Category: Berita

IMG-20210915-WA0010

Angka kematian bayi dimasa pandemi meningkat

Kominfo

Penandatanganan komitmen dan kesepahaman lintas sektoral dalam rangka menekan angka kematian ibu dan bayi di wilayah Kabupaten Karanganyar, Rabu (15/9).

KARANGANYAR– Angka kematian bayi di Kabupaten Karanganyar di masa pandemi mengalami peningkatan. Dari ratusan kasus belasan diantaranya meninggal akibat terpapar kasus covid 19.

Peningkatan kematian bayi ini diungkapkan Purwanti Kepala Dinas Kesehatan Karanganyar dalam Koodinasi Lintas Program untuk menurunkan kematian ibu dan anak di Ruang Podang I Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar Rabu (15/9).
Peningkatan tak hanya terjadi di Karanganyar namun juga di wilayah Jawa Tengah.

” Angka kematian ibu dan anak meningkat ditengah pandemi ini. Beberapa diantaranya ada yang terpapar covid 19,”katanya

Ditambahkannya untuk kematian bayi di Kabupaten Karanganyar sejak tahun 2017 hingga saat ini menunjukkan peningkatan. Per 1 September 2021 tercatat ada 120 kasus.

Dinkes Karanganyar terus berusaha menekan angka kematian bayi. Salah satunya dengan percepatan vaksinasi dengan sasaran ibu hamil. Dinkes telah menyiapkan 16 puskesmas dan 1 Rumah Sakit  untuk fokus menurunkan angka kematian bayi karena Karanganyar akan menjadi lokus untuk penurunan kematian bayi.

“Kita akan mengawal percepatan  penurunan angka kematian ibu dan bayi .Sosialisasi akan terus ditingkatkan untuk kematian ibu dan anak,”ujarnya.

Sementara Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan percepatan vaksinasi merupakan salah satu upaya menekan kematian di masa pandemi termasuk kematian ibu dan anak. Pihaknya pun meminta tokoh dan lintas sektoral terus bersinergi dalam menekan angka kematian ibu dan anak.

“Capaian vaksinasi kita sudah cukup bagus nomor dua setelah Solo. Kita juga harus gencar memberi pengetahuan agar kematian ibu dan anak dapat ditekan serendah-rendahnya,”jelasnya.
Diskominfo (dn/ind)

Read More
para (4)

20 Pemandu Wisata Paralayang Digembleng Untuk Dampingi Wisatawan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan sertikat kepada peserta paralayang

KARANGANYAR – Tekad Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga untuk terus mengembangkan potensi wisata di Kabupaten Karanganyar tidak main-main. Keseriusan tersebut salah satunya dibuktikan dengan diselenggarakannya kegiatan Pelatihan Pemandu Wisata Paralayang Tahap 2 yang diikuti sejumlah 20 (dua puluh) orang yang nantinya akan menjadi pemandu wisata olah raga Paralayang di Kecamatan Ngargoyoso.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karanganyar, Titis Sri Jawoto pada kesempatan penutupan pelatihan yang bertempat di Kebun Teh Kemuning, Selasa sore (14/9) mengungkapkan bahwa tujuan dari dilakukannya pelatihan tersebut yakni untuk meningkatkan keterampilan pemandu wisata paralayang sehingga diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada para wisatawan yang ingin menikmati pemandangan alam di kawasan Ngargoyoso dengan menggunakan paralayang.

“Melalui paralayang diharapkan akan mampu membawa daya tarik dan tentunya lokasi itu akan menjadi sport tourism bagi wisatawan khususnya bagi yang gemar akan olah raga tersebut,” kata Titis.

Titis menambahkan 20 (dua puluh) orang yang lolos menjadi pemandu wisata paralayang tersebut sebelumnya telah diseleksi oleh panitia secara ketat dan profesional. “Mereka kita buat sebagai branding, jadi nantinya akan stand by di sana (Bukit Paralayang-red) untuk mendampingi wisatawan yang akan melakukan olahraga paralayang,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut Titis sekaligus mengklaim bahwa lokasi paralayang yang ada di Ngargoyoso merupakan salah satu destinasi wisata paralayang terbaik di Indonesia dimana semua akses dapat dijangkau dan mampu memberikan pelayanan khusus kepada wisatawan yang akan berkunjung ke lokasi tersebut. “Nanti secara bertahap akan dilaksanakan pembangunan infrastrukturnya. Beberapa atlit bahkan artispun sudah sering datang ke lokasi ini. Makanya kita harapkan 20 (dua puluh) orang pendamping wisata nantinya dapat membantu mengangkat potensi wisata di Karanganyar,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, M.M. dalam sambutannya menyampaikan himbauan agar pelatihan tersebut terus dilakukan. Selain itu diharapkan agar para pemandu wisata paralayang yang saat ini sudah lolos seleksi mampu membantu mempromosikan atau memviralkan lokasi paralayang sebagai bagian destinasi wisata terbaik di Kabupaten Karanganyar. “Karanganyar Life Center Of Nusantara itu salah satunya ya dari sini. Karanganyar nanti bisa dihadiri siapapun. Ini merupakan masa depan yang bagus dan menyenangkan. Kita bisa mengembangkan apapun di Karanganyar ini, terutama dalam olahraga dan wisata,” ucap Bupati. (hr/adt)

