Category: Berita

peletakan batu pertama (2)

Saat Groundbreaking Masjid Ar Rohmah, Bupati Ingatkan Selalu Untuk Hindari Kerumunan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sambutan dalam peletakkan batu pertama pembangunan Masjid Ar Rohmah

 

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Drs. Juliyatmono, MM selalu mengingatkan masyarakat untuk menghindari kerumunan disebabkan inti dari penularan Covid-19 adalah berkerumun. Oleh karena itu Bupati meminta masyarakat Bumi Intanpari diminta untuk menghindari hal tersebut. Hal itu disampaikan orang nomor satu di Kabupaten Karanganyar saat groundbreaking (peletakan batu pertama) Masjid AR Rohmah di Perum Kadipiro Baru, Kelurahaan Bejen, Kabupaten Karanganyar, Jumat (16/07).

“Inti dari virus Covid-19 ini adalah kerumunan sehingga saya meminta untuk menghindari bersama banyak orang dalam jumlah besar. Yang penting, kita tidak menularkan kepada orang lain dan orang lain tidak menularkan kita. Taatilah selalu protokol kesehatan (Prokes),” ujar Juliyatmono.

Bupati Karanganyar mengucapkan syukur dan terima kasih atas dibangunnya masjid tersebut. Sebab masjid menjadi sarana amal jariyah seseorang yang tidak akan terputus sampai mati. Oleh karena itu, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk membantu berupa apapun agar rumah Allah ini segera selesai. “Mau amal jariyah, ya ini bantu membangun masjid. Tidak usah menunggu virus selesai, atau kaya terlebih dahulu. Membantu masjid adalah sesuatu yang keren,” ungkapnya.

Masjid Ar Rohmad berdiri di tanah seluas 1020 meter persegi. Tanah tersebut merupakan fasilitas umum dari berdirinya Perumahaan Kadipiro Baru. Awalnya memang tanah sawah yang peruntukkannya juga untuk warga. Dengan dibangunkannya Masjid ini juga telah melalui kesepakatan warga setempat. Masjid yang lama bernama Nurul Ihklas memang sudah tidak mampu lagi menampung jamaah. Rencananya masjid tersebut akan dibangun satu unit masjid ukuran 17 x 17 meter persegi, satu unit Rumah Imam 4 x 6 meter persegi, Enam unit MCK dan dua unit tempat wudhu dengan biaya Rp 1.355.045.005.

MIftaku Rahman, mewakili Yayasan Al Burhan, Mergomulyo –yang menaungi pembangunan masjid tersebut–, mengucapkan alhamdulillah pada kesempatan kali ini akan dilakukan peletakan batu pertama Masjid Ar Rohmah. Sebab masjid sebelumnya yakni Masjid Nurul Ikhlas sudah tidak dapat menampung jamaah. “Semoga Allah SWT melancarkan pembangunan masjid Ar Rohmah. Terima Kasih kepada semua jamaah yang telah ikut membantu berpikir, tenaga dan biaya dan lainnya semogga Allah ganti yang lebih baik. Sebab membangun Masjid karena Allah, maka nanti akan dibangunkan masjid di surga,” tambahnya.

Tokoh masyarakat setempat, Muh Samsuri mengatakan terima kasih atas kehadiran Bupati Karanganyar untuk meletakkan batu pertama pembangunan masjid Ar Rohmah. Semoga pembangunan masjid ini diberi kemudahaan dan kelancaraan.

Di akhir acara Bupati Karanganyar membagi-bagikan susu breand untuk membatu imun masyarakat. (hr/adt)

Read More
n

Balai Latihan Kerja (BLK) Karangpandan Jadi Rumah Isolasi

Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M. bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Karanganyar meninjau lokasi isolasi terpusat warga terkonfirmasi Covid-19 di Balai Latihan Kerja (BLK) Karangpandan didampingi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, (14/07)

Karanganyar – Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM meninjau Balai Latihan Kerja (BLK) Karangpandan yang akan dijadikan sebagai sebagai rumah isolasi terpusat warga Kabupaten Karanganyar.

