Category: Berita

LIPUTAN1

RAPAT PARIPURNA DPRD KABUPATEN KARANGANYAR MASA SIDANG 1 PROGRAM PEMBENTUKAN PERATURAN DAERAH (PROPEMPERDA) TA 2022

KARANGANYAR- Dalam rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karanganyar yang di selenggarakan pada hari Kamis, 14 Oktober 2021 di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar pukul 11.00 WIB. Rapat ini diawali dengan sambutan oleh Bapak Bupati Juliyatmono beliau menyampaikan tentang penyusunan Program Pembentukan Peraturan Daerah (PROPEMPERDA) dibutuhkan sebagai dokumen perencanaan penyusunan Produk Hukum Daerah guna mendukung kelancaran dan ketertiban dalam penyelenggaraan program dan kegiatan di lingkungan Pemerintah Daerah.

Penyusunan dan penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (PROPEMPERDA) ini mendasarkan pada skala prioritas, terencana, terpadu dan sistematis dengan memperhatikan perintah peraturan perundang-undangan, kebutuhan regulasi dalam penyelenggaraan pemerintahan, dan perkembangan dinamika yang terjadi di masyarakat Adapun daftar rancangan Perda yang di usulkan dalam (PROPEMPERDA) Kabupaten Karanganyar Tahun 2022, sebagai berikut :
1. Peraturan Daerah tentang Bangunan Gedung
2. Peraturan Daerah tentang Pengendalian Penyakit Menular
3. Peraturan Daerah tentang Pencegahan dan Pembrantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika
4. Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Keuangan Daerah
5. Peraturan Daerah tentang Jasa Konstruksi

Sedangkan Daftar Rancangan Peraturan Daerah inisiatif dari DPRD yang di usulkan dalam program pembentukan peraturan daerah (PROPEMPERDA) Kabupaten Karanganyar Tahun 2022, sebagai berikut :
1. Peraturan Daerah tentang Fasilitasi Pengembangan Pesantren
2. Peraturan Daerah tentang Penanggulangan Pengemis dan Gelandangan

“Ditetapkannya Program Pembentukan Peraturan Daerah (PROPEMPERDA) ini, maka telah terbentuk skala prioritas pembentukan peraturan daerah berdasarkan kebutuhan dalam rangka mewujudkan pembangunan hukum di Daerah.” Ujar Bupati saat sidang Paripurna. DISKOMINFO (Ind/Vani)

Read More
0c5a5c57-77ea-4b80-acd9-28b234a1a9f5

Tuntas Vaksin Covid-19 Tahap 1, Desa Plosejo Dapat Piagam Dari Pemkab dan Dandim 0727 Karanganyar

Penyerahan Piagam Tuntas Vaksinasi covid 19 dari Bupati Karanganyar Drs. H Juliatmono M.M kepada Kepala Desa Plosorejo Hendri Widayati

KARANGANYAR – Program vaksinasi di Desa Plosorejo tuntas..tas…tas..tas. Dari 4000 jiwa penduduk Desa Plosorejo, Kecamatan Matesih, yang sudah divaksin covid-19 tahap 1 sebanyak 3950 jiwa. Sedangkan 50 jiwa belum menerima dikarenakan sedang sakit, terkendala fisik, ibu hamil dibawah 3 bulan, dan lainya alasan lain. Tuntasnya vaksin tersebut mendapatkan penghargaan piagam dari Pemkab Karanganyar dan Dandim 0727 Karanganyar.

“Hampir semua, penduduk kami sudah divaksin tahap 1 karena antusias warga yang sangat luar biasa. Ditambah peran TNI pada saat TMMD Sengkuyung tahap III sangat membantu kelancaran proses vaksinasi di Desa kami,” ujar Kepala Desa Plosorejo, Matesih, Hendri Widayati usai acara penutupan TMMD Sengkuyung Tahap 3 Kamis, (14/10).

