Category: Berita

agusss

Persiapan PTM, 300 Pelajar Mulai Divaksin

Seorang siswa SMPN 1 Karanganyar divaksin

 

KARANGANYAR – Menghadapi persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di beberapa sekolah, Dinas Kesehatan (DINKES) Kabupaten Karanganyar akan melakukan vaksinasi kepada 300 orang pelajar. Siswa kelas VIII SMP N 1 Karanganyar direncanakan akan mendapatkan giliran pertama yang mengikuti vaksinasi. Vaksinasi bagi pelajar tersebut diselenggarakan bertempat di vaksin center PMI Karanganyar pada Rabu (8/9).

“Sasaran vaksinasi untuk 300 orang untuk usia 12 tahun ke atas yang datanya diperoleh dari pihak sekolah dan yang menentukan juga pihak sekolah, “papar Kabid Yankes DINKES Kab. Karanganyar, Dwi Rusharyati.

Dwi menuturkan bahwa vaksinasi bagi pelajar akan dilakukan secara bertahap. Adapun vaksin bagi pelajar diprioritaskan bagi siswa sekolah yang akan menggelar simulasi atau PTM secara terbatas. Sebelumnya, siswa sekolah SMP N 1 Karanganyar telah menggelar uji coba PTM pada Bulan April 2021 lalu, namun karena kasus Covid-19 sempat mengalami lonjakan akhirnya dihentikan sementara. “Pekan ini hingga Jumat sudah full (data sasaran vaksin bagi pelajar). Minggu depan kami menunggu data sasaran yang telah disiapkan,” ucapnya.

Pihak Dinkes mengimbau kepada orang tua/wali murid yang mengantar anaknya supaya dibatasi 1 (satu) orang saja guna menghindari kerumunan.

Siswi Kelas VIII C SMP N 1 Karanganyar, Naila Puri Ramadani menyambut baik adanya vaksinasi untuk persiapan PTM mulai pekan depan, mengingat dengan adanya vaksinasi akan ada perlindungan terhadap tubuh dari Covid-19. “Bagus-bagus aja sih, kan bisa melindungi dari virus,” ungkapnya.

Hal sama juga disampaikan, Sumin (42) orang tua/wali murid yang mengantar putrinya mengikuti vaksinasi. Dia mendukung sekali adanya vaksinasi bagi pelajar sebelum dilakukannya PTM. Lebih lanjut sebagai orang tua murid, harapannya PTM segera dimulai karena ada beberapa kendala baginya terkait pembelajaran yang dilakukan secara daring. “Kendalanya banyak, tidak bisa ngajari tidak bisa mengawasi. Malah jadi guru, pelajaran zaman sekarang kan beda dengan pelajaran zaman dulu,” terangnya.

Dinkes menyiapkan 20.000 dosis vaksin Covid-19 SINOVAC untuk vaksinasi khusus pelajar. Langkah tersebut dilakukan dalam rangka mendukung kelancaran proses pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas yang rencananya dimulai Senin (13/9).

Kepala DINKES Karanganyar, Purwati, membenarkan Satgas Covid-19 sudah menyiapkan strategi vaksinasi siswa yang akan mengikuti PTM terbatas. Program vaksinasi khusus untuk pelajar tersebut sudah dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DISDIKBUD) Karanganyar.  “Memang ada rencana untuk vaksinasi siswa yang akan melaksanakan PTM terbatas. Kami prioritaskan yang sekolahannya sudah dipastikan melaksanakan PTM terbatas. Sisanya kami masih menunggu data dari sekolah yang akan melaksanakan simulasi PTM,” jelasnya.(hr/srw)

Read More
AMSI (2)

Desa Kemuning Raih Penghargaan Terbaik Desa Digital, AMSI Undang Bupati Karanganyar Untuk Menjadi Narasumber JDC

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menerima rombongan anggota AMSI

