkan masa pandemi seperti sekarang ini meningkatkan kualitas kesabaran dan menyempurnakan pelaksanaan sholat. Yang dimaksud meningkatkan kulitas kesabaran yakni sabar menggunakan masker, sabar jaga jarak, sabar cuci tangan dan sabar untuk di rumah. Sementara menyempurnakan sholat lima waktu dengan baik. “Jangan sholat namun pikiran kemana-mana. Sholat dengan baik dan ditambah sholat sunah,” ungkapnya. (hr/adt)

Read More
6d5a46a7-6527-42c4-9703-00ff8f0a8606

Bupati Juliyatmono : Harus Istiqomah Agar Masjid Bisa Makmur

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono hadiri permohonan masyarakat Dsn Rejosari Desa Plesungan Kecamatan Gondangrejo untuk menjadi Imam dan Khotib dalam Sholat Jum’at di Masjid Al Muttaqin pada Jum’at(4/06/21).

Masjid Al Muttaqin ini baru dua kali menggelar sholat Jum’at, sebelumnya masyarakat selalu ke masjid tetanga desa jika ingin sholat jum’at. Ini antaran jumlah masyarakat di sekitar masjid yang tidak begitu banyak, namun dengan keberanian dan tekad masyarakat yang menginginkan agar Masjid Al Muttaqin ini bisa menggelar akhirnya kesampaian karena pihak takmir masjid mencoba untuk mengundang orang nomor satu di Bumi Intanpari sebagai imam dan khotib agar masyarakat tertarik mau datang ke masjid dan mau sholat jum’at d masjid Al Muttaqin ini.

Dalam tausiyahnya Bupati yang karab di sapa Yuli ini tidak henti-hentinya mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar tetap selalu menaati protokol kesehatan dimasa pandemi yang belum berakhir ini. ” Saling jaga diri masing-masing agar keluarga tercinta dan kerabat terdekat juga sehat, jangan sampai abai yang pada akhirnya hanya akan menyesal “, jelas Bupati Juliyatmono.

” Masyarakat harus teteap semangat dan istiqomah untuk menyemarakan Masjid ini, mudah-mudahan setelah ini semua kegiatan di Masjid bisa semarak dan masyarakat yang notabene jumlahnya tidak begitu banyak bisa istiqomah terus mau datang ke masjid untuk beribadah walau bukan saat sholat jum’at saja. DEMIKIAN DISKOMINFO(Ard/Tgr).

Read More
IMG-20210603-WA0028

Evaluasi Penanganan Covid 19 Kabupaten Karanganyar, Bupati : Gelorakan Disiplin Prokes dan Bubarkan Kegiatan yang Berkerumun

Kominfo

Bupati pimpin langsung rapat evaluasi penanganan covid 19 secara virtual di ruang SIC Diskominfo Karanganyar, Kamis (3/6) siang tadi.

KARANGANYAR– Bupati Karanganyar Juliyatmono meminta satgas covid 19 tingkat kecamatan hingga desa intens melakukan sosialisasi prokes 5 M dan pemberlakuan pembatasan skala mikro. Sebab kasus covid 19 di Karanganyar masih tinggi.

Hal ini disampaikan Bupati ketika memberikan evaluasi penanganan covid 19 secara virtual melalui zoom meeting, Kamis (3/6). Menurutnya seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat harus bersinergi menyusul belum berakhirnya pandemi covidn19.

“Saya nyuwun tulung satgas covid dari kecamatan hingga RT terus mengkampanyekan prokes 5 M meliputi Menggunakan masker, Mencuci tangan dengan air mengalir, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan dan Mengurangi mobilitas.
Batasi kegiatan yang berpotensi mengakibatkan kerumunan,”pesannya.

Ditambahkan Bupati sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro masih diperpanjang mulai 1 Juni hingga 14 hari ke depan. Kebijakan ini sebagai upaya menekan laju covid 19 yang masih tinggi.