Sedangkan untuk vaksin dosis 2, menurut Kades akan dilaksanakan minggu depan.  Dia menilai warga sangat antusis mengikuti vaksin dosis 1 ini. Hal ini bisa dinilai untuk peserta yang mengikuti vaksin dosis 1 itu sekitar 1000an warga per hari. Dia mengucapkan berterimakasih kepada para anggota TNI yang sudah mengadakan vaksinasi covid di desa Plosorejo ini. Dengan adanya vaksinasi ini diharapkan warga dapat hidup sehat dan dapat mengurangi penyebaran virus covid-19.

Sementara Dandim 0727 Karanganyar, Letkol Inf Ikhsan Agung Widyo Wibowo S.I.P mengucapkan untuk Desa Plosorejo sudah tuntas.  Untuk warga yang belum melaksanakan vaksin adalah kebanyakan dari lansia dikarenakan terkendala fisik. Selain itu juga ada dari golongan ibu hamil yang usia kandungannya belum mencapai 3 bulan. Namun ada juga warga yang masih takut dan tidak berkenan untuk melaksanakan vaksin. “Kita akan terus membantu upaya agar warga mau divaksin dengan pendekatan kepada tokoh masyarakat,” imbuhnya. (Nida/Hr)

Read More
012922c5-b045-4c6f-bbcb-10e2bf1489e6

Program TMMD Sengkuyung III 2021 Ditutup, Dandim Pesan Jaga Terus Budaya Gotong-royong

Bupati Karanganyar menandatangi TMMD Sengkuyung Tahap III ta. 2021

KARANGANYAR – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III tahun 2021 di Desa Plosrejo, Kecamatan Matesih resmi ditutup Dan Satgas TMMD, Letkol Inf Ikhsan Agung Widyo Wibowo S.I.P, (14/10). Dalam penutupan tersebut, Dansatgas TMMD meminta untuk selalu menjaga gotong royong. Sebab budaya gotong-royong dan membantu orang lain adalah ciri masyarakat Indonesia.
“Terus pupuk semangat kebersamaan, persatuan, toleransi atas perbedaan dan budaya gotong-royong. Saya meminta agar fasilitas dan sarana prasarana yang telah dibangun untuk tetap dijaga dan dipelihara agar dapat bermanfaat dalam kurun waktu yang cukup lama bagi masyarakat,” papar Dansatgas TMMD, Letkol Inf Ikhsan Agung Widyo Wibowo S.I.P.

Dia menambahkan penyerahaan hasil TMMD Sengkuyung tahap III ini sekaligus menandai berakhirnya program TMMD tahun anggaran 2021 yang dilaksanakan serentak di Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.  TMMD yang diprogramkan 3 kali pada tahun 2021 ini, adalah wujud nyata pengabdian TNI untuk membantu mempercepat pembangunan di daerah, demi tercapainya kesejahteraan bagi masyarakat. Tema TMMD kali ini TMMD wujud sinergi membangun negeri. “Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja bersama-sama membangun daerah, guna mengatasi berbagai masalah dan tantangan di bidang teknologi, ekonomi dan sosial budaya,” imbuhnya.

Kegiatan TMMD sendiri berlangsung selama 30 hari yaitu terhitung dari  15 September – 14 Oktober. Kegiatan TMMD mempunyai 2 sasaran yaitu sasaran fisik dan nonfisik. Untuk sasaran fisik sendiri antara lain seperti,  pembangunan jalan dan jembatan. Untuk sasaran non-fisik sendiri antara lain seperti sosialisasi vaksin, sosialiasai etika dan praktek lalu lintas, sosialisasi dalam hal hajatan di masa pandemic. Selain itu, juga sosialisasi peran Satgas Covid, penyuluhan perencanaan pembangunan, penyuluhan pemulasaran jenazah covid,  penyuluhan pencegahan narkoba, serta penyuluhan wawasan kebangsaan. Dengan hasil sasaran fisik dan non fisik 100%. (nida/hr)

Read More
DSC_9548

Tingkatkan SDM Bidang Pertanian, Petani dan Penyuluh 4 J ikuti Training of Trainer

 

 

 

Wakil Bupati Karanganyar, Rober Cristanto memberikan semangat kepada para petani dan penyuluh dalam kegiatan Training of Trainer

 

