Category: Berita

WhatsApp Image 2025-10-22 at 11.58.06

Upacara Hari Santri Nasional Tahun 2025

Karanganyar – Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025 pada Rabu (22/10/2025) di halaman Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar. Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh agama, santri, serta para guru pesantren dan TPQ di wilayah Karanganyar.

Wakil Bupati Karanganyar, H. Adhe Eliana, S.E. , bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pentingnya menanamkan nilai-nilai ilmu, akhlak, dan cinta tanah air di kalangan santri.

“Barang siapa yang menanam ilmu maka ia akan menanam masa depan. Maka tanamlah ilmu dengan sungguh-sungguh dan berakhlak, hormati guru, kyai, dan yang paling penting adalah mencintai tanah air. Karena dari tangan para santri masa depan Indonesia akan ditulis. Mari kita terus berjuang bersama untuk mengawal Indonesia yang merdeka ini menuju peradaban dunia yang damai dan berkeadaban. Selamat Hari Santri 2025,” ujar Wakil Bupati dalam amanatnya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional, Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama Baznas Karanganyar juga menyerahkan sejumlah bantuan pentashorufan, antara lain:

1. Bantuan insentif bagi 400 guru pesantren, media, dan TPQ sebesar Rp400 juta.
2. Penghargaan bagi 100 penghafal Al-Qur’an sebesar Rp100 juta.
3. Beasiswa bagi 10 siswa Tahfidz Boarding School MAN 1 Karanganyar sebesar Rp54 juta.
4. Bantuan Pengembangan Ekonomi Umat (PEU) Kemenag untuk 20 penerima sebesar Rp100 juta.
5. Bantuan untuk sekolah Tilawah dan Kaligrafi sebesar Rp50 juta .

Peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Karanganyar ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan, keagamaan, dan kontribusi santri dalam membangun peradaban bangsa menuju Indonesia yang lebih maju dan berakhlak.

Read More
pengumuman

PENGUMUMAN CALON DIREKTUR YANG MEMBAWAHKAN FUNGSI KEPATUHAN PADA PERSEROAN TERBATAS BANK PEREKONOMIAN RAKYAT BANK KARANGANYAR (PERSERODA) TAHUN 2025

[pdf-embedder url=”https://alpha07.karanganyarkab.go.id//wp-content/uploads/2025/10/Pengumuman-Pansel.pdf” title=”Pengumuman Pansel”]

Read More
WhatsApp Image 2025-10-21 at 15.56.12

Forkopimda Karanganyar Lanjutkan Silaturahmi Poskamling, Ajak Warga Aktifkan Siskamling di Tiga Kecamatan

KARANGANYAR — Pemerintah Kabupaten Karanganyar terus menggalakkan ajakan kepada masyarakat untuk kembali menghidupkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan keamanan bersama. Melalui kegiatan Silaturahmi Poskamling Forkopimda, Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, S.E., M.M., bersama Wakil Bupati H. Adhe Eliana, S.E., kembali turun langsung menyapa warga di tiga lokasi poskamling pada Selasa malam (21/10/2025).

Adapun tiga lokasi yang dikunjungi antara lain Poskamling Perum Gawanan Indah RT 004/RW 010 Kecamatan Colomadu, Poskamling “Cakrukku” RT 007/RW 002 Desa Karangmojo Kecamatan Tasikmadu, dan Poskamling RT 001/RW 007 Desa Jati Kecamatan Jaten. Dalam kunjungan tersebut, Forkopimda turut didampingi Wakapolres Karanganyar Kompol Eko Iswanto, S.H., serta Kasdim 0727/Karanganyar Mayor Inf Dwi Suryanto.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar menegaskan bahwa keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, bukan semata-mata tugas aparat penegak hukum.
“Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh warga. Melalui poskamling, kita bisa memperkuat rasa gotong royong, kebersamaan, dan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas,” ujar Bupati.

Sementara itu, Wakil Bupati Adhe Eliana menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang masih aktif menjaga keamanan lingkungannya. Ia berharap semangat kebersamaan ini dapat terus dijaga dan ditularkan ke wilayah lainnya.
“Semangat menjaga kampung ini harus terus diwariskan. Dari sinilah tumbuh rasa saling peduli, gotong royong, dan kebersamaan yang menjadi kekuatan masyarakat Karanganyar,” ungkapnya.

Kegiatan Silaturahmi Poskamling Forkopimda akan terus dilaksanakan secara rutin di berbagai kecamatan. Langkah ini merupakan wujud sinergi Pemerintah Daerah bersama TNI dan Polri dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga Kabupaten Karanganyar.