Read More
IMG-20210914-WA0007

Rakernas akuntansi dan pelaporan pemerintah tahun 2021 secara daring, Situasi Pandemi LKPP 2020 dapat opini WTP

KARANGANYAR– Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2020 mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dengan opini ini diharapkan semakin terbangun kepercayaan keuangan negara dikelola dengan baik dan dioptimalkan untuk memberikan pelayananan bagi masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Menkeu Sri Mulyani dalam Rakernas akuntansi dan pelaporan pemerintah secara daring dengan tema Bangkitkan ekonomi, pulihkan negeri bersama hadapi Pandemi.

Menurutnya situasi pandemi sangat berpengaruh dalam pengelolaan keuangan negara. Karena seluruh program berubah dan difokuskan pada penanganan pandemi.

Salah satu contoh yakni dana desa. Anggaran untuk dana desa dirubah 30 hingga 40 persen untuk bansos dan kegiatan lain seperti tracing hingga vaksinasi.

“Tahun 2020 adalah tahun awal kita memulai program dalam penanganan covid dan pemulihan ekonomi. Ini tentunya diperlukan strategi untuk mengatur pengelolaan keuangan negara,”jelasnya.

Ditambahkannya beberapa anggaran pemerintah selama pandemi dialihkan untuk kepentingan masyarakat diantaranya dalam bentuk Bantuan Sosial Tunai (BST), Bantuan UMKM, Listrik Gratis, Bantuan Internet untuk guru dan pelajar hingga vaksinasi.

Namun pihaknya pun bersyukur Indonesia telah melalui tahun ini dengan baik lantaran LKPP 2020 masih mendapatkan Opini WTP dari BPK meski tentunya harus ada perbaikan sesuai catatan dan rekomendasi dari BPK.

” Opini WTP merupakan hasil akhir dari semua upaya untuk mempertahankan akuntabilitas APBN di masa pandemi ini. Karena pendapatan negara menurun drastis dan belanja negara untuk kepentingan rakyat meningkat,”katanya.

Pihaknya pun berterima kasih pada pemerintah daerah yang telah berusaha dan bekerjasama dengan baik. Menkeu juga  berharap APBN/APBD  menjadi penggerak  untuk pemulihan ekonomi kita secara efektif, kreatif dan inovatif. Diskominfo (dn/ind)

Read More
DSC_3594

PPPK DIHARAPKAN JADI SALAH SATU SOLUSI KEKURANGAN GURU

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan semangat kepada peserta tes PPPK di SMK 2 Karanganyar

 

KARANGANYAR – Tes Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) Jabatan Guru 2021 dilaksanakan mulai tanggal 13 September 2021 bertempat di 3 (tiga) sekolah , yaitu SMK N 2 Karanganyar (6 ruangan), SMK N Karanganyar (8 ruangan) dan SMA N 1 Karanganyar (3 ruangan) dengan jumlah peserta untuk masing-masing ruangan adalah 17 orang.
Tes akan berlangsung selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 13 s.d. 15 September 2021.

“Pegawai PPPK ini merupakan salah satu solusi untuk mengangkat guru sebagai pegawai pemerintah atau ASN dikarenakan banyak guru yang masih status honorer yayasan atau sekolah,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono usai memberikan sambutan pada kegiatan Pembekalan Tes Seleksi PPPK Jabatan Guru 2021 bertempat di SMK N 2 Karanganyar (13/9).