KARANGANYAR – Dalam rangka mendukung pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) petani, kelompok tani dan penyuluh pertanian di daerah Jumantono, Jatipuro, Jumapolo dan Jatiyoso (4J), Pemkab Karanganyar, Bank Indonesia, Komisi XI DPR RI dan Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia (AB2TI) Cabang Karanganyar mengadakan Training of Trainer Sekolah Lapang Pertanian Modern Sistem Organik Di Desa Karangbangun, Jumapolo (13/10). Sekolah lapang yang berlangsung lima hari bertujuan melestarikan lingkungan dan merubah sistem pertanian dari kimia ke organik. Membudidayakan tanamannya sehat, dikonsumsi sehat dan berkualitas tinggi.
“Dengan sistem organik diharapkan dapat membuat tanaman mempunyai kualitas tinggi. Sehat untuk manusianya dan sehat juga untuk tanamannya,” papar Ketua AB2TI, Suwignyo.
Menurutnya, di Jumapolo ini merupakan putaran ketiga atau terakhir. Sebelumnya ada di Matesih dan Tasikmadu. Di Sekolah Lapang ini diajarkan berbagai hal mengenai sistem organik. Salahnya adalah membuat pupuk yang aman dan tidak merusak lingkungan.

Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto menyambut baik Training of trainer di Jumapolo tersebut. Petani harus menambah ilmu pertanian dengan sistem organik. Diharapkan dengan sistem organik, petani lebih sejahtera lagi. Kegiatan ini juga mendorong untuk mencerdaskan para penyuluh pertanian dan kelompok tani, agar pola pikir dalam pembina Petani lebih luas.
Rober memaparkan, kerja penyuluh saat ini bisa dikatakan masih konvensional. Sekarang ini inovasi harus dimiliki petugas lapangan. Tidak hanya duduk dan bertanya mau tanam benih apa, berapa luasan, pakai pupuk apa. “Namun, harus ada analisa untuk Pertanian dan bagaimana hasilnya. Kita juga harus mulai mengurangi pupuk kimia,” tuturnya.
Sementara Wakil Ketua Komisi XI, DPR RI Dolfie mengatakan dalam Training of Trainer ada sistem yang lebih baik petani. Kebijakan hulu dan hilir saling menyambung sehingga dapat mensejahterakaan petani.
Kebijakan soal pupuk misalnya, menurutnya Pupuk bisa tepat sasaran dan dinikmati petani. Kemudian menggunakan alat alat modern untuk efisiensi produksi dan hasil maksimal.
Dari sisi hilir tata niaga beras diatur yang baik sehingga pada saat panen harga tidak jatuh. “Petani lebih sejahtera dengan hasil yang maksimal ” ungkapnya. (hr)

Read More
WhatsApp Image 2021-10-13 at 17.21.38 (3)

Rencana Indonesia Rally 2021 Bakal Melewati Karanganyar, 8 Nopember Mendatang. Tim HDCI Surakarta ‘Kulanuwun’ Kepada Bupati Karanganyar

HDCI Surakarta memberikan cenderamata kepada BUpati Karanganyar

KARANGANYAR –   Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Surakarta ‘sowan’ kepada Bupati Karanganyar, Juliyatmono di rumah Dinas Bupati, Rabu (13/10). Kedatangan para pengendara motor gede tersebut untuk memberitahukan rencana bertitel Indonesia Rally 2021 yang akan melewati Kabupaten Karanganyar, 8 Nopember. Mereka ingin bersilaturahmi dengan orang nomor satu di Kabupaten Karanganyar tersebut.

“Kami ingin kulanuwun dan silaturahmi dengan Bupati Karanganyar terkait rencana Indonesia Rally 2021. Kegiatan tersebut akan mampir ke pendopo dan ramah tamah dengan Bupati Karanganyar,” papar Wakil Ketua HDCI Surakarta, Andri Heriyadi Purnowo.

