Category: Berita

IMG-20211116-WA0041

Penandatanganan Naskah Kerja Sama antara Pemkab dengan Para Mitra Kerja Sama tentang Penyelenggaraan MPP Kabupaten Karanganyar dan Forum Konsultasi Publik MPP Kabupaten Karanganyar

Kominfo

Bupati Karanganyar menyambut baik dan mengapresiasi untuk kesiapan pelayanan di MPP Karanganyar, Selasa (16/11).

KARANGANYAR– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menandatangani kerjasama antara mitra atau Instansi terkait akan beroperasinya Mall Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten Karanganyar. Kerjasama ini diharapkan memudahkan masyarakat dalam bidang pelayanan maupun periijinan usaha di Karanganyar.

Penandatanganan dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa (16/11). Dalam penandatanganan naskah kerjasama ini terdapat 13 mitra atau instansi yang tergabung yakni Propinsi Jawa Tengah, Polres Karanganyar, KPP Pratama Karanganyar, Kantor Imigrasi Surakarta, Kejaksaan Karanganyar, Kantor BPN Karanganyar, Kemenag Karanganyar, Bank Jateng Cabang Karanganyar, BPJS Ketenagakerjaan, dan Taspen Cabang Surakarta.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Karanganyar, Rusmanto mengatakan penandatanganan ini sebagai pedoman untuk mengintegrasikan Mall Pelayanan Publik (MPP) kepada masyarakat. Diharapkan dengan kerjasama ini mampu memberikan kemudahan dan percepatan dalam pelayanan dan pengurusan perijinan ataupun non perijinan di wilayah Karanganyar kepada masyarakat.

“Pembahasan kesepakatan bersama telah kita lakukan sebanyak enam kali. Semoga nantinya mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,”ujarnya.

Sementara Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan apresiasinya terhadap para mitra yang bergabung dalam Mall Pelayanan Publik. Pihaknya berharap kolaborasi ini mampu memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat luas terutama dan mempromosikan Karanganyar sehingga banyak yang berinvestasi usaha di Kabupaten Karanganyar.

“Tentu ini belum sempurna. Namun dengan kehadiran MPP ini semoga dapat memberikan kemudahan terutama menarik para investor sehingga Karanganyar semakin maju dan memiliki daya saing,”katanya.
Diskominfo (dn/ind)

Read More
IMG-20211116-WA0055

Sosialisasi DBHCHT, Satpol PP Gelar Wayang Kulit Dan Datangankan Artis Ndarboy Genk Di Ngargoyoso

 

KARANGANYAR – Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar beserta Forkopimda hadiri Pagelaran Wayang kulit dalam rangka Sosialisasi DBHCHT yang digelar oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Karanganyar di Terminal Kemuning, Ngargoyoso pada Senin(15/11/21).

Sosialisasi DBHCHT yang di gelar di Ngargoyoso ini nampak lain dari pada yang lain, selain adanya hiburan wayang kulit. Juga turut hadir artis yang seang naik daun dengan tembah jawanya yaitu Ndaru dari Ndarboy Genk.

Selain melakukan penegakan peraturan daerah, untuk menciptakan situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten karanganyar. Satuan Polisi Pamong Praja juga rutin melaksanakan sosialisasi penggunaan cukai rokok ilegal. Sosialisasi sendiri dilakukan, baik kepada sejumlah pemilik warung yang ada di beberapa wilayah dan juga masyarakat yang ada diwilayah perbatasan yang diduga menjadi sasaran dari adanya peredaran cukai rokok yang saat ini meresahkan.

Dalam pelaksanaan sosialisasi tersebut, tidak hanya dilakukan dengan cara mendatangi ataupun melakukan pertemuan dengan sejumlah pemilik toko maupun tokoh masyarakat. Namun, Satpol PP melakukan sosialisasi tersebut dengan cara menggelar sejumlah pertunjukan budaya yakni diantaranya adalah pagelaran wayang kulit yang digelar di sejumlah lokasi, khususnya wilayah – wilayah yang rawan akan penyebaran cukai rokok ilegal.

Kegiatan sosialisasi dengan menggunakan media kebudayaan dan seni pertunjukan tersebut, dilakukan Satpol PP dengan harapan agar pesan – pesan dari pertunjukan khusunya dalam hal penggunaan cukai rokok ilegal agar mampu dipahami.