Bupati didampingi Kepala BKPSDM, Suprapto menyampaikan bahwa Kabupaten Karanganyar mendapatkan alokasi sejumlah 1.636 orang, sedangkan yang mendaftar sebanyak 1.900 an orang. Angkatan pertama ini dikhususkan untuk yang sudah memiliki pengalaman wiyata bakti sehingga jika lulus tes dan passing grade-nya memenuhi, nantinya akan diangkat ke sekolah tempatnya bertugas sebagai Wiyata Bakti (WB). Pemkab. Karanganyar akan memberikan 3 (tiga) kali kesempatan untuk ikut tes PPPK. Dalam hal sampai 2 (dua) kali kesempatan ternyata passing grade-nya tidak memenuhi, maka masih dapat mengikuti pada kesempatan tes seleksi ketiga bersama pendaftar umum. Tentu ini akan lebih berat karena siapa yang tinggi hasil tesnya dia yang lolos.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Juliyatmono juga menyampaikan bahwa masih ada tes seleksi untuk PPPK tenaga kesehatan dan tes seleksi calon PNS yang akan diselenggarakan Pemkab Karanganyar bersama UNS yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 20 s.d. 22 September ini. Sama halnya dengan tes seleksi PPPK, calon peserta harus menjalani tes antigen terlebih dulu, termasuk pendaftar dari daerah lain dengan menunjukkan sertifikat tes antigen. (hr/adt)

Read More
IMG-20210913-WA0005

World Clean Up Day : Pemkab Karanganyar Bersihkan Pelataran Alun Alun Karanganyar

    Bupati Juliyatmono saat secara simbolis menyerahkan alat sarana untuk bersih bersih saat upacara World Clean Up Day di halaman Kantor Bupati Karanganyar

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memperingati World Clean Up Day dengan membersihkan sampah di sekitaran Alun-alun Karanganyar, Senin (13/9/2021).

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono didampingi jajaran Forkopimda, Kepala OPD dan Kepala Bagian serta ASN di lingkungan Setda Karanganyar hadir memgikuti kegiatan tersebut. Mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi, kegiatan bersih-bersih yang biasanya dilakukan di bantaran sungai kali ini ditempatkan di sekitar Alun-alun.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan, gerakan ini sebenarnya lebih ke partisipasi para relawan untuk ikut peduli terhadap lingkungan, utamanya terkait pencemaran di sungai.
“Gerakan ini dilakukan untuk mendorong membangun kesadaran orang supaya memilah sampah dari rumah dan tidak boleh buang sampah sembarangan seperti sungai,” katanya.
Pemerintah telah berupaya melalui program jambanisasi. Selain itu sampah di sungai juga dibersihkan dan menebar benih ikan dalam rangka menjaga lingkungan.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karangayar, Bambang Djatmiko mengatakan, tim dari provinsi dan kabupaten serta kota Se-Soloraya telah melakukan monitoring di aliran sungai Bengawan Solo.
“Dari hasil monitoring dan cek lokasi itu, bisa dibandingkan dengan tahun kemarin. Tahun ini jauh lebih bagus walaupun ada pencemaran yang notabene di wilayah luar Kabupaten Karanganyar,” ucapnya.
Dia menjelaskan, telah mengundang beberapa perusahaan yang lokasinya berada di sekitar anak sungai Bengawan Solo pada awal tahun ini. Ada 11 perusahaan yang mendapatkan sanksi administrasi.
“Alhamdulillah perusahaan memberikan progres cukup baik. Sehingga tim provinsi datang bulan ini, musim kemarau tidak didapati pencemaran di Karanganyar. Karena ketika dijatuhi sanksi administrasi mereka kemudian memperbaiki IPAL-nya. Kemudian tim kami dan provinsi mengecek apakah benar. Alhamdulillah hasilnya seperti itu. Apakah kami sebatas itu, tidak. Dua minggu kemarin, kami menerjunkan tim, selain cek indek kualitas air, kami cek juga anak sungai Bengawan solo,” ungkapnya.
Lanjutnya, pihaknya juga telah mengambil sampel air dari sungai Bengawan Solo dan saat ini masih menunggu hasil laboratoriumnya. Hasil laboratorium itu nanti akan menjadi bahan analisis untuk menentukan langkah selanjutnya, apakah lebih digencarkan sosialisasi lagi atau lainnya.
“Bukan berarti air bersih tidak tercemar. Kami ambil sampel,” jelasnya. DISKOMINFO(Ard/Tgr)

Read More
IMG-20210913-WA0036

Sidang Paripurna tentang Perubahan atas Perda Kabupaten Karanganyar Nomor 10 Tahun 2019 Tentang RPJMD Tahun 2018-2023

Kominfo

Gelar Paripurna tentang RPJMD Kabupaten Karanganyar tahun 208-2023, Senin (13/9) siang.

KARANGANYAR– Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karanganyar perihal keputusan Pimpinan DPRD tentang Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Karanganyar tentang Perubahan atas Perda Kabupaten Karanganyar nomor 10 tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2018-2023 digelar di Gedung DPRD Karanganyar, Senin (13/9) siang.

Diharapkan adanya perubahan RPJMD ini akan menghasilkan laporan penyelenggaraan pemerintahan setiap tahunnya yang lebih terjaga sinergitasnya, konsistensinya dan lebih akuntabel.