Menurutnya, Karanganyar pasti menjadi langganan jalur yang dilalui para pemilik motor gede, sebab Tawangmangu dan Sarangan mempunyai pemandangan alam yang sangat bagus. Pihaknya memuji Bupati Karanganyar, Juliyatmono karena bersedia menemui tour Indonesia Rally 2021. “Sambutan beliau sangat luar biasa dan mau menerima kedatangan kami,” tambahnya.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyambut baik niatan dari HDCI yang akan melalui Kabupaten Karanganyar. Pihaknya juga menyediakan pengawalan dari Karanganyar sehingga kendaraan Harley dapat berjalan lancar dan aman. “Kami menyambut baik kedatangan HDCI di Kabupaten Karanganyar. Pihaknya berharap HDCI ikut mengenalkan kepada masyarakat luas mengenai wisata di Kabupaten Karanganyar,” tambahnya. (hr)

Read More
DSC_8825

Rapat Koordinasi TP2DD : Indeks Implementasi Digitalisasi Kabupaten Karanganyar Capai 83%

 

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M. memimpin secara langsung Rapat Koordinasi terkait Tim percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kab. Karanganyar didampingi Sekretaris Daerah dan Kepala Badan Keuangan Daerah bertempat di Ruang Podang 1 Kantor Bupati, Rabu(13/10/21).

Rapat koordinasi ini dilaksanakan dalam rangka percepatan upaya meningkatkan digitalisasi di Kabupaten Karanganyar dengan melibatkan Tim TP2DD yang dibentuk berdasarkan SK Bupati Karanganyar per 1 Maret kemarin.
Pada dapat tersebut disampaikan laporan dari Tim TP2DD terkait parameter yang sudah dinilai oleh Bank Indonesia dimana Kabupaten Karanganyar sudah mencapai indeks implementasi digitalisasi sebanyak 83% yang diukur dari sudah semakin banyaknya digitalisasi yang digunakan diantaranya yaitu dalam pengelolaa keuangan daerah seperti pengelolaan pajak daerah serta pengelolaan belanja daerah, dimana dalam belanja daerah untuk transaksi diatas 1 juta melalui non tunai.
Selain hal tersebut juga didukung dengan semakin banyaknya Perangkat Daerah yang menggunakan elektronika transaksional seperti seperti e-Pajak, e-ticketing dan lain sebagainya. Meskipun angka 83% dari penilaian Bank Indonesia ini dianggap cukup berat dipertahankan, namun diharapkan diangka tersebut dapat mengalami progess yang sangat signifikan.
Dengan adanya TP2DD kedepannya diharapkan bisa dirasakan manfaatnya oleh Pemkab. Karanganyar khususnya dalam percepatan digitalisasi transaksional dalam pengelolaan pendapatan dan belanja daerah, serta untuk kepentingan masyarakat seperti pelayanan keuangan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Sementara itu, Bupati Juliyatmono dalam sambutannya berharap dalam rangka mendukung upaya percepatan digitalisasi tersebut untuk menggunakan personil yang paham terkait IT. “Harus yang mahir IT jadi biar bener-bener paham kerjaannya. Saya berharap dengan kemajuan era digitalisasi di semua aspek dapat mempercepat semua urusan apapun yang ada di Perangkat Daerah”, ungkap orang nomor satu di Karanganyar tersebut. Demikian DISKOMINFO(Ard/Fd)

Read More
WhatsApp Image 2021-10-11 at 13.04.41

Serapan DAK Fisik Agar Lebih Maksimal, Bupati Karanganyar Meminta Kementrian Keuangan Keluarkan Petunjuk Teknis Di Awal Tahun

Penyerahaan Piagam Penghargaan WTP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2020

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta Kementrian Keuangan untuk mengeluarkan Petunjuk Teknis penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) diawal tahun. Permintaan itu dilakukan agar penyerapaan anggaran atau realisasi penggunaan DAK selesai tepat waktu. Terkadang baru akhir tahun, Petunjuk Teknis terbit sehingga penyerapaan anggaran DAK tidak bisa maksimal.

“Saya berharap petunjuk teknis juga dilakukan di awal tahun sehingga penyerapaan anggaran DAK bisa tepat waktu,” ujar Juliyatmono saat memberikan sambutan dalam acara Penyerahaan piagam Penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2020 serta Monitoring dan Evaluasi Dana Alokasi Khusus Fisik dan Dana Desa Tahun Anggaran 2021 di Rumah DInas BUpati Karanganyar, Senin (11/10).