“Covid 19 masih ada.Tetap disiplin prokes agar trend kasus menurun,”katanya.

Untuk Kabupaten Karanganyar persebaran covid 19 menyebar di 17 kecamatan. Beberapa kecamatan seperti Colomadu, Jaten, Gondangrejo, Kebakkeramat, Tasikmadu, Karanganyar dan Matesih menjadi perhatian. Sebab di kecamatan tersebut tingkat kasus covid 19 masih cukup tinggi.
Diskominfo (dn/ind)

Read More
puskesmas krangpandan (2)

Tingkatkan Profesional dan Jangan Lupa Ingatkan Masyarakat Menggunakan Masker

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan arahan dalam Workshop dan pembinaan petugas medis di Puskesmas Karangpandan

 

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta petugas kesehatan di Puskesmas Karangpandan Kabupaten Karanganyar untuk bekerja secara profesional. Profesional itu ada tiga indikatornya yakni mencintai pekerjaannya, kreatif dan inovatif dan ada tata nilai. Selanjutnya dijelaskan bupati satu persatu, profesional itu harus senang dan mencintai pekerjaan ini. Petugasnya kesehatan mempunyai peran strategis dan luar biasa. Kedua kreatif dan inovatif, yakni ditangani pasien atau siapun terkait kesehatan dengan pendekatan yang baik. “Berikan Pelayanan yang terbaik agar semuanya senang dan pasien cepat sembuh,” papar Bupati saat memberikan pengarahaan dalam Workshop Mutu Pelayanan Puskesmas Karangpandan, Kamis (06/05).

Dia menambahkan petugas kesehatan di Puskesmas Karangpandann untuk ikut mengingatkan masyarakat agar tertib menggunakan masker. Sebab saat ini baru 44 persen saja masyarakat di Kabupaten Karanganyar yang tertib menggunakan masker. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar berharap masyarakat dalam menggunakan masker lebih dari 60 persen. “Saya minta petugas medis atau kesehatan ikut mbengok-mbengok atau mengingatkan untuk pentingnya menggunakan masker. Kita tahu Kabupaten Kudus melambung tinggi terkait kasus Covid-19,” imbuhnya. (hr/adt)

Read More
muhammdiyah (2)

PDM Muhammadiyah Karanganyar Minta Restu Dirikan Universitas, Bupati Setuju 1 Juta Persen

PDM Karanganyar beraudiensi dengan Bupati Karanganyar terkait pendirian Perguruan Tinggi di Kabupaten Karanganyar

 

KARANGANYAR – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar meminta restu untuk membangun Universitas Sains dan Teknologi Muhammadiyah kepada Bupati Karanganyar, selaku pemangku wilayah. Hal itu disampaikan jajaran PDM Karanganyar saat beraudiensi dengan Bupati Karanganyar pada Kamis, (06/05). Tekad mendirikan perguruan tinggi karena segala aspek dan persyaratan dari Kementrian Pendidikan bisa dipenuhi.

“Untuk masalah tanah PT bisa menggunakan tanah sebelah barat PDM Karanganyar dan masih ada beberapa tempat sebagai alternatif. Persyaratannya sudah dapat dipenuhi dan kami akan segera mengajukan izin pendirian PT kepada Kemendikbud,” papar Kepala PDM Karanganyar, Dr Muh Samsuri, M.SI didampingi sekretaris PDM, Sarilan M Ali dan beberapa pengurus pleno di ruang Garuda, Setda Karanganyar.