“Melalui pertunjukan budaya seni wayang kulit, maka masyarakat bisa mengerti dan pesan dari pagelaran wayang kulit akan bisa dipahami dengan mudah melalui dagelan maupun dalang dalam pagelaran tersebut. Sosialisasi melalui budaya ini saya kira paling bisa mengena ke lapisan masyarakat, disamping kita bisa nguri – nguri kebudayaan, disisi lain, kita juga bisa mendengarkan pesan – pesan yang disampaikan melalui wayang maupun dagelan yang saat itu menjadi penghibur bagi warga,” terang Yopi.

Yopi mengharapkan sosialisasi yang dilakukan baik melalui media seni pertunjukan maupun secara langsung kepada masyarakat tersebut, nantinya khusus mereka yang yang tinggal di dekat toko atau warung yang biasanya digunakan untuk peredaran rokok ilegal untuk bisa segera ke petugas Satpol PP yang saat ini tersebar di 17 kecamatan.

Peserta sosialisasi yang dihadirkan dengan melibatkan sejumlah perangkat desa, diharapkan juga mampu untuk memberikan pemahaman terhadap masyarakat kaitannya dengan peredaran cukai rokok ilegal tersebut.

“Semua kita libatkan, dengan harapan mereka yang mengikuti sosialisasi tersebut nantinya dapat memberikan pemahaman kepada warga dalam pertemuan di desanya masing – masing. Sehingga dapat meningkatkan peran serta masyarakat, khusunya dalam peredaran rokok ilegal,” ungkapnya.

Disisi lain, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengungkapkan, bahwa sosialisasi larangan peredaran cukai rokol illegal dengan menggunakan seni pertunjukan memang sangat kreatif dan efisien. Disamping untuk selalu nguri – nguri budaya, juga sebagai ajang untuk mensosialisasikan semua program- program yang telah dibuat oleh pemerintah daerah.

“Semua bisa melihat pertunjukan, semua bisa mendengarkan apa yang menjadi program dari pemerintah, seni pertunjukan memang sangat efisien untuk melakukan sosialisasi,”

Diungkapkan Bupati, Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sangat berperan penting, dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Karanganyar, khususnya dalam peningkatan pelayanan mutu kesehatan.

Oleh karena hal tersebut, maka Bupati berharap agar masyarakat untuk bisa bersama – sama dalam memerangi peredaran rokok ilegal yang sering terjadi di sejumlah wilayah khususnya di wilayah perbatasan kabupaten Karanganyar.

“Tolong, laporkan kalau ada yang menjual rokok ilegal atau tanpa cukai. Karena dari hasil cukai tersebut, kita bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya juga dengan pertunjukan seperti ini,” ungkap Bupati.(Ard/Tgr)

Read More
e44f5309-8ec2-4baf-a7fe-d287afeafc51

WEBINAR HEALTH AND WELLNES TOURISM, HARAPKAN KARANGANYAR MENJADI LIFE CENTER OF NUSANTARA TAHUN 2030

Bupati Karanganyar Juliyatmono beserta jajarannya saat mengikuti webinar Health and Wellnes di ruang SIC Sambernyawa , Senin (15/11)

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar memberikan sambutan dalam Webinar Health and wellnes tourism di ruang SIC Sambernyawa, Senin (15/11) . Health and Wellness Tourism merupakan suatu kegiatan perjalanan wisata untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Kawasan Solo Raya, terutama Karanganyar dinilai memiliki potensi dibidang health and wellness tourism. Diadakannya webinar Health and Wellnes Tourism bertujuan untuk mewujudkan Karanganyar yang sehat dan bugar. Karanganyar sendiri mempunyai sejarah panjang, keragaman budaya, serta masyarakat yang religius dan inklusif, sehingga wilayah Karanganyar layak dijadikan sebagai life center of Nusantara. Keunggulan lain yang dimiliki Karanganyar antara lain adalah industri, pertanian dan pariwisata.

“ Dengan adanya Webinar Health and Wellnes Tourism ini diharapkan Karanganyar dapat menjadi life center of Nusantara di tahun 2030. “ Ujar Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Dari berbagai keunggulan yang dimiliki oleh wilayah Karanganyar tersebut, beberapa hal yang dapat ditawarkan dalam bidang health and wellnes antara lain seperti jamu herbal, perawatan tubuh, makanan sehat, resor kebugaran, serta klinik kecantikan. Selain itu ada juga Medical tourism seperti kunjungan ke Balai Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat Tradisional (B2P2TOOT) Tawangmangu dan Rumah Atsiri Tawangmangu. Hal lain yang dapat ditawarkan adalah pendekatan isu-isu kebudayaan, misalnya “ Tracing The History “ perawatan kebugaran dengan pendekatan tradisional dan mendapatkan informasi yang mendalam tentang jamu serta berinteraksi dengan pelaku budaya setempat.

