Category: Berita

DSC_0128

Bupati Karanganyar Desak Pemerintah Pusat Segera Distribusikan Vaksin Covid-19

Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M beserta jajaran Forkopimda dan OPD terkait mengikuti Rapat Koordinasi tentang Penanganan Covid-19 di wilayah Soloraya dan Kabupaten Grobogan di Ruang SIC Sambernyawa Diskominfo Kabupaten Karanganyar, Jumat (30/7)

KARANGANYAR- Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, M.M didampingi unsur jajaran Forkompida dan Perangkat Daerah terkait mengikuti Rapat Koordinasi tentang Penanganan Covid-19 di wilayah Solo Raya dan Kabupaten Grobogan, Hari Jumat (30/7) di Ruang SIC Sambernyawa Diskominfo Kabupaten Karanganyar.

 

Kegiatan ini dilakukan untuk membuat strategi dan sasaran tindakan apa yang dilakukan untuk membentuk dukungan penanganan Covid-19 di daerah Soloraya dan Kabupaten Grobogan. Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu anggota Tim Satgas Covid-19 Pusat, Nyoman Agus, saat pemaparan angka penanganan Covid-19 terhadap daerah-daerah yang diundang dalam rapat koordinasi hari ini.

 

Pada kesempatan ini para Kepala Daerah atau perwakilannya menyampaikan capaian apa yang sudah dilakukan dalam penanganan Covid-19 di daerahnya masing-masing. Bupati Juliyatmono menyampaikan bahwa sekarang ini Pemkab. Karanganyar sedang menggencarkan program serbuan vaksinasi ke seluruh masyarakat. Mempertimbangkan ketersediaan vaksin dan animo semangat masyarakat untuk divaksinasi, beliau meminta kepada Tim Pakar STPC 19 Nasional agar vaksin segera didistribusikan ke semua daerah yang ada di Indonesia, khususnya Kabupaten Karanganyar.

 

“Kami selaku Pemerintah Daerah akan bergerak bersama dan terus berjuang menghadapi pandemi Covid-19 ini. Semua warga ingin divaksinasi, tidak ada yang tidak mau karena sekarang yang terpenting adalah tentang sehat atau mati”, ujar orang nomor satu di Karanganyar tersebut. (nbl/rth)

Read More
sekda dan sembako (2)

Peduli Petugas Garda Terdepan Covid-19, Korpri Kabupaten Karanganyar Berikan 700 Paket Sembako

Ketua Korpri Kabupaten Karanganyar, Sutarno membagikan paket sembako kepada pejuang garda terdapan dalam penanganan Covid-19


KARANGANYAR – Sebanyak 700 paket sembako diberikan kepada pejuang dan petugas garda terdepan dalam penanggulangan Covid-19 oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Karanganyar melalui organisasi Korpri Kab. Karanganyar, Jumat (30/07). Pemberian paket itu langsung diberikan oleh Ketua Korpri Sutarno, bersama dengan Wakil Ketua Korpri Sucahyo, Sekretaris Timotius Suryadi, dan anggota Sujarno. Pemberian paket sembako tersebut diharapkan setidaknya menambah semangat para petugas sampah di DLH, petugas pemulasaran jenazah di RSUD dan BPBD Karanganyar, petugas kebersihan DPU dan petugas di lingkungan Sekretariat Daerah Kab. Karanganyar.
Ketua Korpri, Sutarno mengatakan bahwa bantuan berupa paket sembako ini merupakan wujud kepedulian dan kegotong-royongan para ASN Kabupaten Karanganyar dalam membantu masyarakat terdampak pandemi Covid-19, terutama kepada para pejuang dalam penanganan Covid-19 serta masyarakat terdampak. Kepedulian terhadap situasi pandemi itu diwujudkan dengan tenaga dan pikiran yaitu dengan menyisihkan pendapatan yang diperoleh untuk membantu saudara-saudara yang membutuhkan. “Mudahan-mudahan, Covid-19 segera berlalu sampai zero di Karanganyar. Melalui penyaluran bantuan paket sembako ini, diharapkan dapat meringankan kebutuhan pangan masyarakat di tengah pandemi ini”, ungkap Sutarno yang juga merupakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Karanganyar.
Salah satu petugas pemulasaran jenazah RSUD Karanganyar, Joko Santoso mengatakan bahwa di RSUD terdapat 3 (tiga) tim pemulasaran jenazah. Pada 1 (satu) tim terdiri dari 7 (tujuh) orang yaitu 5 (lima) orang petugas pemulasaran dan 2 (dua) koordinator. Dalam sebulan terakhir ini, Joko mengatakan sudah ada 200 (dua ratus) jenazah yang dimakamkan. Biasanya dalam satu bulan hanya 30-50 jenazah. “Bulan ini memang puncak-puncaknya. Saya mulai memandikan, pemulasaran dan menguburkan dalam satu paket. Dari keluarga hanya menyiapkan liang lahatnya saja”, ucap Joko.
Dia mengaku dalam 1 (satu) hari pernah memandikan dan mengkafani 17 (tujuh belas) jenazah. Bapak dari 2 (dua) orang anak ini jujur mengakui jika kewalahan. Beruntung Joko masih dibantu oleh relawan dari BPBD Kabupaten Karanganyar karena pemulasaran 1 (satu) jenazah membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam. “Nunggu dari bangsal 1 jam, kemudian dari tim siap dan kurang lebih memandikan satu jam. Terkadang dalam dua hari tidak pulang,” imbuhnya.
Lebih jauh, Joko mengaku gembira mendapatkan perhatian dari Pemkab. Karanganyar berupa bantuan paket sembako. (hr/adt)