KARANGANYAR – Usai Desa Kemuning dinobatkan sebagai Desa Wisata Terbaik Kategori Desa Digital oleh BCA Desa Wisata Award 2021, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) mengundang Bupati Karanganyar, Juliyatmono untuk menjadi pembicara dalam Jateng Digital Conference (JDC) yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 28-29 September 2021. Keberhasilan dan prestasi Desa Kemuning dinilai sangat luar biasa dimana telah berhasil membangun aplikasi yang memudahkan pengunjung berwisata di Desa Kemuning, mulai dari e-tiketing, e-Library (perpustakaan digital), User Central Managemen (UCM), dan Smart Lighting (Listrik Desa).
“Sehubungan dengan diraihnya prestasi Desa Kemuning sebagai Desa Digital, kami bermaksud mengundang Bupati untuk menjadi pembicara di JDC,” papar salah satu anggota AMSI, Rini Yustiningsih saat pelaksanaan audiensi dengan Bupati Juliyatmono di Ruang Garuda Kantor Bupati Karanganyar, Rabu (08/09).
Rini menyampaikan dalam kegiatan tersebut akan mengundang pembicara utama Desa Digital yaitu Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi, serta Gubernur Jawa Tengah yang akan menjadi pembicara tentang Digitalisasi Desa di Jawa Tengah. Peserta JDC ditargetkan diikuti 1000 orang peserta dan dilakukan secara hybrid baik secara online dan offline. Untuk offline akan dilaksanakan di ruang Ballroom TATV. Selain itu juga akan dilaksanakan secara live youtube yang akan disebar ke 21 wilayah AMSI se-Indonesia.
Bupati Karanganyar, Juliyatmono secara langsung menyampaikan akan hadir dalam kegiatan tersebut secara offline sekaligus sebagai perwujudan bahwa Pemkab sangat konsen dan mendukung penuh digitalisasi desa, dengan harapan dapat menginspirasi kabupaten/kota yang lain. Dalam kesempatan tersebut Bupati sekaligus menyampaikan bahwa Ketua OJK, Wimboh Santoso menyatakan bersedia hadir menjadi pembicara JDC.
Ketua Pokdarwis Desa Kemuning Landry Sumarno dalam kesempatan terpisah mengatakan Desa Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar, Jateng dinobatkan sebagai Desa Wisata Terbaik Kategori Desa Digital pada ajang BCA Desa Wisata Award 2021 yang diikuti sebanyak 465 Desa Wisata se-Indonesia.
Salah satu faktor kemenangan tersebut adalah inovasi dan inspiratif kreativitas peka berbasis pemasangan sarana Teknologi Informasi (IT) di Desa Kemuning sehingga manfaatnya bisa dirasakan dan turut msmbantu mensejahterakan warga di Desa Kemuning, diantaranya melalui adanya Aplikasi ELOK (Elektronik Loket) untuk tiket masuk wisata, Aplikasi e-Kas (Elektronik Kas) untuk transaksi pedagang di tempat wisata dan aplikasi SIMPEL DESA (sistem Pelayanan Eesa). “Karena lengkapnya aplikasi di Desa Kemuning itulah akhirnya ditetapkan sebagai Desa Digital terbaik se-Indonesia,” ujarnya. (hr/srw)

Read More
Ansor (3)

Pemuda Anshor Karanganyar Diharapkan Bantu Bentengi Masyarakat Dari Paham Ekstrem

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menerima kunjungan GP Ansor Kabupaten Karanganyar


KARANGANYAR – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Karanganyar diharapkan ikut berperan aktif dalam menangkal paham radikal atau ekstrem disebabkan paham ini seringkali tidak disadari muncul dan bergerak di tengah-tengah masyarakat untuk memperjuangkan ideologi mereka sehingga harus dengan cepat dicegah. Kemenangan Taliban di Afganistan yang saat ini belum ada satu pun negara mengakui, seolah-olah memberikan angin segar kepada tokoh garis keras dan radikal untuk bergerak.
“Bentengnya untuk paham radikal tersebut adalah ormas, salah satunya Pemuda Ansor. Pemuda ansor ini merupakan ‘anak lanang’ dari NU sehingga diharapkan dapat melahirkan kader-kader yang handal dapat menangkal setiap paham ekstrem yang muncul,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menerima audiensi DPC Pemuda Ansor Karanganyar di Ruang Garuda Kantor Bupati Karanganyar, Rabu (08/09).
Menurut Bupati, akan menjadi tantangan berat ke depan jika GP Ansor tidak melakukan pengakaderan yang handal. Saat ini Pemkab sudah menyekolahkan satu orang hafiz Al Quran untuk diterjunkan ke desa, dimana Hafiz Al Quran tersebut diharapkan nantinya dapat membantu mengajarkan kitab suci Al Quran. “Saya membutuhkan sekitar 1600 mubaliq, dan NU mendapatka bagian 400 dai yang nantinya akan diterjunkan ke desa-desa di Karanganyar untuk mengadakan pengajian di tingkat RT dan RW sehingga diharapkan masyarakat terbebas dari paham radikal atau ekstrem,” imbuhnya.
Apalagi agenda ke depan juga akan ada Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif di tahun 2024, kemudian disusul dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang tentunya membuat masyarakat mempunyai pilihan politik berbeda. Pilihan politik yang berbeda ini harus dihormati dan jangan diganggu. Modalnya yakni rukun dan saling tolerasi sehingga Kabupaten Karanganyar tetap aman. “Kami berharap masyarakatnya tetap maju, agamanya moderat sebagai orang Indonesia. Yasinan, tahlinan dan kultur yang selama ini telah dilakukan warga NU diharapkan tetap diteruskan supaya membentengi paham-paham nyeleneh atau radikal,” ungkapnya.
Sementara Ketua GP Ansor Karanganyar, Rosidi mengatakan tahun 2020 ini sudah menghasilkan pengurus yang baru yang mengambil jargon solid bersinergi, yaitu solid secara internal dan dapat bersinergi dengan siapapun untuk kebaikan masyarakat. “Selama ini pangkaderan juga telah dilaksanakan oleh GP Ansor dalam bidang dakwah. Kami berharap terus mendapatkan dukungan dari Pemkab Karanganyar,” ujar Rosidi. (hr/srw)