Read More
WhatsApp Image 2025-10-21 at 15.02.02

National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Karanganyar Lepas 31 Atlet untuk Kejurprov NPCI Jawa Tengah 2025

KARANGANYAR — National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Karanganyar secara resmi melepas 31 atlet untuk mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) NPCI Jawa Tengah Tahun 2025. Acara pelepasan berlangsung di Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Karanganyar dan dipimpin langsung oleh Ketua NPCI Karanganyar, Trihono, didampingi jajaran pengurus.

Dalam kesempatan tersebut, Trihono menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Karanganyar, khususnya Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora), atas dukungan dan fasilitas yang terus diberikan dalam pembinaan atlet disabilitas.

“Kami berangkat dengan semangat dan tekad untuk meraih hasil terbaik di Kejurprov tahun ini,” ujar Trihono.

Pada tahun ini, NPCI Karanganyar mengirimkan 31 atlet yang didampingi oleh 21 pelatih dan pendamping untuk bertanding pada enam cabang olahraga, yaitu Para Atletik, Boccia, Para Bulutangkis, Para Renang, Para Tenis Meja, dan Judo Blind. Kejuaraan ini akan berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Pada Kejurprov tahun sebelumnya, Karanganyar berhasil meraih juara umum kedua setelah Kota Surakarta. Trihono menegaskan target untuk mempertahankan prestasi tersebut.

“Kami ingin tetap menjadi daerah yang diperhitungkan di Jawa Tengah,” tuturnya.

Kepala Disparpora Karanganyar, Hari Purnomo, S.Sos., M.Si., juga memberikan motivasi agar para atlet tampil maksimal dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Saya berharap semua atlet siap menghadapi setiap pertandingan dan menjaga semangat sportivitas,” katanya.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah serta semangat juang para atlet, NPCI Karanganyar optimistis dapat memberikan hasil terbaik pada Kejurprov NPCI Jawa Tengah Tahun 2025.

Read More
WhatsApp Image 2025-10-21 at 15.02.56

Forkopimda Upayakan Pelayanan Gratis untuk Pengobatan Korban Joglo Ambruk di Gondangrejo, Empat Santri Masih Dirawat di Rumah Sakit

KARANGANYAR — Sebanyak empat santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Fathul Ilmi, Dusun Randusari, Desa Wonosari, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, masih menjalani perawatan intensif di RS dr. Oen Solo setelah menjadi korban ambruknya bangunan joglo tempat mereka belajar mengaji pada Sabtu malam (18/10/2025).

Dua di antara korban diketahui dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) karena mengalami luka serius, salah satunya telah menjalani operasi akibat cedera di kepala. Sementara dua santri lainnya masih dalam pemulihan di ruang perawatan biasa.

Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, S.E., M.M., bersama Wakil Bupati H. Adhe Eliana, S.E., serta Kapolres dan Kajari Karanganyar, menjenguk langsung para korban pada Senin (20/10/2025). Kondisi keempat santri dilaporkan berangsur membaik.

Camat Gondangrejo, Sriono Budi Santoso, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa total terdapat 16 korban dalam insiden tersebut. Dari jumlah itu, tujuh santri sempat menjalani rawat inap, sedangkan sisanya diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan medis. “Satu santri cedera kepala dan sudah menjalani operasi, satu lagi cedera kaki. Alhamdulillah, semuanya kini dalam proses pemulihan dan semoga segera membaik,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar memastikan seluruh biaya pengobatan korban akan ditanggung oleh Pemkab melalui mekanisme bantuan sosial. “Sudah diupayakan agar semua biaya perawatan ditanggung pemerintah daerah, terutama bagi korban operasi yang memerlukan biaya cukup besar,” jelas Sriono.

Selain bantuan dari Pemkab, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karanganyar juga telah menyalurkan santunan kepada para korban. Santri yang masih dirawat inap masing-masing menerima Rp2,5 juta, sementara yang telah diperbolehkan pulang mendapatkan Rp1 juta. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Karanganyar.

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 18.40 WIB, ketika para santri sedang berteduh di bawah joglo usai mengaji karena hujan deras disertai angin kencang. “Kejadiannya pas mau azan Isya. Karena hujan, anak-anak tidak langsung pulang. Tiba-tiba angin besar datang dan joglo itu ambruk,” ungkap salah satu saksi.

Beruntung, sebagian struktur atap joglo tidak langsung menimpa tanah karena tersangga oleh bagian bangunan lain, sehingga menciptakan celah sekitar 50 sentimeter hingga satu meter yang menyelamatkan para santri.