Diskominfo(nida/agnes)

Read More
387036piala nirwasita copy

Nominator NIRWASITA TANTRA Tahun 2021

Kabupaten Karanganyar masuk dalam nominasi penilaian Nirwasita Tantra Kategori Kabupaten Sedang Tahun 2021. Terima kasih disampaikan kepada Ibu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Tim Penilai DIKPLHD Tingkat Provinsi Jawa Tengah atas kesempatan yang diberikan untuk mempresentasikan Kabupaten Karanganyar.

Penghargaan Green Leadership, NIRWASITA TANTRA merupakan bentuk apresiasi dari Pemerintah yang diberikan kepada Pimpinan Daerah baik eksekutif maupun legislatif, yang berhasil merumuskan dan menerapkan kebijakan dan program kerja, sesuai dengan prinsip pembangunan berkelanjutan menuju green economy.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Lingkungan Hidup rutin menyampaikan laporan terkait pengelolaan lingkungan hidup melalui Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (DIKPLHD).

Terdapat dua buku, yaitu buku I berisikan Executive Summary / Ringkasan Eksekutif, sedangkan buku II adalah penjabaran substansi. Penyusunan Dokumen IKPLHD melibatkan unsur akademisi, lembaga non pemerintah, dan seluruh stake holders lainnya.

DIKPLHD merupakan gambaran berbagai informasi berkaitan dengan pengelolaan lingkungan hidup. Dokumen ini memuat isu lingkungan hidup strategis, analisis  Driving Force (Faktor Pemicu ), Pressure (Tekanan), State (Kondisi Eksisting), Impact (Dampak), dan Response (Respon) terhadap isu lingkungan hidup daerah, serta inovasi daerah dalam pengelolaan lingkungan hidup. Dokumen ini juga memegang peranan penting sebagai bahan terpercaya untuk evaluasi dalam pengelolaan lingkungan menuju lingkungan hidup yang sehat dan nyaman.

Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah atau IKPLHD Kab.Karanganyar Tahun 2021 berdasarkan basic data Tahun 2020 dan strategi untuk mengatasi isu prioritas lingkungan hidup di Kab.Karanganyar serta inovasi terkait lingkungan hidup yang kami lakukan.

Isu Prioritas Lingkungan Kabupaten Karanganyar Tahun 2021

1. PENCEMARAN AIR

Masalah yang timbul berdasarkan analisis Driving Force yaitu pembuangan limbah ke badan air, karena peningkatan jumlah limbah setiap tahunnya, keterbatasan SPAL dan IPAL, menurunnya kepedulian lingkungan. Berdampak pada potensi penurunan pemanfaatan air sungai dan sumur serta ancaman pendangkalan waduk dan embung akibat sedimentasi

Respon Pemkab Menghadapi Isu Pencemaran Air:

  1. Menyusun regulasi terkait pengelolaan air tanah, pengelolaan air limbah, Rencana Aksi Daerah Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Kabupaten Karanganyar , serta izin lingkungan dan dokumen lingkungan.
  2. Pelaksanaan pemantauan dan evaluasi, termasuk pada pembuangan limbah industri.
  3. Partisipasi masyarakat : penghijauan, pembangunan SPAL dan peningkatan fasilitas  sanitasi, peningkatan STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat)

2. PENANGGULANGAN BENCANA LINGKUNGAN

 

Kondisi alam wilayah Kab.Karanganyar yang terdiri atas dataran tinggi dan rendah berdampak RENTAN BENCANA ALAM, seperti tanah longsor, banjir, angin puting beliung, dan kekeringan.

Respon Pemkab Menghadapi Isu Penanggulangan Bencana Lingkungan:

  1. Regulasi Tata Kelola Pemanfaatan Lahan  —-  dengan PERDA no 19  Tahun 2019 tentang RTRW
  2. Penguatan Tanggap Bencana  —  dengan:
    • Pembentukan DESTANA (Desa Tanggap Bencana)
    • Penyediaan Early Warning System (EWS)
    • Optimalisasi teknologi informasi digital
    • Penguatan infrastruktur dan mapping jalur evakuasi bencana
  3. Pemberian Bantuan dan Partisipasi Masyarakat
  4. Pelatihan tanggap bencana Bersama pusat studi bencana (PSB) UNS
  5. Program IJO ROYO ROYO
  6. Program Children Forest OISCA
  7. Penghijauan lahan kritis CDK Wilayah X
  8. Komunitas Anak Gunung Lawu

 

3. PENGELOLAAN SAMPAH 

 

Semakin meningkatnya volume sampah, menjadikannya salah satu isu prioritas lingkungan hidup di Kab.Karanganyar.