Bupati Karanganyar dalam sambutannya mengatakan bahwa dokumen perubahan RPJMD ini merupakan dokumen yang sangat ditunggu-tunggu sebagai dasar penyusunan perencanaan tahun 2021, 2022 dan 2023.

Ditambahkannya, sebagai tahapan selanjutnya setelah adanya persetujuan dari DPRD ini, yaitu penyampaian Raperda Kabupaten Karanganyar tentang Perubahan Perda Kabupaten Karanganyar Nomor 10 Tahun 2019 tentang RPJMD Tahun 2018-2023 kepada Gubernur Jawa Tengah sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

“Kami ucapkan terima kasih atas perhatian dan kerja samanya, semoga Alloh SWT membimbing kepada kita semua agar dapat Berjuang Bersama Memajukan Karanganyar sehingga dapat lebih meningkatkan pengabdian kita kepada masyarakat Kabupaten Karanganyar,”harap Bupati saat Rapat Paripurna.

Diskominfo (dn/ind)

Read More
IMG-20210911-WA0004

KABUPATEN KARANGANYAR RAIH PENGHARGAAN PADA PUNCAK ACARA TOP BUMD AWARDS 2021

 

Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M. mendapatkan penghargaan sebagai Top Pembina BUMD 2021. Penghargaan juga diberikan kepada PUDAM. TIRTA LAWU dan PT. BPR BKK BANK DAERAH (PERSERODA) yang meraih prestasi sebagai Pemenang TOP BUMD AWARDS 2021 dalam puncak acara TOP BUMD AWARDS 2021 yang diselenggarakan oleh majalah TOP Business bersama Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) dan Lembaga Kajian Nawacita (LKN), serta beberapa lembaga tim penilai bertempat di Dian Ballroom, Hotel Raffles, Jakarta, Jumat (10/9).

TOP BUMD AWARDS merupakan ajang penghargaan paling bergengsi untuk para pelaku BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) di Indonesia dan diselenggarakan secara berkesinambungan setiap tahun, sejak tahun 2016. Tahun ini ajang tersebut kembali diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Dengan mengusung tema “Membangun Kinerja dan Layanan BUMD tetap Produktif di masa Pandemi COVID-19” diharapkan agar BUMD di seluruh Indonesia dapat memberikan kinerja terbaik, banyak melakukan improvement atau inovasi perbaikan, sehingga turut berkontribusi besar dalam pembangunan daerah, khususnya dalam memiliki strategi dan inovasi di masa pandemi Covid-19.

Read More
IMG-20210909-WA0044

PELAKSANAAN PUNCAK PERINGATAN  HAORNAS KE-38 TAHUN 2021 DILAKUKAN SECARA VIRTUAL ZOOM

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengikuti upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke 38. Hadir <span;>Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, Ketua KONI dan beberapa kepala Perangkat Daerah mengikuti rangkaian acara Puncak Peringatan Hari Olah Raga Nasional (Haornas) ke-38 Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda Dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) melalui virtual zoom secara terbatas di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati, Kamis (09/09).

Ini kali kedua perayaan HAORNAS digelar secara virtual di masa pandemi. Namun walau ditengah pandemi kita patut bangga bahwasanya pada gelaran Olimpiade dan Parolimpiade yang belum lama ini digelar, banyak atlet kebanggan tanah air yang bisa mengharumkan nama bangsa Indonesia dikancah dunia lewat torehan prestasi yang membanggakan. Sebut saja duet ganda putri Bulutangkis putri Grecia Polli dan Apriani Rahayu yang sukses menyabet medali emas dan diikuti atlet atlet yang lain.

Dalam acara peringatan tersebut Menpora, Zainudin Amali memberikan sambutan, yang dilanjutkan dengan pidato Presiden RI, Joko Widodo. Dalam sambutannya, Menpora menyampaikan bahwa Haornas tahun 2021 ini mengusung tema DESAIN BESAR OLAHRAGA NASIONAL MENUJU INDONESIA MAJU. Tema tersebut diambil berdasarkan arahan dari Presiden RI pada Peringatan Haornas ke-37 Tahun 2020 tahun lalu, dimana dalam kesempatan tersebut Presiden sekaligus menyampaikan kepada stakeholder olahraga untuk melakukan review total terhadap ekosistem olahraga nasional dan melakukan perbaikan tata kelola pembinaan prestasi serta melakukan sinergitas diantara pemangku kepentingan olahraga nasional dari tingkat pusat sampai ke tingkat daerah.

Dengan Desain Besar Olahraga nasional ini sistem keolahragaan mempunyai kepastian, serta mempunyai jaminan bahwa itu terstruktur dan terencana dengan baik dan jangka panjang. DISKOMINFO(Ard/Tgr)

Read More