Read More
IMG-20210908-WA0015

Cegah Penyimpangan dan Korupsi, KPK minta Inspektorat Daerah Perkuat Pengawasan Anggaran

 

 

 

Kominfo

Segenap jajaran Kepala OPD, Camat se Kabupaten Karanganyar ikuti Rakor Pemberantasan Tipikor secara virtual di rung Podang I Sekretariat Daerah Karanganyar, Rabu (8/9).

KARANGANYAR- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Pemerintah Daerah (Pemda) memperkuat Inspektorat daerah. Peran inspektorat daerah dipandang penting untuk mengawal program pembangunan daerah, mencegah penyimpangan, hingga mengawasi potensi pemborosan anggaran.

Hal tersebut diungkapkan Brigjen Bahtiar Ujang Purnama selakuDirektur Koordinasi Supervisi III KPK dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) secara virtual. Menurutnya untuk mencegah praktek korupsi atau penyimpangan anggaran diperlukan adanya sinergitas antara KPK dan Pemerintah Daerah. Sehingga peran Inspektorat harus kuat.

“Inspektorat harus bisa berperan mengukur efisiensi manajemen Pemda dan anggaran yang dialokasikan, serta pendapatan daerah”ujarnya.

KPK juga berharap agar keuangan daerah dapat dimaksimalkan untuk kepentingan daerah. Lembaga antirasuah itu pun mengingatkan pejabat daerah tidak melakukan penyimpangan anggaran.

Senada juga diutarakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Pihaknya meminta Inspektorat diberi kepercayaan untuk melakukan monitoring atau pengawasaan penggunaan anggaran. Kepala Daerah dan Pejabat Daerah pun diingatkan agar tidak memanfaatkan kewenangan yang dimiliki.

“Inspektorat harus berintegrasi dalam membangun sistem untuk menutup celah korupsi. Jika fungsi  berjalan maka korupsi dapat dicegah,”katanya.
Diskominfo (dn/ind)

Read More
rriaa

Ingin Jadikan Museum, Bupati Minta Tanah Monumen RRI di Balong Diserahkan Ke Pemkab. Karanganyar

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menerima kunjungan dari LPP RRI Stasiun Surakarta