Ditambahkan, salah satu panesehat pendirian Universitas Sains dan Tehnologi Muhammadiyah Karanganyar, Ali Imron menambahkan akan membuka pendidikan teknik, ekonomi dan kesehatan. Tekanan dari Kementrian Pendidikan adalah bidang teknologi, sehingga ini menjadi salah satu alasan membuka jalur bidang teknik. Kemudian, ekonomi bisnis lebih pada bidang ekonomi digital. Sebab, perkembangan ekonomi digital saat ini membuat supermarket mulai gulung tikar dan kesehatan bidang fisioterapi. “Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) PDM Kabupaten Karanganyar begitu maju sehingga pendirian Perguruan Tinggi bakal sukses,” tambahnya.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono mendukung 1 juta persen. Hal itu ditindaklanjuti dengan memerintahkan stafnya untuk membuat surat rekomendasi agar menjadi laporan untuk segera diproses. Jika dimungkinkan dimuluskan skenario untuk mendirikan Universitas terlebih dahulu dan jangan Institut. Toh, jika Univesitas belum boleh maka Institut tidak masalah.  Moratorium itu bagi pemerintah, namun jika swasta mampu tidak menjadi masalah.”Mumpung masih pandemi Covid-19, silahkan terus berproses. Jika nanti Covid-19 dinyatakan selesai maka sudah jadi perguruan tinggi tersebut dan menerima mahasiswa,” tambahnya.

Pihaknya sangat mendukung perguruan tinggi hadir di Kabupaten Karanganyar. Pihaknya sudah memberikan tanah di Bromo untuk pendirian Fakultas Kehutanan UNS Solo. Sekaligus juga memberikan hibah untuk pembangunan IAIN di Karanganyar. Jika ada Universitas di Karanganyar dari Muhammadiyah sangat disetujui. “Saya pingin Kabupaten Karanganyar sebagai daerah yang cerdas dengan banyaknya universitas. Termasuk memberikan kesempatan KKN di Karanganyar akan membuka kesempatan orang tua untuk menyekolahkan anaknya setinggi mungkin,” imbuh Juliyatmono.(hr/adt)

Read More
BIDAN (7)

Bidan Diminta Untuk Ingatkan Masyarakat Menggunakan Masker

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan pengarahaan kepada bidan se Kabupaten Karanganyar di Hotel Nava Tawangmangu

KARANGANYAR – Seluruh bidan di Kabupaten Karanganyar diminta untuk ikut mengingatkan masyarakat agar tertib menggunakan masker. Sebab saat ini baru 44 persen saja masyarakat di Kabupaten Karanganyar yang tertib menggunakan masker. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar berharap masyarakat dalam menggunakan masker lebih dari 60 persen.

“Saya minta bidan ikut mbengok-mbengok atau mengingatkan untuk pentingnya menggunakan masker. Kita tahu Kabupaten Kudus melambung tinggi terkait kasus Covid-19,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan arahaan dan pembinaan seluruh bidan di Kabupaten Karanganyar yang bertempat di Hotel Nava, Tawangmangu, (05/05).

Dia menambahkan bidan harus mempunyai semangat dan persepsinya yang positif. Selain itu tetap diminta sabar dan menahan amarahnya terkait menemui pasien Covid-19. Persepsi positif yang dimaksud, bidan harus mempunyai memberikan keyakinan bahwa penyakit ini sembuh, dan si pasien ditumbuhkan untuk semangat menghadapi penyakit ini. “Yakinkan masyarakat luas bahwa penyakit covid 19 sembuh dengan baik,” tambahnya.

Selain itu, orang nomor satu di Kabupaten Karanganyar meminta bidan di Kabupaten bekerja secara profesional. Profesional itu ada tiga indikatornya yakni mencintai pekerjaannya, kreatif dan inovatif dan ada tata nilai. Selanjutnya dijelaskan bupati satu persatu, profesional itu bidan harus senang dan mencintai pekerjaan ini. Bidan mempunyai prean strategis dan luar biasa sehingga semua berkeinganan menjadi bidan. Kedua kreatif dan inovatif, yakni ditangani pasien atau siapun terkait kesehatan dengan pendekatan yang baik. “Sing nyenengkeh. Pethuk uwong guya-guyu. Ketiga tata nilai yakni pekerjaan ini diyakini membawa kebaikan dan akan mendapatkan balasan dari Allah SWT,” pungkasnya. (hr/adt)