Kriteria pasien Covid-19 yang akan ditampung dalam rumah isolasi yaitu pasien berstatus orang tanpa gejala (OTG) yang rentan terhadap kontak erat akibat sempitnya rumah atau lokasi untuk isolasi.

Pemerintah mengambil langkah ini guna menghindari penularan kepada anggota keluarga pasien tersebut, khususnya yang memiliki keluarga yang sedang hamil, anak-anak, dan lansia.

Bupati Kabupaten Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M., yang berkesempatan hadir dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) untuk meninjau lokasi juga menjelaskan bahwa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karanganyar saat ini hanya menerima pasien Covid-19.

“Pemerintah sudah siap dengan segala skenario apapun yang akan terjadi,” ujar beliau. (tgr/nb)

Read More
IMG-20210714-WA0011

Penutupan TMMD di Desa Tengklik, Betonisasi Dua Jalan Dusun dan Talud Berhasil Dirampungkan

Kominfo

Penandatanganan sekaligus serah terima penutupan TMMD tahap II di Desa Tengklik, Rabu (14/7) di ruang Anthorium.

KARANGANYAR- Pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) telah selesai dan resmi ditutup. Dalam pelaksanaan TMMD Sengkuyung tahap II ini berhasil menyelesaikan sejumlah proyek fisik seperti betonisasi jalan dan pembangunan talud.

Penutupan serah terima kegiatan dilaksanakan di Ruang Aunthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu(14/7) pagi. Selain dihadiri sejumlah pejabat Forkompinda, juga turut dihadiri camat dan pihak terkait lainnya

Pasiter Kodim 0727 Karanganyar Kapten Cpl Sutatna dalam laporannya mengatakan pelaksnaan TMMD Sengkuyung tahap II berlangsung di Dusun Salere Desa Tengklik Kecamatan Tawangmangu sejak 15 Juni-14 Juli. Dalam kegiatan ini melibatkan TNI-Polri, ormas dan masyarakat.

Dengan sinergi elemen terkait, kegiatan TMMD kali ini telah berhasil dibangun sejumlah proyek fisik dan pelaksanaan program non fisik lainnya. Anggaran kegiatan berasal dari APBD Propinsi Jawa Tengah, APBB Kabupaten Karanganyar dan swadaya masyarakat.

“Total dana kegiatan 696 juta rupiah. Dari anggaran itu berhasil menyelesaikan sejumlah proyek fisik seperti betonisasi dua jalan dusun serta pembangunan talud,”paparnya.

Ditambahkannya selain program pembangunan fisik, satgas TMMD dan unsur pendukung lainnya juga melakukan pendampingan dalam program lainnya diantaranya budidaya sayuran dan hidroponik, pengelolaan bank sampah, dan bakti sosial.

Sementara Dandim 0727 Karanganyar Letkol (inf) Iksan Wahyu Agung Widyo Wibowo menyampaikan terimakasihnya terhadap Pemkab Karanganyar dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan TMMD tahap II ini. Karena dengan sinergi dari berbagai elemen proyek fisik dan program lainnya dapat selesai sesuai waktu yang telah ditentukan.

“Saya ucapkan terimakasih kepada semua elemen yang terlibat. Semoga dapat memberi nilai manfaat kepada masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan itu Dandim juga mengapresiasi semangat luar biasa dari masyarakat sekitar yang turut berpartisipasi dalam pembangunan fisik di Dusun Salere Desa Tengklik Kecamatan Tawangmangu. Pihaknya pun meminta maaf jika masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan.