Respon Pemkab Menghadapi Isu Pengelolaan Sampah:

  • Membuat Regulasi Pengelolaan Sampah yaitu PERDA No 16  Tahun  2010
  • Melakukan sosialisasi pemilahan sampah mandiri di rumah tangga dengan menggandeng akademisi dan stake holders terkait
  • Mengarahkan CSR dari pelaku usaha, Perbankan dan akademisi untuk mendukung pengelolaan sampah, seperti bantuan mesin pencacah sampah, sepeda motor roda 3 pengangkut sampah, maupun bantuan lainnya
  • Menghimbau masyarakat untuk melaksanakan Gerakan Sampah Tuntas di Desa

4. PENGELOLAAN JASA LINGKUNGAN 

Lingkungan menyediakan hasil yang bersifat tangible dan intangible. Hasil intagible kawasan hutan adalah penyediaan jasa lingkungan seperti sebagai obyek wisata, penyediaan sumber air, penyediaan habitat hingga sumber energi alternatif. Salah satu jasa lingkungan yang umum dimanfaatkan dan telah memberikan keuntungan ekonomi bagi masyarakat adalah sebagai obyek wisata. Kabupaten Karanganyar memiliki banyak spot wisata alam yang telah dikembangkan maupun dalam tahap awal pengembangan.

Respon Pemkab Menghadapi Isu Pengelolaan Jasa Lingkungan:

  • Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar mengidentifikasi 29 lokasi wisata jasa lingkungan. Mayoritas merupakan kampung/desa yang dibentuk  sebagai desa wisata sebagai daya tarik alam.
  • Pemberian izin lingkungan, baik Persetujuan Lingkungan untuk UKL/UPL mapupun SPPL telah dikeluarkan sesuai prosedur dan peraturan yang berlaku.
  • Sepanjang tahun 2020, DLH Kabupaten Karanganyar telah melaksanakan 31 kegiatan pemantauan terhadap persetujuan lingkungan untuk segala jenis kategori  dokumen dan 22 tindak lanjut aduan masyarakat.

5. MASALAH ALIH FUNGSI LAHAN 

  • Karena pertumbuhan populasi yang pesat, letak sebagian Kab.Karanganyar di area aglomerasi, ekspansi pengembangan kawasan, potensi SDA, dan efektivitas tata kelola menyebabkan terjadi ALIH FUNGSI LAHAN.
  • Beberapa desa di lereng Gunung Lawu alami perubahan lahan secara signifikan menjadi kegiatan pariwisata, namun secara realita masih memiliki lahan terbuka yang cukup luas, memungkinkan penyediaan lahan untuk Kawasan lindung.
  • Kondisi daya dukung fungsi ekosistem penyediaan maupun pengaturan tergolong baik.

Respon Pemkab Menghadapi Isu Alih Fungsi Lahan:

  • Dari segi regulasi —- Melakukan penyempurnaan RTRW dalam Perda No.19 Tahun 2019
  • Analisis dasar terhadap daya dukung telah termuat dalam KLHS RPJMD
  • Kerjasama penghijauan dan reboisasi dengan CDK X Surakarta bersama masyarakat
  • Kegiatan konservasi dengan melibatkan NGO (Non Government Organisation / Organisasi Non Pemerintah) dan LSM seperti OISCA dengan Children Forest

 INOVASI DAERAH

  1. Gerakan Ijo Royo-Royo

Merupakan inovasi Pemkab Karanganyar dalam pengelolaan lingkungan hidup. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun sebagai tanda “pepeling” atau peringatan Hari Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar. Dilakukan dengan penanaman bibit di kawasan rawan bencana ataupun kawasan sumber-sumber air bersama masyarakat dan stake holders.

  1. Gerakan Lepas Satwa (burung dan ikan) dalam Peringatan Hari-hari Besar tertentu.
  2. Gerakan Bersih Sungai di Hari-hari Peringatan Lingkungan Hidup (seperti World Clean Up Day)
  3. Gerakan Pungut Sampah Serempak oleh Siswa Sekolah, pegawai instansi, dan masyarakat
  4. Penetapan Kebijakan 1 Desa harus ada setidaknya 1 Kampung Iklim
  5. Mendukung Children Forest Program yang diprakarsai oleh OISCA Karanganyar
  6. Mendukung Hutan Pendidikan dan Healing Forest di KHDTK Gunung Bromo oleh UNS
  7. Penerapan Zero Waste dan Pengelolaan Lingkungan Mandiri oleh masyarakat Desa di Kec.Tawangmangu
  8. Penggalakan Bank Sampah Mandiri di lingkungan masyarakat dan instansi dengan menggandeng stake holders, seperti BUMD, perusahaan untuk CSR-nya, dan Komunitas Peduli Lingkungan.