KARANGANYAR – Jajaran Direksi Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Surakarta melakukan audensi dengan Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono di Ruang Garuda Kantor Bupati Karanganyar, Rabu pagi (08/09). Kedatangan Pihak LPP RRI Surakarta bermaksud untuk menyampaikan permohonan secara langsung kepada Bupati Karanganyar untuk berkenan ikut dalam pementasan ketoprak yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 10 November bersama dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka. Terkait permohonan tersebut, Bupati sekaligus berkesempatan mengungkapkan keinginan supaya tanah monumen RRI Balong diserahkan ke Pemkab agar nantinya dapat dibangun museum.
“Apapaun jejak RRI di Balong tidak bisa dilepaskan dari Sejarah. Bagaimanapun Radio kebanggaan masyarakat Indonesia ini pernah dipindahkan ke Balong untuk menghindari serangan penjajah. Oleh karena itu, kami berharap tanah dan lokasinya diserahkan ke Pemkab untuk dibangun musium RRI,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono.
Bupati kebanggaan masyarakat Karanganyar itu juga menyampaikan bahwa sebagai upaya Pemkab untuk membangun dan membangkitkan semangat kepada siapapun dalam rangka mengenang sejarah besar RRI Balong dengan mengadakan kegiatan Napak Tilas dari Dagen Palir menuju Desa Balong Kecamatan Jenawi. “Lokasi di Balong itu sekali lagi punyai nilai sejarah yang tinggi,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Bupati juga meminta RRI memprogramkan acara untuk anak muda, sebab pada gilirannya para pemuda yang akan membangun bangsa ini ke depan. Dengan menggaet pemuda, diharapkan mereka juga mencintai budaya dan membangun bangsa ini dengan baik.
Sementara Kepala Stasiun LPP RRI Surakarta, Arlin Setyaningsih mengatakan saat ini peningkatan jumlah pendengar mencapai 218 atau terus mengalami peningkatan. Pihaknya akan terus mengoptimalkan peran RRI untuk masyarakat luas. Salah satu bentuk optimalisasi itu yakni memindahkan Pemancar dari Tawangmangu ke Dagen Palur. Selama ini jika di Tawangmangu, masyarakat Karanganyar tidak bisa maksimal mendengarkan LPP RRI. “Dengan pemindahan pemancar ini diharapkan masyarakat Karanganyar dapat optimal mendengarkan kami,” ungkapnya.
Selain itu, Kepala Stasiun LPP RRI Surakarta yang baru menjabat lima bulan tersebut menambahkan bahwa pihaknya sudah memiliki banyak program yang dapat disinergikan dengan Pemkab Karanganyar. Salah satunya adalah Bupati menyapa di RRI. Diharapkan dengan Bupati menyapa, program-program Pemkab Karanganyar dapat disampaikan lebih optimal kepada masyarakat luas. “Selain itu, kami juga berkeinginan mengajak Bupati untuk bermain ketoprak bersama Pak Gubernur Jateng dan Walikota Surakarta pada tanggal 10 November mendatang,” tuturnya.

Menanggapi keinginan Bupati agar tanah di Balong pengelolannya diserahkan ke Pemkab, Alin berharap direksi yang baru bisa menyelesaikan hal ini. Sebab sebentar lagi ada pergantian direksi sehingga diharapkan dengan Direksi yang baru akan lebih menjawab permintaan Pemkab Karanganyar. “Terus terang untuk membiayai aset milik RRI saja selama ini sudah kewalahaan. Tentu jika dikelola oleh Pemkab maka lebih baik,” ungkapnya (hr/srw)

Read More
IMG-20210907-WA0041

Tim PPID Kabupaten Karanganyar Gelar Rakor Pengisian SAQ 2021

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Sutarno, didampingi Kepala dan Sekretaris Diskominfo Kabupaten Karanganyar memimpin rapat koordinasi pengisian SAQ 2021 di Ruang Podang 2, Kantor Bupati Karanganyar (07/09)

Rakor Pengisian SAQ
KARANGANYAR– Keterbukaan Informasi Publik terus digelorakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar. Buktinya, PPID Kabupaten Karanganyar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) SAQ Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021 di ruang Podang 2, Setda Karanganyar, Selasa (07/09).
Rapat Koordinasi ini dipimpin oleh Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Karanganyar, Drs. Sujarno, M.Si. Hadir dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Karanganyar, Drs. Sutarno, M.Si. yang selanjutnya memberikan sambutan dalam kegiatan Rapat Koordinasi SAQ Tahun 2021. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi tentang keterbukaan informasi publik yang diikuti oleh peserta rakor dari perwakilan dinas yang ada di Kabupaten Karanganyar.
Kegiatan rakor ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan sebagai bentuk monitoring dan pembinaan SAQ dalam mengimplementasikan keterbukaann informasi publik terhadap masyarakat.
“Penilaian PPID tahun ini berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya. Jika di tahun sebelumnya hanya PPID Utama yang dinilai, tahun ini penilaian dilakukan terhadap PPID Utama yang diakumulasikan nilainya dengan 5 PPID Pembantu”, ujar Sujarno.
Ada 3 PPID yang dipilih langsung oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah yaitu, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan BPBD, 2 PPID Pembantu lainnya adalah Disdagnakerkop UKM dan Dispermades”, ujar Sujarno. berharap Kabupaten Karanganyar menjadi informatif di tahun – tahun yang akan datang. (Adt/srw)