Meski peristiwa ini menyisakan duka mendalam, warga bersyukur tidak ada korban jiwa. Pemerintah daerah bersama Baznas, relawan, dan masyarakat setempat terus memberikan pendampingan dan dukungan bagi para korban dan keluarganya.

Read More
WhatsApp Image 2025-10-21 at 10.15.55

Bupati Karanganyar Beri Tanggapan atas Nota Penjelasan DPRD Terkait Dua Raperda Inisiatif: Ketertiban Umum dan Kesehatan Bayi-Anak

KARANGANYAR — Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Bupati H. Rober Christanto, S.E., M.M. menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pimpinan serta Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karanganyar atas penyampaian dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif DPRD, masing-masing tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat serta Pelindungan Masyarakat dan Penyelenggaraan Kesehatan Bayi dan Anak.
Penyampaian tanggapan tersebut berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karanganyar, Senin (20/10/2025).

Dalam kesempatan itu, Bupati menyatakan bahwa Pemerintah Daerah menyambut baik langkah DPRD sebagai bentuk pelaksanaan fungsi legislasi dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah.

“Kami memberikan apresiasi atas langkah DPRD yang proaktif dalam menyiapkan payung hukum yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta mendukung penuh proses pembentukan kedua Raperda ini,” ujar Bupati.

Penyesuaian Substansi dan Harmonisasi Regulasi

Menanggapi Raperda tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat serta Pelindungan Masyarakat, Bupati menekankan pentingnya penyesuaian judul, definisi, dan arah pengaturan agar sejalan dengan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2025 serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Pengaturan tentang ketertiban umum merupakan kebutuhan mendasar dalam pemerintahan daerah, terutama untuk memperkuat dasar hukum penegakan ketertiban dan ketenteraman masyarakat,” jelasnya.

Bupati juga menyoroti perlunya pengaturan yang lebih rinci terkait jenis pelanggaran yang dikenai sanksi administratif, karena berdasarkan ketentuan hukum, pengenaan sanksi terhadap masyarakat hanya dapat diatur melalui peraturan daerah. Selain itu, perlu disinergikan pula pengaturan pelindungan masyarakat dengan peraturan tentang penanggulangan bencana, guna menghindari tumpang tindih dan kekosongan hukum.

Perkuat Payung Hukum Kesehatan Bayi dan Anak

Sementara itu, terhadap Raperda tentang Penyelenggaraan Kesehatan Bayi dan Anak, Bupati menyampaikan bahwa substansi yang diajukan DPRD telah sejalan dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, yang menegaskan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, keluarga, dan masyarakat dalam penyelenggaraan upaya kesehatan bayi dan anak yang aman, bermutu, dan terjangkau.

“Urgensi peraturan ini sangat tinggi, mengingat isu stunting masih menjadi prioritas dalam pembangunan daerah dan pengentasan kemiskinan,” terang Bupati.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar, lanjut Bupati, terus melaksanakan berbagai program lintas sektor dalam pencegahan stunting, peningkatan gizi, dan penguatan layanan kesehatan dasar, khususnya di beberapa kecamatan seperti Jatiyoso, Jatipuro, Gondangrejo, Jenawi, Kebakkramat, Mojogedang, dan Karangpandan.

Dengan adanya Raperda ini nantinya, diharapkan tersedia landasan hukum yang kuat dalam penyelenggaraan program kesehatan bayi dan anak, serta tercipta lingkungan hidup yang sehat dan berkualitas bagi masyarakat.

Pembahasan Lanjutan dengan DPRD

Menutup tanggapannya, Bupati menegaskan bahwa seluruh substansi teknis dan normatif akan dibahas secara mendalam bersama Panitia Khusus DPRD dalam proses pembahasan lanjutan kedua Raperda tersebut.

“Seluruh substansi yang bersifat teknis dan normatif akan dibahas lebih lanjut bersama Panitia Khusus DPRD agar hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan selaras dengan kebijakan pembangunan daerah,” pungkasnya.

Read More
WhatsApp Image 2025-10-21 at 15.00.19

Webinar Kesehatan Mental bagi Anggota Korpri Karanganyar untuk Kinerja Lebih Optimal

Karanganyar, 20 Oktober 2025 — Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas Aparatur Sipil Negara (ASN), Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan webinar bertajuk “Menjaga Kesehatan Mental Pegawai agar Kinerja Lebih Optimal”, yang diikuti oleh seluruh anggota Korpri se-Kabupaten Karanganyar.