Kegiatan pengelolaan lingkungan Kabupaten Karanganyar juga diapresiasi DPRD Kabupaten Karanganyar dan pelaksanaan fungsi pengawasannya terhadap berbagai upaya pengelolaan lingkungan hidup. Sebagai pelaksana fungsi legalisasi telah mengesahkan beberapa Perda terkait lingkungan, seperti Penetapan Perda tentang Pengelolaan Sampah dan Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan, Perda tentang RTRW, Perda tentang Air Limbah, Perda tentang Izin Lingkungan. DPRD selaku pemangku fungsi anggaran telah menyetujui alokasi anggaran untuk pengelolaan lingkungan hidup setiap tahunnya, semakin meningkat persentasenya.

Semoga seluruh program kerja dan kegiatan pengelolaan lingkungan hidup yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Karanganyar dengan dukungan penuh oleh DPRD Kabupaten Karanganyar mampu mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan memperbaiki kualitas lingkungan hidup kita.

Tayangan video Menuju Nirwasita Tantra Tahun 2021 dapat disaksikan pada YouTube Kabupaten Karanganyar dan media sosial Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karanganyar ( Instagram : dlh_kab_karanganyar, twitter : @dlhkaranganyar1, Facebook :  Dlh Karanganyar )

Read More
WhatsApp Image 2021-11-14 at 10.18.02

Tangkal Berita Hoax dan Berdayakan Perempuan, WKRI Adakan Pelatihan Jurnalistik dan MC

Kepala Diskominfo Kabupaten Karanganyar, Drs Sujarno, M.Si memberikan semangat dan motivasi kepada para WKRI untuk ikut berperan aktif menyebarluaskan informasi pembangunan di Karanganyar.

KARANGANYAR – Untuk menangkal berita hoax dan memberdayakan perempuan, Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Karanganyar mengadakan pelatihan Jurnalistik dan MC di Rumah Dinas Wakil Bupati Karanganyar, Minggu (14/11). Tujuan dari pelatihan tersebut, WKRI ingin ikut berperan aktif untuk mencegah dan menangkal berita bohong di era yang penuh dengan informasi seperti ini. Dengan menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar, diharapkan pelatihan tersebut dapat membuat WKRI lebih handal dalam menulis pelaporan dan menulis informasi berita kegiatan Wanita Katolik.

“Arus informasi yang demikian pesat dan tidak terbendung banyak berita-berita yang tidak benar. Bahkan tidak jarang muncul berita yang tidak dikehendaki masyarakat dan akan membuat kacau suasana. Oleh karena itu, WKRI ingin menjadi bagian penting untuk mencegah berita bohong dengan mengadakan pelatihan Jurnalistik,” papar Ketua WKRI Cabang Karanganyar, Elizabeth Endang Trisnawati, B.Sc.

Ketua WKRI Cabang Karanganyar, Elizabeth Endang Trisnawati, B.Sc. memberikan arahan kepada para wanita untuk bersemangat dalam menulis

Untuk pelatihan Jurnalistik, Elizabeth mengundang Vincentius Langgeng Widodo, wartawan cetak Suara Merdeka Surakarta. Diharapkan dengan hadirnya wartawan senior mampu membuat para ibu-ibu melatih menulis dengan baik dan benar.

Pada kesempatan itu juga diadakan pelatihan Master Of Ceremony (MC) dengan mendatangkan pembicara Heribertus Supriyanto. Diharapkan dengan hadirnya Heribertus mampu membuat WKRI lebih handal dalam membawakan acara. Sebab selama ini dalam membawakan acara masih banyak yang salah dan keliru. “Kami berharap dengan pelatihan ini akan membuat WKRI lebih handal dan mantab saat membawakan acara. Selain itu, ada trik-trik untuk menghidupkan suasana yang perlu ada,” tambahnya.

Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Karanganyar, Drs Sujarno, M.Si menyambut baik digelarnya pelatihan jurnalistik untuk para wanita katolik.Dengan tetap menjaga Prokes, Sujarno berharap WKRI dapat membantu menyebarluaskan informasi pembangunan dan kemasyarakatan di Bumi Intanpari. Sebab peran wanita sangat strategis dan diharapkan mampu memberikan informasi yang benar dan akurat.  “Arus informasi dan perubahaan zaman membuat siapapun harus mengetahui dunia jurnalistik atau dunia tulis menulis. Dengan mengetahui dan bisa menulis akan membuat suatu informasi itu menjadi akurat dan menjadi terdepan dalam menangkal berita bohong atau hoks,” ujar Sujarno.

Mantan Sekretaris DPRD Karanganyar tersebut, berharap wanita Katolik dapat bergabung dengan jurnalis Karanganyar yang lain. Sebab Pemkab memberikan fasilitas ruangan MC dan internet. Diharapkan dengan saling sinergi tersebut akan menyebarluaskan informasi pembangunan di Karanganyar. Sehingga dunia keinformasian menjadi benar dan jauh dari hoks atau berita bohong. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2021-11-12 at 12.55.47 (1)

Sholat Jumat Keliling, Bupati Karanganyar Semangati Warga untuk Rajin Beribadah

KARANGANYAR – Semangat untuk beribadah terus diupayakan oleh Pemkab Karanganyar. Buktinya semangat itu adalah Pemerintah Kabupaten Karanganyar melakukan program Sholat Jumat Berjamaah. Sekaligus sholat berjamaah ini menyatukan pemerintah, perangkat desa dan masyarakat setempat.

“Jika masyarakatnya bersemangat dalam beribadah maka kabupaten atau negeri yang kita cintai ini  akan menjadi Baldatun Tyayyibatun Wa Rabbun Ghafur. Negeri yang baik dan makmur penuh dengan ampunan Allah SWT,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada saat jumling di Masjid Nurul Hikmah, Kecamatan Jenawi (12/11) dihadapan masyarakat.

Negeri yang diidamkan tersebut akan tercipta jika umat imannya bagus, akidah ‘kenceng’ dan ibadahnya bagus maka semua akan baik. Menurut Bupati, agama dan pemerintah berjalan beriringan. Agama saja tanpa pemerintah, jalannya juga tidak ‘smoot’. Sebaliknya, jika pemerintah tanpa agama tidak akan ada fungsingnya. Sebab orang hanya berorientasi pada gaji saja. Akan tetapi jika semua masyarakat beribadah dengan baik dan mempunyai keahliaan masing-masing maka negeri akan menjadi baik. “Trilogi kerukunan umat beragama akan tercipta dengan baik. Sesama umat Islam rukun, umat islam dengan agama lainya juga baik dan tidak masuk aqidah masing-masing. Termasuk umat islam dengan pemerintah berkembang baik,” tambahnya.

Dihadapan Forkompinda dan masyarakat Jenawi, Bupati mengatakan ibadah seseorang biar Allah saja yang menilai.  Yang terpenting, seberap besar pengabdian seseorang untuk kemaslahatan dan kebaikan untuk sesama. Pemimpin itu yang dilihat adalah programnya. “Karepe pemimpin itu mau bagaimana dan hal itu dilihat dari programnya. Jika seseorang dicari baiknya ya ada baiknya, namun jika dicari kejelekannya makanya tidak ada seorangpun didunia yang tidak punya salah. Mencari orang tidak berdosa, nanti tempatnya di surga. Di dunia, pasti manusia mempunyai salah dan dosa,” tambahnya. (adt).

Read More
WhatsApp Image 2021-11-13 at 18.00.51

Eksebisi Piala DPRD Karanganyar, Dewan Menang 2-1 Pemkab Karanganyar 

Eksibisi pertandingan DPRD Karanganyar melawan Pemkab Karanganyar (Forkominda)

KARANGANYAR – Guna memeriahkan turnamen Fun Game Football 40 + years Old Piala DPRD Karanganyar di Lapangan Desa Jati, Jaten digelar Eksibisi pertandingan DPRD Karanganyar melawan Pemkab Karanganyar (Forkominda), (14/11). Pertandingan yang cukup menghibur tersebut dimenangkan oleh tim DPRD Karanganyar dengan skor 2-1.

Sejak menit awal pertandingan, Tim Forkominda yang dimotori Bupati Karanganyar, Juliyatmono terus melakukan penyerangan di jantung pertahanan DPRD. Berkali-kali kesempatan penyerangan berhasil ditepis oleh Kiper DPRD Karanganyar, Bagus Selo. Namun hasil kerjasama baik antara Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Direktur PDAM, Prihanto dan Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto membuat jalan DPRD bergetar. Kiper DPRD, Bagus Selo tidak dapat menahan tendangan keras dari Wakil Bupati Karananyar. Skor 1-0 untuk Pemkab Karanganyar.