“Dukungan dan partisipasi warga sangat luar biasa dan mohon maaf bila masih terdapat kekurangan,” pungkasnya.
Diskominfo (dn/rani)

Read More
PPKM Darurat

Instruksi Bupati Karanganyar Nomor 180/ 23 Tahun 2021

Download file lengkap disini : bit.ly/ppkm-darurat-kra2

Read More
IMG-20210712-WA0087

Kabupaten Karanganyar Sabet Penghargaan Bakti Koperasi dan Usaha Kecil Menengah 2021

Diskominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat mengikuti zoom meeting penerimaan Penghargaan Bakti Koperasi dan UKM 

KARANGANYAR-Bupati Karanganyar, Juliyatmono  menjadi salah satu dari 11 orang penerima penghargaan Bakti Koperasi dan Usaha Kecil Menengah 2021 dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.

Penyerahan penghargaan dilaksanakan tepat  pada Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-74 yang digelar di Ruang SIC Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar. Senin (12/7/2021).

Juliyatmono menyampaikan, selama ini koperasi di Kabupaten Karanganyar jumlahnya cukup banyak dan bagus.

Bertepatan dengan Harkopnas ini menurutnya, menjadi momentum untuk lebih memberdayakan koperasi yang ada, semisal dengan pelatihan.

“Ini memancing kita semua utamanya kami, saya perintahkan dinas koperasi  mendata dan mengidentifikasi untuk dilakukan pemberdayaan. Diperbanyak pelatihan-pelatihan. Misal makanan, dilatih cara mengolah makanan yang baik,” katanya.

Sementara Kepala Disdagnakerkop UKM Karanganyar, Martadi mengatakan, koperasi di Kabupaten Karanganyar bermacam-macam. Ada yang melayani simpan pinjam, pertokoan dan lainnya.

“Tentu kalau soal koperasi bagaimana meningkatkan kesejahteraan anggotanya,” ucapnya. Diskominfo (an)

Read More
IMG-20210708-WA0058

Apel Gelar Pasukan Gabungan Satgas Penanganan Covid 19 Kabupaten Karanganyar

Kominfo

Pelaksanaan Apel gelar Satgas Covid-19 di Alun Alun Karanganyar, Kamis (8/7/2021).

KARANGANYAR– Kapolda dan Pangdam Jawa Tengah memimpin Apel Gelar Pasukan Gabungan Satgas Penanganan Covid-19 di Kabupaten Karanganyar. Dalam amanatnya kedua pimpinan tertinggi di Polda Jateng dan Kodam IV Diponegoro ini meminta seluruh elemen bekerjasama dan bersinergi dalam menekan laju covid 19 di Kabupaten Karanganyar.

Apel Gelar Pasukan Gabungan digelar di Lapangan Alun-Alun Kabupaten Karanganyar, Kamis (8/7) pagi.
Apel diikuti anggota TNI/Polri, BPBD Karanganyar, Satpol PP, Dishub, Nakes, Relawan dan sejumlah Tokoh Agama dan masyarakat.

Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto mengatakan dalam PPKM darurat ini meminta masyarakat untuk mengurangi mobilitas sementara waktu. Karena jika pergerakan masih tinggi maka potensi penularan ke wilayah lain juga tinggi. Pihaknya juga meminta tokoh masyarakat dan agama aktif berpartisipasi dalam mengedukasi masyarakat.

“Wilayah Soloraya termasuk tinggi penyebarannya. Karenanya perlu kerjasama dan sinergitas dari masing-masing Pemda menekan laju covid 19,” pesannya.

Ditambahkannya penanganan dari Satgas COVID Kabupaten Karanganyar sudah baik. Namun perlu ditingkatkan lagi agar mobilitas masyarakat dapat ditekan sehingga kasus Covid-19 dapat berkurang.

Sementara Kapolda Jateng Irjen Ahmad Lutfhi menyampaikan kepada semua pihak dapat saling berkoodinasi hingga tingkat pedesaan dalam penanganan Covid-19. Satgas desa atau kelurahan harus memiliki data yang akurat mengenai warga yang terpapar. Selain itu, daerah perbatasan dengan wilayah Jawa Timur serta warung yang masih menimbulkan kerumunan juga harus menjadi perhatian satgas Kabupaten.