Read More
sundoro (2)

Mengabdi 32 Tahun 5 Bulan, Assisten Bidang Pemerintahaan Setda Karanganyar, Sundoro Pamitan

Asisten bidang Pemerintahaan dan Kesra pamitan karena memasuki purna tugas

 

KARANGANYAR – Asissten Bidang Pemerintahaan dan Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Sundoro, staf humas Tentrem Satoto dan Staf Bagian Hukum Setda Iriyantini pamitan kepada seluruh ASN di lingkungan Setda Kabupaten Karanganyar. Ketiganya memasuki purna tugas 1 Juni 2021 mendatang. Asisten 1 tersebut telah mengabdi 32 tahun 5 bulan, dan Tentrem Satoto mengabdi 28 tahun 3 bulan serta Iriyantini mengabdi 31 tahun 3 bulan. Juru bicara ketiganya, Sundoro mengatakan terima kasih dan meminta maaf dalam menjalani tugas terdapat banyak kesalahaan.
“Hari ini tanggal 31 Mei 2021, kami terakhir menggunakaan baju kebanggan kami. Mulai besok, seluruh atribut dan fasilitas yang diberikan kepada kami akan saya serahkan kembali ke Sekda Karanganyar,” tutur Sundoro.
Pihaknya menyadari, selama berinteraksi dan bergaul di lingkungan ASN Kabupaten Karanganyar banyak tugas tidak sempurna dirinya mengaku meminta maaf. Sundoro meminta doa agar dalam memasuki masa pensiun dan kembali ke masyarakat dapat melaksanakan sosial kemasyarakat dengan baik. Serta senantiasa diberikan kebahagiaan, kesehatan dan kentrentraman. “Meskipun kecil, kami telah menjadi bagian dari sejarah Kabupaten Karanganyar. Jika bapak dan ibu mempunyai hajad, kami juga dikabari. Sehingga persaudaraan akan tetap terus berjalan,” ungkap mantan kepala Dinas Perhubungan tersebut.
Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedakasi dan pengabdian ketiganya untuk Kabupaten Karanganyar. Ketiganya sudah hampir 30 tahun mengabdi sehingga mempunyai rekam jejak yang luar biasa. Semoga tetap sehat wal afiat. Bupati meminta maaf sebab belum bisa memberikan yang terbaik untuk ketiganya. “Saya kira ketiganya sudah melewati 4-5 bupati, tentu punya kesan yang berbeda setiap pemimpin. Namun, giliran saya mendapatkan ucapan pamitan dari penjenengan semuanya,” papar Bupati.
Mulai saat ini, tentu sudah tidak mempunyai beban seharusnya tambah muda. Melepas kepenatan pekerjaan yang luar biasa padat. Orang nomor satu di Karanganyar yakin dan percaya, bapak dan ibu terus mengabdi di luar kedinasaan. Sebab ketigaya sudah menjadi tokoh-tokoh di pemerintahaan Kabupaten Karanganyar. “Setelah besok, silahkan monggo pinarak ke kantor Pemkab Karanganyar. Jangan lupakan kami dan terus kami untuk disapa karena kita masih saudara dan menjadi keluarga besar di Pemerintah Kabupaten Karanganyar,” imbuhnya. (hr)

Read More
DSC_8120

Ki Manteb Sudarsono Beri Kado Ultah Ke 23 Ilyas Akbar Al Madani Dengan Gunungan Wayang

Ki Manteb Sudarsono memberikan gunungan wayang kepada Ilyas Akbar Al Madani

 

KARANGANYAR – Hari jadi Ilyas Akbar Al Madani ke 23 pada tanggal 30 Mei kemarin bertepatan dengan pengukuhan Dalang Remaja Karanganyar Jaya (Darmakarya) di Resto Bali Ndeso, Kecamatan Ngargoyoso Karanganyar, kemarin berlangsung istimewa. Pasalnya, putra Bupati Karanganyar, Juliyatmono tersebut mendapatkan hadiah Gunungan Wayang langsung diukir dari maestro dalang, Ki Manteb Sudarsono.