Read More
DSC_9447

DISPERMADES Karanganyar Selenggarakan Sosialisasi Pengisian Perangkat Desa Th.2021

KARANGANYAR– Bupati Karanganyar H. Juliyatmono didampingi Asisten Pemerintahan Sekda Karanganyar, Kepala Dispermades Sundoro dan Kabag Hukum Zulfikar Hadidh hadiri Sosialisasi Pengisisan Perangkat Desa Tahun 2021 yang diselenggarakan di ruang Podang 1 Kantor Bupati Karanganyar, Selasa(7/9/21).

Sosialisasi ini bertujuan untuk mempersiapkan pengisian perangkat Desa tahun 2021 yang akan diselenggarakan pada kisaran bulan Desember mendatang.

” Walau masih panjang waktu persiapannya, usahakan dikerjakan semaksimal mungkin, ketat prokes agar lancar tanpa ada halangan maupun masalah “, jelas Bupati Juliyatmono.

Sosialisasi ini turut mengundang juga seluruh Camat di Kabupaten Karanganyar dan beberapa instansi terkait dalam persiapan penyelenggaraannya. DISKOMINFO (ard/Rn)

Read More
EC0742A9-5DC8-404B-8413-81E0BF228D22

Sosialisasi Program Pelatihan Digital Talent Scholarship Batch 4

 

Selamat sore Bapak/Ibu perwakilan pihak kampus dan pemerintah daerah di wilayah Solo Raya yang sudah berkenan hadir dalam acara “Sosialisasi Program Pelatihan Digital Talent Scholarship Batch 4” pada hari Sabtu, 4 September 2021 di Solo Paragon Hotel. Flyer informasi kegiatan akademi pada program DTS 2021 yang sedang dibuka pendaftarannya seperti terlampir.

Mohon perkenan Bapak/Ibu untuk membantu menyebarkan informasi tersebut kepada lingkungan sivitas kampus/pemda Bapak/Ibu untuk menjangkau lebih banyak calon peserta pelatihan.

Demikian disampaikan. Atas perhatian dan kerja samanya, diucapkan terima kasih.

Salam,
Olivia
Panitia Professional Academy
Digital Talent Scholarship 2021
Kementerian Komunikasi dan Informatika

Read More
putra purti 2 (2)

Femas Ingin Wisata Karanganyar Harus Inovatif, Happy Komitmen Jaga Budaya

Penampilan Femas Andika pada saat proses penilaian

KARANGANYAR – Raut wajah gembira dipancarkan oleh Femas Andika, pelajar SMA N 2 Karanganyar dan Gioknio Happy Al Fatik, mahasiswa UGM jurusan Tehnologi Veteriner, setelah keduanya dinobatkan sebagai Putra dan Putri Lawu 2021 dalam ajang Grand Final PPL 2021 di Dusun Sumber Bulu, Desa Pendem, Kecamatan Mojogedang, Sabtu (04/08).
Femas bertekad ingin wisata di Bumi Intanpari lebih Inovatif yaitu harus terus mengadakan inovasi-inovasi sehingga tempat wisata dapat berkembang dengan baik. Ketua OSIS SMA N 2 Karanganyar tersebut bertekad untuk membuat Karanganyar sebagai Life Center of Nusantara di tahun 2030. “Saya berharap dengan dipilihnya saya dapat berperan maksimal untuk membangun Pariwisata di Kabupaten Karanganyar,” ungkapnya.
Sementara Gioknio Happy berkomitmen untuk mempromosikan wisata Karanganyar lebih bagus lagi dan berkeinginan wisata budaya untuk tetap dilestarikan sebab budaya di Kabupaten Karanganyar sangat banyak dan luar biasa. “Saya akan terus mengajak untuk melestarikan budaya yang ada di Karanganyar,” ungkap Gioknio.
Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengharapkan agar masyarakat diajak untuk menumbuhkan rasa mencintai objek wisata lokal sehingga makin terkenal dan menumbukan ekonomi masyarakat sekitar lebih baik. Pihaknya akan mengajak para PPL secara komprehensif ke tempat-tempat wisata di Kabupaten Karanganyar serta mengenalkan dan memahamkan tempat wisata itu dengan baik. “Pasca Grand Final ini, kita tingkatkan wawasan dan pemahamaan mereka dengan mengajak survei ke tempat wisata di Kabupaten Karanganyar secara komprehensif, sehingga nantinya bisa menjadi speaker atau corong promosi objek wisata di Kabupaten Karanganyar,” ujarnya.
Dalam upaya promosi wisata, menurutnya butuh generasi-generasi millenial yang terampil dan pandai berbicara mengenai objek wisata, tdak hanya Tawangmangu namun juga objek wisata lainnya harus dapat dikenalkan dengan baik seperti Dusun Sumber Bulu ini. Apalagi objek wisata Desa Sumber Bulu ini masuk dalam 10 besar destinasi wisata terbaik. Pemkab Karanganyar akan menata dengan baik dan rencananya bulan September 2021 ini akan dikunjungi oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiago Uno. “Keberpihakan Pemerintah harus ditunjukkan karena multi player efek dari objek wisata ini menjadi penting untuk mengangkat ekonomi masyarakat setempat, termasuk membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya,” Kata Juliyatmono. (hr/adt)