“Karanganyar merupakan salah satu pintu masuk kendaraan dari Jawa Timur masuk ke wilayah Jawa Tengah. Lakukan penyekatan dan tindak tegas warung yang belum mematuhi aturan PPKM darurat,” ujarnya.

Pihaknya pun berpesan kepada masyarakat agar tidak panik dalam PPKM Darurat ini. Pihaknya akan menindak tegas oknum-oknum yang melakukan penimbunan obat, alat kesehatan dan penyebar berita hoax.

“Jangan coba-coba menimbun obat-obatan dan alkes lainnya serta berita hoax. Karena jeratan hukum telah disiapkan bagi oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab,” tegasnya.
Diskominfo (dn)

Read More
inovasi pak tuji (2)

Inovasi Pak Tuji Disdukcapil Diacungi Jempol Tim Penilai Inovasi Pelayanan Publik Kemenpan RB

Bupati Karanganyar, Drs Juliyatmono MM bersama Sekda Drs Sutarno, M.Si dan Kepala Disdukcapil, Dra Any Widiastuti MM melakukan presentasi di depan tim penilai lomba Inovasi Pelayanan Publik Kemenpan RB secara virtual

 

KARANGANYAR – Kabupaten Karanganyar terus melakukan inovasi pelayanan dan kemudahaan mengurus data kependudukan untuk masyarakat Bumi Intanpari. Yang terbaru adalah Inovasi Pelayanan Akta Perkawinan Pitu Dadi Siji (Pak Tuji)  milik Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar. Yakni mengurus dokumen pernikahaan di satu loket akan mendapatkan dua akte perkawinan, 3 KK untuk mempelai dan kedua orang tua mempelai dan dua KTP untuk mempelai. Sebelumnya untuk mendapatkan dokumen tersebut perlu satu hari namun dengan adanya Pak Tuji hanya satu jam selesai dan dikirim ke rumah melalui kantor pos.

“Penyerdahanaan tahapan dan proses cepat dengan inovasi yang kami beri nama Pak Tuji Disdukcapil. Latar belakang permasalahan kurangnya sederhanannya prosedur dan belum terintegrasinya layanan antar dokumen dan masalah waktu pelayanan, kami membuat inovasi pak Tuji,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat presentasi secara virtual dengan tim penilai lomba Kompetisi inovasi pelayanan publik di lingkungan kementrian/lembaga, pemerintah daerah, BUMN dan BUMD Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Rabu, (07/07).

Usai presentasi, Tim penilai yang dipimpin JB Kristiadi mengakui inovasi Pak Tuji keren dan bagus. Sebab mempermudah memberikan pelayanan kepada masyarakat mengenai data kependudukan. Sekaligus memberikan kesadaran yang tinggi bagi masyarakat untuk mengurus dokumen pribadi dengan mudah dan cepat.

Salah satu juri yang lain, Neneng Goenadi menambahkan inovasi ini sangat bagus dan membantu masyarakat. Sekaligus dapat mengetahui dengan cepat, seseorang yang ingin menikah lagi. Bagaiman reaksi masyarakat setelah melakukan inovasi Pak Tuji ini. “Apakah tingkat kesadaran masyarakat naik setelah adanya inovasi Pak Tuji ini,” papar Neneng.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menjawab respon masyarakat senang dan pengurus dokumen jadi lebih tinggi. Tidak perlu calo atau orang lain, namun diurus sendiri dengan gratis dan mendapatkan dokumen dalam waktu yang cepat. (hr/adt)

Read More
sidang paripurna

Ki Manteb Sudarsono Meninggal, Bupati Ajak DPRD Karanganyar Berdoa Untuk Sang Maestro Dalang

DPRD Karanganyar menggelar sidang paripurna dengan agenda penyampiaan tanggapan bupati terhadap pemandangan umum fraksi aras lima rancangan Perda