Read More
IMG-20210729-WA0010

Karanganyar Raih Penghargaan KLA Tingkat Pratama

Kominfo

Kepala BP3AKB, Agam Bintoro mewakili Bupati Karanganyar mengikuti giat Penghargaan KLA secara virtual diruang SIC Diskominfo Karanganyar, Kamis (29/7/2021)

KARANGANYAR- Sejumlah 275 Kabupaten/Kota se Indonesia meraih penghargaan sebagai Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) tahun 2021 baik tingkat Pratama, Madya, Nindya, Utama, KLA.

Salah satunya Kabupaten Karanganyar yang mendapat penghargaan KLA tingkat Pratama. Diharapkan penghargaan ini bukan hanya berhenti pada satu tujuan semata melainkan penyemangat yang terus dan berkelanjutan dalam memberikan dan menjamin hak hak anak di daerah khususnya dan Indonesia umumnya, Kamis (29/7).

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati pada kegiatan pemberian penghargaan KLA yang dilakukan secara virtual dan diikuti seluruh Gubernur, Bupati Walikota se Indonesia.

Menurut I Gusti Ayu Bintang bahwa pemenuhan hak anak merupakan amanah konstitusi. Ada empat dasar hak anak yakni meliputi hak untuk hidup, hak tumbuh dan berkembang, hak perlindungan dan hak berpartisipasi. Dengan demikian kita harus menyatukan komitmen lintas sektor menjadi esensia, karena perlindungan khusus anak terus terintegrasi kepada seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia.

Ditambahkannya Kabupaten Kota Layak Anak telah diatur dalam Undang Undang Dasar. KLA merupakan urusan pelayanan dasar yang harus dilakukan Pemerintah, masyarakat, media dan usahawan yang merupakan empat (4) pilar di negara ini.
“Semoga penghargaan ini tidak hanya dilihat dari tujuan akhir tapi sebagai penyemangat dalam memberikan perlindungan hak hak anak,”pungkasnya.

Diskominfo (dn/ind)

 

Read More
DSC_9805

DPRD dan Bupati Kabupaten Karanganyar Menetapkan Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (PROPEMPERDA) Tahun 2021

Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono M.M. dan Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar Bagus Selo menandatangani berita acara Penetapan Perubahan PROPEMPERDA Tahun 2021 (28/07/2021)

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono M.M., Wakil Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, S.E. dan Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar Bagus Selo, mengikuti Rapat Paripurna tentang Penetapan Perubahan PROPEMPERDA Tahun 2021 di DPRD Kabupaten Karanganyar.

 

Bupati menyampaikan bahwa penyusunan dan penetapan perubahan PROPEMPERDA Tahun 2021 ini didasarkan pada skala prioritas, terencana, terpadu dan sistematis dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan.

 

Adapun daftar Peraturan Daerah pada PROPEMPERDA Tahun 2021 setelah perubahan ini, sebagai berikut :

1. Raperda tentang Keterbukaan Informasi Publik;

2. Raperda tentang Rencana Induk Pembangunan Industri;

3. Raperda tentang Pencabutan Beberapa Perda;

4. Raperda tentang Perubahan Atas Perda Kabupaten Karanganyar Nomor 10 Tahun 2019;

5. Raperda tentang Penyelenggaraan Zakat, Infak Shodaqoh;

6. Raperda tentang Pangan;

7. Raperda tentang Penyelenggaraan Rumah Sewa dan Rumah Kost; dan

8. Raperda tentang Perubahan Kedua atas Perda Kabupaten Karanganyar Nomor 16 Tahun 2016.

 

“Saya berharap semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa meridhoi setiap upaya kita dalam rangka mewujudkan Karanganyar yang lebih maju dan lebih sejahtera”, ucap Bupati Juliyatmono. (hr/adt/nbl)