Dalam sambutannya yang diwakilkan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Zulfikar Hadidh, S.H., Bupati Karanganyar menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan dinamika dunia kerja modern.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Karanganyar atas inisiatif dalam menyelenggarakan webinar pada hari ini. Tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi kerja saat ini, di mana pegawai dihadapkan pada multitugas, tanggung jawab besar, dan tuntutan profesionalisme tinggi. Melalui kegiatan ini, saya berharap para peserta mendapatkan wawasan dan keterampilan baru dalam menjaga kesehatan mental,” ujar Bupati Karanganyar dalam sambutan tertulisnya.

Webinar ini dimoderatori oleh Ibu Khotimatun Na’imah, S.Psi., S.Pd., M.Psi., yang memandu jalannya diskusi serta sesi tanya jawab secara interaktif.

Narasumber pertama, Bapak Arif Tri Setyanto, S.Psi., M.Psi., membawakan materi berjudul “Memahami Pondasi Dasar Kesehatan Mental di Tempat Kerja: Upaya Meraih Kesejahteraan dan Kinerja Optimal.”
Dalam paparannya, Arif menekankan pentingnya pemahaman mendasar tentang kesehatan mental sebagai fondasi utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif. Ia juga menjelaskan bahwa kesehatan mental yang baik akan mendorong pegawai bekerja lebih fokus, kreatif, dan bahagia.

Sesi berikutnya diisi oleh Ibu Dra. Dian Kristyawati Habsara, M.Si., dengan tema “Manajemen Stres: Strategi Mengelola Emosi di Tengah Tekanan Pekerjaan.”
Dian membagikan berbagai strategi praktis untuk menghadapi tekanan pekerjaan serta mengelola emosi agar tidak berdampak negatif terhadap kesehatan mental maupun kinerja pegawai.

Acara yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada tanggal 20 Oktober 2025 ini diikuti oleh anggota Korpri dari berbagai instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Ketua panitia pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental di lingkungan kerja, sehingga pegawai mampu bekerja secara optimal dan memberikan pelayanan publik yang terbaik bagi masyarakat.

Dengan terselenggaranya webinar ini, diharapkan anggota Korpri Karanganyar semakin menyadari pentingnya menjaga keseimbangan mental dan fisik, serta mampu menerapkan strategi pengelolaan stres dalam aktivitas kerja sehari-hari demi terwujudnya ASN yang tangguh, produktif, dan bahagia.

Read More
WhatsApp Image 2025-10-21 at 10.15.52

Karanganyar dan Wonogiri Tandatangani Berita Acara Penegasan Batas Wilayah

KARANGANYAR, 20 Oktober 2025 — Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan Pemerintah Kabupaten Wonogiri resmi menandatangani Berita Acara Penegasan Batas Wilayah sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat tertib administrasi pemerintahan daerah sekaligus memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

Acara penandatanganan berlangsung di Ruang Podang I, Kantor Bupati Karanganyar, Senin (20/10/2025), dan dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, perwakilan instansi pusat dan provinsi, serta tamu undangan.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, S.E., M.M. dan Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, disaksikan oleh pejabat dari instansi pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting dalam menjaga harmonisasi hubungan antarwilayah dan memberikan kepastian hukum terhadap batas administratif daerah.

“Kesepakatan ini bukan sekadar penegasan batas wilayah, tetapi juga wujud komitmen kita bersama dalam menciptakan pemerintahan yang tertib, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujar Bupati Rober Christanto.

Sementara itu, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang solid antara kedua daerah. Ia menegaskan bahwa koordinasi yang baik menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan sinergis.

Penandatanganan berita acara ini sekaligus menandai selesainya rangkaian proses klarifikasi dan peninjauan batas wilayah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Pemerintah kedua daerah berharap, kesepakatan ini dapat menjadi dasar bagi penguatan kerja sama dalam pelayanan publik serta pembangunan di wilayah perbatasan.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan cinderamata sebagai simbol sinergi dan komitmen berkelanjutan antara Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Wonogiri.

 

Read More
WhatsApp Image 2025-10-19 at 19.54.25

Bupati Karanganyar Jadi Pembicara dalam Acara “Tokoh Inspiratif: Bupati Menginspirasi” di SMP Kemala Bhayangkari

KARANGANYAR — Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, S.E., M.M. menjadi pembicara dalam acara Temu Tokoh Inspiratif: “Bupati Menginspirasi” yang digelar oleh SMP Kemala Bhayangkari di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sabtu (18/10/2025).

Kegiatan yang sarat makna ini turut dihadiri oleh Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan, S.H., M.H., M.Tr. (Opsla), serta Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Karanganyar, yang bersama-sama memberikan dukungan terhadap pembentukan karakter dan semangat kepemimpinan generasi muda.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar H. Rober Christanto memberikan pesan motivatif kepada para siswa agar berani bermimpi besar dan mengambil setiap peluang untuk menjadi generasi yang tangguh dan berdaya saing.