KARANGANYAR – Maestro Dalang kondang, Ki Manteb Sudarsono tutup usia pagi tadi di rumahnya, Doplang, Karangpandan, Karanganyar. Pada kesempatan rapat paripurna DPRD Karanganyar dengan agenda jawaban bupati atas pemandangan umum Fraksi DPRD terhadap 5 Raperda, bupati mengajak wakil rakyat untuk menundukkan kepala berdoa untuk almarhum dalang. Orang nomor satu di Karanganyar itu menyampaikan, perjuangan wayang diakui dunia dan menjadikan tanggal 7 November sebagai hari wayang.

“Mari kita tundukkan kepala sejenak untuk berdoa kepada Almarhum Ki Manteb Sudarsono,” papar Bupati Karanganyar.

Bupati juga mengajak anggota DPRD Karanganyar mengatasi Covid-19 dengan mengambil langkah tegas terkait penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat. Sepanjang PKL yang buka sore diliburkan dari tanggal 3 sampai 20 Juli dan akan diberikan kompensasi. “Mohon suport dan dukungan PPKM darurat ini dirasakan bersama. Yang tidak perlu pergi, jangan pergi terlebih dahulu,” tambahnya.

Bupati berharap dengan diterbitkannya kebijakan PPKM Darurat mulai tanggal 3 Juli besok, masyarakat dan pemerintah dapat menyeragamkan tindakan dan dapat saling support agar kasus Covid-19 khususnya di Kabupaten Karanganyar dapat ditekan. “Semoga semua bergerak bersama untuk membantu mengatasi penyebaran virus Covid-19. Dan insyaAllah kasus akan mengalami penurunan-penurunan” ujar beliau.(hr/adt/nb)

Read More
bila (1)

Kabupaten Karanganyar Masuk Dalam Wilayah Cakupan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat

Pelaksanaan video conference Implementasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali, Kamis (01/07)

KARANGANYAR – Melalui video conference Implementasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali yang dilaksanakan pada 1 Juli 2021, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan bahwa Kabupaten Karanganyar masuk dalam wilayah cakupan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat dengan kriteria level 4.
Hal-hal yang perlu diperhatikan oleh wilayah kabupaten/kota yang tercakup dalam wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat antara lain :
1. Pertemuan Tatap Muka (PTM) dilakukan secara daring atau online;
2. Instansi sektor non-esensial 100% Work From Home;
3. Rumah makan, kafe, dan tempat umum lainnya diberlakukan jam malam yaitu jam 20.00 waktu setempat;
4. Pusat perbelanjaan seperti mall ditutup sementara;
5. Kegiatan makan dan minum di luar tidak diperbolehkan;
6. Kegiatan konstruksi dan proyek dapat 100% berjalan;
7. Tempat wisata dan rekreasi ditutup sementara;
8. Kegiatan bidang seni dan sosial ditutup sementara;
9. Transportasi umum offline maupun online dibatasi penumpang kapasitasi 70%;
10. Resepsi pernikahan hanya boleh didatangai maksimal 30 orang dan tidak menerapkan makan di tempat;
11. Perjalanan jauh dengan transportasi umum seperti pesawat harus tunjuk kartu vaksin minimal tahap 1;
12. Tetap memakai masker dengan benar dan konsisten;
13. Melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di lingkungan sekitar.
Ketentuan ini akan diberlakukan mulai tanggal 3-20 Juli 2021.
Sementara itu, Jaksa Agung Republik Indonesia, Dr. St. Burhanuddin, Sh.,Mh, menegaskan kepada seluruh masyarakat yang khususnya berada di wilayah cakupan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat untuk menaati peraturan yang berlaku. Jika terdapat pelanggaran maka akan ditindak sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku.
Pada kesempatan ini pula, Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas, menyinggung perihal kegiatan takbiran, sholat idul adha, dan penyembelihan daging kurban dilarang di wilayah cakupan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat. (tg/nb)

Read More