Read More
DSC_9693

Petani Karanganyar Bernafas Lega, Bupati Karanganyar Berikan Bantuan Hibah Rp 1,1 Miliar

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M. didampingi Kepala Perangkat Daerah terkait dan Bank Jateng Karanganyar memberikan bantuan hibah kepada Kelompok Tani, Kelompok Pemuda Tani, Kelompok Wanita Tani dan Gapoktan sebesar Rp 1,1 miliar. Bantuan kepada Kelompok Tani dan Gapoktan tersebut diberikan sebagai stimulan di sektor pertanian di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

 

Bantuan Hibah diberikan kepada 33 (tiga puluh tiga) Kelompok Tani, dengan harapan dapat menunjang sektor pertanian di Kabupaten Karanganyar dan kehidupan para petaninya.

 

Atik Solihati, perwakilan dari Kelompok Wanita Tani Ngupoyo Boga Desa Wukirsawit Kecamatan Jatiyoso mengatakan bahwa dana hibah ini akan digunakan salah satunya untuk membeli bibit tanaman seperti cabai, tomat, dan lainnya.

 

“Saya berharap dana hibah ini dapat bermanfaat bagi kelompok kami dan seluruh masyarakat Kabupaten Karanganyar”, ujarnya.

 

Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan, Ir. Siti Maisyaroch, M.Si. menyampaikan bahwa bantuan hibah tersebut diberikan agar para Kelompok Tani lebih semangat dalam meningkatkan produksi. “Kita berharap bantuan tersebut dapat memberikan stimulan kepada petani untuk mengembangkan pertanian,” tambahnya.

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan bantuan dipergunakan sarana untuk mencari rejeki. Dalam arti bantuan tersebut dapat memberikan stimulan agar petani lebih sejahtera lagi.

Dalam kesempatan itu, Bupati berpesan kepada seluruh hadirin untuk tetap menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

 

“Yang penting dijaga kesehatannya agar semangat untuk mencari rezeki di masa pandemi ini”, pesan beliau. (hr/nbl)

Read More
DSC_7951

Kepala Daerah Diminta Waspadai Kawasan Industri

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengikuti vidcon dengan Menko Kemaritiman dan Investasi di ruang Anthurium Rumdin Bupati

 

KARANGANYAR – Menko Kemaritiman dan Investasi meminta sejumlah Kepala Daerah mewaspadai kawasan industri terkait penyebaran Covid-19, sebab kasus Covid-19 di kawasan industri jauh lebih tinggi daripada kawasan non industri. Apalagi masih tingginya intensitas cahaya di malam hari di kawasan industri, mengindikasikan industri masih melakukan aktivitas selama PPKM.
Hal tersebut dikemukakan oleh Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dalam Video Conference (Vidcon) evaluasi PPKM untuk kawasan Industri yang diikuti oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan jajaran Forkopimda di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (26/07).
Koordinator PPKM Jawa Bali tersebut menambahkan bahwa data untuk kawasan Karawang menunjukkan penyebaran varian delta yang lebih cepat terjadi di wilayah industri dibandingkan non industri. Namun berkaca pada kawasan industri di Kab. Kudus dapat ditekan kasusnya dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) ketat. “Selain Prokes, vaksinasi juga bisa dipercepat. Ke depan, operasional sektor industri selama PPKM sangat ditentukan pada penerapan Prokes dan vaksinasi”, imbuhnya. (hr/adt)

Read More
iki4

Solo Raya Jadi ‘Pusat Perhatian’ Pemerintah RI, Bupati Karanganyar Minta Kuota Vaksin Ditambah

Bupati bersama Forkopimda melaksanakan Vidcon dengan Menko Kemaritiman dan Investasi di ruang SIC Diskominfo Karanganyar