Di babak kedua, tempo permainan DPRD lebih atraktif. Serangan beruntun akhirnya dapat membobol jala Pemkab Karanganyar dengan skor 1-1. Skor kacamata tidak membuat DPRD terus melemah, justru tampil ganas dan menyerang dan membuat jala Pemkab Karanganyar kembali bergetar. Skor menjadi 2-1 keunggulan DPRD Karanganyar. Wasit yang memimpin pertandingan meniup peluit tanda selesai pertandingan. Skor 2-1 berakhir dengan Kemenangan DPRD Karanganyar.

Ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo pertandingan ini adalah membangun sinegitas antara dewan dan Pemkab Karanganyar. Pihaknya mengatakan setiap tahun mengadakan pertandingan olahraga cabang apapun. Setiap cabang olahraga dapat merasakan dan memainkan pertandingan secara maksimal. “Kami kembali mengajak masyarakat untuk terus bersemangat dan bangkit. Dengan tetap menjaga prokes, dengan harapan berolahraga dapat membuat badan menjadi sehat,” ungkap Bagus Selo. (hr/adt)

Read More
IMG-20211112-WA0049

18 Kabupaten / Kota Ikut Andil Kejuaraan Paralayang “Bupati Karanganyar Cup”

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, M.M. hadiri pembukaan Kejuaraan Paralayang “Bupati Karanganyar Cup” di Java Resto Kemuning Kec. Ngargoyoso, Jum’at (12/11/21). Kejuaraan paralayang se Jateng-DIY ini merupakan salah satu rangkaian agenda kegiatan dalam rangka menyambut Peringatan Hari Jadi ke-104 Kabupaten Karanganyar.

Event kejuaraan ini diikuti dengan total peserta sejumlah 60 orang dari 18 Kabupaten/Kota se Jateng-DIY dan merupakan event kejuaraan paralayang yang kali pertama diselenggarakan di Karanganyar. Rencananya event-event serupa akan digelar rutin setiap tahunnya.

Menurut Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disparpora Kabupaten Karanganyar, Ardianto, S.S.T.P., M.M., kejuaraan paralayang ini diikuti oleh 50 peserta dari kelas junior dan 10 peserta kelas senior festival. “ Walaupun ini event perdana di Karanganyar, namun antusias para pegiat olahraga ekstrim paralayang ini sangat luar biasa. Ini terbukti dengan banyaknya peserta se Jateng DIY yang ikut andil dalam kejuaraan ini dan nantinya akan digelar event serupa di tahun-tahun berikutnya “, jelas Kabid nyentrik yang biasa dipanggil Anto ini.

Sementara itu, Bupati Juliyatmono dalam kesempatan tersebut menyambut dengan sangat baik adanya kejuaraan sekaligus menyampaikan apresiasi kepada para peserta kejuaraan yang mau ikut andil dalam kejuaraan ini. Bahkan antusias peserta melebihi prediksi dimana antusiasme peserta membludak bahkan sampai 60 peserta dari 18 Kabupaten/Kota di Jateng dan DIY.

“ Harapannya semoga olahraga paralayang bisa semakin digemari masyarakat walau memang olahraga ini memerlukan budget yang tidak murah dan butuh adrenalin yang luar biasa. Semoga ke depannya kejuaraan yang akan digelar rutin tahunan ini bisa meningkat jumlah pesertanya dan juga bisa membawa berkah tersendiri bagi masyarakat sekitar karena pastinya akan jadi tempat wisata yang ramai disambangi wisatawan yang tertarik untuk datang kemari “, jelas Bupati Juliyatmono. (Ard)

Read More
1

BUPATI KARANGANYAR SILATURAHMI DENGAN WARGA GONDANGREJO DALAM ACARA SHOLAT ASHAR KELILING

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar Gelar Sholat Ashar Wajib Berjamaah Keliling secara rutin. Bupati dan jajaran Pemkab. Karanganyar menghadiri kegiatan Sholat Ashar Wajib Berjamaah di Masjid Baiturahman Tuban Kidul, Desa Tuban Gondangrejo, Kamis (11/11).