Sesepuh dalang sekaligus penerima penghargaan dari Unesco tersebut menilai saat ini Ilyas mulai mendarmabaktikan diri kepada orang tua. Darma bakti anak kepada orang tua itu adalah ‘mikul ndhuwur mendem jero’. Yakni upaya untuk tetap menjaga nama baik orang tua dengan prestasi yang gemilang. “Saat inilah mas Ilyas menujukkan bakti kepada kedua orang tua dengan menjaga nama baik orang tua dan membuat orang tua bangga,” papar Ki Manteb Sudarsono.

Mengenai pengukuhan dalang remaja dalam nama Darmakarya, Ki Manteb Sudarsono mengatakan darma adalah kewajiban. Sehingga mengandung maksud darma adalah kewajiban untuk terus melestarikan budaya wayang. Ki Manteb berpesan kepada para dalang muda, nilai-nilai wayang berupa kebijakan, kentreteman (kedamaian) dan katresnan (kasih sayang) harus terus dipupuk. “Saya minta setiap hari kelahiran saya pada tanggal 31 Agustus diperingati dengan menggelar wayang dari Darmakarya. Dari dalang sampai senimanya harus dari warga Karanganyar,” imbuhnya.

Sementara Ilyas Akbar Al Madani dalam mengucapkan syukur dan terima kasih pada dalang-dalang remaja di Kabupaten Karanganyar. Sebab Bumi Intanpari ini banyak sekali tokoh-tokoh dalang dan generasi mudanya saat ini sudah mencintai kebudayaan jawa. Pihaknya mengajak para dalang tersebut untuk terus mencintai dan melestarikan wayang yang sudah menjadi bagian warisan dunia. Seperti pesan pejuang sekaligus pendiri Kabupaten Karanganyar, Raden Mas Said yang ajarannya sangat bagus yakni Mulat Sarisa angrasa wani, Rumangsa Melu Andarbeni dan Wajib Melu angrungkebi. “Saya berharap kegiatan dapat memberikan inspirasi kepada siapapun. Mohon terus bimbingannya dan semoga Ki Manteb Sudarsono selalu sehat dan senantiasa dalam lindungan Allah SWT,” tambahnya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan bangga dengan hadirnya dalang-dalang muda. Dengan usia yang masih muda diharapkan dapat menorehkan tinta emas seni budaya di kabupaten Karanganyar. Pihaknya mengajak para pemuda untuk terus bermimpi sebab dengan mimpi itu mengarahkan tujuan dan cita-cita terbaik. “Darmakarya lahir tanggal 30 Mei berbarengan dengan hari lahir anak saya. Setiap tanggal, silahkan mengadakan pentas wayang khususnya dalang remaja biar anak saya yang memberikan suport,” ungkap Juliyatmono. (hr/adt)

Read More
IMG-20210602-WA0013

Bupati Karanganyar; Dimanapun Kita Berada Teruslah Berikhtiar Memberikan Manfaat Bagi Siapapun

Diskominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat hadiri halal bi halal ICMI

KARANGANYAR – ICMI (Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia) Karanganyar gelar halalbihalal secara virtual di Ruang SIC Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar. Acara dibuka langsung oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, Rabu (2/06/2021).

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan atas nama pemerintah maupun pribadi mengucapkan Hari Raya IduL Fitri 1442 H mohon maaf lahir batin, semoga Allah memafkan dan terus diberikan ridho untuk dapat melaksanakan tugas fungsi kita masing-masing.