KARANGANYAR – Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Solo Raya menjadi ‘pusat perhatian’ Pemerintah Republik Indonesia terkait kasus terpapar Covid-19. Pasalnya kedua wilayah tersebut menunjukkan tren kenaikan kasus Covid-19. Kasus Covid-19 tertinggi di wilayah Solo Raya yaitu di Kab. Klaten dengan jumlah 14.425 kasus, kemudian Kab. Sragen 11.786 kasus, menyusul Kab. Karanganyar 11.347 kasus, Kota Surakarta 10.570, Kab. Sukoharjo 8.107 kasus, Kab. Wonogiri 7.263 kasus dan Kab. Boyolali 7.232 kasus. Hal tersebut disampaikan pada kesempatan Video Conference (Vidcon) penanganan kasus Covid-19 di wilayah Solo Raya dan DIY bersama Menteri Kemaritiman dan Investasi di Ruang SIC Dinas Komunikasi Dan Informatika (Diskominfo), Senin, (25/07).
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam kesempatan tersebut menjelaskan kasus baru harian Covid-19 per-25 Juli 2021 dengan urutan tertinggi yaitu Kab. Karanganyar 341 kasus, kemudian Kota Surakarta 310 kasus dan Kab. Klaten 206 kasus. Sementara itu, kasus aktif Solo Raya tertinggi yaitu Kab. Klaten mencapai 1.915 kasus, Kab. Sragen 1.380 kasus dan Kab. Karanganyar 1.345 kasus. “Trend mingguan kasus baru se-Solo Raya terdapat 4 (empat) daerah yang menujukkan kenaikan yaitu Kab. Karanganyar, Kab. Klaten, Kota Surakarta, dan Kab. Sukoharjo. Sementara Kab. Boyolali dan Kab. Wonogiri mulai menurun”, ungkap Gubernur Jawa Tengah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono juga menyatakan bahwa angka di Kab. Karanganyar tinggi karena proses tracing paling banyak daripada daerah lain, sehingga angkanya tinggi. Pihaknya meminta untuk kuota vaksin ditambah. Jika memang Solo sudah cukup, segera diperuntukkan untuk wilayah di sekitar Solo. “Kami meminta kuota vaksin untuk daerah Solo Raya untuk ditambah,” ujar Bupati Karanganyar, Juliyatmono.
Sementara Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan perlunya penguatan di sisi hulu dalam penegakan aturan PPKM level 4, sebab tren kasus aktif masih meningkat dan positivity rate cukup tinggi. Tanpa penguatan di hulu, kapasitas respon di sektor hilir akan penuh dan menyebabkan peningkatan angka kematian. (hr/adt)

Read More
DSC_9807

Belajar Dari Kabupaten Kudus, Penanganan Covid-19 Yang Alami Tren Penurunan Dengan Cepat

 

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono bersama Forkopimda mengikuti vidcon bersama Menko Kemaritiman dan Investasi mengenai evaluasi PPKM

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar pada Hari Minggu sore, (25/07) mengikuti Video Conference (Vidcon) Rapat Koordinasi Sosialisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pasca 25 Juli 2021 di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati. Rakor yang dipimpin oleh Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar P itu meminta daerah untuk tidak lengah dalam menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali tersebut juga meminta daerah belajar penanganan Covid 19 dari Kab. Kudus. Kabupaten di utara Pulau Jawa tersebut dinilai berhasil dalam penanganan kasus Covid-19. Terbukti Kab. Kudus mengalami penurunan angka terpapar Covid-19 dan angka kematian secara signifikan.
“Saya minta kita semua belajar penanganan Covid-19 dari Kab. Kudus. Terbukti angka terpapar dan kematian akibat Covid-19 menurun signifikan,” ujar Menko Kemaritiman dan Investasi.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Karanganyar bersama jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala Diskominfo, Kepala Pelaksana Harian BPBD, Kepala Satpol PP, Kepala Kesbangpolinmas dan Plt. Kepala Dinas Kesehatan.

Pada kesempatan itu, Dandim 0722 Kudus Letkol. Kav. Indarto mengatakan bahwa Kab. Kudus bergerak bersama bahu membahu mengatasi Covid-19. Penanganan melibatkan Pemerintah Daerah, TNI dan Polri. Pihaknya melakukan Prokes secara ketat dan juga dengan menggiatkan operasi yustisi dengan teknik kejut. Pihaknya juga datang ke pasar, perempatan jalan dan dimana pun untuk selalu menjalankan Prokes. “Kegiatan itu terus diviralkan. Bagi yang tidak menggunakan media sosial, kami menggunakan pamflet door to door,” ungkapnya.
Selain itu, juga dibangun sinergitas dengan tokoh agama dan masyarakat untuk mengajak selalu menjalankan Prokes. Para tokoh agama tersebut terus menyampaikan masyarakat untuk taat pada Allah, Rasul dan Pemerintah. Selain itu, juga dilakukan peningkatan tracing, testing serta evakuasi dan isolasi masyarakat yang positif Covid-19, juga penutupan tempat wisata dan keramaian serta pelarangan kegiatan yang menimbulkan kerumunan. “Kami juga menggunakan aplikasi bagi yang terpapar Covid-19 supaya dapat terus dipantau melalui aplikasi tersebut, sehingga kalau kemana-mana terpantau dengan baik,” imbuhnya. (her/adt)

 

Read More
Spanduk HUT RI Ke- 76_contoh

Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2021

Berikut contoh desain Spanduk HUT RI Ke-76 Pemerintah Kabupaten Karanganyar

 

Untuk download file silahkan akses link berikut ini : s.id/SpadukHUTRI76Karanganyar

Read More