Sholat ashar berjamaah keliling di Masjid Baiturahman Tuban Kidul, Desa Tuban Gondangrejo, Bupati mengatakan “kita akan mempersiapkan dan menyongsong hari jadi Karanganyar yang ke 104 tanggal 18 november 2021 tidak usah tirakatan satu RT, berdoa sendiri – sendiri saja di rumah semoga para leluhur di beri surga nya allah swt, kita di beri warisan Karanganyar”

Bupati Karanganyar dalam kesempatan ini juga menyampaikan Dilingkungan Rt dan Rw kita saling gotong royong guyup rukun supaya karanganyar menjadi baik, semangat bismillah saling mendoaakan percaya diri Allah insyallah sudah menguji dengan pandemi covid 19 kemudian sudah mulai biasa semua, insyaallah kita semua lebih tangguh dan lebih kuat lagi untuk menghadapi masa depan. Kuncinya adalah keimanan, ketakwaan, pasrah, tunduk, dan patuh kepada Allah jangan sampai kendor supaya kita punya rasa percaya diri optimis menghadapi esok hari. Ujar Bupati Karanganyar.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan Sholat Ashar Wajib Berjamaah Keliling, Bupati Karanganyar melalui Baznas Karanganyar menyerahkan bantuan berupa sarana ibadah kepada takmir masjid.

Diskominfo (adt/hr/fahri)

Read More
db60a136-1f0c-4641-bda2-af4ef8bca1fa (1)

HARI KESEHATAN NASIONAL KE-57 MENGUSUNG TEMA “SEHAT NEGERIKU TUMBUH INDONESIA KU”

Pemotongan Tumpeng oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono sebagai Simbol Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-57 (12/11)

KARANGANYAR – Upacara peringatan Hari ke Kesehatan Nasional (HKN) ke 57 dilaksanakan di Gedung DPRD Karanganyar dan dipimpin langsung oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono Jumat (12/11). Hujan yang mengguyur pada pagi hari ini membuat membuat pelaksanaan upacara terpaksa dialihkan yang seharusnya di halaman DPRD Karanganyar menjadi di dalam gedung DPRD Kabupaten Karanganyar. Hari Kesehatan nasional pada tahun ini mengusung tema “Sehat Negriku Tumbuh Indonesia ku”. Peringantan HKN ini adalah peringatan kedua yang dilaksankan setelah adanya pandemi covid-19 kegiatan ini berjalan aman dan lancar.

Tujuan dilaksanakan kegiatan sebagai momentum penyatuan dengan tema “Semangat Sehat Negeriku Tumbuh Indonesiaku” untuk memperjuangkan ketahanan kesehatan sekaligus sebagai pengingat edukasi serta menumbuhkan kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan serta meningkatkan target cakupan vaksinasi dan mencegah penyebaran informasi yang menyesatkan, selain itu juga bertujuan untuk meningkatkan semangat dan optimisme seluruh komponen masyarakat bersama bergotong-royong untuk turut ambil bagian dalam mendukung menyelesaikan pandemi covid 19 ini.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka HKN antara lain lomba antar bidang di Dinas Kesehatan, pemeriksaan kolesterol pada pekerja informal, pemilihan pengelola pot dan pelayanan farmasi yang terbaik, pemilihan pengelola sipnap terbaik, kemarin juga dilakukan bakti sosial pemberian vaksin covid-19 dengan sasaran 500 pada usia 12+ di Pendopo Rumah Dinas kemudian pembentukan Forum Komunikasi germas tingkat kecamatan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh panitia yang tergabung dari berbagai institusi yaitu dinas kesehatan, Puskesmas, faskes klinik maupun rumah sakit swasta dan organisasi profesi tenaga kesehatan di Kabupaten Karanganyar dengan pembiayaan didukung bersama-sama dalam penyelenggaraan.

“Sehubungan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional hari ini, mari kita tingkatkan kegiatan vaksinasi covid-19 demi mewujudkan Indonesia yang lebih sehat. “ Ujar Bupati Karanganyar, Juliyatmono

Sehubung dengan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ini juga dilaksanakan seminar dengan mengangkat tema “Pengaruh Stres Terhadap Penyakit Jantung” , Jantung akan berdetak normal kalau kita tidak stres. Bupati Karanganyar Juliyatmono berharap mudah-mudahan negeri ini sehat, Indonesia terus mengalami pertumbuhan yang baik, kita terus berupaya Karanganyar menjadi yang terbaik untuk siapapun, karena situasi Karanganyar cocok untuk menghilangkan stress dengan suasana alam yang menyejukkan.  Dirgahayu Hari Kesehatan ke 57 tahun 2021, semangat sehat Negeriku tumbuh Indonesiaku, sempulur wargaku. DISKOMINFO(ard/dn/vani/nida)

Read More