Ditambahkan bahwa Allah telah menciptakan manusia sebagai makhluk yang paling baik dan luar biasa, dengan posisi ke fitrohan ini ada amanah agar menjalankan tugas dan fungsi sebagai hamba Allah yang bisa memberi manfaat yang besar bagi siapapun.

“Agama apapun yang dianut wajib dijaga dan dihormati di Indonesia. Bagi kita semua yang memeluk agama islam yang kita pahami sebagai pemeluk terbesar di negara kita, semoga dengan posisi itu kita semuanya menjadi orang-orang yang selalu berprasangka baik,” imbuhnya.

Dalam laporan kegiatannya Ketua ICMI Kadi Sukarno mengatakan jika semula halal bi halal akan dilaksanakan secara tatap muka namun mengingat masih dalam situasi pandemi maka dilaksanakan secara virtual. Namun, hal ini tidak mengurangi makna dan tujuan halalbihalal itu sendiri yang terpenting adalah merajut silaturahmi dan saling memaafkan.

Dalam kesempatan ini turut disampaikan hikmah halalbihalal oleh Kakanwil Kantor Agama Jawa Tengah Achmad Musta’in. Diskominfo (An/In)

Read More
IMG-20210528-WA0018

Rapat Paripurna, Pendapat Akhir Bupati terhadap RAPBD Kabupaten Karanganyar TA 2020

Kominfo

Bupati saat menyampaikan pendapat Akhir terhadap RAPBD Kabupaten Karanganyar TA 2020, Jum’at (28/5).

KARANGANYAR– Rapat Paripurna Pendapat Akhir Bupati Karanganyar terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Karanganyar Tahun Anggaran 2020 digelar di Gedung DPRD Karanganyar, Jum’at (28/5).

Pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan secara garis besar hasil pembahasan RAPBD Kabupaten Karanganyar TA 2020 sebagai berikut :

Pendapatan Daerah TA 2020 secara keseluruhan dianggarkan sejumlah 2.095.653.604.000 rupiah atau dua triliun sembilan puluh lima miliar enam ratus lima puluh tiga enam ratus empat ribu rupiah dengan realisasi sejumlah 2.121.386.179.225 rupiah atau dua triliun seratus dua puluh satu miliar tiga ratus delapan puluh enam juta seratus tujuh puluh sembilan ribu dua ratus dua puluh lima rupiah atau 101, 23 persen yang terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp. 341 miliar 722 ribu dan realisasinya Rp. 384 miliar 682 juta.

Adapun PAD berasal dari pajak daerah,retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, pendapatan asli daerah yang sah.

Selanjutnya Belanja Daerah dalam TA 2020 secara keseluruhan dianggarkan sejumlah Rp. 2.243.900.557.000 atau dua triliun dua ratus empat puluh tiga miliar sembilan ratus juta lima ratus lima puluh tujuh ribu rupiah dengan realisasi sejumlah Rp. 2.092.032.552.152 atau dua triliun sembilan puluh dua miliar tiga puluh dua juta lima ratus puluh dua ribu seratus lima puluh dua rupiah yang terdiri dari belanja tidak langsung (belanja pegawai, belanja hibah, belanja bantuan sosial, belanja bagi hasil kepada provinsi/kota dan pemerintah desa, belanja bantuan keuangan kepada Provinsi/Kabupaten/Kota dan Pemerintahan Desa, Belanja tidak terduga.

Sedangkan Belanja Langsung meliputi belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja modal (belanja tanah, belanja peralatan dan mesin, belanja gedung dan bangunan, belanja jalan, irigasi dan jaringan.

Untuk pembiayaan TA 2020 sebagai berikut penerimaan pembiayaan sejumlah Rp 197.446.953.000 realisasi Rp. 197.608.653.259,00 dan pengeluaran pembiayaan dianggarkan sejumlah Rp. 49.200.000.000,00 dengan realisasi Rp 49.200.000.000,00 atau empat puluh sembilan miliar dua ratus juta rupiah.
Diskominfo (dn/ind)

Read More