Read More
lanjutan

Femas Andika dan Gioknio Happy Dinobatkan Sebagai Putra Putri Lawu 2021

Penampilan peserta Grand Final Putra Putri Lawu 2021

KARANGANYAR – Grand Final pemilihan Putra Putri Lawu (PPL) Tahun 2021 yang diselenggarakan di Desa Wisata, Dusun Sumber Bulu, Desa Pendem, Kecamatan Mojogedang menobatkan Femas Andika, 16 dan Gioknio Happy Al Fatik, 19. Keduanya berhasil membuat enam juri Hj. Siti Khomsiyah Juliyatmono, dr. Farida Nurhayati, Sri Esthi Sulistiyantini, Sitho A Shresto dan Matea Clorida Dweita Murti memberikan nilai terbaik untuk keduanya. Diharapkan keduanya bisa ‘membranding’ dan mempromosikan wisata dan budaya milik Kabupaten Karanganyar semakin hebat lagi.

“Dia kita branding sebagai relawan pariwisata, bukan hanya memasarkan tapi keahliannya yang dimiliki PPL lebih diperdayakan untuk pariwisata. Misalnya latar belakang peduli lingkungan maka mereka akan membuat pariwisata yang ramah lingkungan,” papar Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora), Drs. Titis Sri Jawoto pada malam Grand Final PPL.

Titis menambahkan bahwa yang lebih penting lagi adalah membuat para PPL ini menjadi motor penggerak dari Life Center of Nusantara 2030. Mereka akan berupaya semaksimal mungkin membuat Karanganyar sebagai pusatnya kehidupan nusantara. Pelaksanaan Grand Final PPL 2021 berbeda dari tahun yang lalu. dengan pertimbangan situasi pandemi yang berada di level 3 sehingga pihaknya memotong sekitar 30 persen kegiatan. “Malam ini hanya memperlihatkan performance, atau penampilan mereka di depan khalayak. Dari sini akan dapat dicari, PPL yang cerdas, smart, sopan santun dan bisa menggerakan wisata di Kabupaten Karanganyar,” tambahnya.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan  PPL 2021 adalah salah satu cara Pemkab untuk menyiapkan SDM yang kompetitif. Sumber daya alam Karanganyar yang bagus dengan ditopang SDM berkualitas yaitu sumber daya unggul, yang siap mempromosikan Karanganyar dengan percaya diri sehingga diharapkan Karanganyar akan menjadi luar biasa. “Promosikan apapun yang dimiliki wisata di Karanganyar untuk mendorong ekonomi bangkit. Ekonomi yang tumbuh dan memiliki daya saing yang handal,” ungkap Bupati.

Orang nomor satu di Kabupaten Karanganyar tersebut mengatakan ditengah Covid-19 masyarakat harus tetap produktif. Dalm himpitan situasi seperti ini, semua berupaya untuk memberikan yang terbaik. Pemkab memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Dusun Sumber Bulu, Desa Pendem, Kecamatan Mojogedang yang masuk ke dalam 50 besar destinasi wisata terbaik di Indonesia. “Mari berwisata di tempat sendiri dan membeli produk-produk milik masyarakat kita sendiri. Terima Kasih kepada Perguruan Tinggi yang mendampingi Desa Wisata di Karanganyar sehingga dapat tumbuh dengan baik,” imbuhnya. (hr/adt)

Read More