Bupati Karanganyar menyampaikan rasa syukur, penghargaan dan terima kasih kepada Kementerian Keuangan atas Opini WTP.  Sejak 2014 hingga tahun 2021, Karanganyar dalam pengelolaan keuangan pemerintah daerah selalu mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Dua tahun terakhir mendapatkan WTP Plus sebab menyampaikan laporan keuangan selalu di awal tahun. Untuk tahun 2020 lalu, Pemkab Karanganyar mendapatkan DAK sebesar Rp 42 miliar namun pada tahun 2021 kali ini hanya mendapatkan Rp 21 miliar. “Meskipun mengalami penurunan, kami tetap optimis dan selalu bersemangat,” ungkapnya.

Sementara Kepala BIdang PAPK Kancwil, Ditjen Perbendaharaan  Provinsi Jawa Tengah, Maria Sri Nuryati terkait dana Desa meminta Perdes dan APBDdes pada bulan Desember. Sehingga pada awal tahun dana desa dari kementrian keuangan bisa segera direalisasikan. Rata-rata pengajuan di Bulan Maret. Ada beberapa daerah yang mengajukan di awal tahun seperti Wonogiri, Blora dan Grobogan. “Penyebab pengajuan di bulan Maret karena perdes dan APBDdes pada bulan tersebut. Atau jika Perdes dan APBDdes di awal waktu, uplodnya yang lama,” ungkap Maria pada saat monitoring.

Maria menambahkan ada beberapa point penting yang harus diperhatikan Pemda. Yakni untuk tahun berikutnya, agar dilakukan percepatan pennyusunan Perbup Pembagian dana desa, Perdes dan APBDdes. Kemudian, pengajuan pencarian dana desa ke KPPN agar tidak menunggu banyak atau beberapa desa siap salur. Termasuk melakukan perelaman data capaian Output dana Dsa pada OMSPAN dengan data yang valid. Melakukan koordinasi secara intensif dengan KPPN setempat atau Kanwil DJb Jateng. (hr/adt)

Read More
bpbd 2

SOSIALISASI,KOMUNIKASI,INFORMASI DAN EDUKASI RAWAN BENCANA KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN 2021

KARANGANYAR- Bencana alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam antara lain berupa gempa bumi, angin puting beliung,tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan, dan tanah longsor. Dalam upaya menanggulangi bencana alam di Karanganyar Badan Nasional Penanggulanan Bencana (BPBD) Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan Sosialisasi Sosialisasi,komunikasi,informasi dan edukasi rawan bencana Kabupaten Karanganyar Tahun 2021 , sosialisasi ini diselenggarakan pada hari Senin, 11 Oktober 2021 Pukul 09.00 WIB bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Sosialisasi ini dihadiri oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono beserta OPD lainnya yaitu Ketua BPBD (Badan Nasional Penanggulanan Bencana) Karanganyar,Kapolres,Dandim,Kepala lingkungan Hidup Karanganyar,Ketua PMI Karanganyar beserta jajarannya serta dihadiri oleh relawan-relawan di Karanganyar.

Sosialisasi ini diawali dengan sambutan oleh ketua DPRD Karanganyar dan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh para narasumber yaitu yang pertama oleh Endang Muryanti S.Sos, M.Pd selaku anggota DPRD komisi D beliau memaparkan materi tentang bagaimana manajemen bencana alam yaitu terdiri dari tahapan yaitu : Pra Bencana,Tahapan tanggap darurat , Tahapan pasca bencana. Beliau berharap TNI/Polri beserta jajarannya bersinergritas saling bekerjasama untuk menanggulangi bencana alam di Karanganyar. Kedua oleh Sartono S.H dengan menyampaikan materi mitigasi bencana tanah longsor, beliau memaparkan tentang mitigasi bencana yang merupakan upaya penanggulangan sebelum terjadinya bencana yaitu dengan penyelenggaran sosialisasi,penyuluhan sebelum terjadinya bencana. Mitigasi terbagi menjadi dua pasif dan aktif. Materi yang disampaikan meliputi informasi mengenai bencana, daerah rawan bencana, ancaman bencana, kerentanan, kapasitas masyarakat serta kebijakan pemerintah dalam penanggulangan bencana dan upaya-upaya yang telah dan harus dilakukan dalam upaya pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Sosialisasi ini diakhiri dengan sambutan oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono beliau mengatakan “Berharap agar di Kabupaten Karangnyar tidak terjadi bencana apa-apa” kemudian sosialisasi ini dilanjutkan dengan dialog interaktif antara narasumber dengan peserta. Diharapkan peserta dapat menyebarluaskan hasil pertemuan kepada masyarakat sekitarnya sehingga pemahaman/kapasitas masyarakat mengenai kebencanaan akan makin meningkat. (dani/vani)