“Harapan ke depan, SMP Kemala Bhayangkari ini akan melahirkan calon-calon pemimpin dan calon-calon pengusaha yang hebat. Maka anak-anakku harus benar-benar siap untuk menjadi orang sukses yang hadir dari SMP Kemala Bhayangkari,” pesan Bupati.

“Kesempatan harus selalu dikejar. Masuk di SMP Kemala ini juga merupakan kesempatan. Cepat dan beranilah mengambil risiko untuk mengejar segala yang terbaik. Saya berharap nanti SMP Kemala Bhayangkari akan melahirkan sosok-sosok luar biasa,” lanjutnya.

Acara ini menjadi momentum penting dalam menumbuhkan motivasi dan rasa percaya diri para siswa SMP Kemala Bhayangkari, sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan unsur TNI dalam membangun generasi muda Karanganyar yang unggul, berkarakter, dan inspiratif.

Read More
WhatsApp Image 2025-10-18 at 08.54.54 (2)

UNS dan Bank Jateng Dorong UMKM Karangbangun Tingkatkan Literasi Keuangan Lewat Permainan Edukatif

KARANGANYAR — Literasi keuangan ternyata dapat dipelajari dengan cara yang menarik dan menyenangkan. Hal ini dibuktikan oleh Tim PPK Ormawa Kelompok Studi Ilmiah (KSI) Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerja sama dengan Bank Jateng, yang menyelenggarakan kegiatan sosialisasi literasi keuangan melalui konsep unik bernama Mikro Bisnis Game (MBG) di Desa Karangbangun, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (7/10/2025) dan Rabu (8/10/2025) di Balai Desa Karangbangun. Program ini merupakan bagian dari Program Penguatan Kapasitas (PPK) Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) yang didukung oleh Direktorat Pembelajaran Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Inisiatif tersebut digagas oleh Tim PPK Ormawa KSI FP UNS yang beranggotakan 15 mahasiswa dengan ketua Muhammad Ziaul Haq Faiz, didampingi dosen pembimbing Raden Kunto Adi, S.P., M.P. Kegiatan diikuti oleh 20 peserta yang terdiri atas Kelompok Taruna Tani Sumber Gede dan Kelompok Wanita Tani Lismatu Bhakti, keduanya merupakan pelaku UMKM lokal. Turut hadir pula Karno, Kepala Desa Karangbangun, serta perwakilan dari Bank Jateng.

Tidak seperti pelatihan konvensional, sosialisasi ini dikemas dalam bentuk permainan interaktif. Peserta dibagi menjadi empat kelompok, masing-masing berisi lima orang yang duduk melingkar mengelilingi papan permainan. Mereka diajak untuk menghadapi berbagai skenario bisnis — mulai dari mengelola modal usaha, mengambil keputusan keuangan, hingga menghadapi tantangan nyata dalam dunia usaha.

Melalui simulasi Mikro Bisnis Game ini, peserta dilatih berpikir strategis dalam mengelola bahan baku, pemasok, biaya produksi, harga pokok penjualan (HPP), pendapatan, laba, arus kas, hingga ekuitas bersih. Kegiatan ini mengajarkan pentingnya pengambilan keputusan yang tepat dalam mengembangkan usaha serta meningkatkan kesadaran terhadap prinsip manajemen keuangan yang sehat.

Program ini menjadi bukti nyata sinergi antara dunia akademik dan lembaga keuangan dalam memberdayakan masyarakat. Bank Jateng memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan pengabdian ini sebagai upaya meningkatkan kemampuan manajerial dan literasi keuangan pelaku UMKM.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Karangbangun, Karno, menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif mahasiswa tersebut. Ia mengajak warga untuk aktif mengikuti kegiatan ini karena menjadi momentum penting dalam menumbuhkan semangat wirausaha serta meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

“Program ini menjadi langkah nyata untuk menumbuhkan semangat belajar dan berinovasi bagi pelaku UMKM. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut agar masyarakat semakin mandiri dan berdaya saing,” ujar Karno.

Lebih dari sekadar penerapan ilmu di lapangan, kegiatan ini diharapkan mampu memberdayakan masyarakat secara berkelanjutan serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya:

Poin 8: Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi,

Poin 9: Inovasi dan peningkatan produktivitas,

Poin 12: Produksi berkelanjutan melalui pengelolaan limbah yang bertanggung jawab, dan

Poin 17: Kemitraan untuk mencapai tujuan.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, dengan tujuan membangun ekosistem UMKM yang berdaya, tangguh, dan melek finansial di Kabupaten Karanganyar.

Read More