Read More
DSC_1504

Rakor Persiapan Hari Jadi 104 Kabupaten Karanganyar, Semua Kegiatan Harus Ketat Prokes

KARANGANYAR – Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar didampingi Sekda Karanganyar memimpin rapat koordinasi persiapan rangkaian kegiatan hari jadi ke-104 Kabupaten Karanganyar yang digelar di ruang Podang 1 Kantor Bupati Karanganyar pada Senin(11/10/21).

Mengawali rakor, Bupati Karanganyar Juliyatmono singgung perihal pelaksanaan percepatan vaksinasi di Kabupaten Karanganyar agar segera tuntas 100% sehingga Kabupaten Karanganyar bisa menjadi Kabupaten pertama di Jawa Tengah yang tuntas memberikan vaksin bagi masyarakat.
“ Segala macam upaya percepatan vaksinasi akan diupayakan, kalau perlu akan kita minta beberapa unit bantuan mobil ke Kementerian untuk langsung mendatangi rumah ke rumah warga yang belum vaksin “, ucap Bupati yang akrab disapa Yuli.

Adapun rangkaian kegiatan yang akan dihelat saat Hari Jadi ke-104 Kabupaten Karanganyar antara lain Launching logo hari jadi, Silaturahmi dengan keluarga mantan Bupati Karanganyar, Gelaran wayang secara virtual, ziarah makam sesepuh Karanganyar, malam tirakatan hari jadi ke-104, Upacara hari jadi secara virtual, jalan sehat 104 th Karanganyar.

Selain rangkaian kegiatan formal, pemerintah juga akan meggelar lomba-lomba untuk menyambut hari jadi nantinya, antara lain lomba senam kreasi baru, lomba karawitan SMP, lomba seni tari untuk SMP-SMA-SMK, napak tilas perjuangan Joko Songo, lomba tiktok nakes SMART, lomba video potensi unggulan. Bahkan kegiatan pameran pun juga dari bagan rangkaian, seperti pameran produk-produk unggulan pertanian dan UKM.

Banyaknya rangkaian kegiatan yang akan di gelar saat hari jadi, Bupati Juliyatmono menghimbau kepada semua leading sektor kegiatan untuk memperhatikan dengan ekstra penerapan protokol kesehatannya, jangan sampai jadi kluster baru saat pelaksanaan kegiatan. Demikian DISKOMINFO(Ard/Mr)

Read More
liputann 2

145 Anak Yatim Menerima Bantuan Baznas

KARANGANYAR – Sejumlah anak yatim menerima dari bantuan Baznas provinsi Jawa Tengah. Bantuan tersebut diberikan kepada anak yatim yang orang tuanya meninggal akibat covid – 19 . Jumlah anak yatim diwilayah yang menerima bantuan dari karanganyar sendiri sebanyak 400an anak, namun bantuan tersebut akan diberikan secara bertahap. Bantuan tahap 1 ini diberikan sebanyak 145 anak yatim/piatu berupa uang sejumlah Rp 100.000,- serta paket sekolah. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan oleh Bupati Karanganyar serta Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah Ahmad Daroji yang dilaksanakan di Rumah Dinas Bupati Karangnyar dan dihadiri sejumlah 16 anak yatim. Untuk sisanya akan didistribusikan secara langsung oleh pihak Baznas (11/9). Dengan adanya bantuan paket sekolah bagi anak yatim tersebut diharapkan dapat meringankan beban para anak yatim yang orang tuanya meninggal akibat covid-19. Diskominfo (Ind/Nida)

Read More